Persatuan Perawat Nasional Indonesia: PPNI Jawa Tengah Journal
Not a member yet
    566 research outputs found

    PENGARUH STRATEGI PELAKSANAAN KELUARGA TERHADAP KEKAMBUHAN PASIEN ODGJ DI WILAYAH PUSKESMAS KEDUNGMUNDU SEMARANG

    No full text
    Sehat adalah keinginan semua orang, baik fisik maupun sehat kejiwaan. Sehat jiwa apabila seseorang mampu berinteraksi dengan orang lain. Prevelensi orang dengan gangguan jiwa di Provinsi Jawa Tengah mengalami peningkatan sebesar 9%. Meningkatnya gangguan jiwa disebabkan oleh tingginya angka tanda dan gejala kekambuhan pada orang dengan gangguan jiwa. Tujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pelaksanaan keluarga terhadap tanda dan gejala kekambuhan pasien ODGJ di Wilayah Puskesmas Kedungmundu Semarang. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan rancangan pre-eksperiment dengan one group pre-post test design without control group. Populasi pada penelitian ini keluarga pasien ODGJ yang mengalami tanda dan gejala kekambuhan di Wilayah Puskesmas Kedungmundu Semarang. Jumlah responden pada penelitian ini berjumlah 21 orang menggunakan kuesioner tanda dan gejala kekambuhan dengan analisa data menggunakan paired sample t-test. Pengaruh SP keluarga terhadap tanda dan gejala kekambuhan pasien didapatkan nilai pvalue 0,000 artinya p<0,05 sehingga Ha di terima. ada pengaruh SP keluarga terhadap tanda dan gejala kekambuhan pasien ODGJ di Wilayah Puskesmas Kedungmundu Semarang.Latar Belakang : Sehat adalah keinginan semua orang, baik fisik maupun sehat kejiwaan. Sehat jiwa apabila seseorang mampu berinteraksi dengan orang lain. Prevelensi orang dengan gangguan jiwa di Provinsi Jawa Tengah mengalami peningkatan sebesar 9%. Meningkatnya gangguan jiwa disebabkan oleh tingginya angka tanda dan gejala kekambuhan pada orang dengan gangguan jiwa. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh strategi pelaksanaan keluarga terhadap tanda dan gejala kekambuhan pasien ODGJ di Wilayah Puskesmas Kedungmundu Semarang. Metode: Jenis penelitian kuantitatif menggunakan rancangan pre-eksperiment dengan one group pre-post test design without control group. Jumlah responden pada penelitian ini berjumlah 21 orang menggunakan kuesioner tanda dan gejala kekambuhan dengan analisa data menggunakan paired sample t-test. Hasil : Pengaruh strategi pelaksanaan keluarga terhadap tanda dan gejala kekambuhan pasien didapatkan nilai pvalue 0,000 artinya p<0,05 sehingga Ha di terima. Kesimpulan: ada pengaruh SP keluarga terhadap tanda dan gejala kekambuhan pasien ODGJ di Wilayah Puskesmas Kedungmundu Semarang

    Anxiety Level During Covid-19 on the Preparedness of New Normal Adaptation

    No full text
    Disaster is a sudden and damaging event, causing both physical and mental harm. From 2019 to the present of 2020, the whole world, including Indonesia, has experienced a pandemic caused by COVID-19. The high number of death victims, the way this disease spreads, social effects for the sufferers and the families, and the unavailability of certain medicines, has caused the anxiety amidst the society. In June 2020, the Indonesian Government socialized the policy for new normal adaptation to the society. This new normal adaptation allows people to conduct their usual activities by maintaining health protocols to prevent the threats of being exposed to COVID-19. However, there are many people who ignore this policy, so this condition worries other people. This study was carried out in an aim to analyze the relationship between people’s anxiety regarding COVID-19 and their preparedness for new normal adaptation. This study analyzed the correlational relationship between the two variables. This study used a cross-sectional quantitative design. The sampling technique in this study was an accidental sampling, with 300 Sleman residents as the sample in the age of 10-70 years who were cooperative and willing to be the respondent of this study. The data in this study were taken directly through google form. The correlation test applied the Spearman Rank. The results of this study show that there is a relationship between the COVID-19 anxiety and the preparedness for new normal adaptation, with p-value = 0,000 and r = - 0.261

    Pengaruh Terapi Bercocok Tanam Terhadap Tingkat Kemandirian Adl Pasien Skizofrenia Di Rsjd Dr. Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah

    No full text
    Salah satu masalah khas pada pasien skizofrenia adalah ketidakmampuan dalam merawat dirisendiri. Terapi okupasi merupakan salah satu terapi diberikan pada pasien skizofrenia di RSJDDr. Amino Gondohutomo selain terapi farmakologis. Salah satu terapi okupasi yang diberikandalam upaya meningkatkan kemandirian pasien skizofrenia adalah terapi bercocok tanam.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi bercocok tanam terhadaptingkat kemandirian ADL (Activity of Daily Living) pasien di RSJD Dr. Amino GondohutomoProvinsi Jawa Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasieksperiment, dengan bentuk rancangan pre-test post-test menggunakan grup kontrol. Masing-masing 20 responden di grup intervensi dan grup kontrol yang diambil menggunakan tekniksampling purposive sampling dianalisis tingkat kemandirian ADL (Activity of Daily Living)menggunakan kuesioner. Analisis statistik yang digunakan adalah t-test independent. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa nilai (p = 0,004). Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapatpengaruh terapi bercocok tanam terhadap kemandirian ADL (Activity of Daily Living) padapasien skizofrenia. Terapi bercocok tanam diharapkan dapat menjadi terapi okupasi unggulanyang dapat diberikan bagi pasien skizofrenia di rumah sakit.Kata Kunci : Terapi bercocok tanam, Kemandirian ADL (Activity of Daily Living), Skizofreni

    HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN MEMORI JANGKA PENDEK SANTRI MA YAJRI DI PONDOK PESANTREN SIROJUL MUKHLASIN 2 PAYAMAN

    No full text
    Background: The students was categorized as the group of teenagers who most often experienced sleep disturbances. Poor sleep period will cause disruption of brain functions such as memory disorders. Of the several types of memory that are most affected short-term memory, previous studies on short-term memory and sleep quality have yielded mixed and mixed results. Purpose: Knowing the relationship between sleep quality and short-term memory students. Method: This research is quantitative with an analytical observational design using a cros sectional study approach. Data collection uses a simple random sampling the sample is 67 respondent and technique sleep quality was measured by the PSQI (Pittsburgh Sleep Quality Index) questionnaire and working memory was measured by the Span Digit Test. Result: Respondents with good sleep quality were 21 people (31.3%) while 46 people (68.7%) had poor sleep quality. There are 33 people with low memory (49.3%) and 34 people with high memory (50.7%). Conclusion: There is a significant relationship between sleep quality and short-term memory students, with a significance value of chi square test p= 0.001 (p <0.05). Keywords: Students, sleep quality, short-term memory

    Hubungan Beban Kerja Dengan Tingkat Stres Kerja Perawat Di Instalasi Gawat Darurat

    No full text
    Peningkatan jumlah kunjungan pasien menyebabkan peningkatan beban kerja perawat, banyaknya tugas tidak sebanding dengan kemampuan maka akan menjadi sumber stres. Hal ini tentunya akan berpengaruh terhadap mutu pelayanan yang dilakukan oleh perawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan tingkat stres kerja perawat  di  Instalasi Gawat Darurat RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 22 orang perawat dengan tehnik purposive sampling. Pengumpulan data beban kerja perawat dilakukan dengan melakukan observasi Time And Motion Study sedangkan data tingkat stres kerja diambil dengan kuisioner Personal Stres Inventory. Hasil penelitian beban kerja perawat didapatkan data perawat dengan beban kerja sedang sebanyak 8 responden (36,4%), dan beban kerja tinggi sebanyak 8 orang (36,4%), sedangkan tingkat stres kerja perawat didapatkan data perawat dengan stres kerja sedang sebanyak 16 responden (72,7 %).  Setelah dilakukan analisa data menggunakan korelasi Spearman Rank didapatkan nilai p value sebesar 0.01  lebih kecil dari 0.05 dengan Correlation Coefficient sebesar 0.536. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara Beban Kerja Dengan Tingkat Stres Kerja Perawat Di Ruang IGD RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Saran peneliti perlu adanya poliklinik 24 jam sehingga dapat menurunkan beban kerja perawat IGD sehingga tidak mengakibatkan peningkatan tingkat stres kerja pada perawa

    Pelatihan Bedside Handover Dan Conference Meningkatkan Pengetahuan, Kinerja Dan Kepuasan Kerja Perawat

    No full text
    Bedside handover dan conference merupakan bagian komunikasi efektif keperawatan yang berperan untuk meningkatkan kesinambungan asuhan keperawatan dan pasien safety. Pemahaman bedside handover dan conference yang tepat dapat  diperoleh melalui pelatihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang  pengaruh pelatihan bedside handover dan conference terhadap peningkatan pengetahuan, kinerja dan kepuasan kerja perawat.  Metode penelitian ini adalah Pre-post test design with control group. Data diambil sebelum dan sesudah pelatihan  Bedside handover dan conference. Menggunakan  total sampling, setiap kelompok terdiri dari 32 orang. Penelitian menggunakan kuesioner  sebagai instrument dengan univariat dan bivariat analisis. Penelitian menunjukkan Ada pengaruh yang signifikan antara pelatihan bedside handover dan conference terhadap peningkatan pengetahuan, kinerja dan kepuasan kerja  perawat antara sebelum dan sesudah pelatihan pada perawat yang dilatih.  Usia, Jenis kelamin  bukan variabel counfounding  pada peningkatan pengetahuan, kinerja dan kepuasan. Namun lama kerja merupakan variabel counfounding pada peningkatan pengetahuan dan kinerja dan  bukan variabel counfounding pada kepuasan kerja perawat. Bedside handover dan confererence yang dilakukan konsisten  dan tepat terbukti meningkatkan pengetahuan, kinerja dan kepuasan kerja perawat serta diyakini mampu meningkatkan kesinambungan asuhan keperawatan dan keselamatan pasien.Â

    Penggunaan Sistem Informasi Daily Maintenance Alat Medik Berbasis Aplikasi Website Dalam Rangka Pemeliharaan Alat Medik Di Ruang Rawat Inap

    No full text
    Peralatan medik harus selalu dalam kondisi baik dan siap pakai sehingga keberlangsungan pelayanan dan keselamatan pasien dapat terjamin. Faktor penting dalam penjaminan mutu peralatan medik adalah pemeliharaan yang dilakukan oleh pengguna sarana, Tujuan studi literatur ini yaitu mengetahui gambaran penggunaan sistem informasi dalam bentuk software atau aplikasi berbasis website dalam pelaksanaan daily maintenance alat medik. Metode penulisan yang digunakan adalah studi literatur. Database yang digunakan Science Direct, Google Scholar, Springer dan SCOPUS. Pencarian artikel menggunakan kata kunci yaitu software or innovation preventive maintenance of medical equipment, daily maintenance medical machine. Hasil review menunjukkan bahwa penggunaan software maupun aplikasi berbasis website dalam penerapan pemeliharaan alat medik memberikan kemudahan bagi user dimana dapat dilakukan melalui media elektronik seperti komputer maupun smartphone serta dapat diakses secara offline atau online melalui berbagai macam Browser Web. Sistem informasi ini terdiri dari beberapa fitur yang dapat membuat proses pemeliharan alat medik menjadi lebih lengkap dan tersistematis. Pelaksanaan daily maintenance alat medik akan lebih termonitor dengan adanya pengembangan sistem informasi dalam bentuk software atau aplikasi berbasis website ini sehingga diharapkan dapat mengurangi resiko terjadinya kesalahan dalam pemberian pelayanan kesehatan pada pasien dan mengurangi terjadinya downtime ataupun breakdown pada alat medik

    Kecerdasan Emosional Terhadap Tingkat Resiliensi Pada Perawat

    No full text
    Tenaga kesehatan menjadi salah satu bagian dari garda terdepan yang ikut berperan dalam mengahadapi pandemic covid-19 dan rumah sakit menjadi tempat terselenggaranya pelayanan kesehatan. Meningkatnya jumlah kasus covid-19 di rumah sakit yang akan ditangani oleh tenaga kesehatan akan berdampak pada beban kerja selama masa pandemic covid-19. Pandemic Covid-19 yang terjadi di Indonesia telah menyebabkan krisis secara global dalam sistem perawatan kesehatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional terhadap tingkat resiliensi pada perawat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah perawat di ruang isolasi covid-19 dan IGD RSUD Dr. Murjani Sampit dengan teknik total sampling yang berjumlah 45 sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada semua sampel. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil Penelitian menunjukkan Perawat di RSUD Dr. Murjani Sampit memiliki kecerdasan emosional kategori tinggi sebanyak 23 responden (51,1%) dan rendah sebanyak 22 responden (48,9%). Sedangkan untuk tingkat resiliensi dengan kategori tinggi sebanyak 27 responden (60%) dan rendah sebanyak 18 responden (40%). Hasil uji chi-square didapatkan nilai p-value 0,001<0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan antara kecerdasan emosional terhadap tingkat resiliensi pada perawat di RSUD Dr. Murjani Sampit

    Penyuluhan Dan Pendampingan Pembuatan Ramuan Herbal Alami Untuk Peningkatan Imunitas Tubuh Dalam Menghadapi Wabah Covid-19 Di KSP Estu Mandiri Klaten

    No full text
    Penularan COVID-19 secara luas di seluruh dunia diakui oleh WHO sebagai pandemi. Risiko penularan COVID-19 yang sangat tinggi menyebabkan krisis kesehatan dan ekonomi di Indonesia. Maraknya beragam informasi hoax yang beredar dimasyarakat terkait produk herbal dan suplemen kesehatan untuk pencegahan dan pengobatan COVID-19 perlu mendapatkan perhatian serius, dibutuhkan upaya untuk memberikan informasi dan edukasi yang benar tentang jenis, manfaat dan efek samping ramuan herbal pada masyarakat agar masyarakat bijak dalam memilih bahan herbal yang aman meningkatkan imunitas dalam mencegah COVID-19. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk melakukan penyuluhan dan pendampingan pembuatan ramuan herbal alami sebagai terapi komplementer untuk peningkatan imunitas tubuh dalam menghadapi wabah Covid-19 di KSP Estu Mandiri Klaten. Metode pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan memberikan penyuluhan dan pendampingan cara membuat herbal alami untuk meningkatkan imunitas menggunakan ramuan kunyit asam. Pertama peserta diberikan materi penyuluhan tentang jenis, manfaat, efek samping herbal dan cara membuat ramuan herbal, dilanjutkan pendampingan pembuatan ramuan herbal kunit asam. Kunyit dipilih sebagai bahan utama ramuan karena mengandung zat aktif yang memiliki manfaat imunomodulator, antiinflamasi dan antioksidan. Hasil kegiatan penyuluhan dan pendampingan pembuatan Ramuan Herbal Alami Untuk Peningkatan Imunitas Tubuh Dalam Menghadapi Wabah COVID-19 diikuti oleh 25 peserta. Rerata hasil pengetahuan sebelum dilakukan penyuluhan adalah 53,2, setelah penyuluh terjadi peningkatan pengetahuan dengan rata-rata nilai 88,8. Rata-rata peningkatan pengetahuan sebesar 35,6. Peserta mampu menjelaskan kembali jenis, manfaat, efek samping herbal dan antusias dalam membuat ramuan herbal. Setiap peserta mendapatkan 1 botol hasil pembuatan herbal kunyit asam. Peserta menyatakan rasa ramuan herbal segar dan enak dikomsumsi

    Hubungan Pengetahuan Dengan Pelaksanaan Discharge Planning Di Ruang Rawat Inap RSUD Dumai

    No full text
    Discharge planning merupakan suatu proses dimulai pasien menerima pelayanan kesehatan yang diikuti dengan kesinambungan perawatan baik dalam proses penyembuhan maupun dalam mempertahankan derajat kesehatan sampai pasien merasa siap untuk kembali kelingkungannya, dan juga merupakan salah satu bagian penting dari pelaksanaan asuhan keperawatan. Dengan adanya discharge planning dapat mengurangi hari /lama perawatan pasien, mencegah kekambuhan, meningkatkan kondisi kesehatan pasien dan menurunkan angka mortalitas dan morbilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengengetahui hubungan pengetahuan dengan pelaksanaan discharge planning diruang rawat inap RSUD Dumai. Desain penelitian ini adalah cross sectional dengan menggunakan uji Chi square. Sampel berjumlah 96 perawat pelaksana. Teknik sampel yang digunakan adalah Propotional Stratified Random Sampling. Hasil penelitian adalah sebagian besar perawat kurang baik dalam pelaksanaan discharge planning yaitu 72.9%.  sebagian besar pengetahuan perawat kurang baik yaitu 89.6%. Hasil uji analisis menunjukan tidak ada hubungan yang signifikan antara faktor pengetahuan dengan pelaksanaan discharge planning (p=0.199) Kata Kunci         :  Discharge Planning, PengetahuanDischarge planning merupakan suatu proses dimulai pasien menerima pelayanan kesehatan yang diikuti dengan kesinambungan perawatan baik dalam proses penyembuhan maupun dalam mempertahankan derajat kesehatan sampai pasien merasa siap untuk kembali kelingkungannya, dan juga merupakan salah satu bagian penting dari pelaksanaan asuhan keperawatan. Dengan adanya discharge planning dapat mengurangi hari /lama perawatan pasien, mencegah kekambuhan, meningkatkan kondisi kesehatan pasien dan menurunkan angka mortalitas dan morbilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengengetahui hubungan pengetahuan dengan pelaksanaan discharge planning diruang rawat inap RSUD Dumai. Desain penelitian ini adalah cross sectional dengan menggunakan uji Chi square. Sampel berjumlah 96 perawat pelaksana. Teknik sampel yang digunakan adalah Propotional Stratified Random Sampling. Hasil penelitian adalah sebagian besar perawat kurang baik dalam pelaksanaan discharge planning yaitu 72.9%.  sebagian besar pengetahuan perawat kurang baik yaitu 89.6%. Hasil uji analisis menunjukan tidak ada hubungan yang signifikan antara faktor pengetahuan dengan pelaksanaan discharge planning (p=0.199 Kata Kunci    :  Discharge Planning, Pengetahuan

    0

    full texts

    566

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Persatuan Perawat Nasional Indonesia: PPNI Jawa Tengah Journal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇