Persatuan Perawat Nasional Indonesia: PPNI Jawa Tengah Journal
Not a member yet
    566 research outputs found

    Efektivitas Program Jogo Tonggo dalam Upaya Pengendalian Covid-19

    No full text
    Peningkatan kasus Covid-19 mengalami peningkatan di Jawa Tengah dan berdampak pada bidang kesehatan, ekonomi, sosial, pendidikan dan pariwisata. Kabupaten Sukoharjo mengalami kejadian peningkatan kasus Covid-19 khususnya di Kecamatan Mojolaban. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengeluarkan Instruksi Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pemberdayaan Masyarakat Dalam Percepatan Penanganan COVID-19 Di Tingkat Rukun Warga (RW) Melalui Pembentukan Satuan Tugas (SATGAS) Jogo Tonggo. Program Jogo Tonggo sebagai konsep community empowerment yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam pelaksanaannya bertujuan untuk membentuk kesadaran bersama, ketaatan masyarakat Jawa Tengah pada imbauan negara, serta solidaritas sosial di antara warga masyarakat. Artikel ini merupakan hasil penelitian kualitatif pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan data sekunder dari Kemenkes RI, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo dan survey pendahuluan, kemudian data primer berupa Hasil indept interview mengenai implementasi program Jogo Tonggo. Teknik sampling menggunakan tekhnik Purposive Sampling sedangkan metode analisis data menggunakan tekhnik reduction, data display dan conclusion drawing/verification, sedangkan untuk mempermudah keakuratan sebuah data yang diperoleh melaui wawancara dan observasi dengan tekhnik Triangulasi. Hasil penelitian mengungkapkan Program Jogo Tonggo terkesan terlambat dalam upaya penanganan Covid-19 karena sebelumnya telah ada dibentuk Satgas Covid-19

    Hubungan Social Support, Self Efficacy dengan Anxiety pada Keluarga Inti Perawat yang Bekerja Dimasa Pandemi Covid-19

    No full text
    Situasi pandemi Covid-19 yang berkepanjangan memberikan dampak anxiety bagi tenaga kesehatan khususnya perawat. Hal ini pun dialami oleh keluarga perawat yang merasa cemas terhadap kesehatan dan keselamatan anggota keluarganya (perawat). Apabila kondisi ini tidak teratasi maka akan berdampak pada gangguan kesehatan mental. Social support dan self-efficacy dapat mempengaruhi kondisi anxiety yang dirasakan oleh keluarga inti perawat.  Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui hubungan Social Support dan Self-Efficacy dengan Anxiety pada keluarga inti dari perawat yang bekerja di masa pandemi covid-19 Penelitian kuantitatif dengan desain studi deskriptif korelasional melalui pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah keluarga inti dari perawat yang bekerja selama masa pandemi dengan jumlah 158 responden. Pengambilan sampel menggunakan rumus Arikunto dengan jumlah 40 responden, pemilihan sampel menggunakan teknik non-probability sampling melalui purposive sampling. Melalui uji korelasi non parametrik spearmans; Social Support dengan Self-Efficacy menunjukan p value = 0,000; Social Support dengan Anxiety menunjukan p value = 0,026; Self-Efficacy dengan Anxiety menunjukan p value = 0,002; nilai-nilai tesebut menunjukan p value ≤ 0,05 sehingga adanya hubungan yang signifikan antara ketiga variabel Social Support berhubungan positif dengan Self-Efficacy dimana ketika Social Support baik maka Self-Efficacy akan tinggi dan Social Support memiliki hubungan negatif dengan Anxiety dimana ketika Social Support baik maka Anxiety yang dialami akan menurun. Selanjutnya Self-Efficacy memiliki hubungan negatif dengan Anxiety, dimana ketika Self-Efficacy tinggi maka Anxiety akan menurun

    PENGARUH YOGA TERHADAP SKALA NYERI DISMINORE

    No full text
    Latar Belakang: Masa remaja merupakan masa peralihan dimana individu mengalami perubahan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa. Pada fase ini terjadi perubahan-perubahan baik secara biologis maupun psikologis. Perubahan biologis pada wanita ditandai dengan terjadinya menstruasi. Gangguan menstruasi yang sering dialami perempuan adalah nyeri pada abdomen atau sering disebut disminore. Prevalensi disminore di dunia sangat besar yaitu rata-rata lebih dari 50% perempuan disetiap negara mengalami disminore. Pada wanita yang mengalami disminore mereka melakukan berbagai cara untuk mengurangi rasa nyeri yang dirasakan. Salah satu yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan yoga. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan adanya pengaruh yoga terhadap skala nyeri disminore

    Perilaku Pencegahan Covid-19 Pada Ibu Hamil

    No full text
    Covid-19 is a virus that may attack all groups. One amongst the groups at risk is pregnant women. Being a vulnerable group, pregnant women must behave in keeping with health protocols. The aim of this study was to work out the knowledge, attitudes and behavior of preventing COVID-19 in pregnant women. The research design is descriptive analysis, with a cross-sectional approach. Samples of 74 pregnant women were taken by a purposive sampling method. The independent variable is COVID-19 prevention behavior. The variable dependent are knowledge and attitude to preventing COVID-19. Test analysis using the Chi-square test and Fisher\u27s exact test. The results of the study show that the majority pregnant women have good knowledge of preventing Covid-19 (83.8%), have a negative attitude of preventing Covid-19 (58.1%), and 68.9% have behavior that supports the prevention of Covid-19. There is a relationship between knowledge and behavior of pregnant women in preventing COVID-19 with a p-value is 0.006 and there is a relationship between attitudes and behavior of pregnant women in preventing COVID-19 with a p-value is 0.018. The results of this study indicate that there are still behaviors that aren\u27t in accordance with health protocols. Continuing education is required for pregnant women by leaflets, posters, electronic and online educational media, also as handwashing facilities at health care facilities. Additionally, government support is required to manage policies within the application of health protocols in order that Covid-19 prevention behavior is high and therefore the risk of Covid-19 events are controlled.Keyword: Behavior, Kvowledge, Attitude, Pregnant women, Covid-1

    Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Pola Pemberian ASI (Air Susu Ibu) Pada Ibu Menyusui Yang Bekerja

    No full text
    Air Susu Ibu (ASI) adalah cairan khusus yang keluar langsung dari payudara seorang ibu untuk bayi. ASI mengandung semua zat gizi dan cairan yang dibutuhkan bayi untuk memenuhi kebutuhan gizi di 6 bulan pertamanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor yang mempengaruhi pola pemberian ASI pada ibu menyusui yang bekerja di Wilayah Puskesmas Sungai Lilin tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survey analitik dengan menggunakan purposive sampling dengan menggunakan rumus sampling yakni Rumus Slovin. Sampel yang diteliti adalah kriteria inklusi yaitu ibu menyusui yang bekerja di Wilayah Puskesmas Sungai Lilin dan kriteria ekslusi yaitu ibu menyusui yang tidak bekerja. Hasil penelitian dari 33 responden didapatkan sebagian ibu yang memberikan pola pemberian ASI sebanyak pola pemberian ASI yang baik sebanyak 9 orang (27,3%), kepercayaan diri baik sebanyak 19 orang (57,6%), pengetahuan baik sebanyak 31 orang (93,9%), dan tempat kerja baik sebanyak 13 orang (39,4%). Hasilnya bahwa ada hubungan bermakna antara pola pemberian ASI dengan kepercayaan diri dan ada hubungan bermakna antara pola pemberian ASI dengan tempat kerja dengan p-value kurang dari 0,05 dan tidak ada hubungan bermakna antara pola pemberian ASI dengan pengetahuan ibu dengan hasil p-value lebih besar dari 0,05. Adapun saran yang diberikan pada tenaga kesehatan untuk memberikan pendidikan kesehatan secara kontinyu mengenai masalah faktor- faktor yang mempengaruhi pola pemberian ASI (Air Susu Ibu) pada ibu menyusui yang bekerja dengan metode-metode yang mudah dimengerti sehingga informasi dapat diterima dengan jelas dan dapat dipahami. Â

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS HIDRASI MAHASISWA PROGRAM PROFESI NERS FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS INDONESIA

    No full text
    Stunting atau tinggi badan di bawah normal masih menjadi masalah kesehatan anak diIndonesia. Stunting merupakan Melakukan aktivitas di daerah tropis memerlukan asupancairan harian yang cukup. Asupan cairan sangat diperlukan karena memiliki fungsi pentingseperti berperan dalam pelarut berbagai senyawa dan molekul, berperan dalam pengaturansuhu tubuh, sebagai pelumas pada sendi, sebagai media transportasi, dan juga untukmempertahankan struktur dan fungsi normal sel. Apabila hidrasi tubuh mengalamiketidakseimbangan kurang cairan (dehidrasi) atau kelebihan cairan (overhidrasi) akanmenyebabkan terganggunya kesehatan (Sulistomo et al,. 2014). Dehidrasi didefinisikansebagai keadaan defisit air di dalam tubuh, yakni ketika tubuh kehilangan cairan melebihi daricairan yang di konsumsi (Sembulingam, 2012). Keseimbangan cairan tubuh merupakanjumlah cairan yang masuk dan keluar dalam porsi yang seimbang. Melalui mekanismekeseimbangan, manusia berusaha supaya cairan dalam tubuh selalu berada dalam jumlahyang tetap (Almatsier, 2009)

    ANALISIS KOMPETENSI RESPON BENCANA PADA PERAWAT DI PUSKESMAS KABUPATEN BIREUEN, ACEH

    No full text
    Indonesia adalah negara dengan tingkat kerentanan secara geologis dan berisiko tinggi terhadap ancaman tsunami, gempa bumi, erupsi gunung berapi, dan longsor. Tingginya frekuensi kejadian bencana di Indonesia, dan juga provinsi Aceh membutuhkan respon bencana yang efektif dari penyedia pelayanan kesehatan seperti perawat. Puskesmas sebagai pusat kesehatan primer harus dapat merespon secara efektif pada kondisi terjadinya kegawatdaruratan atau bencana. Perawat sebagai garda terdepan penyedia pelayanan kesehatan harus memiliki kompetensi yang adekuat dalam merespon kejadian bencana. Kompetensi perawat pada respon bencana meliputi pelayanan pada masyarakat, pelayanan pada individu dan keluarga, pelayanan pada gangguan psikologis, dan pelayanan pada kelompok rentan. Tujuan penelitian ini untuk menilai kompetensi respon bencana pada perawat pada dua Puskesmas di Kabupaten Bireuen, Aceh. Jenis penelitian adalah studi deskriptif dengan desain cross sectional study. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh perawat pada dua Puskemas tersebut. Sampel penelitian berjumlah 42 orang yang ditetapkan berdasarkan metode total sampling. Alat pengumpulan data adalah kuesioner dalam bentuk skala dichotomous terdiri 43 item pertanyaan, dan dinyatakan lulus uji vailidatas dan reliabilitas instrumen. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian secara umum menunjukkan kompetensi perawat pada dua Puskesmas tersebut pada kategori baik (92,86%), terdiri dari pelayanan pada masyarakat kategori cukup (42,86), pelayanan pada individu dan keluarga kategori baik (80,95%), pelayanan masalah psikologis kategori baik (97,62%), dan pelayanan pada kelompok rentan pada ketegori baik (61,90%). Direkomendasikan kepada perawat di Puskesmas agar meningkatkan kompetensi respon bencana khususnya pelayanan pada kelompok rentan seperti dengan kecacatan fisik dan mental, lansia, wanita hamil, anak-anak, dan tahanan dengan mengikuti program pelatihan kebencanaan dan kegawatdaruratan untuk penanganan masalah spesifik pada kelompok tersebut

    Analisis Fishbone dalam Meningkatkan Efektifitas Pelaksanaan Handover Di Rumah Sakit Pemerintah

    No full text
    Serah terima pasien merupakan bagian dari komunikasi efektif dimana metode SBAR menjadi salah satu metode yang tepat digunakan dan sudah diterapkan di RS Pemerintah.i masa pandemi Covid-19, pelaksanaan serah terima harus tetap berlangsung, oleh karena itu pelaksanaan handover perlu dianalisis kembali agar rumah sakit dapat mengetahui pelaksanaan yang sesuai dan dapat diterapkan di era pandemi Covid-19. Studi ini bertujuan untuk menganalisis situasi gambaran pelaksanaan handover perawat di RS Pemerintah, menganalisis faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaaan handover di era pandemi Covid-19, dan memberikan rekomendasi pelaksanaan serah terima pasien di era pandemi Covid-19. Data diperoleh dari hasil pengkajian melalui pembagian kuesioner kepada perawat dan wawancara kepada manajer keperawatan kemudian dilanjutkan dengan analisis menggunakan tulang ikan (fishbone). Hasil analisis yang diperoleh adalah kurang opimalnya pelaksanaan handover di era adaptasi kebiasaan baru (AKB) pandemi Covid-19 di rumah sakit pemerintah. Dengan demikian, pelaksanaan serah terima di era Covid-19 dapat tetap optimal dengan terus menerapkan metode SBAR sebagai cara komunikasi efektif, pengisian formulir Covid-19 safety briefing dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk memudahkan kegiatan perawat, dan memperhatikan faktor-faktor dalam pelaksanaan handover di era AKB. Rekomendasi yang dapat diberikan adalah menerapkan percobaan penggunaan formulir safety briefing dalam pelaksanaan handover di salah satu ruangan dengan memperhatikan protokol kesehatan dan mengevaluasi keefektifan pelaksanaan handover di masa pandemi Covid-19 secara rutin

    Dilema Etik pada Profesionalisme Perawat terhadap Kualitas Pelayanan Keperawatan

    No full text
    Dilema etik merupakan situasi yang melibatkan konflik nilai-nilai atau kepercayaan tentang tindakan apa yang benar atau yang terbaik namun terkendala oleh aturan-aturan atau hukum yang ada dan cenderung mempengaruhi sikap profesional perawat dalam bekerja sehingga mempengaruhi kualitas pelayanan keperawatan. Tujuan penelitian ini, untuk menguji bagaimana pengaruh profesionalisme perawat terhadap kualitas pelayanan keperawatan dan bagaimana pengaruh profesionalisme perawat terhadap kualitas pelayanan keperawatan dimoderasi dilema etik. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan sampel 100 responden dari tenaga keperawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Salatiga yang merupakan perawat pelaksana di ruang bangsal. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana dan regresi moderasi dengan SPSS versi 22.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesionalisme perawat berpengaruh positif terhadap kualitas pelayanan keperawatan, sedangkan dilema etik mengubah pengaruh profesionalisme perawat menurunkan kualitas pelayanan keperawata

    E -Log Book Untuk Penilaian Kinerja Kompetensi Perawat klinis

    No full text
    Penilaian kinerja dilakukan seefektif dan efisien untuk dapat mengarahkan perilaku perawat dalam memberikan asuhan keperawatan guna mendukung pelayanan Kesehatan yang optimal. Tujuan khusus penelitian ini adalah melihat sejauhmana e log book kompetensi berpengaruh penilaian kinerja perawat klinis di RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo. Desain pada penelitian ini adalah quasy eksperimen dengan pendekatan one group pre test post test desain. Hasil analisis uji t didapatkan p value <0,05 maka dikatakan ada pengaruh menggunakan e log book lebih efektif daripada menggunakan hard log book dalam kinerja kompetensi sesuai clinical appointment yang dipunyai. Hasil pada e log book efektif untuk penilaian kienrja kompetensi perawat karena menggambarkan keseluruhan proses pemberian asuhan keperawatan dalam pelayanan keperawatan

    0

    full texts

    566

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Persatuan Perawat Nasional Indonesia: PPNI Jawa Tengah Journal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇