eJournal UPN Veteran Jakarta (Universitas Pembangunan Nasional)
Not a member yet
    2712 research outputs found

    The Representasi Rekayasa Sosial dalam Film Unlocked (Analisis Semiotika Roland Barthes)

    No full text
    This research is about the representation of social engineering in the film "Unlocked" using Roland Barthes\u27 semiotics. This study aims to understand how social engineering is represented in the film "Unlocked." The research employs a descriptive qualitative method. The researcher collected data by analyzing film scenes that exhibit signs of social engineering. Data analysis was conducted using Roland Barthes\u27 semiotic approach, complemented by Stuart Hall\u27s representation theory. The results were drawn through triangulation techniques. The findings of this research indicate that "Unlocked" represents social engineering in the following forms: the denotative meaning of "Unlocked" represents social engineering as a criminal act carried out without a specific motive. The connotative meaning of "Unlocked" represents social engineering as this criminal act is executed through a series of staged patterns, starting from gathering victim information, developing relationships with the victim, exploiting the victim\u27s information, launching an attack on the victim, and requiring professional assistance to complete the process. Victims of this crime are more vulnerable if they have low digital literacy. The mythic meaning in the film "Unlocked" represents social engineering as something that requires a work ethic such as discipline, consistency, and a refusal to back down in achieving its goals.    Penelitian ini tentang representasi rekayasa sosial dalam Film Unlocked dengan semiotika Roland Barthes. Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana rekayasa sosial direpresentasikan dalam Film Unlocked. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Peneliti mengumpulkan data dengan menganalisis scene film yang memiliki tanda rekayasa sosial. Analisis data dilakukan dengan pendekatan semiotika Roland Barthes. Hasil analisis ditarik dengan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Film Unlocked merepresentasikan rekayasa sosial dalam bentuk pertama makna denotasi Film Unlocked merepresentasikan rekayasa sosial sebagai tindak kejahatan yang dilakukan tanpa memerlukan motif tertentu. Kedua, makna konotasi Film Unlocked merepresentasikan rekayasa sosial sebagai tindak kejahatan dilakukan dengan rangkaian pola bertahap mulai dari mengumpulkan informasi korban, mengembangkan hubungan dengan korban, mengeksploitasi informasi korban dan melancarkan serangan kepada korban, serta proses penyelesaiannya memerlukan bantuan pihak professional. Korban pada tindak kejahatan ini akan lebih mudah diserang apabila memiliki literasi teknologi digital yang rendah. Ketiga, mitos dalam Film Unlocked merepresentasikan rekayasa sosial dilakukan perlu dengan etos kerja seperti disiplin, konsisten, dan pantang menyerang dalam mencapai tujuannya

    KORELASI KUALITAS HIDUP DAN FUNGSI KOGNITIF ANAK DOWN SYNDROME DI YPLB DEPOK

    Get PDF
    ABSTRACT Background : Down syndrome cases in Indonesia will increase between 2010 and 2018. Down syndrome cases in Indonesia tend to increase.  In people with Down syndrome, chromosome number 21 does not split into two, but has three, or trisomy.  As a result, the baby has 47 chromosomes instead of the usual 46.  This causes abnormalities in the physical and mental development of children.This imperfect chromosome formation causes disturbances in cognitive function and quality of life during the child\u27s growth phase. Methods : This study uses a correlational quantitative research design with a cross-sectional approach. With a sample of 83 children with Down Syndrome and with an error rate of 5%. This research was conducted offline using the cognitive scale for down syndrome (cs-ds) measurement tool and The TNO-AZL Questionnaire for Children\u27s Health-Related Quality of Life (TacQol). Results : The results obtained in this study were that there was a significant relationship between cognitive function and quality of life in children with Down syndrome with a value of P = 0.000 for both variables and a correlation coefficient of r = 1.000 for cognitive function and r = 0.463 for quality of life. Because the value of r is positive for both variables, the relationship between the two variables is unidirectional. Conclusion : This study found that there is a relationship between cognitive function and quality of life in children with Down syndrome at YPLB Nusantara Depok.   Keywords: Down Syndrome; Quality of Life; CS-DS; TacQol; PhysiotherapyLatar Belakang : Kasus Down Syndrome di Indonesia akan meningkat antara tahun 2010 hingga 2018 kasus down syndrome di Indonesia cenderung meningkat. Pada penderita Down Syndrome, kromosom nomor 21 tidak membelah menjadi dua, melainkan memiliki tiga, atau trisomi. Akibatnya, bayi memiliki 47 kromosom, bukan 46 biasanya. Hal ini menyebabkan kelainan pada perkembangan fisik dan mental anak. Pembentukan kromosom yang tidak sempurna ini menyebabkan gangguan pada fungsi kognitif dan kualitas hidup selama fase pertumbuhan anak.  Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Dengan sampel 83 anak dengan Down Syndrome dan dengan tingkat kesalahan sebesar 5%. Penelitian ini dilangsungkan secara offline melalui alat ukur cognitive scale for down syndrome (cs-ds) dan The TNO-AZL Questionnaire for Children\u27s Health-Related Quality of Life (TacQol). Hasil : Hasil yang di dapatkan pada penelitian ini yaitu adanya hubungan yang signifikan antara fungsi kognitif dan kualitas hidup pada anak down syndrome dengan nilai P = 0.000 pada kedua variabel dan correlation coefficient r = 1.000 untuk fungsi kognitif dan r = 0.463 untuk kualitas hidup. Karena nilai r bernilai positif pada kedua variabel maka  hubungan kedua variabel tersebut searah. Kesimpulan : Penelitian ini menghasilkan bahwa adanya hubungan antara fungsi kognitif dan kualitas hidup yang searah pada anak down syndrome di YPLB Nusantara Depok. Kata kunci: Down Syndrome; Kualitas Hidup; CS-DS; TacQol; Fisioterap

    Perlindungan Hukum Dan Upaya Pemulihan Bagi Perusahaan Insolven Dalam Kepailitan

    Get PDF
    Bankruptcy law in Indonesia, as stipulated in Law No. 37 of 2004, faces challenges in balancing legal protection for insolvent companies with the settlement of unpaid debts. The principles of Economic Democracy from the 1945 Constitution provide the basis for inclusive economic regulation. This study employs a normative juridical approach, analyzing legislation and the implementation of Bankruptcy Law. Indonesian bankruptcy law recognizes the importance of business continuity, yet its implementation tends towards debtor asset liquidation. Legislative changes from Law No. 4 of 1998 to Law No. 37 of 2004 reflect an evolution in bankruptcy case handling, but there remains a need to further explore "corporate rescue" concepts as practiced internationally. Although Law No. 37 of 2004 has established more comprehensive mechanisms for bankruptcy resolution, the primary challenge remains balancing creditor protection with efforts to rescue insolvent companies. Further adjustments are necessary to enhance the effectiveness of legal protection for potentially bankrupt companies.Hukum kepailitan di Indonesia, seperti yang tercantum dalam Undang-Undang No. 37 Tahun 2004, menghadapi tantangan menyeimbangkan perlindungan hukum terhadap perusahaan insolven dengan penyelesaian utang yang belum terbayar. Prinsip-prinsip Demokrasi Ekonomi dari UUD 1945 menjadi dasar pengaturan ekonomi yang inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan menganalisis perundang- undangan dan implementasi Undang-Undang Kepailitan. Hukum kepailitan di Indonesia mengakui pentingnya asas kelangsungan usaha namun implementasinya masih cenderung pada likuidasi aset debitur. Perubahan legislatif dari Undang-Undang No. 4 Tahun 1998 ke Undang-Undang No. 37 Tahun 2004 menunjukkan evolusi dalam penanganan kasus kepailitan, namun masih ada kebutuhan untuk lebih mengeksplorasi konsep "corporate rescue" seperti praktik internasional. Meskipun Undang-Undang No. 37 Tahun 2004 telah mengatur mekanisme yang lebih komprehensif untuk penyelesaian kepailitan, tantangan utama tetap pada penyeimbangan antara perlindungan terhadap kepentingan kreditur dengan upaya menyelamatkan perusahaan yang masih insolvensi. Diperlukan penyesuaian lebih lanjut untuk meningkatkan efektivitas perlindungan hukum terhadap perusahaan yang berpotensi dalam konteks kepailitan

    NILAI TUKAR MEMODERASI RASIO KEUANGAN DALAM MENSTIMULUS RETURN SAHAM SYARIAH

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh Current Ratio (CR), Return on Assets (ROA), dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap return saham syariah dan nilai tukar sebagai variabel moderating. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling pada perusahaan pertambangan yang terdapat pada index JII periode 2012–2021 dan didapatkan sebanyak 5 sampel perusahaan. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan secara parsial Current Ratio, Return on Assets, dan Debt to Equity Ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham. Hasil penelitian juga menunjukkan nilai tukar dapat memoderasi pengaruh Current Ratio, Return on Assets, dan Debt to Equity Ratio terhadap Return Saham. Keterbatasan dalam penelitian ini adalah hanya menggunakan sampel penelitian terbatas hanya pada sektor pertambangan yang tercatat di JII, hanya 5 dari 6 populasi yang dijadikan sampel penelitian, dan variabel penelitan yang terlalu umum diketahui oleh investor. Bagi penelitian selanjutnya, diharapkan dapat menambahkan variabel independen lainnya dan menambahkan variabel makroekonomi yang lain sebagai variabel moderasi. Kata Kunci: Current Ratio, Return on Assets, Debt to Equity Ratio, nilai tukar   The purpose of this study is to find out how the influence of Current Ratio (CR), Return on Assets (ROA), and Debt to Equity Ratio (DER) on Islamic stock returns and exchange rates as a moderating variable. This study used a purposive sampling technique for mining companies listed on the JII index for the 2012–2021 period and obtained a total of 5 sample companies. Data analysis using multiple linear regression. The results showed that partially Current Ratio, Return on Assets, and Debt to Equity Ratio did not have a significant effect on stock returns. The results of the study also show that exchange rates can moderate the effect of Current Ratio, Return on Assets, and Debt to Equity Ratio on Stock Returns. The limitations in this study are that it only uses research samples that are limited to the mining sector recorded on JII, only 5 out of 6 populations are used as research samples, and research variables that are too commonly known by investors. For further research, it is expected to be able to add other independent variables and add other macroeconomic variables as moderating variables.   Keywords: Current Ratio, Return on Assets, Debt to Equity Ratio, exchange rat

    Analisis Permodalan Dan Rentabilitas Pada Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) IV

    Get PDF
    Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui dampak permodalan (CAR) terhadap rentabilitas (ROA) pada Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti IV. Metode penulisan yang digunakan ialah analisis deskriptif data dengan menggunakan bantuan Microsoft Excel. Metode pengumpulan data melalui studi kepustakaan dan studi dokumentasi, menggunakan sumber data sekunder diperoleh melalui Annual Report dan Laporan Publikasi masing masing bank. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat kondisi dimana nilai rasio Capital Adequacy Ratio (CAR) berdampak dengan nilai Return On Assets (ROA), dilihat dari saat rasio CAR naik, diikuti dengan kenaikan ROA, begitupun sebaliknya. Kondisi ini memiliki kesesuaian dengan teori yang ada. Akan tetapi, dibeberapa periode terdapat rasio CAR tidak berkaitan atau tidak berdampak kepada rasio ROA, artinya tidak sesuai dengan teori yang ada

    Anak itu Aset atau Beban?

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menggali secara mendalam mengenai pemahaman makna anak dari sudut pandang orang tua, apakah anak merupakan aset atau beban. Metode yang kami gunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dalam penelitian ini berjumlah empat informan yaitu dua ayah dan dua ibu karena peneliti berniat mengetahui makna anak dalam sudut pandang orang tua. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, kami mendapatkan hasil bahwa anak memiliki arti yang sangat penting dalam sudut pandang orang tua dan sangat melekat pada makna aset. Anak dianggap sebagai anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa yang artinya anak adalah amanah yang harus dijaga dan dirawat dengan penuh kasih sayang. Selain itu, anak merupakan penerus keluarga yang akan meneruskan warisan, adat dan istiadat keluarga

    Peran Pemerintah Desa Dalam Pengembangan Wisata Sawah Desa Gunung Mulia Kecamatan Babulu Kabupaten Penajam Paser Utara

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pemerintah desa dalam pengembangan wisata sawah Desa Gunung Mulia yang memiliki keindahan alam yang asri, faktor-faktor yang mempengaruhi peran pemerintah desa dalam pengembangan wisata sawah Desa Gunung Mulia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan memanfaatkan jenis penelitian deskriptif. Tehnik pengumpulan data menggunakan cara observasi (pengamatan), dokumentasi, dan wawancara. Penelitian ini menggunakan teori strategi pengembangan dari Cooper dalam Sunaryo (2013: 159) terdiri dari atraksi, aksesibilitas, fasilitas, kelembagaan. Dari penelitian ini diperoleh hasil peran pemerintah desa dalam pengembangan wisata sawah Desa Gunung Mulia yaitu melakukan strategi pembangunan melalui ,atraksi pemerintah desa terus melakukan inovasi untuk meningkatkan daya tarik wisatawan, aksesibilitas pemerintah desa mengusulkan pembangunan jalan ke pemerintah kabupaten, amenitas pemerintah desa mensosialisasikan kepada POKDARWIS untuk membangun home stay, dan dalam kelebagaan pemerintah sebagai fasilitator. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi peran pemerintah desa dalam pengembangan wisata sawah Desa Gunung Mulia ialah sumber daya manusia dan media promos

    ANALISIS KELAYAKAN USAHA TOKO BINTANG CCTV DENGAN METODE BUSINESS MODEL CANVAS DAN ANALISIS SENSITIVITAS

    Get PDF
    Bintang CCTV store is a retail business that specializes in digital security, namely CCTV cameras. Bintang CCTV store is a result of the development of Bintang Komputer store, which is also located in Jagakarsa. After one year of operation, sales have not been stable, so a feasibility analysis is needed to assess the financial, non-financial, sensitivity, and Business Model Canvas aspects. The results of the financial aspect calculations were applied to three sensitivity conditions: optimistic, best, and pessimistic. Under optimistic conditions, the business is considered feasible with a NPV of Rp236,483,715, a PP of 2 year and 7 months, a PI of 1.51, an IRR of 78,8%, and a BEP of Rp173,641,626. Under best conditions, the business is also considered feasible with a NPV of Rp71,108,423, a PP of 4 years and 4 months, a PI of 1.23, an IRR of 23,8%, and a BEP of Rp173,641,626. However, under pessimistic conditions, the business is considered not feasible with a NPV of -Rp116,747,029, a PP is longer than the target, a PI of 0.93, an IRR of -15,9%, and a BEP of -Rp116,747,029. The non-financial aspects include management and organization, market and marketing, and technical and operational aspects. The Business Model Canvas classifies nine business elements based on the results of interviews.Toko Bintang CCTV merupakan usaha retail yang bergerak di bidang elektronik khususnya pada keamanan digital yaitu kamera CCTV. Toko Bintang CCTV merupakan hasil pengembangan usaha Toko Bintang Komputer yang dikembangkan di wilayah yang sama yaitu Jagakarsa. Setelah berjalan satu tahun, penjualannya masih belum stabil, sehingga perlu dilakukan analisis kelayakan usaha ditinjau dari perhitungan aspek finansial, aspek non-finansial, analisis sensitivitas, dan Business Model Canvas. Hasil dari perhitungan aspek finansial diterapkan pada tiga kondisi sensitivitas yaitu optimistic, best, dan pessimistic. Pada kondisi optimistic dinilai layak dengan nilai NPV Rp236,483,715, PP selama 2 tahun 7 bulan, PI sebesar 1,51, IRR sebesar 78,8%, dan BEP sebesar Rp62,142,023. Pada kondisi best, dinilai layak dengan nilai NPV Rp71,108,423, PP selama 4 tahun 4 bulan, PI sebesar 1,23, IRR sebesar 23,8%, dan BEP sebesar Rp173,641,626. Pada kondisi pessimistic, dinilai tidak layak dengan nilai NPV sebesar -Rp116,747,029, PP yang lebih lambat dari target, PI sebesar 0,93, IRR sebesar -15,9%, dan BEP sebesar 65,694,843. Aspek non-finansial meliputi aspek manajemen dan organisasi, aspek pasar dan pemasaran, dan aspek teknis dan operasional. Business Model Canvas mengklasifikasikan Sembilan elemen bisnis berdasarkan hasil wawancara

    Reformulasi Hukum Terhadap Jaminan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Bagi Kecelakaan Kerja Ditinjau Dari Collaborative Governance

    Get PDF
    Peran hukum dalam jaminan kesehatan dan keselamatan kerja di Indonesia sangat penting, Menurut data BPJS Ketenagakerjaan, klaim Jaminan Keselamatan Kerja terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2020, terdapat 221.740 klaim JKK, meningkat pada tahun 2021 sebanyak 234.370 klaim, pada 2022 sebanyak 297,725 klaim, dan pada rentang waktu Januari-November 2023, kasus kecelakaan kerja yang mengklaim JKK mencapai 360.635 kasus. Oleh karena tingginya kasus kecelakaan kerja dan faktor lain yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja, dibutuhkan suatu jaminan kesehatan bagi pekerja. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk menjamin terpenuhinya hak hak pekerja adalah dengan dibentuknya Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja sebagai bentuk pelaksanaan Pasal 87 UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang menekankan pentingnya penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pentingnya collaborative governance dalam reformulasi hukum terkait jaminan kesehatan dan keselamatan kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis data dan informasi terkait kecelakaan kerja serta tinjauan literatur terkait manajemen K3 dan kolaborasi antar stakeholders. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam pembaharuan undang-undang dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan produktif, serta perlunya perlindungan sosial seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) bagi pekerja yang mengalami kecelakaan kerja atau penyakit akibat lingkungan kerja

    Identifikasi Sumber Pencemaran berdasarkan Analisis Parameter Kekeruhan, pH, dan Warna di Situ Pamulang: Identifikasi Sumber Pencemaran berdasarkan Analisis Parameter Kekeruhan, pH, dan Warna di Situ Pamulang

    No full text
    ABSTRACTBackground: Situ is a container of stagnant water above the ground surface that is formed naturally or artificially with water sources originating from groundwater and / or surface water. The purpose of this study was to determine the turbidity, color, and pH parameters of Situ Pamulang water. Methods: This research method is an analytical observational research method by observing and comparing the results of laboratory measurements with predetermined quality standards. Result: The results of water quality research show that there are parameters of turbidity, color, and pH that do not meet the quality standards based on Permenkes regulations. The conclusion of this research on physical parameters, namely the color of the sample does not meet the quality standards. The water quality is influenced by the presence of soil grains and garbage in sample 2. Conclusion: Based on Permenkes RI Number 32 of 2017, the water quality in Situ Pamulang does not meet the recommended requirements for drinking water and clean water. Keywords : water quality, pamulang situ, physical parameters, chemical parameterABSTRAKLatar Belakang: Situ merupakan suatu wadah genangan air di atas permukaan tanah yang terbentuk secara alami maupun buatan dengan sumber air yang berasal dari air tanah dan/atau air permukaan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui parameter kekeruhan, warna, dan pH air Situ Pamulang.Metode: Metode penelitian ini merupakan metode penelitian observasional analitik dengan cara pengamatan dan membandingkan hasil pengukuran di laboratorium dengan standar baku mutu yang sudah ditetapkan.Hasil: Hasil penelitian kualitas air menunjukkan terdapat parameter kekeruhan, warna, dan pH yang tidak memenuhi syarat baku mutu berdasarkan peraturan Permenkes. Kesimpulan penelitian ini pada parameter fisika, yaitu warna pada sampel tidak memenuhi standar baku mutu. Kualitas air tersebut dipengaruhi oleh adanya butiran tanah dan sampah pada sampel 2.Kesimpulan: Berdasarkan Permenkes RI Nomor 32 Tahun 2017, kualitas air di Situ Pamulang tidak memenuhi syarat yang dianjurkan air minum dan air bersih. Kata Kunci : kualitas air, situ pamulang, parameter fisika, parameter kimia

    2,321

    full texts

    2,712

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eJournal UPN Veteran Jakarta (Universitas Pembangunan Nasional)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇