eJournal UPN Veteran Jakarta (Universitas Pembangunan Nasional)
Not a member yet
    2712 research outputs found

    Kualitas Sanitasi Higiene dengan Peningkatan Frekuensi Diare pada Balita

    Get PDF
    Background: Diarrhea is a leading cause of child mortality. Approximately 90% of diarrhea-related deaths occur among children under five years old. One of the causes of diarrhea is poor access to hygiene and sanitation. Data obtained from the Dungkait Health Center indicate that the village with the lowest sanitation facilities and the highest incidence of diarrhea in children under five is Pangasaan Village. The aim of this study is to describe the hygiene and sanitation conditions related to the incidence of diarrhea in children under five in Pangasaan Village, Tapalang Barat District, Mamuju Regency. Methods: The study design used is cross-sectional. The population in this study includes all households with children under five in Pangasaan Village, totaling 54 households. The sample consists of mothers of children under five, with a total sample size of 54 individuals. The study variables include: drinking water treatment, defecation habits, wastewater management, waste management, and the incidence of diarrhea. Data were collected using questionnaires and observation sheets. The data were analyzed using descriptive analysis. Results: There is no significant relationship between drinking water treatment and the incidence of diarrhea in children under five (p-value = 1). There is also no significant relationship between defecation habits and the incidence of diarrhea in children under five (p-value = 0.176). Similarly, no significant relationship exists between household wastewater management and the incidence of diarrhea in children under five (p-value = 0.575), nor between waste management and the incidence of diarrhea in children under five years old (p-value = 1). Conclusion: Although not statistically significant, toddlers from households with poor sanitation tend to have a higher incidence of diarrhea compared to those from households with better sanitation. Keywords: Diarrhea; Toddlers; Hygiene; SanitationLatar Belakang: Diare merupakan penyakit utama penyebab kematian anak. Sekitar 90% dari kematian karena diare terjadi pada balita, khususnya pada negara yang memiliki penghasilan rendah dan menengah. Salah satu yang menjadi penyebab diare ialah rendahnya akses hygiene dan sanitasi. Dari data yang telah didapatkan di Puskesmas Dungkait dapat dilihat bahwa desa tertinggi dengan sarana sanitasi yang masih rendah dan tingkat kejadian diare pada balita yang tinggi adalah Desa Pangasaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran hygiene sanitasi dengan kejadian diare pada balita di Desa Pangasaan Kecamatan Tapalang Barat, Kabupaten Mamuju. Metode: Desain penelitian menggunakan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh rumah tangga yang memiliki balita di Desa Pangasaan yaitu sebanyak 54 rumah tangga. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah ibu balita, dengan menggunakan total sampel, yaitu sebanyak 54 orang. Variabel penelitian yaitu: pengolahan air minum, kebiasaan buang air besar, pengolahan air limbah, pengelolaan sampah dan kejadian diare.  Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil: terdapat 2 (16,7%) anak balita yang mengalami diare pada responden yang melakukan pengolahan air minum memenuhi syarat dan ada 6 (14,3%) anak balita yang mengalami diare pada responden yang melakukan pengolahan air minum tidak memenuhi syarat. Tidak terdapat anak balita yang mengalami diare pada responden yang melakukan kebiasaan buang air besar memenuhi syarat dan ada 8 (19,0%) anak balita yang mengalami diare pada responden yang melakukan kebiasaan buang air besar tidak memenuhi syarat. Tidak terdapat anak balita yang mengalami diare pada responden yang melakukan pengelolaan limbah cair rumah tangga memenuhi syarat dan ada 8 (16,7%) anak balita yang mengalami diare pada responden yang melakukan pengelolaan limbah cair rumah tangga tidak memenuhi syarat. terdapat 1 (9,1%) anak balita mengalami diare pada responden yang melakukan pengelolaan sampah memenuhi syarat dan ada 7 (14,8%) anak balita yang mengalami diare pada responden yang melakukan pengelolaan sampah tidak memenuhi syarat. Hasil analisis chi-square menunjukkan bahwa p-value untuk semua hubungan variabel di atas 0,05 yang menunjukkan bahwa secara statistik, tidak terdapat hubungan antara hygiene sanitasi dengan kejadian diare pada balita di Desa Pangasaan. Kesimpulan: Secara statistik tidak terdapat hubungan yang signifikan antara hygiene sanitasi dengan kejadian diare pada balita di Desa pangasaan. Meski demikian sebagian besar balita yang mengalami diare berasal dari rumah tangga dengan hygiene sanitasi yang tidak memenuhi syarat

    Pengaruh Kerja Sama Global Terhadap Perekonomian Bangsa Melalui Presidensi G20 di Indonesia

    Get PDF
    Forum Internasional berupa Presidensi G20 yang telah diselenggarakan di Indonesia pada November 2022, memberikan dampak yang besar di berbagai sektor khususnya sektor perekonomian. Visi dan misi dari forum ini adalah untuk mengadakan kerja sama multilateral dalam merekonstruksi kembali tatanan dunia dengan diskusi utama mengenai isu keuangan pada lingkup dunia. Pengkajian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada pengaruh kerja sama global terhadap perekonomian bangsa melalui forum G20 yang telah dilaksanakan di Indonesia ini. Penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menerapkan cara analisis studi kepustakaan pada beberapa artikel dari jurnal yang valid dan terpercaya. Hasil yang diperoleh menyatakan bahwa adanya pengaruh positif dari forum internasional Presidensi G20 terhadap perekonomian bangsa. Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan dalam hal perekonomian. Keuangan negara mengalami kenaikan karena adanya dukungan dari berbagai negara, devisa negara pun turut naik karena adanya mobilitas dari luar negeri, serta para pelaku UMKM yang ikut mengalami kenaikan omset karena meningkatnya jumlah permintaan. Dapat disimpulkan bahwa Forum Presidensi G20 memberikan manfaat yang dominan dalam perekonomian bangsa

    Earthworm Infusion as an Antimicrobial Against Bacteria Causing Diarrhea

    Get PDF
    Diarrhea is the second most common disease worldwide after Acute Respiratory Infection (ARI). One of the causes of diarrhea is the gastrointestinal infection caused by disease bacteria (microbe) such as Salmonella sp., Escherichia coli, Shigella sp., and Vibrio cholerae. The earthworm species Lubricus sp can be used as an alternative medication believed to be able to cure digestive diseases such as typhus, dysentery, and other indigestion like gastritis. This research is laboratory experimental research. The antibacterial activity is measured by determining the Minimum Inhibitory Concentration (MIC) and Minimum Bactericidal Concentration (MBC) values of earthworm infusion (Lumbricus rubellus) using the tube dilution test. The bacteria used in this research are Escherichia coli, Shigella dysentriae, and Vibrio cholerae, isolated from the feces of diarrhea patients. This research aims to examine the earthworm infusion antibacterial (Lumbricus rubellus) activity to several bacteria that commonly cause diarrhea. The research results show that the average MIC value of earthworm infusion (Lumbricus rubellus) against Escherichia coli is >50%, Shigella dysentriae 0,098%, and Vibrio cholerae >50%. The average MBC value of earthworm infusion against Shigella dysentriae is 50%. . &nbsp

    Manajemen Kesehatan Ternak Babi Melalui Pemberdayaan Masyarakat Peternak Babi Skala Rumah Tangga

    Get PDF
    Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalisasi pemberdayaan masyarakat peternak babi skala rumah tangga di desa Niukbaun, Kabupaten Kupang.  Kegiatan ini meliputi pelayanan kesehatan ternak babi, pemilihan bibit unggul, edukasi pengolahan pakan babi, dan edukasi manajemen perkandangan sehat. Ditinjau dari aspek kesehatan hewan, meningkatnya jumlah kematian ternak babi akibat beberapa penyakit pada babi, seperti diare, kecacingan dan saat ini, adalah penyakit ASF yang lebih membahayakan dibandingkan penyakit lain pada ternak babi dengan angka mortality rate yang tinggi. Kegiatan yang dilakukan meliputi 1) pertemuan dengan anggota kelompok peternak dari dua mitra; 2) pelayanan kesehatan ternak babi; 3) edukasi manajemen perkandangan babi sehat dan pemilihan bibit unggul, dan 4) edukasi pengolahan pakan babi dengan memanfaatkan bahan lokal. Secara umum kegiatan pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berjalan dengan baik. Mitra kegiatan sangat antusias dalam berkoordinasi untuk pelayanan kesehatan ternak, mengolah pakan, dan mengikuti pemaparan tentang pemilihan bibit unggul dan pentingnya manajemen kesehatan ternak dan perkandagannya. Luaran yang dihasilkan antara lain publikasi kegiatan, peningkatan pemahaman mitra akan pentingnya kesehatan ternak babi, dan pemanfaatan bahan lokal untuk pakan ternak babi yang semuanya berlandaskan aspek kesejahteraan hewanKegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalisasi pemberdayaan masyarakat peternak babi skala rumah tangga di desa Niukbaun, Kabupaten Kupang.  Kegiatan ini meliputi pelayanan kesehatan ternak babi, pemilihan bibit unggul, edukasi pengolahan pakan babi, dan edukasi manajemen perkandangan sehat. Ditinjau dari aspek kesehatan hewan, meningkatnya jumlah kematian ternak babi akibat beberapa penyakit pada babi, seperti diare, kecacingan dan saat ini, adalah penyakit ASF yang lebih membahayakan dibandingkan penyakit lain pada ternak babi dengan angka mortality rate yang tinggi. Kegiatan yang dilakukan meliputi 1) pertemuan dengan anggota kelompok peternak dari dua mitra; 2) pelayanan kesehatan ternak babi; 3) edukasi manajemen perkandangan babi sehat dan pemilihan bibit unggul, dan 4) edukasi pengolahan pakan babi dengan memanfaatkan bahan lokal. Secara umum kegiatan pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berjalan dengan baik. Mitra kegiatan sangat antusias dalam berkoordinasi untuk pelayanan kesehatan ternak, mengolah pakan, dan mengikuti pemaparan tentang pemilihan bibit unggul dan pentingnya manajemen kesehatan ternak dan perkandagannya. Luaran yang dihasilkan antara lain publikasi kegiatan, peningkatan pemahaman mitra akan pentingnya kesehatan ternak babi, dan pemanfaatan bahan lokal untuk pakan ternak babi yang semuanya berlandaskan aspek kesejahteraan hewa

    Pelatihan Pembuatan Film Animasi Pembelajaran Menggunakan Aplikasi Toontastic 3D Bernuansa Budaya Jambi Sebagai Upaya Optimalisasi Literasi Teknologi Bagi Guru-Guru SMP dan SMA

    Get PDF
    Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman kepada guru di SMP Muhammadiyah Kuala Tungkal, SMP Negeri 5 Kuala Tungkal, dan SMA Negeri 5 Tanjung Jabung Barat mengenai penggunaan aplikasi Toontastic 3D dan Plotagon sebagai alat pembuatan film animasi pembelajaran. Metode kegiatan adalah melalui pelatihan atau workshop yang dilaksanakan secara tatap muka. Hasil workshop menunjukkan bahwa respon peserta pelatihan sangat positif dengan capaian nilai rata-rata sebesar 90,75% dengan kriteria sangat baik. Guru tertarik dan berkomitmen untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi dalam membuat film animasi pembelajaran menggunakan aplikasi Toontastic 3D dan Plotagon. Kesimpulan dari kegiatan yang telah dilakukan adalah guru-guru memahami dan dapat menggunakan aplikasi Toontastic 3D dan Plotagon untuk pembelajaran.

    Analisis Pemanfaatan Layanan Paylater di Era Keuangan Digital Oleh Generasi Z

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemakaian layanan paylater pada generasi Z, dengan fokus pada intensitas penggunaan, jenis pembelian, dan preferensi aplikasi paylater. Metode penelitian menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 85 responden dari kalangan generasi Z. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa sebagian besar responden pernah menggunakan paylater, dengan intensitas pemakaian yang cenderung rendah. Mayoritas pembelian paylater adalah produk bersifat produktif. Shopee Paylater menjadi aplikasi yang paling sering digunakan, diikuti oleh Kredivo dan Akulaku. Implikasi dari temuan ini adalah bahwa paylater telah menjadi alternatif pembayaran yang populer, terutama untuk generasi Z. Meskipun memiliki kelebihan, seperti memenuhi kebutuhan dengan cepat dan kemudahan berbelanja, pengguna juga dihadapkan pada risiko ketergantungan utang dan biaya tambahan yang tinggi. Oleh karena itu, penyedia layanan paylater perlu mempertimbangkan strategi untuk meningkatkan intensitas penggunaan dan memberikan edukasi tentang pengelolaan keuangan yang bijak kepada pengguna

    Bahaya Penyalahgunaan Narkoba dan Peredarannya di Era Digital

    Get PDF
    Penyalahgunaan narkoba masih menjadi masalah yang kerap kali kita dengar dan kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Padahal narkoba memiliki dampak negatif yang sangat nyata. Masalah ini memakan banyak korban dan masih belum bisa teratasi dengan baik. Untuk itu, kami menyusun artikel ini sebagai tujuan untuk menyebarkan informasi kepada pembaca mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan bagaimana peredarannya di era digital. Artikel ini ditulis dengan menggunakan studi literatur sebagai metode penulisan, dengan meninjau 5 artikel ilmiah dengan rentang tahun 2017-2022. Berdasarkan 5 studi literatur yang sudah diperoleh dan diteliti, ditemukan bahwa penyalahgunaan narkoba sangat berbahaya untuk kesehatan kita, baik fisik maupun mental. Selain itu, di era digital ini peredaran dan penyalahgunaan narkoba semakin marak karena perkembangan teknologi, kemudahan dalam berkomunikasi, serta bertransaksi online. Sehingga, pihak berwajib kesulitan dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkobaPenyalahgunaan narkoba masih menjadi masalah yang kerap kali kita dengar dan kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Padahal narkoba memiliki dampak negatif yang sangat nyata. Masalah ini memakan banyak korban dan masih belum bisa teratasi dengan baik. Untuk itu, kami menyusun artikel ini sebagai tujuan untuk menyebarkan informasi kepada pembaca mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan bagaimana peredarannya di era digital. Artikel ini ditulis dengan menggunakan studi literatur sebagai metode penulisan, dengan meninjau 5 artikel ilmiah dengan rentang tahun 2017-2022. Berdasarkan 5 studi literatur yang sudah diperoleh dan diteliti, ditemukan bahwa penyalahgunaan narkoba sangat berbahaya untuk kesehatan kita, baik fisik maupun mental. Selain itu, di era digital ini peredaran dan penyalahgunaan narkoba semakin marak karena perkembangan teknologi, kemudahan dalam berkomunikasi, serta bertransaksi online. Sehingga, pihak berwajib kesulitan dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba.Kata Kunci: Bahaya, Peredaran, Penyalahgunaan Narkoba, Era Digita

    Penerapan Model Komunikasi Interaktif Pada Kelompok Lanjut Usia Rw 09 Kelurahan Tomang Jakarta Barat Melalui Aktivitas Bercocok Tanam Menggunakan Metode Hidroponik

    Get PDF
    Permasalahan yang dihadapi oleh orang lanjut usia (Lansia) secara umum adalah penurunan kualitas kesehatan fisik dan psikis lansia, dan merasa sudah tidak berguna lagi bagi keluarga maupun lingkungannya. Secara ekonomi sebagian besar lansia di Kelurahan Tomang, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat berada di tingkat menengah ke bawah. Pengabdian kepada masyarakat ini. sebagai kolaborasi antara UPN Veteran Jakarta dengan UPN Veteran Jawa Timur bertujuan melakukan pendampingan meningkatkan kepercayaan diri para lansia. Bercocok tanam menggunakan metode hidroponik memanfaatkan lahan yang terbatas dan memudahkan mereka untuk menghasilkan sayuran dan buah untuk kebutuhan sehari-hari. Lansia yang tergabung dalam Posyandu Lansia Anggrek Bulan RW 09, secara berkelompok membuat perencanaan penanaman sayuran melalui rembug kelompok. Dengan pendampingan, kelompok lansia merealisasikan rencananya untuk menanam sayuran dengan metode hidroponik. Tim pendamping menerapkan model komunikasi kelompok untuk membuat komunikasi yang terjadi di dalam kelompok menjadi efisien dan mereka dapat menghasilkan karya seperti yang diharapkan. Dengan demikian, lansia terbiasa untuk selalu berinteraksi dengan kelompok dan lingkungannya secara intensif

    Upaya Penegakan Hukum terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang Melakukan Tindak Pidana Korupsi

    Get PDF
    Kasus tindak pidana korupsi di Indonesia masih tinggi dan sangat marak terjadi, bahkan melibatkan ASN yang seharusnya menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata pemerintahan yang baik dan bersih. Terdapat dua rumusan masalah dalam penelitian ini, pertama adalah bentuk implementasi sanksi yang diberikan kepada ASN yang melakukan tindak pidana korupsi, dan kedua adalah upaya penanggulangan agar ASN tidak melakukan tindak pidana korupsi. penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan kasus. Hasilnya menunjukkan bahwa masih ada ASN yang terlibat dalam tindak pidana korupsi di lingkungan pemerintahan. ASN seharusnya menjalankan peran mereka sebagai pembantu pemerintah untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi. Diperlukan penguatan pada implementasi sanksi terhadap ASN yang terlibat dalam korupsi serta upaya penanggulangan yang lebih efektif. Upaya preventif dan penegakan hukum yang tegas menjadi kunci untuk menekan tingkat korupsi yang terjadi di kalangan ASN serta berusaha untuk menciptakan lingkungan pemerintahan yang lebih bersih dari tindak pidana korupsi

    Pendampingan Masyarakat Berwirausaha: Es Teler 88 Makassar

    Get PDF
    Sektor usaha yang dikategorikan sebagai UMKM merupakan sektor terbesar dalam perekonomian Indonesia dan telah mampu mengatasi berbagai krisis. Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)  mengacu pada usaha yang dilakukan oleh individu, kelompok usaha kecil, atau rumah tangga. Untuk mendorong kemandirian pembangunan masyarakat, khususnya dibidang ekonomi, Indonesia sebagai negara berkembang memandang UMKM sebagai tumpuan utama sektor perekonomian kerakyatan. Es Teler 88 Makassar salah satu UMKM yang mampu bersaing dengan pebisnis besar yang sejenis dan mampu bertahan diberbagai terpaan kondisi ekonomi. Guna memberikan gambaran terkait persaingan dan nilai jual UMKM ini maka tim pengabdi melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan metode wawancara secara dialogis dengan Owner Es Teler 88 Makassar dan pendampingan dalam mengumpulkan beberapa data yang terkait untuk mengetahui kondisi produksi, pemasaran dan keuangan  UMKM Es Teler 88 Makassar serta memberikan gambar terkait analisis SWOT.  Bisnis Es Teler 88 Makassar memiliki potensi yang cukup besar dalam industri makanan dan minuman. Dukungan dari pemerintah dan lembaga keuangan untuk pelatihan dan modal usaha juga sangat penting untuk membantu UMKM penjual es teler berkembang dan bertahan dalam persaingan bisnis yang kompetitif

    2,321

    full texts

    2,712

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eJournal UPN Veteran Jakarta (Universitas Pembangunan Nasional)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇