eJournal UPN Veteran Jakarta (Universitas Pembangunan Nasional)
Not a member yet
2712 research outputs found
Sort by
Beware of Sphenoorbital Meningioma
Sphenoorbital meningioma is one of the tumors of the central nervous system with a high rate of recurrence in around three years. This case report deals with a late case of sphenoorbital meningioma. A female, 52 years old, came with a headache, the right eye stood out, and vision decreased dramatically from two to three years ago. Radiological imaging indicates the presence of a dextra sphenoid region meningioma with hyperostosis on the sphenoid wing that extends to the extra-conal. This case report shows a late case of sphenoorbital meningioma and recommends the need for early detection of sphenoorbital meningioma in order to improve the patient\u27s prognosis
IMPLEMENTASI DEEP LEARNING BERBASIS TENSORFLOW UNTUK PENGENALAN WAJAH
Pengenalan wajah adalah salah satu bidang yang kini sedang berkembang pesat dalam computer vision dan memiliki penerapan yang luas dalam kehidupan sehari-hari. Penerapan deep learning telah mencapai kemajuan signifikan dalam pengenalan wajah dengan akurasi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan deep learning berbasis TensorFlow untuk pengenalan wajah. Metode ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja pengenalan wajah di berbagai lingkungan aplikasi serta memperluas cakupan dan akurasi teknologi pengenalan wajah yang digunakan di berbagai industri dan jasa. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan teknologi pengenalan wajah yang andal dan efektif dalam aplikasi praktis
Analisis Yuridis Terkait Penggunaan Logo Perusahaan Untuk Tujuan Komrsial Dikaitkan dengan Hak Kekayaan Intelektual
Penelitian ini membahas analisis yuridis penggunaan logo perusahaan untuk tujuan komersial dalam perspektif hak kekayaan intelektual (HKI). Logo perusahaan merupakan salah satu aset penting yang melambangkan identitas dan reputasi perusahaan. Penggunaan logo tanpa izin dapat menimbulkan pelanggaran HKI, khususnya hak cipta dan merek dagang. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peraturan hukum yang berlaku terkait perlindungan logo perusahaan, serta implikasi hukum yang muncul akibat penyalahgunaan logo tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan analisis kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan logo perusahaan di Indonesia telah diatur dalam undang-undang, namun masih terdapat tantangan dalam penerapan hukumnya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya perlindungan logo perusahaan dan implikasi hukumnya bagi pemilik hak serta pihak-pihak yang terlibat dalam penggunaan logo untuk tujuan komersial
The Impact of the Level of Bank Competition on Credit Risk in ASEAN-5 Countries
This research aims to determine the effect of bank competition on credit risk in ASEAN-5 countries. The sample used for this research are banks in ASEAN-5 with a total of 21 banks with a research period from 2011 - 2022. In this research, a panel data regression method was used using the Two Step Generalized Method of Moments (GMM). This research found that banks with higher competition level can reduce their credit. The results support the competition-stability theory. Banks can implement strategies to increase their competitiveness, such as product and service innovation, to reduce credit risk. In addition, banking regulators can use the results of this research to encourage healthy competition in the banking sector to strengthen financial system stability
Pengaruh Leadership Style, Workload, dan Kepuasan Kerja Terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) (Studi Kasus Pada PT Hakka Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh Leadearship Style terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) karyawan PT HAKKA INDONESIA, (2) pengaruh Workload terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) karyawan PT.XYZ, dan (3) pengaruh kepuasan kerja terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) karyawan PT.XYZ. Jenis data yang digunakan pada penelitian ini adalah data kuantitatif. Metode pengambilan data sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode simple random sampling. Sample dari penelitian ini yaitu peneliti menggunakan seluruh karyawan PT HAKKA INDONESIA sebagai sampelnya, sample yang peneliti ambil sebanyak 55 karyawan. Pengujian hipotesis mendapatkan hasil Leadersip Style berpengaruh positif terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB). Workload berpengaruh positif terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB). Serta variable Kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB)
Analisis Forensik Dengan Menerapkan Metadata Dan Hash Studi Kasus Pada Rekaman Video
Penerapan metadata dan hash dalam analisis forensik sangat diperlukan dalam menentukan keaslian dari file rekaman video. Metadata merupakan hasil dari suatu informasi yang menyimpan suatu data terkait dengan informasi dari data yang di analisis yaitu dengan melakukan identifikasi dengan membedakan dari video yang dianalisis sedangkan Hash merupakan salah satu ilmu yang digunakan dalam mengubah informasi, jadi data yang diinput nantinya akan berubah menjadi kombinasi antara angka, huruf atau ada karakter lain yang juga terenkripsi dari sebuah file. Tools yang digunakan untuk menganalisis dan menentukan keaslian file yaitu tools forevid. Tools forevid dapat digunakan dalam menentukan keaslian file hash dan metadata dari video, dalam penggunaan tools forevid ini memperlihatkan dua file rekaman video asli dan video editan untuk dianalisis setelah itu akan dilakukan perbandingan yang bertujuan untuk mengetahui apakah file rekaman video tersebut asli atau hasil editan. Dari hasil yang didapat, tools forevid ini sangat efektif digunakan dalam mengidentifikasi file-file yang diperlukan dalam proses analisis kasus yang terjadi
Evaluasi Pemilihan Supplier Sayur Pada PT Dwi Tunggal Citra Catering Dengan Metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) dan Best Worst Method (BWM)
PT Dwi Tunggal Citra Catering is a company focused on the catering industry that relies heavily on the effective and efficient selection of suppliers. This study implemented the Analytical Hierarchy Process (AHP) and Best Worst Method (BWM) methods. Based on the results of the study using the AHP method, the evaluation criterion weight value is 0.33, delivery is 0.29, flexibility is 0.19, responsiveness is 0.11 and cost is 0.08. The result of the processing of criteria data with the BWM method and processing the supplier\u27s weight data with each of the criteria with AHP, shows that supplier with the highest optimal weight is supplier C with the optimal weight of 0.9, while supplier B occupies the second position with the optimum weight of 0.07, and supplier A has the optimal weight of 0. So it can be appreciated that the priority supplier to cooperate further on the process of vegetable procurement in PT Dwi Tunggal Citra Catering is supplier C.PT Dwi Tunggal Citra Catering adalah perusahaan yang berfokus pada bidang industri katering yang sangat bergantungan kepada pemilihan supplier yang efektif dan efisien. Penelitian ini mengimplementasikan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Best Worst Method (BWM). Berdasarkan hasil penelitian menggunakan metode AHP, didapatkan nilai bobot penilaian kriteria yaitu kualitas sebesar 0,33, pengiriman sebesar 0,29, fleksibilitas sebesar 0,19, daya tanggap sebesar 0,11, dan biaya sebesar 0,08. Hasil dari pengolahan data kriteria dengan metode BWM dan pengolahan data bobot supplier tiap kriteria dengan metode AHP, menunjukkan bahwa supplier yang memiliki bobot optimal tertinggi adalah Supplier C yang memiliki bobot optimal sebesar 0,9, sedangkan Supplier B menempati posisi kedua dengan bobot optimal sebesar 0,07 dan Supplier A memiliki bobot optimal sebesar 0. Sehingga dapat disimpuIkan bahwasanya yang dapat dijadikan supplier prioritas untuk bekerja sama lebih lanjut pada proses pengadaan sayur di PT Dwi Tunggal Citra Catering adalah supplier C
HUBUNGAN ANTARA INDEKS MASSA TUBUH DENGAN RISIKO SARKOPENIA PADA LANJUT USIA DI KELURAHAN UNTIA KOTA MAKASSAR
Objective: To determine the relationship between body mass index and the risk of sarcopenia in the elderly in Untia Village, Makassar City. Methods: This research is a quantitative study with a cross-sectional research design. The sample was selected using a purposive sampling method and 67 samples were obtained that met the criteria. Body Mass Index (BMI) is calculated based on the formula of body weight divided by the square of height in meters, while the risk of sarcopenia is known using calf circumference as an indicator of muscle mass. Results: In this study, BMI in the normal category dominated (62.7%), followed by obese elderly (14.9%), obese (10.4%), thin (7.5%), and very thin (4.5%). Furthermore, it was obtained that the elderly had low muscle mass as much as 76.1% which referred to the condition of the risk of sarcopenia. The correlation test used was the Pearson product moment and the results obtained were a p value of 0.000 (p <0.05) which means there is a relationship between body mass index and risk sarcopenia in the elderly in Untia Village, Makassar City. The correlation coefficient value is positive at 0.486 with a medium/moderate relationship level. Conclusion: There is a significant relationship between body mass index and the risk of sarcopenia in the elderly in Untia Village, Makassar City.
Keywords: Aging; Body Massa Indeks (BMI); Elderly; Geriatric; Physiotherapy; SarcopeniaTujuan: Untuk mengetahui hubungan antara indeks massa tubuh dengan risiko sarkopenia pada lanjut usia di Kelurahan Untia Kota Makassar. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Sampel dipilih menggunakan metode purposive sampling dan didapatkan 67 sampel memenuhi kriteria inklusi. Indeks Massa Tubuh (IMT) dihitung berdasarkan rumus berat badan dibagi kuadrat tinggi badan dalam satuan meter, sedangkan risiko sarkopenia diketahui menggunakan lingkar betis sebagai indikator massa otot. Hasil: Dalam penelitian ini didapatkan IMT dengan kategori normal mendominasi (62.7%), diikuti lansia obesitas (14.9%), gemuk (10.4%), kurus (7.5%), dan sangat kurus (4.5%). Selanjutnya didapatkan lansia yang memiliki massa otot rendah sebanyak 76.1% yang merujuk pada kondisi risiko sarkopenia. Uji korelasi yang digunakan yaitu pearson product moment dan didapatkan hasil nilai p sebesar 0,000 (p<0,05) yang berarti terdapat hubungan antara indeks massa tubuh dengan risiko sarkopenia pada lanjut usia di Kelurahan Untia Kota Makassar. Nilai correlational coefficient bernilai positif sebesar 0,486 dengan tingkat hubungan yang moderat/sedang. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara indeks massa tubuh dengan risiko sarkopenia pada lanjut usia di Kelurahan Untia Kota Makassar.
Kata kunci: Geriatri; Fisioterapi; Indeks Massa Tubuh (IMT); Lansia; Penuaan; Sarkopeni
Peningkatan Pengetahuan Keamanan Pangan pada UKM Sektor Makanan untuk Memperkuat Ketahanan Keluarga: Sebuah Upaya Non-Maleficence pada Komunitas
Ketahanan keluarga yang adekuat diperlukam dalam membangun ketahanan komunitas. Makanan yang tidak aman dikonsumsi dapat menurunkan daya tahan tubuh sehingga tubuh menjadi lebih rentan terhadap penyakit. Masyarakat perlu mendapatkan perlindumgan atas keamanan pangan. Keamanan pangan merupakan salah satu hak konsumen sekaligus hak asasi manusia atas kesehatan yang harus terpenuhi untuk membangun komunitas yang sehat. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah sebagai upaya meningkatkan pengetahuan Usaha Kecil Menengah terhadap keamanan pangan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan secara online, diikuti oleh 38 orang pelaku UKM. Penyuluhan ini berhasil meningkatkan nilai rerata pengetahuan keamanan pangan pada pelaku UKM, yaitu dari 63.82 menjadi 87.81.
Kata kunci:
Keamanan Pangan, Ketahanan Keluarga, Komunitas, Non-maleficence, Usaha Kecil Menengah
Abstract
Adequate family resilience is necessary in building community resilience. Foods that are not safe for consumption can lower the body\u27s resistance so that the body becomes more susceptible to disease. People need to get protection for food safety. Food safety is one of the consumers rights to health that must be fulfilled to build a healthy community. The purpose of community service is to increase knowledge of Small - Medium Enterprises (SMEs) on food security. Service activities were conducted in the form of online counselling attended by 38 SMEs. This counselling succesfully increased the mean score of food safety knowledge among SMEs from 63.82 to 87.81.
Keywords:
Food security, Family resilience, Community, Non-maleficence, Small - Medium Enterprise