Journals of State Polytechnic of Madiun
Not a member yet
498 research outputs found
Sort by
PENGARUH VARIASI FRAKSI VOLUME TERHADAP SIFAT MEKANIK KOMPOSIT SERAT RAMBUT MANUSIA DAN SERBUK KAYU DENGAN MATRIKS EPOXY
The development of the use of natural composites in the automotive field is growing. A composite is a combination of two or more materials that are assembled to enhance mechanical properties in order to produce superior materials. The use of natural fibers is widely used because of its relatively inexpensive and environmentally friendly price. In this study we will look at composites with human hair fibers and epoxy matrix wood powders with random fibers patterns and use hand lay-up methods with volume fractions variations of 30% : 0% : 70%, 25% : 5% : 70% and 20% : 10% : 70% to find out the mechanical properties and bounding bonds in them. In the impact and pull test, the specimens with the highest impact force and pull force were 30% : 0 % : 70% of the maximum impact force value of 0,01961 j/mm^2. The highest pull force value was 32,05 MPa. For bounding bonds in the composite showed that of the volume fraction variations 30% : 0% : 70%, 25% : 5% : 70% and 20% : 10% : 70% there were some voids and fibers pull out out affecting the specimen\u27s own mechanical properties.Perkembangan penggunaan komposit alami di bidang otomotif semakin berkembang. Komposit merupakan gabungan dua bahan atau lebih yang disusun untuk meningkatkan sifat mekanik agar menghasilkan bahan yang lebih unggul. Penggunaan serat alami banyak digunakan karena harganya yang relatif murah dan ramah lingkungan. Pada penelitian ini akan mengkaji tentang komposit dengan serat rambut manusia dan serbuk kayu bermatriks epoxy dengan pola serat acak dan menggunakan metode hand lay up dengan variasi fraksi volume 30% : 0% : 70%, 25% :5% : 70% dan 20% : 10% : 70% untuk mengetahui sifat mekanis dan ikatan bounding yang ada didalamnya. Pada pengujian impak dan tarik, specimen yang mempunyai kekuatan impak dan tarik tertinggi adalah variasi fraksi volume 30% : 0 % : 70% nilai kekuatan impak tertinggi sebesar 0,01961 . Sedangkan nilai kekuatan Tarik tertinggi sebesar 32,05 MPa. Untuk ikatan bounding yang ada didalam komposit menunjukan bahwa dari variasi fraksi volume 30% : 0% : 70%, 25% :5% : 70% dan 20% : 10% : 70% terdapat beberapa void dan fiber pull out sehingga mempengaruhi sifat mekanis specimen itu sendiri
PENGARUH PENAMBAHAN NACL PADA EKSTRAK JERUK LEMON DAN EDTA-4NA SEBAGAI LARUTAN ELEKTROLIT TERHADAP NILAI ARUS DAN TEGANGAN BATERAI
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai dari pH. arus dan tegangan baterai pada ekstrak jeruk lemon sebagai pengganti elektrolit dari baterai aki. dengan penambahan NaCl pada ekstrak jeruk lrmon dan EDTA-4Na dan diuji dengan pengujian charging dan discharging dengan beban lampu 12V 5W dan discharging tanpa beban. Dan untuk variasinya pada larutan NaCl dan EDTA-4Na sebesar 250mL, 200mL, 150mL untuk mengetahui nilai pH arus dan tegangannya. dengan menggunakan aki basah 12V 5Ah. alat untuk mengetahui arus dan tegangan saat saat proses pengisian atau charging diukur setiap 5 menit dan dilakukan selama 2,5 jam yaitu menggunakan PZEM-015DC dan Multimeter. untuk discharging ada 2 pengujian yaitu menggunakan beban dan tanpa beban, lampu 12V 5W sebagai bebannya, arus dan tegangan diukur setiap 5 menit selama 2,5 jam menggunakan PZEM-015DC dan multimeter. sedangan discharging tanpa beban dilakukan selama 1 jam dengan pengambilan data per 5 menit menggunakan alat multimeter. analisis penelitian ini dilakukan dengan melihat perbandingan dari masing-masing variasi yang ditampilkan pada sebuah tabel dan grafik. diharapkan penelitian ini bisa menjadi teknologi yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan jeruk lemon sebagai elektrolit pada baterai aki. dan juga dapat memberikan informasi mengenai potensi penggunaan bahan-bahan alami sebagai alternatif elektrolit baterai.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai dari pH. arus dan tegangan baterai pada ekstrak jeruk lemon sebagai pengganti elektrolit dari baterai aki. dengan penambahan NaCl pada ekstrak jeruk lrmon dan EDTA-4Na dan diuji dengan pengujian charging dan discharging dengan beban lampu 12V 5W dan discharging tanpa beban. Dan untuk variasinya pada larutan NaCl dan EDTA-4Na sebesar 250mL, 200mL, 150mL untuk mengetahui nilai pH arus dan tegangannya. dengan menggunakan aki basah 12V 5Ah. alat untuk mengetahui arus dan tegangan saat saat proses pengisian atau charging diukur setiap 5 menit dan dilakukan selama 2,5 jam yaitu menggunakan PZEM-015DC dan Multimeter. untuk discharging ada 2 pengujian yaitu menggunakan beban dan tanpa beban, lampu 12V 5W sebagai bebannya, arus dan tegangan diukur setiap 5 menit selama 2,5 jam menggunakan PZEM-015DC dan multimeter. sedangan discharging tanpa beban dilakukan selama 1 jam dengan pengambilan data per 5 menit menggunakan alat multimeter. analisis penelitian ini dilakukan dengan melihat perbandingan dari masing-masing variasi yang ditampilkan pada sebuah tabel dan grafik. diharapkan penelitian ini bisa menjadi teknologi yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan jeruk lemon sebagai elektrolit pada baterai aki. dan juga dapat memberikan informasi mengenai potensi penggunaan bahan-bahan alami sebagai alternatif elektrolit baterai
ANALISA KEKUATAN BEBAN TERHADAP DESAIN STRUKTUR RANGKA BUS MEDIUM MENGGUNAKAN FINITE ELEMEN METHOD
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis kekuatan desain struktur rangka bus medium menggunakan metode elemen hingga (FEM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil simulasi untuk tegangan von misses stress, defleksi dan safety factor dari pembebanan kondisi vertical dengan variasi berat normal dan maksimal pada desain struktur rangka bus medium. Metode penelitian yang digunakan adalah metode research and development. Penelitian ini dilakukan dengan tahapan awal berupa studi pendahuluan untuk memahami penelitian terdahulu dan kondisi lapangan yang relevan. Selanjutnya, dilakukan perumusan permasalahan, penyusunan metode penelitian, pengumpulan data dan simulasi menggunakan metode elemen hingga, evaluasi dan analisis hasil penelitian, serta penyusunan laporan penelitian. Hasil penelitian analisa kekuatan beban terhadap von misses stress, defleksi dan safety factor desain struktur rangka bus medium. pada kedua variasi dikatakan aman dikarenakan hasil berada di atas standar yang berlaku. Hasil von misses stress berurutan dari variasi berat normal yaitu 215,75 MPa, serta untuk variasi berat maksimal yaitu 228,04 MPa. Hasil defleksi berurutan dari variasi berat normal yaitu 3,2902 mm dan untuk variasi berat maksimal yaitu 3,4779 mm. Sedangkan hasil safety factor berurutan dari variasi berat normal yaitu 1,4138, dan untuk variasi berat maksimal yaitu 1,3375. Hasil tersebut menyimpulkan bahwa struktur rangka bus aman dengan maksimal penumpang yang bisa ditampung oleh rangka bus medium adalah 37 penumpang melebihi penumpang pada berat normal yaitu 32 penumpang atau menambah 5 penumpang.Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis kekuatan desain struktur rangka bus medium menggunakan metode elemen hingga (FEM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil simulasi untuk tegangan von misses stress, defleksi dan safety factor dari pembebanan kondisi vertical dengan variasi berat normal dan maksimal pada desain struktur rangka bus medium. Metode penelitian yang digunakan adalah metode research and development. Penelitian ini dilakukan dengan tahapan awal berupa studi pendahuluan untuk memahami penelitian terdahulu dan kondisi lapangan yang relevan. Selanjutnya, dilakukan perumusan permasalahan, penyusunan metode penelitian, pengumpulan data dan simulasi menggunakan metode elemen hingga, evaluasi dan analisis hasil penelitian, serta penyusunan laporan penelitian. Hasil penelitian analisa kekuatan beban terhadap von misses stress, defleksi dan safety factor desain struktur rangka bus medium. pada kedua variasi dikatakan aman dikarenakan hasil berada di atas standar yang berlaku. Hasil von misses stress berurutan dari variasi berat normal yaitu 215,75 MPa, serta untuk variasi berat maksimal yaitu 228,04 MPa. Hasil defleksi berurutan dari variasi berat normal yaitu 3,2902 mm dan untuk variasi berat maksimal yaitu 3,4779 mm. Sedangkan hasil safety factor berurutan dari variasi berat normal yaitu 1,4138, dan untuk variasi berat maksimal yaitu 1,3375. Hasil tersebut menyimpulkan bahwa struktur rangka bus aman dengan maksimal penumpang yang bisa ditampung oleh rangka bus medium adalah 37 penumpang melebihi penumpang pada berat normal yaitu 32 penumpang atau menambah 5 penumpang
SISTEM ANALISA KERUSAKAN JALAN MENGGUNAKAN METODE SURFACE DISTRESS INDEX (SDI): SISTEM ANALISA KERUSAKAN JALAN MENGGUNAKAN METODE SURFACE DISTRESS INDEX (SDI)
Kecelakaan lalu lintas merupakan penyebab kematian dengan tingkat fatalitas tinggi melibatkan kendaraan bermotor bertabrakan dengan benda lain sehingga mengakibatkan kerusakan hingga korban jiwa. Salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas adalah kerusakan jalan yang tidak mendapatkan perawatan dan penanganan. Kerusakan jalan juga memiliki dampak negatif terhadap aktivitas masyarakat baik ekonomi dan non ekonomi serta, ketidaknyamanan dalam berkendara, serta peningkatan emisi gas. Untuk menekan angka kecelakaan dan dampak negatif yang ditimbulkan oleh kerusakan jalan, telah dikembangkan beberapa sistem terkait informasi dan pemetaan kerusakan jalan, namun masih memiliki beberapa kekurangan diantaranya input data manual dan tidak terdapat analisis kerusakan jalan. Berdasarkan permasalahan tersebut diperlukan sebuah sistem yang dapat menganalisis berdasarkan data yang masuk pada database. Oleh karena itu penulis mengusulkan Sistem Analisa Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Surface Distress Index (SDI). Pada sistem website terdapat fitur yang akan memudahkan Dinas Pekerjaan Umum dalam monitoring data kerusakan jalan seperti analisis data berdasarkan hasil deteksi dan estimasi area. Analisis kerusakan jalan menggunakan metode Surface Distress Indeks dengan hasil indeks <50 kondisi baik dan membutuhkan penanganan rutin, indeks 50-100 kondisi sedang dan membutuhkan penanganan rutin, indeks 100-150 kondisi rusak ringan dan membutuhkan penanganan berkala, indeks >150 kondisi rusak berat dan membutuhkan penanganan rekonstruksi atau peningkatan.Kecelakaan lalu lintas merupakan penyebab kematian dengan tingkat fatalitas tinggi melibatkan kendaraan bermotor bertabrakan dengan benda lain sehingga mengakibatkan kerusakan hingga korban jiwa. Salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas adalah kerusakan jalan yang tidak mendapatkan perawatan dan penanganan. Kerusakan jalan juga memiliki dampak negatif terhadap aktivitas masyarakat baik ekonomi dan non ekonomi serta, ketidaknyamanan dalam berkendara, serta peningkatan emisi gas. Untuk menekan angka kecelakaan dan dampak negatif yang ditimbulkan oleh kerusakan jalan, telah dikembangkan beberapa sistem terkait informasi dan pemetaan kerusakan jalan, namun masih memiliki beberapa kekurangan diantaranya input data manual dan tidak terdapat analisis kerusakan jalan. Berdasarkan permasalahan tersebut diperlukan sebuah sistem yang dapat menganalisis berdasarkan data yang masuk pada database. Oleh karena itu penulis mengusulkan Sistem Analisa Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Surface Distress Index (SDI). Pada sistem website terdapat fitur yang akan memudahkan Dinas Pekerjaan Umum dalam monitoring data kerusakan jalan seperti analisis data berdasarkan hasil deteksi dan estimasi area. Analisis kerusakan jalan menggunakan metode Surface Distress Indeks dengan hasil indeks <50 kondisi baik dan membutuhkan penanganan rutin, indeks 50-100 kondisi sedang dan membutuhkan penanganan rutin, indeks 100-150 kondisi rusak ringan dan membutuhkan penanganan berkala, indeks >150 kondisi rusak berat dan membutuhkan penanganan rekonstruksi atau peningkatan
SISTEM DETEKSI DAN ESTIMASI DIMENSI MENGGUNAKAN METODE DEEP LEARNING DAN ADAPTIVE ROI
Kerusakan jalan merupakan salah satu faktor penyebab kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan data Dit Lantas Polda Metro Jaya, tercatat 40 kasus kecelakaan, dengan rincian 12 kasus disebabkan oleh jalan rusak, 15 kasus akibat jalan berlubang, 11 kasus karena jalan licin, dan 2 kasus terkait tidak adanya rambu serta tikungan tajam. Selain menyebabkan kecelakaan, kondisi jalan yang rusak juga berdampak negatif terhadap perekonomian masyarakat dan memperlambat akses transportasi, sehingga mengurangi kenyamanan pengguna jalan. Untuk mengatasi permasalahan ini dan menekan angka kecelakaan akibat kerusakan jalan, diperlukan upaya inovatif. Salah satu solusinya adalah pemanfaatan Tensorflow untuk mendeteksi kerusakan jalan secara realtime, yang memungkinkan pengiriman data kerusakan beserta lokasinya. Namun, teknologi ini belum mampu memperkirakan dimensi kerusakan. Oleh karena itu, penulis mengusulkan “Sistem Deteksi dan Estimasi Dimensi Menggunakan Metode Deep Learning dan Adaptive Roi”. Sistem ini menggunakan kamera untuk menangkap gambar kerusakan jalan, yang kemudian diproses oleh Mini PC. Data diproses dengan Framework PyTorch Object Detection dengan YOLOv5s. Setelah mengidentifikasi jenis kerusakan jalan, Area Estimation System akan digunakan untuk melakukan proses estimasi area pada kerusakan jalan. Selanjutnya, data akan dikirim ke cloud server. Dari hasil pengujian seluruh sistem yang telah dilakukan, sistem deteksi dapat melakukan pengujian seluruh sistem secara realtime dan mengidentifikasi jenis kerusakan seperti retak memanjang, retak melintang, retak kulit buaya, alur bekas roda, dan lubang presentasi dengan nilai Accuracy sebesar 83,07%, Precision sebesar 0,92, Recall sebesar 0,89, dan F1-Score sebesar 90,4%. Sistem juga dapat menghitung estimasi area dengan kesalahan 24,6 cm pada lebar, 27,6 cm pada Panjang dan 4,82 mm pada kedalaman.Kerusakan jalan merupakan salah satu faktor penyebab kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan data Dit Lantas Polda Metro Jaya, tercatat 40 kasus kecelakaan, dengan rincian 12 kasus disebabkan oleh jalan rusak, 15 kasus akibat jalan berlubang, 11 kasus karena jalan licin, dan 2 kasus terkait tidak adanya rambu serta tikungan tajam. Selain menyebabkan kecelakaan, kondisi jalan yang rusak juga berdampak negatif terhadap perekonomian masyarakat dan memperlambat akses transportasi, sehingga mengurangi kenyamanan pengguna jalan. Untuk mengatasi permasalahan ini dan menekan angka kecelakaan akibat kerusakan jalan, diperlukan upaya inovatif. Salah satu solusinya adalah pemanfaatan Tensorflow untuk mendeteksi kerusakan jalan secara realtime, yang memungkinkan pengiriman data kerusakan beserta lokasinya. Namun, teknologi ini belum mampu memperkirakan dimensi kerusakan. Oleh karena itu, penulis mengusulkan “Sistem Deteksi dan Estimasi Dimensi Menggunakan Metode Deep Learning dan Adaptive Roi”. Sistem ini menggunakan kamera untuk menangkap gambar kerusakan jalan, yang kemudian diproses oleh Mini PC. Data diproses dengan Framework PyTorch Object Detection dengan YOLOv5s. Setelah mengidentifikasi jenis kerusakan jalan, Area Estimation System akan digunakan untuk melakukan proses estimasi area pada kerusakan jalan. Selanjutnya, data akan dikirim ke cloud server. Dari hasil pengujian seluruh sistem yang telah dilakukan, sistem deteksi dapat melakukan pengujian seluruh sistem secara realtime dan mengidentifikasi jenis kerusakan seperti retak memanjang, retak melintang, retak kulit buaya, alur bekas roda, dan lubang presentasi dengan nilai Accuracy sebesar 83,07%, Precision sebesar 0,92, Recall sebesar 0,89, dan F1-Score sebesar 90,4%. Sistem juga dapat menghitung estimasi area dengan kesalahan 24,6 cm pada lebar, 27,6 cm pada Panjang dan 4,82 mm pada kedalama
Terapan Iptek Repair Produk Hasil Pengelasan dengan SMAW Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Pondok Pesantren Miftahul Huda, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun memiliki sekitar 200 santri berusia muda, yang merupakan potensi untuk pengembangan keterampilan di bidang teknologi terapan, khususnya dalam perbaikan produk dengan teknik pengelasan SMAW. Di pondok pesantren ini, banyak barang yang terbuat dari besi dan baja, seperti jemuran, sepeda, pagar, sekat pemisah, dan meja mengaji, yang sering kali memerlukan perbaikan dengan pengelasan SMAW. Sehingga, diperlukan pemahaman mengenai prosedur pengelasan yang tepat, instalasi peralatan yang benar, dan penerapan standar K3 agar efektivitas pengelasan dapat dicapai secara optimal. Teknologi pengelasan ini diperkenalkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), yang mencakup teori dan praktik, dan diadaptasi dari materi yang diajarkan di Politeknik Negeri Madiun. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk menghasilkan peserta yang mampu memperbaiki dan membuat produk berbahan besi atau baja dengan teknik pengelasan SMAW
The Role Of Total Quality Management And Environmental Sustainability In Enhancing Corporate Green Performance In MSMES In Banten
The aim of this study is to examine the role of Total Quality Management (TQM), and Environmental Sustainability (ES), in enhancing Corporate Green Performance (CGP) among MSMEs in Banten Province. This research utilizes primary data. The population of this study consists of all owners and managers of MSMEs in Banten Province, while the sample includes owners and managers of MSMEs based on local superior potential in Banten Province. The study employs a purposive sampling method and utilizes SEM-PLS v.26 and SPSS Version 27 as analytical tools. The findings of this study are as follows, TQM has a significant positive effect on ES, and CGP. ES has a significant positive effect on CGP
The Effect Of Audit Opinion, Audit Quality And Financial Performance On Company Value In The Transportation And Logistics Sector In 2020-2023
A company\u27s financial performance, audit opinion, and audit quality can all provide information about its state. The fairness status of a financial report can reveal the audit opinion, competent auditors can gauge the audit quality, and fundamental analysis can reveal the financial performance. This study\u27s goal is to determine how the organization\u27s worth is impacted by audit quality, audit opinion, and financial performance. Participants in this study were logistics and transportation companies that were listed on the Indonesia Stock Exchange between 2020 and 2023. One technique for choosing research samples is purposeful sampling. Twenty-seven companies have fulfilled the criteria for the study sample. The study employs a descriptive method to analyze secondary data and multiple linear regression testing with conventional assumptions, t-test, and f-test. The findings indicate that, between 2020 and 2023, the value of transportation and logistics companies listed on the Indonesia Stock Exchange is significantly impacted negatively by the DAR, but favorably by audit opinions, ROA, and TAT
PENGARUH PENGGUNAAN KOMPOSIT SERAT AMPAS TEBU BERMATRIK POLIPROPILENA MENGGUNAKAN METODE THERMAL BONDING TERHADAP KEKUATAN TARIK
Dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini, mobil menjadi transportasi utama dengan manfaat signifikan seperti memudahkan mobilitas dan menghemat waktu. Berdasarkan data GAIKINDO tahun 2023, penjualan mobil di Indonesia mencapai 90.835 unit, naik 15,6% dibanding tahun 2022. Peningkatan ini memicu kebutuhan material untuk komponen mobil, termasuk material isolator panas yang umumnya terbuat dari bahan sintetis seperti ceramic blanket dan glass wool. Namun, material tersebut memiliki kelemahan seperti berat, biaya tinggi, dan risiko kesehatan. Serat ampas tebu dipilih karena sifat mekaniknya yang baik, tidak korosif, ringan, murah, dan ramah lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode ekstraksi dengan larutan NaOH 5% dan aquades selama 1 jam, serta fraksi volume serat 20% : 80%, 25% : 75%, dan 30% : 70%. Polipropilena digunakan sebagai matrik untuk mengikat serat ampas tebu. Kombinasi ini diharapkan menghasilkan komposit dengan ketahanan panas dan kekuatan tarik yang optimal. Pembuatan komposit di lakukan dengan menggunakan metode thermal bonding. Penelitian ini menganalisa ketahanan suhu dengan oven pemanas dan sifat mekanik uji tarik menggunakan standar ASTM D 638 tipe 1. Fokus penelitian ini adalah "Pengaruh Penggunaan Komposit Berbahan Serat Ampas Tebu Bermatrik Polipropilena Dengan Metode Thermal Bonding terhadap Kekuatan Tarik."Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi fraksi volume 25%:75% memberikan kekuatan tarik optimal dengan nilai 21,90 N/mm³ setelah perendaman NaOH 5%.Dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini, mobil menjadi transportasi utama dengan manfaat signifikan seperti memudahkan mobilitas dan menghemat waktu. Berdasarkan data GAIKINDO tahun 2023, penjualan mobil di Indonesia mencapai 90.835 unit, naik 15,6% dibanding tahun 2022. Peningkatan ini memicu kebutuhan material untuk komponen mobil, termasuk material isolator panas yang umumnya terbuat dari bahan sintetis seperti ceramic blanket dan glass wool. Namun, material tersebut memiliki kelemahan seperti berat, biaya tinggi, dan risiko kesehatan. Serat ampas tebu dipilih karena sifat mekaniknya yang baik, tidak korosif, ringan, murah, dan ramah lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode ekstraksi dengan larutan NaOH 5% dan aquades selama 1 jam, serta fraksi volume serat 20% : 80%, 25% : 75%, dan 30% : 70%. Polipropilena digunakan sebagai matrik untuk mengikat serat ampas tebu. Kombinasi ini diharapkan menghasilkan komposit dengan ketahanan panas dan kekuatan tarik yang optimal. Pembuatan komposit di lakukan dengan menggunakan metode thermal bonding. Penelitian ini menganalisa ketahanan suhu dengan oven pemanas dan sifat mekanik uji tarik menggunakan standar ASTM D 638 tipe 1. Fokus penelitian ini adalah "Pengaruh Penggunaan Komposit Berbahan Serat Ampas Tebu Bermatrik Polipropilena Dengan Metode Thermal Bonding terhadap Kekuatan Tarik."Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi fraksi volume 25%:75% memberikan kekuatan tarik optimal dengan nilai 21,90 N/mm³ setelah perendaman NaOH 5%
Uji Karakteristik Spray Injection Nozzle Pada Bahan Bakar Biodiesel Minyak Sisa Penggorengan
Seiring dengan perkembangan populasi masyarakat, tentunya hal ini akan menyebabkan semakin banyaknya limbah yang dihasilkan, salah satunya adalah limbah minyak goreng hasil penggorengan atau biasa disebut dengan minyak jelantah, minyak jelantah dapat dihasilkan dari hasil industri maupun rumah tangga. Minyak goreng juga mempunyai viskositas yang cukup rendah dan bisa menyala pada suhu atau temperatur tertentu, hal ini membuktikan bahwa minyak goreng dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji karakteristik spray injection nozzle pada bahan bakar biodiesel yang dihasilkan dari minyak jelantah. Dengan memfokuskan pada variasi pemakaian presentasi biodiesel minyak jelantah. Metode penelitian menggunakan variasi komposisi campuran bahan bakar minyak sisa penggorengan B30+5 (biodiesel jelantah 5 % dan Biosolar 95%), B30+10 (biodiesel jelantah 10 % dan Biosolar 90%), B30+15 (biodiesel jelantah 15 % dan Biosolar 85%), dan B30+20 (biodiesel jelantah 20 % dan minyak diesel 80%). Perekaman dilakukan dengan kamera Fuji Film S8500 pada 480 fps dan resolusi gambar 320 x 120. Pengolahan gambar menggunakan software Free cut studio dan Image J. Dari pengujian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Komposisi Biodiesel dapat mempengaruhi karakteristik spray injection nozzle, semakin tinggi presentase biodiesel maka spray tip penetration, Velocity of spray dan spray of angle akan semakin menurun.Seiring dengan perkembangan populasi masyarakat, tentunya hal ini akan menyebabkan semakin banyaknya limbah yang dihasilkan, salah satunya adalah limbah minyak goreng hasil penggorengan atau biasa disebut dengan minyak jelantah, minyak jelantah dapat dihasilkan dari hasil industri maupun rumah tangga. Minyak goreng juga mempunyai viskositas yang cukup rendah dan bisa menyala pada suhu atau temperatur tertentu, hal ini membuktikan bahwa minyak goreng dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji karakteristik spray injection nozzle pada bahan bakar biodiesel yang dihasilkan dari minyak jelantah. Dengan memfokuskan pada variasi pemakaian presentasi biodiesel minyak jelantah. Metode penelitian menggunakan variasi komposisi campuran bahan bakar minyak sisa penggorengan B30+5 (biodiesel jelantah 5 % dan Biosolar 95%), B30+10 (biodiesel jelantah 10 % dan Biosolar 90%), B30+15 (biodiesel jelantah 15 % dan Biosolar 85%), dan B30+20 (biodiesel jelantah 20 % dan minyak diesel 80%). Perekaman dilakukan dengan kamera Fuji Film S8500 pada 480 fps dan resolusi gambar 320 x 120. Pengolahan gambar menggunakan software Free cut studio dan Image J. Dari pengujian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Komposisi Biodiesel dapat mempengaruhi karakteristik spray injection nozzle, semakin tinggi presentase biodiesel maka spray tip penetration, Velocity of spray dan spray of angle akan semakin menurun