Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Not a member yet
    2414 research outputs found

    Systematic Literature Review: Pengelolaan Kemandirian terhadap Anak Autis di dalam Lingkungan Keluarga

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pendekatan, faktor, dan strategi pengelolaan kemandirian anak autis dalam lingkungan keluarga melalui kajian Systematic Literature Review (SLR). Metode sintesis tematik digunakan untuk menelaah dan mengintegrasikan temuan dari lima penelitian empiris yang diterbitkan antara tahun 2021 hingga 2023. Analisis difokuskan pada manajemen berbasis keluarga dalam pengembangan keterampilan hidup sehari-hari anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD). Hasil sintesis menunjukkan empat tema utama, yaitu strategi perilaku dalam mendorong kemandirian, keterlibatan orang tua, faktor pendukung dan penghambat, serta hasil perkembangan keterampilan anak. Pendekatan berbasis perilaku terbukti efektif ketika diterapkan secara konsisten di rumah dengan pelatihan bagi orang tua. Keterlibatan aktif keluarga menjadi faktor kunci keberhasilan karena memungkinkan penerapan rutinitas nyata yang memperkuat kemampuan adaptif dan rasa percaya diri anak. Dukungan profesional, baik melalui pelatihan langsung maupun telehealth, berperan penting dalam menjaga konsistensi intervensi. Meskipun terdapat hambatan berupa keterbatasan waktu, stres emosional, dan sumber daya yang terbatas, pengelolaan kemandirian berbasis keluarga tetap memberikan dampak positif terhadap fungsi adaptif dan kesejahteraan anak serta keluarga. Studi ini meberikan implikasi bahwa pengelolaan kemandirian anak dengan ASD perlu beroriantasi pada intervensi berbasis keluarga.  

    Pengaruh Tiger Parenting terhadap Empati Anak Usia Dini Berdasarkan Tingkat Pendidikan Orang Tua

    No full text
    Orang tua kepada lebih dominasi anaknya agar dapat memperoleh prestasi akademik namun cenderung mengabaikan bagaimana hendaknya regulasi emosi yang dimiliki orang tua dalam menerapkan pola tiger parenting kepada anaknya. Penelitian ini bertujuan 1) menganalisis apakah terdapat pengaruh pola asuh tiger parenting  terhadap empati anak usia dini. 2) menganalisis apakah tingkat Pendidikan orang tua memoderasi hubungan antara pola asuh tiger parenting terhadap empati anak usia dini. Penelitian ini akan memberikan kontribusi pemahaman mengenai pentingnya pola asuh tiger parenting terhadap empati anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan Teknik analisis regresi moderasi (MRA). Desain penelitian yang digunakan adalah survey, dengan melibatkan 119 anak usia 5-6 tahun dan orang tua se-Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan menggunakan alat ukur tiger parenting dan Empathy Quentionnaire (EmQue). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola asuh tiger parenting berpengaruh terhadap empati anak usia dini. Tingkat Pendidikan orang tua yang tinggi dalam pola asuh tiger parenting juga memberikan pengaruh terhadap empati anak usia dini

    Implementasi Media Rumah Pintar untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Usia 4-5 Tahun

    No full text
    Perkembangan kognitif merupakan salah satu yang sangat penting karena berkaitan langsung dengan kemampuan berpikir, memori, serta pemecahan masalah. Mulai dari menguasai bahasa, mengenali gambar, meniru dan membayangkan dalam pikiran. seseorang dalam ketrampilan pengenalan konsep baru dan juga kemampuan seseorang untuk memecahkan masalah dengan cepat. Selain itu, kognitif mencakup daya pikir logis, nalar, kreativitas, kemampuan bahasa, serta daya ingat. Agar perkembangan kognitif anak dapat tercapai secara optimal, maka diperlukan alat dan media yang dapat merangsang mereka untuk bermain sambil belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengimplementasikan media rumah pintar meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 4–5 tahun. Metode yang digunakan penelitian kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan media rumah pintar secara signifikan meningkatkan minat dan keterlibatan anak dalam proses belajar, serta memperbaiki kemampuan kognitif mereka dalam mengenal angka, bentuk, dan memecahkan masalah. Interaksi sosial antar anak juga meningkat, menciptakan suasana belajar yang lebih dinamis dan kolaboratif. Dengan demikian, media rumah pintar terbukti efektif dalam mendukung perkembangan kognitif anak usia dini

    Penggunaan Media Zipper Adaptif untuk Stimulasi Motorik Halus Anak Tunadaksa

    No full text
    Anak dengan disabilitas tunadaksa memiliki keterbatasan fisik, khususnya dalam mengkoordinasikan gerak tangan dan jari, sehingga memerlukan media pembelajaran adaptif yang sesuai dengan kebutuhan pengembangan sensorik-motorik anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterterapan  media pembelajaran adaptif zipper dalam menstimulasi perkembangan motorik halus anak disabilitas tunadaksa di RA Citra Islami Sungai Geringging. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek satu orang anak tunadaksa. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara, dan pencatatan lapangan selama empat minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Analisis data dilakukan dengan secara induktif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media zipper secara rutin berkontribusi terhadap peningkatan koordinasi jari dan tangan, kekuatan genggaman, serta ketepatan gerak. Warna dan bentuk media zipper yang menarik turut membantu dalam  meningkatkan minat serta keterlibatan anak selama kegiatan pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media zipper dapat diterapkan sebagai alat untuk meningkatkan motorik halus anak tunadaksa dengan baik

    Pengembangan Aplikasi PAMABA sebagai Media Pembelajaran Mitigasi Bencana dan Resiliensi Anak Usia Dini

    No full text
    Sebagai upaya mengurangi risiko dan dampak bencana, mitigasi bencana perlu diintegrasikan dalam pembelajaran PAUD. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji efektivitas aplikasi PAMABA sebagai media pembelajaran digital dalam meningkatkan kemampuan mitigasi bencana dan penguatan resiliensi anak usia dini. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian melibatkan 111 anak Kelompok B dari empat taman kanak-kanak di Kecamatan Sigi Biromaru, Sulawesi Tengah. Validasi produk dilakukan oleh ahli materi, ahli media, dan praktisi PAUD. Efektivitas aplikasi dianalisis menggunakan paired sample t-test dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi PAMABA dinyatakan sangat layak dan praktis, serta efektif meningkatkan kemampuan mitigasi bencana dan resiliensi anak usia dini, dengan nilai signifikansi 0,000 dan N-Gain sedang (0,53). Hasil ini menunjukkan bahwa aplikasi PAMABA dapat berkontribusi sebagai media pembelajaran digital kontekstual yang mendukung pendidikan mitigasi bencana dan penguatan resiliensi anak usia dini

    Peran Keterikatan Ibu Bekerja dalam Membentuk Regulasi Emosi pada Anak Usia 4-5 Tahun

    No full text
    Awal masa kehidupan anak dengan kelekatan memanfaatkan pengasuh utama atau orang tua khususnya ibu sebagai tempat aman untuk mengenali lingkungannya. Tujuan penelitian ini ialah mengetahui pengaruh kelekatan anak pada ibu bekerja terhadap regulasi emosi anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitaif dengan pendekatan ex poxt facto. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan jumlah sampel 226 anak usia 4-5 Tahun Di Kabupaten Karanganyar. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket penelitian berupa kuesioner tertutup. Teknik analisis data menggunakan uji-t, uji-F, dan uji koefisien determinasi atau R². Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara kelekatan ibu bekerja dengan regulasi emosi anak usia 4-5 tahun sebesar 35,8%. Temuan ini memberikan informasi penting bagi ibu khususnya ibu pekerja untuk meningkatkan kelekatan dengan anak dan melatih interaksi positif untuk mendukung perkembangan regulasi emosi anak. Penelitian menunjukkan bahwa ibu yang bekerja juga bisa mengondisikan emosi anak dengan memberikan perhatian, dibantu oleh ayah dan anggota keluarga lainnya

    Bermain Balok untuk Regulasi Emosi Anak Usia Dini: Peran Pengajaran Emosi oleh Guru

    No full text
    Guru memegang peranan penting dalam pendidikan anak usia dini (PAUD), tidak hanya sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai pembimbing yang berkontribusi dalam pengembangan karakter dan pengelolaan emosi anak termasuk melalui pendekatan bermaain yang menyenangkan dan edukatif. Aktivitas bermain balok menjadi salah satu media yang efektif untuk merangsang perkembangan sosial emosional, seperti kerjasama, empati, pengendalian diri, dan ekspresi emosi pada anak usia dini. Penelitian ini akan mengeksplorasi bagaimana guru merancang kegiatan bermain balok yang tidak hanya bersifat rekreatif, edukatif dalam membantu anak mengenali, mengekspresikan, dan mengendalikan emosinya. Metode pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan berparadigma deskriptif kualitatif untuk memahami makna, peran, dan proses yang dilakukan oleh guru dalam konteks alami. Hasil penelitian menunjukkan berbagai emosi saat anak bermain balok, seperti senang, marah, sedih, hingga frustrasi. Guru berperan aktif dalam membantu anak mengenali dan mengekspresikan emosinya secara verbal, menenangkan anak, serta membimbing penyelesaian konflik secara damai, misalnya melalui giliran atau berbagi balo

    Pengembangan Instrumen Asesmen Sosial-Emosional Anak dengan Hambatan Pendengaran

    No full text
    Anak dengan hambatan pendengaran sering mengalami kesulitan dalam mengenali, mengekspresikan, dan mengelola emosi, yang berdampak pada kemampuan mereka berinteraksi sosial. Kondisi ini menunjukkan perlunya alat ukur khusus yang dapat menilai aspek sosial-emosional secara akurat sesuai karakteristik anak. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi instrumen asesmen sosial-emosional yang valid dan reliabel bagi anak dengan hambatan pendengaran. Metode penelitian menggunakan pendekatan survei dengan desain pengembangan instrumen, melibatkan guru sebagai penilai melalui pengisian angket berdasarkan perilaku peserta didik. Proses pengembangan mencakup penyusunan item berdasarkan teori sosial-emosional, validasi isi oleh ahli, dan uji reliabilitas menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa instrumen memiliki tingkat validitas dan reliabilitas tinggi pada empat komponen utama, yaitu pemahaman emosional, pengelolaan emosi, kesadaran sosial dan empati, serta keterampilan bersosialisasi. Pembahasan menekankan pentingnya pendekatan visual, pembelajaran berbasis simulasi, dan integrasi program pembelajaran sosial-emosional untuk memperkuat kemampuan regulasi emosi dan interaksi sosial anak. Kesimpulannya, instrumen yang dikembangkan layak digunakan sebagai alat asesmen yang komprehensif dan efektif untuk mendukung identifikasi, intervensi, dan pengembangan sosial-emosional anak dengan hambatan pendengaran di lingkungan pendidikan khusus

    Implementasi Nilai AIKA untuk Mendukung Terwujudnya Kampus Islami di IPTAR

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Ke-Aisyiyahan (AIK) bagi mahasiswa IPTAR dalam mewujudkan kampus Islami. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan objek penelitian mahasiswa kelas A PG-PAUD dan Pekon yang berjumlah 36 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai AIK dilakukan melalui pembelajaran formal AIK, praktik keagamaan di kampus, pembiasaan etika akademik, serta keterlibatan dalam organisasi kemahasiswaan Muhammadiyah dan Aisyiyah. Faktor pendukung implementasi AIK meliputi dukungan kelembagaan, peran dosen dan pembina organisasi, serta lingkungan sosial kampus yang Islami. Kendala yang ditemukan antara lain heterogenitas latar belakang mahasiswa, minimnya pembinaan terstruktur lanjutan, dan tantangan era digital yang memengaruhi internalisasi nilai. Dampak positif yang terlihat adalah meningkatnya kesadaran spiritual, terbentuknya etos kerja Islami, terciptanya iklim akademik yang toleran, serta meningkatnya keterlibatan mahasiswa dalam dakwah dan pengabdian masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa internalisasi nilai AIKA bukan sekadar transfer pengetahuan, melainkan pembentukan lingkungan sistemik yang mendukung terwujudnya Islamic Worldview di lingkungan kampus

    Penghayatan Nilai Budaya melalui Pakaian Adat Gagrak pada Tradisi Kamis Pon di PAUD Yogyakarta

    No full text
    Tradisi penggunaan pakaian adat Gagrak Yogyakarta pada hari Kamis Pon telah diterapkan secara rutin di lembaga PAUD sebagai upaya pelestarian budaya, namun integrasinya dalam pembelajaran belum sepenuhnya bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pemakaian pakaian adat Gagrak dalam tradisi Kamis Pon menjadi media penghayatan nilai luhur budaya dan perjuangan bangsa pada anak usia dini. Menggunakan pendekatan kualitatif etnografi pendidikan, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara etnografis, dan dokumentasi di empat lembaga PAUD di Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan berpakaian adat secara konsisten menumbuhkan nilai sopan santun, kedisiplinan, kemandirian, dan identitas budaya lokal melalui praktik fisik seperti sikap ngapurancang, duduk timpuh, dan menjaga kerapian. Tradisi ini memperkuat karakter anak melalui pengalaman embodied yang menghubungkan simbol budaya dengan tindakan konkret serta didukung oleh kegiatan budaya lain seperti bahasa Jawa, seni, dan permainan tradisional. Penelitian ini menegaskan bahwa tradisi Kamis Pon merupakan strategi pedagogis efektif untuk menginternalisasikan nilai budaya dan semangat perjuangan bangsa pada anak usia dini

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇