8938 research outputs found
Sort by
Analisis Pengendalian Kualitas Produk Kasur Bayi Dengan Metode FMEA Dan FTA Di CV. MJS
CV. MJS perusahaan industri manufaktur yang produksi perlengkapan bayi seperti kasur bayi. Salah satu permasalahan dihadapi CV. MJS pada proses produksi kasur bayi masih terdapat permasalahan tentang kualitas produk seperti kecacatan pada kasur bayi sepeti jahitan tidak rapi, kain rusak dan berlubang, dan jahitan benang rusak. Metode yang digunakan yaitu FMEA untuk mengidentifikasi bentuk penyebab kegagalan dan FTA untuk mengidentifikasi penyebab kegagalan hingga akar penyebab terjadinya kegagalan. Hasil didapatkan total RPN tertinggi yaitu jahitan tidak rapi sebesar 1232. Dari hasil tersebut diberikan usulan perbaikan yaitu menerapkan sistem rotasi kerja atau memberikan waktu istirahat yang cukup, memberikan pelatihan tentang teknik menjahit yang sesuai dengan SOP yang baik untuk pekerja, dan melakukan perawatan rutin pada mesin jahit, seperti pelumasan dan penggantian komponen yang mulai aus maupun yang sudah tidak bisa terpakai lagi. CV. MJS bisa menerapkan dengan cara menyusun jadwal kerja yang memungkinkan pekerja bergantian dalam tugas-tugas yang membutuhkan ketelitian tinggi, mengadakan pelatihan rutin bagi pekerja tentang teknik menjahit yang benar sesuai SOP, dan menjadwalkan pemeliharaan berkala untuk mesin jahit, termasuk pelumasan, pembersihan, dan pemeriksaan komponen
Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Pada CV. Indotech Jaya Cemerlang Dengan Menggunakan Metode Job Safety Analysis Dan Hazard Identification, Risk Assessment And Risk Control
CV. Indotech Jaya Cemerlang adalah perusahaan fabrikasi yang memproduksi sesuai permintaan pelanggan, dengan keselamatan kerja sebagai aspek penting dalam operasionalnya. Pada periode September 2024 – Februari 2025, tercatat 73 kasus kecelakaan kerja. Penelitian ini menggunakan metode Job Safety Analysis dan Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control. Dari hasil identifikasi bahaya, risiko pada bahaya yang teridentifikasi akan dilakukan penilaian severity dan likelihood untuk menentukan tingkat risiko low, moderate dan high. Penelitian menunjukan pada proses menggambar pola material kerja terdapat 2 bahaya moderate risk, pada proses pembubutan terdapat 4 bahaya moderate risk dan 2 bahaya high risk, pada proses pengeboran terdapat 1 bahaya low risk dan 3 bahaya moderate risk, pada proses pengelasan terdapat 1 bahaya low risk ,3 bahaya moderate risk dan 1 bahaya high risk, pada proses pemotongan terdapat 5 bahaya moderate risk, pada proses penghalusan terdapat 2 bahaya moderate risk dan 1 bahaya high risk, pada proses perakitan terdapat 1 bahaya moderate risk, pada proses pembersihan area kerja terdapat 2 bahaya moderate risk, pada proses finishing terdapat 2 bahaya moderate risk, pada proses pengangkutan material terdapat 2 bahaya low risk. Pengendalian risiko menggunakan acuan OHSAS 18001
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak Pengelola Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam Membayar Pajak
The growth of micro, small and medium enterprises in Gresik Regency should have an impact on increasing regional income, but it has not contributed much to regional tax revenue. Therefore, this study aims to test the effect of self-assessment implementation on tax compliance of MSME managers in Gresik Regency. This study uses a descriptive quantitative method that takes 84 respondents through the Slovin formula on MSME managers in Gresik Regency. Data were collected using a Likert model questionnaire. The results of the multiple linear regression analysis obtained a value of t = 4.159 and p = 0.000 (p <0.05) which means that self-assessment has a positive and significant effect on taxpayer compliance; and a value of t = 4.707 with p = 0.000 (p <0.05) indicates that tax planning has a positive and significant effect on taxpayer compliance
Pengaruh Social Media Marketing (SMM) Dan Destination Image Terhadap Visit Intention Dengan Electronic Word Of Mouth (E-WOM) Sebagai Variabel Moderasi
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Social Media Marketing (SMM) dan Destination Image terhadap Visit Intention, dengan Electronic Word of Mouth (E-WOM) sebagai variabel moderasi pada Waroeng Kae di Kabupaten Gresik. Dengan jumlah sampel sebanyak 170 responden yang memenuhi kriteria, data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square (PLS), yaitu bagian dari pendekatan Structural Equation Modeling (SEM) yang cocok digunakan untuk data yang tidak selalu memenuhi asumsi normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Social Media Marketing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Visit Intention. Selain itu, Destination Image memberikan pengaruh yang sangat kuat terhadap minat kunjungan calon pengunjung. Electronic Word of Mouth juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Visit Intention, serta memperkuat hubungan antara Social Media Marketing dan Destination Image terhadap niat kunjungan. Nilai R-Square sebesar 0,677 menunjukkan bahwa model penelitian ini mampu menjelaskan 67,7% variasi dalam Visit Intention, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Hasil ini selaras dengan beberapa penelitian terdahulu yang menyatakan bahwa E-WOM, citra destinasi, dan strategi media sosial sangat berpengaruh terhadap niat kunjungan wisatawan kuliner. Sebagai rekomendasi praktis, manajemen Waroeng Kae disarankan untuk meningkatkan kualitas konten digital di media sosial, membangun citra destinasi yang positif, serta menggalakkan ulasan positif dari pelanggan sebagai alat promosi yang efektif. Penelitian lanjutan disarankan untuk memperluas objek penelitian serta menambah variabel baru agar hasilnya lebih generalisabel
Analisis Perputaran Piutang Pasien BPJS Ketenagakerjaan pada Rumah Sakit XY di Surabaya
This study aims to analyze the accounts receivable turnover for BPJS Employment patients at a XY hospital in Surabaya. Efficient management of receivables is crucial in maintaining liquidity and the financial health of the hospital, as well as supporting the delivery of quality services. Data were collected through interviews, documentation, and purposive sampling of the hospital's finance head. The results indicate that the duration of converting receivables into cash and delays in payment accordance with the due date are primary factors influencing the BPJS Employment accounts receivable turnover. Additionally, complete administrative documentation and a rapid verification process play important roles in accelerating claim disbursement. This study recommends improvements in administrative management and collection strategies to optimize receivable turnover, thereby enhancing financial efficiency and service quality at the private hospital
Strategi Pengembangan Usaha Pada Bisnis Soto Lamongan Pak Di Dengan Pendekatan Analisis SOAR
This study discusses the business development strategy of Soto Lamongan Pak Di using the SOAR analysis approach. The aim of this research is to identify the strengths, opportunities, aspirations, and results of the soto business, which has been established since 1970. The method used is qualitative with a phenomenological approach, through interviews with the owner and employees. The results indicate that Soto Lamongan Pak Di has authentic recipes and friendly service as its main strengths. Growth opportunities lie in the increasing interest of the public in traditional food. The long-term aspiration is to become a widely recognized soto restaurant while maintaining family values. The expected outcomes include increased customer loyalty and sustainable revenue growth. This study recommends developing menu variations to meet the trends of healthy eating
Implementation Of Ten Types Of Innovation And Business Retail Store Canvas Model For Improvement Business Income On The GO. Sumber Plastik Thesis
Go Sumber Plastik (Go-SP) is a modern retail business company that sells plastic products and similar materials in the Gresik and East Java areas. The retail business market coverage is expanding rapidly and continuously, so there is no worry if this business experiences development in Indonesia . How to implement the Go innovation strategy. Sumber Plastik can maintain its business in an era of intense competition. The subjects in this research were 1 Owner, 1 Personnel and 1 Go Shop Marketing. Sumber Plastik . Go. Sumber Plastik chose to shift its business model to focus on the innovation configuration category to increase business revenue in order to develop offerings (offerings) and experiences (experience). Opportunities from Go. Sumber Plastik is Toko Go. Sumber Plastik expands its market by becoming the main supplier shop in the Gresik area and expanding its branches and business partners. Innovations used by Go. Sumber Plastik has nine innovations used. Go Canvas Business Model. Sumber Plastik targets customers from resellers, MSMEs and communities in need. Go. Sumber Plastik sells directly and by telephone for partners to consult
Evaluasi Layout Gudang Perkakas Dengan Metode 5S Dan ABC Studi Kasus Di Plant Jetty PT. Wilmar Nabati Indonesia Gresik
Perusahaan mengalami kendala di gudang plant jetty PT. Wilmar Nabati Indonesia karena tidak ada cara untuk mengontrol barang dan pesanan di gudang plant jetty PT. Wilmar Nabati Indonesia. Masalah ini juga berlaku untuk tata letak gudang plant jetty PT. Wilmar Nabati Indonesia yang masih belum sempurna. Penelitian ini bertujuan untuk ketidakefisienan pengelolaan gudang plant jetty PT. Wilmar Nabati Indonesia mengusulkan dan skenario efisiensi penataan berbasis integrasi metode ABC dan 5S. Metode yang digunakan ABC untung menyortir frekuensi perpindahan memungkinkan pekerja menemukan dan menerima barang di gudang secara efisien, cepat dan akurat. Metode standar 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) mengacu pada sistem pelatihan pekerja gudang plant jetty pada tahap implementasi. Hasil penelitian ini memberikan informasi mengenai data barang, hasil wawancara, tata letak gudang plant jetty dan biaya barang per item hasil penelitian dengan metode ABC berdasarkan klasifikasi dapat diketahui bahwa kelas A sebesar 60 persen, kelas B sebesar 25 persen, dan kelas C sebesar 15 persen. Hasil penelitian dengan metode 5S dapat dilihat dengan mengelompokkan dan mengklasifikasikan barang-barang ke dalam kategori setiap produk, mendesain layout gudang plant jetty yang dirapikan, menentukan prosedur dan mengatur jadwal, mengembangkan metode penerimaan dan pengambilan barang, dan melakukan auditional checklist