8938 research outputs found
Sort by
Startegi Pengembangan Usaha Melalui Business Model Canvas UD. Jayanti
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan usaha UD. Jayanti melalui pendekatan Business Model Canvas (BMC). UD. Jayanti merupakan Industri Mikro dan Kecil (IMK) yang bergerak di bidang produksi peralatan rumah tangga, mengalami kendala kekurangan stok bahan baku senar kuas kue, promosi secara direct selling, dan penjualan yang melalui agen dan tidak melalui customer. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan pencatatan. Fokus penelitian ini pada tiga elemen BMC, yaitu Customer Segment, Customer Relationship, dan Key Partner. Analisis Customer Segment yaitu untuk mengelompokkan pelanggan berdasarkan karakteristik dan perilaku yang dimana fokus pada permasalahan UD. Jayanti menjual langsung melalui agen tidak customer, Customer Relationship yaitu strategi interaksi perusahaan dengan pelanggan untuk membangun hubungan yang saling menguntungkan dimana fokus pada permasalahan UD. Jayanti mempromosikan secara direct selling, dan Elemen Key Partner yaitu pihak-pihak yang bekerjasama dengan perusahaan yang fokus pada permasalahan UD. Jayanti kekurangan stok bahan baku senar kuas kue. UD. Jayanti juga menerapkan strategi pengembangan usaha yaitu strategi produk, strategi harga, strategi lokasi, dan strategi promosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi produk yaitu UD. Jayanti memproduksi berbagai peralatan rumah tangga yang harus tetap relevan memahami karakteristik dan preferensi konsumen yang dapat meningkatkan kepuasan pelanggan. Strategi harga dengan menerapkan harga yang fleksibel, misalnya dengan memberikan diskon untuk pembelian dalam jumlah besar atau program loyalitas bagi pelanggan tetap. Strategi lokasi yaitu UD. Jayanti perlu memastikan bahwa produk mudah diakses oleh pelanggan dengan memanfaatkan platform online untuk penjualan. Strategi promosi yaitu kolaborasi dengan influencer atau media lokal dapat membantu dalam memperkenalkan produk kepada khalayak yang lebih luas.
Kata Kunci : Strategi Pengembangan Usaha, IMK, Business Model Canvas
Pengaruh Kemampuan Pemahaman Konsep Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Materi Perkalian Siswa Kelas IV UPT SD Negeri 19 Gresik
Penelitian yang dilakukan ini bertujuan mengetahui kemampuan pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah matematika materi perkalian siswa kelas IV UPT SD Negeri 19 Gresik. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan pemahaman konsep terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika materi perkalian siswa kelas IV UPT SD Negeri 19 Gresik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah ex-post facto dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ex-post facto ini meneliti hubungan sebab-akibat yang tidak dimanipulasi atau diberi perlakuan (dirancang dan dilaksanakan) peneliti. Penelitian ini dilakukan di UPT SD Negeri 19 Gresik pada bulan November sampai Desember 2023 dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IV UPT SD Negeri 19 Gresik dengan jumlah 32 siswa. Hasil dari penelitian yang dilakukan adalah kemampuan pemahaman konsep siswa kelas IV UPT SD Negeri 19 Gresik dengan persentase sebesar 85,47% pada kategori baik. Kemampuan pemecahan masalah siswa kelas IV UPT SD Negeri 19 Gresik dengan persentase sebesar 56,47% pada kategori kurang. Hasil analisis regresi linier sederhana dari pengaruh kemampuan pemahaman konsep terhadap kemampuan pemecahan masalah adalah sebesar 25,7%
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DENGAN PERANGKAT MULTIMEDIA PADA KURIKULUM K-13 DI KELAS IX SMP MUHAMMADIYAH 7 CERME
Pendidikan merupakan salah satu peranan penting dalam kehidupan. Salah satu pendidikan
yang sangat penting dalam kehidupan manusia yaitu Pendidikan Agama Islam. Pendidikan Agama Islam
adalah pendidikan yang mengajarkan bagaimana peserta didik berperilaku sesuai Al Qur’an dan As
Sunnah. Perkembangan zaman yang terjadi pada saat ini yaitu dengan datangnya era Industri 4.0
membawa dampak positif dan negatif dalam dunia pendidikan. Terutama pembelajaran Pendidikan
Agama Islam terus mengalami perkembangan dan perubahan terus menerus. Perkembangan teknologi
informasi dan komunikasi di era Industri 4.0 memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap proses
belajar mengajar. Pendidik pada saat ini dituntut untuk mendesain pembelajaran yang lebih menarik
dan inovatif yaitu melakukan pembelajaran dengan menggunakan multimedia. Pembelajaran dengan
multimedia memberikan dampak yang baik bagi pendidik dan peserta didik. Kurikulum K-13 merupakan
kurikulum yang ditetapkan oleh pemerintah untuk menggantikan kurikulum sebelumnya. fokus penelitan
yang sangat sederhana yaitu bagaimana implementasi pembelajaran pendidikan agama islam dengan
perangkat multimedia pada kurikulum k-13 di kelas IX SMP Muhammadiyah 7 Cerme? Metode
penelitian ini mengambil pendekatan penelitian lapangan dan menggunakan jenis penelitian kualitatif.
Sumber data yang peneliti ambil dari sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data
peneliti menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang
peneliti ambil aada beberapa tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Implementasi penggunaan perangkat multimedia dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada
kurikulum k-13 merupakan suatu upaya dalam hal memperluas pembelajaran di SMP Muhammadiyah 7
Cerme dengan menggunakan komputer/laptop, android/smartphone, LCD/proyektor, youtube, video
tutorial dan dipadukan dengan google classroom sangat membantu menjelaskan materi yang sudah
diajarkan. Penerapan proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam dengan menggunakan perangkat
multimedia yang tertera dalam kurikulum k-13 mempunyai tujuan untuk membentuk karakter peserta
1
didik yang rajin dalam beribadah, selalu bersyukur dengan apa yang dimiliki, memiliki sopan santun
kepada orang yang lebih tua, dan bertanggungjawab
Pengembangan Buku Saku Sains SD Melalui Eksplorasi Ekosistem Pesisir Gresik
The purpose of this study was to develop an elementayr science pocket book through exploration of Gresik coastal ecosystems. This type of research is a development research that uses a modification of the 4D model into 3D, namely with the stages of define, design and develop which are adapted from the 4-D models (define, design, develop and disseminate). This study involved 23 students of class V UPT SDN 311 Gresik. Define is done by analyzing the beginning of the end, analyzing students and analyzing concepts. Design is done by making pocket book girds, making pocket book concept frames, making pocket book design drawings and making prototypes. Develop is done with product results, expert validation and learner response. Validation was carried out by involving media expert validators, material expert validators & language validators with the results of pocket books being very good and can be used with revisions. The pocket book that has been validated is tried to be used in learning in elementary schools with discussion and lecture learning methods, which results in the pocket book being acceptable and as a complementary source of information on ecosystem material, especially coastal ecosystems for students. Based on this, it is concluded that the pocket book is suitable for use in elementary schools as a complement to the material on the subject of Ecosystems. Therefore, it is recommended that this pocket book can be utilized as a learning resource for students and teachers in the subject of Ecosystems, especially coastal ecosystems
Pengaruh Lokasi Dan Biaya Pendidikan Terhadap Keputusan Pemilihan Sekolah Yang Dimediasi Reputasi Sekolah Pada SMP Muhammadiyah 4 Kebomas
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lokasi dan biaya pendidikan terhadap keputusan pemilihan sekolah yang dimediasi oleh reputasi sekolah pada SMP Muhammadiyah 4 Kebomas. Latar belakang penelitian ini didasari oleh persaingan antar lembaga pendidikan yang semakin ketat, sehingga pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhi keputusan orang tua dalam memilih sekolah menjadi sangat penting. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Populasi penelitian ini adalah orang tua siswa SMP Muhammadiyah 4 Kebomas dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi dan biaya pendidikan berpengaruh positif terhadap reputasi sekolah. Selain itu, reputasi sekolah juga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pemilihan sekolah. Lebih lanjut, reputasi sekolah terbukti memediasi pengaruh lokasi dan biaya pendidikan terhadap keputusan pemilihan sekolah. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pihak manajemen sekolah dalam menyusun strategi pemasaran pendidikan yang lebih efektif, dengan mempertimbangkan faktor lokasi, biaya, dan penguatan reputasi sekolah untuk meningkatkan kepercayaan masyaraka
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Materi Pembagian Dua Digit Siswa Kelas IV SD Almadany
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep siswa setelah diterapkan model pembelajaran Discovery Learning dan pengaruh model pembelajaran Discovery Learning terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika materi pembagian dua digit di SD Almadany Tahun Ajaran 2024/2025.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes untuk mengetahui kemampuan siswa setelah diberi perlakuan dan untuk mengetahui adanya pengaruh terhadap model pembelajaran Discovery Learning terhadap kemampuan pemahaman konsep siswa. Analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik
deskriptif dan analisis statistik inferensial. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Almadany tahun ajaran 2024/2025 berjumlah 54 siswa. Pengambilan sampel menggunakan pre-test dan post-test sebanyak 6 soal uraian. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, kemampuan pemahaman konsep siswa setelah diberikam model pembelajaran Discovery Learning meningkat, yaitu dari kategori Kurang menjadi Baik. Hasil inferensial
menunjukkan kelompok data yang berdistribusi normal dan homogen, sehingga menggunakan uji paramterik yaitu independent sample dengan nilai Sig. 2 (tailed)
sebesar 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dalam penggunaan model Discovery Learning terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika materi pembagian dua digit kelas IV di SD Almadany
Analisis Kadar Kuersetin Dan Mutu Sensori Pada Formulasi Minuman Seduhan Berbahan Dasar Daun Kelor (Moringa Oleifera) Dan Buah Belimbing Wuluh (AVERRHOA BILIMBI)
Radikal bebas dapat dinetralisir oleh antioksidan seperti kuersetin, yang terkandung dalam kelor dan belimbing wuluh.Penelitian ini bertujuan mengembangkan minuman herbal dari keduanya untuk meningkatkan penerimaan masyarakat dan mempertahankan kuersetin sebagai antioksidan alami. Metode
yang digunakan adalah teknik infusa dengan lima formulasi, F163 (100% daun kelor), F927 (100% buah belimbing wuluh), F385 (75% daun kelor + 25% belimbing wuluh), F749 (25% daun kelor + 75% belimbing wuluh), dan F501 (50% daun kelor + 50% belimbing wuluh). Kadar kuersetin dianalisis dengan HPLC, dan penerimaan masyarakat diuji melalui uji organoleptik menggunakan metode Kruskal Wallis. Hasil kadar kuersetin bervariasi menunjukkan antara 0,011 – 0,902 ppm. Untuk uji organoleptik menunjukkan warna tidak berpengaruh signifikan,
sedangkan aroma dan rasa berpengaruh signifikan, sehingga dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney. Perlakuan terbaik ditemukan pada formulasi F495, yang menggabungkan 25% daun kelor dan 75% buah belimbing wuluh, dengan kadar kuersetin tertinggi yaitu 0,902 ppm dan penilaian rasa tertinggi dengan nilai hedonik rata-rata 2,60, yang masih tergolong kurang disukai. Dapat dilakukan ekstraksi cair (infusa) dengan penguapan menggunakan rotary vakum evaporator,
serta penambahan aroma dan rasa lain pada minuman daun kelor dan belimbing wuluh, sambil tetap mempertahankan kadar kuersetin dan melakukan analisis ulang kadar kuersetin
Faktor Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) di Instalasi Gizi RSUD Dr Soegiri Lamongan
Menurut studi pendahuluan yang dilakukan kepada ahli gizi penanggung jawab di Instalasi gizi RSUD Dr Soegiri Lamongan, masih ditemukan ketidak patuhan penggunaan APD (Alat Pelindung Diri) pada penjamah makanan, misalnya, masih ditemukan penjamah yang tidak memakai masker dengan tepat, lupa tidak mengganti sepatu kerja, terlihat penjamah tidak menggunakan sarung tangan. Tujuan penelitian untuk mengetahui Faktor Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) di Instalasi Gizi Dr Soegiri Lamongan. Metode merupkan penelitian kualitatif dengan metode in-depth interview yang melibatkan 17 informan yang terdiri dari 4 informan juru masak, 10 pramusaji, 2 orang ahli gizi dan 1 orang tim PPI. Hasil tingkat kepatuhan pegawai penjamah makanan di Instalasi Gizi RSUD Dr Soegiri Lamongan dalam menggunakan APD dapat dikatakan masih kurang didasarkan dengan hasil observasi yang sudah dilakukan sebagian besar penjamah sudah menggunakan APD dengan lengkap namun masih didapati penggunaan APD yang kurang tepat saja. Didapati penjamah yang masih melepas pasang masker, lupa memakai sarung tangan, dan tidak mengganti sandal kerja. Kesimpulan faktor yang mempengaruhi penggunaan APD menurut hasil observasi dorongan rekan kerja dan motivasi
Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Perusahaan
This study aims to prove the effect of good corporate governance as proxied through
independent commissioners, institutional ownership, managerial ownership and audit
committees on company performance by manufacturing companies listed on the Bursa Efek
Indonesia in 2019-2021. The independent variables used are independent board of
commissioners as measured by comparing the number of independent commissioners and the
total number of commissioners, then institutional ownership as measured by comparing the
number of shares owned by the institution and the number of shares outstanding, then
managerial ownership as measured by comparing the number of shares managerial ownership
and the number of shares outstanding, and the audit committee as measured by the number of
audit committees. The dependent variable used is company’s performance as measured using
the Return On Assets (ROA) by comparing the amount of net profit after tax and total assets.
Test were carried out using SmartPLS. The results obtained from this study are the
independent commissioners and the aduit committee have a significant effect on company
performance, while institusinal ownership and managerial ownership have no significant
effect on company performance
Laporan Pengalaman Kerja Lapangan Manajemen Risiko Dengan Metode Hirarc Pada Area Amoniak IA Di PT. Petrokimia Gresik
"Hasil observasi menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas kerja memiliki tingkat risiko sedang hingga tinggi, sehingga diperlukan pengendalian yang efektif.