eJournal UPN Veteran Jakarta (Universitas Pembangunan Nasional)
Not a member yet
2712 research outputs found
Sort by
Penguatan Standardisasi Produk Impor Pada E-commerce Di Indonesia Dalam Mengatasi Predatory Pricing (Studi Komparasi Kebijakan Anti-Monopoli Dengan Negara Jepang)
Predatory pricing mengancam keberlangsungan UMKM di Indonesia, terutama dalam pasar digital atau e-commerce. Kelemahan regulasi persaingan usaha, pengawasan barang impor, dan kurangnya kesadaran akan adanya praktik predatory pricing perlu diperhatikan oleh pemerintah maupun masyarakat. Dasar hukum mengenai e-commerce dan persaingan usaha juga perlu diperkuat dan diperjelas agar terciptanya kepastian hukum. Adapun tujuan penelitian yaitu guna mengetahui bagaimana studi komparasi kebijakan anti-monopoli dalam mengatasi predatory pricing dengan negara Jepang serta bagaimana penguatan standardisasi produk impor pada e-commerce di Indonesia. Dengan metode penelitian normatif melalui pendekatan statute approach atau pendekatan undang-undang dan comparative approach atau pendekatan komparatif dengan negara Jepang, maka dapat diketahui hasil penelitian yaitu lemahnya regulasi persaingan usaha Indonesia mencermati regulasi Jepang yang lebih kuat, kurangnya kewenangan KPPU dalam pencegahan dan penegakan hukum persaingan usaha, serta kurangnya pembatasan produk impor yang masuk ke pasar Indonesia terutama dalam e-commerce. Oleh karena itu, diperlukannya pembaharuan hukum dalam Undang-Undang No. 5 Tahun 1999 tentang persaingan usaha.
TRANSFORMASI HUKUM PERUSAHAAN: PENDEKATAN BARU MELALUI BLOCKCHAIN DALAM PENYELESAIAN KASUS KEPAILITAN DI INDONESIA
The current corporate legal system in Indonesia still relies on manual and traditional processes for resolving bankruptcy cases. This often results in convoluted, inefficient, and non-transparent procedures. This study aims to explore the potential transformation of corporate law in Indonesia through the application of blockchain technology in bankruptcy case resolution. This research employs normative legal research methods with a juridical-normative approach. Data is collected through literature studies and legislation. The study finds that blockchain technology has the potential to transform corporate law in Indonesia by enhancing efficiency and transparency in bankruptcy case resolution, increasing the security and reliability of data related to bankruptcy cases, and facilitating better collaboration and communication among the various parties involved in the bankruptcy resolution process. The implementation of blockchain technology in resolving bankruptcy cases in Indonesia can provide significant benefits to the involved parties, including debtors, creditors, and judges. Therefore, further studies and concrete efforts are needed to realize the potential transformation of corporate lawSistem hukum perusahaan di Indonesia saat ini masih mengandalkan proses manual dan tradisional dalam penyelesaian kasus kepailitan. Hal ini seringkali mengakibatkan proses yang berbelit-belit, tidak efisien, dan tidak transparan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi transformasi hukum perusahaan di Indonesia melalui penerapan teknologi blockchain dalam penyelesaian kasus kepailitan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan yuridis-normatif. Data dikumpulkan melalui studi literatur dan peraturan perundang-undangan Penelitian ini menemukan bahwa teknologi blockchain memiliki potensi untuk mentransformasi hukum perusahaan di Indonesia dengan cara meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam proses penyelesaian kasus kepailitan, Meningkatkan keamanan dan keandalan data terkait kasus kepailitan, dan Memfasilitasi kolaborasi dan komunikasi yang lebih baik antara berbagai pihak yang terlibat dalam proses penyelesaian kasus kepailitan. Penerapan teknologi blockchain dalam penyelesaian kasus kepailitan di Indonesia dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi para pihak yang terlibat, termasuk debitur, kreditor, dan hakim. Oleh karena itu, perlu dilakukan kajian lebih lanjut dan upaya konkret untuk merealisasikan potensi transformasi hukum perusahaan ini
Pengaruh Workload dan Job Insecurity Terhadap Turnover Intention Dengan Work Life Balance Sebagai Mediasi (Studi Kasus Pada PT X)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh workload dan job insecurity terhadap turnover intention dengan work life balance sebagai mediasi pada karyawan PT X. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan 100 orang karyawan PT X sebagai sampel. Penelitian menggunakan Structural Equation Model (SEM) dan proses analisis data menggunakan aplikasi SmartPLS 24.0 sebagai alat pengukurannya. Hasil dari pengujian diperoleh (1) terdapat pengaruh antara workload terhadap turnover intention, (2) terdapat pengaruh antara job insecurity terhadap turnover intention, (3) terdapat pengaruh antara work life balance terhadap turnover intention, (4) terdapat pengaruh antara workload terhadap turnover intention dengan work life balance sebagai mediasi, (5) terdapat pengaruh antara job insecurity terhadap turnover intention dengan work life balance sebagai mediasi
Pengaruh Pelatihan Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus Pada PT Bank Negara Indonesia Kantor Cabang Utama Bekasi)
Tujuan dari dilakukannya riset ini adalah untuk melihat adanya variabel yang memengaruhi kinerja karyawan. Variabel yang digunakan yaitu, pelatihan, lingkungan kerja, serta kepuasan kerja. Populasi dari riset yang dilakukan adalah Karyawan PT Bank Negara Indonesia Kantor Cabang Utama Bekasi. Penentuan sampel pada riset ini menggunakan probability sampling dan didapatkan 133 responden. Analisis data menggunakan aplikasi SmartPLS 3.0 untuk melakukan uji hipotesis dengan tingkat signifikansi 5%. Riset yang dilakukan menunjukan bahwa, (1) Pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, (2) Lingkungan Kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan, (3) Pelatihan berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, (4) Lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja. (5) Pelatihan tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening. (6) Lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening. (7) kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan
Pengaruh Kompensasi, Stres Kerja, dan Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja (Studi Kasus Pada CV. Cipta Mandiri Helmet)
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi, stres kerja, dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan CV. Cipta Mandiri Helmet. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan menggunakan alat uji SmartPLS 4.0. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan Uji T dengan tingkat signifikansi 5% atau 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) kompensasi memiliki pengaruh bersifat positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja; (2) stress kerja memiliki pengaruh bersifat positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja; (3) lingkungan kerja memiliki pengaruh bersifat positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja; dan (4) Kompensasi, Stres Kerja, dan Lingkungan kerja berpengaruh signifikan secara simultan terhadap Kepuasan Kerja Karyawan
REFLEKSI PENGUNGKAPAN CSR DI INDONESIA: CARROT OR STICK?
Konflik keagenan dapat terjadi karena adanya asimetri informasi. Pengungkapan CSR berperan sebagai alat komunikasi yang menjembatani antara manajemen dengan pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan tinjauan sistematis dan mengeksplorasi perkembangan penelitian pengungkapan CSR di Indonesia. Proses pencarian literatur menggunakan kata kunci tertentu dan hanya menggunakan database dari jurnal nasional yang terindeks Sinta 2 serta Sinta 3 dengan periode waktu publikasi yakni 2020-2022. Hasilnya, terdapat 36 artikel teridentifikasi yang secara eksplisit membahas pengungkapan CSR. Kemudian, artikel tersebut dikategorikan berdasarkan tahun, topik, teori, dan teknik analisis data dengan menggunakan metode Systematic Literature Review. Berdasarkan hasil tinjauan menunjukkan bahwa sebagian besar literatur menggunakan perspektif teori legitimasi, serta sebanyak 86,11% merupakan penelitian yang menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis regresi, uji beda, dan SEM. Lebih lanjut, hasil reviu juga menemukan bahwa mayoritas penelitian yang telah dilakukan mengkaji terkait faktor-faktor yang dipengaruhi ataupun dimoderasi oleh pengungkapan CSR. Oleh karena itu, ini menjadi peluang bagi peneliti di masa depan untuk melakukan tinjauan sistematis kembali secara komprehensif dan mendiskusikan secara kritis tentang faktor-faktor yang dipengaruhi pengungkapan CSR
Komite audit memoderasi corporate social responsibility dan board structure terhadap manajemen laba riil
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh dari komite audit dalam memoderasihubungan antara CSR dan board structure terhadap manajemen laba riil. Populasi yang digunakandalam penelitian ini ialah perusahaan yang terdaftar pada LQ45 dalam periode tahun 2018 hinggatahun 2021. Sampel yang diperoleh dari penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metodepurposive sampling yang menghasilkan 92 sampel perusahaan. Pengujian hipotesis yang dilakukanmenggunakan analisis regresi linear berganda yang menunjukkan bahwa variabel CSR dan variabelinteraksi dari Komite Audit dan Board Independence memiliki hubungan signifikan terhadapmanajemen laba riil. Sedangkan board size dan board independence serta moderasi komite auditdengan CSR dan board size tidak berpengaruh terhadap manajemen laba riil. Penggunaan variabelkontrol yakni profitabilitas tidak memiliki pengaruh terhadap manajemen laba riil.
Kata Kunci: Manajemen Laba Riil; CSR; Board Size; Board Independence; Profitabilitas.The aim of this study is to examine the influence of the audit committee in moderating the relationship between CSR and board structure on real earnings management. The population used in this study are companies registered on LQ45 in the period 2018 to 2021. The samples obtained from this research were conducted using the purposive sampling method which produced 92 sample companies. Hypothesis testing was carried out using multiple linear regression analysis which showed that the CSR variable and the interaction variable from the Audit Committee and the Board of Independence had a significant relationship to real earnings management. Meanwhile, board size and board independence as well as audit committee moderation with CSR and board size have no effect on real earnings management. The use of the control variable, namely profitability, has no effect on real earnings management
The PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL, LEVERAGE, FINANCIAL DISTRESS, DAN PROFITABILITAS TERHADAP KONSERVATISME AKUNTANSI PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSAEFEK INDONESIA PERIODE 2018-2021: PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL, LEVERAGE, FINANCIAL DISTRESS, DAN PROFITABILITAS TERHADAP KONSERVATISME AKUNTANSI
This research aims to empirically examine the impact of managerial ownership, leverage, financial distress, and profitability on accounting conservatism in mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period of 2018-2021. The data used in this study is obtained from secondary data sources accessed through the company\u27s annual reports and other websites. The research population consists of mining sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the period of 2018-2021. The sampling technique used in this study is the purposive sampling method, which resulted in 24 out of the total 49 mining companies that have managerial ownership. A total of 24 companies were selected as samples over a period of 4 years, resulting in 96 financial report data samples. The data was processed using the IBM SPSS Statistic 24 application. The results of this study indicate that managerial ownership, leverage, financial distress, and profitability have an impact on accounting conservatism. Therefore, further studies are needed to expand these factors so that the findings can be more comprehensive. As a recommendation from this study, it is expected that companies can maintain and enhance the principle of accounting conservatism to reduce information asymmetry among shareholders, investors, or creditors.
Keywords: Managerial Ownership, Leverage, Financial Distress, Profitability, Accounting Conservatism.Penelitian ini bertujuan menguji secara empiris, apakah pengaruh kepemilikan manajerial, leverage, financial distress, dan profitabilitas terhadap konservatisme akuntansi pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2018-2021. Data yang dignakan pada penelitian ini adalah data sekunder dari annual report dan diakses dari sumber website lainnya. Populasi penelitian ini adalah perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di BEI periode 2018-2021. Teknik pengambilan sampel menggunakan metoda purposive sampling sehingga dari 49 perusahaan pertambangan dengan jumlah yang menyatakan kepemilikan manajerial sebanyak 24 perusahaan. Diperoleh sampel sejumlah 24 perusahaan dikali 4 tahun sehingga mendapatkan hasil data sebanyak 96 sampel data laporan keuangan perusahaan. Data diolah menggunakan aplikasi IBM SPSS Statistic 24. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa kepemilikan manajerial, leverage, financial distress, dan profitabilitas berpengaruh terhadap konservatisme akuntansi. Oleh arena itu, diperlukan studi tambahan untuk dapat memperluas faktor sehingga temuan lebih besar. Saran dari penelitian ini, diaharapkan perusahaan dapat tetap mempertahankan dan meningkatkan prinsip konservatisme akuntansi untuk mengurangi asimetri antara pemegang saham, ivestor atau kreditur.
Kata kunci: kepemilikan manajerial, leverage, financial distress, profitabilitas, konservatisme akuntansi
BIBLIOMETRIC: PERKEMBANGAN FRAUD THEORY SEBAGAI PENDETEKSI FRAUDULENT FINANCIAL REPORTING
Fraud merupakan permasalahan yang tersebar luas di seluruh negara, termasuk di negara-negara berkembang maupun maju. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi perkembangan fraud theory yang dapat digunakan dalam mendeteksi fraudulent financial reporting di Indonesia. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui fraud theory yang paling sering digunakan di Indonesia. Peneliti menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode meta analisis, penelitian ini mengkaji jurnal yang terindeks di Scopus dalam rentang waktu 2013-2023. Sebanyak 245 artikel telah dianalisis dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraud theory terus mengalami perkembangan dari tahun ke tahun, dari mulai fraud triangle theory sampai ke fraud hexagon theory dan fraud theory yang paling sering digunakan adalah fraud triangle theory.
Kata Kunci: Fraud; financial reporting; literature revie
The Moderating Effect of Financial Distress in The Relationship Between Debt Covenant And Political Cost Towards Accounting Conservatism Implementation: An Empirical Analysis From SOEs in Indonesia
This study aims to examine the impact of debt covenants and political costs on the implementation of accounting conservatism, with financial distress as a moderation variable. Debt covenants in this study are proxied by the debt-to-assets ratio and political costs are proxied by capital intensity. In this study, financial distress as a moderating variable was measured using the Altman Z-Score Modified and accounting conservatism using an accrual measure. This study used a purposive sampling technique and resulted in a total sample of 51 companies. In this study, research data were obtained from all state-owned enterprises (SOEs) listed on the Indonesian Stock Exchange for the period 2020–2022. The analysis technique used in this research is multiple linear regression analysis with STATA v13. The findings of this study indicate that debt covenants have a significant negative effect on the implementation of accounting conservatism, while political costs do not affect accounting conservatism. Furthermore, this study proves that financial distress can moderate the effect of debt covenants on accounting conservatism. In contrast, financial distress has not shown its ability to moderate the impact of political costs on accounting conservatism.
Keywords: Accounting Conservatism, Debt Covenant, Political Cost,
Financial Distres