8938 research outputs found
Sort by
Identification of Diabetes Mellitus Disease through Urine with Quartz Crystal Microbalance Sensor and Artificial Neural Network
Diabetes is a deadly disease in Indonesia. Early identification of diabetes is needed to treat this disease early. Identifying diabetes in urine with quartz crystal microbalance (QCM) sensors and artificial neural networks is a non-invasive diagnostic technique to detect diabetes mellitus, in order to provide information to people with diabetes. Currently, the common testing method used to detect diabetes is using laboratory blood tests and blood sugar monitors. However, this is often considered painful and uncomfortable for patients, especially if they do regular check-ups. In this study, the method used to classify diabetes patients uses a backpropagation artificial neural network method and 4 QCM sensors coated with carbon nanotubes (CNT) consisting of double walled, 2 multi-walled and graphene oxide. There are two classes, namely healthy and diabetes. The data sample uses patient urine. The evaluation results obtained the highest accuracy of 78%, namely with a hidden layer of 128, a learning rate of 0.2 and an epoch of 100, in the division of 80% data for training data and 20% for test data
Analisis Risiko Kegagalan Komponen Elektrikal Pada Mesin Overhead Crane Dengan Metode FMEA dan FTA
PT. XYZ memiliki tiga unit Overhead Crane: C Overhead Crane, CL Overhead Crane, dan S Overhead Crane. Dari ketiganya, C Overhead Crane paling sering mengalami kegagalan yang menghambat proses produksi. Mesin Overhead Crane sangat penting untuk mengangkat dan memindahkan material, sehingga gangguan dapat mengakibatkan biaya tinggi dan risiko keselamatan. Studi ini menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk mengidentifikasi mode kegagalan serta menghitung Risk Priority Number (RPN) berdasarkan tingkat keparahan, frekuensi, dan deteksi. Fishbone Diagram digunakan untuk mengidentifikasi faktor penyebab dari aspek manusia, mesin, material, dan lingkungan. Komponen dengan nilai RPN tertinggi dianalisis lebih lanjut dengan Fault Tree Analysis (FTA) untuk menemukan akar penyebab kegagalan. Selain itu,. Hasil penelitian menyoroti komponen Pendant OHC, Contactor, dan Limit Switch sebagai prioritas perbaikan. Usulan meliputi penggantian komponen secara terjadwal, perbaikan instalasi kabel, dan perawatan preventive guna meningkatkan keandalan mesin dan efisiensi produksi. Implementasi usulan ini diharapkan mampu menurunkan downtime secara signifikan serta meningkatkan produktivitas PT. XYZ secara berkelanjutan
Analysis Of Science Misconceptions In Grade V UPT SD Negeri 16 Gresik
This study aims to identify the location and factors that cause science misconceptions experienced by students. By using a qualitative approach. The data collection techniques used were observation, interviews and documentation. This study involved 20 fifth grade students at UPT SD Negeri 16 Gresik in the 2024/2025 school year who had learned photosynthesis material, digestive system, force and motion. The results showed that there were 30% of participants experiencing misconceptions in photosynthesis material, 16.5% of students experienced misconceptions in digestive system material and in force and motion material, 11% of students experienced misconceptions. The factors that cause misconceptions experienced by students are caused by internal and external factors. Internal factors such as students' lack of thinking ability, low motivation of students during learning, students' lack of understanding of the material and lack of confidence. External factors such as methods used during learning and limited learning resources. Based on this research it is recommended that teachers emphasize things that are demonstrations, concrete examples and discussions on photosynthesis material, digestive system, force and motion so that students can think more critically and actively in class learning activities. Teachers can also provide different learning models and prepare interactive learning media. Schools must provide habituation to reading books in the library. In addition, research related to science misconceptions in other materials is highly expected to be carried out, because to identify misconceptions, develop effective learning strategies and increase teacher awareness. This shows that, although students have learned these materials in class, misconceptions still occur
Analisis Efisiensi Tata Letak Fasilitas Produksi Herbisida PT XYZ Menggunakan Integrasi Metode FTC Dan ARC
PT XYZ merupakan perusahaan yang berfokus pada produksi pestisida. Salah satu permasalahan yang dihadapi pada lini produksi herbisida adalah jarak perpindahan material dari area feeding menuju area packing. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meminimalkan jarak perpindahan tersebut. Metode yang digunakan dalam analisis adalah From To Chart (FTC) dan Activity Relationship Chart (ARC). Integrasi kedua metode ini memberikan keunggulan dalam mengukur tingkat efisiensi serta mengoptimalkan kinerja sistem produksi secara keseluruhan. Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh peningkatan efisiensi tata letak sebesar 31,47% dibandingkan kondisi awal, yang utamanya disebabkan oleh berkurangnya jarak antar fasilitas produksi hingga 104 meter
Effectiveness Analysis of Granulator Machine Using OEE and FTA at NPK Phonska I PT Petrokimia Gresik
This study aims to evaluate and improve the effectiveness of the granulator machine at the NPK Phonska I Plant of PT Petrokimia Gresik through an integrated Overall Equipment Effectiveness (OEE) and Fault Tree Analysis (FTA) approach. The granulator machine frequently fails to achieve the 2024 production target of 37,500 tons per month due to high downtime (89.24 hours/month) and defective products reaching 17,847 tons annually. The research applies OEE to calculate availability, performance efficiency, and quality rate, followed by Six Big Losses classification and FTA to determine the fundamental causes of machine underperformance. The findings show that the average OEE is 62.1%, significantly below the world-class benchmark of 85%, with the largest losses coming from equipment failure (49.00%) and reduced speed losses (37.75%). The novelty of this research lies in the integration of OEE–FTA with additional correlation analysis between downtime and defect ratios and the identification of heat-related and material-variability effects specific to fertilizer granulation. Scientifically, this study contributes a structured improvement framework tailored for the national fertilizer industry, offering evidence-based maintenance strategies and operational insights to support the company’s effort in achieving world-class machine effectiveness
Sistem Berbagi Lokasi Real-Time dengan Teknologi Websocket Menggunakan Google Maps API
Pada saat ini, fitur berbagi lokasi sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Fitur ini biasanya hanya digumakan untuk mengetahui lokasi pengguna. Namun, dengan kemajuan teknologi saat ini dibutuhkan fitur yang lebih multifungsi, seperti interaksi dengan aplikasi, berbagi ruangan, dan melihat hasil berbagi lokasi. Untuk mengatasi hal ini, dikembangkan sistem berbagi lokasi menggunakan websocket yang memungkinkan pengguna untuk mengakses berbagai fitur dengan mudah. Metode penelitian mencakup enam tahap, yaitu: mulai, studi literatur, rekayasa kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Hasil menunjukkan bahwa sistem ini berhasil memenuhi spesifikasi yang ditetapkan dan dapat dikembangkan lebih lanjut
Perencanaan Dan Pengendalian Produksi Ikan Beku Dengan Metode Economic Production Quantity (EPQ) Multi Items (Status: PT. Hatni Tlogosadang, Lamongan)
Perencanaan dan pengendalian produksi adalah elemen krusial dalam sistem manajemen operasi untuk mempertahankan keseimbangan antara kapasitas produksi dan permintaan pasar. Kegiatan penelitian ini bertempat di PT Hatni Tlogosadang, Lamongan, yang berfokus pada pengolahan ikan beku, dengan tujuan untuk menetapkan jumlah produksi yang optimal bagi perusahaan dengan menggunakan metode Economic Production Quantity (EPQ) multi-item. Masalah utama yang dihadapi oleh perusahaan adalah ketidakseimbangan antara kapasitas produksi dan permintaan yang berfluktuasi, yang menyebabkan tingginya biaya persediaan. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang mencakup volume produksi, penjualan, serta biaya operasional tahun 2024. Analisis dilakukan terhadap tiga jenis produk utama, yaitu Frozen Swangi Fish, Frozen Swangi Fish Headless, dan Frozen Kuniran Fish. Hasil perhitungan menunjukkan jumlah produksi optimal masing-masing sebesar 47.711,95 kg, 7.909,22 kg, dan 21.075,54 kg. Penerapan metode EPQ multi-item terbukti efektif dalam menekan total biaya persediaan, mengurangi frekuensi produksi, serta meningkatkan efisiensi operasional perusahaan. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pengambilan keputusan strategis dalam pengelolaan persediaan dan produksi di sektor perikanan
Penerapan Konseling Kelompok Untuk Meningkatkan Motivasi Melanjutkan Pendidikan Ke Perguruan Tinggi Siswa Kelas XII SMK Muhammadiyah 1 Gresik
Pendidikan sangat penting bagi setiap individu, sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 1 Ayat 1, yang menjelaskan bahwa pendidikan adalah upaya sadar dan terencana untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman dan proses belajar mengajar yang efektif, sehingga memungkinkan peserta didik untuk mengembangkan potensinya secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana konseling kelompok berkontribusi dalam meningkatkan motivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi, serta membantu mereka menemukan solusi dan menentukan jalur karier masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran dengan lima peserta dari SMK Mutu. Data kuantitatif diperoleh melalui penilaian pra-tes dan pasca-tes menggunakan skala motivasi untuk mengejar pendidikan tinggi yang diadaptasi dari College Motivation Scale (CMS) yang dikembangkan oleh Corts & Stoner (2008), sementara data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara dengan guru bimbingan dan konseling dan siswa, serta observasi yang dilakukan selama sesi konseling. Analisis skor perolehan menunjukkan bahwa subjek Am memperoleh skor 0,8 (kategori tinggi), subjek Na memperoleh skor 0,9 (kategori tinggi), subjek De juga memperoleh skor 0,9 (kategori tinggi), subjek Cf memperoleh 0,7 (kategori sedang), dan subjek Aa memperoleh skor 0,6 (kategori sedang). Hasil-hasil ini menunjukkan bahwa intervensi konseling meningkatkan pemahaman dan kemampuan siswa untuk menyeimbangkan peran; meskipun beberapa siswa memperoleh skor sedang, mayoritas menunjukkan peningkatan yang tinggi. Secara kualitatif, sesi konseling membantu kelima peserta meningkatkan kepercayaan diri, keterampilan interaksi sosial, kematangan pengambilan keputusan, kemampuan untuk menentukan bidang studi yang dituju, dan kepastian mengenai prospek karier masa depan setelah menyelesaikan kuliah. Proses konseling kelompok, yang dilakukan selama enam sesi dalam dua minggu, terbukti efektif dalam mendorong perubahan perilaku, emosi, dan kognitif. Oleh karena itu, konseling kelompok berperan sebagai intervensi psikologis penting untuk membantu siswa SMK membangun kepercayaan diri, membuat keputusan karier, dan mengembangkan keberanian sosial yang dibutuhkan untuk menghadapi masa depa
KOPERASI DAN KELEMBAGAAN PETANI
Keunikan buku ini terletak pada pendekatannya yang tidak hanya teoritis tetapi juga sangat aplikatif dengan contoh-contoh konkret, tabel perbandingan, dan ilustrasi praktik terbaik. Bahasa yang digunakan berusaha accessible bagi berbagai kalangan pembaca dari mahasiswa, praktisi koperasi, pembuat kebijakan, hingga petani yang ingin memahami lebih dalam tentang organisasi mereka. Isu-isu kontemporer
seperti transformasi digital, keberlanjutan, dan inovasi model bisnis juga dibahas untuk memastikan relevansi buku dengan perkembangan terkini
Fertilizer Factory Port Conveyor Optimization Design System With Outseal PLC and HMI
The development of automation systems in industry is increasingly rapid, especially in the field of material control and distribution. Automation systems are designed to simplify human work and stabilize the performance of industrial machines to be more efficient and reliable. This article discusses the design and implementation of a prototype of an automatic conveyor system in the port area that functions to support the material distribution process to the fertilizer factory. This system uses the Outseal Nano Programmable Logic Controller (PLC) as the main controller and the Haiwell Human Machine Interface (HMI) as a remote monitoring and control system. The main objective of the design is to reduce buildup and prevent material spillage during the transportation process from the port to the production area. Test results show that the automatic conveyor system is able to operate stably at an operational temperature of 45°C and a Moisture Quantity (MQ) value of at least 30%, without significant disruption to the transportation process. The implementation of this system resulted in an increase in material distribution efficiency of 27.8% compared to the manual system, and reduced material handling time by up to 22%. In addition, the error rate in material distribution was reduced by up to 15%, which contributed to increased accuracy and work safety in the port area. Overall, this automation system has been proven to increase the efficiency and reliability of the material distribution process, as well as being an effective solution to overcome logistical and operational problems in the port industry environmen