E-Jurnal UIN (Universitas Islam Negeri) Alauddin Makassar
Not a member yet
    19582 research outputs found

    ASAS KETERBUKAAN DPRD DALAM PENYUSUNAN PERDA DI KOTA MAKASSAR PERSPEKTIF SIYASAH SYAR'IYYAH

    No full text
    The purpose of this study is to describe the results of the implementation of the openness principle of the DPRD, the inhibiting factors for the implementation of the openness principle, the view of Islamic law regarding the openness principle of the Makassar City DPRD from the Siyasah Syar'iyyah perspective. To answer these problems, the authors use an empirical juridical approach and use data collection methods by means of interviews, documentation and literature. The results showed that: Implementation of the principle of openness in the preparation of regional regulations is identifying issues and problems, identifying legal basis, preparation of academic texts, preparation of draft regional regulations, holding public consultations. depositing budget work plans, Islamic views regarding the principle of openness by doing reasoning or ijtihad on issues and the use of Islamic legal views regarding the principle of openness in the formation of local regulations is the existence of deliberations and the fulfillment of several conditions in the verses of the Al-Qur'an Q.S Al-Maidah verse 8, Q.S An Nisa verse 58, Q.S Al Ahzab verse 15, as well as the views of the scholars regarding the openness of DPRD as a benchmark.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil dari Implementasi asas keterbukaan DPRD, Faktor penghambat implementasi asas keterbukaan, Pandangan hukum Islam mengenai asas keterbukaan DPRD Kota Makassar Perspektif Siyasah Syar‟iyyah. Untuk menjawab permasalahan tersebut, maka penulis menggunakan pendekatan yuridis empiris serta menggunakan metode pengumpulan data dengan cara wawancara, dokumentasi maupun studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Implementasi asas keterbukaan pada penyusunan peraturan daerah adalah mengidentifikasi isu serta masalah, mengidentifikasi landasan hukum, penyusunan naskah akademik, penyusunan rancangan peraturan daerah, penyelenggaraan konsultasi publik,Faktor penghambat atas asas keterbukaan DPRD adalah keterbatasan anggaran, penegak peraturan daerah, keterlambatan penyetoran rencana kerja anggaran, Pandangan islam mengenai asas keterbukaan dengan melakukan penalaran atau ijtihad terhadap permasalahan dan kegunaan pandangan hukum islam mengenai asas keterbukaan dalam pembentukan peraturan daerah adalah dengan adanya musyawaah dan terpenuhinya beberapa syarat di dalam ayat Al-Qur‟an Q.S Al-maidah ayat 8, Q.S An Nisa ayat 58, Q.S Al ahzab ayat 15, serta pandangan dari ulama tentang keterbukaan DPRD juga sebagai tolak ukurnya

    HYBRID CONTRACT DALAM PRODUK KEUANGAN SYARIAH DI INDONESIA: ANALISIS KRITIS PERSPEKTIF FIQH MUAMALAH

    No full text
    Abstrak Perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia mendorong munculnya berbagai inovasi produk keuangan yang menggunakan kombinasi akad atau yang dikenal dengan istilah hybrid contract. Konsep ini menjadi salah satu strategi dalam mengembangkan produk keuangan yang kompetitif, namun pada saat yang sama memunculkan perdebatan dalam perspektif fiqh muamalah terkait kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep hybrid contract dalam fiqh muamalah serta mengkaji secara kritis penerapannya dalam produk keuangan syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan normatif-konseptual melalui analisis terhadap literatur fiqh muamalah, fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia, regulasi keuangan syariah, serta artikel jurnal ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hybrid contract pada prinsipnya diperbolehkan dalam fiqh muamalah selama tidak mengandung unsur riba, gharar, dan maisir serta tidak menimbulkan manipulasi akad. Namun dalam praktik industri keuangan syariah di Indonesia, beberapa produk yang menggunakan multi akad masih memunculkan kritik terkait potensi rekayasa akad dan formalisasi syariah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pengawasan syariah serta pengembangan model akad yang lebih sesuai dengan prinsip keadilan dan transparansi dalam ekonomi Islam. Kata Kunci: hybrid contract, fiqh muamalah, keuangan syariah, multi akad, ekonomi Islam   Abstract The development of the Islamic finance industry in Indonesia has encouraged the emergence of various financial product innovations that use a combination of contracts or known as hybrid contracts. This concept is one of the strategies in developing competitive financial products, but at the same time it raises a debate in the perspective of fiqh muamalah regarding its conformity with sharia principles. This study aims to analyze the concept of hybrid contracts in muamalah fiqh and critically examine its application in Islamic financial products in Indonesia. This study uses a library research  method with a normative-conceptual approach through analysis of the fiqh muamalah literature, fatwa of the National Sharia Council of the Indonesian Ulema Council, Islamic finance regulations, and related scientific journal articles. The results of the study show that hybrid contracts are in principle allowed in fiqh muamalah as long as they do not contain elements of riba, gharar, and maisir and do not cause contract manipulation. However, in the practice of the Islamic finance industry in Indonesia, some products that use multi-contracts still raise criticism related to the potential for contract engineering and sharia formalization. Therefore, it is necessary to strengthen sharia supervision and develop a contract model that is more in accordance with the principles of justice and transparency in the Islamic economy. Keywords: hybrid contract, fiqh muamalah, sharia finance, multi-contract, Islamic economicsPerkembangan industri keuangan syariah di Indonesia mendorong munculnya berbagai inovasi produk keuangan yang menggunakan kombinasi akad atau yang dikenal dengan istilah hybrid contract. Konsep ini menjadi salah satu strategi dalam mengembangkan produk keuangan yang kompetitif, namun pada saat yang sama memunculkan perdebatan dalam perspektif fiqh muamalah terkait kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep hybrid contract dalam fiqh muamalah serta mengkaji secara kritis penerapannya dalam produk keuangan syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan normatif-konseptual melalui analisis terhadap literatur fiqh muamalah, fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia, regulasi keuangan syariah, serta artikel jurnal ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hybrid contract pada prinsipnya diperbolehkan dalam fiqh muamalah selama tidak mengandung unsur riba, gharar, dan maisir serta tidak menimbulkan manipulasi akad. Namun dalam praktik industri keuangan syariah di Indonesia, beberapa produk yang menggunakan multi akad masih memunculkan kritik terkait potensi rekayasa akad dan formalisasi syariah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pengawasan syariah serta pengembangan model akad yang lebih sesuai dengan prinsip keadilan dan transparansi dalam ekonomi Islam

    PERAN DINAS PERPUSTAAKAN DAN KEARSIPAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT DALAM PRESERVASI BUKU BAHASA DAERAH DI KALIMANTAN BARAT

    No full text
    This study analyses the role of the West Kalimantan Provincial Library and Archives Office in preserving local language books as part of preserving local cultural identity. The background of this study is based on the low number of local language collections in local archives, although the total deposit collection continues to increase. The research method used a descriptive qualitative approach through in-depth interviews with department employees, cultural figures, and direct observation of the collection management process. Data analysis was conducted through reduction, presentation, and conclusion drawing, with validation using triangulation of methods and sources. The results showed that the agency's role includes collection procurement through APBD funds, maintenance, and preservation, but the focus on local languages is still incidental. The main challenges include limited budget, human resources, technology, and the lack of affirmative policies related to regional language preservation. This research recommends strengthening policies, increasing budgets, community partnerships, technical training for librarians, and digitisation of collections. The findings are expected to serve as a reference for local language preservation strategies in Indonesian local libraries. Keywords: preservation; local languages; local libraries; archives; digitisationPenelitian ini menganalisis peran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat dalam preservasi buku berbahasa daerah sebagai bagian dari pelestarian identitas budaya lokal. Latar belakang kajian ini didasari oleh rendahnya jumlah koleksi berbahasa daerah dalam arsip daerah, meskipun total koleksi deposit terus meningkat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam dengan pegawai dinas, tokoh budaya, dan observasi langsung terhadap proses pengelolaan koleksi. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dengan validasi menggunakan triangulasi metode dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran dinas meliputi pengadaan koleksi melalui dana APBD, perawatan, dan pelestarian, namun fokus pada bahasa daerah masih bersifat insidental. Tantangan utama meliputi keterbatasan anggaran, sumber daya manusia, teknologi, serta minimnya kebijakan afirmatif terkait pelestarian bahasa daerah. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kebijakan, peningkatan anggaran, kemitraan dengan komunitas, pelatihan teknis pustakawan, dan digitalisasi koleksi. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan strategi pelestarian bahasa daerah di perpustakaan daerah Indonesia &nbsp

    Macronutrient and micronutrient intake in stunted children: The role of household food insecurity

    No full text
    Insufficient nutrient intake remains a persistent determinant of child stunting, yet evidence mapping macro–micronutrient intake against household food insecurity in Indonesian urban settings is limited. This study addresses this gap by correlating nutrient intake with HFIAS scores among stunted children in Semarang. This cross-sectional study included 82 stunted children in Semarang, Indonesia. Household food insecurity was assessed using the Household Food Insecurity Access Scale (HFIAS), while macronutrient and micronutrient intakes were estimated using a Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ). Data normality informed the use of Pearson or Spearman correlation tests for bivariate analysis. Overall, 61% of households were classified as food-insecure, and most children exhibited inadequate carbohydrate intake and deficiencies in vitamin A and vitamin C. HFIAS scores were significantly correlated with carbohydrate intake (p=0.006; r=0.300) and iron intake (p=0.033; r=0.235), indicating higher food security was associated with higher intake, while no significant correlations were observed for energy, protein, fat, calcium, zinc, vitamin C, vitamin A, or vitamin B12. These findings support integrated family-based interventions combining supplementary feeding (PMT) with strategies to strengthen household food access and affordability. Programmatically, embedding Islamic values, such as amanah (shared responsibility for child wellbeing), halal–tayyib dietary guidance, and community solidarity through zakat/infaq based support that may enhance sustainable family nutrition and food security in urban contexts

    Adopsi Teknologi Fermentasi Jerami Padi sebagai Pakan Ternak Berdasarkan Faktor Ekonomi

    No full text
    Adoption of rice straw fermentation technology as animal feed can improve the quality of animal feed, and have a positive impact on the production and welfare of farmers. Although research on the adoption of rice straw fermentation technology has been conducted previously, adoption based on economic factors is still limited. Therefore, this study aims to evaluate the economic factors that can be the basis for grouping the adoption of rice straw fermentation technology as cattle feed.  It was conducted in Gowa and Takalar districts. Based on existing data, there are about 102 farmers who have implemented straw fermentation. This number is the population for further determination of about 35 farmers as samples. There are four variables of economic factors measured, namely farmer income, fermentation costs, number of livestock ownership, and livestock prices in the local market. Data were collected through observations and interviews using questionnaires. Data were analyzed using discriminant statistics. The results showed that farmer income, number of livestock ownership, and livestock price had a positive contribution to the adoption of fermentation technology, while fermentation costs had a negative contribution and hindered the adoption process. This study concluded that the four variables of economic factors can be used as a basis for categorizing farmers into adopter and non-adopter groups of rice straw fermentation.Adopsi teknologi fermentasi jerami padi sebagai pakan ternak dapat memperbaiki kualitas pakan ternak, dan berdampak positif terhadap produksi dan  kesejahteraan peternak. Meskipun penelitian tentang adopsi teknologi fermentasi jerami padi telah dilakukan sebelumnya, namun adopsi berdasarkan faktor ekonomi masih terbatas. Karena itu, penelitian ini bertujuan mengevaluasi faktor ekonomi yang dapat menjadi  dasar pengelompokan adopsi teknologi fermentasi jerami padi sebagai pakan ternak sapi. Dilaksanakan di  Kabupaten Gowa dan Takalar. Berdasarkan data yang ada terdapat sekitar 102 peternak yang telah melaksanakan fermentase jerami. Jumlah ini merupakan populasi untuk selanjutnya ditetapkan sekitan 35 peternak sebagai sampel. Ada emat variable dari factor ekonomi yang diukur, yaitu pendapatan peternak, biaya fermentase, jumlah kepemilikan ternak, dan harga ternak di pasar local. Data dikumpulkan melalui pengamatan dan wawancara menggunakan kuisioner. Data dianalisis menggunakan statistk diskriminan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan peternak, jumlah kepemilikan ternak, dan harga ternak memiliki kontribusi positif terhadap adopsi teknologi fermentasi, sedangkan biaya fermentasi memiliki kontribusi negative dan menghambat proses adopsi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ke empat variable dari factor ekonomi tersebut dapat dijadikan dasar untuk mengelompokkan peternak ke dalam kelompok adopter dan non-adopter fermentasi jerami padi

    HUBUNGAN KECEMASAN ORANG TUA DENGAN RESPON FISIOLOGIS BAYI PREMATUR DI RUANG NICU RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MOKOPIDO KABUPATEN TOLITOLI

    No full text
    Premature babies are babies born with a body weight of <2500 grams or with a gestational age of <37 weeks. Premature babies will be treated separately from their mothers/parents, which will limit physical contact between the baby and the mother/father. This can cause anxiety in the mother. Mothers with premature babies are vulnerable to the risk of psychological stress and postpartum depression. This study aims to determine whether there is a relationship between anxiety of parents of premature babies and physiological responses of premature babies. This study is a quantitative study using a cros sectional approach. With a population of all mothers with premature babies who were treated in the NICU room at Mokopido Tolitoli Hospital in February to April, with a total sample of 42 people taken by Accidental Sampling technique. The type of data collection was done by distributing questionnaires to respondents. Bivariate analysis in this study using chi square test. Based on the results of research conducted at the Mokopido Tolitoli Regional General Hospital on the relationship between anxiety and the physiological response of premature infants in the NICU room of the Mokopido Hospital, Toli-toli Regency, it can be concluded that there is a significant relationship in this study, where a significant relationship is obtained between the two variables, namely parental anxiety with the physiological response of infants in the NICU room of the Mokopido Hospital, Tolitoli Regency with a p value where parental anxiety with the baby's heart rate response, namely the heart rate response of the babyBayi prematur adalah bayi yang lahir dengan berat badan <2500 gram atau dengan umur kehamilan <37 minggu. Bayi prematur akan diperlakukan terpisah dengan ibu/orang tuanya, sehingga akan membatasi kontak fisik antara bayi dengan ibu/bapaknya. Hal ini dapat menimbulkan kecemasan pada ibu. Ibu dengan bayi prematur rentan terhadap resiko stress psikologis dan depresi pasca persalinan. Penelian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan antara kecemasan orang tua bayi prematur dengan respon fisiologis bayi prematur. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cros sectional. Dengan Populasi yaitu seluruh ibu dengan bayi prematur yang dirawat diruang NICU RSUD Mokopido Tolitoli pada bulan Februari hinga April, dengan jumlah sampel sebanyak 42 orang diambil dengan tehnik Accidental Sampling. Jenis pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada responden. Analisis bivariate dalam penelitian ini menggunakan uji chi square. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Mokopido Tolitoli tentang Hubungan kecemasan dengan respon fisiologis bayi prematur di ruang NICU RSUD Mokopido Kabupaten Toli-toli, dapat disimpulkan Ada hubungan bermakna pada penelitian ini, dimana didapatkan hubungan yang bermakna antara dua variable yaitu kecemasan orang tua dengan respon fisiologis bayi di ruang NICU RSUD Mokopido Kabupaten Tolitoli dengan nilai p Value yang mana kecemasan orang tua dengan respon denyut jantung bayi yaitu 0,004<0.05, kecemasan orang tua dengan respon suhu badan bayi yaitu 0.031<0,05, kecemasan orang tua dengan respon saturasi oksigen bayi yaitu 0.001<0,05. Dapat disimpulkan bahwa semakin rendah tingakat kecemasan ibu maka semakain baik respon fisiologis bayi prematur

    The Constitutional Court’s Authority in Judicial Review of the Notary Position Law: A Legal Review of Law No. 2 of 2014 Based on Theories of Justice and Legal Certainty

    Get PDF
    This study critically examines the authority of the Constitutional Court in conducting judicial review of Law No. 2 of 2014 on the Notary Position, analyzed through the perspectives of legal certainty and justice. Unlike previous studies that predominantly describe the Constitutional Court’s authority in general terms, this research specifically addresses the normative implications of Constitutional Court decisions on the regulation of the notary profession and the legal consequences arising therefrom. Employing a normative juridical method with statutory and case approaches, this study analyzes relevant legislation and several Constitutional Court decisions concerning the Notary Law. The findings reveal that while Constitutional Court decisions play a crucial role in safeguarding constitutional rights and providing legal certainty and justice for affected parties, they simultaneously expose a legal vacuum, particularly when granted petitions are not followed by adequate implementing regulations. This condition stems from the inherently passive nature of the Constitutional Court, which is constitutionally limited to reviewing laws without possessing legislative authority to formulate new norms. This study contributes theoretically by strengthening the discourse on the relationship between judicial review, legal certainty, and justice within the Indonesian constitutional system. Practically, it underscores the urgency of legislative responsiveness in addressing legal vacuums following Constitutional Court decisions to ensure the effective implementation of constitutional justice and prevent normative uncertainty in the regulation of notary positions

    Pemodelan log linier tiga dimensi dalam tingkat penyelesaian pendidikan di Indonesia pada tahun 2020 sampai 2023

    Get PDF
    Kesenjangan pendidikan di Indonesia masih menjadi isu penting yang memengaruhi berbagai kelompok demografis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat penyelesaian pendidikan, jenis kelamin, dan tahun di Indonesia untuk periode 2020–2023 menggunakan pemodelan log-linear tiga dimensi, metode statistik untuk memodelkan frekuensi sel dalam tabel kontingensi multiarah dan mengidentifikasi efek utama dan interaksi antar variabel kategorikal. Penelitian ini didasarkan pada persistensi kesenjangan dalam penyelesaian pendidikan di berbagai kelompok demografis, khususnya berdasarkan jenis kelamin dan waktu. Data yang digunakan adalah data kategorikal tentang tingkat pendidikan, jenis kelamin, dan tahun yang dianalisis menggunakan model log-linear saturnated dan homogeneous, kemudian dibandingkan melalui nilai deviasi, uji chi-square, dan kriteria AIC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model saturnated merupakan model terbaik dengan nilai AIC sebesar 510,04 dan deviasi residual mendekati nol, serta terdapat interaksi tiga arah yang signifikan antara tingkat penyelesaian pendidikan, jenis kelamin, dan tahun, yang mengindikasikan bahwa ketiga variabel tersebut saling memengaruhi secara simultan. Tahun 2023 menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam tingkat penyelesaian pendidikan, sedangkan tahun 2020 menunjukkan penurunan. Terdapat pula perbedaan pola penyelesaian pendidikan antara laki-laki dan perempuan pada setiap tingkat dan tahun.Penelitian ini menerapkan pemodelan log linear tiga dimensi untuk menganalisis tingkat pencapaian pendidikan di berbagai daerah di Indonesia dari tahun 2020 hingga 2023. Pemodelan ini mencakup tiga variabel utama yaitu jenis kelamin, tahun, dan tingkat penyelesaian pendidikan yang bertujuan untuk mengidentifikasi pola dan interaksi antar variabel mempengaruhi dalam pencapaian pendidikan pelajar yang berjenis kelamin laki-laki ataupun perempuan dengan data yang dianalisis bersifat kategoris. Pemodelan log linear digunakan untuk mengeksplorasi hubungan multivariat antar variabel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pencapaian pendidikan berdasarkan jenis kelamin di Indonesia pada tahun 2020 hingga 2023 dengan menggunakan pemodelan log linier tiga dimensi. Temuan-temuan ini dapat menjadi dasar bagi pengambil kebijakan untuk mengembangkan strategi guna meningkatkan akses dan kualitas pendidikan pelajar yang berjenis kelamin laki-laki maupun perempuan di Indonesia

    STRATEGI PENGEMBANGAN SOSIAL- EMOSIONAL ANAK USIA DINI DAN PERAN GURU PADA TK HAMNUR PATTALLASSANG KAB GOWA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam praktik pengembangan sosial-emosional anak usia dini serta peran guru dalam membangun lingkungan belajar yang aman, responsif, dan mendukung di TK Hamnur Pattallassang Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi secara berkesinambungan. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki keterlibatan emosional yang positif dan memandang keberagaman karakter serta perbedaan ritme belajar anak sebagai bagian alami dari proses perkembangan anak usia dini. Pembelajaran berbasis bermain diterapkan secara konsisten dan terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan anak, kemampuan mengekspresikan emosi, kepercayaan diri, serta interaksi sosial dengan teman sebaya. Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran secara terstruktur namun fleksibel, dengan menyesuaikan metode, media, dan strategi pembelajaran terhadap kondisi emosional dan tingkat konsentrasi anak. Selain itu, dukungan lingkungan sekolah, keluarga guru, dan keterlibatan orang tua murid berperan penting dalam menunjang keberhasilan pengembangan sosial-emosional anak. Faktor pendukung utama dalam pelaksanaan pembelajaran meliputi kesiapan dan empati guru, suasana kelas yang kondusif, serta penggunaan media pembelajaran yang variatif dan menarik. Penelitian ini menegaskan bahwa peran guru yang reflektif, empatik, dan responsif menjadi kunci utama dalam mengoptimalkan perkembangan sosial-emosional anak usia dini.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam praktik pengembangan sosial-emosional anak usia dini serta peran guru dalam membangun lingkungan belajar yang aman, responsif, dan mendukung di TK Hamnur Pattallassang Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi secara berkesinambungan. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki keterlibatan emosional yang positif dan memandang keberagaman karakter serta perbedaan ritme belajar anak sebagai bagian alami dari proses perkembangan anak usia dini. Pembelajaran berbasis bermain diterapkan secara konsisten dan terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan anak, kemampuan mengekspresikan emosi, kepercayaan diri, serta interaksi sosial dengan teman sebaya. Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran secara terstruktur namun fleksibel, dengan menyesuaikan metode, media, dan strategi pembelajaran terhadap kondisi emosional dan tingkat konsentrasi anak. Selain itu, dukungan lingkungan sekolah, keluarga guru, dan keterlibatan orang tua murid berperan penting dalam menunjang keberhasilan pengembangan sosial-emosional anak. Faktor pendukung utama dalam pelaksanaan pembelajaran meliputi kesiapan dan empati guru, suasana kelas yang kondusif, serta penggunaan media pembelajaran yang variatif dan menarik. Penelitian ini menegaskan bahwa peran guru yang reflektif, empatik, dan responsif menjadi kunci utama dalam mengoptimalkan perkembangan sosial-emosional anak usia dini

    Pengaruh Label Halal, Citra Merek, dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Produk Kecantikan Hanasui Di Kabupaten Jepara

    Get PDF
    This study aims to examine the influence of halal labels, brand image, and price on purchasing decisions for Hanasui beauty products in Jepara Regency. This research method uses a quantitative approach with primary data taken from questionnaires on 97 respondents using purposive sampling techniques. Analysis was carried out using multiple linear regression. The results of the study indicate that the three variables of halal labels, brand image, and price have a partial and simultaneous effect on purchasing decisions. The Adjusted R2 value of 0.707 indicates that 70.0% of the purchasing decision variable can be explained by these three variables. Among the three, the halal label is the most dominant factor in influencing consumer decisions. This finding confirms the importance of halal certification, positive brand image, and competitive pricing strategies in increasing public purchasing interest in halal cosmetics.Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh label halal, citra merek, dan harga terhadap Keputusan pembelian produk kecantikan Hanasui di Kabupaten Jepara. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diambil dari kuesioner pada 97 responden menggunakan Teknik purposive sampling. Analisis dilakukan dengan regresi linier bergandan. Hasil penelitian menunjukan bahwa ketiga variabel label halal, citra merek, dan harga berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap Keputusan pembelian. Nilai Adjusted R2 sebesar 0,707 menunjukan 70,0% variabel Keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Diantara ketiganya, label halal menjadi faktor paling dominan dalam memengaruhi keputusan konsumen. Temuan ini menegaskan pentingnya sertifikasi halal, citra merek positif, dan strategi harga kompetitif dalam meningkatkan minat beli masyarakat terhadap kosmetik halal

    16,785

    full texts

    19,582

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Jurnal UIN (Universitas Islam Negeri) Alauddin Makassar
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇