eJournal UPN Veteran Jakarta (Universitas Pembangunan Nasional)
Not a member yet
2712 research outputs found
Sort by
Perlindungan Konsumen dalam Layanan Umum: Analisis Regulasi dan Implementasi Kebijakan terhadap Hak-hak Konsumen
Consumer protection in public services is a crucial element in ensuring justice and legal certainty for the public. This study aims to analyze consumer protection regulations and the implementation of policies supporting the fulfillment of consumer rights in public services. The research problem addressed is the extent to which existing regulations provide effective protection and how policies are implemented in practice. The research method used is normative juridical with a statutory and case study approach. The findings show that although the regulatory framework is available, its implementation faces various challenges, such as weak supervision, lack of public outreach, and suboptimal consumer dispute resolution. This study recommends strengthening regulations, enhancing the capacity of supervisory institutions, and fostering synergy among agencies to achieve effective consumer protection in the public service sector.Perlindungan konsumen dalam layanan umum merupakan bagian penting dalam menciptakan keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis regulasi perlindungan konsumen serta implementasi kebijakan yang mendukung pemenuhan hak-hak konsumen di bidang layanan publik. Permasalahan yang dikaji adalah sejauh mana regulasi yang ada mampu memberikan perlindungan efektif dan bagaimana kebijakan diimplementasikan dalam praktik. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kerangka hukum melalui UU Perlindungan Konsumen dan UU Pelayanan Publik telah tersedia, pelaksanaannya masih menghadapi kendala serius, antara lain lemahnya pengawasan, rendahnya kesadaran konsumen, tumpang tindih kewenangan antarinstansi, serta belum optimalnya mekanisme penyelesaian sengketa. Kondisi ini menimbulkan kesenjangan antara norma hukum dan praktik di lapangan. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan substansi regulasi, peningkatan kapasitas lembaga pengawas, penyederhanaan prosedur pengaduan, penerapan sanksi yang lebih tegas, serta strategi edukasi konsumen yang berkesinambungan guna mewujudkan perlindungan konsumen yang efektif, inklusif, dan berkeadilan dalam layanan umum
Bahasa Indonesia English: English
Purpose: This study aims to analyze the influence of the Poverty Gap Index (PGI), Human Development Index (HDI), and Labor Force Participation Rate (LFPR) on the growth of Gross Regional Domestic Product (GRDP) in six provinces on Java Island from 2012-2024. The study also examines the simultaneous effect of these three independent variables on GRDP growth.
Design/methodology/approach: A quantitative approach was employed using panel data regression analysis. The sample consists of six provinces in Java Island over the period 2012 to 2024, with data processing conducted using Stata 17. Model selection involved the Chow Test and Lagrange Multiplier Test. Classical assumption tests included normality, multicollinearity, heteroskedasticity, and autocorrelation.
Findings: The results indicate that the Poverty Gap Index has a significant negative effect on GRDP growth. The Human Development Index has no significant effect on GRDP growth. While the Labor Force Participation Rate has a significant positive effect on GRDP growth. Simultaneously, the three independent variables were found to have a statistically significant joint effect on GRDP growth in Java.
Research limitations/implications: This study is limited by its inclusion of only three independent variables and less detailed supporting literature for the Poverty Gap Index. This suggests that the model\u27s explanatory power is limited, and GRDP variations are largely influenced by factors outside the model.
Practical implications: These findings highlight the importance of policies that not only reduce the number of poor but also the depth of poverty through more targeted social assistance. Improving the quality of education and health is crucial for enhancing labor productivity. Furthermore, the creation of productive employment opportunities should be encouraged to optimize labor force participation.
Originality/value: This research provides empirical contributions to understanding the relationship between the Poverty Gap Index, Human Development Index, and Labor Force Participation Rate on GRDP growth in Java Island from 2012-2024, addressing previous research limitations. The use of the Poverty Gap Index offers a more sensitive measure of poverty\u27s economic burden on marginalized groups.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks Kedalaman Kemiskinan (IKK), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) terhadap laju Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di enam provinsi Pulau Jawa selama periode 2012-2024. Penelitian ini juga menguji pengaruh simultan ketiga variabel independen tersebut terhadap laju PDRB.
Desain/metodologi/pendekatan: Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode analisis regresi data panel. Sampel mencakup enam provinsi di Pulau Jawa dari tahun 2012 hingga 2024, diolah menggunakan Stata 17. Proses pemilihan model regresi data panel dilakukan melalui Uji Chow dan Uji Lagrange Multiplier. Uji asumsi klasik mencakup uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi.
Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa IKK berpengaruh negatif dan signifikan terhadap laju PDRB. IPM tidak berpengaruh signifikan terhadap laju PDRB. Sementara itu, TPAK berpengaruh positif dan signifikan terhadap laju PDRB. Secara simultan, IKK, IPM, dan TPAK terbukti memberikan pengaruh yang signifikan terhadap laju PDRB di Pulau Jawa.
Batasan penelitian/dampak: Penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah variabel independen yang hanya tiga dan literatur pendukung IKK yang kurang rinci. Ini mengindikasikan bahwa model memiliki daya jelas yang masih terbatas dan variasi PDRB banyak dipengaruhi oleh faktor-faktor di luar model.
Implikasi praktis: Temuan ini menggarisbawahi pentingnya kebijakan yang tidak hanya mengurangi jumlah penduduk miskin tetapi juga kedalaman kemiskinan melalui bantuan sosial yang lebih tepat sasaran. Peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan penting untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Selain itu, penciptaan lapangan kerja yang produktif perlu didorong untuk mengoptimalkan partisipasi angkatan kerja.
Keaslian/nilai: Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dalam memahami hubungan IKK, IPM, dan TPAK terhadap laju PDRB di Pulau Jawa selama periode 2012-2024, mengisi keterbatasan penelitian terdahulu. Penggunaan Indeks Kedalaman Kemiskinan sebagai indikator kemiskinan memberikan gambaran yang lebih sensitif terhadap beban ekonomi kelompok miskin
ARSITEKTUR INFORMASI ONLINE MELALUI DESAIN WEBSITE ORGANISASI KARANG TARUNA PELITA I, SUKATANI, DEPOK
Website sudah menjadi kebutuhan bagi organisasi, bahkan website begitu melekat terkait kebutuhan informasi bagi organisasi serta untuk menyampaikan pesan informasi kepada public lebih mudah. Meski website semakin mudah dijangkau pada pembuatannya, tidak semua organisasi terfasilitasi dengan website semacam ini. Hal ini terjadi pada organisasi karang taruna komplek Pelita 1, Sukatani, Depok yang belum memiiki website sebagai medium informasi kepada publik. Hal ini perlu diadakan pembinaan kepada para pemuda karang taruna agar mampu membangun dan mengembangkan konten informasi website kepada public. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan memberikan pelatihan pembuatan, pengembangan, dan publikasi konten melalui metode pengajaran project secara langsung, hasil pembuatan website pertama organisasi karang taruna serta wadah informasi bagi karang taruna untuk publikasi berbagai berita kegiatan karang taruna, serta akses untuk merekrut keanggotaan baru secara terstruktur dan tersistem. Anggota karang taruna mampu mengikuti kegiatan sampai akhir dan sampai membuat website sendiri dengan mudah, serta mengembangkan dan menambahkan kontennya
IMPLIKASI UNDANG-UNDANG HUBUNGAN KEUANGAN PUSAT DAN DAERAH TERHADAP PENGATURAN PAJAK DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH
Abstract
One of the primary goals of implementing the Law regarding Financial Relations Between The Central And Regional Governments (HKPD Law) is the government\u27s efforts to strengthen the fiscal decentralization system. This is expected to positively impact local taxation arrangements and increase local own-source revenue (PAD). This article aims to analyze the implications of the HKPD Law on local taxation arrangements and the increase in PAD. Based on doctrinal research using secondary data and qualitative analysis the following conclusions can be drawn: First, [it] leads to reformative changes in regional tax arrangements; Second, [it] negatively impacts or reduces provincial tax revenues, and conversely, it positively impacts or increases Regency/City tax revenues, thus affecting the PAD component.
Abstrak
Salah satu tujuan utama penerapan UU HKPD adalah upaya pemerintah untuk memperkuat sistem desentralisasi fiskal, yang diharapkan akan membawa dampak positif terhadap pengaturan pajak daerah dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Artikel ini bermaksud menganalisis implikasi UU HKPD terhadap pengaturan pajak daerah dan peningkatan PAD. Berdasarkan penelitian doktrinal dengan menggunakan data sekunder dan analisis kualitatif, dapat disimpulkan: Pertama, UU HKPD menghadirkan nuansa reformatif dalam pengaturan pajak daerah; Kedua, berdampak negatif atau menurunkan penerimaan pajak Provinsi, dan sebaliknya berdampak positif atau meningkatkan penerimaan pajak Kabupaten/Kota, sehingga memengaruhi komponen PAD.
 
Dinamika Gender dalam Ruang Maya
Perkembangan teknologi digital dalam kurun 2015–2025 telah merevolusi cara komunikasi dan konstruksi jender, sehingga memberi ruang bagi ekspresi gender yang lebih fleksibel. Penelitian ini meninjau literatur terkait praktik ekspresi jender di platform digital seperti Instagram, TikTok, forum daring, dan komunitas gaming. Metode yang digunakan adalah kualitatif-literature review, dengan analisis pada artikel jurnal peer-reviewed (2015–Mei 2025) yang difokuskan pada ekspresi identitas maskulin, feminin, dan non-biner, framing advokasi digital, serta dinamika pelecehan berbasis jender di dunia maya. Hasil kajian menunjukkan bahwa Generasi Z dan milenial memanfaatkan fitur multimodal—seperti filter, emotikon, GIF, dan hashtag—untuk membangun “self-branding” jender yang mengaburkan perbedaan tradisional. Identitas non-biner semakin muncul melalui pilihan avatar netral dan penggunaan pronoun “mereka” atau “they/them”. Meskipun ruang digital menawarkan peluang inklusif, bentuk pelecehan (misogini digital, slut-shaming, transfobia) masih marak terjadi, sementara moderasi platform di Indonesia hanya menindaklanjuti sekitar 30% laporan. Selain itu, perbedaan gaya komunikasi maskulin (kompetitif, langsung) dan feminin (kolaboratif, emotif) memudar di medium digital karena emotikon dan GIF menjadi penanda nuansa emosional, dan pengguna non-biner mengembangkan gaya komunikasi hibrid. Implikasi penelitian menekankan pentingnya literasi digital jender dan peningkatan moderasi agar ruang maya menjadi lebih aman dan inklusif
NATO ENLARGEMENT AND U.S. FOREIGN POLICY AFTER THE COLD WAR
In the aftermath of the Cold War, the United States not only sought to preserve the NATO alliance but also supported its eastward enlargement. Beginning in 1999, NATO welcomed new member states; most were from the former Soviet bloc. America’s support for NATO enlargement deserves scrutiny. Why did the United States support NATO enlargement even when the Cold War had ended? To answer such a question is to uncover the rationale behind America’s decision. This is what this research aims to do. Utilizing the publicly available archival materials from the administrations of George H.W. Bush and Bill Clinton and through a review of the scholarly literature, we argue that the U.S. decision to support NATO enlargement is largely consistent with the basic premise of offensive realism: that states are acutely aware of uncertainty and that they seek to maximize their power for security reasons. Notwithstanding the presence of liberal ideals, America’s support for NATO enlargement, in other words, did have sound strategic rationale
Mechanism for Issuing a Doctor\u27s Practice License in Health Law No. 17 of 2023
Doctors are a profession with a crucial role in providing healthcare services and efforts for the community in Indonesia. To practice, a doctor must first obtain a Practice License, referred to as SIP, as proof of professionalism. To acquire an SIP, a doctor must go through several procedures, including educational registration, qualification verification, administrative review, and professional competency assessment. Following the enactment of Law No. 17 of 2023 concerning Health, there are notable changes, one of which pertains to the SIP issuance procedure, which differs from the previous law. This normative study examines the changes using a legislative approach, comparing the provisions in the new Health Law with the old one. The aim of this research is to understand the mechanism for issuing a doctor’s SIP after the implementation of Law No. 17 of 2023. After reviewing several normative research sources, the author found that there are changes in the SIP issuance mechanism under the new Health Law. These differences include the requirements doctors must fulfill to obtain an SIP, where the new Health Law no longer requires a recommendation letter from a professional organization as a prerequisite for obtaining an SIP
Liquidity and Leverage Impact on Islamic Bank Value: A Test on Multigroup Moderated Mediation Effect
Firm value is a critical indicator for evaluating a company\u27s performance and future prospects in the market. Factors such as liquidity, leverage, and dividend policy can influence firm value, particularly in the Islamic banking sector, which is characterized by distinct financial management principles. This study aims to examine the impact of liquidity and leverage on firm value, with profitability serving as a mediating variable and dividend policy as a moderating variable. The analysis focuses on Islamic Commercial Banks in Indonesia, Pakistan, and Bangladesh over the period 2019–2023. A quantitative research approach is employed, utilizing Moderated Regression Analysis (MRA) and Path Analysis. The sample comprises financial statement data from Islamic Commercial Banks in the three countries. The independent variables are liquidity, measured by the Current Ratio (CR), and leverage, measured by the Debt to Equity Ratio (DER). The dependent variable is firm value, proxied by the Price to Book Value (PBV). Profitability, measured by Return on Assets (ROA), functions as the mediating variable, while the Dividend Payout Ratio (DPR) represents the moderating variable. he findings reveal that both liquidity and profitability have a significant positive effect on firm value, while leverage exerts a significant negative effect. Profitability mediates the relationship between leverage and firm value but does not mediate the relationship between liquidity and firm value. Additionally, dividend policy does not moderate the effect of either liquidity or leverage on firm value. These results suggest that Islamic bank management should prioritize enhancing liquidity and profitability to improve firm value, while also exercising caution in managing leverage due to its adverse impact. Furthermore, as dividend policy does not function effectively as a moderating mechanism, strategies aimed at increasing firm value should focus more on strengthening fundamental financial performance
Pelatihan Canva dalam Peningkatan Kapasitas Pembuatan Materi Ajar Interaktif pada Guru di TK Islam Al Azkar
Desain materi ajar yang menarik memiliki peran penting dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran, khususnya untuk anak usia dini. Salah satu solusi praktis yang dapat digunakan guru adalah platform desain Canva, yang menyediakan berbagai fitur user-friendly untuk menciptakan materi pembelajaran visual yang menarik. Penelitian ini mengevaluasi hasil pelaksanaan pelatihan desain pembelajaran menggunakan Canva melalui data form evaluasi yang dikumpulkan dari peserta pelatihan guru TK Islam Al Azkar. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta menggunakan Canva secara mandiri. Mayoritas peserta memberikan respon positif dan menyatakan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat. Diharapkan pelatihan ini dapat berkelanjutan untuk terus meningkatkan kompetensi guru dalam menciptakan media pembelajaran digital yang menarik dan efektif.Desain materi ajar yang menarik memiliki peran penting dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran, khususnya untuk anak usia dini. Salah satu solusi praktis yang dapat digunakan guru adalah platform desain Canva, yang menyediakan berbagai fitur user-friendly untuk menciptakan materi pembelajaran visual yang menarik. Penelitian ini mengevaluasi hasil pelaksanaan pelatihan desain pembelajaran menggunakan Canva melalui data form evaluasi yang dikumpulkan dari peserta pelatihan guru TK Islam Al Azkar. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta menggunakan Canva secara mandiri. Mayoritas peserta memberikan respon positif dan menyatakan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat. Diharapkan pelatihan ini dapat berkelanjutan untuk terus meningkatkan kompetensi guru dalam menciptakan media pembelajaran digital yang menarik dan efektif
Peran Buah Kelor (Moringa oleifera fruits) pada Obesitas: Penyuluhan dari Sisi Ilmu Biomedis Di Desa Pangkalan Jati Cinere Depok, Jawa Barat
Obesitas merupakan masalah kesehatan yang meningkat tajam di Indonesia. Salah satu upaya pencegahan dan penanggulangan obesitas adalah dengan memanfaatkan sumber daya lokal yang memiliki nilai gizi tinggi dan potensi pengaturan berat badan, seperti buah kelor (Moringa oleifera fruits). Kegiatan penyuluhan dengan Peran Buah Kelor (Moringa oleifera fruits) pada Obesitas: Penyuluhan dari Sisi Ilmu Biomedis Di Desa Pangkalan Jati Cinere Depok, Jawa Barat. Penyuluhan ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penyuluhan tentang peran buah kelor (Moringa oleifera fruits) dalam pencegahan obesitas pada masyarakat di Desa Pangkalan Jati Cinere, Depok. Metode yang digunakan adalah penyuluhan berbasis partisipatif dengan pendekatan ceramah, diskusi interaktif, dan demonstrasi pengolahan buah kelor (Moringa oleifera fruits). Peserta terdiri dari 28 peserta yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penyuluhan menunjukkan adanya sebanyak 16 peserta yang mempunyai pengetahuan baik, 8 peserta dengan pengetahuan cukup dan 4 peserta dengan pengetahuan yang masih kurang. Lebih dari 50% peserta mempunyai tingkat pengetahuan yang baik dalam pengetahuan peserta mengenai manfaat buah kelor (Moringa oleifera fruits), khususnya kandungan serat dan antioksidan yang membantu mengatur berat badan. Kesimpulan: penyuluhan tentang buah kelor (Moringa oleifera fruits) efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan minat masyarakat mengenai pemanfaatannya untuk pencegahan obesitas. Disarankan agar kegiatan serupa dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak masyarakat untuk memperluas dampak positifnya