eJournal UPN Veteran Jakarta (Universitas Pembangunan Nasional)
Not a member yet
2712 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN SCREEN TIME DENGAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR PADA ANAK USIA 2-3 TAHUN DI POSYANDU NAGARI SUNGAI PULAI
Background: With the rapid development of technology which is increasingly familiar to children\u27s environments such as television, games, watching videos and opening social networks on mobile phones, it is a form of inactive behavior and if done with excessive time or often called with screentime it will make the child inactive so that it will hinder the development of gross motor skills in children. Purpose: To find out whether there is a relationship between screen time and gross motor skills in children aged 2-3 years in Nagari Sungai Pulai. Method: Using the Cross Sectional Study method, with a sample of 42 children using the Total Sampling technique. Results: Based on the results of research that has been conducted from the Spearman\u27s rho test, a significant value of p=.000 is obtained which indicates a relationship between screen time and gross motor skills in children aged 2-3 years. The value of r = -.546 means that the level of closeness of the relationship is quite strong and the data is negative, that is, the value of the independent variable (screentime) increases, the value of the dependent variable (gross motor skills) decreases. Conclusion: Based on the results of research that has been done, it shows that there is a relationship between screen time and gross motor skills in children aged 2-3 years. A significance value of p=.000 or p<0.05 was obtained. The closeness level of the relationship is r = -.546, which is quite strong and the data is negative, that is, the value of the independent variable (screentime) increases, the value of the dependent variable (gross motor skills) decreases.
Keywords: Screentime; Gross Motor; gadgetLatar belakang: Dengan berkembangnya teknologi yang cukup pesat yang semakin tidak asing di lingkungan anak-anak seperti televisi, game, menonton video dan membuka jejaring sosial di handphone, merupakan salah satu bentuk prilaku inaktif dan jika di lakukan dengan waktu yang berlebihan atau sering di sebut dengan screentime akan membuat anak tidak aktif sehingga akan menghambat pada perkembangan motorik kasar pada anak. Tujuan: Untuk mengetahui apakah ada hubungan antara screentime dengan kemampuan motorik kasar pada anak usia 2-3 tahun di Nagari Sungai Pulai. Metode: Menggunakan metode Cross Sectional Study, dengan sampel sebanyak 42 anak dengan teknik Total Sampling. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dari uji Spearman’s rho test didapatkan nilai signifikasi p=,000 yang menunjukkan adanya hubungan antara screentime terhadap kemampuan motorik kasar pada anak usia 2-3 tahun. Nilai r = -,546 artinya tingkat keeratan hubungannya yaitu cukup kuat dan data bernilai negatif yaitu semakin meningkat nilai dari variabel bebas (screentime) maka nilai dari variabel terikat (motorik kasar) menurun. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan adanya hubungan antara screentime terhadap kemampuan motorik kasar pada anak usia 2-3 tahun. Didapatkan nilai signifikasi p=,000 atau p<0,05. Dengan tingkat keeratan hubungannya bernilai r = -,546 yaitu cukup kuat dan data bernilai negatif yaitu semakin meningkat nilai dari variabel bebas (screentime) maka nilai dari variabel terikat (motorik kasar) menurun.
Kata kunci: Screentime; Motorik kasar; gadget
Stabilitas Laba dan Performa Keuangan: Studi Kasus PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2017-2021)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas dan kinerja keuangan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk selama periode 2017-2021 dengan fokus pada rasio profitabilitas. Tiga indikator utama yang dievaluasi adalah Return On Assets (ROA), Return On Equity (ROE), dan Net Profit Margin (NPM). Metode penelitian melibatkan pengumpulan data sekunder dari laporan tahunan Bank Negara Indonesia dan analisis rasio keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROA Bank BNI relatif stabil dengan fluktuasi rendah selama periode penelitian, mencerminkan efisiensi bank dalam memanfaatkan aset untuk meraih laba bersih. Meskipun ROE mengalami penurunan signifikan pada tahun 2020, bank berhasil memulihkannya pada tahun 2021, menunjukkan kemampuan bank dalam mengembalikan modal untuk memperoleh keuntungan. NPM Bank BNI, meskipun mengalami fluktuasi, menunjukkan stabilitas dengan tren peningkatan pada tahun 2021. Bank BNI mampu mempertahankan profitabilitasnya dalam kondisi ekonomi global yang terganggu oleh pandemi Covid-19. Kesimpulannya, Bank BNI berhasil menjaga stabilitas dan efektivitas kinerja keuangan selama periode penelitian, meskipun dihadapkan pada tantangan ekonomi global. Penelitian ini memberikan wawasan tentang faktor-faktor yang memengaruhi kinerja keuangan bank dan menyediakan dasar untuk strategi perbaikan di masa mendatang
PERANCANGAN USER INTERFACE (UI) MONITORING TUMBUH KEMBANG ANAK BERBASIS ANDROID DENGAN METODE CATWOE: PERANCANGAN USER INTERFACE (UI) MONITORING TUMBUH KEMBANG ANAK BERBASIS ANDROID DENGAN METODE CATWOE
Perkembangan teknologi merupakan salah satu faktor yang berpengaruh di bidang komputer dan informasi ,salah satunya membawa pengaruh terhadap komunikasi jarak jauh. kondisi saat ini pastinya sangat dibutuhkan sekali teknologi, dimana semua serba digital sehingga memudahkan orang untuk melakukan aktifitas dan tidak perlu harus datang kesuatu tempat dalam bentuk lokasi tertentu yang membutuhkan jarak dan waktu. Seiring pertumbuhan teknologi tersebut maka banyak juga kebutuhan terkait dengan kemudah dalam segi teknologi salah satunya dibidang kesehatan khususnya pada anak yang sangat rentang terhadap sumber penyakit. Dari sini kami mengangkat salah satu dari tema kesehatan bagi anak untuk mencegah adanya peningkatan penyakit pada anak. Pada monitoring tumbuh kembang anak terbagi menjadi dua, yaitu pertumbuhan dan perkembangan. Perlu adanya pantauan dari pertumbuhan dan perkembangan anak di samping itu, masih dirasakan kurangnya kesadaran sebagian anggota masyarakat akan perlunya pengembangan kesejahteraan terhadap anak. Kami merancang user interface Aplikasi Baby Care dengan metode catwoe, suatu inovasi yang beda dan praktis aplikasi ini dapat dikatakan juga sebagai monitoring untuk si bayi atau anak orangtua. Aplikasi ini memberikan informasi tentang pertumbuhan dan perkembangan untuk anak untuk kesejahteraan anak di masa pertumbuhannya.Perkembangan teknologi merupakan salah satu faktor yang berpengaruh di bidang komputer dan informasi ,salah satunya membawa pengaruh terhadap komunikasi jarak jauh. kondisi saat ini pastinya sangat dibutuhkan sekali teknologi, dimana semua serba digital sehingga memudahkan orang untuk melakukan aktifitas dan tidak perlu harus datang kesuatu tempat dalam bentuk lokasi tertentu yang membutuhkan jarak dan waktu. Seiring pertumbuhan teknologi tersebut maka banyak juga kebutuhan terkait dengan kemudah dalam segi teknologi salah satunya dibidang kesehatan khususnya pada anak yang sangat rentang terhadap sumber penyakit. Dari sini kami mengangkat salah satu dari tema kesehatan bagi anak untuk mencegah adanya peningkatan penyakit pada anak. Pada monitoring tumbuh kembang anak terbagi menjadi dua, yaitu pertumbuhan dan perkembangan. Perlu adanya pantauan dari pertumbuhan dan perkembangan anak di samping itu, masih dirasakan kurangnya kesadaran sebagian anggota masyarakat akan perlunya pengembangan kesejahteraan terhadap anak. Kami merancang user interface Aplikasi Baby Care dengan metode catwoe, suatu inovasi yang beda dan praktis aplikasi ini dapat dikatakan juga sebagai monitoring untuk si bayi atau anak orangtua. Aplikasi ini memberikan informasi tentang pertumbuhan dan perkembangan untuk anak untuk kesejahteraan anak di masa pertumbuhannya
Sustainable Livelihoods Approach Pada Saat Gelombang Tinggi Masyarakat Nelayan Di Desa Glondong Gede Kecamatan Tambakboyo Kabupaten Tuban
The study aims to determine the sustainable livelihood of fishing communities in Glondong Gede Village, Tambakboyo District, Tuban Regency using the concept of Sustainable Livelihood Approch. This study uses a qualitative approach with data collection methods by conducting interviews and documentation. Furthermore, to determine the strength of sustainable livelihoods using Multidemensional Scaling Rapfish calculations. The results of this study show that there are two aspects of assets that are the main strength in the sustainable livelihood of fishermen, namely physical assets with an index of 77.96 and social assets with an index value of 81.84.
Keywords: Fishing Communities; Sustainable Livelihood; Multidimensional Scaling Rapfish.Penelitian bertujuan untuk mengetahui penghidupan berkelanjutan masyarakat nelayan di Desa Glondong Gede Kecamatan Tambakboyo Kabupaten Tuban dengan menggunakan konsep Sustainable Livelihood Approch. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data dengan melakukan wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya, untuk mengetahui kekuatan penghidupan berkelanjutan menggunakan penghitungan Multidemensional Scaling Rapfish. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat dua aspek aset yang menjadi kekuatan utama dalam penghidupan berkelanjutan nelayan yakni aset fisik dengan indeks 77.96 dan aset sosial dengan nilai indeks 81.84
Work Family Conflict dan Work Stress Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Job Satisfaction Sebagai Variabel Mediasi PT Cantika Puspa Pesona
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh work family conflict dan work stres terhadap kinerja karyawan dengan job satisfaction sebagai variabel mediasi pada pegawai PT Cantika Puspa Pesona. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 55 karyawan. Penelitian ini menggunakan Structural Equation Model (SEM) dan proses analisis data menggunakan SmartPLS versi 3.2 sebagai alat pengukurannya. Hasil dari pengujian diperoleh (1) terdapat pengaruh antara work family conflict terhadap kinerja karyawan (2) tidak terdapat pengaruh antara work stress terhadap kinerja karyawan (3) tidak terdapat pengaruh antara work family conflict terhadap kinerja karyawan melalui job satisfaction (4) terdapat pengaruh antara work stress terhadap kinerja karyawan melalui job satisfaction (5) terdapat pengaruh antara job satisfaction terhadap kinerja karyawan
Peran Moderasi Komisaris Independen Atas Pengaruh Manajemen Laba Terhadap Biaya Utang
Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menganalisis pengaruh praktik manajemen laba terhadap biaya utang perusahaan, dengan menggunakan peran komisaris independen sebagai variabel moderasi. Manajemen laba dilakukan identifikasi sebagai tindakan yang dapat mempengaruhi pengambilan keputusan kreditur dan pihak terkait dengan biaya utang suatu perusahaan. Komisaris independen dianggap sebagai faktor pengawasan yang dapat memoderasi hubungan antara manajemen laba dan biaya utang. Metode penelitian ini menggunakan data keuangan perusahaan manufaktur subsektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dalam kurun waktu 2017-2021. Data penelitian ini bersumber dari laporan keuangan, laporan tahunan yang diperoleh dari laman www.idx.co.id dan laman resmi perusahaan. Analisis regresi linier berganda digunakan untuk menguji hipotesis. Hasil pengujian menunjukkan bahwa manajemen laba tidak berpengaruh terhadap biaya utang. Selain itu, komisaris independen tidak memperlemah pengaruh positif manajemen laba terhadap biaya utang
Perlindungan Hukum Terhadap Mahasiswa Dalam Membayar Uang Kuliah Tunggal Menggunakan Sistem Student Loan
Besarnya rata-rata biaya pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi tidak sebanding dengan besarnya pendapatan yang didapatkan orang tua sebagai pemberi fasilitas pendidikan. Pemerintah sudah berupaya dengan mengeluarkan bantuan pendidikan KIP dan KIP Kuliah bagi masyarakat Indonesia, akan tetapi dalam pelaksanaannya masih belum tepat sasaran. Selain itu, Masyarakat golongan menengah menghadapi beban berat dalam membiayai pendidikan anak di perguruan tinggi karena pemerintah cenderung fokus pada masyarakat miskin. Maka dari itu, student loan dapat menjadi solusi bagi warga negara Indonesia yang ingin melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Penelitian ini membahas mengenai student loan yang dapat diterapkan Indonesia, menggunakan jenis penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil analisis dari penelitian ini menunjukkan Indonesia dapat mengusung kembali lahirnya KMI 2.0 yang berlandaskan Pasal 76 ayat (1) dan (2) UU Dikti yang dapat dirumuskan secara matang dan komprehensif. Konsep student loan ini juga diharapkan dapat menjadi jalan keluar bagi masyarakat ekonomi menengah yang mengalami permasalahan
Orientasi Anggota DPD RI Terpilih 2024-2029 sebagai Upaya Optimalisasi Kinerja Parlemen Modern
Pemilihan anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) untuk periode 2024-2029 menjadi titik krusial dalam menentukan arah kebijakan dan pengawasan di tingkat nasional. Sebagai lembaga perwakilan yang berperan mengawasi pelaksanaan undang-undang dan memberikan masukan kepada DPR, DPD RI memegang peranan penting dalam menjaga keseimbangan demokrasi di Indonesia. Dengan terpilihnya anggota DPD RI yang baru, harapan masyarakat akan peningkatan kinerja parlemen sangat tinggi. Masyarakat berharap DPD RI dapat lebih responsif terhadap aspirasi daerah, lebih aktif dalam fungsi legislasi dan pengawasan, serta lebih transparan dalam menjalankan tugas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa DPD RI memiliki peran strategis dalam sistem pemerintahan Indonesia. Berdasarkan UUD NRI Tahun 1945, DPD RI memiliki tiga fungsi utama yaitu legislasi, pengawasan, dan anggaran. Peran DPD RI tersebut sangat krusial, terutama dalam memperjuangkan kepentingan daerah dan menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan undang-undang. Namun, ada beberapa peluang yang dapat dimanfaatkan oleh anggota DPD RI terpilih untuk meningkatkan kinerja parlemen, antara lain: 1. Penguatan Kapasitas Anggotta DPD RI; 2. Penguatan Fungsi Pengawasan dan Advokasi; 3. Penggunaan Tenologi Informasi; dan 4. Kolaborasi dengan Stakeholder. Kemudian, beberapa anggota DPD RI terpilih dapat melakukan beberapa langkah untuk mengimplementasikan strategi optimalisasi kinerja parlemen modern yakni: 1. Penyusunan Rencana Kerja Srategis; 2. Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas; 3. Pengembangan Sistem Monitoring dan Evaluasi; dan 4. Peningkatan Partisipasi Publik
The Influence of Green Innovation, Sustainability Reports, and Going Concern Opinion on Company Value
This study aims to determine the effect of green innovation, sustainability reports, and going concern opinion on firm value with firm size as the control variable. This study uses a quantitative method with secondary data types with a sample of manufacturing and mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period of 2017-2020. Based on the purposive sampling technique with unbalanced panel data, 101 samples were obtained in this study. The data analysis technique used is Multiple Linear Regression analysis using STATA version 14 with a significance level of 5%. Meanwhile, going concern opinion has a significant negative effect on company value. It is hoped that this research can contribute to capturing the level of green innovation and its impact on company value, by also considering the quality of sustainability reports and going concern opinions.
Keywords: Firm Value, Going Concern Opinion, Sustainability Report, Green Innovation
PELAKSANAAN SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK DI INDONESIA PERSPEKTIF NILAI KEADILAN
One of the elements that must exist in a legal and democratic state is the protection of human rights, including child protection, which will determine the future of the Indonesian state and ensure that future generations have clear regulations. This research is normative legal research, namely legal research that places law as a building block of norms. The juvenile criminal justice system is used by law enforcement to decide criminal sanctions against children who commit criminal acts or children who are in conflict with the law. The best interests of the child must be the main priority in child punishment. However, according to Law Number 11 of 2012 concerning the Juvenile Criminal Justice System, Juvenile criminal justice falls under the scope of the General Court. In completing diversion and restorative justice procedures in accordance with statutory provisions for children in conflict with the law, Settlement efforts use mediation, conciliation, and restitution methods simultaneously to unite the parties in a settlement. Therefore, it is mandatory to ensure that cases of children in conflict with the law do not involve the judicial process. Instead, the case was transferred outside the judicial process (non-litigation).Salah satu unsur yang harus ada dalam negara hukum dan demokrasi adalah perlindungan hak asasi manusia, termasuk perlindungan anak, yang akan menentukan masa depan negara Indonesia dan menjamin generasi penerus memiliki peraturan yang jelas. Menerima hak dalam hal ini di bawah perlindungan hukum. Prinsip perlindungan anak merupakan prinsip tanpa kekerasan yang menitikberatkan pada kepentingan anak dan hak atas perlindungan kehidupan, kesejahteraan, tumbuh kembang anak, termasuk anak yang melakukan kejahatan. Penilitian ini adalah penelitian hukum normatif yaitu penelitian hukum yang meletakkan hukum sebagai sebuah bangunan sistem norma. Sistem peradilan pidana anak digunakan oleh penegak hukum untuk memutuskan sanksi pidana terhadap anak yang melakukan tindak pidana atau anak yang berhadapan dengan hukum. Kepentingan terbaik anak harus menjadi prioritas utama dalam pemidaan anak. Namun menurut Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Peradilan Pidana Anak berada di bawah ruang lingkup Peradilan Umum. Dalam menyelesaikan prosedur pengalihan dan keadilan restoratif yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan untuk anak yang berhadapan dengan hukum. Upaya penyelesaian menggunakan metode mediasi, konsiliasi, dan restitusi secara bersamaan untuk menyatukan pihak dengan penyelesaian. Oleh karena itu, kasus anak yang berkonflik dengan hukum wajib diusahakan untuk tidak melibatkan proses peradilan. Sebaliknya, kasus tersebut dialihkan ke luar proses peradilan (non-litigasi)