8938 research outputs found
Sort by
Pengaruh Lama Penyinaran, Rasio H2O2/COD dan Sinar UV-C pada Pengolahan Limbah Batik
Limbah tekstil yang dihasilkan dari proses produksi batik yang dibuang kelingkungan menghasilkan limbah cair, gas, dan padat. Penghilangan zat lilin yang dihasilkan dari proses pewarnaan batik menjadi sumber pencemaran limbah batik di lingkungan. Lilin mengandung bahan kimia fenolik yang berbahaya untuk lingkungan. Tujuan dari pengolahan air limbah tekstil ini adalah mengetahui pengaruh sinar UV-C, pengaruh lama waktu penyinaran dan rasio hidrogen peroksida terhadap chemical oxygen demand H2O2/COD menggunakan sistem Advanced Oxide Processes (AOP) berbasis metode Fenton UV-C photo-Fenton. Pengujian sampel diawali dengan menambahkan H2SO4/NaOH agar diperoleh pH 3. Ditambahkan kalium dikromat dan 3 tetes indikator ferroin. Dititrasi menggunakan larutan FAS. Analisa awal limbah menunjukkan parameter pH 13, konsentrasi COD 11404,80 g/ml dan warna limbah ungu pekat kehitaman. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa penggunaan sinar UV-C dengan sistem fotografi fenton efektif mendegradasi fenol pada residu batik cair. Selama proses penyinaran terjadi perubahan warna limbah dari ungu pekat kehitaman menjadi kuning keruh, disertai pembentukan endapan yang kemudian mengendap didasar wadah. Ratio H2O2/COD yang optimal sangat penting. Dimana degradasi fenol meningkat seiring bertambahnya konsentrasi H2O2. Rasio 15 memberikan pengurangan COD tertinggi sebesar 91,72% dalam waktu 60 menit penyinaran UV-C. Rasio yang sangat rendah (seperti pada rasio 6) tidak menghasilkan pengurangan COD yang signifikan
Analysis of Wood Pallet Quality Control with Six Sigma and FMEA Methods
This research was conducted at a logistics company engaged in warehousing and logistics
services, or 3PL (third-party logistics service providers). Based on the results of the study, it is known
that there are three types of product defects, the highest occurring during the last month, namely
differences in pallet wood dimensions, cracks, and knots in pallet wood. From the FTA (Free Trade
Agreement) diagram, it is known that the wood dimension product defect is a product defect that has the
highest percentage of defects among other product defects, which is 62%. The processing results
obtained an average DPMO value of 353.28 failures per one million, and the sigma level is around 3.33.
Based on data analysis using Failure Mode and Effect Analysis, there are 3 product defects: dimensional
differences, cracks, and knots on pallets. The main causes of product defects are checking goods from
less careful suppliers, using damaged wooden pallets, and lacking lighting in the work area. Based on
the analysis using SIX SIGMA and FMEA, quality improvement proposals for the company, namely
conducting training and training so that employee knowledge and skills increase, selecting pallets that
meet the standards, and adding lighting in the work area.
Keywords: Defect, FTA, DPMO, Six Sigma, FME
Analisis Pengendalian Bahaya Mesin Autoclave Dengan JSA dan HIRA di PT Etex Building Performance Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis dan tindakan pengendalian potensibahaya pada mesin autoclave. Berdasarkan dari observasi lapangan banyak sekali di temukan potensi bahaya yang terdapat pada area autoclave, salah satu contoh yaitu buka tutup pintu autoclave. Dengan menggunakan metode Job Safety Analysis dan Hazard Indentification Risk Assesment. Pada penelitian ini menggunakan data observasi lapangan serta penilaian potensi bahaya pada 2 responden. Penelitian yang meliputi : mengindentifikasi uraian pekerjaan, mengindentifikasi potensi bahaya,pengendalian risiko, penilaian hasil likelihood dan severity oleh 2 responden serta form job safety analysis. Hasil dari identifikasi potensi kecelakaan kerja pada pekerjaan pengoperasian mesin autoclave yang dilaksanakan oleh PT. Etex building performance indonesia dengan metode jobsafety analysis didapatkan 16 potensi terjadinya kecelakaan kerja dari 3 aktivitas pekerjaan, dari 16 potensi terjadinya risiko
Strategi Peningkatan Penerimaan Mahasiswa Baru di Perguruan Tinggi Swasta
The impact of the Covid-19 pandemic, particularly on job losses among prospective students' parents, was the primary factor behind the decline in admissions in 2020. Additionally, the introduction of new study programs in 2019 and competition among universities in nearby areas also contributed to this fluctuation. The purpose of this analysis is to identify the causes of enrollment fluctuations and develop strategies to increase new student admissions at Universitas Muhammadiyah Gresik. This will lead to effective strategies to address these challenges and create programs that attract new students to register at Universitas Muhammadiyah Gresik. This research employs a qualitative method, with information obtained through interviews with relevant subjects, including the Head of Admissions & Public Relations from 2019-2023, Heads of Department, Admissions Officers, several students from 2023, and some prospective students for 2024. Analysis shows that online promotional strategies are highly effective, but personal connections and accreditation strengthening are also crucial. Altogether, these strategies successfully align the university with the dynamics of the higher education market. Recommendations are made to continue developing adaptive strategies to enhance the university’s appeal in the increasingly competitive higher education landscape
Pengaruh Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Kinerja Karyawan
Latar belakang: Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yaitu program yang dirancang oleh pemerintah dan wajib dilakukan oleh pengusaha maupun pekerja sebagai upaya untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja, Penyakit Akibat Kerja (PAK), serta sebagai bentuk tindakan pencegahan. Menurut Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika Serikat menyatakan terdapat 5.486 kasus cedera fatal akibat kerja pada tahun 2022, dengan angka kematian akibat kecelakaan kerja pada pekerjaan konstruksi sebanyak 1.056 pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan K3 terhadap kinerja karyawan. Metode: Penelitian kuantitatif
dengan desain cross sectional ini melibatkan 100 pekerja CV X Gresik pada proyek New Plant Refinery. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan variabel bebas penerapan K3 dan
variabel terikat kinerja karyawan. Analisis data menggunakan uji regresi linier sederhana. Hasil: Sebanyak 19% pekerja menerapkan K3 dengan kategori kurang baik dan sebanyak 11% pekerja dengan kinerja karyawan yang kurang baik. Hasil analisis uji regresi linier sederhana diperoleh p=0,000, dengan nilai korelasi atau hubungan (R)=0,490 dan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 24,1%, yang artinya terdapat pengaruh penerapan K3 terhadap kinerja karyawan.
Kesimpulan: Penerapan K3 berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan dimana penerapan K3 yang baik akan diikuti kinerj yang baik. Penerapan K3 oleh pekerja perlu terus dipantau sehingga pekerja dapat meningkatkan kinerja yang berkontribusi lebih baik bagi perusahaan
Pengaruh Rasio Profitabilitas, Likuiditas, Dan Leverage Terhadap Financial Distress
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh rasio profitabilitas, likuiditas dan leverage terhadap financial distress. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah financial distress yang diukur menggunakan Springate S-score. Variabel independen dalam penelitian ini adalah profitabilitas, likuiditas, dan leverage. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari perusahaan bumn yang terdaftar di BEI. Sampel diambil untuk tahun 2019-2023 dan dikumpulkan dengan metode purposive sampling. Total sampel penelitian ini adalah 9 perusahaan. Pengujian dilakukan dengan menggunakan regresi logistik dengan menggunakan bantuan software SPSS 27. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel profitabilitas memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap financial distress. Variabel likuiditas dan leverage memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap financial distress
Pengendalian Kualitas Produk Bogie Dengan Metode Six Sigma Dan FMEA Pada PT. XYZ
PT. XYZ merupakan perusahaan manufaktur di bidang pengecoran logam, di mana kualitas produk menjadi aspek penting dalam menjaga efisiensi dan kepuasan pelanggan. Penelitian ini dilakukan selama magang pada Januari–Februari 2024 dengan tujuan menganalisis jenis dan penyebab utama kecacatan serta memberikan usulan perbaikan berbasis data. Metode yang digunakan adalah Six Sigma dengan tahapan DMAI (Define, Measure, Analyze, Improve), serta FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cacat tertinggi adalah Cold Shuts (30%) dan Cross Joint (26%), yang disebabkan oleh faktor seperti suhu dan kecepatan penuangan yang tidak sesuai, serta kesalahan dalam prosedur pengelasan. Usulan perbaikan meliputi pengaturan ulang parameter proses, kalibrasi mesin, dan peningkatan kontrol kualitas. Berdasarkan hasil FMEA, cacat dengan nilai RPN tertinggi adalah Crack dengan skor 576, sehingga menjadi prioritas utama dalam penanganan perbaikan. Implementasi perbaikan ini diharapkan dapat menurunkan tingkat cacat dan meningkatkan kualitas produk PT. XYZ