E-Jurnal UIN (Universitas Islam Negeri) Alauddin Makassar
Not a member yet
19582 research outputs found
Sort by
The Analisis karakteristik spasial Desa Kaseralau Kecamatan Batulappa Kabupaten Pinrang berbasis sistem infomasi geografis (GIS) sebagai bahan acuan mitigasi bencana
Desa Kaseralau Kecamatan Batulappa Kabupaten Pinrang memiliki topografi bervariasi dengan ketinggian 85-1000 mdpl yang berpotensi mengalami bencana hidrometeorologi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik spasial wilayah sebagai acuan mitigasi bencana menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Data yang dianalisis meliputi Digital Elevation Model Nasional (DEMNAS), data curah hujan BPS, serta data geologi dan jenis tanah dari BIG, yang diproses menggunakan ArcGIS 10.3 melalui teknik overlay, interpolasi IDW, dan analisis spasial. Hasil penelitian menunjukkan 50% wilayah memiliki kemiringan lereng >45% (sangat curam), geomorfologi perbukitan (57%), struktur geologi didominasi batu pasir berporositas tinggi (97%), jenis tanah podsolik yang peka erosi (98%), dan curah hujan rata-rata 127 mm/bulan dengan puncak 301 mm di bulan April. Kombinasi kelima faktor ini mengindikasikan tingkat kerawanan bencana tanah longsor dan banjir yang sangat tinggi, sehingga diperlukan sistem peringatan dini untuk warga dan pemerintah sekitar dan strategi mitigasi terintegrasi.Kabupaten Pinrang merupakan daerah rawan bencana alam, terutama tanah longsor dan banjir. Karakteristik spasial pada salah satu desa Kaseralau perlu dipahami untuk mengidentifikasi potensi bencana dan mengembangkan strategi mitigasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik spasial berupa kemiringan lereng, geomorfologi, geologi, jenis tanah dan curah hujan di daerah tersebut. Metode pengolahan data yang digunakan adalah menggunakan software Arcgis untuk pemetaannya. Hasil interpretasi peta yang diperoleh yaitu untuk kemiringan lereng daerah tersebut berada dalam kondisi yang curam , geomorfologi perbukitan, kondisi geologi dengan batuan yang mudah meloloskan air dan memiliki porositas yang tinggi, jenis tanah yang peka terhadap erosi dan curah hujan tahunan yang relative tinggi. Penelitian ini telah menghasilkan pemetaan di daerah penelitian yang dapat digunakan untuk menginformasikan kepada warga dan pemerintah sekitar untuk melakukan mitigasi bencana karena daerah tersebut dapat menyebabkan kerusakan yang parah apabila terjadi bencana alam berupa tanah longsor
Harmony Between The Values of and Tazkiyatun Nafs in Bugis Lontarak
This study explores the harmony between Bugis pappaseng values and the Islamic concept of tazkiyatun nafs. Using a qualitative library research approach combined with content analysis, the research examines lontarak manuscripts, historical sources, and classical Islamic texts on spiritual purification. The findings indicate that the five core values in pappaseng—lempu (honesty), amaccang (wisdom), asitinajang (propriety), agettengeng (steadfastness), and siri’ na pesse (honor and solidarity)—are aligned with fundamental principles of tazkiyatun nafs such as sidq (truthfulness), hikmah (wisdom), adl (justice), istiqamah (consistency), and ukhuwah (brotherhood). Both traditions emphasize moral integrity, social harmony, and spiritual devotion as foundations for individual and communal life. This research highlights that Bugis cultural heritage and Islamic teachings are not separate entities, but mutually reinforcing frameworks for shaping moral identity and sustaining collective values in contemporary society.
Keywords: pappaseng, tazkiyatun nafs, Bugis ethics, Islamic spiritualityPenelitian ini mengkaji keselarasan nilai-nilai pappaseng Bugis dengan konsep tazkiyatun nafs dalam Islam. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan analisis isi terhadap naskah lontarak, sumber sejarah, serta literatur klasik Islam tentang penyucian jiwa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima nilai utama dalam pappaseng, lempu (kejujuran), amaccang (kecerdasan), asitinajang (kepatutan), agettengeng (keteguhan), dan siri’ na pesse (kehormatan dan solidaritas) memiliki kesesuaian dengan prinsip tazkiyatun nafs, yakni sidq (kebenaran), hikmah (kebijaksanaan), adl (keadilan), istiqamah (konsistensi), dan ukhuwah (persaudaraan). Kedua tradisi menekankan integritas moral, keharmonisan sosial, serta pengabdian spiritual sebagai landasan kehidupan individu maupun kolektif. Kajian ini menegaskan bahwa warisan budaya Bugis dan ajaran Islam bukanlah dua hal yang terpisah, melainkan saling melengkapi dalam membentuk identitas moral dan menjaga nilai kebersamaan masyarakat di era modern.
Kata kunci: pappaseng, tazkiyatun nafs, etika Bugis, spiritualitas Isla
Incorporating Popular Culture Elements into Hanan Attaki’s Dakwah
The current research aims at exploring the use of popular culture in the preaching (or Dakwah, in popular Indonesian term) delivered by Ustadz Hanan Attaki. As one of the most popular Islamic preachers in Indonesia, Ustadz Hanan Attaki applies the elements of popular culture, such as slang languages, English terms, music, and youth fashion, to deliver the Islamic teaching. The ways of applying the preaching with popular culture, is considered as relevant and appealing for the youths. Through the qualitative approach, the current research analyzes Ustadz Hanan Attaki’s preaching through the Fairclough’s critical discourse analysis, to get the ideas of how the popular culture is integrated into his preaching. The result shows that the use of popular culture does not only increase the preaching, but it also strengthens the audience’ understanding of Islamic values through the terms that are familiar to the young people. The strategy also attracts the emotional bond between the preacher and the audience so that the religious messages is accepted and comprehended. The reference of popular culture is sometimes also problematic as it is basically in the different discourse. The current research concluded that the integration of popular culture in religious preaching is effective strategy for a preaching which is contextual, although it is necessary to be careful so that it does not blur or make the religious teaching biased.
الملخص
يهدف البحث الحالي إلى استكشاف استخدام الثقافة الشعبية في الوعظ الذي ألقاه الأستاذ حنان أتكي. باعتباره أحد الدعاة الإسلاميين الأكثر شعبية في إندونيسيا، يطبق الأستاذ حنان أتاكي عناصر الثقافة الشعبية، مثل اللغات العامية والمصطلحات الإنجليزية والموسيقى وأزياء الشباب، لتوصيل التعاليم الإسلامية. تعتبر طرق تطبيق الوعظ مع الثقافة الشعبية ذات صلة وجذابة للشباب. ومن خلال المنهج النوعي، يحلل البحث الحالي وعظ الأستاذ حنان أتاكي من خلال تحليل الخطاب النقدي لفيركلاف، للحصول على أفكار حول كيفية دمج الثقافة الشعبية في وعظه. وتظهر النتيجة أن استخدام الثقافة الشعبية لا يؤدي إلى زيادة الوعظ فحسب، بل يعزز أيضًا فهم الجمهور للقيم الإسلامية من خلال المصطلحات المألوفة لدى الشباب. كما تعمل الاستراتيجية على جذب الرابط العاطفي بين الداعية والجمهور بحيث يتم قبول الرسائل الدينية وفهمها. في بعض الأحيان تكون الإشارة إلى الثقافة الشعبية مشكلة أيضًا لأنها موجودة بشكل أساسي في الخطاب المختلف. وخلصت الدراسة الحالية إلى أن دمج الثقافة الشعبية في الوعظ الديني هو استراتيجية فعالة للوعظ السياقي، على الرغم من أنه من الضروري توخي الحذر حتى لا يؤدي إلى طمس أو جعل التعاليم الدينية متحيزة
Abstrak
Penelitian kali ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan budaya populer dalam dakwah yang disampaikan oleh Ustadz Hanan Attaki. Sebagai salah satu pendakwah Islam terpopuler di Indonesia, Ustadz Hanan Attaki menerapkan unsur-unsur budaya populer, seperti bahasa gaul, istilah Inggris, musik, dan fashion anak muda, dalam menyampaikan ajaran Islam. Penerapan dakwah dengan budaya populer, ini sangat relevan dan menarik bagi generasi muda. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian kali ini menganalisis dakwah Ustadz Hanan Attaki melalui analisis wacana kritis Fairclough, untuk mendapatkan gambaran bagaimana budaya populer diintegrasikan ke dalam dakwahnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan budaya populer tidak hanya meningkatkan dakwah, tetapi juga memperkuat pemahaman jamaah terhadap nilai-nilai Islam melalui istilah-istilah yang akrab di telinga generasi muda. Strategi tersebut juga menarik ikatan emosional antara penceramah dan pendengarnya sehingga pesan-pesan keagamaan dapat diterima dan dipahami. Referensi budaya populer terkadang juga bermasalah karena pada dasarnya keduanya berbeda wacana. Penelitian yang dilakukan saat ini menyimpulkan bahwa integrasi budaya populer dalam dakwah keagamaan merupakan strategi yang efektif untuk dakwah yang bersifat kontekstual, namun perlu kehati-hatian agar tidak mengaburkan atau menjadikan ajaran agama menjadi bias.Penelitian kali ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan budaya populer dalam dakwah yang disampaikan oleh Ustadz Hanan Attaki. Sebagai salah satu pendakwah Islam terpopuler di Indonesia, Ustadz Hanan Attaki menerapkan unsur-unsur budaya populer, seperti bahasa gaul, istilah Inggris, musik, dan fashion anak muda, dalam menyampaikan ajaran Islam. Penerapan dakwah dengan budaya populer, ini sangat relevan dan menarik bagi generasi muda. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian kali ini menganalisis dakwah Ustadz Hanan Attaki melalui analisis wacana kritis Fairclough, untuk mendapatkan gambaran bagaimana budaya populer diintegrasikan ke dalam dakwahnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan budaya populer tidak hanya meningkatkan dakwah, tetapi juga memperkuat pemahaman jamaah terhadap nilai-nilai Islam melalui istilah-istilah yang akrab di telinga generasi muda. Strategi tersebut juga menarik ikatan emosional antara penceramah dan pendengarnya sehingga pesan-pesan keagamaan dapat diterima dan dipahami. Referensi budaya populer terkadang juga bermasalah karena pada dasarnya keduanya berbeda wacana. Penelitian yang dilakukan saat ini menyimpulkan bahwa integrasi budaya populer dalam dakwah keagamaan merupakan strategi yang efektif untuk dakwah
Power Domination and Resistance in Nawal El Saadawi's Mawtu Ma'ali Al-Waziri Sabiqan: Antonio Gramsci's Hegemony
This research explores the dynamics of hegemony and resistance in Nawal El Saadawi’s novel Mawtu Ma‘ali al-Waziri Sabiqan through the lens of Antonio Gramsci’s theory of cultural hegemony. The research takes Gramsci’s concepts of ideological domination and counter-hegemonic struggle as its formal object, while the novel serves as the material object. Using a qualitative descriptive approach and a critical reading method grounded in ideological literary theory, this research positions itself within contemporary Arabic literary research that intersects with cultural-political analysis. The findings indicate that power in the novel operates not only through coercive mechanisms but also through ideological consent embedded within social institutions and dominant narratives that regulate behavior, identity, and voice. Resistance emerges as both symbolic and material acts of defiance that challenge the prevailing ideological structures. This research highlights literature as a site of negotiation between power and ideology, offering valuable insight for literary and cultural studies in understanding how texts mediate sociopolitical relations and contestations.
ملخص
تستكشف هذه الدراسة ديناميكيات الهيمنة والمقاومة في رواية نوال السعداوي "موت معالي الوزيري سابقان" من خلال منظور نظرية أنطونيو غرامشي في الهيمنة الثقافية. تتخذ هذه الدراسة مفهوم غرامشي للهيمنة الأيديولوجية والصراعات المضادة للهيمنة موضوعًا شكليًا لها، بينما تُمثل الرواية موضوعها المادي. باستخدام منهج وصفي نوعي وأساليب قراءة نقدية ترتكز على النظرية الأدبية الأيديولوجية، تضع هذه الدراسة نفسها ضمن البحث الأدبي العربي المعاصر المتقاطع مع التحليل الثقافي السياسي. تشير النتائج إلى أن القوة في الرواية لا تعمل فقط من خلال آليات الإكراه، بل أيضًا من خلال الموافقة الأيديولوجية المضمنة في المؤسسات الاجتماعية والسرديات السائدة التي تنظم السلوك والهوية والصوت. تبرز المقاومة كأفعال تحدٍّ، رمزية ومادية، تتحدى البنى الأيديولوجية السائدة. تُسلط هذه الدراسة الضوء على الأدب كساحة للتفاوض بين القوة والأيديولوجيا، مقدمةً رؤى قيّمة للدراسات الأدبية والثقافية في فهم كيفية توسط النصوص في العلاقات الاجتماعية والسياسية والصراعات
Abstrak
Penelitian ini mengeksplorasi dinamika hegemoni dan perlawanan dalam novel Mawtu Ma‘ali al-Waziri Sabiqan karya Nawal El Saadawi melalui lensa teori hegemoni budaya Antonio Gramsci. Penelitian ini mengambil konsep dominasi ideologis dan perjuangan kontra-hegemoni Gramsci sebagai objek formalnya, sementara novel berfungsi sebagai objek materialnya. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan metode pembacaan kritis yang berlandaskan teori sastra ideologis, penelitian ini memposisikan dirinya dalam penelitian sastra Arab kontemporer yang bersinggungan dengan analisis budaya-politik. Temuan menunjukkan bahwa kekuasaan dalam novel beroperasi tidak hanya melalui mekanisme koersif, tetapi juga melalui persetujuan ideologis yang tertanam dalam institusi sosial dan narasi dominan yang mengatur perilaku, identitas, dan suara. Perlawanan muncul sebagai tindakan pembangkangan, baik simbolis maupun material, yang menantang struktur ideologis yang berlaku. Penelitian ini menyoroti sastra sebagai arena negosiasi antara kekuasaan dan ideologi, menawarkan wawasan berharga bagi studi sastra dan budaya dalam memahami bagaimana teks memediasi hubungan dan kontestasi sosiopolitik
English
Microplastics originate from community activities such as household waste, agriculture, aquaculture, capture fisheries, and other activities related to these sectors. Microplastics (MPs) are a problem in most waters, with the potential to indirectly impact ecosystems. The purpose of this study was to obtain information regarding the type, color, size, and abundance of microplastics and determine the relationship between microplastic abundance in seawater and Kappaphycus alvarezii seaweed. This study was conducted using a purposive sampling method in six regions with 30 water and seaweed sampling stations, Data were analyzed using Microsoft Excel and SPSS 25 software with Pearson’s correlation and paired t-tests to determine the relationship between variables, expressed as the correlation coefficient (r). The results showed that the types of microplastics found in seawater and seaweed consisted of pellets. fibers. fragments. and films of various sizes. The fiber type was the largest because its elongated shape gives it greater overall dimensions than other microplastic types. The most dominant color of the microplastics was black-gray. followed by red-pink. green. yellow. purple. and transparent. The correlation test between the abundance of microplastics in seawater and seaweed showed a value of 0.119>0.05 indicates there is no correlation between MPs in seawater and seaweed. However. a statistically significant difference was found between the amount of microplastics with value 0.00<0.05. This result indicates that seaweed has the capacity to accumulate MPs pollution in seawater
Digital Archive Management of Polri SuperApp Online SKCK: An Efficiency Evaluation of Information Retrieval Based on ISO 16175-1:2020
This study evaluates the application of the ISO 16175-1:2020 standard in improving digital archive management within the online Police Record Certificate (SKCK) system integrated into the Polri SuperApp at the Bener Meriah Resort Police. Using a qualitative case study approach, data were collected through interviews, observations, and document analysis. The findings show that the Polri SuperApp meets most of the functional requirements outlined in ISO 16175-1:2020, particularly in the areas of record creation, discovery, use, access control, and processes related to duplication and redaction. The system effectively enhances information retrieval efficiency through its comprehensive metadata-driven search capabilities and strengthens data security through two-factor authentication, encryption mechanisms, and detailed activity logs. However, the research also identifies notable limitations, especially in terms of system interoperability. The lack of seamless integration between the Polri SuperApp and external systems restricts efficient data exchange. Furthermore, features related to search result personalization and external collaboration require further development. Overall, the study concludes that the Polri SuperApp has made a positive contribution to transparent and accountable digital archive management in public services. Nonetheless, more extensive system integration and functional enhancement are necessary to achieve optimal information retrieval efficiency and fully support public service delivery
Harmoni dalam Keragaman: Potret Komunikasi Antarbudaya di Sekolah Dasar: Studi Kasus UPT SPF SD Negeri Labuang Baji I
This research aims to examine the implementation of multicultural education at UPT SPF Labuang Baji I Elementary School from the perspective of intercultural communication. Multicultural education is seen as a strategic effort to instill values of tolerance, justice, appreciation for diversity, and to build intercultural competence from an early age. Using a qualitative case study approach, data was collected through interviews, observations, and documentation to gain an in-depth understanding of multicultural education practices in elementary schools. The results of the study show that the school has integrated the principles of inclusivity, justice, and dialogue into the curriculum and learning activities. The communication patterns among students from various cultural backgrounds are quite harmonious, although barriers such as stereotypes and differences in communication styles still exist. The role of teachers as mediators of intercultural communication is a crucial factor in creating a conducive learning environment.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi pendidikan multikultural di UPT SPF SD Negeri Labuang Baji I dalam perspektif komunikasi antarbudaya. Pendidikan multikultural dipandang sebagai upaya strategis dalam menanamkan nilai toleransi, keadilan, penghargaan terhadap keragaman, serta membangun kompetensi antarbudaya sejak dini. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai praktik pendidikan multikultural di sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah mengintegrasikan prinsip inklusivitas, keadilan, dan dialog dalam kurikulum serta kegiatan pembelajaran. Pola komunikasi antar siswa dari berbagai latar belakang budaya berlangsung cukup harmonis, meskipun masih ditemukan hambatan berupa stereotip dan perbedaan gaya komunikasi. Peran guru sebagai mediator komunikasi antarbudaya menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif
Creating a High-Performance Workplace: The Contribution of Work Discipline and Physical Environment
Firms competing in dynamic environments must strategically align human resource practices to sustain performance. This study advances theory by integrating physical workplace conditions and behavioral discipline within a unified structural model, clarifying their relative predictive strength on employee performance in service organizations. Using a quantitative, descriptive–causal design, data were collected from 222 employees through a saturated sampling approach and analyzed with PLS-SEM. The results reveal that both physical work environment and work discipline significantly enhance performance, with discipline exerting the stronger effect. These findings refine human resource management literature by demonstrating that behavioral regulation mechanisms may outweigh contextual physical factors in shaping performance outcomes. Practically, organizations should prioritize disciplined work systems while maintaining supportive physical conditions to optimize employee productivity and organizational effectiveness
Pendayagunaan Zakat Produktif: Solusi Dalam Memberantas Kemiskinan Umat (Studi Pada Lapak Berkah Binaan IZI Makassar)
This study aims to analyze the model of productive zakat utilization implemented by the Indonesian Zakat Initiative Makassar in empowering the economic capacity of mustahiq within the Lapak Berkah group. The study employs a qualitative approach using a case study method. Data were collected through in depth interviews with program managers, facilitators, and mustahiq, complemented by field observations and a review of relevant program documentation. Data analysis was conducted qualitatively through an iterative and continuous process involving data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the utilization of productive zakat by IZI Makassar is implemented through a series of systematic stages, including the assessment of prospective mustahiq, the phased distribution of business capital assistance, business mentoring and entrepreneurship training, monitoring and evaluation of business development, and religious guidance. Qualitatively, this utilization model is considered effective in enhancing the economic capacity of mustahiq, as reflected in positive developments in business performance, increased turnover, expansion of marketing networks, strengthening of working capital, and heightened awareness as well as capacity to contribute infaq. These findings affirm that productive zakat has significant potential as an instrument for community economic empowerment. However, its effectiveness is highly contingent upon the quality of mentoring, program sustainability, and the readiness of mustahiq to manage their businesses independently.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pendayagunaan zakat produktif sebagai solusi dalam memberdayakan perekonomian umat. Penelitian ini dilakukan pada mustahik yang tergabung dalam kelompok lapak berkah binaan Inisiatif Zakat Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan adalan data primer dan sekunder. Teknik pengolahan data meliputi display data, reduksi data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil temuan dalam penelitian, 1) model pendayagunaan zakat produktif meliputi beberapa tahapan-tahapan, sebagai berikut: Melakukan observasi awal kepada calon penerima untuk menilai kelayakan sebagai orang yang berhak untuk mendapatkan zakat sesuai dengan kriteria dalam delapan asnaf, memiliki jenis usaha yang sudah berlangsung minimal tiga bulan, bersedia mengikuti aturan-aturan yang telah ditetapkan, berupa keharusan untuk memberikan laporan perkembangan usaha dan bersedia dievaluasi setiap saat, penyerahan dana modal kerja tahap pertama, setelah itu pihak IZI aktif dalam melakukan bimbingan dan pembinaan, untuk menilai perkembangan usaha mereka, maka pihak IZI melakukan program evaluasi secara berkala, setiap periode pemantauan, para anggota binaan wajib menyampaikan laporan; 2) Pendayagunaan zakat produk cukup efektif dalam meningkatkan perekonomian mustahiq; 3) Kendala yang dihadapi dalam meliputi: keterbatasnya modal kerja, rendahnya kemampuan untuk melakukan pencataan keuangan secara baik, sehingga dana perusahaan sering kali tercampur dengan uang pribadi, terbatasnya akses pasar, lemahnya manajemen pengelolaan usaha, dan lokasi usaha yang kurang strategis
The Mediation Effect of Price to Book Value on Financial Ratio to Stock Return
Stock returns are main indicators used by investors to assess the performance of a stock, including those of Islamic financial institutions listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). Stock returns can be influenced by financial ratios such as ROA, DER, CR, TATO, and EPS. This study aims to determine the effect of ROA, DER, CR, TATO, and EPS on stock returns through PBV in Islamic financial institutions listed on the IDX for the period 2020-2024. This study uses a quantitative method. The population in this study consists of 59 companies, including 4 Islamic banks and 55 Islamic insurance companies, using purposive sampling techniques that produced 9 samples. This study used secondary data sourced from quarterly reports Islamic financial institutions listed on the IDX for the period 2020-2024. The results show that PBV is unable to mediate the effect of ROA, DER, CR, TATO, and EPS on the stock returns of Islamic financial institutions listed on the IDX for the period 2020-2024. However, the results of testing the hypothesis of direct influence on stock returns show that DER, CR, TATO, and EPS have a significant effect on stock returns. Meanwhile, ROA does not have a significant effect on stock returns