E-Jurnal UIN (Universitas Islam Negeri) Alauddin Makassar
Not a member yet
    19582 research outputs found

    PERLINDUNGAN HUKUM PARA PIHAK DALAM c ANALISIS HUKUM PERDATA TERHADAP KEABSAHAN DAN PELAKSANAAN KONTRAK ELEKTRONIK

    Get PDF
    Abstrak Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah praktik pembuatan perjanjian, khususnya melalui media elektronik atau daring. Perjanjian online kini umum dalam aktivitas ekonomi dan sosial, namun menimbulkan persoalan hukum terkait keabsahan dan perlindungan bagi para pihak. Artikel ini menelaah keabsahan kontrak elektronik dan bentuk perlindungan hukum berdasarkan hukum perdata Indonesia, menggunakan metode penelitian normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa perjanjian online sah apabila memenuhi syarat Pasal 1320 KUHPerdata dan ketentuan terkait teknologi informasi, sementara perlindungan hukum diberikan melalui mekanisme preventif dan represif, meski praktiknya masih menghadapi kendala pembuktian dan ketidakseimbangan posisi tawar. Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Perjanjian Online, Kontrak Elektronik, Hukum Perdata   Abstract The development of information and communication technology has significantly transformed the practice of contract formation, particularly through electronic or online media. Online agreements are now widely used in economic and social activities but raise legal issues concerning validity and protection of the parties involved. This article examines the validity of electronic contracts and the legal protections available under Indonesian civil law, using a normative legal research method with statutory and conceptual approaches. The study finds that online agreements are legally valid if they meet the requirements of Article 1320 of the Indonesian Civil Code and relevant information technology regulations. Legal protection for parties is provided through preventive and repressive mechanisms, although practical challenges remain, particularly regarding evidence and the imbalance of bargaining power.. Keywords: legal protection, online agreement, electronic contract, civil law.Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah praktik pembuatan perjanjian, khususnya melalui media elektronik atau daring. Perjanjian online kini umum dalam aktivitas ekonomi dan sosial, namun menimbulkan persoalan hukum terkait keabsahan dan perlindungan bagi para pihak. Artikel ini menelaah keabsahan kontrak elektronik dan bentuk perlindungan hukum berdasarkan hukum perdata Indonesia, menggunakan metode penelitian normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa perjanjian online sah apabila memenuhi syarat Pasal 1320 KUHPerdata dan ketentuan terkait teknologi informasi, sementara perlindungan hukum diberikan melalui mekanisme preventif dan represif, meski praktiknya masih menghadapi kendala pembuktian dan ketidakseimbangan posisi tawar

    Exploring Trends in Physics Practicum: A Literature Review and Bibliometric Analysis

    Get PDF
    This study aims to conduct a literature review on physics practicum using the Systematic Literature Review (SLR) method and bibliometric analysis through visual mapping with the VOSviewer software. The focus of this research is on articles published between 2020 and 2025, with the keyword "Physics Practicum." A total of 122 articles were identified, with 14 selected for the literature review. The results indicate that the number of publications on physics practicum decreased from 2020 to 2023, increased in 2024, and then declined again in 2025. The study also reveals that both conventional and digital technologies, such as Arduino-based sensors, smartphone applications, wireless sensor networks, as well as advanced technologies like Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), and e-learning platforms, have enhanced the effectiveness of physics practicum. However, significant research gaps remain, particularly in the development of worksheets and assessment tools that provide a holistic evaluation of psychomotor skills and overall practicum performance. The bibliometric analysis using VOSviewer highlights keyword mapping that clusters aspects of methodology, evaluation, technology, and external factors such as the pandemic, offering valuable insights for future development of physics practicum

    Pengembangan Model Asesmen Kinerja Menyimak (Istima') Bahasa Arab Berbasis Teks Fungsional Kelas X SMA Babul Magfirah

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model asesmen kinerja menyimak (istimā’) berbasis teks fungsional dalam pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah Aliyah. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan mengadaptasi model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahap, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Produk yang dikembangkan berupa instrumen asesmen menyimak berbasis teks fungsional bertema al-taḥiyyāt wa al-ta‘āruf dalam bentuk tes audio dan lembar penilaian kinerja. Uji coba terbatas dilakukan terhadap sepuluh siswa kelas X SMA Babul Maghfirah untuk menilai keefektifan instrumen. Hasil analisis data menunjukkan nilai rata-rata (mean) sebesar 72, median 75, modus 80, dan standar deviasi 9,8 dengan tingkat ketuntasan belajar mencapai 80%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa asesmen kinerja yang dikembangkan efektif dan layak digunakan untuk mengukur keterampilan menyimak siswa secara autentik dan komunikatif. Dengan demikian, asesmen ini dapat menjadi alternatif instrumen evaluasi dalam pembelajaran Bahasa Arab yang menekankan kemampuan pemahaman makna dan konteks komunikasi sehari-hari.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model asesmen kinerja menyimak (istimā’) berbasis teks fungsional dalam pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah Aliyah. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan mengadaptasi model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahap, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Produk yang dikembangkan berupa instrumen asesmen menyimak berbasis teks fungsional bertema al-taḥiyyāt wa al-ta‘āruf dalam bentuk tes audio dan lembar penilaian kinerja. Uji coba terbatas dilakukan terhadap sepuluh siswa kelas X SMA Babul Maghfirah untuk menilai keefektifan instrumen. Hasil analisis data menunjukkan nilai rata-rata (mean) sebesar 72, median 75, modus 80, dan standar deviasi 9,8 dengan tingkat ketuntasan belajar mencapai 80%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa asesmen kinerja yang dikembangkan efektif dan layak digunakan untuk mengukur keterampilan menyimak siswa secara autentik dan komunikatif. Dengan demikian, asesmen ini dapat menjadi alternatif instrumen evaluasi dalam pembelajaran Bahasa Arab yang menekankan kemampuan pemahaman makna dan konteks komunikasi sehari-hari

    PERSPEKTIF NEUROBIOLOGI KORBAN KEKERASAN SEKSUAL DAN TANGGUNG JAWAB MORAL DALAM ISLAM (MINI REVIEW)

    Get PDF
    Sexual violence on university campuses represents a multidimensional crisis that violates not only moral integrity but also inflicts deep and lasting biological damage on survivors. Neurobiological research reveals that trauma from sexual violence can alter the structure and function of the brain, particularly the amygdala, hippocampus, and prefrontal cortex which are critical for emotional regulation, memory, and decision-making. Disruptions in these brain systems may lead to long-term conditions such as dissociation, chronic anxiety, and post-traumatic stress disorder (PTSD). In the Indonesian academic context, sexual violence often remains concealed behind institutional hierarchies, power imbalances, and a normalized culture of silence, as reflected in various studies and official reports. This article integrates findings from neuroscience with Islamic ethical principles to formulate a holistic approach to victim protection and recovery. Islam, through the framework of maqāṣid al-sharī‘ah, upholds personal dignity (al-‘irḍ) as a fundamental value that must be safeguarded. Social responsibility to protect survivors and prevent injustice is strongly emphasized in the Qur'an and prophetic tradition. Thus, the Islamic response to sexual violence goes beyond legalism, encompassing spiritual, biological, and psychosocial dimensions. In this view, an integrative framework combining scientific insight and moral-spiritual values is essential to build a just, compassionate, and trauma-informed response to sexual violence on campus. Kekerasan seksual di lingkungan kampus merupakan krisis multidimensi yang tidak hanya mencederai integritas moral, tetapi juga meninggalkan dampak biologis yang mendalam bagi korban. Kajian neurobiologi menunjukkan bahwa trauma akibat kekerasan seksual dapat mengubah struktur dan fungsi otak, terutama pada area seperti amigdala, hipokampus, dan prefrontal cortex, yang berperan dalam pengaturan emosi, memori, dan pengambilan keputusan. Gangguan pada sistem saraf ini tidak jarang menghasilkan gejala jangka panjang seperti disosiasi, kecemasan kronis, dan gangguan stres pascatrauma (PTSD). Dalam konteks akademik di Indonesia, kasus-kasus kekerasan seksual sering tersembunyi di balik relasi kuasa, hierarki institusional, dan normalisasi budaya diam, sebagaimana terbaca dalam sejumlah laporan riset dan catatan lembaga negara. Artikel ini memadukan temuan-temuan ilmu saraf dengan etika Islam untuk merumuskan pendekatan holistik dalam perlindungan dan pemulihan korban. Islam, melalui kerangka maqāṣid al-syarī‘ah, menempatkan kehormatan (al-‘irḍ) sebagai nilai yang harus dijaga secara serius. Tanggung jawab sosial untuk melindungi korban dan mencegah kezaliman ditegaskan dalam ajaran Al-Qur’an dan hadis. Maka, penanganan kekerasan seksual dalam kerangka Islam tidak hanya bersifat legalistik, tetapi juga menyentuh aspek spiritual, biologis, dan psikososial secara integral. Dengan demikian, dibutuhkan integrasi antara sains dan nilai moral sebagai fondasi respons yang lebih adil, manusiawi, dan menyembuhkan.  Sexual violence on university campuses represents a multidimensional crisis that violates not only moral integrity but also inflicts deep and lasting biological damage on survivors. Neurobiological research reveals that trauma from sexual violence can alter the structure and function of the brain, particularly the amygdala, hippocampus, and prefrontal cortexwhich are critical for emotional regulation, memory, and decision-making. Disruptions in these brain systems may lead to long-term conditions such as dissociation, chronic anxiety, and post-traumatic stress disorder (PTSD). In the Indonesian academic context, sexual violence often remains concealed behind institutional hierarchies, power imbalances, and a normalized culture of silence, as reflected in various studies and official reports. This article integrates findings from neuroscience with Islamic ethical principles to formulate a holistic approach to victim protection and recovery. Islam, through the framework of maqāṣid al-sharī‘ah, upholds personal dignity (al-‘irḍ) as a fundamental value that must be safeguarded. Social responsibility to protect survivors and prevent injustice is strongly emphasized in the Qur'an and prophetic tradition. Thus, the Islamic response to sexual violence goes beyond legalism, encompassing spiritual, biological, and psychosocial dimensions. In this view, an integrative framework combining scientific insight and moral-spiritual values is essential to build a just, compassionate, and trauma-informed response to sexual violence on campus. &nbsp

    Pelestarian Cagar Budaya dan Kesadaran Sejarah Generasi Muda di Kabupaten Maros

    Get PDF
    Kesadaran sejarah adalah kunci penguatan identitas, namun kini sering diabaikan, terutama di era Revolusi Industri 4.0 yang didominasi teknologi seperti media sosial, kecerdasan buatan, dan sistem komputasi awan. Pengetahuan historis cenderung dianggap kurang relevan dibandingkan pengetahuan berbasis teknologi. Hal ini berkontribusi pada krisis identitas bangsa, khususnya di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, peningkatan kesadaran sejarah menjadi sangat mendesak untuk memperkuat identitas kebangsaan, yang di Indonesia diikat oleh agama dan sejarah panjang. Metode yang digunakan yaitu pendekatan Partisipatoris. Partisipatoris diketahui sebagai elemen dasar pemberdayaan masyarakat. Pemberdaya hadir berpartisipasi dan memobilisasi masyarakat. Dengan tujuan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya keberadaan mereka sebagai agen perubahan sosial. Potensi pelestarian cagar budaya di Maros besar, tetapi membutuhkan pendekatan inklusif melalui edukasi yang menarik, dukungan pemerintah, dan pemanfaatan teknologi. Upaya ini dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga warisan budaya sebagai identitas lokal dan nasional.Kesadaran sejarah adalah kunci penguatan identitas, namun kini sering diabaikan, terutama di era Revolusi Industri 4.0 yang didominasi teknologi seperti media sosial, kecerdasan buatan, dan sistem komputasi awan. Pengetahuan historis cenderung dianggap kurang relevan dibandingkan pengetahuan berbasis teknologi. Hal ini berkontribusi pada krisis identitas bangsa, khususnya di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, peningkatan kesadaran sejarah menjadi sangat mendesak untuk memperkuat identitas kebangsaan, yang di Indonesia diikat oleh agama dan sejarah panjang. Metode yang digunakan yaitu pendekatan Partisipatoris. Partisipatoris diketahui sebagai elemen dasar pemberdayaan masyarakat. Pemberdaya hadir berpartisipasi dan memobilisasi masyarakat. Dengan tujuan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya keberadaan mereka sebagai agen perubahan sosial. Potensi pelestarian cagar budaya di Maros besar, tetapi membutuhkan pendekatan inklusif melalui edukasi yang menarik, dukungan pemerintah, dan pemanfaatan teknologi. Upaya ini dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga warisan budaya sebagai identitas lokal dan nasional

    AKTIVITAS ANTIRADIKAL BEBAS FRAKSI LARUT ETIL ASETAT DARI EKSTRAK ETANOL BIJI KEDELAI (Glycine max)

    Get PDF
    Pendahuluan: Radikal bebas merupakan molekul reaktif yang dapat memicu stres oksidatif dan berkontribusi terhadap perkembangan berbagai penyakit degeneratif. Antioksidan berperan penting dalam menetralisir radikal bebas, sehingga pencarian sumber antioksidan alami terus dikembangkan. Biji kedelai (Glycine max) diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti fenolik, flavonoid, dan isoflavon yang berpotensi sebagai antioksidan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antiradikal bebas fraksi larut etil asetat dari ekstrak etanol biji kedelai menggunakan metode DPPH. Metode: Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian dilanjutkan dengan fraksinasi padat–cair menggunakan etil asetat untuk memperoleh fraksi semi-polar. Uji aktivitas antiradikal bebas dilakukan terhadap fraksi etil asetat pada konsentrasi 50, 100, 200, dan 400 mg/L. Pengukuran absorbansi dilakukan menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 517 nm, dan nilai IC₅₀ ditentukan berdasarkan hubungan antara konsentrasi dan persentase peredaman DPPH. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi larut etil asetat ekstrak etanol biji kedelai memiliki aktivitas antiradikal bebas yang meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi, dengan nilai IC₅₀ sebesar 286 ± 6 mg/L, yang tergolong sebagai antioksidan lemah. Meskipun aktivitasnya relatif rendah, fraksi etil asetat biji kedelai tetap berpotensi sebagai sumber antioksidan alami dan memerlukan kajian lanjutan untuk pengembangan lebih lanjut. Kesimpulan: Fraksi larut etil asetat ekstrak etanol biji kedelai (Glycine max) memiliki aktivitas antiradikal bebas lemah dengan nilai IC₅₀ sebesar 286 ± 6 mg/L.   Kata Kunci: Antioksidan alami, 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl, IC50      Pendahuluan: Radikal bebas merupakan molekul reaktif yang dapat memicu stres oksidatif dan berkontribusi terhadap perkembangan berbagai penyakit degeneratif. Antioksidan berperan penting dalam menetralisir radikal bebas, sehingga pencarian sumber antioksidan alami terus dikembangkan. Biji kedelai (Glycine max) diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti fenolik, flavonoid, dan isoflavon yang berpotensi sebagai antioksidan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antiradikal bebas fraksi larut etil asetat dari ekstrak etanol biji kedelai menggunakan metode DPPH. Metode: Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian dilanjutkan dengan fraksinasi padat–cair menggunakan etil asetat untuk memperoleh fraksi semi-polar. Uji aktivitas antiradikal bebas dilakukan terhadap fraksi etil asetat pada konsentrasi 50, 100, 200, dan 400 mg/L. Pengukuran absorbansi dilakukan menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 517 nm, dan nilai IC₅₀ ditentukan berdasarkan hubungan antara konsentrasi dan persentase peredaman DPPH. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi larut etil asetat ekstrak etanol biji kedelai memiliki aktivitas antiradikal bebas yang meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi, dengan nilai IC₅₀ sebesar 286 ± 6 mg/L, yang tergolong sebagai antioksidan lemah. Meskipun aktivitasnya relatif rendah, fraksi etil asetat biji kedelai tetap berpotensi sebagai sumber antioksidan alami dan memerlukan kajian lanjutan untuk pengembangan lebih lanjut. Kesimpulan: Fraksi larut etil asetat ekstrak etanol biji kedelai (Glycine max) memiliki aktivitas antiradikal bebas lemah dengan nilai IC₅₀ sebesar 286 ± 6 mg/L

    Fiqh Klasik Tentang Bai' Najasy dan Praktik Manipulasi Harga Dalam Marketplace Digital

    No full text
    Islamic commerce emphasizes honesty and fairness in every transaction. Bai' Najasy, considered forbidden under Islamic law, is the practice of placing requests to increase the price of a product without a real intention to purchase. A hadith from Sahih al-Bukhari emphasizes this prohibition due to its elements of deception and market manipulation. With technological advances, price manipulation is now common in digital marketplaces, taking the form of false requests, obfuscating information, and unfair pricing strategies that harm consumers. DSN-MUI Fatwa No. 146 of 2021 clearly prohibits this manipulation practice in online trading to ensure compliance with Sharia principles. This study aims to examine bai' najasy from a classical fiqh perspective and its relationship to the phenomenon of price manipulation in digital marketplaces. Using a literature review method, this study connects classical fiqh concepts with modern regulations to establish a legal and ethical basis for Islamic commerce in addressing contemporary trade challenges. The research findings indicate that price manipulation practices in digital marketplaces can be categorized as bai' najasy, which is forbidden and must be avoided to create a fair and Sharia-compliant trading system. Keywords: Bai' Najasy, Classical Fiqh, Price Manipulation, Digital Marketplace, Islamic Economic Ethics, Sharia Buying and Selling

    PENGARUH ETIKA BISNIS ISLAM DAN BAURAN PEMASARAN ISLAM TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN KEDAI AL-BAROKAH STORE KOTA JAMBI

    Get PDF
    Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Etika Bisnis Islam dan Bauran Pemasaran Islam terhadap Kepuasan Konsumen pada kedai Al-Barokah Store Kota Jambi. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan populasi seluruh konsumen Al-Barokah Store dan sampel sebanyak 102 responden yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, wawancara, sedangkan analisis data menggunakan regresi lienear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Etika Bisnis Islam (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen (Y), dengan nilai signifikansi sebesar 0,006 (<0,05). Variabel Bauran Pemasaran Islam (X2) yang terdiri dari sembilan elemen (Product, Price, Place, Promotion, People, Process, Physical Evidence, Packaging, dan Payment) juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Secara simultan, kedua variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,326, yang berarti bahwa 32,6% variasi kepuasan konsumen dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya 67,4% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Dengan demikian, praktik bisnis Islami tidak hanya bernilai spiritual tetapi juga memberikan keunggulan kompetitif dalam pengelolaan usaha mikro seperti Al-Barokah Store. Kata Kunci: Bauran Pemasaran Islam, Etika Bisnis Islam, Kepuasan Konsumen, UMKM, Al-Barokah Store   Abstract This study aims to determine the effect of Islamic Business Ethics and Islamic Marketing Mix on Customer Satisfaction at Al-Barokah Store in Jambi City. The type of research used is descriptive quantitative, with the population being all Al-Barokah Store customers and a sample of 102 respondents selected using purposive sampling. Data collection techniques were carried out through questionnaires and interviews, while data analysis used multiple linear regression with the help of the SPSS program. The results showed that Islamic Business Ethics (X1) had a positive and significant effect on Customer Satisfaction (Y), with a significance value of 0.006 (<0.05). The Islamic Marketing Mix variable (X2), which consists of nine elements (Product, Price, Place, Promotion, People, Process, Physical Evidence, Packaging, and Payment), also has a positive and significant effect on Customer Satisfaction with a significance value of 0.000 (<0.05). Simultaneously, both independent variables have a significant effect on consumer satisfaction with a coefficient of determination (R²) of 0.326, which means that 32.6% of the variation in consumer satisfaction is explained by these two variables, while the remaining 67.4% is influenced by other factors not included in this study. Thus, Islamic business practices are not only spiritually valuable but also provide a competitive advantage in the management of micro businesses such as Al-Barokah Store. Keywords: Islamic Marketing Mix, Islamic Business Ethnics, Consumer Satisfaction, UMKM, Al-Barokah Stor

    HUBUNGAN STANDAR PELAYANAN ANTENATAL CARE DAN PENDIDIKAN BIDAN DENGAN MUTU PELAYANAN KEBIDANAN DI UPT PUSKESMAS PA'BENTENGANG

    No full text
    Introduction Antenatal care is a health service by health workers for mothers during their pregnancy problems, carried out in accordance with antenatal care service standards set out in midwifery service standards. Antenatal care is an effort to maintain maternal health during pregnancy, as well as an effort to reduce maternal morbidity and mortality rates. The research method The population in this study were all midwives on duty at the Pa'bentengang Health Center UPT, Bantaeng Regency, totaling 30 people. The sample in this study were midwives on duty at the KIA room of the Pa'bentengang Health Center UPT, Bantaeng Regency, totaling 30 people using Total Sampling. The results The dominant respondents had D3 education as many as 23 people (76.7%) and D4 as many as 7 people (23.3%). The dominant respondents with good quality of midwifery services were 25 people (83.3%) and less good as many as 5 people (16.7%). There is a relationship between antenatal care service standards and the quality of midwifery services with a value of ρ = 0.031 <from α = 0.05. There is a relationship between education and the quality of midwifery services at the KIA Polyclinic with a value of ρ = 0.022 <from α = 0.05. Conclusion: It is expected that midwives on duty in the ANC section will improve their performance and attention in providing information about antenatal care (ANC) visits.Latar Belakang Pelayanan antenatal merupakan upaya untuk menjaga kesehatan ibu pada masa kehamilan, sekaligus Upaya menurunkan angka kesakitan dan angka kematian ibu Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan standar pelayanan antenatal care dan pendidikan bidan dengan mutu pelayanan kebidanan di UPT Puskesmas Pa'bentengang Kabupaten Bantaeng Desain penelitian yang digunakan adalah metode Metode Penelitian Populasi dalam penelitian ini adalah semua bidan yang bertugas di UPT Puskesmas Pa'bentengang Kabupaten Bantaeng sebanyak 30 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah bidan yang bertugas di ruang KIA UPT Puskesmas Pa'bentengang Kabupaten Bantaeng sebanyak 30 orang menggunakan pengambilan sampel secara Total Sampling Hasil penelitian Dominan responden dengan mutu pelayanan kebidanan baik sebanyak 25 orang (83,3%) dan kurang baik sebanyak 5 orang (16,7%). Ada hubungan standar pelayanan antenatal care dengan mutu pelayanan kebidanan dengan nilai ρ = 0,031 <dari α=0,05. Ada hubungan pendidikan dengan mutu pelayanan kebidanan di Poli KIA dengan nilai ρ = 0,022 <dari α=0,05. Kesimpulan JDiharapkan kepada bidan yang bertugas dibagian ANC agar lebih meningkatkan kinerja serta perhatiannya dalam memberikan informasi tentang kunjungan antenatal care (ANC

    The Relationship between Chronic Energy Deficiency and The Incidence of Anemia in Pregnant Women at The Maiwa Community Health Center, Enrekang Regency

    Get PDF
    Pregnant women who experience the risk of chronic energy deficiency (CED) will cause several problems, both for the mother and the fetus. KEK in pregnant women can cause risks and complications in the mother, including anemia, bleeding, the mother's weight does not increase normally, and being exposed to infectious diseases This study aims to determine the relationship between chronic energy deficiency and the incidence of anemia in pregnant women at the Maiwa Health Center UPT, Enrekang Regency This study was conducted from 01 to 30 June 2025. The population in this study were all pregnant women at the Maiwa Health Center UPT, Enrekang Regency. The sample in this study was some of the pregnant women at the Maiwa Health Center UPT, Enrekang Regency, as many as 30 people with purposive sampling The results of the study showed that out of 30 people who were used as samples, 7 pregnant women had KEK (23.3%) and 23 people did not experience KEK (76.7%). The results of the study showed that out of 30 people who were used as samples, 12 pregnant women had anemia (40.0%) and 18 people did not experience anemia (60.0%). The results of the study showed a relationship between KEK in pregnant women and the incidence of anemia, obtained a value of ρ = 0.009 <from α = 0.05 It is recommended to improve the quality of health services for pregnant women, including early detection and treatment of anemia and KEK with joint efforts between pregnant women, families, health workers, and the community, it is hoped that the problem of anemia and KEK in pregnant women can be overcome, so that they can give birth to a healthy and quality generation.Ibu hamil yang mengalami resiko kekurangan energi kronik (KEK) akan menimbulkan beberapa permasalahan, baik pada ibu maupun janin. KEK pada ibu hamil dapat menyebabkan resiko dan komplikasi pada ibu antara lain adalah anemia, pendarahan, berat badan ibu tidak bertambah secara normal, dan terkena penyakit infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kekurangan energi kronik dengan kejadian anemia pada ibu hamil di UPT Puskesmas Maiwa Kabupaten Enrekang. Penelitian ini telah dilaksanakan tanggal 01 s/d 30 Juni 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang berada di UPT Puskesmas Maiwa Kabupaten Enrekang. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian ibu hamil yang berada di UPT Puskesmas Maiwa Kabupaten Enrekang sebanyak 30 orang dengan pengambilan sampel secara Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 orang yang dijadikan sebagai sampel, ibu hamil KEK sebanyak 7 orang (23,3%) dan tidak mengalami KEK sebanyak 23 orang (76,7%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 orang yang dijadikan sebagai sampel, ibu hamil anemia sebanyak 12 orang (40,0%) dan tidak mengalami anemia sebanyak 18 orang (60,0%). Hasil penelitian terdapat hubungan KEK ibu hamil dengan kejadian anemia diperoleh nilai ρ=0,009<dari α=0,05 Disarankan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu hamil, termasuk deteksi dini dan penanganan anemia dan KEK dengan upaya bersama antara ibu hamil, keluarga, tenaga kesehatan, dan masyarakat, diharapkan masalah anemia dan KEK pada ibu hamil dapat diatasi, sehingga dapat melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas

    16,785

    full texts

    19,582

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Jurnal UIN (Universitas Islam Negeri) Alauddin Makassar
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇