E-Jurnal UIN (Universitas Islam Negeri) Alauddin Makassar
Not a member yet
19582 research outputs found
Sort by
Penguatan Kompetensi Sosial Emosional Bagi Peserta Didik untuk Mencegah Kerentanan Sebagai Korban dan Pelaku Bullying
Community service activities through strengthening social emotional competence to prevent the vulnerability of elementary school students as victims and perpetrators of bullying aim to raise awareness of the importance of preventing bullying both as victims and perpetrators. Community service methods through socialization, education and role playing. Data collection techniques through observation, interviews and document studies. Data analysis using the Miles and Huberman technique. The program was implemented in three stages: preparation, implementation, monitoring, and evaluation. First, the preparation stage involved observing students in school, identifying issues, and determining the appropriate forms of intervention. In addition, the implementation stage included strengthening socio-emotional competencies tailored to students’ developmental stages. The next was the monitoring and evaluation stage. It assessed the students’ understanding and evaluated the overall process of the program. The results revealed significant improvements: responsible decision-making increased by 95%, relation skills by 92%, social awareness by 90%, and self-management by 87%. Furthermore, the participants also expressed positive feedback. It deals with the clarity of material delivery, the use of media and supporting tools, and the engaging methods during the program.Kegiatan pengabdian masyarakat melalui penguatan kompetensi sosial emosional untuk mencegah kerentanan pelajar tingkat sekolah dasar sebagai korban dan pelaku bullying ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran pentingnya mencegah bullying baik sebagai korban maupun pelaku. Metode pengabdian masyarakat melalui sosialisasi, edukasi dan bermain peran. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumen. Analisis data menggunakan teknik Miles dan Huberman. Penguatan ini dilakukan melalui tiga tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap monitoring dan evaluasi. Pertama, tahap persiapan, dilakukan melalui observasi peserta didik di sekolah, identifikasi masalah, penetapan bentuk penguatan. Kedua, melakukan penguatan kompetensi sosial emosional sesuai tahapan usia anak. Ketiga, monitoring dan evaluasi melalui evaluasi terhadap daya serap peserta didik dan evaluasi terhadap proses kegiatan. Hasil penguatan menunjukan terjadi peningkatan pada aspek responsible decision making mencapai 95%, pada aspek relationship skill mencapai 92% kemudian pada aspek social awarness berjumlah 90% sedangkan self management mencapai 87%. Sementara dari sisi kegiatan, peserta memberikan apresiasi positif; baik dari sisi kejelasan penyampaian materi, media dan perangkat pendukung yang digunakan serta metode kegiatan dipandang menyenangkan
Pemeriksaan darah lengkap pada sampel pasien dengan metode automatik dan metode Westergren di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar
Hematologi merupakan suatu bidang yang mengkaji terkait cara penilaian profil darah yang membantu proses diagnosis kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil darah pasien di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar dan mengetahui determinan yang dapat diakibatkan. Pemeriksaan darah lengkap di BBLK Makassar menggunakan 2 metode. Profil darah rutin diperiksa dengan metode automatik yang melibatkan penggunaan bahan kontrol dan reagen khusus pada hematology analyzer. Sedangkan, pemeriksaan LED dilakukan dengan metode Westergren yang menggunakan EDTA dan NaCl. Data profil darah yang ditemukan kemudian dianalisis menggunakan rumus persentase. Hasil pemeriksaan yang diperoleh dari profil darah pasien berdasarkan parameternya yaitu 30% abnormal pada hemoglobin, 21% abnormal pada leukosit, 59% abnormal pada eosinofil, 1% abnormal pada basofil, 59% abnormal pada neutrofil, 51% abnormal pada limfosit, 51% abnormal pada monosit, 31% abnormal pada hematokrit, 27% abnormal pada eritrosit, 17% abnormal pada MCV, 6% abnormal pada MCH, 4% abnormal pada MCHC, 10% abnormal pada trombosit dan 51% abnormal pada LED. Hasil persentase abnormal ini menunjukkan bahwa profil darah yang diperoleh didominasi oleh kadar normal. Namun pemeriksaan darah lengkap sangat perlu untuk tetap dilakukan dengan tujuan menjaga kesehatan dan menghindari penyakit yang berkaitan dengan profil darah.Hematologi merupakan suatu bidang yang mengkaji terkait cara penilaian profil darah yang membantu proses diagnosis kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil darah pasien di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar dan mengetahui determinan yang dapat diakibatkan. Pemeriksaan darah lengkap di BBLK Makassar menggunakan 2 metode. Profil darah rutin diperiksa dengan metode automatik yang melibatkan penggunaan bahan kontrol dan reagen khusus pada hematology analyzer. Sedangkan, pemeriksaan LED dilakukan dengan metode Westergren yang menggunakan EDTA dan NaCl. Data profil darah yang ditemukan kemudian dianalisis menggunakan rumus persentase. Hasil pemeriksaan yang diperoleh dari profil darah pasien berdasarkan parameternya yaitu 30% abnormal pada hemoglobin, 21% abnormal pada leukosit, 59% abnormal pada eosinofil, 1% abnormal pada basofil, 59% abnormal pada neutrofil, 51% abnormal pada limfosit, 51% abnormal pada monosit, 31% abnormal pada hematokrit, 27% abnormal pada eritrosit, 17% abnormal pada MCV, 6% abnormal pada MCH, 4% abnormal pada MCHC, 10% abnormal pada trombosit dan 51% abnormal pada LED. Hasil persentase abnormal ini menunjukkan bahwa profil darah yang diperoleh didominasi oleh kadar normal. Namun pemeriksaan darah lengkap sangat perlu untuk tetap dilakukan dengan tujuan menjaga kesehatan dan menghindari penyakit yang berkaitan dengan profil darah
Pengembangan E-LKPD Hiwar Berbasis Website Wizer.me Pada Pembelajaran Bahasa Arab Peserta Didik MTs Barana Jeneponto
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E LKPD Hiwar berbasis website Wizer.meguna mendukung pembelajaran bahasa Arab bagi siswa kelas 7 di MTs Barana Jeneponto.Pendekatan yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) denganmodel 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Keabsahan produk diuji oleh para ahli materidan media, menunjukkan tingkat validitas yang sangat baik, dengan skor rata rata valida si mencapai[93%]. Kepraktisan E LKPD ini diuji melalui uji coba terbatas dan diperoleh skor kepraktisansebesar [53%] untuk penilaian guru dan penilaian peserta didik dengan nilai rata rata (55,44),mengindikasikan kemudahan penggunaan baik bagi guru maup un siswa. Selain itu, efektivitasproduk juga diukur melalui uji coba lapangan yang melibatkan siswa kelas 7, di mana hasil post testmenunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan bahasa Arab, khususnya dalam aspekHiwar (percakapan) dengan nilai efek tivitas sebesar [92,92]. Dengan demikian, E LKPD berbasisWizer.me ini terbukti valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasaArab di MTs Barana Jeneponto, serta diharapkan mampu menjadi alternatif media pembelajaraninovatif yang memanfaatkan teknologi digital secara optimal.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-LKPD Hiwar berbasis website Wizer.me guna mendukung pembelajaran bahasa Arab bagi siswa kelas 7 di MTs Barana Jeneponto. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Keabsahan produk diuji oleh para ahli materi dan media, menunjukkan tingkat validitas yang sangat baik, dengan skor rata-rata validasi mencapai [93%]. Kepraktisan E-LKPD ini diuji melalui uji coba terbatas dan diperoleh skor kepraktisan sebesar [53%] untuk penilaian guru dan penilaian peserta didik dengan nilai rata-rata (55,44), mengindikasikan kemudahan penggunaan baik bagi guru maupun siswa. Selain itu, efektivitas produk juga diukur melalui uji coba lapangan yang melibatkan siswa kelas 7, di mana hasil post-test menunjukkan peningkatanpemahaman dan keterampilan bahasa Arab, khususnya dalam aspek Hiwar (percakapan) dengan nilai efektivitas sebesar [92,92]. Dengan demikian, E-LKPD berbasis Wizer.me ini terbukti valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Arab di MTs Barana Jeneponto, serta diharapkan mampu menjadi alternatif media pembelajaran inovatif yang memanfaatkan teknologi digital secara optimal
Stress and Its Semantic Role in Guiding Language Vocabulary: An Applied Study
Language is not merely a means of communication between individuals or specific groups; rather, it constitutes a comprehensive system composed of phonetic components, morphological structures, syntactic formations, and semantic elements that collectively work to shape overall meaning. Through these components, phonological phenomena emerge, playing a fundamental role in determining linguistic meanings. Among these phenomena is the variation in the intensity of pronunciation—whether rising or falling—which contributes to defining the general meaning of sentences and phrases. This is known as phonetic stress, which refers to the emphasis placed on specific syllables within words or sentences. Stress is characterized by its ability to draw attention to certain meanings or to create distinctions in meaning, whether within similar words or in sentence-level contexts.تعد اللغة ليست مجرد وسيلة للتواصل بين البشر او بين مجموعات محددة، بل تكون نظام متكامل يتشكل من مكونات صوتية منطوقة وصرفية بنائية ونحوية تركيبية ودلالية تتضمن معانٍ ودلالات تعمل معًا لتشكيل المعنى العام، ومن خلال هذه المكونات تتشكل الظواهر الصوتية التي تؤدي دورًا أساساً في تحديد الدلالات اللغوية، ليأتي دور الاختلاف في شدة النطق ارتفاعاً أو انخفاضاً الذي يسهم في تحديد المعنى العام للجمل والعبارات وهو ما يسمى بالنبر الصوتي، الذي يشير إلى التشديد الصوتي على مقاطع معينة داخل الكلمات أو الجمل، إذ يتميز النبر بقدرته على توجيه الانتباه نحو معانٍ معينة أو إحداث تباين في المعنى، سواء أكان ذلك في الكلمات المتشابهة أم في السياق الجملي
Eksistensi Kearifan Lokal di Era Globalisasi: Tantangan dan Solusi: (Analisis Historis : Dampak Negatif, Strategi, Urgensi)
Globalization has become an inevitable phenomenon in modern life, exerting a profound influence on various aspects of life, including local culture. On one hand, globalization offers opportunities such as broader access to information, technology, and innovation. On the other hand, it poses serious challenges to the preservation of local wisdom, which has long been the identity and cultural heritage of communities. Local wisdom reflects noble values, traditional knowledge, and cultural practices passed down through generations. However, the strong currents of global culture often result in the erosion of local values, cultural homogenization, and the decline of social solidarity. This article aims to examine the negative impacts of globalization on the existence of local wisdom while offering strategies to preserve it. Using a descriptive qualitative approach, the article highlights the importance of education, technology, community, and government policies in maintaining local values amidst modernization. The findings reveal that despite the threats globalization poses to local culture, it also offers opportunities to use globalization as a tool to strengthen cultural identity. This article underscores the urgency of local wisdom in shaping a more harmonious and sustainable civilization, including its contributions to social, economic, and environmental development. Therefore, collaborative efforts among the government, communities, and younger generations are essential to ensuring local wisdom remains relevant in the globalization era
Penerapan Metode Pembelajaran Sugestopedia dalam Meningkatkan Kemampuan Menghafal Mufradat Peserta Didik Kelas VIII MTs DDI Kanang
The suggestopedia method is applied to transform and create a relaxed learning environment for students, eliminating any tension during the learning process. The implementation of the suggestopedia method aimed to enhance the memorization skills of mufradat for Grade VIII students at MTs DDI Kanang. This was prompted by the observation that many students struggled with mastering mufradat. The main issue addressed in this research was how to implement the suggestopedia learning method to improve students' memorization skills of mufradat.This research adopted a quantitative approach with a quasi-experimental design called the Non-Equivalent Control Group Design. Data collection involved administering multiple-choice tests (pre-test and post-test), treatments, observations, and documentation. The data analysis techniques employed were descriptive analysis and inferential analysis (analysis requirements test and hypothesis testing).The research findings revealed the following: 1) There was an influence of the suggestopedia learning method on the improvement of students' memorization skills of mufradat for Grade VIII at MTs DDI Kanang, as evidenced by the pre-test score of 58.12 and the post-test score of 85.49 with a paired samples test resulting in a Sig. value of 0.000. 2) There was an influence of the drill method on the improvement of students' memorization skills of mufradat for Grade VIII at MTs DDI Kanang, as indicated by the pre-test score of 51.84 and the post-test score of 78.55 with a paired samples test resulting in a Sig. value of 0.000. 3) There was a difference in the improvement of memorization skills of mufradat between the suggestopedia learning method and the drill learning method for Grade VIII students at MTs DDI Kanang, supported by the independent samples test with a Sig. value of 0.000.
Metode suggestopedia merupakan salah satu metode pembelajaran yang bertujuan untuk mengubah dan menjadikan peserta didik mempunyai perasaan yang rilex serta dapat menghilangkan rasa ketegangan disaat proses belajar berlangsung. Penerapan metode suggestopedia dalam meningkatkan kemampuan menghafal muftadat peserta didik kelas VIII MTs DDI Kanang, Hal ini didasari bahwa banyaknya peserta didik yang kurang dalam penguasaan mufradat. Permasalahan utama bagaimana penerapan metode pembelajaran suggestopedia dalam meningkatkan kemampuan menghafal mufradat peserta didik.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kuantitatif Eksperimen dengan desain Quasi Eksperimen dengan bentuk Non-Equivalent Control Group Design. Dengan pengumpulan data dilakukan dengan pemberian instrument tes (pre-test dan post-test) pilihan ganda, treatmen, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik analisis yang digunakan yaitu menggunakan analisis deskriptif dan analisi inferensial (uji persyaratan analisis dan uji hipotesis).Hasil penelitian yang menunjukkan bahwa: 1) Terdapat pengaruh metode pembelajaran suggestopedia terhadap peningkatan kemampuan menghafal mufradat peserta didik kelas VIII MTs DDI Kanang, dapat dilihat pada nilai pre-test 58,12 dan nilai post-test 85,49 dengan uji paired samples test pada Sig.0,000. 2) Terdapat pengaruh metode drill terhadap peningkatan kemampuan menghafal mufradat peserta didik kelas VIII MTs DDI Kanang, dapat dilihat pada nilai pre-test 51,84 dan nilai post-test 78,55 dengan uji paired samples test pada Sig.0,000. 3) Terdapat perbedaan peningkatkan kemampuan menghafal mufradat menggunakan metode pembelajaran suggestopedia dan metode pembelajaran drill kelas VIII MTs DDI Kanang, dapat dilihat pada nilai uji independent samples test dengan Sig.0,000.
Kata kunci: Metode Suggestopedia, Mufradat Pembelajaran Bahasa Ara
Analisis Mitigasi Risiko Pembiayaan Bermasalah Pada PT BPRS Amanah Ummah KC Cicurug
This study aims to analyze the risk mitigation carried out by BPRS Amanah Ummah KC Cicurug in minimizing non-performing financing and to determine financing products with high risk. The type of research used is a case study with a qualitative approach. Data collection techniques are interviews, observation, and documentation. The data analysis technique uses the Nvivo 12 pro analysis tool with the Miles and Huberman data analysis model, namely data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the mitigation of the risk of non-performing financing is done by applying the 1S + 5C principle, the financing rating model by classifying customer financing opportunities based on the rating level, financing portfolio management is carried out by tiered limitation, gradual disbursement, prohibition of certain party financing, and allowance for productive asset losses (PPAP), recovery management by looking for potential financing and conditioning the allocation of PPAP funds, financing diversification by not channeling financing to one business sector. High risk financing products are financing with mudharabah, musyarakah, musyarakah mutanaqisah (MMQ), Ijarah Muntahiyya Bit Tamlik (IMBT) and murabahah contracts.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui mitigasi risiko yang dilakukan oleh BPRS Amanah Ummah KC Cicurug dalam meminimalisir pembiayaan bermasalah serta untuk mengetahui produk pembiayaan dengan risiko tinggi. Jenis penelitian yang digunakan studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan alat analisis Nvivo 12 pro dengan model analisis data Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mitigasi risiko pembiayaan bermasalah yang dilakukan yaitu dengan menerapkan prinsip 1S + 5C, model pemeringkatan pembiayaan dengan mengklasifikasikan peluang pembiayaan nasabah berdasarkan tingkat rating, manajemen portofolio pembiayaan dilakukan dengan limitasi berjenjang, pencairan bertahap, larangan pembiayaan pihak tertentu, dan penyisihan penghapusan aset produktif (PPAP), manajemen pemulihan dengan mencari pembiayaan potensial dan mengkondisikan alokasi dana PPAP, diversifikasi pembiayaan dengan tidak menyalurkan pembiayaan pada satu sektor bisnis. Produk pembiayaan dengan risiko tinggi yaitu pembiayaan dengan akad mudharabah, musyarakah, musyarakah mutanaqisah (MMQ), Ijarah Muntahiyya Bit Tamlik (IMBT) dan akad murabahah
Peran dan Manfaat Asuransi Mikro Syariah Terhadap Ketahanan Ekonomi UMKM
This research aims to analyze the role of sharia microinsurance in reducing economic risk and its benefits in increasing the economic resilience of MSMEs in the KUR program. This research uses descriptive qualitative type with data collection sources through interviews, observation, and documentation. The data analysis technique used is the Miles and Huberman model with the NVivo 12 pro software tool. The results showed that sharia micro insurance not only plays a role in helping MSMEs to obtain financing that has a guarantee on the customer's life but also has a mechanism that is in accordance with sharia principles through tabarru' and wakalah bil ujrah contracts as regulated in DSN-MUI Fatwa No. 21/DSN-MUI/X/2001 concerning General Guidelines for Sharia Insurance. Sharia Micro Insurance helps mitigate risk and provide financial protection, enabling MSMEs to expand their businesses, diversify their products, and increase their income. These findings encourage policies to increase access and socialization of Islamic microinsurance for MSMEs.dalam mengurangi risiko ekonomi dan manfaatnya dalam meningkatkan ketahanan ekonomi UMKM pada program KUR. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif deskriptif dengan sumber pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah model Miles dan Huberman dengan alat bantu Software NVivo 12 pro. Hasil penelitian menunjukan Asuransi mikro syariah tidak hanya berperan dalam membantu UMKM untuk mendapatkan pembiayaan yang memiliki jaminan atas jiwa nasabah tetapi juga memiliki mekanisme yang sesuai dengan prinsip syariah melalui akad tabarru’ dan wakalah bil ujrah sebagaimana diatur dalam Fatwa DSN-MUI No. 21/DSN-MUI/X/2001 tentang Pedoman Umum Asuransi Syariah. Asuransi Mikro Syariah membantu mitigasi risiko dan perlindungan finansial, yang memungkinkan UMKM memperluas usaha, diversifikasi produk, dan meningkatkan pendapatan. Temuan ini mendorong kebijakan peningkatan akses dan sosialisasi asuransi mikro syariah bagi UMKM
NILAI-NILAI DAKWAH DALAM TRADISI MUNGGAHAN DI KELURAHAN CIGONDEWAH KIDUL KOTA BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT
This research aims to determine the implementation process and values of da'wah in the Sundanese Munggahan tradition in Cigondewah Kidul Village, Bandung City. The type of research used is qualitative research. The data sources for this research are primary and secondary data sources. Furthermore, the data collection methods used were observation, interviews and documentation. Then, data processing and analysis techniques go through three stages, namely: data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this research show that the process of implementing the Munggahan tradition in Cigondewah Kidul Village begins with a grave pilgrimage, then botram, and ends with kuramasan. The Da'wah values contained in the Munggahan tradition are: (1) Faith values; believe and believe that Allah swt. just a place to ask for help. (2) Charitable values; praying, praying, reading the Koran and giving alms. (3) Muamalah value; maintaining kinship, togetherness, unity and mutual respect, so that life is safe, harmonious and peaceful. (4) The value of local wisdom; mutual cooperation and does not conflict with Islamic teachings.
Keywords: Da'wah values; Tradition; Munggaha
STRATEGI BKPRMI DALAM MENINGKATKAN DAKWAH DI KECAMATAN PATTALLASSANG KABUPATEN GOWA
Da'wah strategy is a process of determining the ways and efforts to deal with da'wah targets in certain situations and conditions in order to achieve the objectives of Da'wah optimally.
In building a da'wah institution, of course, must mobilize all members to take an active role in increasing da'wah in the community. BKPRMI Strategy Pattallassang District, Gowa Regency, namely: the establishment of TK-TPA (Kindergarten and Al-Qur'an Education Park), preaching training, holding Ramadan safaris, forming taklim assemblies, recitation, mosque management training, and preaching management training. . As for several factors that support and hinder the running of BKPRMI's strategy in increasing da'wah in Pattallassang District, Gowa Regency, namely: 1. Supporting factors: Human Resources (HR) as a quality community, and the existence of mosque youth. 2. Inhibiting factors: lack of community awareness of propaganda, lack of activeness and cooperation of each board, and advances in science and technology.
Keywords: Strategy, Dakwah, BKPRM