Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan
Not a member yet
168 research outputs found
Sort by
PENDAYAGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) DALAM PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN DAN MANAJEMEN SEKOLAH RINTISAN PENERAPAN KURIKULUM 2013
The rapid advancement of Information and Communication Technology (ICT) has affected the livelihood of the people and the nation of Indonesia. In 2006 , the Ministry of Education and Culture has responded ICT developments by incorporating the subjects of ICT into curriculum. ICT subjects was abolished from curriculum 2013. The purpose of this study is to find solutions for the utilization of ICT in the development of learning and school management pilot for the implementation of Curriculum 2013. Results of analyzes and studies note that although ICT is not a stand-alone subject, but ICT is expected to be utilized in the development of learning and pilot school management for implementation of Curriculum 2013. Forms of utilization of ICT among others: computer-based learning, blended e-learning, web-based learning, assessment of information and communication technology-based, digital libraries, and school database applications. The pilot school for the implementation of Curriculum 2013, which have adequate educational resources recommended that ICT teacher gives training and guidance and facilitation to other teachers and other eductors and learners to be able to utilize ICT in learning and school management optimally. AbstrakPesatnya kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah memengaruhi tatanan kehidupan masyarakat dan bangsa Indonesia. Tahun 2006, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan telah merespon perkembangan TIK dengan memasukkan mata pelajaran TIK ke dalam Kurikulum. Pada Kurikulum 2013, mata pelajaran TIK tersebut ditiadakan. Tujuan kajian ini untuk mencarikan solusi pendayagunaan TIK dalam pengembangan pembelajaran dan pengelolaan manajemen sekolah rintisan penerapan Kurikulum 2013. Hasil analisis dan kajian diketahui bahwa meskipun TIK tidak merupakan mata pelajaran yang berdiri sendiri, namun TIK diharapkan dapat didayagunakan pemanfaatannya dalam pengembangan pembelajaran dan manajemen sekolah rintisan penerapan Kurikulum 2013. Bentuk-bentuk pendayagunaan TIK tersebut antara lain: pembelajaran berbasis komputer, blended e-learning, pembelajaran berbasis web, penilaian berbasis TIK, perpustakaan digital, dan aplikasi database sekolah. Bagi sekolah rintisan penerapan Kurikulum 2013 yang memiliki sumber daya pendidikan memadai direkomendasikan agar guru TIK memberi pelatihan dan bimbingan serta fasilitasi kepada para guru lainnya dan tenaga kependidikan serta peserta didik agar mampu mendayagunakan TIK dalam pembelajaran dan manajemen sekolah secara optimal
ADAPTASI BRAIN GYM BERBASIS MULTIMEDIA UNTUK KONSENTRASI ANAK TUNAGRAHITA
A concentration is the most important factor in achieving the learning objectives.Children with intelectual disability encounter learning difficulties as they have intellectual sub normality which impact to their socially and mentally function, including the ability to concentrate. The omission of this problem can cause negative impact for the quality of life of children with intelectual disability. Therefore, a number of strategies to overcome this problem should be proposed. One of the useful solutions to help them is using the brain gym in the learning activities. This research aims to design an adaptation product of brain gym based on the multimedia approach that claim could improve the concentration ability among the childrenwith intelectual disability. The research design is developed basedon the Borg and Gall model (2003). This research result a video complete with the accompanying material. The video consists of 10 brain gym exercises which adapted from the brain gym introducedby Paul E. Denisson. The accompanying material is prepared to explain the brain gym exercises as demonstrated in the video. Based on the expert test and the field test, the product fulfils the goodness offit criteria. The result of expert test from the educational technology, the content (penjasorkes) and psychologist are 2,71; 2,75 and 2,68 respectively. Furthermore, the field test indicates the effectiveness of this product with the paired t-test is t = 3,433 > 1,833 and significance level equal to 0,05. In conclusion, the adaptation product of brain gym based on the multimedia approach can improve the concentration ability of children with intelectual disability. AbstrakSalah satu hal yang terpenting dalam mencapai tujuan belajar adalah konsentrasi. Bagi anak tunagrahita, aktivitas belajar memiliki hambatan karena anak tunagrahita mengalami subnormalitas dalam kecerdasan yang berdampak pada kemampuan fungsi sosial dan mentalnya termasuk konsentrasi. Hal ini jika dibiarkan akan berdampak negatif pada perkembangan kualitas hidup anak dikemudian hari. Berdasarkan hal tersebut perlu dicari solusi untuk mengatasinya, diantaranya adalah dengan menggunakan brain gym dalam kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk adaptasi brain gym berbasis multimedia yang dapat meningkatkan konsentrasi anak tunagrahita. Rancangan penelitian pengembangan menggunakan model Borg and Gal (2003). Penelitian ini menghasilkan produk berupa video dan bahan penyertanya.Isi video berupa tutorial 10 gerakan brain gym yang diadaptasi dari brain gym ciptaan Paul E. Denisson. Bahan penyerta dibuat untuk memperjelas seluruh gerakan brain gym yang ada pada video. Produk pengembangan adaptasi brain gym berbasis multimedia dinyatakan layak untuk digunakan berdasarkan uji ahli dan uji lapangan. Rata-rata penilaian dari 3 orang ahli yaitu ahli desain instruksional dengan nilai 2,71, ahli materi (penjasorkes) dengan nilai 2,75 dan psikolog dengan nilai 2,68. Hasil uji lapangan menunjukkan keefektifan produk adaptasi brain gym berdasarkan perhi tungan uji t dengan nilai t = 3,433 > 1,833 taraf signifikan 0,05. Kesimpulan penelitian pengembangan menunjukkan bahwa produk adaptasi brain gym berbasis multimedia dapat meningkatkan kemampuan konsentrasi anak tunagrahita
EVALUASI SISTEM PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) Online UNTUK PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN
Advancement of Information and Communication Technology (ICT) is currently carrying various changes in various areas of life, including field of education specifically on New Students Admissions (PPDB) online. This evaluation study aimed to assess or determine the effectiveness of the implementation of PPDB online for improving the quality of learning in Gorontalo City. This evaluation study used survey research methods, they are the questionnaire, interviews, and observations. The results of this evaluation study shows that PPDB online system has been proved able to realize PPDB services faster, orderly, easy, transparent, accountable, effective, and efficient to the public. In addition, this online system can guarantee PPDB process in accordance with the applicable rules (technical manual) so that a more equitable (fair), may reduce the risk of manipulation (KKN), and may encourage the mastery of ICT to the public,and can improve the quality of learning. Therefore, people are satisfied with the system PPDB online. PPDB online system that uses Web-based technology can be a model implementation PPDB in the education office and school in the future. AbstrakKemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi(TIK) saat ini membawa berbagai perubahan dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk bidang pendidikan khususnya penerimaan peserta didik baru (PPDB) secara online. Penelitian ini bertujuan untuk menilai atau mengetahui efektivitas penyelenggaraan PPDB online untuk peningkatan kualitas pembelajaran di Kota Gorontalo. Penelitian evaluasi ini menggunakan metode penelitian survei, dengan menggunakan instrumen kuesioner, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian evaluasi ini menunjukkan bahwa sistem PPDB online terbukti mampu untuk mewujudkan pelayanan PPDB yang lebih cepat, tertib, mudah, transparan, akuntabel, efektif, dan efisien kepada masyarakat. Selain itu, sistem online ini dapat menjamin proses PPDB sesuai dengan aturan yang berlaku (petunjuk teknis) sehingga lebih adil (fair), dapat mengurangi resiko terjadinya manipulasi (KKN), dan dapat mendorong peningkatan penguasaan TIK kepada masyarakat, serta dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Oleh karena itu, masyarakat merasa puas dengan sistem PPDB online. Sistem PPDB online yang menggunakan teknologi berbasis web ini dapat menjadi suatu model penyelenggaraan PPDB di dinas pendidikan dan sekolah pada masa depan
MEDIA PEMBELAJARAN: DARI KONSEPSI KE UTILISASI DAN PERMASALAHANNYA
The importance of the position / function of the media as an integral part of learning, it is important to get the attention of the teacher. Therefore, teachers should not only understand the concept of learning media, the type / variety, criteria and procedures as well as the election process, but also on the principle of utilization and possible problems. Media so that learning can be planned and used in an integrated and precise in learning activities, then in this paper will discuss criteria for the selection of media and the steps, use of media and the possibility of various problems to be faced. Some criteria for media selection are (1) compliance with the learning objectives to be achieved, (2) support the subject matter to be discussed, (3) practical, flexible, and easy to be used, (4) in accordance with the knowledge and skills of teachers to use it, ( 5) according to the characteristics and the number of goals that will use them (small, medium, or large), and (6) the quality or the technical quality of the type of media that will be used, (7) affordability of the financial capacity of the procurement, (8) the availability of instructional media needed in the market, and (9) is compatible with the device or the facilities available or already owned. AbstrakPentingnya kedudukan/fungsi media sebagai bagian integral dalam pembelajaran, perlu kiranya mendapatkan perhatian para guru. Oleh sebab itu, guru seyogianya tidak hanya memahami konsep tentang media pembelajaran, jenis/ragamnya, kriteria dan prosedur serta proses pemilihannya, tetapi juga mengenai prinsip pemanfaatannya dan kemungkinan permasalahan yang terjadi. Agar media pembelajaran dapat direncanakan dan dimanfaatkan secara terpadu dan tepat di dalam kegiatan pembelajaran, maka di dalam tulisan ini akan dibahas kriteria pemilihan media dan langkah-langkahnya, pemanfaatan media dan kemungkinan berbagai permasalahan yang akan dihadapi. Beberapa kriteria pemilihan media adalah: (1) kesesuaian dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai, (2) mendukung materi pelajaran yang akan dibahas, (3) praktis, luwes, dan mudah dimanfaatkan, (4) sesuai dengan pengetahuan dan keterampilan guru untuk memanfaatkannya, (5) sesuai dengan karakteristik dan jumlah sasaran yang akan memanfaatkannya (kelompok kecil, sedang, atau besar), dan (6) mutu atau kualitas teknis jenis media yang akan dimanfaatkan, (7) keterjangkuan kemampuan finansial untuk pengadaannya, (8) ketersediaan media pembelajaran yang dibutuhkan di pasaran, dan (9) kompatibel dengan perangkat atau fasilitas yang tersedia atau yang telah dimiliki
PENINGKATAN SIKAP KEDISIPLINAN SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PEMANFAATAN MEDIA AUDIO PENDIDIKAN KARAKTER
This research and development aims : to test the e ectiveness of au- dio medium model of character education in increasing the students a itude of discipline. The type of research is a experiment research. The study conducts experiment by applaying pre-test and post-test control group design. The experiment school is SDN Ponjong IV, and the control school is SDN Ponjong II. Data were collected by applying questionaire techniques. To test the e ectiveness the data were analyzed by applying T-Test formula. The results of research and development are : the model can increase the students a itude of discipline in the high degree of elementary school more effective the convention model. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan media audio pendidikan karakter dalam meningkatkan sikap kedi- siplinan pada siswa sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen yang dilakukan pada SDN Ponjong II Gunung Kidul DIY sebagai sekolah kontrol dan SDN Ponjong IV Gunung Kidul sebagai sekolah eksperi- ment. Data diolah dengan analisis statistik Uji-t. Hasil pene- litian menemukan temuan bahwa pembelajaran karakter dengan memanfaatkan media audio pendidikan karakter dapat meningkatkan sikap kedisiplinan siswa dibandingkan dengan pembelajaran karakter secara konvensional atau tidak memanfaatkan media audio pendidikan karakter.
PEMBERDAYAAN MAHASISWA UNTUK BERPIKIR KRITIS, KREATIF, DAN KOLABORATIF MELALUI PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KOLABORASI
The purpose of this research is to develop a learning device in the form of Syllabus and Class events Unit, instructional materials, student activity sheet, sheet assessment of students and using collaborative learning model. The device was developed to improve the ability of critical thinking, creative and collaborative environment for students in the Faculty of Education, State University of Surabaya. The development of learning device uses a ADDIE model. Its activities include the analysis phase, planning, design, development), implementation, evaluation and revision. Phase evaluation and revision is an ongoing activity conducted in each phase alongthe development cycle. Learning device which have been developed consisting of three courses namely introduction of graphic media, learning to draw, and education management. Learning device has been validated in the first year and meet the acceptability of the usefulness, feasibility, and accuracy. In the second year learning device was implemented in three courses, namely, Education Technology, Education Management, and Early Childhood Education. Implementation Phase uses experimental research design one group pre test - posttest design. The research instrument used to collect data comprising: of result of learning test, observation sheets, product evaluation sheets and questionnaires of collaborative skills. The data of this study were analyzed descriptively and statistically. The results showed that the use of collaborative learning device can improve the ability of critical thinking, creative and collaborative AbstrakTujuan penelitian ini adalah mengembangkan perangkat pembelajaran berupa silabus dan satuan acara perkuliahan, bahan ajar, lembar kegiatan mahasiswa dan lembar Penilaian dengan menggunakan model pembelajaran kolaborasi. Perangkat tersebut dikembangkan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreatif dan kolaboratif bagi mahasiswa di lingkungan Fakultas Ilmu Pendidikan UniversitasNegeri Surabaya. Pengembangan perangkat pembelajaranmenggunakan model ADDIE. Kegiatannya meliputi fase analisis (analysis), perencanaan (planning), perancangan (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), evaluasi dan revisi (evaluation and revision). Fase evaluasi dan revisi merupakan kegiatan berkelanjutan yang dilakukan pada tiap fase di sepanjang siklus pengembangan. Perangkat pembelajaran yang telah dikembangkan terdiri dari 3 mata kuliah yakni pengantar media grafis, pembelajaran menggambar, dan manajemen pendidikan. Perangkat pembelajaran telah divalidasi pada tahun pertama dan memenuhi akseptabilitas dari sisi kegunaan, kelayakan, dan ketepatan. Pada tahun kedua perangkat pembelajaran dimplementasikan pada tiga program studi, yakni: Teknologi Pendidikan, Manajemen Pendidikan, dan Pendidikan Anak Usia Dini. Fase implementasi dengan menggunakan desain penelitian experimental one group pretest - postest design. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan terdiri atas: tes hasil belajar, lembar observasi, lembar penilaian produk, dan angket keterampilan kolaboratif. Data hasil penelitian ini dianalisis secara deskriptif dan statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan perangkat pembelajaran kolaborasi dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreatif dan kolaboratif
EFEKTIVITAS PEMANFAATAN MS EXCEL DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SMP MUHAMMADIYAH 1 SURABAYA
Build innovative learning can be done by utilizing MS Excel application on statistical material in class VII SMP aim of this study was to determine the effectiveness of the use of MS Excel in mathematics at SMP Muhammadiyah 1 Surabaya. This study uses an experimental study comparing the mathematics achievement of students of class VII SMP Muhammadiyah 1 Surabaya utilizing Ms Excel and who do not use Ms Excel. The treatments provided are the use of MS Excel on statistical learning. The results showed an average difference in learning achievement statistics that utilize MS Excel in learning is 7.94, while a group of students who do not utilize is 5.89. Results of t-test showed significant value of 0.007, with a significance level of 0.05, which means no statistical difference in learning achievement of students between the harness and utilize MS Excel. It can be concluded that learning with MS Excel on a statistical significant effect. AbstrakMembangun pembelajaran inovatif bisa dilakukan dengan cara memanfaatkan aplikasi Ms Excel pada materi statistik di kelas VII SMP Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektifitas pemanfaatan Ms Excel dalam pembelajaran matematika di SMP Muhammadiyah 1 Surabaya. Penelitian ini menggunakan penelitian ekperimen yang membandingkan prestasi belajar matematika peserta didik kelas VII SMP Muhammadiyah 1 Surabaya yang memanfaatkan Ms Excel dan yang tidak memanfaatkan Ms Excel. Perlakuan yang diberikan adalah pemanfaatan Ms Excel pada pembelajaran statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata perbedaan prestasi belajar statistik yang memanfaatkan Ms Excel dalam pembelajaran adalah 7,94 sedangkan kelompok siswa yang tidak memanfaatkan adalah 5,89. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikasi 0,007, dengan level signifikansi 0,05 yang artinya ada perbedaan prestasi belajar statistik siswa antara yang memanfaatkan dan tidak memanfaatkan Ms Excel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan Ms Excel pada statistik memberikan pengaruh secara signifikan.
PENGEMBANGAN BUKU AUDIO UNTUK MENGATASI KESULITAN BELAJAR ANAK DISLEKSIA
Difficulty learning for learners refers to significant learning problems in learning. One is dyslexics who have difficulty in reading and reading comprehension. Therefore needed the help of technology that can be used as a tool for dyslexic learners in that learning, so as to overcome gaps in their understanding of learning. This article discusses how to develop instructional media as a solution that can be used to overcome for learners difficulties as dyslexic. The one of technologies development that relevant can be used to help students with dyslexia is audiobooks. DTB is one of audiobooks format that can assist learners with learning difficulties as dyslexics become better learners. Because, DTB is can be an effective aids to support the learning of reading and increase in reading comprehension, so as to improve the ability of learners with dyslexia that will ultimately lead to better of value lessons. DTB form in accordance with the needs of dyslexic learners is Tobi DAISY, which is in the form of digital talking books are synchronized between the visual (text, images, tables, charts) and audio. It is possible to make it easier for dyslexic learners in learning to read or understand the reading. The purpose of this article is to give an overview of Tobi DAISY de-velopment that could be used and produced individually for dyslexics to fit the required content. Through Tobi DAISY advantages, it can be concluded that this relevant to be used for dyslexics to help in reading and reading comprehension. AbstrakKesulitan belajar bagi peserta didik mengacu pada masalah belajar yang signifikan dalam pembelajaran. Salah satunya adalah penderita disleksia yang mempunyai kesulitan dalam membaca maupun memahami bacaan. Oleh karenanya diperlukan bantuan teknologi yang dapat digunakan sebagai alat bantu peserta didik disleksia dalam belajar membaca atau memahami bacaan, sehingga dapat mengatasi kesenjangan pemahaman mereka dalam pembelajaran. Artikel ini membahas tentang bagaimana mengembangkan media pembelajaran sebagai solusi yang dapat digunakan untuk mengatasi kesulitan belajar peserta didik disleksia. Salah satu pengembangan teknologi yang relevan dapat digunakan membantu peserta didik disleksia adalah buku audio. DTB merupakan salah satu format buku audio yang membantu peserta didik yang memiliki kesulitan belajar menjadi pebelajar yang lebih baik. Karena, DTB dimungkinkan dapat menjadi alat yang efektif untuk mendukung dalam kegiatan belajar membaca dan peningkatan pemahaman bacaan, sehingga dapat meningkatkan kemampuan peserta didik disleksia dalam membaca dan memahami bacaan yang pada akhirnya akan mengarah ke nilai yang lebih baik. Format DTB yang sesuai dengan kebutuhan anak disleksia adalah Tobi DAISY, yang merupakan buku bicara dalam bentuk digital yang disinkronisasikan antara visual (teks, gambar, tabel, denah) dan audio. Hal ini dimungkinkan lebih memudahkan peserta didik disleksia dalam belajar membaca atau memahami bacaan. Tujuan kajian artikel ini adalah memberikan gambaran pengembangan Tobi DAISY yang dapat digunakan dan diproduksi secara pribadi bagi pend erita disleksia sehingga sesuai dengan konten yang dibutuhkan. Melalui kelebihan yang dimiliki Tobi DAISY, maka dapat disimpulkan relevan untuk digunakan bagi penderita disleksia dalam membantu belajar membaca dan memahami bacaan
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMANFAATAN TIK OLEH GURU
Not all teachers utilize ICT in organizing learning activities although they have understood that such learning strategies which really support or help level the learners mastery of the subject matter. Constraint the use of ICT by teachers are: no access, no adaanya means of ICT, learning does not integrate ICT, teachers have no knowledge of ICT, and no lack of willingness of teachers to utilize ICT. So the solution of problems utilization of ICT are: conducted socialization constantly about the potential, the benefits and importance of ICT in learning activities so that there is policy support, not only from the central government, local government, private agencies but also from the head school, (2) conducted more intensive training with a more lax or inadequate so it is possible for teachers to put into practice the results of training in the classroom, (3) the teachers responded to the advancement of ICT positively by action through the use of ICT in learning activities be a professional duties, and (4) implemented the procurement of ICT tools in schools gradually and berkelajuta, either through the government, the private sector and the community. AbstrakBelum semua guru memanfaatkan TIK dalam menyelenggarakan kegiatan pembelajaran yang diampunya walaupun mereka telah memahami bahwa strategi pembelajaran yang demikian ini sangat menunjang atau membantu tingkat penguasaan peserta didik terhadap materi pelajaran. Kendala pemanfaatan TIK oleh guru adalah: tidak adanya akses, tidak adaanya sarana TIK, pembelajaran tidak mengintegrasikan TIK, guru tidak memiliki pengetahuan tentang TIK, dan tidak adanya kemauan guru untuk memanfaatkan TIK. Sehingga solusi dari kendala pemanfaaatan TIK adalah: dilakukan sosialisasi yang terusmenerus tentang potensi, manfaat, dan pentingnya TIK di dalam kegiatan pembelajaran sehingga ada dukungan kebijakan, tidak hanya dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, instansi swasta tetapi juga dari kepala sekolah, dilaksanakan pelatihan yang lebih intensif dengan waktu yang lebih longgar atau memadai sehingga dimungkinkan bagi guru untuk mempraktekkan hasil pelatihan di dalam kelas, para guru merespons kemajuan TIK secara positif dengan tindakan nyata melalui pemanfaatan TIK di dalam kegiatan pembelajaran yang menjadi tugas profesionalnya, dan dilaksanakan pengadaan perangkat TIK di sekolah secara bertahap dan berkelajutan, baik melalui pemerintah, pihak swasta maupun masyarakat
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMPLB KARYA MULIA SURABAYA MENULIS BUKU HARIAN MELALUI PEMETAAN PIKIRAN DENGAN BALING-BALING BERWARNA
Writing a diary with colorful propeller mind mapping method is an innovative method to enhance the 7th grade hearing impaired students’ capabilities and skills of writing in Karya Mulia Special Secondary School for Students with Disabilities (SMPLB) Surabaya. This innovative effort was based on the constraints or obstacles to teach hearing impaired students in developing the abilities and skills of writing a diary that were still far below the average of minimum completion criteria (KKM). To find out the extent of this innovative method’s implementation’s impact, the author wanted to do a class action research (PTK) that includes 3 cycles where two-time meetings were conducted in each cycle. The research was started from the pre action activities continued to a cycle-1, cycle-2, to cycle-3. The result indicates that there has been improvements in 7th grade student’s learning outcome in writing a diary through mind mapping mehod using learn to write diary through colorful propeller mapping method AsbtrakMenulis buku harian melalui metode pemetaan pikiran (mind mapping) dengan menggunakan baling-baling berwarna merupakan metode inovatif untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan menulis buku harian siswa tuna rungu kelas VII SMPLB Karya Mulia Surabaya. Upaya inovatif ini beranjak dari kendala/hambatan sebelumnya dalam membelajarkan siswa tuna rungu mengembangkan kemampuan dan keterampilan menulis Buku Harian yang hasilnya berada jauh di bawah rata-rata Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM). Untuk mengetahui sejauh mana dampak dari penerapan metode inovatif ini, penulis melakukan penelitian tindakan kelas (PTK) yang mencakup 3 siklus dan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Penelitian dimulai dari kegiatan pra tindakan, dilanjutkan dengan siklus-1, siklus-2, sampai dengan siklus-3. Hasil penelitian tindakan kelas menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa kelas VII SMPLB Karya Mulia Surabaya dalam menulis buku harian melalui metode pemetaan pikiran dengan baling-baling berwarn