Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan
Not a member yet
    168 research outputs found

    EVALUASI PENYIARAN BAHAN SIAR RADIO EDUKASI DI RADIO MITRA

    Full text link
    This study aims to determine the response of listeners for the material broadcast of Radio Edukasi, technical problems encountered, and what solutions and innovations that can be done from the radio partner. This type of research is the evaluation reasearch. The method used is the focused group discussion, with a population of 10 radio BPMRP Kemdikbud partners. Evaluation results show that: 1) the response of the listeners Radio Edukasi’s broadcasting materials showed positive appreciation for a diversity of Radio Edukasi’s broadcast material, especially story telling program; 2) technical problem faced by them is the radio partner difficulties in downloading the material broadcast via Radio Edukasi’s website. Constraints of the sudden event of local governments sometimes also shifted Radio Edukasi’s broadcasting materials, and 3) solutions and innovations that can be done is to improve the quality and increase the quantity of Radio Edukasi’s broadcast material AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan pendengar tentang penyiaran bahan siar Radio Edukasi, problem teknis yang dihadapi, dan apa solusi serta inovasi yang dapat dilakukan oleh radio mitra. Jenis penelitian ini adalah penelitian evaluasi. Metode yang digunakan yaitu diskusi kelompok terfokus, dengan populasi 10 radio mitra BPMRP Kemdikbud. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa: 1) tanggapan pendengar tentang bahan siar Radio Edukasi menunjukkan apresiasi positif terhadap keragaman bahan siar Radio Edukasi, khususnya dongeng; 2) problem teknis yang dihadapi diantaranya adalah kesulitan radio mitra dalam mendownload bahan siar melalui website Radio Edukasi. Kendala yang lain yaitu adanya acara mendadak dari pemerintah daerah terkadang juga menggeser penyiaran bahan siar Radio Edukasi di radio mitra; dan 3) Solusi dan inovasiyang dapat dilakukan yaitu memperbaiki kualitas dan memperbanyak kuantitas bahan siar Radio Edukas

    PENERAPAN TEORI BELAJAR DAN DESAIN INSTRUKSIONAL DALAM PROGRAM MOBILE LEARNING

    Full text link
    Mobile Learning enables a learning dan its interaction between the user and the lesson. This article writer, then, offers a solution by applicating an effective foundations of educational theory for mobile learning and suggests a model for developing mobile learning based on the appropiate educational theory. Mobile learning developer should know the differences of approaches used in learning to take a proper learning strategy. The strategy is for motivating the learner, facilitating the learning process, forming the human intact, serving the individual difference, lifting up the meaningful learning, supporting learning interaction, giving the learning feedback, and facilitating contextual learning. Dealing to this case, the writer, then, describes the disciplines of the learning theory and its implementation into Design of Learning Strategy for mobile learning. There are three learning theories showed: 1) Behaviourism, 2) Cognitivism, 3)Constructivism. The implementation of the learning theories is on sub-field of Instructional System Desain. The Instructional System Desain involves analysis, design, development, application, and evaluation. Abstrak:Mobile Learning mempermudah belajar dan interaksi antara peserta didik dengan materi pelajaran. Penulis artikel ini menawarkan solusi dengan mengaplikasikan pondasi teori bidang pendidikan untuk perancangan materi Mobile Learning (Foundations of educational theory for mobile learning) yang efektif, dan menyarankan suatu model untuk mengembangkan pembelajaran Mobile Learning berdasar pada teori bidang pendidikan yang sesuai. Pengembang Mobile Learning harus mengetahui perbedaan pendekatan-pendekatan dalam belajar agar dapat memilih strategi pembelajaran yang tepat. Strategi pembelajaran harus dipilih untuk memotivasi para pebelajar, memfasilitasi proses belajar, membentuk manusia seutuhnya, melayani perbedaan individu, mengangkat belajar bermakna, mendorong terjadinya interaksi, memberikan umpan balik, memfasilitasi belajar kontekstual, dan mendorong selama proses belajar. Berkaitan dengan hal ini, penulis artikel ini kemudian mendeskripsikan prinsip-prinsip teori belajar dan implementasinya pada Desain Strategi Pembelajaran Mobile Learning. Ada 3 teori belajar yang penulis kemukakan pada artikel tersebut, yaitu: 1) Behaviorime; 2) Kognitivisme; dan 3) Kontruktivisme. Implementasi teori belajar ini berada pada subkawasan desain sistem pembelajaran. Desain sistem pembelajaran mencakup; penganalisaan, perancangan, pengembangan, pelaksanaan, dan penilaian

    PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR HIMPUNAN MELALUI PENGGUNAAN PORTAL RUMAH BELAJAR

    Full text link
    Students think that learning math is hard, and students do not want to learn math, then teachers must provide the appropriate medium for learning. The purpose of this research is to improve mathematics achievement in intersection set and union set by applying the Portal Rumah Belajar for Seventh Grade A SMP Muhammadiyah 1 Surabaya year 2012 - 2013. The design of the study is Classroom Action Research. In this study planned two cycles, and each cycle consisted of 4 steps, namely: (1) plan, (2) act, (3) observe, and (4) reflect. If students of Seventh Grade A SMP Muhammadiyah 1 Surabaya use Portal Rumah Belajar, they can increase their achievement. Students who pass the competency in the pre-action is 22 students or 73.3%, in cycle I, students who pass the competency is 23 students or 76.7%, and in cycle II students who pass the competency is 28 students or 93.3%. The ability of students increased from pre-action to the second cycle. Suggestions in this classroom action research is: Teachers should motivate students to learn by use innovative of instructional media. Teachers should have a paradigm that teachers are not the only source of learning. AbstrakMatematika pada umumnya dianggap peserta didik sebagai pelajaran yang sulit. Salah satu indikasinya adalah bahwa pada saat pelajaran Matematika, sebagian peserta didik cenderung kurang termotivasi untuk belajar. Oleh karena itu, guru harus mengupayakan kemudahan mem- pelajarinya melalui penggunaan media pembelajaran yang sesuai. Salah satu dari media yang dimaksudkan adalah Portal Rumah Belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar peserta didik Kelas VII A SMP Muhammadiyah 1 Surabaya tahun ajaran 2012-2013 di bidang pelajaran Matematika terutama mengenai materi irisan dan gabungan dua himpunan dengan menerapkan Portal Rumah Belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini mencakup dua siklus dan setiap siklus terdiri atas 4 langkah, yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Hasil penelitian mengungkapkan adanya peningkatan prestasi belajar peserta didik. Sebelum diberikan tindakan, hanya 22 peserta didik (73,3%) yang tuntas belajarnya. Kemudian, pada Siklus I, peserta didik yang tuntas sebanyak 23 peserta didik (76,7%), dan pada Siklus II, jumlah peserta didik yang tuntas sebanyak 28 peserta didik (93,3%). Tampaklah bahwa kualitas pembelajaran dari sebelum tindakan sampai dengan Siklus II terjadi peningkatan. Penelitian ini menyarankan agar guru mengelola kegiatan pembelajaran secara inovatif dengan menggunakan media pembelajaran agar peserta didik lebih termotivasi dan aktif untuk belajar. Guru hendaknya mengubah paradigma pembelajaran bahwa dirinya bukan lagi satu-satunya sumber belajar bagi peserta didik.

    PENGEMBANGAN PAKET PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MEMBUAT MANISAN NANGKA UNTUK PROGRAM KEAKSARAAN FUNGSIONAL MANDIRI

    Full text link
    One of the role of Instructional Technology is the provision of learning resources through the development. Especially in the Functional Literacy Programm (Program Keaksaraan Fungsional/KF) on Mandiri Level, study material that really designed for learning is not available yet. This study aims to develop skills learning package such as video learning and modules by taking a theme about making candied jackfruit. This is suitable with the implementation of the KF program that promotes life skills learning. The results revealed that the learning package of making candied jackfruit favored by 30 respondents of the student in Bougenvile Study Group, Medokan Semampir Village, Sukolilo, Surabaya. As new subjects, students learning outcomes perfome a very satisfactory theory and practice value.AbstrakSalah satu peran Teknologi Pembelajaran adalah penyediaan sumber-sumber belajar melalui kegiatan pengembangan (development). Namun untuk program Keaksaraan Fungsional (KF) Tingkat Mandiri, belum sepenuhnya tersedia sumber belajar yang dirancang khusus (by design) untuk pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Paket Pembelajaran Keterampilan (PPK) berupa modul dan video pembelajaran tentang membuat manisan nangka. Penelitian ini sesuai dengan kebutuhan Program KF yang mengutamakan pembelajaran life skills. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa paket pembelajaran modul dan video tentang membuat manisan nangka digemari oleh 30 orang responden warga belajar di Kelompok Belajar (Kejar) Bougenvile, Kelurahan Medokan Semampir, Sukolilo, Surabaya. Sebagai mata pelajaran baru, hasil belajar warga belajar menunjukkan nilai teori dan nilai praktek yang sangat memuaskan

    PEMANFAATAN MEDIA AUDIO PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (MAPAUD) NYANYIAN DALAM PEMBELAJARAN

    Full text link
    The purpose of this research to: 1) Describe MAPAUD Singing utilization, 2) Determine the level of student mastery against MAPAUD Singing program. The research was conducted in Sidoarjo, Semarang, Bandung, and Yogyakarta. Population of the study are early childhood teachers and students with a sample of 48 early childhood teachers and 244 students drawn at random. Data were collected through observation, interviews and questionnaires. Data were analyzed by descriptive qualitative. The results showed that: all kindergarten/early childhood of the subject of MAPAUD Singing utilization has been implementing learning by utilizing MAPAUD Singing utilization in accordance with the guidelines. In the level of student mastery of MAPAUD Singing program indicated that students were able to understand MAPAUD Singing.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk : 1) Mendeskripsikan pemanfaatan MAPAUD Nyanyian, 2) Mengetahui tingkat penguasaan siswa terhadap program MAPAUD Nyanyian. Penelitian ini dilaksanakan di Sidoarjo, Semarang, Bandung, dan Yogyakarta. Populasi dari penelitian adalah guru dan siswa PAUD dengan sampel sejumlah 48 guru dan 244 siswa PAUD yang diambil secara random. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara dan angket. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh TK/PAUD yang menjadi subyek pemanfaatan MAPAUD Nyanyian telah melaksanakan pembelajaran dengan memanfaatkan MAPAUD Nyanyian sesuai dengan pedoman pemanfaatannya. Dalam tingkat penguasaan siswa terhadap program MAPAUD Nyanyian ditunjukkan bahwa siswa mampu memahami MAPAUD Nyanyian

    UPAYA PENINGKATAN KINERJA GURU MELALUI PELATIHAN MENGGUNAKAN METODE GAMBAR PIKIRAN PLUS UNTUK MENINGKATKAN PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SD INKLUSIF

    Full text link
    This research focus on the implementation of mental imagery plus method in the teaching and learning in Inclusive schools. It has a purpose to know whether the method given to the teachers can improve the teachers performance so that the learning achievement of the students increased. In the second cycle the evidence shows that the method increases the teachers performance and students achievement. It was proven by the criteria of success of four aspects were reached. AbstrakPenelitian ini difokuskan pada penerapan pelatihan metode pembelajaran Gambar Pikiran Plus untuk guru pada pembelajaran di SD Inklusi yang bertujuan untuk mengetahui apakah pelatihan metode Gambar Pikiran Plus yang diberikan kepada guru dapat meningkatkan kinerja guru dalam mengatasi hambatan verbal yang dialami siswa tunarungu, autis dan tunagrahita sehingga prestasi belajar siswa meningkat. Pada siklus II diketahui bahwa pelatihan penggunaan metode Gambar Pikiran Plus terhadap guru dapat meningkatkan kualitas mengajar guru dan meningkatkan prestasi siswa. Hal ini dibuktikan dengan tercapainya keempat kriteria keberhasilan yang didukung hasil observasi terhadap kinerja guru dan perolehan prestasi belajar siswa

    FUNGSI, DAN PERAN MEDIA PEMBELAJARAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN BELAJAR SISWA

    Full text link
    The world of education today live in a media world, where learning activities have been moved towards the reduction of the delivery system with the lecture method of teaching material and replaced with the use of instructional media. More on learning activities that emphasize the competencies associated with process skills , then takes the role of instructional media. Good learning and creatively designed to take advantage of multimedia, within certain limits will be able to increase the likelihood of students to learn more imbibe what they learn, the better, and improve performance (performance) in order to improve student achievement of competencies. Media as an integral part of learning, these components need to get the attention of the teacher. The importance of the media in facilitating learners (learners), presentation tailored to the learning objectives set. The presence ofmedia in the learning process greatly help learners better understand the lessons. AbstrakDunia pendidikan dewasa ini hidup dalam dunia media, dimana kegiatan pembelajaran telah bergerak menuju dikuranginya sistem penyampaian bahan pengajaran dengan metode ceramah dan diganti dengan digunakannya media pembelajaran. Lebih-lebih pada kegiatan pembelajaran yang menekankan pada kompetensi-kompetensi yang terkait dengan keterampilan proses, maka dibutuhkan peranan media pembelajaran. Pembelajaran yang dirancang secara baik dan kreatif dengan memanfaatkan multimedia, dalam batas-batas tertentu akan dapat memperbesar kemungkinan siswa untuk belajar lebih banyak mencamkan apa yang dipelajarinya, lebih baik, dan meningkatkan penampilan (performance) siswa dalam rangka meningkatkan ketercapaian kompetensi. Media sebagai bagian integral pembelajaran, komponen ini perlu mendapatkan perhatian para guru. Pentingnya media dalam memfasilitasi peserta didik (pebelajar), penyajiannya disesuaikan dengan tujuan pembelajaran yang ditetapkan. Hadirnya media dalam proses pembelajaran sangat membantu pebelajar lebih memahami hal yang dipelajari

    PERKEMBANGAN DEFINISI DAN KAWASAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN SERTA PERANNYA DALAM PEMECAHAN MASALAH PEMBELAJARAN

    Full text link
    The formulation definition of intructional technologies has undergone several changes throughout history and development of the field scope and profession of intructional technologies. The  fields of intructional technologies include the design, development, utilization, management, assessment and research processes, and also learning resources and systems. Definition and the  field of intructional technology is theoretical study. The role of intructional technologies in solving learning problems is a practical and applied  field of study. It is associated with the use of intructional technologies in facilitating human learning. Both as knowledge discipline and study program or profession, intructional technology continues to experience rapid growth.AbstrakRumusan definisi teknologi pembelajaran telah mengalami beberapa kali perubahan, sejalan dengan sejarah dan perkembangan dari ruang lingkup bidang garapan dan profesi teknologi pembelajaran. Kawasan teknologi pembelajaran meliputi desain, pengembangan, pemanfaatan, pengelolaan, penilaian dan penelitian proses, sumber dan sistem untuk belajar. Definisi dan kawasan teknologi pembelajaran merupakan kajian teori. Peran teknologi pembelajaran dalam pemecahan masalah-masalah pembelajaran merupakan kajian praktis dan terapan. Artinya berkaitan dengan pemanfaatan teknologi pembelajaran dalam memfasilitasi belajar manusia. Teknologi pembelajaran baik sebagai disiplin ilmu, program studi maupun profesi terus mengalami perkembangan yang pesat

    159

    full texts

    168

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇