Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Not a member yet
    2414 research outputs found

    Early Literacy Skills Anak TK B di Kota Surakarta: Studi Pemetaan Lintas Sekolah

    No full text
    Kemampuan literasi pada anak usia dini yang dikenal sebagai early literacy skills mencakup kesadaran fonologis, pemahaman naratif, penguasaan kosakata, dan interaksi dengan media cetak, sehingga pemahaman mengenai kemampuan tersebut dapat menjadi acuan bagi pengembangan sistem pendidikan dan stimulasi literasi anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran early literacy skills anak TK B di Kota Surakarta dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan desain cross-sectional. Pengambilan data dilakukan melalui teknik stratified proportional random sampling dengan jumlah responden sebanyak 158 anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum anak TK B di Kota Surakarta memiliki kemampuan literasi awal yang tergolong baik, dengan capaian tinggi pada aspek penguasaan kosakata dan kesadaran fonologis, serta capaian yang memadai pada pemahaman naratif dan interaksi dengan media cetak. Temuan ini mengindikasikan bahwa sebagian besar anak telah memiliki fondasi literasi awal yang cukup sebagai bekal memasuki pendidikan dasar. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan literasi anak usia dini, perencanaan pembelajaran literasi di taman kanak-kanak, serta penyusunan instrumen asesmen literasi awal yang lebih kontekstual dan berbasis kebutuhan anak

    Comparison of Parental Communication Patterns on Empathy in Children Aged 3-6

    No full text
    Empathy is a key component in the social-emotional development of early childhood, which is influenced by communication patterns within the family. This study aims to analyze the influence of parental communication patterns on the empathy of children aged 3–6 years. The study used a quantitative approach with a correlational method on 69 pairs of parents. The data were analyzed using Pearson's correlation test and multiple linear regression. The results show that conversation-oriented communication patterns have a positive and significant relationship with children's empathy, both in mothers and fathers, while conformity-oriented patterns have a significantly negative relationship. Mothers' conversation orientation contributes most strongly to increasing children's empathy, while fathers' conformity orientation has a greater negative impact. These findings confirm the different roles of maternal and paternal communication in shaping early childhood empathy. Theoretically, this study reinforces the model of family communication patterns in the context of empathy development. Practically, the results provide an empirical basis for parents and early childhood educators to implement more dialogic communication strategies to foster empathy from an early age

    Peningkatan Fisik Motorik dan Stmulus Anak Usa 4-5 Tahun melalui Permainan Boxlus

    No full text
    Masih banyak anak usia dini yang mengalami hambatan dalam perkembangan motorik halus akibat kurangnya stimulasi yang tepat dan terbatasnya penggunaan media pembelajaran yang sesuai di lingkungan PAUD. Salah satu upaya inovatif untuk mengatasi masalah ini adalah melalui penggunaan Alat Permainan Edukatif (APE) Boxlus. Boxlus merupakan media bermain yang dirancang untuk menstimulasi keterampilan motorik halus anak melalui berbagai permainan seperti memasang kancing, meronce, serta menebali garis putus-putus. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas alat permainan edukatif Boxlus dalam meningkatkan perkembangan fisik motorik dan stimulasi anak usia 4-5 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 2 Waru.  Penelitian ini menggunakan metode tindakan kelas dengan fokus pada pengembangan kemampuan motorik halus anak melalui alat permainan edukatif Boxlus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meningkatkan perkembangan fisik motorik anak usia 4-5 tahun dengan cara yang menyenangkan dan interaktif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi guru, orang tua, dan lembaga TK dalam menciptakan pembelajaran yang aktif, kreatif, dan bermakna

    Pengembangan Model Konseptual Game Puzzle Berbasis Nilai Topeng Amaq Abir untuk Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar

    No full text
    Penelitian ini bertujuan mengembangkan model konseptual game puzzle digital yang mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal Topeng Amaq Abir dari Suku Sasak untuk mendukung pendidikan karakter di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode tinjauan integratif dengan mensintesis literatur dari tiga domain utama, yaitu pendidikan karakter, game-based learning, dan antropologi budaya Sasak. Analisis konten kualitatif dilakukan untuk mengekstraksi nilai filosofis Topeng Amaq Abir, yang kemudian ditransformasikan ke dalam mekanisme permainan yang terstruktur. Hasil penelitian menghasilkan model konseptual triadik yang mengintegrasikan aspek budaya, teknologi, dan pendidikan, disertai matriks transformasi yang memetakan nilai gotong royong, kejujuran, dan keberanian ke dalam mekanisme puzzle kolaboratif, sistem skoring transparan, serta tantangan progresif. Meskipun masih bersifat konseptual dan belum diuji secara empiris, model ini memberikan kontribusi konseptual yang jelas bagi pengembangan pendidikan karakter berbasis permainan, khususnya dalam memperkaya kerangka culturally responsive game-based learning. Model ini juga menawarkan rujukan desain bagi pendidik dan pengembang media dalam mengintegrasikan nilai budaya lokal ke dalam pembelajaran digital secara sistematis dan bermakna

    Pengembangan Media Berbasis AI “Kiko Kancil” untuk Meningkatkan Kemandirian Anak Usia Dini

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran matematika berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dapat meningkatkan kemandirian belajar anak usia dini. Pengembangan dilakukan menggunakan model ADDIE melalui lima tahap, yaitu analisis kebutuhan, perancangan desain, pengembangan produk, implementasi di lapangan, dan evaluasi efektivitas. Uji efektivitas menggunakan metode quasi-eksperimen dengan kelompok eksperimen dan kontrol pada anak di TK Santa Maria Surabaya. Hasil uji t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan nilai t = 4,271 dan p = 0,000 < 0,05. Dengan demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa media “Kiko Kancil” yang dikembangkan mampu menyesuaikan tingkat kesulitan dengan kemampuan anak, memberikan umpan balik langsung, serta meningkatkan motivasi dan partisipasi aktif anak dalam belajar matematika. Selain itu, anak menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemandirian belajar melalui eksplorasi mandiri dan pengambilan keputusan dalam aktivitas digital berbasis web. Media ini berpotensi menjadi inovasi edukatif yang relevan bagi pembelajaran abad ke-21 di tingkat pendidikan anak usia dini

    Pengaruh Media YouTube Terhadap Hasil Belajar IPA Materi Gaya, Gerak, dan Energi Siswa SD

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan media video pembelajaran berbasis YouTube terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada materi gaya, gerak, dan energi di sekolah dasar. Penelitian menerapkan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 17 siswa kelas V dengan tingkat kemampuan akademik yang beragam. Pengumpulan data dilakukan melalui tes evaluasi untuk mengetahui hasil belajar siswa, serta lembar observasi yang digunakan untuk mengamati aktivitas dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang konsisten sejak tahap pra tindakan hingga siklus II. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 64,41 pada pra tindakan menjadi 73,82 pada siklus I, dan kembali naik menjadi 80,00 pada siklus II. Selain itu, persentase ketuntasan belajar juga mengalami peningkatan, yaitu dari 35% pada pra tindakan menjadi 65% pada siklus I, serta mencapai 82% pada siklus II. Temuan tersebut menunjukkan bahwa media video pembelajaran berbasis YouTube efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep gaya, gerak, dan energi. Media ini juga mampu menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan memotivasi siswa untuk berpartisipasi aktif.

    Hubungan Tingkat Ekspektasi Orang Tua dengan Tingkat Kepercayaan Diri Anak Usia 4-5 Tahun di TK Pelita Hati

    No full text
    Kepercayaan diri merupakan sikap yakin akan kemampuan dan potensi diri dalam mencapai tujuan. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi kepercayaan diri anak, salah satunya adalah peran orang tua. Setiap orang tua memiliki pola asuh dan ekspektasi yang berbeda. Penelitian terkait hubungan tingkat ekspektasi orang tua dengan tingkat kepercayaan diri anak usia dini belum banyak dikaji saat ini. Oleh karena itu, penelitian ditujukan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara tingkat ekspektasi orang tua dengan tingkat kepercayaan diri anak usia 4-5 tahun di TK Pelita Hati. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan teknik pengumpulan data melalui survei dan observasi. Analisis data dilakukan dengan teknik korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan berkategori sedang dengan koefisien korelasi sebesar 0,427 dan nilai signifikansi sebesar 0,002. Koefisien determinasi menunjukkan nilai 0,182 yang menunjukkan tingkat ekspektasi orang tua berpengaruh terhadap tingkat kepercayaan diri anak usia 4-5 tahun sebesar 18,2%. Hasil penelitian menjadi bentuk pendekatan edukatif pada orang tua dalam membentuk ekspektasi sehat dan mendorong kepercayaan diri anak secara optimal sesuai tahap perkembangannya

    Efektivitas Pembelajaran Berbasis Buku Interaktif dalam Meningkatkan Literasi Gizi Anak Usia Dini

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas Buku Cerita Berbasis Literasi Gizi sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman anak usia dini mengenai konsep gizi seimbang dan kebiasaan hidup sehat. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dipadukan dengan desain mixed methods tipe exploratory sequential. Tahap awal dilakukan analisis kebutuhan melalui observasi, wawancara mendalam, dan Focus Group Discussion (FGD) dengan 15 guru PAUD di Kota Bekasi guna mengidentifikasi tantangan pedagogis dalam pembelajaran literasi gizi. Temuan analisis kebutuhan ini menjadi dasar perancangan dan pengembangan buku cerita yang bersifat naratif-edukatif dan kontekstual. Produk yang dihasilkan kemudian diuji pada 60 anak usia 3–6 tahun melalui desain pretest–posttest untuk menilai efektivitasnya. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman anak tentang gizi seimbang (t = 7,45; p < 0,001) serta peningkatan keterlibatan anak selama proses pembelajaran. Validasi ahli memperoleh skor rata-rata 4,8 dari skala 5, yang menunjukkan bahwa produk berada pada kategori “sangat layak” untuk digunakan dalam pembelajaran. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan menghadirkan model pembelajaran naratif-edukatif berbasis kesehatan yang memperkuat literasi gizi pada anak usia dini

    Peran Dukungan Orang Tua terhadap Motivasi Belajar Anak Usia Dini

    No full text
    Dukungan orang tua memiliki peran penting pada masa anak usia dini yang dikenal sebagai masa keemasan (golden age) bagi pembentukan karakter dan perkembangan kognitif. Penelitian ini bertujuan guna menganalisis peran dukungan orang tua dalam pengembangan motivasi belajar anak usia dini. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data diperoleh dengan mengukur motivasi dan antusiase belajar anak melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di sebuah taman kanak-kanak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan orang tua terwujud dalam bentuk dukungan emosional, instrumental, informasional, dan penghargaan. Anak yang memperoleh dukungan orang tua yang memadai memperlihatkan motivasi belajar lebih tinggi, ditandai dengan ketekunan, rasa ingin tahu, dan semangat belajar. Sebaliknya, keterlibatan orang tua yang terbatas berdampak pada rendahnya motivasi anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dukungan orang tua sangat fundamental dalam menumbuhkan motivasi belajar anak usia dini dan merekomendasikan adanya penguatan kerja sama antara sekolah dan orang tua

    Pengenalan Konsep Makanan Kadaluwarsa (Expired) pada Anak Usia Dini melalui Aktivitas Bermain

    No full text
    Makanan memainkan peran penting dalam perkembangan anak usia dini. Salah satu konsep penting adalah pemahaman bahwa makanan yang sudah kadaluarsa (expired) harus diberikan melalui aktivitas bermain sesuai dengan karakteristik belajar anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan berbagai cara guru di Raudhatul Athfal mengajarkan konsep makanan kadaluwarsa kepada anak usia dini melalui aktivitas bermain. Penelitian kualitatif menggunakan studi kasus dilakukan. Anak-anak di kelompok B RA Citra Islami adalah subjek penelitian. Wawancara, dokumentasi, dan observasi adalah metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru membantu siswa memahami konsep makanan kadaluwarsa melalui kegiatan bermain, pengelompokan makanan, melihat kemasan, dan berbicara tentang hal-hal sederhana tentangnya. Aktivitas ini membantu anak memahami perbedaan antara makanan yang bisa dan yang tidak bisa dikonsumsi. Penelitian ini menemukan bahwa bermain adalah cara yang bagus untuk mengajar anak usia dini tentang makanan kadaluwarsa. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap penguatan literasi keamanan pangan pada anak usia dini melalui pendekatan bermain, sekaligus memberikan implikasi praktis bagi guru dan lembaga PAUD dalam merancang pembelajaran kontekstual yang aman, bermakna, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇