Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Not a member yet
2414 research outputs found
Sort by
Implementasi Project Based Learning dalam Pembelajaran IPAS Sekolah Dasar
Kajian ini bertujuan menganalisis implementasi Project Based Learning (PjBL) sebagai strategi pembelajaran dalam memperkuat Profil Pelajar Pancasila pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah dan mensintesis hasil penelitian empiris yang dipublikasikan pada periode 2020–2025 di jurnal nasional dan internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan PjBL yang terintegrasi dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) secara konsisten berdampak positif terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, kreativitas, kemandirian, serta penguatan nilai-nilai sosial peserta didik. Berbagai bentuk proyek kontekstual, seperti permainan edukatif digital, pengolahan limbah sederhana, dan kerja kelompok tematik, terbukti efektif dalam menumbuhkan enam dimensi utama Profil Pelajar Pancasila. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan PjBL sangat dipengaruhi oleh kesiapan guru dalam perancangan proyek, dukungan manajemen sekolah, serta pemanfaatan media pembelajaran yang inovatif. Secara praktis, kajian ini merekomendasikan guru IPAS untuk merancang proyek berbasis konteks lokal dan refleksi nilai Pancasila agar implementasi PjBL lebih optimal dalam Kurikulum Merdeka. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemetaan sistematis keterkaitan antara PjBL, P5, dan pembelajaran IPAS di sekolah dasar, yang belum banyak dikaji secara komprehensif dalam penelitian sebelumnya
Media Pohon Angka sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Lambang Bilangan Anak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Media Pohon Angka dalam meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan anak usia 5–6 tahun di TK ABA II Kota Padangsidimpuan. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart, dilaksanakan dalam dua siklus yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif menggunakan model Miles & Huberman serta perhitungan persentase perkembangan anak. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan anak dalam mengenal lambang bilangan, yang awalnya sebagian besar berada pada kategori Belum Berkembang di pra-siklus, meningkat pada Siklus I, hingga mencapai 86,7% pada kategori Berkembang Sesuai Harapan dan 13,3% pada kategori Berkembang Sangat Baik di Siklus II. Dengan pencapaian lebih dari 80%, Media Pohon Angka terbukti efektif. Temuan ini menegaskan bahwa guru dapat memanfaatkan Media Pohon Angka sebagai strategi pembelajaran numerasi awal sekaligus mengembangkan media pembelajaran kreatif lainnya
Buku Cerita Bergambar Berbasis Nilai Islam untuk Pembelajaran Regulasi Emosi Anak Usia Dini
Perkembangan emosi pada anak usia dini merupakan aspek dasar yang menentukan kemampuan anak dalam mengenali, mengekspresikan, serta mengelola emosi secara tepat dan adaptif. Keterbatasan media pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam menunjukkan perlunya pengembangan media yang selaras dengan karakteristik Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, memvalidasi, dan menguji efektivitas buku cerita bergambar berbasis nilai Islam sebagai media pendukung regulasi emosi anak usia 4–5 tahun. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE, melibatkan ahli media, ahli materi, guru PAUD, serta sepuluh anak kelompok A sebagai subjek uji coba. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi, angket praktikalitas, serta pretest dan posttest. Hasil validasi menunjukkan media sangat layak (93%) dan materi sangat layak (96,67%), dengan tingkat praktikalitas 92%. Uji efektivitas memperlihatkan peningkatan skor dari 50,8% menjadi 83%, didukung hasil uji Wilcoxon (Z = –2.807; p = 0.005) dan nilai N-Gain 0.7340 (kategori tinggi). Media ini terbukti layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan regulasi emosi anak usia dini
Strategi Internalisasi Nilai Karakter melalui Buku Cerita Bergambar di PAUD
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi internalisasi nilai karakter melalui buku cerita bergambar pada anak usia dini di Taman Kanak-kanak serta mengidentifikasi faktor pendukung keberhasilannya. Penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan data yang diperoleh dari 20 anak usia 5–6 tahun, 2 guru kelas, dan dokumen pembelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen, kemudian diuji keabsahannya dengan triangulasi sumber dan metode. Proses analisis dilakukan secara tematik untuk menemukan pola penerapan nilai karakter dan respons anak terhadap cerita bergambar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan buku cerita bergambar memfasilitasi penguatan nilai kejujuran, tanggung jawab, empati, dan kerja sama. Anak terlibat aktif dalam diskusi pasca membaca serta mampu menghubungkan isi cerita dengan pengalaman pribadi. Strategi ini didukung oleh pemilihan sepuluh judul buku sesuai tahap perkembangan anak, kriteria kesesuaian tema dengan nilai karakter, frekuensi pembelajaran dua kali per minggu selama delapan pertemuan, serta indikator observasi berupa perilaku anak dalam mengungkapkan pendapat, berbagi, dan membantu teman. Faktor lain yang memperkuat proses internalisasi mencakup peran guru dalam memfasilitasi diskusi, suasana kelas yang kondusif, serta keterlibatan orang tua dalam aktivitas membaca di rumah.
Manasik Haji PAUD untuk Dakwah Transformatif di Era Society 5.0
Penanaman nilai-nilai keislaman sejak usia dini merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter anak, terutama di era Society 5.0 yang menuntut integrasi antara kecerdasan digital dan nilai-nilai spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi kegiatan manasik haji sebagai media dakwah transformatif di TK El-Yamien 1 Tuban, yang dilaksanakan di lingkungan kampus IAINU Tuban dan dipandu oleh mahasiswa Prodi Manajemen Dakwah. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk menggali proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta evaluasi kegiatan berdasarkan prinsip-prinsip manajemen dakwah. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan guru, mahasiswa pendamping, dan orang tua, serta dokumentasi visual kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan manasik haji di lembaga tersebut tidak hanya berfungsi sebagai simulasi ibadah, tetapi juga sebagai sarana internalisasi nilai-nilai spiritual secara kontekstual dan menyenangkan. Kegiatan ini mengusung pendekatan dakwah bil hal, di mana mahasiswa tidak sekadar memberikan informasi, melainkan menjadi teladan melalui interaksi langsung yang menyentuh aspek afektif anak. Penggunaan media digital sederhana seperti video kisah Nabi Ibrahim dan QR code turut memperkuat adaptasi kegiatan terhadap kebutuhan generasi digital native. Kolaborasi antara lembaga PAUD dan institusi pendidikan tinggi juga mencerminkan model sinergi kelembagaan yang efektif dalam penguatan pendidikan Islam anak usia dini.
Pernikahan Antar Etnis: Studi Kasus Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar
Pernikahan antar etnis di wilayah multikultural seperti Polewali Mandar menghadirkan dinamika adaptasi budaya yang menarik untuk dikaji karena melibatkan pertemuan nilai, praktik, dan sistem sosial yang berbeda dalam satu ruang keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk adaptasi sistem dan faktor yang memengaruhi pernikahan antar etnis serta menganalisis hubungan timbal balik dan pertukaran nilai yang terbentuk di antara pasangan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 10 pasangan dari etnis Mandar, Bugis, Jawa, dan Toraja yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi dilakukan melalui penyesuaian tata cara perkawinan, negosiasi keluarga, integrasi simbolik, pola komunikasi, dan kompromi peran, sementara hubungan timbal balik tampak pada saling memengaruhi, peleburan nilai budaya, penggunaan simbol etnis, dan terbentuknya harmoni keluarga yang mendorong akulturasi dalam kehidupan sehari-hari. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat pemahaman tentang interaksi lintas budaya dalam institusi keluarga, sedangkan secara praktis memberikan masukan bagi lembaga sosial dan pemerintah untuk merancang strategi penguatan integrasi sosial di masyarakat multietni
Pengaruh Media Pembelajaran Games Book terhadap Minat Membaca Peserta Didik di Sekolah Dasar
Minimnya minat membaca siswa menjadi permasalahan serius yang dapat menghambat proses belajar dan perkembangan anak, serta berdampak pada rendahnya kualitas sumber daya manusia di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media games book terhadap minat membaca peserta didik kelas III A SDN 064995 Medan. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Quasy eksperimen untuk mengukur pengaruh media Games Book dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Pendekatan kuantitatif dilakukan melalui pengumpulan dan analisis data numerik untuk menguji hipotesis serta mengidentifikasi pola, hubungan, atau perbedaan antar variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara penggunaan media Games Book terhadap minat membaca siswa kelas III A SDN 064995 Medan. Hal ini dibuktikan melalui pengujian hipotesis yang menghasilkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima yang dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh media pembelajaran games book terhadap minat membaca siswa
Metode Symbolic Play untuk Meningkatkan Kosakata Reseptif Anak Down Syndrome
Anak dengan Down Syndrome cenderung mengalami keterbatasan kosakata reseptif yang berdampak pada keterlibatan mereka dalam pembelajaran di pendidikan anak usia dini inklusif. Kondisi ini menuntut pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan kognitif anak Down Syndrome. Metode Symbolic Play merupakan pendekatan bermain pura-pura yang mendorong anak mengaitkan objek, tindakan, dan makna yang berlangsung secara lebih alami dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Symbolic Play terhadap kemampuan kosakata reseptif anak Down Syndrome usia 4–8 tahun di Kota Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif pre-eksperimental dengan desain one-group pretest–posttest. Teknik total sampling diterapkan pada 10 anak dalam 10 sesi intervensi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan kosakata reseptif setelah penerapan metode Symbolic Play, yang didukung oleh hasil uji statistik dengan nilai p = 0,028 (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa Symbolic Play layak diterapkan sebagai pendekatan intervensi yang mendukung peningkatan bahasa reseptif, menstimulasi pemahaman makna dan penguatan kosakata, serta berkontribusi pada pratik terapi wicara dan praktik pembelajaran inklusif anak usia dini
Implementasi Program Computer Class dalam Stimulasi Perkembangan Anak Usia Dini
Perkembangan teknologi digital menuntut anak usia dini tidak hanya dikenalkan pada komputer, tetapi juga diarahkan untuk memanfaatkannya secara positif dan aman. Penelitian ini menggali secara mendalam tentang program computer class di TK Islam Harapan Mulia dengan pendekatan kualitatif studi kasus melalui wawancara mendalam dan analisis Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa computer class mendukung penguasaan keterampilan dasar komputer sekaligus menstimulasi perkembangan kognitif, bahasa, motorik halus, dan sosial-emosional anak usia dini. Guru berperan sebagai fasilitator utama dalam merancang pembelajaran terintegrasi dan menjaga keamanan digital. Meski menghadapi keterbatasan sarana, keraguan orang tua, dan karakteristik konsentrasi anak, program ini terbukti efektif mempersiapkan anak menghadapi era digital. Keberhasilan sangat ditentukan oleh sinergi sekolah dan orang tua dalam membangun literasi teknologi sejak dini
Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Canva untuk Meningkatkan Hasil Belajar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media Canva. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian siswa kelas IV SD Negeri Biro Palu yang berjumlah 31 orang siswa yang terdiri dari 16 orang laki-laki dan 15 orang perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar siswa, lembar observasi aktivitas guru, dan lembar observasi aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukan terdapat peningkatan pada aktivitas guru, siswa yang berdampak pada meningkatnya hasil belajar siswa melalui model pembelajaran problem based learning berbantuan canva Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi guru untuk mendukung peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran problemd based learning berbasis media canva