Abdimas Universal (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
Not a member yet
346 research outputs found
Sort by
Edukasi Peningkatan Daya Saing Produk UMKM melalui Strategi Branding bagi Siswa Islamic College of Bangkok
The implementing team collaboratively carried out the International Community Service activity at the Islamic College of Bangkok, Thailand, aiming to improve the competitiveness of MSME products through branding training based on Islamic values. The series of activities consisted of analyzing participant needs, conducting interactive training, and directing the implementation of business plans. The team taught branding elements, such as logo design, tagline creation, and utilization of digital marketing strategies integrated with Islamic values. The evaluation results showed that participants increased their understanding by 85% based on the pre-test and post-test results. This program improved students' entrepreneurial skills, creating new business opportunities that were relevant locally and globally. This program positively impacted students, communities, and institutions by strengthening MSME branding based on Islamic values. The findings of this program emphasize the importance of integrating local religious and cultural values in MSME development. This program requires strengthening infrastructure and collaboration with various parties to expand its impact to the ASEAN level.Tim pelaksana secara kolaboratif melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional di Islamic College of Bangkok, Thailand, dengan tujuan meningkatkan daya saing produk UMKM melalui pelatihan strategi branding berbasis nilai islam. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, wawancara, diskusi kelompok terfokus, serta survei kebutuhan peserta. Selanjutnya dilakukan pelatihan interaktif dan pendampingan implementasi proyek branding. Tim mengajarkan elemen branding, seperti desain logo, pembuatan tagline, dan pemanfaatan strategi pemasaran digital yang diintegrasikan dengan nilai islam. Hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman peserta hingga 85%. Pelatihan ini berdampak pada peningkatan keterampilan kewirausahaan siswa dan pengembangan konsep usaha berbasis syariah. Program ini juga memberikan kontribusi nyata bagi komunitas dan institusi dalam memperkuat ekosistem UMKM halal. Implikasi program menunjukkan pentingnya integrasi nilai islam dalam strategi branding serta perlunya kolaborasi lintas negara untuk memperluas dampaknya di kawasan ASEAN
Small Steps to Dream Big in Shelter House Balarenik, Bekasi
The key to a nation's progress is through education, but access to education in Indonesia has not been enjoyed by all Indonesian children. There are various reasons why children cannot enjoy education, among others due to limited funds to pay tuition fees along with educational facilities such as school uniforms, books, stationery and transportation costs to school. In response to this problem, the Rumah Singgah Balarenik was established in the scavenger village of Bintara IV Dalam, West Bekasi. Balarenik aims to protect children and support their education. Balarenik is open to the community, campuses, schools, companies and organizations to participate in the education of children. One of the PKM (Social Community) activities, students of the Management study program, President University, led by Tadzkhirotun Fauzziah, with 12 students, and accompanied by four lecturers (Genoveva, Maria Jacinta Arquisola, Grace Amin and Sonny) contributed to the education of children fostered by the Balarenik Shelter House. This activity began a month ago, starting with a survey and interview with the manager regarding the needs of the children, age, number and activities needed, as well as a survey of the location conditions and access to the location. Based on the results of surveys and interviews, social community activities are planned by organizing events, preparing materials and equipment needed and funding these activities. Education on national insight, Religion, Pancasila and Indonesian Language is carried out by learning while playing. The activity is closed with a nutritious lunch, in addition to getting rice with side dishes, milk and mineral water are also provided. At the end of the activity, an evaluation was held
Penerapan Teknik Vertikultur Berbahan Bambu sebagai Upaya Adaptasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Terhadap Banjir di Desa Ngablak
Ngablak Village in Dander Subdistrict, Bojonegoro Regency, is a flood-prone area due to the annual overflow of the Bengawan Solo River. This condition hinders the community, especially traditional herbal medicine artisans, in cultivating Family Medicinal Plants (TOGA) as the main raw material. Through a community service program, the PPK Ormawa UKM P2J team from Universitas Bojonegoro introduced an agricultural innovation using a bamboo-based verticulture system as an environmentally friendly and flood-adaptive solution. The activities included site surveys, coordination with village officials, socialization, training, hands-on practice in planting TOGA, as well as monitoring and evaluation. The results show that verticulture not only reduces the risk of crop damage caused by flooding but also utilizes the abundant local bamboo resources that are often underutilized. Participants gained practical skills in constructing, maintaining, and applying verticulture media, enabling them to implement it independently. This program provides Ngablak villagers, particularly herbal medicine artisans, with an alternative solution to ensure sustainable raw material availability. In conclusion, bamboo-based verticulture can enhance community self-reliance, strengthen traditional herbal enterprises, and support local economic resilience in flood-prone areas.Desa Ngablak di Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, merupakan wilayah rawan banjir tahunan akibat luapan Sungai Bengawan Solo. Kondisi tersebut menyulitkan masyarakat, khususnya pengrajin jamu tradisional, dalam membudidayakan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai bahan baku utama. Melalui program pengabdian masyarakat, tim PPK Ormawa UKM P2J Universitas Bojonegoro memperkenalkan inovasi pertanian dengan sistem vertikultur berbahan bambu sebagai solusi ramah lingkungan dan adaptif terhadap banjir. Kegiatan dilaksanakan melalui survei lokasi, koordinasi dengan pemerintah desa, sosialisasi, pelatihan, praktik langsung penanaman toga bersama masyarakat, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode vertikultur tidak hanya efektif mengurangi risiko kerusakan tanaman akibat banjir, tetapi juga memanfaatkan potensi lokal berupa bambu yang melimpah namun kurang termanfaatkan. Peserta kegiatan memperoleh keterampilan teknis dalam pembuatan, perawatan, serta pemanfaatan media vertikultur sehingga mampu mengaplikasikan secara mandiri. Dengan adanya program ini, masyarakat Desa Ngablak, khususnya pengrajin jamu, memiliki alternatif solusi dalam menjaga ketersediaan bahan baku secara berkelanjutan. Simpulan dari kegiatan ini menegaskan bahwa vertikultur berbasis bambu dapat meningkatkan kemandirian masyarakat, memperkuat usaha jamu tradisional, serta mendukung ketahanan ekonomi lokal di wilayah rawan banjir
Peningkatan Kompetensi Alumni SMK Kota Surakarta Melalui Pelatihan Desain 3D dengan Software Autodesk Fusion 360
The community service program in the form of 3D design training using Autodesk Fusion 360 was implemented to enhance the competencies of vocational school alumni in Surakarta City in facing the increasingly technology-oriented labor market. Many vocational school graduates, particularly those from automotive and mechanical engineering backgrounds, still have limited access to modern design software training, even though mastery of such skills is highly relevant to the needs of industries such as manufacturing, architecture, and product design in the era of Industry 4.0. This training aimed to provide basic knowledge, practical skills, and hands-on experience through a learning by doing approach, where participants integrated theoretical learning with direct practice in producing 3D designs. The effectiveness of the program was measured using pre-test and post-test evaluations. The results showed a 65% average score improvement, with 85% of participants successfully completing simple 3D designs and 80% accomplishing industry-based case studies. The participants produced various design outputs, including mechanical components, electronic product casings, and simple architectural models, which can be used as part of their professional portfolios. Furthermore, 90% of participants reported increased confidence in applying for jobs or starting independent businesses. These outcomes indicate that mastering 3D design is a strategic skill for vocational school alumni, and such training programs should be further developed and sustained through collaboration with local industries to maximize impact and long-term benefits.Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan desain 3D menggunakan Autodesk Fusion 360 dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kompetensi alumni SMK Kota Surakarta dalam menghadapi tuntutan dunia kerja yang semakin menekankan keterampilan berbasis teknologi digital. Lulusan SMK, khususnya di bidang teknik kendaraan ringan dan permesinan, masih menghadapi keterbatasan akses terhadap pelatihan perangkat lunak desain modern, padahal penguasaan keterampilan ini sangat relevan dengan kebutuhan industri manufaktur, arsitektur, maupun desain produk di era Industri 4.0. Pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman dasar, keterampilan praktis, serta pengalaman langsung melalui pendekatan learning by doing, dimana peserta memadukan teori dengan praktik dalam menghasilkan desain 3D. Evaluasi dilaksanakan dengan metode pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai peserta sebesar 65%, dengan 85% peserta mampu menyelesaikan desain 3D sederhana, serta 80% berhasil menuntaskan studi kasus berbasis kebutuhan industri. Produk desain yang dihasilkan meliputi model mekanik, casing produk elektronik, dan desain arsitektur sederhana yang dapat digunakan sebagai portofolio. Selain itu, 90% peserta menyatakan pelatihan meningkatkan rasa percaya diri mereka untuk melamar pekerjaan maupun merintis usaha mandiri. Dengan capaian tersebut, pelatihan ini terbukti memberikan dampak signifikan terhadap kesiapan kerja alumni SMK, dan direkomendasikan untuk dikembangkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi dengan industri lokal guna memperluas manfaat dan keberlanjutannya
Edukasi Warga Kelurahan Lasiana Kota Kupang Mengolah Sampah Dapur Menjadi Pupuk Cair
Lasiana Village, especially RT 08, RW 03 is a residential area that always produces kitchen waste and is not processed and piled up in a pile to wait to be transported to the Final Disposal Site so that it often causes an unpleasant odor. Local residents do not know how to process organic kitchen waste into useful items. The purpose of the activity is to educate residents who are partners in the activity to be able to process organic kitchen waste into useful items. The activity method is counseling and training. The stages of the activity: explanation of organic kitchen waste and its potential to become liquid organic fertilizer, training on making stacked composters and making decomposer solutions from rice washing water added with brown sugar and EM4 stock solution as well as fermentation methods, leachate harvesting and use. The results of the activity achieved were the creation of three stacked composters from used matex buckets and placed in three residential locations. A demonstration of fermentation of organic kitchen waste was carried out in one stacked composter unit. The activity participants also carried out the fermentation process and produced leachate or liquid organic fertilizer for sale. It was concluded that from the activities carried out, the activity participants (residents of RT 08 RW 03, Lasiana Village, Kupang City) were able to handle kitchen waste by processing kitchen waste to produce liquid organic fertilizer.Kelurahan Lasiana, khususnya RT 08, RW 03 merupakan suatu kawasan hunian penduduk yang selalu menghasilkan sampah dapur dan tidak mendapat pengolahan serta ditumpuk di tempat penumpukan untuk menunggu diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir sehingga sering menimbulkan bau tidak sedap. Penduduk setempat tidak mengetahui cara mengolah sampah organik dapur menjadi barang yang berguna. Tujuan kegiatan sebagai edukasi bagi warga mitra kegiatan untuk dapat mengolah sampah organik dapur menjadi barang yang berguna. Metode kegiatan yaitu penyuluhan dan pelatihan. Tahapan kegiatan: penjelasan tentang sampah organik dapur dan potensinya menjadi pupuk organik cair, pelatihan pembuatan komposter tumpuk dan pembuatan larutan dekomposer dari air cucian beras yang ditambah gula merah dan larutan EM4 stock serta cara fermentasi, pemanenan air lindi dan penggunaan. Hasil kegiatan yang dicapai yaitu terbuat tiga unit komposter tumpuk dari ember matex bekas dan ditempatkan di tiga lokasi hunian. Dilakukan demonstrasi fermentasi sampah organik dapur pada satu unit komposter tumpuk. Peserta kegiatan pun melakukan proses fermentasi dan menghasilkan air lindi atau pupuk organik cair yang dijual. Disimpulkan bahwa dari kegiatan yang dilakukan ini, peserta kegiatan (warga RT 08 RW 03 Kelurahan Lasiana Kota Kupang) dapat menangani sampah dapur melalui cara mengolah sampah dapur untuk menghasilkan pupuk organik cair
Pelatihan SIAPIK di Kelurahan Sumberrejo Kecamatan Balikpapan Tengah
Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) have a very important role in increasing economic growth in Indonesia. The problem of MSMEs that often occurs is the recording of financial statements that have not been done properly. MSMEs consider recording financial statements difficult, complicated, and do not yet have the need for accounting applications. This service aims to help compile and record the financial statements of Bank Indonesia's fostered partners. One of the efforts made by Bank Indonesia is to encourage business capacity building and access to MSME financing by providing a means of recording financial statements. Bank Indonesia has created a web-based and mobile-based financial statement recording application called SIAPIK. SIAPIK is a digital-based financial recording application that is expected to make it easier for MSMEs to record their finances so that it can be a solution for MSME financial access to upgrade. The results of the survey on the quality of SIAPIK training can be concluded that the average assessment from participants of the implementation of the SIAPIK ToT is very good.Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran yang sangat penting untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian di Indonesia. Masalah UMKM yang sering terjadi adalah pencatatan laporan keuangan yang belum dilakukan dengan baik. UMKM menganggap pencatatan laporan keuangan itu sulit, rumit, dan belum memiliki kebutuhan terhadap penerapan akuntansi. Pengabdian ini bertujuan untuk membantu menyusun dan membuat pencatatan laporan keuangan mitra binaan Bank Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Bank Indonesia untuk mendorong peningkatan kapasitas usaha dan akses pembiayaan UMKM dengan menyediakan sarana pencatatan laporan keuangan. Bank Indonesia membuat aplikasi pencatatan laporan keuangan berbasis web dan mobile yang bernama SIAPIK. SIAPIK adalah aplikasi pencatatan keuangan berbasis digital yang diharapkan dapat mempermudah UMKM dalam melakukan pencatatan keuangan sehingga dapat menjadi solusi akses keuangan UMKM untuk naik kelas. Hasil survei terhadap kualitas pelatihan SIAPIK dapat disimpulkan rata-rata penilaian dari peserta terhadap penyelenggaraan ToT SIAPIK sangat baik
Pengembangan Manajemen Entrepreneur Potensi Pariwisata dan UMKM Dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Desa Barania
Barania Village is one of the villages located in West Sinjai District, which has significant tourism and Small, Micro, and Medium Enterprises (MSME) potential but has not been fully exploited. With tourist attractions such as Galung Village and Salu Birayya Waterfall, this village offers opportunities to increase people's income. However, the challenges faced include weak human resource management and a lack of innovation in managing tourism and MSMEs. The Student Organization Capacity Strengthening Program (PPK ORMAWA) from Muhammadiyah Sinjai University aims to provide training and assistance in tourism management and MSME development. Through this initiative, it is hoped that there will be an increase in community knowledge and creativity, as well as the formation of a widely known local brand. The output of this program includes development guidebooks, new products, and an increase in the number of visitors to the village, thereby encouraging sustainable local economic growth.Desa Barania merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Sinjai Barat, memiliki potensi pariwisata dan Usaha Kecil, Mikro, dan Menengah (UMKM) yang signifikan namun belum sepenuhnya dimanfaatkan. Dengan objek wisata seperti Kampung Galung dan Air Terjun Salu Birayya, desa ini menawarkan peluang untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Namun, tantangan yang dihadapi termasuk manajemen sumber daya manusia yang lemah dan kurangnya inovasi dalam pengelolaan pariwisata serta UMKM. Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK ORMAWA) dari Universitas Muhammadiyah Sinjai bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan dalam manajemen pariwisata dan pengembangan UMKM. Melalui inisiatif ini, diharapkan terjadi peningkatan pengetahuan dan kreativitas masyarakat, serta terbentuknya brand lokal yang dikenal luas. Luaran dari program ini mencakup buku panduan pengembangan, produk baru, dan peningkatan jumlah pengunjung ke desa, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan
Sosialisasi Mitigasi Bencana Alam dan Bangunan Tahan Gempa di Desa Cibenda Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran
Indonesia is highly susceptible to natural disasters, resulting in significant casualties and economic losses. The Pangandaran Regency in West Java is particularly vulnerable, especially to earthquakes and tsunamis. In 2006, a shallow earthquake with a magnitude of 7.7 triggered a tsunami along the Pangandaran coastline, primarily affecting residential, commercial, tourism, and industrial areas. The risk of disasters is a priority due to the proximity of the coast to the subduction zone and the region's history of earthquakes and tsunamis. In response to this potential threat, the Civil Engineering Study Program at Widyatama University organized a Community Service Activity focused on promoting earthquake-resistant buildings and establishing a mitigation corner to support disaster mitigation efforts in Cibenda Village, Parigi District, Pangandaran Regency. The activity involved providing educational materials on earthquake-resistant construction, setting up a mitigation corner, and distributing evacuation tools for disaster response. It is hoped that this initiative will enhance community knowledge about earthquake-resistant buildings and the use of disaster evacuation tools. The results showed a significant increase in the understanding and awareness of disaster-resilient construction and mitigation among the residents of Cibenda Village.Indonesia adalah salah satu negara yang sangat rawan terjadinya bencana alam yang mengakibatkan korban meninggal dan kerugian ekonomi yang cukup besar. Kabupaten Pangandaran di Provinsi Jawa Barat merupakan kawasan rawan bencana alam, terutama bencana alam gempa bumi dan tsunami. Tercatat gempa bumi dangkal dengan kekuatan 7,7 skala magnitude terjadi pada tahun 2006 yang mengakibatkan tsunami di kawasan pesisir Pangandaran yang didominasi sektor pemukiman, perdagangan, pariwisata dan industri. Potensi bencana selalu menjadi prioritas karena dekatnya jarak pantai terhadap zona subduksi serta sejarah gempa dan tsunami yang kerap terjadi di kawasan ini. Dikarenakan adanya potensi bencana yang cukup besar di kawasan ini, Program Studi Teknik Sipil Universitas Widyatama menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema Sosialisasi Bangunan Tahan Gempa dan Pengadaan Pojok Mitigasi Untuk Mendukung Upaya Mitigasi Bencana Alam di Desa Cibenda Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran. Metode kegiatan ini dilaksanakan dengan pemberian materi sosialisasi tentang bangunan tahan gempa, pengadaan pojok mitigasi, dan penyerahan alat untuk evakuasi mitigasi bencana. Diharapkan kegiatan ini akan berdampak pada meningkatnya pengetahuan masyarakat mengenai bangunan tahan gempa dan pemanfaatan alat evakuasi mitigasi bencana. Setelah kegiatan ini dilaksanakan, dapat disimpulkan pengetahuan serta pemahaman masyarakat Desa Cibenda terhadap bangunan tahan bencana dan mitigasi bencana meningkat secara signifikan
Pemeriksaan Status Gizi Santri Sebagai Upaya Skrining dan Pencegahan Penyakit Infeksi
Nutrition is a contributing factor in the maintenance of optimal immune system functions. Disturbances in nutritional status, such as malnutrition, would impact various structures, mediators, and processes in the immune system in responding to pathogenic infections, hence increasing vulnerability to infections. Adolescents are an age group often considered “healthy”, but screening in this age group proves important in reassuring optimal growth and development, which in turn will also impact the next generation. Pesantren is an Indonesian educational institution serving adolescents with a boarding school system, so it is of high importance for adolescent santri to know their own nutritional status in preventing infectious diseases. This community service event was held at Pesantren Thawalib Sriwijaya to inform about the importance of nutritional status in prevention of infectious diseases. The activities comprised of classical counseling and anthropometric measurement of participating santri. There were 42 participating santri attending Madrasah Tsanawiyah (MTs) and Madrasah Aliyah (MA) in this event, and plotting results showed most santri had normal nutritional status. However, nutritional status monitoring and awareness to infectious disease still needs to be kept up, as there are various other factors that may influence the spread of various infectious diseases.Gizi merupakan salah satu faktor yang berperan dalam menjaga fungsi sistem imun yang optimal. Gangguan pada status gizi, seperti malnutrisi, akan berdampak pada berbagai struktur, mediator, maupun proses pada sistem imun dalam merespons infeksi patogen, sehingga meningkatkan risiko penyakit infeksi. Remaja merupakan kelompok usia yang sering dianggap “sehat”, namun skrining pada kelompok usia ini penting untuk memastikan tumbuh kembang optimal yang juga akan berdampak pada generasi selanjutnya. Pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan di Indonesia yang melayani remaja dengan sistem bermukim atau boarding school, sehingga penting bagi santri remaja untuk mengetahui status gizi mereka dalam upaya pencegahan penyakit infeksi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diselenggarakan di Pesantren Thawalib Sriwijaya untuk memberikan informasi mengenai pentingnya peranan status gizi dalam pencegahan penyakit infeksi. Kegiatan yang diselenggarakan meliputi penyuluhan mengenai gizi dan imunitas terhadap infeksi kepada santri yang berpartisipasi, serta pengukuran antropometri santri. Sebanyak 42 orang santri dari jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) menghadiri kegiatan ini, dan dari hasil plotting didapatkan sebagian besar santri memiliki status gizi normal. Namun, pemantauan status gizi dan kewaspadaan terhadap penyakit infeksi perlu untuk tetap ditingkatkan, mengingat masih terdapat faktor lain yang mempengaruhi potensi penularan berbagai penyakit infeksi
Pembuatan Maps Wilayah Kompleks Villa Madani RT 46 Kelurahan Teritip, Balikpapan Timur dengan Menggunakan Barcode
Villa Madani RT 46 Complex in Teritip Village is one of the complexes in East Balikpapan Sub-district, Balikpapan City, East Kalimantan Province, Indonesia. This KKN programme aims to improve information and spatial planning in Villa Madani RT 46 Complex. Activities include presenting a map of the area in physical and online formats, as well as developing a house numbering system that does not yet exist. The map is displayed in the form of a physical signpost and can be accessed online through a barcode that leads to Google Maps. This programme is expected to facilitate access for guests and provide recommendation data for RT 46 regarding house numbering, and can be a further reference for physical house numbering activities for each house in the Villa Madani complex. Additionally, the program also includes the development of a house numbering system, which, until now, has not been systematically implemented in Villa Madani Complex RT 46. A clear and systematic house numbering system is crucial for facilitating various needs, ranging from mail and package delivery to emergency services and guest visits. To achieve this, the KKN team will collect data and develop recommendations for an appropriate numbering system that is easy for everyone to follow. This data can then be used by RT 46 to physically implement house numbering, provide clear guidelines for residents in installing house numbers, and ensure that each house in the complex has a unique and easily recognizable numberKomplek Villa Madani RT 46 di Kelurahan Teritip adalah salah satu komplek di Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. Program Kelompok KKN ini bertujuan untuk meningkatkan informasi dan penataan wilayah di Komplek Villa Madani RT 46. Kegiatan meliputi penyajian peta wilayah dalam format fisik dan online, serta pengembangan sistem penomoran rumah yang belum ada. Peta ditampilkan dalam bentuk plang fisik dan dapat diakses secara online melalui barcode yang mengarah ke Google Maps. Program ini diharapkan mempermudah akses bagi tamu dan menyediakan data rekomendasi untuk RT 46 terkait penomoran rumah, serta dapat menjadi acuan selanjutnya untuk kegiatan penomoran rumah secara fisik untuk tiap-tiap rumah yang ada di dalam komplek Villa Madani tersebut. Selain itu, program ini juga mencakup pengembangan sistem penomoran rumah, yang hingga saat ini belum tersedia secara terstruktur di Komplek Villa Madani RT 46. Sistem penomoran rumah yang jelas dan sistematis sangat penting untuk memfasilitasi berbagai keperluan, mulai dari pengiriman surat dan paket hingga layanan darurat serta kunjungan tamu. Dalam rangka mewujudkan hal ini, tim KKN akan mengumpulkan data dan menyusun rekomendasi untuk sistem penomoran yang tepat dan mudah diikuti oleh semua pihak. Data ini nantinya dapat digunakan oleh pihak RT 46 untuk melakukan penomoran rumah secara fisik, memberikan panduan yang jelas kepada penduduk dalam pemasangan nomor rumah, dan memastikan bahwa setiap rumah di komplek tersebut memiliki nomor yang unik dan mudah dikenali