Universitas Muhammadiyah Gresik

University of Muhammadiyah Gresik: UMG Repository
Not a member yet
    8938 research outputs found

    Evaluation of Local Supplemental Food Program for Undernourished Toddlers

    Get PDF
    Undernutrition among toddlers is a major public health issue in Indonesia, as it directly affects children's physical growth, cognitive development, and quality of life in the future. This study aims to evaluate the effectiveness of a Supplementary Feeding Program (PMT) using locally sourced food ingredients as a form of nutritional intervention for undernourished toddlers in the working area of Puskesmas Nelayan, Gresik Regency. A quantitative research design with an analytic experimental approach was applied. The study involved 56 toddlers aged 15–56 months who were identified as undernourished based on the weight-for-age (W/A) indicator. The intervention lasted for 56 days and included a five-day cycle menu composed of staple foods and snacks made from local ingredients rich in carbohydrates, animal and plant-based proteins, vitamins, and minerals. The intervention was closely monitored by nutritionists, midwives, and community health volunteers. Statistical analysis using a paired sample t-test showed a significant change in Z-scores before and after the intervention (p = 0.000), indicating that the locally based PMT was effective in improving the nutritional status of the toddlers. In addition to weight gain, the program also enhanced parental knowledge about balanced nutrition and the use of local food ingredients in daily menu planning. Thus, the PMT program not only had a physical impact on toddlers but also served as an educational tool that empowered families to adopt healthy eating habits sustainably at home

    Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Peserta Didik SMP Ditinjau dari Kemandirian Belajar

    Get PDF
    This study aims to analyze junior high school students’ mathematical reasoning abilities in terms of their levels of learning independence. The research employed a descriptive qualitative approach involving three ninth-grade students from UPT SMP Negeri 5 Gresik, each representing high, medium, and low levels of learning independence. Data were collected through a self-regulated learning questionnaire, a mathematical reasoning test based on the topic of Systems of Linear Equations in Two Variables (SPLDV), and semi-structured interviews. Data analysis followed Miles and Huberman’s interactive model, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results revealed that students with high learning independence demonstrated strong reasoning skills across all seven indicators of mathematical reasoning (representing statements, making conjectures, performing manipulations, constructing proofs, drawing conclusions, verifying arguments, and identifying patterns). Students with medium learning independence fulfilled only some indicators, while those with low learning independence could only make simple conjectures without systematic reasoning. These findings highlight that learning independence plays a crucial role in developing mathematical reasoning, as it enables students to regulate their thinking processes, evaluate solutions, and correct errors. Teachers are encouraged to integrate learning strategies that foster self-regulation—such as the CORE and Flipped Classroom models—to enhance students’ mathematical reasoning skills

    Modifikasi Perencanaan Struktur Jembatan Putat Lor Menggunakan Struktur Busur Rangka Dengan Analisa Waktu & Biaya

    Get PDF
    Jembatan Putat Lor merupakan jembatan yang terletak di kali Lamong Desa Putat Lor Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik yang memiliki lebar 6,5 meter & panjang yang dibagi beberapa segmen sepanjang 120 meter dengan menggunakan sistem struktur beton. Jembatan Putat Lor berada di Kali Lamong yang merupakan sungai besar di wilayah Kabupaten Gresik yang bermuara di antara wilayah Kota Surabaya dan Wilayah Kabupaten Gresik. Manajemen konstruksi jembatan mencakup banyak proses yang kompleks, termasuk perencanaan, pengorganisasian, pengawasan, dan pengendalian. Biaya sangat memengaruhi keberhasilan proyek pembangunan jembatan. Manajemen proyek memainkan peran penting dalam mengelola sumber daya yang tersedia, termasuk waktu dan biaya, dengan efisien untuk mencapai pembangunan infrastruktur yang berkualitas tinggi dan berkelanjutan. Perencanaan jembatan pada tugas akhir ini mengacu pada beberapa pedoman, seperti RSNI T-12-2004, RSNI T-02-2005, RSNI T-03-2005, SNI 8460:2017, SNI 1725:2016, SNI 1726:2019, SNI 1727:2019, SNI 2847:2019, SNI 1729:2020, PMBOK, HSPK Bidang Bina Marga Kab. Gresik 2023. Proses perhitungan analisa struktur, analisa biaya dan waktu yang meliputi analisa pembebanan, permodelan struktur, perhitungan RAB dan penjadwalan menggunakan software SAP2000, SPColumn, Microsoft Project. Hasil perencanaan dan modifikasi jembatan Putat Lor menggunakan busur rangka baja ini dikenakan biaya senilai Rp. 33.548.000.000,00. Dengan durasi waktu pekerjaan selama 1125 hari. Kata Kunci: Jembatan Busur Rangka Baja, Putat Lor, Perencanaan, Manajemen Konstruks

    Rekomendasi Penjual Nasi Krawu Di Kota Gresik Dengan Metode Decision Tree ID3

    Get PDF
    Nasi Krawu merupakan salah satu makanan khas Kota Gresik yang memiliki cita rasa autentik dan menjadi daya tarik kuliner bagi masyarakat lokal maupun wisatawan. Pemilihan penjual nasi Krawu seringkali dilakukan secara subjektif berdasarkan pengalaman pribadi atau rekomendasi dari orang terdekat, sehingga diperlukan sistem yang dapat memberikan rekomendasi secara objektif. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem rekomendasi penjual nasi Krawu di Kota Gresik menggunakan metode Decision Tree ID3. Data yang digunakan mencakup atribut harga, porsi, kemasan, tempat makan, dan tempat parkir, dengan hasil rekomendasi berupa kategori “Cukup” atau “Banyak”. Proses pengolahan data dilakukan melalui tahapan data preprocessing, perhitungan entropy dan gain, hingga pembentukan pohon keputusan untuk menghasilkan aturan (rule set) yang digunakan dalam sistem rekomendasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode Decision Tree ID3 mampu menghasilkan model rekomendasi yang efektif dan dapat membantu konsumen dalam memilih penjual nasi Krawu secara lebih tepat berdasarkan preferensi yang dimiliki

    Analisis Penilaian Kinerja Guru Pada Madrasah Aliyah

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penilaian kinerja guru di Madrasah Aliyah XYZ dengan fokus pada faktor-faktor penyebab penurunan dan kenaikan kinerja guru selama kurun waktu tiga tahun terakhir (2022-2024). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang didukung oleh data wawancara, observasi, dan dokumentasi dari 18 guru mata pelajaran di madrasah tersebut. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penurunan kinerja guru pada tahun 2023 disebabkan oleh beberapa faktor utama, yaitu tingginya beban kerja administratif, kurangnya motivasi, komunikasi yang kurang efektif antara guru dan manajemen sekolah, serta minimnya dukungan pelatihan yang aplikatif sesuai kondisi pembelajaran di kelas. Selain itu, kekurangan guru dan kondisi fisik yang kurang mendukung juga turut berkontribusi menurunnya kinerja guru. Sebaliknya, kenaikan kinerja guru pada tahun 2024 berkaitan dengan penerapan teknologi pembelajaran berbasis e-learning, adanya peningkatan motivasi dan disiplin kerja guru, serta dukungan fasilitas yang memadai. Dampak positif yang terlihat antara lain peningkatan nilai rata-rata dan keaktifan siswa, suasana pembelajaran yang lebih interaktif, serta meningkatnya kepuasan siswa terhadap proses pembelajaran. Penelitian ini merekomendasikan perlunya evaluasi dan pengembangan sistem penilaian kinerja guru yang lebih sistematis dan berorientasi pada pengembangan profesionalisme, serta peningkatan dukungan pelatihan yang relevan demi meningkatkan mutu pembelajaran dan profesionalisme guru di Madrasah Aliyah XYZ

    Pengaruh Pemberian Pupuk Hayati Mikoriza dan Pengaturan Jumlah Buah Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Melon (Cucumis melo L.)

    Get PDF
    Tanaman melon merupakan komoditas yang menghasilkan buah dengan rasa manis dan memiliki kandungan vitamin C di dalamnya. Penurunan hasil panen melon dipicu oleh tingkat kualitas lahan pertanian yang sedang menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemberian pupuk mikoriza dan pengaturan jumlah buah yang efektif dalam meningkatkan hasil panen. Penelitian dilakukan di Desa Baron Kec. Dukun Kab. Gresik pada bulan November 2024 - Januari 2025. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan perlakuan sebagai berikut M0: Kontrol, M1: 5g Mikoriza, M2: 10g Mikoriza, M3: 15g Mikoriza, M4 20g Mikorizadan B1: 1 buah pertanaman, B2: 2 buah pertanaman. Adapun kombinasi perlakuan di ulang 3 kali, sehingga terdapat 30 petak percobaan dengan pengamatan meliputi bariabel pertumbuhan (jumlah daun, panjang tanaman, diameter batang dan brangkasan basah) sedangkan variabel hasil (bobot buah, diameter buah dan brix). Analisis data menggunakan analisis sidik ragam 5% dan uji korelasi, jika terdapat perbedaan nyata maka dilanjutkan dengan uji DMRT 5%. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat interaksi perlakuan terhadap semua variabel. Perlakuan tunggal pupuk mikoriza menunjukkan berbeda sangat nyata pada variabel jumlah daun, brangkasan basah, bobot buah, dan diameter buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik ditunjukkan pada M4 (20g mikoriza)

    Analisa Kerusakan Mesin Corrugated Carton Box Di PT X Berjalan Tidak Optimal Dengan Metode FMEA (Failure Mode And Effects Analysis)

    Get PDF
    X, is one of the leading companies in Indonesia engaged in the production of corrugated carton boxes for various industrial purposes. The success of production in this company is highly dependent on the performance of production machines, especially on corrugated carton box machines. Identifying factors that affect the effectiveness of the Corrugated Carton Box machine at PT. X, analyzing the potential for damage to the machine running suboptimally using the Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) method. and proposing improvement strategies that can increase the availability ratio value so as to minimize the frequency of damage. The discovery of damage that is often found in the corrugating carton box machine at PT X such as damaged bearings, broken drive vanbelts, and leaking air flow systems for the machine drive. The results of this study contain 3 RPN assessments, the first is that 3 indications of the highest cause of damage are obtained according to the results of the field survey, in the Risk Priority Number (RPN) Table for bearing damage, namely the maximum age of bearing use, RPN value 504, the engine is not balanced such as the connecting shaft is loose due to continuous erosion, RPN value 336 and excessive load, RPN value 292, the second is obtained 4 indications of the highest cause of damage, namely Broken Vanbelt, namely the maximum age of vanbelt use, RPN value 648, excessive speed, RPN value 504, imprecision between pulleys, RPN value 392, and contaminated with oil or chemicals, RPN value 288, and the third is obtained 4 indications of the highest cause of damage, the engine drive air flow system is leaking, namely the age of old components and worn out, RPN value 504, Damaged or worn seals, RPN value 448, Excessive air pressure, RPN value 392 and Poor hose or valve quality, RPN value 384. Based on 3 RPN value tables The highest priority problem that will be given a proposal for improvement from the problem is the maximum age of use of this Bearing causes sudden damage and then causes the machine to not be optimal and disrupts the production process with an RPN value of 504. The maximum age of use of the Vanbelt, this also causes the vanbel to suddenly break and then causes the machine to not be optimal and disrupts the production process with an RPN value of 648. And the maximum age of components that are old and worn out, this also causes many leaks and then causes a decrease in the speed of the machine so that it cannot be optimal and disrupts the production process with an RPN value of 504. In order for the machine to remain optimal, routine checks must be carried out, good control or operation of the machine and the selection of good components when replacing will minimize the frequency of damage

    Uji Keragaan Pertumbuhan Beberapa Klon Unggul Harapan Tanaman Tebu (Saccharum Officinarum L.) Di Polybag

    Get PDF
    Sebagai komoditas industri strategis, tanaman tebu memegang peranan penting di Indonesia. Namun, produktivitasnya masih terganggu oleh terbatasnya varietas unggul yang tersedia. Kebanyakan varietas unggul yang ditanam petani memiliki sifat masak lambat, yang menyebabkan kemasakan tanaman tidak seragam saat panen. Kondisi ini berujung pada menurunnya potensi hasil panen. Menurut Budi, dkk., (2022) rendahnya potensi produktivitas tanaman tebu disebabkan oleh waktu panen yang dilakukan sebelum tanaman mencapai tingkat kemasakan optimal. Hal ini terjadi karena varietas tebu dengan masa kematangan awal, sedang, dan lambat ditanam secara bersamaan. Dalam penelitian ini, digunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial yang mencakup 18 klon unggul harapan, yaitu klon unggul harapan JW01, SB03, SB04, SB11, SB12, SB19, SB20, SB27, SB28, SB30, SB31, SB32, SB33, SB34, SB35, SBHijau, SBX, SB200, umur dua bulan. Tanaman tebu tersebut merupakan tanaman percobaan yang sebelumnya dilakukan oleh Zumrotus Nur Fitriya di bulan Juni hingga Juli 2024 yang berada di kebun percobaan Hollywood Fakultas Pertanian UMG. Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali, sehingga total terdapat 54 petak percobaan. Setiap petak terdiri dari dua tanaman tebu, dengan jumlah total populasi tanaman sebanyak 108 tanaman tebu. Analisis data menggunakan ANOVA dengan uji F 5%, jika terdapat perbedaan yang nyata dilanjutkan dengan analisis BNT 5%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan nyata pada rerata tinggi batang pada umur 32 MST rerata tinggi batang tertinggi pada K16 (SB 200) sebesar 290,83 cm. Terdapat perbedaan nyata pada rerata diameter batang pada umur 32 MST rerata diameter batang tertinggi pada K3 (SB 04) sebesar 4,68 cm. Terdapat perbedaan nyata pada rerata jumlah batang pada umur 32 MST rerata jumlah batang tertinggi pada K1 (JW 01) sebesar 8,17 batang. Terdapat perbedaan nyata pada rerata jumlah daun pada umur 32 MST rerata jumlah daun tertinggi pada K16 (SB 200) sebesar 28,67 helai. Terdapat perbedaan nyata pada rerata brix pada umur 36 MST rerata brix tertinggi pada K9 (SB28) sebesar 23,47 °Bx. Terdapat perbedaan nyata pada rerata bobot batang pada umur 36 MST rerata bobot batang tertinggi pada K3 (SB 04) sebesar 1,83 kg/batang atau apabila di konversikan 196,42 ton/ha. Selain itu, analisis korelasi antara tinggi batang (cm) dan jumlah daun (helai) menunjukkan nilai korelasi yang sangat kuat sebesar 0,968 dengan nilai signifikansi 0,000, yang mengindikasikan hubungan yang signifikan dan searah antara kedua variabel tersebut. Kata kunci : Pertumbuhan, hasil, klon teb

    Analisis Penerapan Metode Niosh Dan Quality Function Deployment Terhadap Risiko Muskuloskeletal Di Unit Liquid PT. XYZ

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan metode NIOSH Lifting Equation dan Quality Function Deployment (QFD) untuk menilai dan mengurangi risiko gangguan muskuloskeletal (MSDs) di unit Liquid PT. XYZ. Risiko MSD sering muncul dari aktivitas kerja yang melibatkan pengangkatan beban berat secara manual secara berulang, sehingga menimbulkan ancaman serius bagi kesehatan karyawan dan produktivitas perusahaan. Metode NIOSH digunakan untuk menghitung Lifting Index (LI) sebagai indikator risiko ergonomi, sedangkan QFD digunakan untuk menerjemahkan kebutuhan karyawan menjadi langkah-langkah perbaikan rekayasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pengangkatan melebihi ambang batas keselamatan (LI > 1), sehingga berpotensi menimbulkan risiko MSD. QFD mengidentifikasi prioritas perbaikan, termasuk perancangan alat bantu pengangkatan yang ergonomis, perbaikan desain stasiun kerja, dan pelatihan teknik pengangkatan yang aman. Pendekatan terpadu ini bertujuan untuk mengurangi risiko MSD sekaligus meningkatkan produktivitas tempat kerja

    Analisis Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Menggunakan Metode Job Safety Analysis (JSA) dan Hazard Identification, Risk Assessment & Risk Control (HIRARC) di Bengkel Fabrikasi PT ABC

    No full text
    Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam menjaga produktivitas dan keberlanjutan operasional, terutama pada industri fabrikasi yang memiliki potensi bahaya tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi bahaya dan risiko kerja di bengkel fabrikasi PT ABC menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA) dan Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC). Penelitian dilakukan pada 16 April – 5 Juni 2025 dengan pendekatan kualitatif melalui observasi lapangan, kuesioner, dan wawancara dengan tim K3 serta pekerja. Hasil penelitian mencatat 39 kejadian kecelakaan kerja, didominasi oleh insiden terhirup asap las akibat ventilasi buruk dan rendahnya kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Identifikasi bahaya melalui JSA menemukan potensi risiko di setiap tahapan kerja, sementara HIRARC mengklasifikasikan 7 risiko rendah, 5 sedang, dan 5 tinggi. Usulan pengendalian mencakup peningkatan ventilasi, penataan area kerja, dan disiplin penggunaan APD. Kombinasi JSA dan HIRARC efektif memberikan analisis menyeluruh, prioritas risiko, dan strategi pengendalian untuk menciptakan lingkungan kerja yang terkendali dan produktif

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    University of Muhammadiyah Gresik: UMG Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇