eJournal UPN Veteran Jakarta (Universitas Pembangunan Nasional)
Not a member yet
2712 research outputs found
Sort by
DIPLOMASI EKONOMI INDONESIA DALAM MENINGKATKAN EKSPOR KAKAO KE MALAYSIA PERIODE 2017 – 2021
Indonesia is one of the countries that relies on international trade to support its economic growth. Since the 1980s, Indonesia\u27s international trade has undergone significant changes, where previously, its exports heavily depended on oil and gas commodities. However, non-oil and gas commodities, such as cocoa, have now become dominant sectors in Indonesia\u27s export development. Exports play a vital role in a country\u27s economy, as an increase in exports compared to imports benefits the country, while dependence on imports can lead to a trade balance deficit. Malaysia is one of the main destinations for Indonesia\u27s cocoa exports, followed by China, India, the United States, and the Philippines. Total cocoa exports in the last five years have shown fluctuations. Although geographically close, there are significant differences between Indonesian and Malaysian cocoa beans, especially in processing practices, particularly cocoa bean fermentation. Studies have shown that Indonesia\u27s cocoa exports to Malaysia have increased, although from 2017 to 2021, there was a slight decline in the export volume. Indonesia\u27s economic diplomacy, including cocoa product promotion and production quality improvements, has played a crucial role in maintaining and enhancing the competitiveness of Indonesian cocoa in the Malaysian market. Overall, Indonesia\u27s economic diplomacy has significantly contributed to boosting cocoa exports to Malaysia during the 2017–2021 period through various initiatives that strengthen the competitiveness and quality of Indonesian cocoa products in the international market
NARRATIVE REVIEW: PERAN ANALISIS BIOMEKANIK GAYA BERJALAN DAN LATIHAN PENGUATAN DALAM PEMULIHAN PLANTAR FASCIITIS
Background: Plantar fasciitis is the one of musculoskeletal disorders that causes heel pain due to repetitive stress, leading to inflammation of the plantar fascia. Effective rehabilitation is essential for recovery from this condition. Gait analysis in plantar fasciitis cases is an intriguing aspect to be studied using biomechanical principles. Additionally, it serves as the basis for providing strengthening exercises for the lower limbs, which play a crucial role in supporting the recovery process of plantar fasciitis.
Objective: This article aims to review how biomechanical gait analysis and strengthening exercises contribute to the recovery of plantar fasciitis and to identify rehabilitation mechanisms based on the latest scientific evidence.
Methods: This narrative review analyzes literature from the past 10 years related to biomechanical gait analysis and strengthening exercises using the PICO framework (Population, Intervention, Comparison, Outcome). Literature searches were conducted using PubMed, Science Direct, Scopus, and PEDro.
Results: From the search across four databases, several relevant journals were identified that indicated a relationship between biomechanical gait analysis and strengthening exercises for the recovery of plantar fasciitis.
Conclusion: Biomechanical gait analysis and strengthening exercises can optimize the recovery of plantar fasciitis.
Keywords: Biomechanical Gait Analysis; Plantar Fasciitis; Rehabilitation; Strengthening ExercisesLatar Belakang: Plantar fasciitis adalah salah satu kondisi gangguan muskuloskeletal yang menyebabkan nyeri pada tumit akibat adanya tekanan berulang yang mengakibatkan peradangan pada plantar fascia, sehingga membutuhkan rehabilitasi yang efektif untuk pemulihan. Perubahan gaya berjalan pada kasus ini menjadi hal yang menarik untuk dianalisa menggunakan prinsip biomekanik serta menjadi dasar pemberian latihan untuk penguatan anggota gerak bawah yang menjadi salah satu faktor pendukung pemulihan plantar fasciitis.
Tujuan: untuk meninjau bagaimana analisis biomekanik gaya berjalan menjadi dan Latihan penguatan dapat membantu pemulihan plantar fasciitis, serta mengidentifikasi mekanisme rehabilitasi berdasarkan bukti ilmiah terkini
Metode: narrative review yang menganalisis berbagai literatur dalam 10 tahun terakhir dan studi terkait biomekanika gaya berjalan dan latihan penguatan dengan menggunakan framework PICO (Population, Intervention, Comparison, Outcome). Pencarian literatur menggunakan PubMed, Science Direct, Scopus dan PEDro.
Hasil: Dari pencarian 4 database diperoleh berbagai jurnal yang memiliki relevansi dengan topik yang menyebutkan adanya hubungan antara analisis biomekanik gaya berjalan dan pemberiaan latihan penguatan untuk pemulihan platar fasiciitis
Kesimpulan: Analisis biomekanik gaya berjalan dan latihan penguatan dapat membantu mengoptimalkan pemulihan plantar fasciitis.
Kata kunci: Analisis Biomekanik; Gaya Berjalan; Latihan Penguatan; Plantar Fasciiti
USULAN STRATEGI CHANGE MANAGEMENT UNTUK MENINGKATKAN PRAKTIK ESG (STUDI PADA SALAH SATU BUMD JAWA BARAT)
Penelitian ini mengevaluasi penerapan standar Environmental, Social, and Governance (ESG) di PT XYZ, serta tantangan dan solusi untuk pengembangan ESG. Meskipun PT XYZ telah menunjukkan kemajuan dalam aspek sosial dan tata kelola, perusahaan masih tertinggal dalam manajemen lingkungan. Tantangan utama meliputi kurangnya pendanaan, mindset yang belum berkembang, konflik kepentingan, kurangnya laporan keberlanjutan, regulasi yang tidak memadai, dan pengetahuan terbatas tentang ESG. Untuk mempercepat perubahan, PT XYZ perlu mengikuti 8 langkah perubahan Kotter, termasuk pembentukan tim percepatan, perumusan visi strategis, dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Implementasi ESG harus terintegrasi dalam budaya perusahaan dan terus-menerus diperkuat
Progresivitas Kebijakan Anti-Predatory Pricing melalui Parallel Investigation Berbasis Human Centered Design guna Melindungi Pelaku Usaha E-Commerce
ABSTRACT: Predatory pricing protection is implemented based on the principle of equal justice between business actors. One of the fulfillments of such fairness is to ensure that business actors, both large business actors and small and medium business actors have the same opportunity to compete fairly in the market. The existing condition of business competition in Indonesia has not been maximized as evidenced by the existence of unfair business competition such as predatory pricing. This practice shows that there are still business actors who utilize market dominance to get rid of competitors through strategies for the purpose of controlling the market. Therefore, a transformation is needed regarding the optimization of the role and authority of KPPU in handling unfair business competition with parallel investigation. Based on these problems, this study is intended to analyze the reality of business competition policy towards predatory pricing problems in Indonesia and examine the progressivity of business competition policy through a parallel investigation approach based on Human-Centered Design as an alternative solution in the context of protecting business actors. The method used in this research is doctrinal research with statutory, comparative, and conceptual approaches. This research will provide the results of the mechanism of parallel investigation approach based on Human-Centered Design. This study concludes that the implementation of the enforcement of rules regarding predatory pricing practices is still problematic in terms of institutional dependence on the coercive nature of other institutions. Thus, there is a need for policy progressivity and institutional authority in handling predatory pricing using parallel investigation.
Keywords: Predatory Pricing, Parallel investigation, Human-Centered Design
Perlindungan predatory pricing dilaksanakan berdasarkan prinsip keadilan yang sama antara para pelaku usaha. Salah satu pemenuhan keadilan tersebut adalah memastikan bahwa para pelaku usaha, baik pelaku usaha besar maupun pelaku usaha kecil menengah memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing secara sehat di pasar. Kondisi eksisting persaingan usaha di Indonesia belum dapat dirasakan secara maksimal yang dibuktikan dengan masih adanya persaingan usaha tidak sehat seperti predatory pricing. Praktik tersebut menunjukkan bahwa masih terdapat pelaku usaha yang memanfaatkan dominasi pasar untuk menyingkirkan pesaing melalui strategi untuk tujuan menguasai pasar. Oleh karena itu, diperlukan transformasi mengenai pengoptimalan peran dan kewenangan KPPU dalam menangani persaingan usaha tidak sehat dengan parallel investigation. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis realitas kebijakan persaingan usaha terhadap permasalahan predatory pricing di Indonesia dan mengkaji progresivitas kebijakan persaingan usaha melalui pendekatan parallel investigation berbasis Human-Centered Design sebagai alternatif solusi dalam rangka perlindungan pelaku usaha. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian doktrinal dengan pendekatan perundang-undangan, komparatif, dan konseptual. Penelitian ini akan memberikan hasil mekanisme pendekatan parallel investigation berbasis Human-Centered Design. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan penegakan aturan mengenai praktik predatory pricing yang dirasa masih bermasalah dalam hal ketergantungan lembaga dengan sifat memaksa yang dimiliki lembaga lain. Dengan demikian, diperlukan adanya progresivitas kebijakan dan kewenangan lembaga dalam menangani predatory pricing menggunakan parallel investigation
Telaah Dampak Kebijakan Impor terhadap Industri Tekstil Nasional: Idealitas Perlindungan Ekonomi Domestik: indonesia
The national textile industry, contributing US33 miliar pertahun dan jutaan lapangan kerja, menghadapi tantangan akibat kebijakan impor, khususnya Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 8 Tahun 2024. Kebijakan yang bertujuan memperlancar arus barang, justru meningkatkan impor tekstil sebesar 5,84% pada 2024, memicu pertumbuhan negatif sektor tekstil dan PHK massal. Tinjauan pustaka mengacu pada teori hukum dan ekonomi Richard Posner, yang menekankan efisiensi regulasi, serta studi kebijakan impor di India, Vietnam, dan Turki untuk mencari praktik terbaik. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif, menganalisis data primer dan sekunder melalui teknik deskriptif dan evaluatif berbasis metode IRAC. Pembahasan mengungkap bahwa pelonggaran impor membuka celah masuknya produk murah dan ilegal, melemahkan daya saing industri lokal, ditambah birokrasi perizinan yang rumit dan kurangnya harmonisasi antarinstansi. Kesimpulan menegaskan perlunya reformasi kebijakan yang seimbang, melindungi industri domestik sambil mendukung rantai pasok, melalui digitalisasi perizinan, insentif inovasi, dan pengawasan ketat. Studi ini merekomendasikan harmonisasi regulasi dan pembelajaran dari negara lain untuk meningkatkan daya saing tekstil Indonesia di pasar global
INISIASI PENGEMBANGAN JALUR DAN BASECAMP PENDAKIAN GUNUNG SLAMET SEBAGAI AKTIVITAS PEREKONOMIAN MASYARAKAT SEKITAR HUTAN DI DESA KEMUTUG LOR KECAMATAN BATURRADEN: INISIASI PENGEMBANGAN JALUR DAN BASECAMP PENDAKIAN GUNUNG SLAMET SEBAGAI AKTIVITAS PEREKONOMIAN MASYARAKAT SEKITAR HUTAN DI DESA KEMUTUG LOR KECAMATAN BATURRADEN
Pengembangan wisata alam merupakan sebuah upaya dalam meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat. Salah satu bentuk pengembangan wisata alam adalah dengan pembukaan basecamp dan jalur pendakian. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman dasar terkait dengan pengembangan basecamp dan jalur pendakian pada LMDH Wana Karya Lestari dan masyarakat sekitar Desa Kemutug Lor. Pendekatan yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah dengan participatory rural appraisal (PRA), dimana masyarakat yang terlibat dalam pengabdian ini akan diberikan pengetahuan dan pemahaman, kemudian dilakukan diskusi secara partisipatif. Hasil analisis pre-test dan post-test yang dilakukan dalam pengabdian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman dan pengetahuan peserta terkait dengan materi yang diberikan. Pasca kegiatan pengabdian ini, diharapkan nantinya dalam pembukaan basecamp dan jalur pendakian Gunung Slamet via Baturraden dapat mengimplementasikan materi yang diberika
Erratum Corrigendum : The Effect Of Therapeutic Communication On The Level Of Self-Esteem In The Elderly: A Case Study Of The Laut Dendang Village In The Percut Sei Tuan District
Self-esteem is an individual\u27s self-evaluation that expresses approval or disapproval and identifies the level of individual confidence in their abilities, meaningfulness, success, and self-worth, while therapeutic communication plays a role in helping solve problems, healing, clarifying and reducing emotional and mental burdens, and helping to take effective action for patients. The purpose of this study was to determine the effect of therapeutic communication on the level of self-esteem in the elderly in Laut Dendang Village, Percut Sei Tuan District. This study used a quasi-experimental method (pretest-posttest). The study population was 62 people. The sample was taken using purposive sampling as many as 17 respondents. The results of the Paired T-test test showed the effect of therapeutic communication on the level of self-esteem in the elderly in Laut Dendang Village, Percut Sei Tuan District. The results of data analysis show a p-value of 0.000 with p ≤ 0.05 and a mean value (2.100). There was an increase of 2.1% after the intervention. In conclusion, there is an effect of therapeutic communication on the level of self-esteem in the elderly in Laut Dendang Village, Percut Sei Tuan District. This communication greatly affects self-confidence values related to feelings of weakness and helplessnes
Pelatihan Pemanfaatan E-Commerce Untuk Pemasaran Hasil Kerajinan Tangan Bagi KPM Program Keluarga Harapan Kelurahan (PKH) di Koya Timur
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelompok program keluarga harapan (PKH), sebagai pelaku pengrajin pembuatan noken di distrik Muara Tami Kota Jayapura, melalui pemanfaatan e commerce untuk memasarkan produk yang telah mereka kerjakan secara lebih luas. Kelompok PKH tersebut merupakan kelompok UKM yang tidak jarang mengalami kendala dalam memasarkan produk yang telah dihasilkan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pelatihan pemanfaatan e-commerce yang bertujuan untuk memasarkan hasil kerajinan tangan dengan menjangkau konsumen dari luar kelurahan koya timur distrik muara tami . Materi yang diberikan meliputi pembuatan akun,pengelolaan katalog produk, dan strategi pemasaran melalui media sosial. Hasil program ini menunjukkan bahwa peserta yang berjumlah 15 (lima belas) orang dapat memahami dan menerapkan penjualan melalui e commerce. Prosentase keberhasilan kegiatan mencapai 87%. Program ini juga memberikan dampak positif bagi peningkatan keterampilan kelompok PKH untuk bersaing diera digital. Sebagai bentuk keberlanjutan tim pelaksana akan memberikan pendampingan selanjutnya dalam bentuk pemanfaatan media sosial untuk media promosi produk kerajinan tangan.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelompok program keluarga harapan (PKH), sebagai pelaku pengrajin pembuatan noken di distrik Muara Tami Kota Jayapura, melalui pemanfaatan e commerce untuk memasarkan produk yang telah mereka kerjakan secara lebih luas. Kelompok PKH tersebut merupakan kelompok UKM yang tidak jarang mengalami kendala dalam memasarkan produk yang telah dihasilkan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pelatihan pemanfaatan e-commere yang bertujuan untuk memasarkan hasil kerajinan tangan dengan menjangkau konsumen dari luar kelurahan koya timur distrik muara tami . Materi yang diberikan meliputi pembuatan akun,pengelolaan katalog produk, dan strategi pemasaran melalui media sosial. Hasil program ini menunjukkan bahwa peserta dapat memahami dan menerapkan penjualan melalui e-commere. Program ini juga memberikan dampak positif bagi peningkatan keterampilan kelompok PKH untuk bersaing diera digital. Sebagai bentuk keberlanjutan tim pelaksana akan memberikan pendampingan selanjutnya dalam bentuk pemanfaatan media sosial untuk media promosi produk kerajinan tangan
Wakaf Tunai melalui Sukuk Negara: Sebuah Upaya menuju Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)
Abstract
The underutilization of waqf assets has driven the Indonesian government to explore innovative solutions for their empowerment, one of which is the Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) program. CWLS integrates commercial and social aspects, aiming to create a significant impact on society, particularly in supporting sustainable development programs. This study seeks to analyze the role of CWLS in achieving sustainable development and to elaborate on its contribution to various specific Sustainable Development Goals (SDGs) indicators. This research adopts a qualitative approach with descriptive analysis. The article offers a fresh perspective on the relationship between CWLS and SDGs, complementing prior studies that predominantly focus on waqf’s role in social development or climate change. The findings of this study are expected to highlight the importance of CWLS in advancing sustainable development initiatives in Indonesia.
Keywords: Cash Waqf linked Sukuk, SDGs, Waqf.
Abstrak
Banyaknya aset wakaf yang kurang produktif mendorong Pemerintah Indonesia untuk mencari solusi guna memberdayakan aset-aset tersebut, salah satunya melalui program Wakaf Tunai berbasis Sukuk (Cash Waqf Linked Sukuk/CWLS). Program CWLS yang mengintegrasikan aspek komersial dan sosial diharapkan mampu memberikan dampak signifikan pada masyarakat, khususnya dalam mendukung program pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menghubungkan peran CWLS dalam pencapaian pembangunan berkelanjutan serta menguraikan kontribusinya terhadap beberapa indikator Sustainable Development Goals (SDGs). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Artikel ini memberikan sudut pandang baru mengenai keterkaitan antara CWLS dan SDGs, melengkapi penelitian sebelumnya yang lebih banyak berfokus pada hubungan antara wakaf dengan pembangunan sosial atau perubahan iklim. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya CWLS dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Kata kunci: Wakaf Tunai melalui Sukuk, Pembangunan Berkelanjutan, Wakaf
Netralitas Pegawai Negeri Sipil dalam Pemilihan Umum: Analisis Hukum terhadap Sanksi Administratif dan Pidana dalam Pelanggaran Kampanye
Netralitas Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam pemilu adalah prinsip fundamental yang memastikan birokrasi tetap independen dari pengaruh politik praktis guna menjaga integritas dan profesionalisme pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis regulasi mengenai netralitas PNS dalam pemilu, serta efektivitas sanksi administratif dan pidana terhadap pelanggaran yang terjadi. Berdasarkan metode yuridis-normatif ditemukan bahwa meskipun Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara dan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum telah menetapkan aturan yang jelas mengenai netralitas PNS, implementasinya masih menemui berbagai kendala. Studi ini menunjukkan bahwa pelanggaran netralitas PNS sering terjadi dan melibatkan penggunaan wewenang untuk mendukung kandidat atau partai politik tertentu. Sanksi administratif, seperti teguran tertulis dan penurunan pangkat, serta sanksi pidana, termasuk denda dan hukuman penjara, telah diatur untuk menanggulangi pelanggaran tersebut. Namun, efektivitas penegakan sanksi ini masih terbatas oleh berbagai faktor, termasuk lemahnya pengawasan, intervensi politik, dan kurangnya independensi lembaga pengawas. Hasil penelitian ini menyarankan agar pengawasan terhadap netralitas PNS diperkuat, sosialisasi dan edukasi mengenai prinsip netralitas ditingkatkan, serta mekanisme penanganan kasus disederhanakan dan dipercepat. Peningkatan efektivitas penegakan sanksi dan komitmen pimpinan birokrasi juga diperlukan untuk memastikan bahwa prinsip netralitas dapat diterapkan secara konsisten dan adil. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perbaikan sistem penegakan hukum terkait netralitas PNS dan mendukung terciptanya pemilu yang lebih adil dan transparan