eJournal UPN Veteran Jakarta (Universitas Pembangunan Nasional)
Not a member yet
    2712 research outputs found

    Pelatihan dan Pendampingan Kader Dalam Asupan Vitamin E, Zinc, Fe dan Asam Folat Pada Masa Pertumbuhan

    Get PDF
    Stunting merupakan bentuk kegagalan tumbuh kembang yang menyebabkan gangguan pertumbuhan linear pada balita akibat dari akumulasi ketidak cukupan nutrisi yang berlangsung lama, mulai dari masa kehamilan sampai usia 24 bulan. Propinsi Banten menduduki peringkat kelima angka stunting terbanyak di Indonesia, yaitu 294.862 balita pada tahun 2021. Asupan energi dan zat gizi yang tidak memadai, antara lain vitamin E, Zinc, Fe dan Asam Folat merupakan faktor yang berperan terhadap masalah pertumbuhan. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan kesehatan tentang pentingnya pemenuhan zat gizi dalam upaya menunjang pertumbiuhan anak dan pencegahan stunting. Metode kegiatan yang dilakukan pada pengabdian kepada masyarakat ini adalah penyuluhan dengan menggunakan metode ceramah dengan menggunakan media slide power point yang berisi penjelasan mengenai pentingnya asupan vitamin E, Zinc, Fe dan Asam Folat pada balita. Kesimpulan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah ibu-ibu kader yang mengikuti penyuluhan menjadi paham tentang pentingnya pemenuhan zat gizi untuk pertumbuhan anak

    Mat Peci, Sang Penjaga Lingkungan Sungai Melalui Pendidikan, Pemberdayaan dan Nilai Moral; Sebuah Studi Literatur

    Get PDF
    Wilayah DAS Ciliwung terbentang melalui beberapa wilayah administratif, Kab/Kodya Bogor, Kotif Depok dan Provinsi DKI Jakarta. Pertambahan penduduk, perubahan penggunaan lahan, dan pembangunan industri berperan dalam kelestarian wilayah lingkungan DAS Ciliwung. Risiko bahaya banjir meningkat berhubungan dengan aktivitas manusia. Masyarakat Peduli Ciliwung dan Peduli Lingkungan (Mat Peci) dengan konsep Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Komunitas (PRBBK) menjadi alternatif solusi untuk mitigasi dan pencegahan banjir. Metode. Penyusunan artikel dilaksanakan dengan metode wawancara dan studi literatur.Hasil. Mat Peci memiliki program kegiatan lingkungan, pendidikan dan pembelajaran, pemberdayaan yang dilaksanakan dengan implementasi nilai spiritual moral, etika dan peradaban.Diskusi. Mat Peci yang dirintis sejak tahun 2006 memiliki program kegiatan untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup di DAS Ciliwung. Program ini berkelanjutan dan melibatkan banyak pihak dan pemangku kepentingan

    STUDI LITERATUR PERBANDINGAN KEMAMPUAN GENERASI SANDWICH DENGAN GENERASI NON-SANDWICH TERHADAP PERILAKU PENGELOLAAN FINANSIAL

    Get PDF
    Perkembangan teknologi kini semakin marak. Namun, dunia menerima tantangan baru yaitu dengan hadirnya pandemi Covid-19. Kondisi ini ternyata memaksa manusia untuk tidak keluar rumah, dan sempat menyebabkan kemunduran perekonomian. Negara – negara di dunia, khususnya Indonesia berusaha untuk tetap mempertahankan perekonomian dan kesejahteraan rakyat walaupun tanpa kontak langsung. Indonesia mampu menghadapi krisis tersebut. Di tengah – tengah pemulihan pasca adanya pandemi Covid-19, Indonesia masih terus berusaha untuk mempertahankan kestabilan ekonomi pada tingkat yang positif. Sektor keuangan merupakan salah satu bagian utama yang selama ini menopang ekonomi negara. Dari hal ini, kita dapat memahami bahwa pemahaman dan kemampuan akan pengelolaan finansial sangatlah penting, terutama untuk mengantisipasi terjadinya sesuatu yang diluar nalar kita. Hal ini berlaku untuk seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda saat ini. Generasi sandwich tentu memerlukan kemampuan ini agar dapat mendistribusikan keuangannya dengan tepat. Tidak hanya itu, generasi millennial dan generasi – generasi lainnya juga memerlukan kemampuan ini guna menciptakan suatu efisiensi dan efektifitas pengelolaan keuangan. Baik generasi sandwich, generasi millennial atau generasi apapun berhak menerima pemahaman akan mengelola keuangan karena hal ini juga akan membantu mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan 16 target nomor 7. Ada beberapa faktor yang berkontribusi terhadap pemahaman terhadap pengelolaan keuangan yaitu: pendidikan, status sosial ekonomi orang tua, pembelajaran di sekolah maupun perguruan tinggi serta dukungan emosional dari orang tua dan sekitarnya.ABSTRACTTechnological developments are now increasingly widespread. However, the world has received a new challenge, namely the presence of the Covid-19 pandemic. This condition apparently forced people not to leave the house, and had caused a decline in the economy. Countries in the world, especially Indonesia, are trying to maintain their economy and people\u27s welfare even without direct contact. Indonesia was able to face the crisis. In the midst of recovery after the Covid-19 pandemic, Indonesia is still trying to maintain economic stability at a positive level. The financial sector is one of the main parts that has supported the country\u27s economy so far. From this, we can understand that understanding the ability to manage finances is very important, especially to anticipate something that is beyond our understanding. This applies to all levels of society, especially the younger generation today. The sandwich generation certainly needs this ability in order to distribute its finances properly. Not only that, the millennial generation and other generations also need this ability to create an efficient and effective financial management. Both the sandwich generation, the millennial generation or any generation have the right to receive an understanding of managing finances because this will also help realize the Sustainable Development Goals (SDGs) goal 16 target number 7. There are several factors that contribute to an understanding of financial management, namely: education, social status of parental economics, learning in schools and colleges as well as emotional support from parents and their surroundings.Keywords: Sustainable Development Goals (SDGs), Sandwich Generation, Millennial Generation, Financial Management Ability ABSTRAKPerkembangan teknologi kini semakin marak. Namun, dunia menerima tantangan baru yaitu dengan hadirnya pandemi Covid-19. Kondisi ini ternyata memaksa manusia untuk tidak keluar rumah, dan sempat menyebabkan kemunduran perekonomian. Negara – negara di dunia, khususnya Indonesia berusaha untuk tetap mempertahankan perekonomian dan kesejahteraan rakyat walaupun tanpa kontak langsung. Indonesia mampu menghadapi krisis tersebut. Di tengah – tengah pemulihan pasca adanya pandemi Covid-19, Indonesia masih terus berusaha untuk mempertahankan kestabilan ekonomi pada tingkat yang positif. Sektor keuangan merupakan salah satu bagian utama yang selama ini menopang ekonomi negara. Dari hal ini, kita dapat memahami bahwa pemahaman dan kemampuan akan pengelolaan finansial sangatlah penting, terutama untuk mengantisipasi terjadinya sesuatu yang diluar nalar kita. Hal ini berlaku untuk seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda saat ini. Generasi sandwich tentu memerlukan kemampuan ini agar dapat mendistribusikan keuangannya dengan tepat. Tidak hanya itu, generasi millennial dan generasi – generasi lainnya juga memerlukan kemampuan ini guna menciptakan suatu efisiensi dan efektifitas pengelolaan keuangan. Baik generasi sandwich, generasi millennial atau generasi apapun berhak menerima pemahaman akan mengelola keuangan karena hal ini juga akan membantu mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan 16 target nomor 7. Ada beberapa faktor yang berkontribusi terhadap pemahaman terhadap pengelolaan keuangan yaitu: pendidikan, status sosial ekonomi orang tua, pembelajaran di sekolah maupun perguruan tinggi serta dukungan emosional dari orang tua dan sekitarnya.Kata kunci: Sustainable Development Goals (SDGs), Generasi Sandwich, Generasi Millennial, Kemampuan Pengelolaan Finansia

    STRATEGI BISNIS PERUSAHAAN TRANSPORTASI DAN LOGISTIK DI ASEAN: LESSON LEARNT RESESI PANDEMIC COVID-19

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh strategi bisnis, khususnya strategi biaya rendah dan strategi diferensiasi terhadap kinerja perusahaan transportasi dan logistik di ASEAN yang terdaftar pada enam bursa efek masing-masing negara (Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, dan Vietnam) periode 2018-2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sumber data sekunder berupa laporan keuangan. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 148 perusahaan dengan total observasi sebanyak 740 data dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan regresi data panel, uji hipotesis dan uji analisis regresi berganda dengan bantuan program STATA 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) strategi biaya rendah memiliki pengaruh yang positif terhadap kinerja perusahaan. (2) Namun, pada strategi diferensiasi tidak memiliki pengaruh terhadap kinerja perusahaan. Kata Kunci : Kinerja Perusahaan; Strategi Biaya Rendah; Strategi Diferensias

    IDENTIFIKASI FRAUD DALAM PEMERIKSAAN INTERNAL MELALUI DATA ANALYTICS

    Get PDF
    Fraud telah menjadi masalah yang merajalela di era digital dan big data, menghadirkan ancaman signifikan bagi organisasi di berbagai industri. Seiring dengan kemajuan teknologi, taktik penipu juga berkembang, sehingga penting bagi organisasi untuk tetap waspada dan menerapkan langkah-langkah identifikasi penipuan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana penggunaan data analytics memengaruhi cara auditor memahami tanda-tanda kecurangan. Sampel penelitian terdiri dari auditor internal, yang memiliki tanggung jawab memberikan rekomendasi terkait keberlanjutan, keandalan, relevansi, dan ketiadaan kesalahan material dalam laporan audit. Data penelitian ini berfokus pada auditor internal yang bekerja di perusahaan pembiayaan di Pulau Jawa. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode nonprobability sampling, dengan jenis teknik sampel purposive sampling, Dan pengelolaan data mengunakan STATA versi 14. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan data analytics memiliki dampak positif dalam mengidentifikasi fraud. Selain itu, penggunaan data analytics memberikan manfaat tambahan bagi auditor, seperti mempermudah pengumpulan bukti, menentukan populasi secara luas, memprediksi risiko, dan memfasilitasi analisis data yang cepat. Kata Kunci: Fraud; Data Analytics; Internal Audit; Big Dat

    Penyelesaian Sengketa Tanah, Lahan Melalui Jalur Non Litigasi Atau Di Luar Ranah Pengadilan Di Wilayah Kelurahan Pangkalan Jati Baru Kota Depok

    Get PDF
    Sengketa tanah akhir-akhir ini menjadi isu yang sangat sentral yang menjadikan skala prioritas segera bisa diselesaikan, ketidak berdayaan lembaga peradilan untuk menyelesaikan sengketa-sengketa tanah diberbagai wilayah, menjadikan kepercayaan masyarakat berkurang. Oleh karenannya diperlukan penyelesaian lain (opsi lain), untuk mengatasi berbagai kasus sengketa pertanahan di negerini ini. Yaitu penyelesaiannya diluar pengadilan (Non Litigasi) Kota Depok, daerah Propinsi Jawa Barat, berbagai persoalan pertanahan banyak sekali yang tidak bisa diselesaikan, ketidak mampuan lembaga pemerintah Kantor Pertanahan Kota Depok, untuk mengatasi segera mungkin persoalan tersebut biar tidak menambah persoalan menjadi semakin sulit.  Permasalahan bidang pertanahan di wilayah Kota Depok Jawa Barat dipengaruhi berbagai faktor, karena wilaya depok yang berbatasan langsung dengan pusar pemerintahan DKI Jakarta, sehingga kebutuhan akan tanah menjadi hal yang tidak bisa dihindari, hal ini menjadi permasalahn dibidang pertanahan menjadi eskalali tinggi. Untuk mencari solusi agar permasalaha tersebut dapat diatasi, harapan persoalan selesai maka tanah dapat dimanfaatkan secara ekonomi. Salah satu solusi alternatif untuk menyelesaikan sengketa pertanahan dengan melalui Mediasi (Non Litigasi), disisi lain hal tersebut dapat dilakukan secara efektif dan efisien, dengan biaya murah, waktu singkat, dengan sebuah syarat bahwa para pihak dalam sengketa pertanahan dapat menerima dengan rasa keadilan. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dalam bentuk penyuluhan hukum yang bertemakan “Penyuluhan Hukum Penyelesaian Sengketa Tanah Atau Lahan Melalui Jalur Non Litigasi atau Diluar Ranah Pengadilan Diwilayah Kelurahan Pangkalan Jati Baru Kecamatan Cinere Kota Depok” diharapkan bisa memberikan solusi atau opsi bagi permasalahan yang saat ini masih terjadi di Kelurahan Pangkalan Jati Baru Kecamatan Cinere Kota Depok. Kegiatan pengabdian masyarakat ini sudah sebelumnya pernah di laksanakan dua kali tahun 2021 dan tahun ini 2022 dengan tema berbeda. Kegiatan Abdimas ini dilakukan dengan menggunakan metoda ceramah, diskusi dengan menghadirkan perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, ketua RT, RW yang ada dilingkungan kelurahan Pangkalan Jati Baru. Kesimpulan Dari hasil kegiatan Abdimas masyarakat sangat antusias banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan kepada penyaji dan keingin tahuan tentang pertanahan sangat serius, peserta Abdimas menyarankan     kegiatan pengabdian masyakat ini bisa bekesinanbungan memberikan wacana atau gambaran hal hal yang berkaitan dengan sengketa lahan atau dengan tema yang lain.  Sengketa tanah akhir-akhir ini menjadi isu yang sangat sentral yang menjadikan skala prioritas segera bisa terselesaikan, ketidakberdayaan lembaga peradilan untuk menyelesaikan penyelesaian sengketa tanah diberbagai wilayah, menjadikan kepercayaan masyarakat berkurang. Oleh karena itu diperlukan penyelesaian lain (opsi lain), untuk mengatasi berbagai kasus penyelesaian pertanahan di negerini ini. Yaitu penyelesaiannya di luar pengadilan (Non Litigasi) Kota Depok, daerah Propinsi Jawa Barat, berbagai persoalan pertanahan banyak sekali yang tidak bisa diselesaikan, ketidakmampuan lembaga pemerintah Kantor Pertanahan Kota Depok, untuk segera mengatasi mungkin persoalan tersebut biar tidak menambah persoalan menjadi semakin sulit. Permasalahan bidang pertanahan di wilayah Kota Depok Jawa Barat mempengaruhi berbagai faktor, karena wilayah depok yang bersinggungan langsung dengan pusar pemerintahan DKI Jakarta, sehingga kebutuhan tanah menjadi hal yang tidak bisa dihindari, hal ini menjadi permasalahn dibidang pertanahan menjadi eskalali tinggi. Untuk mencari solusi agar permasalahan tersebut dapat diatasi, harapan permasalahan selesai maka tanah dapat dimanfaatkan secara ekonomi. Salah satu alternatif solusi untuk menyelesaikan penyelesaian pertanahan dengan melalui Mediasi (Non Litigasi), disisi lain hal tersebut dapat dilakukan secara efektif dan efisien, dengan biaya murah, waktu singkat, dengan sebuah syarat bahwa para pihak dalam penyelesaian pertanahan dapat menerima dengan rasa keadilan. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dalam bentuk penyuluhan hukum yang bertemakan “Penyuluhan Hukum Penyelesaian Sengketa Tanah Atau Lahan Melalui Jalur Non Litigasi atau Diluar Ranah Pengadilan Diwilayah Kelurahan Pangkalan Jati Baru Kecamatan Cinere Kota Depok” diharapkan bisa memberikan solusi atau opsi bagi permasalahan yang saat ini masih terjadi di Kelurahan Pangkalan Jati Baru Kecamatan Cinere Kota Depok. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sudah sebelumnya pernah dilaksanakan dua kali tahun 2021 dan tahun ini 2022 dengan tema berbeda. Kegiatan Abdimas ini dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi dengan menghadirkan perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, ketua RT, RW yang ada dilingkungan kelurahan Pangkalan Jati Baru. Kesimpulan Dari hasil kegiatan Abdimas masyarakat sangat antusias banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan kepada penyaji dan keingintahuan tentang pertanahan sangat serius, peserta Abdimas menyarankan  kegiatan pengabdian masyarakat ini bisa berkesinambungan memberikan wacana atau gambaran hal hal yang berkaitan dengan penebangan lahan atau dengan tema yang lai

    PENGENALAN 30 KOMPOSISI MUSIK KLASIK DALAM PENELITIAN TERINDEKS SCOPUS, WOS, DATA BASE COCHRANE DAN PUBMED, UNTUK MENCEGAH DEPRESI PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UPN VETERAN JAKARTA

    Get PDF
    Beberapa komposisi musik klasik yang dikenalkan melalui penelitian ini mungkin termasuk karya-karya dari komposer terkenal seperti Chopin, Beethoven, dan Mozart. Musik klasik memiliki potensi untuk memengaruhi suasana hati, mengurangi stres, dan meningkatkan kesejahteraan mental. Oleh karena itu, pemahaman tentang komposisi-komposisi ini diharapkan dapat membantu mahasiswa mengatasi tekanan akademik dan emosional selama masa studi. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan 30 komposisi musik klasik kepada mahasiswa Fakultas Kedokteran sebagai upaya pencegahan depresi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan mahasiswa kedokteran mengenai penggunaan musik klasik dalam mencegah depresi. Melalui pemahaman yang mendalam tentang komposisi musik klasik yang telah diteliti dan terbukti memiliki manfaat dalam mengurangi resiko depresi, diharapkan mahasiswa kedokteran dapat mengaplikasikan pemahaman ini dalam kehidupan sehari-hari serta menyebarkan pengetahuan tersebut kepada orang lain.Dalam pengabdian kepada masyarakat, penulis merangkum hasil-hasil penelitian terkini yang terdapat dalam jurnal-jurnal terindeks seperti Scopus, Web of Science (WOS), database Cochrane, dan PubMed

    UPAYA PRAPERADILAN ATAS PENGHENTIAN PENYIDIKAN TERHADAP TINDAK PIDANA PEMALSUAN SURAT MENGANDUNG OBSCUUR LIBEL

    No full text
    The aim of this research is only to focus on discussing the authority of pre-trial institutions regarding the termination of investigations carried out by the Police regarding criminal acts of document forgery and procedures for whether or not the termination of an investigation (SP3) is valid based on evidence as well as pre-trial applications containing obscuur libel based on decision Number 43/Pid. Pra/2023/PN Mdn. The research method used is normative legal research, which refers to library materials or secondary data. The collection of materials used is literature study based on books, journal articles and field studies by taking court decision data, then the data is analyzed qualitatively. The results of this research found that the pre-trial authority to terminate investigations carried out by the Police regarding criminal acts of forgery of documents, namely pre-trial in accordance with the provisions of Article 1 point 10 of the Criminal Procedure Code and Article 77 of the Criminal Procedure Code and based on the decision of the Constitutional Court of the Republic of Indonesia Number 21/PUU-XII/2014 has been given three new pretrial object authority, namely the determination of suspects, search and confiscation. The procedure for whether to stop an investigation (SP3) is valid or not if it refers to the provisions of Article 109 paragraph (2) of the Criminal Procedure Code, namely stopping the investigation because there is not enough evidence or the incident turns out not to be a criminal act or the investigation is stopped by law. Meanwhile, the pretrial petition containing obscuur libel in decision Number 43/Pid.Pra/2023/PN Mdn, based on the judge\u27s considerations in the posita and petitum of the applicant\u27s pretrial petition, has conflicted with one another, so that the judge\u27s obscuur libel petition contains formal defects.Tujuan dari penelitian ini hanya fokus membahas mengenai kewenangan lembaga praperadilan terhadap penghentian penyidikan yang dilakukan pihak Kepolisian atas tindak pidana pemalsuan surat dan prosedur sah atau tidaknya penghentian penyidikan (SP3) berdasarkan alat bukti serta permohonan praperadilan yang mengandung obscuur libel berdasarkan putusan Nomor 43/Pid.Pra/2023/PN Mdn. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif, yang mengacu pada bahan pustaka atau data sekunder. Pengumpulan bahan yang pakai yaitu studi kepustakaan bersumber pada buku-buku, artikel jurnal, dan studi lapangan dengan mengambil data putusan pengadilan, kemudian data di analisis secara kualitatif. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa kewenangan praperadilan terhadap penghentian penyidikan yang dilakukan pihak Kepolisian atas tindak pidana pemalsuan surat yaitu praperadilan sesuai ketentuan Pasal 1 angka 10 KUHAP dan Pasal 77 KUHAP serta berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor 21/PUU-XII/2014 telah memberikan tiga wewenang objek praperadilan baru yaitu penetapan tersangka, penggeledahan dan penyitaan. Prosedur sah atau tidaknya penghentian penyidikan (SP3) apabila merujuk ketentuan Pasal 109 ayat (2) KUHAP yaitu menghentikan penyidikan karena tidak terdapat cukup bukti atau peristiwa tersebut ternyata bukan merupakan tindak pidana atau penyidikan dihentikan demi hukum. Sedangkan permohonan praperadilan yang mengandung obscuur libel pada putusan Nomor 43/Pid.Pra/2023/PN Mdn, berdasarkan pertimbangan hakim pada posita dan petitum permohonan praperadilan pemohon telah bertentangan satu dengan lainnya, sehingga hakim permohonan Pemohon kabur (obscuur libel) yang mengandung cacat formil

    Knowledge Level and Beliefs of Mothers of Children Under 5 Years of Age About Childhood Vaccinations

    Get PDF
    Vaccination prevents infectious diseases and mother’s consent is key to increasing childhood vaccination rates. The aim of this study was to assess mothers\u27 knowledge, and beliefs about childhood vaccinations, as well as the impact of these factors on their vaccination behaviors. A descriptive cross-sectional study of 320 mothers was conducted. The data were collected using a questionnaire form. Most of mothers (98.4%) have their children fully vaccinated through the Extended Immunization Program (EIP), 96.6% of cases support vaccines necessity. Vaccine hesitancy was 7.8%, vaccine refusal was 1.6%.  The majority of mothers believe that the most common side effects of vaccines are fever (53.4%). Mothers were not adequately informed about EIP were 42.2%, and 57.5% of them had not received non-EIP vaccines, and 33.1% cited lack of knowledge as the reason. The majority of cases (73.7%) received information about EIP from a doctor. Parents\u27 educational status, higher family income, and having more than three children significantly increased non-EIP vaccination rates but had no significant effect on EIP vaccination (p<0.05). Mothers still support EIP, but vaccine hesitancy is growing due to a lack of information. It is critical to assess mothers\u27 knowledge and beliefs about vaccination, and social awareness is also required

    Hak Keperdataan Anak Warga Negara Indonesia Yang Tergabung Dengan Organisasi Teroris Internasional

    No full text
    As the defeated Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) raises neglected misfortune for Indonesian children whose parents once participated in the organization. Indonesia\u27s Government\u27s decision to repatriate has not yet been fully executed while circulating threatened punishment by the Government to withdraw the nationality of a person involved in ISIS to make it worse. In contrast, international law safeguards civil rights for children despite their status of unwillingly participating in terrorist organizations. Normative juridical research was conducted by taking statutory and conceptual approaches to examine national regulation of children\u27s civil rights legal protection. The result shows that children\u27s civil rights ex-ISIS remain valid as their indivisible fundamental rights while state compliance is necessary. Redefining children\u27s status as children of terrorist network victims is mentioned in Article 59 (2) (k) of Law No. 35/2014 concerning Children\u27s Protection. With a status as a victim, a particular procedure can be executed to restore and safeguard child civil rights. Ministry of Women Empowerment and Child Protection (Kemen PPPA) coordinates with National Counter Terrorism Agency (BNPT) mandates to exercise legal aid to provide education, counselling, rehabilitation, and social assistance.Ancaman terorisme sering kali membahayakan negara dalam bidang pertahanan dan keamanan dimana terdapat organisasi teroris yang melancarkan aksi ekstremis secara global, yakni Islamic State of Iraq and Suriah (ISIS). Kekalahan ISIS menimbulkan permasalahan baru. Nasib anak–anak warga negara Indonesia (WNI) eks ISIS yang berada di Irak–Suriah menjadi terlantarkan. Sikap pemerintah Indonesia yang hingga saat ini belum memulangkan mereka bertentangan dengan hukum nasional maupun internasional, sejatinya anak WNI eks ISIS mempunyai hak keperdataan. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian yuridis normatif dengan melakukan pendekatan undang–undang, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan secara studi kepustakaan kemudian analisis data dilakukan dengan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak keperdataan anak WNI eks ISIS tetap berlaku dengan menempatkan kedudukan mereka sebagai anak korban jaringan terorisme sebagaimana Pasal 59 ayat (2) huruf k Undang–Undang Nomor 35 Tahun 2014 sehingga dapat diberikan perlindungan khusus untuk memulihkan hak keperdataan anak–anak tersebut. Prosedur dan teknis pemberian perlindungan hukum kepada anak WNI eks ISIS merujuk pada Pasal 69B Undang–Undang Nomor 35 Tahun 2014, Permen PPPA RI Nomor 7 Tahun 2019, dan Peraturan BNPT Nomor 6 Tahun 2021, secara garis besarnya dengan memberikan edukasi, konseling, rehabilitasi sosial, dan pendampingan sosial

    2,321

    full texts

    2,712

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eJournal UPN Veteran Jakarta (Universitas Pembangunan Nasional)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇