E-Jurnal UIN (Universitas Islam Negeri) Alauddin Makassar
Not a member yet
    19582 research outputs found

    PENGARUH KOMUNIKASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN MOTIVASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA BALAI PRASARANA PERMUKIMAN WILAYAH SULAWESI SELATAN (BPPW SULSEL)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganlisis pengaruh komunikasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai dengan motivasi sebagai variabel intervening pada kantor BPPW Sulsel.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan instrumen pengumpulan data berupa kuesioner yang diukur menggunakan skala Likert. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 140  pegawai kantor BPPW Sulsel, denga penarikan sampel menggunakan simple random sampling, sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 104 responden. Teknik  analisis data yang digunakan adalah uji validitas dan reliabilitas, regresi linear berganga, dan analisis jalur dengan bantuan progam pengolah data yaitu SPSS 20. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa komunikasi berpengaruh positif terhadap motivasi,lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap motivasi, komunikasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai, motivasi berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai, komunikasi berpengaruh sigifikan terhadap kinerja pegawai melalui motivasi, dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai malalui motivasi.   Kata kunci: Komunikasi; lingkungan kerja; motivasi; kinerja pegawai  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganlisis pengaruh komunikasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai dengan motivasi sebagai variabel intervening pada kantor BPPW Sulsel.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan instrumen pengumpulan data berupa kuesioner yang diukur menggunakan skala Likert. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 140 pegawai kantor BPPW Sulsel, denga penarikan sampel menggunakan simple random sampling, sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 104 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji validitas dan reliabilitas, regresi linear berganga, dan analisis jalur dengan bantuan progam pengolah data yaitu SPSS 20.   Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa komunikasi berpengaruh positif terhadap motivasi,lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap motivasi, komunikasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai, motivasi berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai, komunikasi berpengaruh sigifikan terhadap kinerja pegawai melalui motivasi, dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai malalui motivasi.&nbsp

    Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum Regional, Dan Penetrasi Internet Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Provinsi Sulawesi Selatan

    Get PDF
    Keterserapan tenaga kerja menjadi salah satu tolak ukur penting dalam mengamati keberhasilan pembangunan ekonomi di suatu wilayah. Provinsi Sulawesi Selatan, meskipun memiliki potensi ekonomi, masih menghadapi tantangan dalam hal optimalisasi penyerapan tenaga kerja. Data tahun 2023 menunjukkan bahwa tingkat keterserapan tenaga kerja di wilayah ini hanya mencapai 95,67%, menjadikannya provinsi dengan tingkat penyerapan tenaga kerja kedua terendah di antara enam provinsi di Pulau Sulawesi. Penelitian ini berupaya mengkaji bagaimana pertumbuhan ekonomi, upah minimum regional, dan penetrasi internet berkontribusi terhadap peningkatan penyerapan tenaga kerja di Provinsi Sulawesi Selatan. Metode yang digunakan adalah metode OLS dengan memanfaatkan data sekunder tahun 2007-2023. Hasil analisis memperlihatkan bahwa ketiga variabel bebas tersebut memiliki hubungan positif terhadap penyerapan tenaga kerja. Hal ini menunjukkan bahwa akselerasi ekonomi, kebijakan pengupahan yang adaptif, dan penguatan infrastruktur digital dapat berperan dalam memperbaiki kinerja pasar tenaga kerja di daerah ini

    Analisis Perbandingan Akad Murabahah dan Akad Musyarakah Mutanaqisah pada Pembiayaan BSI Griya di Bank Syariah Indonesia KCP Makassar Veteran

    Get PDF
    Kemajuan sistem keuangan berbasis prinsip syariah di Indonesia menunjukkan perkembangan signifikan, khususnya dalam pembiayaan pemilikan rumah melalui produk perbankan syariah. Salah satu produk unggulan adalah BSI Griya yang ditawarkan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI), dengan pilihan akad seperti Murabahah dan Musyarakah Mutanaqisah. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kedua akad tersebut dalam konteks pembiayaan pemilikan rumah di BSI KCP Makassar Veteran, dengan fokus pada proses pelaksanaan, kelebihan, kekurangan, serta efektivitas implementasinya dalam memenuhi kebutuhan nasabah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi, serta dianalisis dari sumber data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua akad memiliki prosedur administratif yang serupa, termasuk dalam hal pengajuan pembiayaan, sistem angsuran, pelunasan dipercepat, dan konsekuensi hukum atas wanprestasi. Perbedaan utama terletak pada karakteristik dasar akad, mekanisme penetapan margin keuntungan, serta bentuk hubungan hukum antara bank dan nasabah. Berdasarkan analisis implementasi di lokasi penelitian, akad Murabahah dinilai lebih efektif dalam memenuhi kebutuhan nasabah dalam pembiayaan pemilikan rumah karena memberikan kejelasan biaya dan kesederhanaan struktur transaksi.Kemajuan sistem keuangan berbasis prinsip syariah di Indonesia menunjukkan perkembangan signifikan, khususnya dalam pembiayaan pemilikan rumah melalui produk perbankan syariah. Salah satu produk unggulan adalah BSI Griya yang ditawarkan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI), dengan pilihan akad seperti Murabahah dan Musyarakah mutanaqisah. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kedua akad tersebut dalam konteks pembiayaan pemilikan rumah di BSI KCP Makassar Veteran, dengan fokus pada proses pelaksanaan, kelebihan, kekurangan, serta efektivitas implementasinya dalam memenuhi kebutuhan nasabah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi, serta dianalisis dari sumber data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua akad memiliki prosedur administratif yang serupa, termasuk dalam hal pengajuan pembiayaan, sistem angsuran, pelunasan dipercepat, dan konsekuensi hukum atas wanprestasi. Perbedaan utama terletak pada karakteristik dasar akad, mekanisme penentuan margin, serta bentuk hubungan hukum antara bank dan nasabah.Berdasarkan analisis implementasi di lokasi penelitian, akad Murabahah dinilai lebih efektif dalam memenuhi kebutuhan nasabah dalam pembiayaan pemilikan rumah, karena memberikan kejelasan biaya dan kesederhanaan struktur transaksi

    Profil Resistensi Antibiotik Escherichia coli dari Peternakan Ayam di Bantul, Yogyakarta

    Get PDF
    Resistensi antibiotik merupakan isu kesehatan penting yang berkaitan dengan penyebaran bakteri resisten dari peternakan ayam ke lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi Escherichia coli dari perternakan ayam serta menentukan profil kepekaan antibiotiknya. Sampel diambil dari peternakan ayam di Bantul, Yogyakarta. Penelitian diawali dengan isolasi bakteri E. coli, diikuti pewarnaan Gram serta identifikasi molekuler dengan gen uspA. Uji sensitivitas antibiotik dilakukan menggunakan metode Kirby-Bauer terhadap antibiotik ampisilin, tetrasiklin dan kloramfenikol. Hasil menunjukkan bahwa 4 dari 8 isolat (A2, A4, B2, B3) merupakan positif bakteri E. coli, ditandai dengan koloni hijau metalik pada EMBA dan pita DNA sepanjang 884 bp pada hasil elektroforesis gen uspA. Uji resistensi menunjukkan seluruh isolat resisten terhadap ampisilin (100%), sedangkan terhadap tetrasiklin dan kloramfenikol menunjukkan hasil yang lebih rendah (50%). Temuan ini mengindikasikan adanya potensi penyebaran bakteri resisten dari peternakan ayam sehingga diperlukan pengawasan penggunaan antibiotik dan pemantauan resistensi secara berkala.Resistensi antibiotik merupakan isu kesehatan penting yang berkaitan dengan penyebaran bakteri resisten dari peternakan ayam ke lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi Escherichia coli dari perternakan ayam serta menentukan profil kepekaan antibiotiknya. Sampel diambil dari peternakan ayam di Bantul, Yogyakarta. Penelitian diawali dengan isolasi bakteri E. coli, diikuti pewarnaan Gram serta identifikasi molekuler dengan gen uspA. Uji sensitivitas antibiotik dilakukan menggunakan metode Kirby-Bauer terhadap antibiotik ampisilin, tetrasiklin dan kloramfenikol. Hasil menunjukkan bahwa 4 dari 8 sampel (A2, A4, B2, B3) merupakan positif bakteri E. coli, ditandai dengan koloni hijau metalik pada EMBA dan pita DNA sepanjang 884 bp pada hasil elektroforesis gen uspA. Uji resistensi menunjukkan seluruh isolat resisten terhadap ampisilin (100%), sedangkan terhadap tetrasiklin dan kloramfenikol menunjukkan hasil yang lebih rendah (50%). Temuan ini mengindikasikan adanya potensi penyebaran bakteri resisten dari peternakan ayam sehingga diperlukan pengawasan penggunaan antibiotik dan pemantauan resistensi secara berkala

    Kajian Etnozoologi Belut Sawah (Monopterus albus) sebagai Obat Tradisional Anemia oleh Masyarakat Tomodi di Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo

    Get PDF
    Belut sawah (Monopterus albus) merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang kerap dimanfaatkan sebagai sumber protein, serta dipercaya memiliki khasiat dalam mengobati berbagai penyakit, termasuk anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji cara masyarakat Tomodi memperoleh, mengolah, dan memahami khasiat belut sawah, serta menelusuri upaya konservasinya. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan metode snowball sampling, dan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, pengukuran morfometrik belut sawah, serta studi literatur mengenai kandungan senyawa yang terdapat dalam belut sawah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat (50%) memperoleh belut sawah dengan menangkap langsung di sawah, sementara 30% membelinya di pasar dan 20% memancingnya di danau. Dalam pengolahan sebagai obat tradisional anemia, responden paling banyak memasak belut (45%), diikuti dengan memanggang (20%), merebus (15%), mengukus (10%), dan mengasapi (10%). Pengetahuan tentang khasiat belut sawah umumnya diperoleh secara turun-temurun (60%), dari kerabat atau tetangga (30%), serta dari pengalaman pribadi (10%). Hingga saat ini, belum terdapat inisiatif konservasi belut sawah di wilayah tersebut. Eksploitasi yang berlebihan diduga menjadi penyebab utama menurunnya populasi belut sawah di habitat alaminya.Belut sawah (Monopterus albus) merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang kerap dimanfaatkan sebagai sumber protein, serta dipercaya memiliki khasiat dalam mengobati berbagai penyakit, termasuk anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana masyarakat di Lingkungan Tomodi memperoleh dan mengolah belut sawah sebagai obat tradisional untuk anemia, serta menelusuri asal-usul pengetahuan mereka terkait penggunaan tersebut. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui upaya konservasi belut sawah oleh masyarakat setempat. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan metode snowball sampling, dan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, pengukuran morfometrik belut sawah, serta studi literatur mengenai kandungan senyawa yang terdapat dalam belut sawah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50% masyarakat mendapatkan belut sawah dengan menangkap langsung di sawah, 30% membelinya di pasar, dan 20% memancingnya di danau. Dalam pengolahannya sebagai obat tradisional untuk anemia, 45% responden memasaknya, 20% memanggang, 15% merebus, 10% mengukus dan 10% mengasapi. Adapun sumber pengetahuan masyarakat tentang khasiat belut sawah sebanyak 60% diperoleh secara turun-temurun, 30% dari kerabat atau tetangga, dan 10% dari pengalaman pribadi. Hingga saat ini, belum terdapat inisiatif konservasi belut sawah di wilayah tersebut. Eksploitasi yang berlebihan diduga menjadi penyebab utama menurunnya populasi belut sawah di habitat alaminya

    VCO sebagai Alternatif Produk Ekonomi Berbasis Alam: Kontribusi bagi Masyarakat dan Lingkungan

    Get PDF
    The use of coconut in the form of VCO not only provides economic benefits to the community, but also contributes to environmental conservation efforts. Natural products are considered safer, healthier, and more environmentally friendly than synthetic products. One of the natural resources that can be utilized is Virgin Coconut Oil (VCO). The researcher first explains the relationship between one variable and another in this context variable one is the producer (VCO maker) and the other variable is the consumer (community). Then the status of a group or variable will be described and by exploring the information that is needed in the research process. This study was conducted to explore more deeply the potential of Virgin Coconut Oil (VCO) as a natural health product in the Bontoharu Village area, Rilau Ale District, Bulukumba Regency, and to analyze its contribution to the environment. Bontoharu Village has abundant coconut resources, which are the basic ingredients for making VCO. Through education and training, the community can better understand the benefits of VCO and its environmentally friendly production techniques.Pemanfaatan kelapa dalam bentuk VCO tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga berkontribusi pada upaya konservasi lingkungan. Produk-produk alami dianggap lebih aman, sehat, dan ramah lingkungan dibandingkan dengan produk sintetis. Salah satu kekayaan alam yang dapat dimanfaatkan adalah Virgin Coconut Oil (VCO).Peneliti menjelaskan terlebih dahulu hubungan antara variabel satu dan variabel yang lainnya dalam konteks ini variabel satu adalah produsen (pembuat VCO) dan variabel lainnya adalah konsumen (masyarakat). Kemudian akan digambarkan status sebuah kelompok atau variabel tersebut dan dengan mengeksplorasi informasi yang sekiranya dibutuhkan dalam proses penelitian. Studi ini dilakukan untuk menggali lebih dalam potensi Virgin Coconut Oil (VCO) sebagai produk kesehatan alami di wilayah Desa Bontoharu, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, serta menganalisis kontribusinya terhadap lingkungan. Desa Bontoharu memiliki sumber daya kelapa yang melimpah, yang merupakan bahan dasar pembuatan VCO. Melalui pendidikan dan pelatihan, masyarakat dapat lebih memahami manfaat VCO serta teknik produksinya yang ramah lingkungan

    PEMANFAATAN EKSTRAK KULIT BAWANG MERAH (Allium Cepa L.) SEBAGAI SENSITIZER PADA DYE-SENSITIZED SOLAR CELL (DSSC)

    Get PDF
    Sel surya sensitized dengan pewarna (Dye-Sensitized Solar Cells atau DSSC) merupakan jenis sel surya generasi ketiga yang dikembangkan sebagai alternatif energi terbarukan dengan biaya produksi lebih rendah dan proses pembuatan yang lebih sederhana. Salah satu komponen utama dalam DSSC adalah pewarna, yang berfungsi menyerap cahaya dan mengubahnya menjadi energi listrik. Studi ini bertujuan untuk mengkaji potensi ekstrak kulit bawang merah sebagai sensitizer alami pada DSSC. Ekstrak diperoleh melalui proses maserasi menggunakan etanol 96% sebagai pelarut dan digunakan untuk mewarnai elektroda TiO₂ dengan metode doctor blade pada substrat kaca ITO. Proses perendaman dilakukan selama 24 jam dengan variasi pH larutan pewarna (1, 3, 5, 7, 9, 11, dan 13). DSSC dirakit menggunakan elektroda kerja yang terdiri dari titanium dioksida (TiO₂) dan pewarna, larutan elektrolit KI/I₂, serta elektroda counter karbon. Hasil pengujian menunjukkan efisiensi tertinggi dicapai pada pH 1 pada hari ketiga, dengan efisiensi 0,99%, tegangan 584 mV, dan arus 98,6 µA. Temuan ini menunjukkan bahwa ekstrak kulit bawang merah berpotensi sebagai pewarna alami yang efektif untuk DSSC, terutama pada kondisi sangat asam. Kata kunci: Dye-Sensitized Solar Cell (DSSC), kulit bawang merah (Allium cepa

    التركيب الإضافي في قصة الفئران التي تأكل الحديد لألبير مطلق (دراسة تحليلية نحوية)

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian yang Merujuk pada analisis ilmu nahwu yang berjudul “At-Tarkibu Al-Idofiyyu Fii Qissoti Al-Fi'ranu Allati Ta'kulu Al-Hadid Liialbert Mutlaq (Dirasatan Tahliliyatan Nahwiyatan)”. Menjelaskan tentang jenis-jenis tarkib idofah dan penggunaan tarkib idofah dalam cerpen tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis struktur idofah dalam cerpen “Al-Fi'ranu Allati Ta'kulu Al-Hadid” dan kegunaannya. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori Mustafa Al-Ghalayayni yang menyatakan bahwa jenis idofah terdiri dari dua jenis yaitu al-idofah al-ma'nawiyah dan al-idofah Al-lafdziyah. Kemudian secara makna dibagi menjadi empat yaitu al-idofah al-lamiyah, al-idofah al-bayaniah, al-idofah adz-dzorfiyah dan al-idofah at-tasybihiyah. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data primer dan data sekunder seperti buku-buku yang berkaitan dengan judul yang diteliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis-jenis tarkib idofah dalam cerita Al-Fi’ranu Allati Ta’kulu Al-Hadid terdiri dari al-idofah al-ma’nawiyah dan al-idofah al-lafdziyah. Peneliti menemukan seratus empat puluh tiga kalimat tarkib idofah. Jumlah al-idofah al-ma'nawiyah lebih banyak dari pada al-idofah al-lafdziyah, diantaranya al-idofah al-lamiyah sebanyak delapan puluh sembilan kalimat, al-idofah al-bayaniah sebanyak dua puluh tiga kalimat al-idofah adz-dzorfiyah sebanyak dua puluh sembilan kalimat. Sedangkan al-idofah al-lafdziyah terdiri dari dua kalimat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam konteks penelitian praktis, membantu mengembangkan pemahaman terkait fenomena yang diteliti, dan menjadi referensi bagi mahasiswa yang ingin meneliti topik serupa

    Peningkatan Peran Ibu Dalam Perawatan Bayi “Metode Kanguru” Di Puskesmas Ponrang Kabupaten Luwu: A. Helga M, Zamli, Freddy Chandra M, Reski Ihsan H

    No full text
    ABSTRAK Metode Kanguru merupakan teknik perawatan bayi berbasis kontak kulit-ke-kulit yang terbukti efektif dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi, terutama bayi prematur dan berat lahir rendah. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan peran aktif ibu dalam menerapkan metode kanguru di wilayah kerja Puskesmas Ponrang, Kabupaten Luwu. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 19-26 Juli 2025 dengan sasaran 65 ibu yang memiliki bayi. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif, demonstrasi praktik langsung, edukasi berbasis bukti, dan penyuluhan interaktif. Tahapan pelaksanaan mencakup koordinasi dan persiapan, pelaksanaan program berupa pelatihan teori dan praktik, serta monitoring dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan yang sangat signifikan, dimana persentase ibu dengan pengetahuan baik meningkat dari 12,3% menjadi 82,6% setelah pelatihan. Sebaliknya, persentase ibu dengan pengetahuan kurang menurun drastis dari 64,6% menjadi 9,5%. Program ini berhasil meningkatkan kapasitas ibu dalam memberikan perawatan bayi yang optimal dan memperkuat peran Puskesmas Ponrang sebagai pusat pelayanan kesehatan yang proaktif. Keberhasilan program menunjukkan bahwa intervensi berbasis edukasi dan pemberdayaan masyarakat merupakan strategi efektif dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak di tingkat komunitas.   Kata Kunci: Metode Kanguru, Perawatan Bayi, Pemberdayaan Ibu, Puskesmas, Kesehatan Komunita

    Education and Digital Media as Effective Approaches to Mental Health Literacy

    No full text
    Mental health is an essential aspect of an individual's life that affects adaptability to stress, productivity and overall well-being. Improving mental health literacy is an important preventive strategy in dealing with psychological challenges, including promoting positive attitudes, self-efficacy, and help-seeking behavior. This study aims to identify educational and digital technology-based interventions and evaluate their effectiveness in improving mental health literacy. The method used was a traditional literature review of ten relevant scientific articles, obtained through a rigorous selection process from PubMed and Google Scholar databases. The initial search yielded 1,524 articles from PubMed and 201 from Google Scholar.  Articles were obtained using a combination of keywords such as “mental health promotion”, “intervention”, ‘adolescents’ and “mental health education”. The analysis showed that different forms of interventions, such as online trainings, mental health curricula, digital self-efficacy training, and audiovisual media, were effective in increasing understanding, positive attitudes, self-efficacy, and propensity to seek professional help. The success of interventions relies heavily on contextualized, interactive and active participation-based designs, as well as integration with social support. Therefore, the development of adaptive, inclusive, and sustainable intervention models is crucial in strengthening efforts to promote and prevent mental health problems

    16,785

    full texts

    19,582

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Jurnal UIN (Universitas Islam Negeri) Alauddin Makassar
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇