Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Not a member yet
    2414 research outputs found

    Upaya Meningkatkan Kemampuan Fisik Motorik Kasar Anak Melalui Kegiatan Melambungkan dan Menangkap dengan Berbagai Media Anak Usia Dini di TK Al- Fajar Pekanbaru

    Full text link
    Berdasarkan hasil observasi peneliti dikelompok B TK Al-Fajar Pekanbaru ditemukan bahwa masih banyak anak yang belum mampu melakukan kegiatan melambungkan dan menangkap dengan berbagai media. Peneliti melihat kemampuan anak ternyata yang sudah mampu melambungkan dan menangkap bola hanya 3 anak (25%) yang belum mampu 9 anak (75%) hal ini terjadi karena guru kurang maksimal memberikan contoh kepada anak. Subyek penelitian adalah TK Al-Fajar Pekanbaru khususnya kelompok B yang berjumlah 12 orang anak, terdiri dari 6 anak perempuan dan 6 anak laki-laki, dengan usia anak 5-6 tahun. Waktu pelaksanaan direalisasikan selama 10 hari. Dalam kegiatan pertama masih banyak anak yang perlu bimbingan yaitu 10 anak (83,3%) sedangkan anak yang sudah bisa melakukan kegiatan ada 2 anak (19,7 %). dipertemuan kedua anak yang sudah bisa melakukan 4 anak (33%), dan 8 anak (87%) masih perlu bimbingan. Dipertemuan ketiga anak yang bisa bertambah menjadi 5 anak (42%), anak yang masih memerlukan bimbingan 7 anak (58,3%) . Pada pertemuan keempat, anak yang sudah bisa 8 anak (67%), yang masih perlu bimbingan 4 anak (33%). Pada pertemuan kelima anak yang sudah bisa bertambah 2 anak (16,7%) anak yang sudah baik menjadi 10 anak (83,3%) dan yang masih perlu bimbingan menjadi 2 anak (16,7%). Pertemuan pertama pada siklus kedua anak melakukan kegiatan Melambungkan dan menangkap bola besar berhadapan, pada kegiatan ini anak yang sudah bisa melakukan 4 anak (33%), yang masih perlu bimbingan 8 anak (67%). Pada pertemuan kedua anak yang sudah bisa melakukan bertambah 2 anak sehingga jumlah anak yang sudah bisa menjadi 6 anak (50%), dan yang memerlukan bimbingan 6 anak (60%). Pada pertemuan ketiga anak yang bisa melakukan bertambah 1 sehingga jumlah anak yang bisa melakukan menjadi 7 anak (58,3%), dan yang masih perlu bimbingan 5 anak (42%). Pada pertemuan keempat anak yang bisa melakukan bertambah 3 anak jadi jumlah anak yang sudah sesuai harapan guru menjadi 9 anak (75%), dan yang masih perlu bimbingan 3 anak (25%). Pada pertemuan kelima anak melakukan kegiatan melambungkan dan menangkap bola sambil lari, pada kegiatan ini anak –anak sudah bisa melakukan kegiatan semua, dan anak yang memerlukan bimbingan sudah tidak ada lag

    Dasar Pengembangan Kurikulum Menjadi Pengalaman Belajar

    Full text link
    The curriculum was developed based on a clear objective, which is to steer students to become desired people. There are things that must be considered in designing the curriculum, namely what is the objectives of the lesson to be achieved, what material can be used to achive the goal, how the material should be arranged to achive the goal, and how it can be evaluated to see the success of the goal. So, the students can aquire knowledge, skills, and functional values in the future. This is the meaning of curriculum development as learning experinc

    Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Pendekatan Pemecahan Masalah terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa

    Full text link
    The cause of the low ability of students' communicationin mathematics learning in SMP Negeri Rumbio Jaya Kampar include learning method that is still centered on the teacher, one of the efforts is by using problem based learning model with problem solving approach. This research was conducted to improve the students’ communication mathematical ability. Type of the research is quasi-experimental (quasi-experimental). This study was conducted at grade VII SMP Negeri 1 Rumbio Jaya academic year 2013/2014. The researcher uses random sampling to take the sample. the test of communication ability of mathematical are used asthe instruments. Quantitative data were analyzed by using t-test for hypothesis 1and2, t’ test was used for hypothesis 3, and two-way Anova test for hypotheses 4. Based on the research that (1) students’ communication mathematical ability who are taught through problem based learning model with problem solving approach is better (2) there is no interaction between learning model with the students’ beginning knowledge in influencing students' communication mathematical ability

    Pengaruh Pendekatan Problem Posing dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas Xii Sma Negeri 1 Salo Kabupaten Kampar

    Full text link
    The students’ communication ability of mathematical about linear program material of SMA Negeri 1 Salo Kampar was low. It needs improvement on the learning system which is done by the teachers. This research was conducted at analyzing the influence of Learning Approach of Problem Posing Through Cooperative Learning Model STAD in communication ability of mathematical of student’ capability high initial and capability low initial

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇