E-Jurnal UIN (Universitas Islam Negeri) Alauddin Makassar
Not a member yet
19582 research outputs found
Sort by
Bahasa Arab dan Sumbangsihnya dalam Pengembangan Bahasa Indonesia: Sejarah, Pengaruh dan Implikasinya
In this study, the researcher discusses the importance of Arabic contribution in expanding Indonesian vocabulary. Arabic has an important role in the history of language and cultural development in Indonesia. This research explains how the interaction between Arabic and Indonesian language has shaped the vocabulary and grammar of Indonesian society. This research uses the literature method by making literature sources and scientific information to find out the traces of Arabic influence on the Indonesian language. The results of this study open a deeper insight into the history of the entry of Arabic into Indonesia and its contribution in enriching the Indonesian language treasury.Dalam penelitian ini, peneliti membahas tentang pentingnya sumbangsih bahasa Arab dalam memperluas kosakata bahasa Indonesia. Bahasa Arab memiliki peran penting pada sejarah perkembangan bahasa dan budaya di Indonesia. Penelitian ini menjelaskan bagaimana interaksi antara bahasa Arab dan bahasa Indonesia sehingga membentuk kosakata dan tata bahasa pada masyarakat Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan menjadikan sumber kepustakaan dan informasi ilmiah untuk mengetahui jejak pengaruh bahasa Arab pada bahasa Indonesia. Hasil dari penelitian ini membuka wawasan yang lebih mendalam tentang sejarah masuknya bahasa Arab ke Indonesia dan kontribusinya dalam memperkaya perbendaharaan bahasa Indonesia
ANALISIS STRATEGI PENINGKATAN PENDAPATAN PENGRAJIN BATIK JAMBI DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI SEBERANG KOTA JAMBI
Abstrak
Penelitian ini dilaksanakan untuk mengkaji strategi yang dapat digunakan dalam meningkatkan pendapatan pengrajin batik Jambi di kawasan Seberang Kota Jambi, dengan tujuan akhir mendukung kesejahteraan masyarakat melalui perspektif ekonomi Islam. Industri batik Jambi berperan signifikan dalam ekonomi daerah, tidak hanya sebagai penyedia lapangan pekerjaan tetapi juga sebagai sarana pelestarian budaya lokal. Meski demikian, para pengrajin masih dihadapkan pada sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan akses ke pasar, kekurangan modal, lemahnya manajemen usaha, serta rendahnya pemanfaatan teknologi modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Proses analisis dilakukan menggunakan pendekatan SWOT untuk mengidentifikasi faktor kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang memengaruhi UMKM batik Jambi. Hasil Penelitian ini memperlihatkan bahwa strategi yang relevan untuk diterapkan mencakup peningkatan mutu produk, diversifikasi motif dan desain, pemanfaatan pemasaran digital, peningkatan keterampilan pengrajin melalui pelatihan, serta penguatan etika bisnis berdasarkan prinsip-prinsip Islam. Penerapan strategi tersebut diyakini mampu memperkuat daya saing batik Jambi, memperluas pasar, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, penelitian ini merekomendasikan agar pengrajin batik Jambi lebih responsif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika pasar, serta tetap menjunjung nilai keadilan, keberkahan, dan kehalalan dalam kegiatan usahanya sesuai dengan prinsip ekonomi Islam.
Kata Kunci: Strategi, Pendapatan Pengrajin, Batik Jambi, Analisis Swot, Perspektif Ekonomi Islam.
Abstract
This study was conducted to examine strategies that can be implemented to increase the income of Batik Jambi artisans in the Seberang Kota Jambi area, with the ultimate goal of supporting community welfare through the perspective of Islamic economics. The Batik Jambi industry plays a significant role in the regional economy, not only as a provider of employment opportunities but also as a medium for preserving local cultural heritage. However, artisans are still faced with several challenges, including limited market access, lack of capital, weak business management, and low utilization of modern technology. This research employs a descriptive qualitative method, with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The analysis process was carried out using the SWOT approach to identify the strengths, weaknesses, opportunities, and threats influencing Batik Jambi SMEs. The findings show that relevant strategies to be applied include improving product quality, diversifying motifs and designs, utilizing digital marketing, enhancing artisans’ skills through training, and strengthening business ethics based on Islamic principles. The implementation of these strategies is believed to strengthen the competitiveness of Batik Jambi, expand market reach, and ultimately improve community welfare. Thus, this study recommends that Batik Jambi artisans become more responsive to technological developments and market dynamics while upholding the values of justice, blessing (barakah), and halal practices in their business activities in accordance with Islamic economic principles.
Keywords: Strategy, Artisan Income, Batik Jambi, SWOT Analysis, Islamic Economic Perspective
PENGARUH JUMLAH HOTEL, TINGKAT HUNIAN KAMAR HOTEL DAN JUMLAH WISATAWAN TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH SEKTOR PARIWISATA DI PROVINSI JAMBI
Abstrak
Pendapatan Asli Daerah (PAD) dianggap sebagai salah satu indikator kemandirian keuangan suatu daerah. Sektor pariwisata berpotensi mendorong PAD di Provinsi Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis perkembangan sektor pariwisata kabupaten/kota di provinsi Jambi serta menilai pengaruh jumlah hotel, tingkat hunian kamar hotel dan jumlah wisatawan terhadap pendapatan asli daerah di Provinsi Jambi. Penelitian ini menggunakan analisis dekstriptif dan regresi data panel dengan 11 data cross-section dan 8 data time series. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat hunian kamar hotel berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan asli daerah di Provinsi Jambi. Secara parsial variabel jumlah wisatawan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap PAD, sedangkan jumlah hotel tidak berpengaruh terhadap PAD.
Kata kunci : Pariwisata, jumlah hotel, tingkat hunian kamar hotel, pendapatan asli daerah.
Abstract
Regional Original Income (PAD) is considered as an indicator of a region's financial independence. The tourism sector has the potential to encourage PAD in Jambi Province. This research aims to determine and analyze the development of the district/city tourism sector in Jambi province and assess the influence of the number of hotels, hotel room occupancy rates and number of tourists on local revenue in Jambi Province. This research uses descriptive analysis and panel data regression with 11 cross-section data and 8 time series data. The research results show that hotel room occupancy rates have a positive and significant effect on local revenue in Jambi Province. Partially, the variable number of tourists has a negative and significant effect on PAD, while the number of hotels has no effect on PAD.
Keywords : Tourism, number of hotels, hotel room occupancy rate, local revenue
Penerapan Akad Qardhul Hasan dalam Pembiayaan LASISMA: Telaah Kepatuhan Terhadap Hukum Ekonomi Syariah
Abstrak
Penerapan akad qardhul hasan pada produk pembiayaan di lembaga keuangan syariah merupakan bentuk pembiayaan yang menjunjung prinsip keadilan dan tolong-menolong, namun dalam praktiknya terkadang tidak sesuai dengan prinsip syariah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan akad qardhul hasan dalam produk pembiayaan LASISMA di BMT NU Cabang Jambesari serta menelaah kesesuaiannya dengan prinsip hukum ekonomi syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis tematik terhadap data empiris. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan LASISMA telah menerapkan prinsip syariah secara umum, seperti transparansi akad, tidak adanya riba dan imbalan tambahan, serta pendekatan kekeluargaan dalam penyaluran dan pengembalian dana, meskipun terdapat tantangan berupa rendahnya literasi penerapan akad syariah dan komitmen nasabah terhadap pengembalian. Kesimpulannya, penerapan akad qardhul hasan dalam pembiayaan LASISMA tergolong patuh terhadap prinsip hukum ekonomi syariah, namun diperlukan penguatan kelembagaan, edukasi, dan pengawasan agar keberlanjutan dan kesesuaian syariahnya tetap terjaga secara optimal.
Kata kunci : Qardhul Hasan, LASISMA, Syariah
Abstract
The application of the qardhul hasan contract to financing products in Islamic financial institutions is a form of financing that upholds the principles of justice and mutual assistance, but in practice it is sometimes not in accordance with Islamic principles. The purpose of this study is to analyze the practice of implementing the qardhul hasan contract in the LASISMA financing product at the Jambesari Branch of BMT NU and to examine its compliance with the principles of Islamic economic law from both formal and substantial legal aspects. The research method used is a descriptive qualitative approach with in-depth interview techniques, field observations, and thematic analysis of empirical data. The research findings show that LASISMA financing has implemented general sharia principles, such as transparency of contracts, absence of usury and additional rewards, and a family approach in the distribution and repayment of funds, although there are challenges in the form of low literacy in the application of sharia contracts and customer commitment to repayment. In conclusion, the implementation of the qardhul hasan contract in LASISMA financing is considered to comply with the principles of sharia economic law, but institutional strengthening, education, and community supervision are needed so that its sustainability and sharia compliance are optimally maintained.
Keywords: Qardhul Hasan, LASISMA, ShariaPenerapan akad qardhul hasan pada produk pembiayaan di lembaga keuangan syariah merupakan bentuk pembiayaan yang menjunjung prinsip keadilan dan tolong-menolong, namun dalam praktiknya terkadang tidak sesuai dengan prinsip syariah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan akad qardhul hasan dalam produk pembiayaan LASISMA di BMT NU Cabang Jambesari serta menelaah kesesuaiannya dengan prinsip hukum ekonomi syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis tematik terhadap data empiris. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan LASISMA telah menerapkan prinsip syariah secara umum, seperti transparansi akad, tidak adanya riba dan imbalan tambahan, serta pendekatan kekeluargaan dalam penyaluran dan pengembalian dana, meskipun terdapat tantangan berupa rendahnya literasi penerapan akad syariah dan komitmen nasabah terhadap pengembalian. Kesimpulannya, penerapan akad qardhul hasan dalam pembiayaan LASISMA tergolong patuh terhadap prinsip hukum ekonomi syariah, namun diperlukan penguatan kelembagaan, edukasi, dan pengawasan agar keberlanjutan dan kesesuaian syariahnya tetap terjaga secara optimal
INTEGRASI PROFIL PELAJAR PANCASILA DALAM PEMBELAJARAN IPAS PADA KURIKULUM MERDEKA DI MIN 1 MAJENE
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep serta bentuk integrasi Profil Pelajar Pancasila dalam pembelajaran IPAS di MI pada Kurikulum Merdeka. Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebagai lembaga pendidikan dasar Islam memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila sejak dini, khususnya melalui pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Penelitian ini dilakukan di MIN 1 Majene dengan metode penelitian kulitatif sesuai pandangan Miles and Huberman. Teknik pengumpulan data menggunakan alur reduksi data, penyajian data dan kesimpulan hasil analisa data. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran IPAS sangat relevan untuk mengintegrasikan enam dimensi Profil Pelajar Pancasila melalui perencanaan pembelajaran, pelaksanaan kegiatan belajar, serta penilaian berbasis karakter. Integrasi tersebut dapat dilakukan melalui pembelajaran kontekstual, proyek, dan penguatan nilai religius, sosial, serta kebangsaan. Dengan demikian, integrasi Profil Pelajar Pancasila dalam pembelajaran IPAS mampu membentuk peserta didik yang berkarakter, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian sosial sesuai dengan tujuan Kurikulum Merdek
PENINGKATAN PERAN KELEMBAGAAN PEGAWAI SYARA’ DI KECAMATAN SOMBA OPU, KABUPATEN GOWA, SULAWESI SELATAN
Abstrak
Penelitian ini membahas tentang peningkatan peran kelembagaan pegawai syara’ di kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, sehingga penelitian ini berfokus pada peran pegawai syara’ bidang keagamaan dalam meningkatkan pengabdiannya kepada masyarakat di kecamatan Somba Opu, juga berfokus pada hambatan dan pendukung serta usaha yang dilakukan pegawai syara’ dalam meningkatkan pengabdian kepada masyarakat pula. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui usaha yang dilakukan pegawai syara’ bidang keagamaan dalam menjawab hambatan, dukungan sehingga meningkatkan peran pengabdiannya kepada masyarakat di kecamatan Somba Opu secara khusus dan pada masyarakat pada umumnya. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan metode pendekatan secara ilmiah dan syar’i. Hasil penelitian ditunjukkan melalui profil Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan Somba Opu kabupaten Gowa semakin meningkat dan ideal dalam pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut terekam pada data-data yang menunjukkan peningkatan peran kelembagaan pegawai KUA kecamatan Somba Opu kabupaten Gowa yang mengantarkan sebagai KUA Teladan pada tingkat kabupaten/kota hingga Nasional adalah sebagai upaya strategi untuk memotivasi dan memberi semangat bagi jajaran KUA lainnya untuk berkopetensi menjadi yang terbaik dalam pelayanan kepada masyarakat. Diharapkan peran pegawai kelembagaan KUA kecamatan Somba Opu yang kualitas pelayanannya sudah memenuhi standar perlu sosialisasi secara langsung tentang bidang-bidang pelayanan yang ada di Kantor Urusan Agama sehingga lebih dikenal luas ke pelosok pedesaan
Rekonstruksi Penalaran Hukum Islam dari Fiqih Klasik ke Konteks Digital: Pendekatan Mazhab Komparatif Sebagai Basis Moderasi Keagamaan
The development of digital technology has changed the landscape of religious knowledge production and authority, including in the field of Islamic law. This transformation has opened up broad access to fiqh discourse, but at the same time has given rise to serious challenges in the form of fragmentation of scientific authority, simplification of legal reasoning, and the strengthening of polarization and exclusive religious attitudes. This article aims to reconstruct Islamic legal reasoning from the classical fiqh framework to the digital context by placing the comparative madhhab approach as the epistemological basis for strengthening religious moderation. The main issue of this research focuses on how the methodology of cross-madhhab ijtihad can be systematically adapted to respond to the dynamics of digital diversity without eliminating the scientific and ethical legitimacy of Islamic law. This research uses a qualitative method based on literature study with a normative, comparative, and conceptual hermeneutic approach. Data were obtained from the uṣūl al-fiqh and classical fiqh books of the four Sunni madhhabs, contemporary academic literature, and religious moderation policy documents. The results of this study indicate that the comparative approach is capable of reconstructing Islamic legal reasoning in the digital context through the strengthening of epistemological pluralism, the integration of adaptive istinbāṭ methodologies to the digital social context, and the revitalization of scientific authority based on methodological transparency. The novelty of this research lies in the formulation of a framework for digital Islamic legal reasoning that makes fiqh muqāran an operational and contextual instrument of religious moderation. This research has implications for strengthening Islamic legal literacy, developing adaptive religious education, and forming an inclusive, critical, and balanced digital religious ecosystem.Perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap produksi dan otoritas pengetahuan keagamaan, termasuk dalam bidang hukum Islam. Transformasi ini membuka akses yang luas terhadap wacana fikih, namun pada saat yang sama memunculkan tantangan serius berupa fragmentasi otoritas keilmuan, penyederhanaan penalaran hukum, serta menguatnya polarisasi dan sikap keagamaan yang eksklusif. Artikel ini bertujuan merekonstruksi penalaran hukum Islam dari kerangka fikih klasik menuju konteks digital dengan menempatkan pendekatan madzhab komparatif sebagai basis epistemologis bagi penguatan moderasi keagamaan. Pokok permasalahan penelitian ini berfokus pada bagaimana metodologi ijtihad lintas madzhab dapat diadaptasi secara sistemik untuk merespons dinamika keberagamaan digital tanpa menghilangkan legitimasi ilmiah dan etis hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan pendekatan normatif, komparatif, dan hermeneutika konseptual. Data diperoleh dari kitab uṣūl al-fiqh dan fikih klasik empat madzhab Sunni, literatur akademik kontemporer, serta dokumen kebijakan moderasi beragama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan madzhab komparatif mampu merekonstruksi penalaran hukum Islam dalam konteks digital melalui penguatan pluralisme epistemologis, integrasi metodologi istinbāṭ yang adaptif terhadap konteks sosial digital, serta revitalisasi otoritas keilmuan berbasis transparansi metodologis. Kebaruan penelitian ini terletak pada formulasi kerangka penalaran hukum Islam digital yang menjadikan fiqh muqāran sebagai instrumen moderasi keagamaan yang operasional dan kontekstual. Penelitian ini berimplikasi pada penguatan literasi hukum Islam, pengembangan pendidikan keagamaan adaptif, serta pembentukan ekosistem keberagamaan digital yang inklusif, kritis, dan berimbang
Pengaruh Self Efficacy Dan Emotional Intelligence Terhadap Employee Performance Dengan Job Satisfaction Sebagai Variabel Mediasi Pada PLN UBP Tello Makassar: Self Efficacy, Emotional Intelligence, Employee Performance , Job Satisfaction
ABSTRACT
With dynamic company conditions, especially in the energy sector, understanding the factors that drive employee performance is crucial. With high employee Self Efficacy and good Emotional Intelligence contribute to improved performance. One of the factors that affect performance improvement is Job Satisfaction. Job Satisfaction acts as a mediating variable that connects the influence of Self Efficacy and Emotional Intelligence on Employee Performance. The purpose of this study is to analyze the influence of Self Efficacy and Emotional Intelligence on Employee Performance with Job Satisfaction as a Mediation variable. This study uses a type of quantitative research with an associative approach. The research sample was set as many as 102 respondents, namely all employees of PT. PLN Indonesia Power UBP Tello Makassar. Sampling was done using the saturated sampling method. The data sources used are primary data and secondary data. Data collection methods through questionnaires, observations, and interviews. The data analysis technique uses Structural Equation Modelling (SEM) with the help of the SmartPLS 4 application. The results of the study show that Self Efficacy and Emotional Intelligence have a positive and significant effect on Employee Performance. Self Efficacy and Emotional Intelligence have a positive and significant effect on Job Satisfaction, Job Satisfaction has a positive and significant effect on Employee Performance, Self Efficacy and Emotional Intelligence have a positive and significant effect on Employee Performance through Job Satisfaction.
Keywords: Self Efficacy; Emotional Intelligence; Employee Performance; Job SatisfactionKondisi perusahaan yang dinamis khususnya pada sektor energi, pemahaman mengenai faktor-faktor yang mendorong kinerja karyawan menjadi krusial. Dengan Self Efficacy karyawan yang tinggi dan Emotional Intelligence yang baik berkontribusi pada peningkatan kinerja. Salah satu faktor yang mempengaruhi peningkatan kinerja adalah Job Satisfaction. Job Satisfaction berperan sebagai variabel mediasi yang menghubungkan pengaruh Self Efficacy dan Emotional Intelligence terhadap Employee Performance. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Self Efficacy dan Emotional Intelligence terhadap Employee Performance dengan Job Satisfaction sebagai variabel Mediasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel penelitian yang ditetapkan sebanyak 102 responden yaitu seluruh karyawan PT.PLN Indonesia Power UBP Tello Makassar. Pengambilan sampel menggunakan metode sampling jenuh. Sumber data yang digunakan yaitu, data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data melalui kuesioner, observasi, dan wawancara. Adapun Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Self Efficacy dan Emotional Intelligence berpengaruh positif dan signifikan terhadap Employee Performance. Self Efficacy dan Emotional Intelligence berpengaruh positif dan signifikan terhadap Job Satisfaction, Job Satisfaction berpengaruh positif dan signifikan terhadap Employee Performance, Self Efficacy dan Emotional Intelligence berpengaruh terhadap Employee Performance melalui Job Satisfaction.
 
Faktor yang Mempengaruhi Peternak pada Penjualan Telur Ayam Ras di Desa Puncak Harapan
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor yang memengaruhi peternak dalam penjualan telur ayam ras di Desa Puncak Harapan Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang. Pelaksanan penelitian ini berada di Desa Puncak Harapan Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang selama 1 bulan. Jumlah Peternak di Desa Puncak Harapan sebanyak 31 peternak. Penelitian ini berjenis deskriptif kuantitatif yakni menerangkan ataupun mendeskripsikan suatu kejadian mengenai faktor yang memengaruhi peternak dalam penjualan telur ayam ras. Berdasarkan analisis regresi linear berganda penelitian ini menjelaskan bahwa faktor yang memengaruhi peternak dalam penjualan telur ayam ras menunjukkan bahwa kapasitas produksi telur mempunyai pengaruh signifikan terhadap penjualan telur ayam ras, fluktuasi harga telur mempunyai pengaruh signifikan pada penjualan telur ayam ras, serta jumlah pesaing berpengaruh terhadap penjualan telur ayam ras.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor yang memengaruhi peternak dalam penjualan telur ayam ras di Desa Puncak Harapan Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang. Pelaksanan penelitian ini berada di Desa Puncak Harapan Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang selama 1 bulan. Jumlah Peternak di Desa Puncak Harapan sebanyak 31 peternak. Penelitian ini berjenis deskriptif kuantitatif yakni menerangkan ataupun mendeskripsikan suatu kejadian mengenai faktor yang memengaruhi peternak dalam penjualan telur ayam ras. Berdasarkan analisis regresi linear berganda penelitian ini menjelaskan bahwa faktor yang memengaruhi peternak dalam penjualan telur ayam ras menunjukkan bahwa kapasitas produksi telur mempunyai pengaruh signifikan terhadap penjualan telur ayam ras, fluktuasi harga telur mempunyai pengaruh signifikan pada penjualan telur ayam ras, serta jumlah pesaing berpengaruh terhadap penjualan telur ayam ras
The Implementation of Library Services in A Digital School: A Case Study at SMAN 1 Geger Madiun
Background: The evolution toward "Digital Schools" has permanently repositioned school libraries as the potential nexus of the institutional information ecosystem. However, for libraries with established digital identities, the transition from analog-centric services to fully integrated digital ecosystems remains a complex institutional challenge.
Purpose: This case study assesses the service models, adaptation strategies, and systemic obstacles involved in incorporating digital library services at SMAN 1 Geger Madiun, specifically focusing on its transition into a digitally unified institution.
Methods: Utilizing a qualitative case study methodology, data were gathered through in-depth interviews, focus groups, and field observations involving librarians, educators, students, and IT personnel. Thematic analysis was applied within the framework of Calhoun’s Digital Transformation, focusing on interoperability, service adaptation, and long-term sustainability.
Findings: The study indicates that the digital library model remains fragmented and "underdeveloped." A critical lack of interoperability exists between the school’s RFID system and the library's manual user-access protocols, preventing a unified ecosystem. Despite these hurdles, the library has implemented adaptable "dual-access" models (stationary and portable) and diversified procurement through grants and perpetual licenses. However, progress is significantly stalled by a deficit in human resource digital literacy and inadequate data protection frameworks.
Originality/Value: The library's digital services still act as a separate entity from the school's digital ecosystem. This entails that the services offered by the library need to be integrated with the school's digital ecosystem. From an institutional perspective, this overwhelmingly points to the need for policies that prioritize an interdisciplinary approach to systems integration, the sustainability of personnel, and the protection of informational data