E-Jurnal UIN (Universitas Islam Negeri) Alauddin Makassar
Not a member yet
    19582 research outputs found

    EKSISTENSI NEGARA ISRAEL : (Telaah Atas Siyasah Syar’iyyah)

    Get PDF
    This research aims to analyze the views of the siyasah syar'iyyah regarding the existence of the Israeli state and correlate it with basic concepts in state theory. The aim of this writing is to provide a comprehensive understanding of how the State of Israel exists. A study of Siyasah Syar'iyyah. This research uses an empirical juridical approach using primary data, namely research results and legislation, and secondary data, namely books and journals and analyzed qualitatively. The results of this research show that the Israeli state theory can be considered as a state entity that meets basic characteristics. However, when viewed from the perspective of state existence theory, Israel's existence and development are greatly influenced by security factors, national identity and regional conflicts. Most views in the context of Siyasah Syar'iyyah basically reject the establishment of the State of Israel. This is often due to the belief that Israel's founding involved the expulsion and suffering of the pre-existing Palestinian population.  Keywords : State, Existence of Israel, Siyasah Syariyyah   Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apa pandangan siyasah syar’iyyah mengenai eksistensi negara israel dan mengkorelasikannya dengan konsep dasar dalam teori negara. Tujuan penulisan ini untuk memberikan pengertian komprehensif Bagaiamana Eksistensi Negara Israel Telaah Atas Siyasah Syar’iyyah, Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis Empiris dengan menggunakan data primer yaitu hasil penelitian, dan perundang-undangan dan Data sekunder yaitu buku-buku dan jurnal dan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan  teori negara Israel dapat dianggap sebagai suatu entitas negara yang memenuhi karakteristik dasar. Namun bila dilihat dari sudut pandang teori keberadaan negara, eksistensi dan perkembangan Israel sangat dipengaruhi oleh faktor keamanan, identitas nasional, dan konflik regional. Sebagian besar pandangan dalam konteks Siyasah Syar'iyyah pada dasarnya menolak pendirian Negara Israel. Ini sering kali disebabkan oleh keyakinan bahwa pendirian Israel melibatkan pengusiran dan penderitaan penduduk Palestina yang sudah ada sebelumnya.    &nbsp

    ANALISIS TEHADAP KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA YOGYAKARTA DALAM PENGUATAN EKONOMI PEDAGANG KAKI LIMA (PKL) MALIOBORO DI ERA NEW NORMAL

    Get PDF
    Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan Pemerintah Kota Yogyakarta dalam Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan Pemerintah Kota Yogyakarta dalam Penegakan Peraturan Walikota Kota Yogyakarta No. 37 Tahun 2010 tentang Penataan PKL Kawasan Khusus Malioboro di Kota Yogyakarta. Pelaksanaan ketentuan perencanaan tata ruang di Kota Yogyakarta belum terlaksana dengan baik, khususnya mengenai penataan PKL di teras malioboro dan tempat-tempat umum yang disebabkan oleh banyaknya jumlah PKL yang direlokasi. Implementasi Peraturan Walikota Kota Yogyakarta No. 37 tahun 2010 belum sesuai dengan apa yang telah ditetapkan di dalam peraturan daerah. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum empiris. Pengumpulan data dapat diperoleh dengan menggunakan observasi langsung ke lokasi yang diteliti. Selain itu data diperoleh dari bahan-bahan kepustakaan, dokumen, laporan dan tulisan-tulisan yang mendukung masalah yang diteliti. Hasil analisa penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanakan relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di malioboro tetap dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Peraturan Walikota Kota Yogyakarta Nomor 37 Tahun 2010 tentang Penataan PKL Kawasan Khusus Malioboro di Kota Yogyakarta. Hal ini selaras dengan maqasid syari’ah yaitu hifdzud-mal yang mana harta setiap jiwa harus dilindungi keberadaanya dan sesuai dengan aturan hukum ekonomi kerakyatan. Kata kunci : Peraturan Daerah, penataan, Pedagang Kaki Lima   Abstract The purpose of this research was to determine the implementation of Yogyakarta City Government policies in the Arrangement of Street Vendors (PKL) and to determine the factors that influence the implementation of Yogyakarta City Government policies in Enforcing Yogyakarta City Mayor Regulation No. 37 of 2010 concerning Arrangement of PKL in the Malioboro Special Area in the City of Yogyakarta. The implementation of spatial planning provisions in the city of Yogyakarta has not been implemented properly, especially regarding the arrangement of street vendors on the terraces of Malioboro and public places due to the large number of street vendors who were relocated. Implementation of Yogyakarta City Mayor Regulation No. 37 of 2010 is not in accordance with what has been stipulated in regional regulations. The data collection method used in this research is empirical legal research. Data collection can be obtained by using direct observation to the location under study. In addition, data obtained from library materials, documents, reports and writings that support the problem under study. The data analysis used is empirical data analysis. The results of the analysis can be concluded that the relocation of street vendors (PKL) in Malioboro is still being carried out in accordance with the provisions of Yogyakarta City Mayor Regulation Number 37 of 2010 concerning Arrangement of Street Vendors in the Malioboro Special Area in Yogyakarta City. This is in line with maqasid syari'ah, namely hifdzud-mal where the assets of every soul must be protected and in accordance with the rules of populist economic law. Keywords: Regional Regulation, arrangement, Street Ven

    DISPARITAS PUTUSAN HAKIM PADA PERKARA HARTA BERSAMA NOMOR 359/Pdt.G/2023/Pa.Sidrap DAN 17/Pdt.G/2024/Pta.Mks

    Get PDF
    Abstrak: Artikel ini mengkaji tentang disparitas putusan antara Hakim Pengadilan Agama Sidenreng Rappang nomor 359/Pdt.G/2023/PA.Sidrap, tertanggal 6 Juni 2023, dengan putusan Hakim Pengadilan Tinggi Agama Makassar nomor 17/Pdt.G/2024/PTA.Mks terkait penyelesaian sengketa harta bersama. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perbedaan putusan kedua pengadilan berdasarkan pertimbangan dan fakta hukum yang relevan. Penelitian ini menggunakan metode normatif empirik dengan pendekatan deskriptif analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Hakim pada Pengadilan Agama telah menerapkan ketentuan hukum yang sesuai dengan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) dalam perkara a quo. Namun, terdapat beberapa peraturan dan pertimbangan di mana Pengadilan Tinggi Agama dalam kondisi tertentu menguatkan, membenarkan, serta membatalkan sebagian keputusan yang telah ditetapkan oleh Pengadilan Agama sebelumnya. Kata Kunci: Disparitas Putusan, Pertimbangan Hukum, Sengketa Harta Bersama.   Abstract This article examines the disparity between the decision of the Sidenreng Rappang Religious Court in case number 359/Pdt.G/2023/PA.Sidrap, dated June 6, 2023, and the decision of the Makassar Religious High Court in case number 17/Pdt.G/2024/PTA.Mks regarding the settlement of joint property disputes. The purpose of this study is to analyze the disparity in the decisions of the religious court and the religious high court based on legal considerations and the relevant facts. This research employs a normative juridical method with a descriptive analysis approach. The study's results indicate that the panel of judges at the Religious Court applied the relevant legal provisions in accordance with the Compilation of Sharia Economic Law (KHES) in the case at hand. However, there are several regulations and considerations where the Religious High Court, in certain instances, affirmed and upheld some of the previous decisions made by the religious court while overturning others. Keywords: Decision Disparity, Joint Property Dispute, Legal Considerations

    SENGKETA JUAL BELI: KETIKA PESANAN TIDAK SESUAI HARAPAN (STUDI KASUS JUAL BELI MELALUI E-COMMERCE DI KECAMATAN PADEMAWU PAMEKASAN)

    Get PDF
      Abstrak E-Commerce merupakan suatu kontak transaksi perdagangan antara penjual dan pembeli dengan menggunakan media internet. Jadi proses pemesanan barang, pembayaran transaksi hingga pengiriman barang dikomunikasikan melalui internet. Maraknya kasus barang tidak sesuai gambar yang terjadi di E-Commerce menunjukkan lemahnya kedudukan konsumen dalam jual beli online. penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskeriptif, dengan sumber data primer dan sumber sekunder. Teknik pengumpulan dalam penelitian ini dari wawancara, observaasi dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian yakni berbelanja menggunakan E-Commerce sangat memudahkan dan lebih praktis karena dapat berbelanja dimana saja, kapan saja tanpa harus pergi ke toko langsung. Selain itu, memberikan kemudahan dalam sistem pembayaran. Tetapi dari itu semua pastinya ada tantangan yang dihadapi oleh konsumen saat berbelanja di E-Commerce yakni terkadang pesanan tidak sesuai yang diharapkan atau tidak sesuai dengan gambar. Ada beberapa peran yang penting untuk dilakukan. Pertama, Peran Penjual memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa barang yang dikirim sesuai. Kedua, Peran Platform E-commerce bertanggung jawab untuk menyediakan sistem yang mudah bagi pembeli untuk mengajukan komplain Ketiga, Pentingnya Dokumentasi yang harus dilakukan oleh konsumen dalam Pengguna E-commerce. Kata Kunci: Sengketa; E-Commerce; Jual Beli     Abstract E-Commerce is a trade transaction contact between sellers and buyers using the internet media. So the process of ordering goods, payment transactions to delivery of goods is communicated via the internet. The rise of cases of goods not according to the pictures that occur in E-Commerce shows the weak position of consumers in online buying and selling. This research uses descriptive qualitative methods, with primary data sources and secondary sources. The collection techniques in this research are interviews, observations and documentation. The results of the study are shopping using E-Commerce is very easy and more practical because you can shop anywhere, anytime without having to go to the store directly. In addition, it provides convenience in the payment system. But of course there are challenges faced by consumers when shopping at E-Commerce, namely sometimes orders are not as expected or do not match the image. There are several important roles to play. First, the Seller Role has the responsibility to ensure that the goods sent are appropriate. Second, the Role of the E-commerce Platform is responsible for providing an easy system for buyers to complain Third, the Importance of Documentation that must be done by consumers in E-commerce Users. Keywords: Dispute, E-Commerce, buying and sellin

    Studi Analisis Rasi Bintang Orion Sebagai Acuan Penentu Arah Kiblat di Malam Hari Perspektif Astronomi

    Get PDF
    Qibla direction is the direction in which Muslims worship. The sun, stars and other celestial bodies have been used by human civilizations as clues to establish their position for several centuries, and are closely related to the implementation of worship. As an illuminator and decorator of the sky there are constellations that are used as a reference at night. Because at night the constellations can be used as directions. The constellation Orion serves as a guide for fishermen and all mankind because it is too young to be seen with the naked eye with its position pointing west. This type of research uses library research "Library Research" refers to this type of research, which describes the subject matter accurately, systematically, and normatively to the object. The data sources used are primary data and secondary data, Primary Data in this study are data obtained directly from the research topic to be examined or data collection tools that are directly used as topics, which are the source of the information sought. Secondary data in this study is a source of information that supports this research, From the results of this study obtained that 1. Identification of the Orion Constellation as a reference for determining the Qibla direction at night. 2. The accuracy of the Orion Constellation as a reference for determining the Qibla direction at night. Qibla direction at night can be determined by referring to the constellation of Orion. By using one of its stars, Rigel, as a benchmark for determining the Qibla direction, namely by knowing the azimuth of the star, which can be observed using the stellarium application, or by using data and formulas to determine the Qibla direction using the azimuth of the Rigel star. The results after three comparisons, there is only a difference of one minute and one second between the azimuth of the Sun and Rigel star, according to calculations, this indicates that Rigel star is accurate as a reference for determining the Qibla direction at night. The implication of this research is that the use of Rigel star in the Orion constellation in this study is used as an alternative to determine the Qibla direction at night.Arah kiblat sadalah arah yang dijadikan tumpuan bagi umat islam dalam melaksanakan ibadah. Matahari, bintang, dan benda langit lainnya telah digunakan oleh peradaban manusia sebagai petunjuk untuk menetapkan posisinya selama beberapa abad, dan sangat erat kaitannya dengan pelaksanaan ibadah. Sebagai penerang dan penghias langit terdapat Rasi Bintang yang digunakan  sebagai acuan di malam hari. Karena pada malam hari Rasi Bintang dapat di jadikan arah. Rasi bintang Orion berfungsi sebagai penunjuk jalan bagi nelayan dan semua umat manusia karena terlalu muda untuk dilihat dengan mata telanjang dengan posisinya yang mengarah ke barat. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian penelitian kepustakaan “Library Research” mengacu pada jenis penelitian ini, yang menggambarkan pokok bahasan secara akurat, sistematis, dan normatif terhadap objeknya. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder, Data Primer penelitian ini adalah data yang diperoleh langsung dari topik penelitian yang akan di teliti atau alat pengumpul data yang langsung dijadikan topik, yang merupakan sumber informasi yang dicari. Data Sekunder dalam penelitian ini merupakan sumber informasi yang mendukung penelitian ini, Dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa 1. Identifikasi Rasi Bintang Orion Sebagai..Acuan..Penentu Arah Kiblat di Malam Hari. 2. Keakurasian Rasi Bintang Orion Sebagai Acuan Penentu.Arah.Kiblat di Malam.Hari. Arah kiblat pada malam hari dapat ditentukan dengan mengacu pada rasi bintang Orion. Dengan menggunakan salah satu bintangnya yaitu Rigel sebagai patokan penentuan arah kiblat, yaitu dengan mengetahui azimuth bintang tersebut, yang dapat diamati menggunakan aplikasi stellarium, atau dengan menggunakan data dan rumus untuk menentukan arah kiblat dengan menggunakan azimuth bintang Rigel. Hasil setelah tiga kali perbandingan, hanya ada selisih satu menit dan satu detik antara azimuth Matahari dan bintang Rigel, menurut perhitungan, hal ini menandakan bahwa bintang Rigel akurat sebagai acuan penentuan arah kiblat pada malam hari. Implikasi penelitian ini ialah penggunaan bintang Rigel pada rasi bintang Orion dalam penelitian ini yaitu digunakan sebagai alternatif untuk menentukan arah kiblat di malam hari

    PUTIKA SEBAGAI METODE PENENTUAN HARI BAIK BAGI SUKU MANDAR DAN RELEVANSINYA DENGAN ILMU FALAK

    Get PDF
    Penelitian ini membahas mengenai putika sebagai metode penentuan hari baik bagi suku mandar dan relevansinya dengan ilmu falak. Penelitian ini tergolong kualitatif dengan pendekatan penelitian yang digunakan adalah: syar’i, dan Antropologis. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah Masyrakat, Ustadz, Nelayan, annangguru, dan Budayawan. Hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa yang pertama metode putika untuk menentukan hari-hari baik bagi Suku Mandar melibatkan beberapa langkah yang terstruktur. Seperti, pengamatan kalender bulan yang dilakukan dengan memperhatikan fase-fase penting seperti bulan baru dan bulan purnama. Kemudian, tokoh adat atau tetua yang memiliki pengetahuan mendalam tentang tradisi ini dikonsultasikan untuk memberikan petunjuk. Yang kedua bahwa ilmu falak memiliki relevansi dengan metode putika dalam penentuan hari baik bagi Suku Mandar melalui penggunaan pengamatan benda langit, seperti fase bulan, yang menjadi dasar kedua metode ini. Meskipun putika lebih bersifat tradisional dan menggabungkan unsur spiritual serta kepercayaan lokal, prinsip-prinsip dasar ilmu falak tentang pergerakan benda langit memberikan kerangka ilmiah yang dapat memperkuat keakuratan metode putika. Implikasi dari penelitian ini adalah: 1) Penelitian ini juga menemukan peluang untuk mengintegrasikan metode tradisional Putika dengan ilmu falak modern, yang dapat meningkatkan akurasi penentuan hari baik dan memperkaya pemahaman budaya. 2) Penelitian ini diharapkan dapat membantu melestarikan tradisi Putika sebagai bagian dari warisan budaya Suku Mandar, untuk memastikan bahwa pengetahuan ini tidak hilang dan tetap diteruskan kepada generasi mendatang.&nbsp

    Strategi Manajemen Perencanaan dan Pengorganisasian The Room 19

    Get PDF
    The library café concept introduces innovation in the library world by creating a more modern and comfortable atmosphere. This study aims to analyze the management strategies in planning and organizing The Room 19 as a library café. This research employs a qualitative method with a case study approach, using observation, interviews, documentation, and literature review as data collection techniques. Data analysis is conducted through data reduction, data presentation, and verification. The findings indicate that The Room 19's planning strategy involves environmental analysis, vendor involvement in interior design, and the establishment of a concept inspired by To Room Nineteen, a book by Doris Lessing. The organizational strategy includes forming a structured team consisting of Co-Founder & Management and Library Monitor, with a monthly shift division system. The Room 19 implements an online reservation system via Instagram and schedules visits into three daily shifts, each lasting four hours. Additionally, collaborations with various brands and communities support product offerings and regular activities, while the Opaper application is used for online book borrowing and product transactions. These strategies ensure efficient management and enhance the appeal of the library café.Konsep library café menghadirkan inovasi dalam dunia perpustakaan dengan menciptakan suasana yang lebih modern dan nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen perencanaan dan pengorganisasian The Room 19 sebagai perpustakaan kafe. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi perencanaan The Room 19 melibatkan analisis lingkungan, keterlibatan vendor dalam desain interior, serta penetapan konsep yang terinspirasi dari buku To Room Nineteen karya Doris Lessing. Pengorganisasian mencakup pembentukan struktur tim yang terdiri dari Co-Founder & Management serta Library Monitor, dengan sistem pembagian shift bulanan. The Room 19 menerapkan sistem reservasi online melalui Instagram dan pembagian jadwal kunjungan dalam tiga shift harian, masing-masing berdurasi empat jam. Selain itu, kolaborasi dengan berbagai brand dan komunitas mendukung penyediaan produk serta kegiatan rutin, sementara aplikasi Opaper digunakan untuk peminjaman buku dan transaksi pembelian produk secara online. Strategi ini mendukung pengelolaan yang efisien dan meningkatkan daya tarik perpustakaan kafe

    Hubungan Kualitas Informasi Aplikasi Goodreads dengan Penentuan Preferensi Buku pada Bibliofilia

    Get PDF
    The digital era has prompted online sites to provide an information that aligns with users’ needs. Information accessibility could help bibliophiles in order to retrieve an information and decide on their book preferences effectively and efficiently. This research aims to analyze the correlation between Goodreads’ information quality and bibliophiles’ book preference. Information quality is measured through three (3) indicators: accuracy, timeliness, and relevancy. This research employed a quantitative method through a survey. The sampling method used was simple random sampling due to the homogency of the population. The population consisted of X @basebuku followers whom using Goodreads, in which 230 people, and 70 people were selected. The results, analyzed using Spearman’s Rank Correlation, indicate a moderate correlation between information quality and book preferences. Furthermore, each indicators indicate a correlation with book preferences, yet there’s difference on the strength of correlation. Accuracy and book preferences indicate a weak correlation; timeliness and book preferences indicate a moderate correlation; relevancy and book preferences indicate a strong correlation.Era digital mendorong situs daring untuk menyediakan informasi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Aksesibilitas informasi dapat membantu bibliofilia dalam menelusuri informasi buku dan menentukan preferensi buku secara efektif dan efisien. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis hubungan kualitas informasi Goodreads dengan preferensi buku bibliofilia. Kualitas informasi memiliki tiga (3) indikator berupa akurasi, ketepatan waktu, dan relevansi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional dengan menyebarkan kuesioner kepada pengikut akun X @basebuku sekaligus pengguna Goodreads. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel acak sederhana (simple random sampling) karena populasi cenderung homogen dengan jumlah sampel sebanyak 70 orang dari total populasi 230 orang. Hasil analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman menunjukkan bahwa kualitas informasi memiliki hubungan dengan preferensi buku dan keeratan hubungan sedang. Sementara itu, ketiga indikator kualitas informasi memiliki hubungan dengan preferensi buku dan perbedaan keeratan hubungan antarvariabel, yakni keeratan hubungan rendah pada subvariabel akurasi; keeratan hubungan sedang pada subvariabel ketepatan waktu; keeratan hubungan kuat pada subvariabel relevansi

    Dasar-dasar dan Tujuan Pendidikan Islam

    Get PDF
    Pendidikan Islam memegang peranan kunci dalam mengarahkan individu menuju kehidupan yang lebih bermakna, baik di dunia maupun di akhirat. Makalah ini mengeksplorasi dasar-dasar dan tujuan pendidikan Islam, dengan berfokus pada landasan teologis serta perincian tujuan umum dan khususnya. Dengan menggali prinsip-prinsip dari al-Qur'an, hadis, dan pemikiran ulama, makalah ini mengidentifikasi nilai-nilai esensial yang membentuk dasar pendidikan Islam, seperti tauhid, kemanusiaan, kesatuan umat manusia, keseimbangan, dan rahmatan lil'alamin. Selain itu, tujuan pendidikan Islam diuraikan dalam konteks pembinaan akhlak, persiapan untuk kehidupan dunia dan akhirat, pengembangan ilmu dan keterampilan, serta pembinaan kepribadian. Berbagai pandangan ulama dan pemikir Islam dikaji untuk mendukung penjelasan dalam makalah ini

    Enhancing children's role as agents of change in the utilization of household medicinal plants

    Get PDF
    The utilization of household medicinal plants (in Indonesia known as TOGA) as a form of local wisdom holds great potential for improving public health. However, its use as an alternative traditional treatment remains suboptimal, especially among the younger generation. TOGA not only serves as cooking ingredients but also offers natural and independent health benefits. Therefore, this empowerment activity aims to enhance students' knowledge and awareness of the benefits of TOGA through educational counseling and practical garden-making activities. The program was conducted on October 13-14, 2024, at SD Negeri 21 Rumbia, involving 52 students from grades 3, 4, and 6. The methods used included lectures, leaflet distribution, an interactive game called "Guess the Picture", Q&A sessions, and hands-on planting of six types of TOGA plants: ginger, lemongrass, galangal, turmeric, basil, and celery. The evaluation was carried out using pre-tests and post-tests with five questions designed to measure students' knowledge improvement. The results showed a significant increase (p < 0.05) in students' knowledge, with the percentage of those classified as having sufficient knowledge rising from 11.5% to 26.9%. In addition to enhancing knowledge, the hands-on TOGA planting activity provided students with practical experience that reinforced their understanding of the health benefits of medicinal plants. With active student involvement and support from the school, this program is expected to contribute to public health improvement through the sustainable use of TOGA

    16,785

    full texts

    19,582

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Jurnal UIN (Universitas Islam Negeri) Alauddin Makassar
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇