eJournal UPN Veteran Jakarta (Universitas Pembangunan Nasional)
Not a member yet
2712 research outputs found
Sort by
Framing Analysis in Online Media detik.com and tempo.co Related to Hydrometeorological Disasters
As a country with high disaster risk, Indonesia faces the occurrence of hydrometeorological disasters such as floods, landslides, and strong winds that dominate more than 90% of disasters every year. In this situation, the media has a role in conveying information to the public. This study provides an overview of how news framing related to hydrometeorological disasters in two Indonesian online media, namely detik.com and tempo.co. Using a quantitative content analysis method, this study analyzes how detik.com and tempo.co framed the news related to hydrometeorological disasters from January 1, 2022, to November 1, 2024, with explores five main news frames from Semetko and Valkenburg. In addition, this study explores the tone of the news towards the government and the actors who become news sources. The results of the 85 articles analyzed show that the attribution of responsibility frame is the most dominant frame in the coverage of hydrometeorological disasters, followed by the frames of human interest, economy, and morality. In contrast, the conflict frame is very minimal. On the other hand, this study also found that the media mostly made the government the primary source of news and was also dominated by a neutral tone towards the government. This research found specific trends in using news frames, tone, and news sources in reporting hydrometeorological disasters. This research offers a perspective on how the media constructs narratives around hydrometeorological disasters while raising critical questions about the role of the press in shaping public understanding of climate-related disasters in Indonesia
ANALISIS PERBANKAN BERKELANJUTAN : IMPLEMENTASI PRINSIP ESG DI BRI
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menjadi penggerak kemajuan perekonomian Indonesiayang didirikan pada tanggal 18 Desember 1968. Untuk mendukung perbankan berkelanjutan, BRImembuat Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (SFAP) berdasarkan peratursn Otoritas JasaKeuangan Nomor 51/POJK.03/2017. Dalam komitmennya, BRI menerapkan prinsipEnvironmental, Social, & Governance pada operasi bisnisnya. Environmental merupakan limbahdari operasional perusahaan. Social merupakan hubungan perusahaan dan reputasi antaramasyarakat dengan Perusahaan. Governance merupakan kebijakan yang diambil perusahaan dalammengatasi permasalahan yang sedang terjadi. Penelitian ini menunjukkan komitmen Bank BRIuntuk mendukung keberlanjutan perusahaan melalui proyek-proyek energi terbarukan, efisiensisumber daya manusia, dan teknologi ramah lingkungan. Tujuan dari penulisan tugas akhir iniadalah agar dapat mengetahui strategi yang dilakukan BRI dalam mengurangi perubahan iklim.Metode penulisan yang digunakan pada tugas akhir ini adalah analisis deskriptif. Denganmengumpulkan data melalui studi pustaka dari sumber literatur seperti laporan tahunan, laporankeberlanjutan, dan informasi lainnya. Dari penulisan tugas akhir ini menjelaskan bahwa komitmenBRI memperkuat keberlanjutan operasional bisnis untuk mengelola risiko iklim
Review of Environmental, Economic and Energy Impact of Waste-To-Energy in Malaysia
The increase in the national human population, economic progress, and technological advancements have collectively resulted in a significant surge in the need for energy. However, the depletion of conventional resources and the crisis of global warming are impeding the government\u27s ability to meet the requirements of its citizens. One potential solution to address the aforementioned issues involves the adoption of Waste-To-Energy (WTE) systems, which has the capability to convert various forms of trash into usable energy. In addition to serving as an alternative energy source, Waste-to-Energy (WTE) technology has the potential to alleviate the challenges associated with trash disposal within a given nation. Hence, the aim of this study is to critically examine the environmental, economy and energy consequences associated with Waste-to-Energy (WTE) practices within the nation. This article centers its attention on organic waste and biomass, including crop output, animal waste, sewage sludge, and municipal solid wastes (MSW), which collectively account for 57.39% of the total waste in the country. The objective is to explore their potential as energy sources. 
HUBUNGAN BEBAN KERJA, DURASI KERJA DAN SHIFT KERJA DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA PRODUKSI PT X SAMARINDA
Background: Workplace accidents caused by work fatigue remain relatively high and continue to increase annually. Work fatigue is often triggered by excessive workloads, with work duration and shifts also playing a significant role in contributing to fatigue in the workplace. This study aims to determine the relationship between workload, work duration, and work shifts with work fatigue among production workers at PT X Samarinda.
Methods: This is a quantitative study with a cross-sectional design. The total sampling method was used, involving 60 respondents. Data were collected through direct questionnaires and analyzed using the Spearman Rank test.
Results: The statistical analysis revealed a p-value of 0.081 for the relationship between workload and work fatigue, a p-value of 0.001 for the relationship between work duration and work fatigue, and a p-value of 0.001 for the relationship between work shifts and work fatigue.
Conclusion: Work duration and work shifts have a more significant impact on work fatigue compared to workload. It is recommended that workers manage their break time effectively and increase their water intake during work, considering the hot working environment, to maintain productivity and prevent incidents.Latar Belakang: Kecelakaan kerja yang disebabkan oleh kelelahan kerja masih menjadi masalah yang signifikan, dengan angka yang terus meningkat setiap tahunnya. Kelelahan kerja sering dipengaruhi oleh beban kerja yang berlebih, durasi kerja yang panjang, serta shift kerja yang tidak teratur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara beban kerja, durasi kerja, dan shift kerja dengan kelelahan kerja pada pekerja produksi di PT X Samarinda.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode sampel total, yang melibatkan 60 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan langsung kepada responden dan dianalisis menggunakan uji Spearman Rank.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan signifikan antara durasi kerja dan shift kerja dengan kelelahan kerja (p value 0,001). Namun, hubungan antara beban kerja dan kelelahan kerja tidak signifikan (p value 0,081).
Kesimpulan: Durasi kerja dan shift kerja memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap kelelahan kerja dibandingkan beban kerja. Disarankan agar pekerja dapat mengelola waktu istirahat dengan baik serta memperbanyak konsumsi air putih, mengingat lingkungan kerja yang panas, untuk menjaga produktivitas dan mencegah insiden
Analisis Prudence Pada Sektor Makanan dan Minuman di Indonesia
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menguji bagaimana kehati-hatian dipengaruhi oleh risiko gugatan, kepemilikan manajemen, kesulitan keuangan, dan kepemilikan asing. Sebanyak 75 observasi dari perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia antara tahun 2016 dan 2020 dipilih sebagai sampel dalam penelitian ini. Data diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistic deskripstif serta regresi data panel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, berbeda dengan krisis keuangan, kepemilikan manajemen, dan kepemilikan asing yang tidak berpengaruh terhadap prudent, risiko litigasi secara signifikan dan positif mempengaruhi prudent. Secara keseluruhan nilai prudensi pada industry makanan dan minuman mayoritas didominasi oleh perusahaan yang tidak menerapkan prudensi yaitu sebanyak 67%. Penelitian ini memiliki beberapa implikasi praktis yaitu bagi perusahaan yang mempunyai risiko litigasi yang tinggi agar dapat menjaga prudensi dalam pelaporan keuangan, selain itu disarankan agar investor menggunakan temuan-temuan studi mengenai risiko terhadap kehati-hatian sebagai sumber data ketika membuat keputusan investasi.
Kata Kunci: Financial Distress; Kepemilikan Asing; Risiko Litigasi; Kepemilikan Manajerial; Prudensi
The Effect of Nutrition Education Through Animated Video and Poster Towards Body Image, Knowledge, and Attitudes of Balanced Nutrition in Students of SMAN 10 Tangerang
Nutritional problems can be caused by a person\u27s lack of information related to nutrition. Nutrition education can be one way to overcome nutritional problems that can change a person\u27s knowledge. Education using posters and animated videos is a preventive way because it can facilitate the delivery of health. This research was conducted to determine the effect of nutrition education through animated video and poster towards body image, knowledge, and attitudes of balanced nutrition in students of SMAN 10 Tangerang. The method used in this research is Quasi Experimental with two group pre-test post-test designs. The sample in this study was 40 respondents who were divided into 2 groups, namely the poster group and the animated video group. The statistical test used is the Wilcoxon test and the Mann-Whitney test. The results showed that there was an effect of nutrition education using posters and animated videos on body image knowledge (p-value <0.05). The value of body image knowledge in the video animation group was higher than the poster group (p-value=0.019). So, it can be concluded that animated video media is more effective in increasing body image knowledge compared to poster media
PENELITIAN LANJUTAN PENINGKATAN KESEIMBANGAN LANSIA DENGAN PEMBERIAN LATIHAN BERDIRI SATU KAKI DAN LATIHAN ANKLE STRATEGY
Background: Balance in the elderly declines with age, increasing the risk of falls. Exercises such as single leg stance and ankle strategy exercise can help, but their effectiveness needs further investigation. Comparing the effects of latihan berdiri satu kaki and latihan strategi ankle on balance improvement in the elderly.
Methods: This quasi-experimental study used a pretest-posttest group design involving 20 elderly participants from Panti Werdha Wisma Mulia, divided into two groups (10 participants each). The first group performed single leg stance, while the second group performed ankle strategy exercise. Balance was measured using the Functional Reach Test (FRT).
Results: Single leg stance significantly improved balance (p ≤ 0.001), with a mean ± SD increase from 10.20 ± 2.394 to 12.80 ± 3.120. Ankle strategy exercise was more effective (p ≤ 0.001), increasing balance from 12.00 ± 3.590 to 19.20 ± 4.517. Independent T-test showed a significant difference (p = 0.001), with ankle strategy exercise having a greater effect.
Conclusion: Ankle strategy exercise is more effective than single leg stance in improving balance in the elderly and can serve as a better intervention to reduce the risk of falls.
Keywords: Single Leg Stance; Ankle Strategy Exercise; Balance; Functional Reach TestLatar Belakang: Keseimbangan pada lansia menurun seiring bertambahnya usia, meningkatkan risiko jatuh. Latihan seperti latihan berdiri satu kaki dan latihan strategi ankle dapat membantu, namun efektivitasnya masih perlu diteliti. Bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan berdiri satu kaki dan latihan strategi ankle terhadap keseimbangan lansia.
Metode: Studi quasi-eksperimental dengan pretest-posttest group design ini melibatkan 20 lansia dari Panti Werdha Wisma Mulia, yang dibagi menjadi dua kelompok (masing-masing 10 orang). Kelompok pertama melakukan latihan berdiri satu kaki, sedangkan kelompok kedua melakukan latihan strategi ankle. Keseimbangan diukur menggunakan Functional Reach Test (FRT).
Hasil: Latihan berdiri satu kaki meningkatkan keseimbangan (p ≤ 0,001) dengan mean ± SD dari 10,20 ± 2,394 menjadi 12,80 ± 3,120. Latihan strategi ankle lebih efektif (p ≤ 0,001), dengan mean ± SD dari 12,00 ± 3,590 menjadi 19,20 ± 4,517.
Independent T-test menunjukkan perbedaan signifikan (p = 0,001), dengan latihan strategi ankle memberikan efek lebih besar.
Kesimpulan: Latihan latihan strategi ankle lebih efektif dibandingkan latihan berdiri satu kaki dalam meningkatkan keseimbangan lansia dan dapat menjadi intervensi yang lebih optimal untuk mencegah risiko jatuh.
Kata Kunci: Latihan Berdiri Satu Kaki; Latihan Strategi Ankle; Keseimbangan; Functional Reach Test
KEPUASAN PELANGGAN JNE EXPRESS DILIHAT DARI KUALITAS LAYANAN DAN HARGA
Industri pengiriman barang dan jasa atau kurir sedang berusaha bangkit dari kondisi perubahan ekonomi global yang diakibatkan pandemi Covid-19, salah satunya adalah JNE Express yang merupakan perusahaan ternama dalam sektor jasa pengiriman barang, saat ini JNE tengah bersaing dengan kompetitornya ditengah perubahan ekonomi pasca pandemi alias New Era. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis, mengetahui, dan membuktikan pengaruh Kualitas Layanan dan Harga terhadap Kepuasan Pelanggan JNE Express. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dengan populasi yakni pelanggan JNE dengan usia diatas 17 tahun. Dengan sampel sebanyak 96 respondendan menggunakan metode purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan yaitu menggunakan Partial Least Square (PLS) versi 4. Hasil yang didapatkan yaitu variabel Kualitas Layanan berpengaruh secara signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan, dan Harga tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP TURNOVER INTENTION KARYAWAN MELALUI WORK LIFE BALANCE SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI KASUS PADA PT XYZ INDONESIA)
Tujuan penelitian ini yaitu untuk meneliti dan membuktikan pengaruh budaya organisasi dan kepuasan kerja terhadap turnover intention karyawan melalui work life balance. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah seluruh karyawan tetap PT XYZ Indonesia yang berjumlah 60 orang. Sampel dalam penelitian ini menggunakan seluruh populasi yaitu 60 orang karyawan tetap PT XYZ Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode Partial Least Square Structural Equation Modelling (PLS-SEM) dengan aplikasi SmartPLS4.0 untuk menganalisis data. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa budaya organisasi, kepuasan kerja, dan work life balance secara langsung berpengaruh negative dan signifikan terhadap turnover intention karyawan. Di sisi lain, budaya organisasi tidak berpengaruh secara tidak langsung terhadap turnover intention melalui work life balance. Sedangkan, kepuasan kerja secara tidak langsung berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention melalui work life balance