Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan
Not a member yet
    168 research outputs found

    INOVASI DAKON GEOMETRI DALAM MENSTIMULASI KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI ANAK USIA DINI

    Full text link
    Children aged 4-5 years need to be introduced to the geometry as a provision for further education. But in reality there are still many children aged 4-5 years who are not yet able to recognize geometric shapes (circles, triangles, and quadrilateral) due to the lack of attractive media use in the learning of children aged 4-5 years, especially in understanding geometric shapes. Therefore, the purpose of this study is to provide a media innovation that is appropriate and effective geometry to stimulate children aged 4-5 years in recognizing geometric shapes (circles, triangles and rectangles). This type of research uses Borg and Gall research and development. Material validation test results showed a score of 87% with a good category, while the product validation test results obtained a score of 80% with a good category so that the geometry taxis are worth testing. The results of large group trials using the mann whitney u-test in the experimental group were 4.6, whereas in the control group it was 3.4 and the average achievement score of the large group trial results reached 90.31%. Therefore, it can be concluded that the innovation of geometry is declared feasible and effective to stimulate the ability of children aged 4-5 years to recognize geometric shapes. AbstrakAnak usia 4-5 tahun perlu dikenalkan bentuk geometri sebagai bekal untuk pendidikan selanjutnya. Namun pada kenyataannya masih banyak anak usia 4-5 tahun yang belum bisa mengenal bentuk geometri (lingkaran, segitiga, dan segiempat) karena kurangnya pemanfaatan media yang menarik pada pembelajaran anak usia 4-5 tahun khususnya dalam memahami bentuk geometri. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah memberikan inovasi media dakon geometri yang layak dan efektif untuk menstimulasi anak usia 4-5 tahun dalam mengenal bentuk geometri (lingkaran, segitiga, dan segiempat). Jenis penelitian ini menggunakan  research and development Borg and Gall. Hasil uji validasi materi menunjukkan skor 87% dengan kategori baik, sedangkan hasil uji validasi produk diperoleh skor 80% dengan kategori baik sehingga dakon geometri layak untuk diujicobakan. Hasil uji coba kelompok besar menggunakan uji mann whitney u-test pada kelompok eksperimen sebesar 4,6 sedangkan pada kelompok kontrol sebesar 3,4 dan rata-rata pencapaian skor hasil uji coba kelompok besar mencapai 90,31%. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa inovasi dakon geometri dinyatakan layak dan efektif untuk menstimulasi kemampuan anak usia 4-5 tahun dalam mengenal bentuk geometri

    PENGEMBANGAN PROGRAM PEMBINAAN LITERASI MEDIA BAGI SISWA TUNARUNGU

    Full text link
    This study aims to produce a media literacy development program for deaf students in schools. The deaferation behavior of deaf students at school so far has not been able to show their ability to use media as a tool for literacy, learning resources, and there is no follow up after the activity takes place. Media literacy is needed by deaf students because various information can be obtained from technology media. Development of media literacy is done with the aim that students with hearing impairment: (1) are able to utilize the media for positive activities and use media properly and appropriately, and (2) have provision in lifelong learning. The method used is Research & Development (R&D) with 10 stages. Instruments to determine the level of media literacy ability of deaf students and their activeness using daily reading journals are interviews, observation, and documentation. The results showed that media literacy coaching could increase student awareness of using media as a means of literacy. The results of the material validation state that the product developed is "feasible" to be used. Likewise, the results of the validation carried out by special education experts. Instruments for media literacy activities were provided to determine the level of (1) the ability of the media literacy of deaf students, and (2) the use of daily reading journals for the activity of deaf students in literacy activities. From the results of the study, it can be concluded that the media literacy development program is strongly recommended to be applied in every learning with the aim of being able to add to the learning experience of deaf students in collaborating language skills and technology media in each field. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan program pembinaan literasi media siswa tunarungu di sekolah. Perilaku berliterasi siswa tunarungu di sekolah sejauh ini belum mampu menunjukkan kemampuannya dalam memanfaatkan media sebagai alat untuk melakukan literasi, sumber belajar, dan belum adanya tindak lanjut setelah kegiatan berlangsung. Literasi media diperlukan siswa tunarungu karena berbagai informasi dapat diperoleh dari media teknologi. Pembinaan literasi media dilakukan dengan tujuan agar siswa tunarungu: (1) mampu memanfaatkan media untuk kegiatan yang bersifat positif dan menggunakan media dengan baik dan tepat, dan (2) memiliki bekal dalam pembelajaran sepanjang hayat. Metode yang digunakan yakni Research & Development (R&D) dengan 10 tahapan. Instrumen untuk mengetahui tingkat kemampuan literasi media siswa tunarungu dan keaktifannya menggunakan jurnal membaca harian adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan literasi media mampu meningkatkan kesadaran siswa menggunakan media sebagai sarana literasi. Hasil validasi materi menyatakan bahwa produk yang dikembangkan adalah “layak” digunakan. Demikian juga dengan hasil validasi yang dilakukan oleh ahli pendidikan luar biasa. Instrumen untuk kegiatan literasi media diberikan guna mengetahui tingkat (1) kemampuan literasi media siswa tunarungu, dan (2) penggunaan jurnal membaca harian untuk keaktifan siswa tunarungu dalam kegiatan literasi. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa program pembinaan literasi media sangat disarankan diterapkan dalam setiap pembelajaran dengan tujuan mampu menambah pengalaman belajar siswa tunarungu dalam mengkolaborasikan keterampilan berbahasa dan media teknologi di setiap bidang

    REFLECTIVE MODUL BERBASIS CHILD FRIENDLY SCHOOL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI DAN KARAKTER SISWA

    Full text link
    Welcoming the Golden Generation 2045 program the Indonesian government envisions the literacy movement in schools as an effort to improve the literacy abilities and character of students. The problem in the field is the lack of types of student reading that are able to develop students 'thinking power and character, therefore this study aims to produce reflective module development products based on child friendly schools that are fit for use by fifth grade elementary school students in school literacy activities as a means of increasing students' literacy abilities and character. The type of research used is Research and Development (RnD) research, referring to the type of research developed by Borg and Gall. The subjects of the study were the fifth grade 73 students at SDN Tegalrejo 3 and SDN Bangirejo 1. Collecting data through interviews, observations, questionnaires and response scales. The analysis technique used is descriptive analysis. The results showed that the child friendly school-based reflective module products met the eligibility criteria by referring to the results of the questionnaire validation by media experts and material experts as well as the scale of responses of teachers and fifth grade elementary school students. AbstrakMenyongsong program Generasi Emas 2045 pemerintah Indonesia mencangangkan adanya gerakan literasi di sekolah sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan dan karakter siswa. Permasalahan dilapangan adalah kurangnya jenis bacaan siswa yang mampu mengembangkan daya pikir dan karakter siswa oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk pengembangan reflective modul berbasis child friendly school yang layak digunakan oleh siswa kelas V SD dalam kegiatan literasi sekolah sebagai sarana meningkatkan kemampuan literasi dan karakter siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Research and Development (RnD) mengacu pada jenis penelitian yang dikembangkan oleh Borg and Gall. Subjek penelitian adalah 73 siswa kelas V SD di SDN Tegalrejo 3 dan SDN Bangirejo 1. Pengumpulan data melalui wawancara,observasi,angket dan skala respon. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk reflective modul berbasis child friendly school memenuhi kriteria kelayakan dengan mengacu pada hasil validasi angket oleh ahli media dan ahli materi serta skala respon guru dan siswa kelas V SD

    PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) SESUAI KURIKULUM 2013

    Full text link
    This research is a development research that is intended to produce innovative ICT-based learning development service models that are in line with the 2013 Curriculum through distance assistance. Based on the preliminary survey, it was obtained that teachers still face many difficulties in applying innovative learning models. This condition is the reason for the importance of this research. The development steps include: needs analysis, design, preparation of materials, making examples of lesson plans, application development, and application trials. From the results of the needs analysis, it was found that (1) in general teachers had tried to apply innovative learning models according to the demands of the 2013 curriculum even though they were still experiencing difficulties, (2) there was still a lack of examples and training in the implementation of innovative learning models caused the teacher's weak understanding of the concept innovative learning, (3) teachers still need additional knowledge and guidance in the application of innovative learning, (4) teachers also declare they are ready to utilize innovative learning assistance applications if available, and (5) teachers of Learning House Ambassadors (DRB) state their readiness to help other teachers overcome the difficulties of developing innovative learning models. In this research development, innovative learning development tutorial materials have been produced, both in the form of text and video media, examples of innovative lesson plans, and application 01 version of innovative learning assistance services that can be accessed via the website; sibatik.kemdikbud.go.id/inovatif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang dimaksudkan untuk menghasilkan model layanan pengembangan pembelajaran inovatif berbasis TIK yang sesuai Kurikulum 2013 melalui pendampingan jarak jauh. Berdasarkan survei awal diperoleh informasi bahwa para guru masih banyak menghadapi kesulitan dalam menerapkan model-model pembelajaran inovatif. Kondisi yang demikian inilah yang menyebabkan pentingnya dilaksanakan penelitian ini. Langkah-langkah pengembangan mencakup: analisis kebutuhan, perancangan, penyiapan bahan, pembuatan contoh rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), pengembangan aplikasi, dan uji coba aplikasi. Dari hasil analisis kebutuhan diperoleh informasi bahwa (1) secara umum guru sudah berusaha menerapkan model pembelajaran inovatif sesuai tuntutan Kurikulum 2013 sekalipun  masih mengalami kesulitan, (2) masih dirasakan kurangnya contoh-contoh dan pelatihan implementasi model pembelajaran inovatif menyebabkan masih lemahnya pemahaman guru terhadap konsep pembelajaran inovatif, (3) guru masih memerlukan tambahan pengetahuan dan bimbingan dalam penerapan pembelajaran inovatif, (4) guru juga menyatakan siap untuk memanfaatkan aplikasi pendampingan pembelajaran inovatif apabila tersedia, dan (5) guru Duta Rumah Belajar (DRB) menyatakan kesiapannya membantu guru lainnya mengatasi kesulitan mengembangkan model-model pembelajaran inovatif. Dalam penelitian pengembangan ini telah dihasilkan bahan tutorial pengembangan pembelajaran inovatif, baik dalam bentuk teks maupun media video, contoh-contoh  RPP inovatif, dan aplikasi versi 01 layanan pendampingan pembelajaran inovatif yang dapat diakses melalui laman; sibatik.kemdikbud.go.id/inovatif

    PERSEPSI SISWA TERHADAP PEMANFAATAN MEDIA KAHOOT DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA

    Full text link
    Learning media is one of the key factors affecting the success of the learning process. Selecting and using appropriate and attractive media will have a positive impact on student learning success. Unfortunately, the use of educational me-dia, particularly those based on information and communi-cation technology (ICT) for Indonesian language learning, is still not widely practiced in Palangka Raya Christian Mid-dle School. The aim of this study is to identify students' per-ceptions of Indonesian language lessons using Kahoot media (a game-based learning application). Twenty five respond-ents selected for the purpose of sampling, a questionnaire was provided via google form. Data were analyzed using an independent sample t-test to determine Kahoot media's level of usefulness in Indonesian language learning. Integrating the use of ICT, especially smartphones, to learn Indonesian in the classroom can add positive energy to students, which in turn increases student motivation, student engagement and academic success. AbstrakMedia pembelajaran menjadi salah satu faktor krusial yang berpengaruh terhadap keberhasilan proses pem-belajaran. Pemilihan dan pemanfaatan media yang te-pat dan menarik akan berdampak positif terhadap keberhasilan belajar siswa. Sayangnya, pemanfaatan media pembelajaran terutama yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk pembelajaran Bahasa Indonesia masih belum banyak dilakukan di SMP Kristen Palangka Raya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa terhadap pelajaran Bahasa Indonesia yang memanfaatkan media Kahoot (sebuah aplikasi game-based learning). Dengan 25 re-sponden yang dipilih secara pusposive sampling, diberi-kan angket melalui google form. Data dianalisis dengan independent sample t-test guna mengetahui tingkat kebermanfaatan media Kahoot dalam proses pembelaja-ran Bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir semua siswa memiliki persepsi yang baik (48% Sangat Baik; 44% Baik) terhadap pemanfaatan media Kahoot dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Pengintegrasian pemanfaatan TIK khususnya smartphone di dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas dapat menambah energi positif siswa yang pada akhirnya meningkatkan motivasi, keterli-batan/keaktifan, dan keberhasilan akademik siswa

    PENGEMBANGAN BUKU SISWA BERTEMA CUACA MENGGUNAKAN METODE FOUR STEPS TEACHING MATERIAL DEVELOPMENT

    Full text link
    The teaching and learning process is built on three interaction aspects such as the interaction among the teachers, students, and learning sources. To ease this process, the teacher can make their own teaching material that will be used in learning process. This research aims to develop weather theme students’ book by using Four Steps Teaching Material Development (4STMD) method. The research method used was Research and Development (R&D). This students’ book consists of 5 sub-themes such as substance characteristics, interaction of organisms and their environment, temperature and heat, pollution and global warming. This book was developed by using 4STMD method through four stages such as selection, structurization, characterization, and didactic reduction. The feasibility test results show that the student book has complete material based on basic competencies and indicators, has accurate, actual and integrated material. Besides the student’s book that was developed also has aspects of legibility, language rules and language logic that is appropriate, presented attractively and has a layout and design that is feasible to be used. Overall the students’ perception on the usage and result of this students’ book development is positive. ABSTRAKProses belajar mengajar dibangun oleh tiga aspek interaksi. Interaksi tersebut adalah interaksi antara pendidik, peserta didik dan sumber belajar. Untuk memudahkan proses tersebut, guru dapat membuat sendiri bahan ajar (buku) yang akan digunakan dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku siswa bertema Cuaca  dengan metode Four Steps Teaching Material Development (4STMD) dan menganalisis kelayakan serta persepsi siswa terhadap buku siswa yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D). Buku siswa ini terbagi atas 5 sub tema yaitu karakteristik zat, interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya, suhu dan kalor, pencemaran dan pemanasan global. Buku ini dikembangkan dengan metode 4STMD melalui empat tahap, yaitu seleksi, strukturisasi, karakterisasi dan reduksi didaktik. Hasil Uji Kelayakan menggambarkan bahwa buku siswa memiliki cakupan materi yang lengkap berdasarkan Kompetensi Dasar dan indikator, memiliki materi akurat, mutakhir serta terpadu. Selain itu buku dikembangkan juga memiliki aspek keterbacaan, kaidah bahasa dan logika bahasa yang baik, disajikan dengan menarik dan memiliki tata letak serta desain yang layak digunakan. Adapun persepsi siswa terhadap penggunaan dan hasil pengembangan buku siswa, secara keseluruhan bernilai positif

    MEDIA PEMBELAJARAN MENULIS PUISI BERBASIS APLIKASI ANDROID UNTUK SISWA SMA

    Full text link
    Poetry writing activities are still considered difficult by students. The learning media used have not been able to support learning activities on poetry material. Therefore, this study aims to produce  Android-based learning media on poetry material for high school subjects. This research method adapts the ADDIE model to design a system in learning. The instruments in this study used media validation sheets and material validation sheets. The results of this study indicate that the learning media based on an Android applications is declared appropriate for use in learning. The feasibility is evidenced by the result of the assessment of media experts and material experts who state that the learning media is very accomodating and qualified. Based on these result, instructional media for writing poetry is recommended to be develop in other materials in bahasa Indonesia. AbstrakKegiatan menulis puisi masih dianggap sulit oleh siswa. Media pembelajaran yang digunakan selama ini belum mampu menunjang kegiatan pembelajaran pada materi puisi. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan sebuah media pembelajaran berbasis aplikasi android pada materi puisi untuk siswa kelas X SMA. Metode penelitian ini mengadaptasi model ADDIE untuk merancang sebuah sistem dalam pembelajaran. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar validasi media dan lembar validasi materi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran menulis puisi berbasis aplikasi android dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran. Kelayakan tersebut dibuktikan dari hasil penilaian pakar media dan pakar materi yang menyatakan bahwa media pembelajaran  sangat  akomodatif dan berkualitas. Berdasarkan hasil tersebut, media pembelajaran menulis puisi berbasis aplikasi direkomendasikan untuk dikembangkan pada materi lainnya dalam mata pelajaran bahasa Indonesia.

    PENGEMBANGAN BAHAN BELAJAR FLIPBOOK PADA MATERI REDOKS DAN ELEKTROKIMIA BERBASIS PENDEKATAN STEM-PjBL BERBANTUAN VIDEO PEMBELAJARAN

    Full text link
    In high school, chemistry learning there are redox and electrochemistry topics that equip students knowledge about the development of science and technology. Redox and electrochemistry learning topics will be more effective and efficient if students learn independently through learning materials developed by the educator so that students master the competencies that have been determined. In addition, educators are required to be skilled in the use of 21st century media and technology, such as learning materials that are packaged in e-books. So far, learning materials that have not been integrated into the Science Technology Engineering and Mathematics-Project Based Leaning (STEM-PjBL) learning model have not been developed. At present, STEM-PjBL research is a trending topic. The purpose of this study was to develop and determine the feasibility of flipbook teaching materials on redox and electrochemistry materials based on the STEM-PjBL approach assisted with learning videos. The development method used in this study is the Brog and Gall development model which is limited to five stages. The result of this research and development is a product in the form of learning materials which refers to the syllabus of the 2013 curriculum. This product is the result of the validation of a chemist (lecturer) and two chemistry teachers on lesson material learning. The results of validation are 92.71% and 92.78% respectively, which means that the product produced is very feasible. Readability test conducted on 30 students of SMAN 3 Sidoarjo obtained an average percentage of eligibility of 98.30% with very feasible criteria. So, the development of this flipbook has fulfilled the needs and high usage feasibility. AbstrakPada pembelajaran Kimia SMA, terdapat materi pelajaran redoks dan elektrokimia yang ditujukan untuk membekali siswa dengan pengetahuan tentang perkembangan sains dan teknologi. Pembelajaran materi redoks dan elektrokimia akan lebih efektif dan efisien jika siswa belajar mandiri melalui bahan belajar yang dikembangkan sendiri oleh pendidik agar siswa menguasai kompetensi yang telah ditentukan. Selain itu, pendidik dituntut juga untuk terampil dalam penggunaan media dan teknologi abad 21 ini, seperti bahan belajar yang dikemas dalam bentuk e-book. Selama ini, belum dikembangkan bahan belajar yang terintegrasi ke dalam model pembelajaran Science Technology Engineering and Mathematics-Project Based Leaning (STEM-PjBL). Saat ini, penelitian STEM-PjBL menjadi trending topic. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan bahan ajar flipbook pada materi redoks dan elektrokimia berbasis pendekatan STEM-PjBL berbantuan video pembelajaran. Metode pengembangan yang digunakan di dalam penelitian ini adalah model pengembangan Brog dan Gall yang terbatas sampai lima tahap. Hasil dari penelitian dan pengembangan ini adalah sebuah produk yang berupa bahan belajar yang mengacu pada silabus Kurikulum 2013. Produk ini merupakan hasil validasi seorang ahli kimia (dosen) dan dua orang guru kimia terhadap bahan belajar RPP. Hasil validasi secara berturut-turut menunjukkan persentase 92,71% dan 92,78% yang berarti produk yang dihasilkan sangat layak. Uji coba keterbacaan produk yang dilakukan terhadap 30 siswa SMAN 3 Sidoarjo diperoleh rata-rata persentase kelayakan sebesar 98,30% dengan kriteria sangat layak.  Jadi, pengembangan bahan belajar flipbook ini telah memenuhi kebutuhan dan kelayakan pemakaian yang tinggi

    PENGEMBANGAN DAN KELAYAKAN MULTIMEDIA BERBASIS ANDROID UNTUK PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI ISLAMIC BOARDING SCHOOL BINA UMAT

    Full text link
    This study aims to: (1) develop multimedia for android applications for teachers (non-diniyah); (2) know the feasibility of  the product; This research and development was carried out at the Islamic Boarding School in Bina Umat Setran, Sumberarum, Moyudan, Sleman, Yogyakarta. This study involved 20 non-diniyah teachers for the initial ability test and media effectiveness test using questionnaires. The development process android based multimedia  involved 2 media experts and 1 material expert. Data were analyzed by using quantitative data analysis with descriptive statistics. The results of this study is android-based application products. The developed product was declared feasible to use based on the assessment of media experts and material experts with values of 4.23 (very high) and 4.59 (very high), and material expert 4.44 (very high), so the product could be stated feasible to improve teacher in learning Arabic. AbstractPenelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan produk aplikasi multimedia berbasis Android untuk guru (non diniyah); dan (2) mengetahui kelayakan produk yang dikembangkan. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research and development) yang dilakukan di Islamic Boarding School Bina Umat Setran, Sumberarum, Moyudan, Sleman, Yogyakarta. Dalam penelitian melibatkan 20 orang guru non-diniyah untuk uji kemampuan awal dan uji efektivitas media dengan menggunakan kuesioner. Proses pengembangan multimedia berbasis android melibatkan 2 orang ahli media dan 1 orang ahli materi, untuk mengetahui kelayakan produk dengan menggunakan angket. Data dianalisis dengan menggunakan analisis data kuantitatif dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian ini adalah aplikasi berbasis android. Produk yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan berdasarkan penilaian dari ahli media dan ahli materi dengan nilai masing-masing 4,23 (sangat tinggi) dan 4,59 (sangat tinggi), serta penilaian ahli materi dengan nilai 4,44 (sangat tinggi). Dengan demikian, produk dapat dinyatakan layak untuk pembelajaran guru mata pelajaran bahasa Arab (non-diniyah)

    PENGEMBANGAN MEDIA KERETA BUDAYA UNTUK MENANAMKAN KARAKTER CINTA TANAH AIR SISWA KELAS IV SD

    Full text link
    This research aims to produce a learning media. The product is about “a train culture” which can be used properly as a learning material of cultural diversity to embed nationalism character for fourth grade students of SD N Golo Yogyakarta. This research’s using Research and Development (RnD) Borg and Gall model. The data resources were collected from interview, observation, and questionnaire. This product was passed planning step, validation step (by two experts), and trial steps. Final validation by material expert got average score 4,3 with ‘very high’ validity and quality. Final validation by media expert got average score 5 with ‘very high’ validity and quality. Initial field trials were conducted on 3 students and 1 teacher in class IV B, while the main field test was conducted on 12 students and 1 teacher in class IV A, SD N Golo Yogyakarta. Preliminary field testing result got average score 4,2 in teacher testing ‘very high’ validity and quality, and got average score 4,38 in student testing ‘very high’ validity and quality. Main field testing result got average score 4,8 in teacher testing ‘very high’ validity and quality, and got average score 4,36 in student testing ‘very high’ validity and quality. So, overall, this media train of culture can be used properly into a social science lessons. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran Kereta Budaya (train of culture) yang layak digunakan pada materi keberagaman budaya Indonesia sebagai upaya untuk menanamkan karakter cinta tanah air bagi siswa kelas IV SDN Golo Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model yang dikembangkan Borg & Gall. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, studi pustaka, dan angket. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran Kereta Budaya layak digunakan dan mempunyai kualitas tinggi sehingga dapat digunakan di Sekolah Dasar. Hasil validasi materi memperoleh skor rata-rata 4,3 memiliki tingkat validitas dan kualitas “sangat tinggi”. Hasil validitas terakhir dari segi media, memperoleh skor rata-rata 5 (memiliki tingkat validitas dan kualitas “sangat tinggi”). Uji coba lapangan awal dilakukan kepada 3 siswa dan 1 guru kelas IVB; sedangkan uji coba lapangan utama dilakukan kepada 12 siswa dan 1 guru kelas IVA SDN Golo Yogyakarta. Hasil uji coba lapangan awal kepada guru memperoleh skor rata-rata 4,2 (tingkat validitas dan kualitas “sangat tinggi”; sedangkan kepada siswa memperoleh skor rata-rata 4,38 (tingkat validitas dan kualitas “sangat tinggi”). Hasil uji coba lapangan utama kepada guru memperoleh skor rata-rata 4,8 (tingkat validitas dan kualitas “sangat tinggi”); sedangkan kepada siswa memperoleh skor rata-rata 4,36 (tingkat validitas dan kualitas “sangat tinggi”).

    159

    full texts

    168

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇