8938 research outputs found
Sort by
Pengukuran Kinerja Operator Dump Truck Dengan Pendekatan AHP Dan Rating Scale Di PT. Gukusu
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan mengevaluasi kinerja operator dump truck di PT. Gukusu dengan menggunakan kombinasi metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Rating Scale. Metode AHP digunakan untuk menentukan bobot prioritas dari lima kriteria penilaian, yaitu kedisiplinan, produktivitas, keselamatan kerja, ketepatan waktu, dan perawatan alat. Sementara itu, metode Rating Scale dengan skala 1–9 digunakan untuk memberikan penilaian terhadap performa masing-masing operator berdasarkan persepsi supervisor. Hasil pembobotan AHP menunjukkan bahwa kriteria kedisiplinan memiliki bobot tertinggi sebesar 0,474, diikuti oleh produktivitas (0,256), keselamatan kerja (0,121), ketepatan waktu (0,085), dan perawatan alat (0,065). Nilai Consistency Ratio (CR) sebesar 0,06, yang berarti lebih kecil dari 0,1, sehingga hasil pembobotan dinyatakan konsisten. Berdasarkan Rating Scale, operator A memperoleh skor tertinggi sebesar 8,839, diikuti operator B (6,877) dan operator C (5,117). Dengan demikian, operator A memiliki kinerja terbaik, sementara operator C memerlukan pembinaan. Kombinasi AHP dan Rating Scale terbukti memberikan penilaian kinerja yang objektif dan terstruktur untuk mendukung pengambilan keputusan manajerial
Analisis Risiko Kecelakaan Kerja dan Strategi Pengendaliannya Menggunakan Metode HIRARC dan JSA (Studi Kasus: PT Wasa Mitra Engineering)
Kecelakaan kerja merupakan salah satu masalah penting dalam bidang industri karena dapat menyebabkan kerugian bagi pekerja maupun perusahaan. Area fabrikasi di PT Wasa Mitra Engineering memiliki berbagai aktivitas yang berpotensi menimbulkan bahaya seperti pemotongan material, pengelasan, penggerindaan, pengangkatan material, serta hot work. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan menilai tingkat risiko kecelakaan kerja dengan menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) serta Job Safety Analysis (JSA). Metode HIRARC digunakan untuk menilai risiko berdasarkan nilai likelihood dan severity, sedangkan JSA digunakan untuk menganalisis bahaya secara lebih detail pada tiap tahapan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sepuluh potensi bahaya yang teridentifikasi, dengan satu bahaya berada pada kategori risiko sedang (R = 9) yaitu pada aktivitas hot work, sedangkan sembilan lainnya berkategori rendah. Setelah dilakukan pengendalian melalui penggunaan APD, housekeeping, fire blanket, work permit dan pengawasan K3, nilai risiko hot work turun menjadi R = 2 (Low). Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa penggabungan HIRARC dan JSA efektif dalam mengidentifikasi potensi bahaya serta menurunkan level risiko kerja di area fabrikasi. Penelitian ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan perusahaan dalam peningkatan penerapan K3 serta penguatan kontrol pada pekerjaan berisiko tinggi
MANAJEMEN OPERASIONAL AGRIBISNIS
Perkembangan agribisnis dewasa ini telah mengalami transformasi yang signifikan seiring dengan kemajuan teknologi dan perubahan lingkungan bisnis global. Manajemen operasi agribisnis sebagai salah satu disiplin ilmu penting dalam pengelolaan usaha pertanian menghadapi tantangan dan peluang yang semakin kompleks. Buku "Manajemen Operasional Agribisnis" ini hadir untuk memberikan perspektif komprehensif tentang pengelolaan operasi dalam konteks
agribisnis modern yang terus berkembang. Dalam menghadapi era disruptif, pengelolaan operasi agribisnis tidak lagi dapat mengandalkan pendekatan konvensional semata. Integrasi teknologi informasi, prinsip keberlanjutan, dan kolaborasi
rantai nilai menjadi prasyarat untuk membangun sistem agribisnis yang tangguh dan berdaya saing. Buku ini mengupas secara mendalam berbagai aspek manajemen operasi agribisnis mulai dari perencanaan strategis hingga implementasi taktis dengan mempertimbangkan dinamika perubahan lingkungan bisnis. Materi dalam buku ini disusun secara sistematis untuk memudahkan pemahaman konsep dan aplikasi manajemen operasi dalam konteks agribisnis. Dimulai dari pengenalan konsep dasar manajemen operasi agribisnis, buku ini kemudian membahas aspek-aspek penting seperti perencanaan operasi, desain produk dan proses, manajemen rantai pasok, penjadwalan dan pengendalian produksi, serta
manajemen sumber daya manusia dan keuangan. Pembahasan
dilengkapi dengan contoh kasus dan ilustrasi yang relevan dengan kondisi agribisnis di Indonesia
Manajemen Agrowisata
Perkembangan sektor pariwisata yang pesat dalam beberapa
dekade terakhir telah menghadirkan berbagai bentuk inovasi, salah satunya adalah agrowisata yang menggabungkan aktivitas pertanian dengan pengalaman wisata yang edukatif dan rekreatif. Agrowisata tidak hanya menawarkan diversifikasi usaha bagi petani dan masyarakat pedesaan, tetapi juga menjadi jembatan yang menghubungkan kembali masyarakat urban dengan sistem produksi pangan dan kehidupan pedesaan yang semakin terpinggirkan dalam era modernisasi.
Buku "Manajemen Agrowisata" ini hadir sebagai respons terhadap kebutuhan akan literatur komprehensif dalam bahasa Indonesia yang secara khusus membahas pengelolaan agrowisata secara profesional dan berkelanjutan. Sebagai dosen di Program Studi Agribisnis, saya melihat adanya kesenjangan antara potensi pengembangan agrowisata yang luar biasa di Indonesia dengan ketersediaan panduan praktis yang dapat
diakses oleh mahasiswa, akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan lainnya.
Indonesia dengan kekayaan sumber daya alamnya, keragaman
pertanian dan budaya, serta posisi strategisnya dalam pariwisata global, memiliki potensi besar untuk mengembangkan agrowisata sebagai salah satu pilar ekonomi pedesaan. Namun, pengembangan agrowisata yang berkelanjutan memerlukan pengetahuan dan keterampilan dalam berbagai aspek manajemen, mulai dari perencanaan, pengembangan produk, pemasaran, pengelolaan operasional, keuangan, hingga aspek
legal dan keberlanjutan
Inclusive Pathways to Sustainable Marine Enterprises: The Role of Human Resources
An inclusive approach to creating sustainable entrepreneurship in the marine sector is essential, with human resources as a strategic factor. Amidst increasing environmental challenges, sustainable management of marine resources requires green entrepreneurship. Human resources play a role in driving innovation, strengthening local capacity, and ensuring the involvement of women, youth, and indigenous communities. Policies that support skills education, economic empowerment, and access to green technology are needed. Collaboration between government, the
private sector, academia, and local communities will create sustainable business models that support SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) and SDG 14 (Marine Ecosystems)
Perbaikan Tata Letak Fasilitas Produksi Dan Gudang Mengunakan Activity Relationship Chart (ARC) Dan From-To Chart (FTC)
Tata letak fasilitas berperan penting dalam menjaga kelancaran aliran material dan meningkatkan efisiensi proses produksi. Penataan fasilitas yang kurang tepat dapat menyebabkan jarak perpindahan material menjadi panjang serta terjadinya kepadatan lintasan, dan konflik pergerakan kendaraan yang berpotensi menyebabkan bottleneck. PT XYZ sebagai perusahaan yang bergerak di sektor logistic pupuk, menghadapi kendala pada area produksi dan pergudangan yang disebabkan oleh pengaturan jarak antar stasiun kerja serta alur material handling yang belum tertata secara optimal. Penelitian ini dilakukan untuk menyusun kembali tata letak fasilitas produksi dan gudang dengan menerapkan metode ARC dan FTC. Data diperoleh melalui observasi langsung dan data dari perusahaan, kemudian dianalisis dengan perhitungan koordinat titik tengah, evaluasi aliran forward dan backward, serta analisis jarak lintasan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan persentase aliran forward dari 58% menjadi 82,9% dan penurunan backward dari 22% menjadi 17,7%, disertai peningkatan efisiensi jarak lintasan sebesar 13,9%. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan ARC dan FTC mampu meningkatkan efisiensi tata letak fasilitas secara efektif
Analisis Waste pada Proses Distribusi Menggunakan Metode Lean Distribution Guna Mengurangi Keterlambatan Distribusi Hose Industri (Studi Kasus: CV Victory)
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mengurangi pemborosan (waste) pada proses distribusi hose industri di CV Victory yang sering mengalami keterlambatan dari target waktu pengiriman. Pendekatan Lean Distribution diterapkan melalui observasi, wawancara, penyebaran kuisioner kepada 15 responden, serta pemetaan proses menggunakan Process Activity Mapping (PAM) dan Value Stream Mapping (VSM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total lead time distribusi mencapai 144 jam, didominasi oleh aktivitas Necessary Non-Value Added (NNVA) berupa waktu menunggu dan transportasi. Berdasarkan pembobotan kuisioner, tiga waste paling kritis adalah Waiting, Motion, dan Transportation. Analisis Diagram Fishbone mengungkap akar penyebab berupa ketidakefisienan alur kerja, kurangnya fasilitas pendukung, dan belum optimalnya pengelolaan informasi. Usulan perbaikan disusun menggunakan metode 5W1H, meliputi digitalisasi dokumen, perbaikan layout gudang, optimasi rute distribusi, serta penjadwalan ulang proses loading. Implementasi perbaikan diharapkan mampu menurunkan lead time dan meningkatkan efektivitas distribusi perusahaan
Pengembangan Buku Komik Cerita Rakyat untuk Pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Gagasan Pokok Kelas IV
This research aims to describe the process of developing folklore comic books for learning Indonesian, main idea material for class IV. Type of R&D (Research and Development) development research using the 4D model (Define, Design, Develop, and Disseminate). This research was conducted at MI Al-Huda Banyutami in the even semester. The subjects of this research were 9 grade 4 students. Data collection techniques used validation questionnaires from material experts, language experts, graphics experts, and student response questionnaires. The research results on comic book development used a 4D model, but in this research, only 3 stages were used (Define, Design, and Develop). The results of the validity of folklore comic books can be seen from the validation results of the expert team, namely material experts who got a score of 91.6% which was categorized as very valid, language experts with a score of 93.75% in the very valid category, and graphics experts who got a score of 90.9% in the very valid category and student questionnaire responses which got a percentage of 93% in the very good category
Pengaruh Penggunaan Media Gambar Berseri Terhadap Kemampuan Melengkapi Kalimat Rumpang
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media gambar berseri terhadap kemampuan melengkapi kalimat rumpang pada siswa kelas III MI Al-Hikmah Masangan Tahun Ajaran 2024/2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain Non Equivalent Control Group. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen diberikan perlakuan menggunakan media gambar berseri dan kelas kontrol tidak diberikan perlakuan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes melengkapi kalimat rumpang yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III MI Al-Hikmah Masangan Tahun Ajaran 2024/2025 berjumlah 28 siswa.
Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, hal tersebut dapat dibuktikan dari hasil uji hipotesis dalam penelitian yang menunjukkan nilai sig.
0,021 < 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media gambar berseri terhadap kemampuan melengkapi kalimat rumpang siswa kelas III di MI Al-Hikmah Masangan
Pengaruh Return On Equity, Company Size Dan Financial Distress Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Sektor Keuangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018-2023
Sektor keuangan memiliki peran penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu negara karena dapat mendorong kegiatan perekonomian dan memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Retun On Equity, Company Size dan Financial Distress terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan Sektor Keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode penelitian menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan sampel sebanyak 21 perusahaan dengan periode 2018-2023. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis Regresi Linier Berganda menggunakan program SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Return On Equity berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan, sedangkan Company Size dan Financial Distress berpengaruh secara negatif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan