Universitas Muhammadiyah Gresik

University of Muhammadiyah Gresik: UMG Repository
Not a member yet
    8938 research outputs found

    Analisis Risiko Kegagalan Mesin Overhead Crane Menggunakan Metode Failure Mode And Effect Analysis (FMEA)

    No full text

    Analisis Faktor Internal Dan Eksternal Kinerja Penyuluh Pertanian Di Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik

    No full text
    Performance can be defined as the work results achieved by an individual or group of individuals within an organization in accordance with their authority and responsibility to achieve organizational goals legally, without violating the law, and in accordance with moral and ethical norms. There are two factors that influence performance, namely: internal factors and external factors. In Gresik Regency, the role of the Agricultural Extension Center (BPP) as an institution that provides education and information to farmers is very important. One of the BPPs that is active in carrying out agricultural extension activities is the BPP of the Cerme District Agriculture Service. In this context, the performance of extension at the BPP Cerme District is highly dependent on a number of interacting factors, both internal and external factors. Based on the background description, the objectives of the PKL implementation are: 1) To analyze the performance of agricultural extension workers at the BPP of the Cerme District Agricultural Service. 2) To analyze internal and external factors of agricultural extension workers' performance at the BPP of the Cerme District Agricultural Service. This research was conducted at the Agricultural Extension Center (BPP) of the Cerme District Agricultural Service, Gresik Regency, with a period of implementation from March to August for 5 months. Based on the results found, it can be concluded that the performance of extension workers at the Cerme District Agricultural Extension Center is generally considered very good. This can be seen from the implementation of tasks that run according to the work program and responsibilities of each extension worker. Internal factors that influence performance include: motivation, competence/ability, attitude and work ethic, work experience, and communication. While External Factors that influence performance are: Organizational support and infrastructure, leadership style, social and cultural work environment, and government policies and incentive systems

    Analisis Risiko Pengelasan di Industri Kontruksi: Integrasi Metode Job Safety Analysis (JSA) dan Fault Tree Analysis (FTA) untuk Pengembangan SOP Berbasis Risiko

    No full text
    Tingkat risiko kecelakaan kerja yang signifikan dalam bisnis konstruksi, keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan faktor penting yang perlu dipertimbangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengintegrasikan teknik analisis pohon kesalahan (FTA) dan analisis keselamatan kerja (JSA) guna mengidentifikasi potensi bahaya dan menciptakan praktik kerja yang aman untuk kegiatan pengelasan di PT Fisaka. Melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi aktivitas kerja aktual, penelitian ini menggunakan strategi deskriptif kualitatif untuk mengumpulkan data. Hasil analisis JSA menunjukkan bahwa aktivitas pengelasan memiliki tingkat risiko tertinggi dengan risk rating sebesar 16 (high risk), disebabkan oleh paparan asap CO₂, percikan bunga api, sinar cahaya intens, serta kondisi area kerja yang kurang aman. Tahapan pekerjaan lain seperti pemotongan material dan fit-up juga memiliki risiko sedang hingga tinggi akibat tindakan tidak aman (unsafe action) dan kondisi tidak aman (unsafe condition). Analisis FTA menunjukkan bahwa akar penyebab utama kecelakaan berasal dari ketidakdisiplinan penggunaan alat pelindung diri (APD), kurangnya inspeksi peralatan, serta ventilasi kerja yang tidak memadai. Integrasi JSA dan FTA memberikan gambaran komprehensif terhadap hubungan sebabakibat kecelakaan kerja serta menjadi dasar dalam penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) baru yang berbasis risiko. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan sistem manajemen K3 dan membangun budaya kerja yang lebih aman di lingkungan industri konstruksi

    Penerapan Metode HIRADC Dan JSA Untuk Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Pada Proses Pengepresan Cup Air Mineral SWA Di PT Swabina Gatra Gresik

    No full text
    Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek krusial dalam upaya pencegahan kecelakaan di sektor manufaktur. Aktivitas pengepresan cup air mineral memiliki tingkat potensi bahaya yang cukup besar karena melibatkan penggunaan mesin bertekanan serta peralatan tajam. Penelitian ini dilakukan untuk menilai potensi bahaya dan tingkat risiko kerja dengan menerapkan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC) serta Job Safety Analysis (JSA). Metode HIRADC berfungsi dalam mengidentifikasi bahaya sekaligus menentukan level risikonya, sedangkan JSA digunakan untuk menelaah aspek keselamatan pada setiap tahapan pekerjaan. Hasil penelitian memperlihatkan adanya risiko dengan kategori sedang hingga tinggi, antara lain terjepit mesin, terkena benda tajam, serta permasalahan ergonomi. Upaya pengendalian yang disarankan mencakup penggunaan alat pelindung diri, pemasangan pelindung mesin (safety guard), penerapan prosedur kerja yang aman, dan pelatihan K3. Melalui penerapan langkah-langkah tersebut, potensi kecelakaan pada proses pengepresan dapat ditekan sehingga lingkungan kerja menjadi lebih aman dan produktif

    Analisis Perawatan Unit SLAG HAULERP-240 CTE Di PT. XYZ

    No full text
    PT. XYZ merupakan perusahaan pertambangan yang bergerak di bidang pemurnian dan pengolahan konsentrat tembaga. Salah satu alat berat yang digunakan adalah slag hauleruntuk mengangkut limbah slag secara kontinu. Pengoperasian slag haulersecara terus-menerus menyebabkan potensi kerusakan yang dapat mengganggu produktivitas. Oleh karena itu, penting dilakukan pemeriksaan harian (P2H), monitoring kinerja unit saat beroperasi, serta preventive maintenance secara berkala. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan fokus pada pengendalian internal dan prosedur perawatan unit slag haulerP-240 CTE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawatan terencana berperan penting dalam mencegah kerusakan serius, sementara perawatan tidak terencana kerap disebabkan oleh kegagalan mendadak seperti kerusakan pada seal hidrolik silinder. Setelah dilakukan perawatan berkala, monitoring selama operasi juga menjadi bagian penting untuk memastikan unit bekerja sesuai SOP. Kesimpulan menunjukkan bahwa pengendalian internal dan penerapan perawatan preventif mampu meningkatkan keandalan unit dan meminimalisir gangguan operasional

    Pengaruh Loneliness Terhadap Kecanduan Media Sosial Instagram Pada Siswa Smkn 1 Cerme Gresik

    No full text
    Seiring perkembangan zaman teknologi juga semakin berkembang pesat, tidak terkecuali media sosial. Pada era digital yang terus berkembang, media sosial telah menjadi elemen berkesinambungan dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan media sosial secara terus menerus oleh masyarakat menimbulkan munculnya fenomena yang dikenal sebagai "kecanduan media sosial". Adapun faktor-faktor yang memengaruhi kecanduan media sosial meliputi aspek psikologis termasuk kesepian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris pengaruh loneliness terhadap kecanduan media sosial instagram pada siswa SMKN 1 Cerme Gresik. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan subjek penelitian yaitu seluruh siswa SMKN 1 Cerme Gresik. Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilalukan dengan hasil uji hipotesis diperoleh nilai (R²) sebesar 0,103 yang menunjukkan bahwa variabel loneliness memberikan kontribusi sebesar 10,3% terhadap kecanduan media sosial, khususnya pada penggunaan Instagram. Sisanya sebesar 89,7%, dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian ini. Nilai signifikansi (p-value) sebesar 0,000 dan nilai koefisien regresi bernilai negatif, yaitu -0,241. Artinya hipotesis ditolak karena hipotesis awal yang diajukan menyatakan hubungan positif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh negatif yang signifikan antara loneliness dengan kecanduan media sosial instagram pada siswa SMKN 1 Cerme Gresik, semakin tinggi tingkat loneliness maka semakin rendah tingkat kecanduan media sosial. Saran peneliti selanjutnya untuk meneliti lebih dalam mengenai faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi kecanduan media sosial, seperti sosial, budaya dan sebagainya

    Analisis Perbandingan Metode Dedicated Storage Dan Class-Based Storage Dalam Penataan Tata Letak Gudang 5 Dengan Pendekatan Key Performance Indicator (KPI)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dan membandingkan tingkat efisiensi antara metode Dedicated Storage dan Class-Based Storage dalam pengaturan tata letak Gudang 5 PT XYZ menggunakan pendekatan Key Performance Indicator (KPI). Permasalahan utama yang dihadapi gudang adalah rendahnya efisiensi ruang penyimpanan, lamanya waktu pengambilan barang, serta produktivitas operator yang belum optimal. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui pengukuran empat indikator utama, yaitu efektivitas penggunaan alat material handling, waktu pengambilan barang, tingkat produktivitas operator, dan pemanfaatan ruang penyimpanan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan metode Class-Based Storage memberikan peningkatan performa yang signifikan dibandingkan sistem Dedicated Storage. Pemanfaatan alat meningkat dari 69% menjadi 81%, waktu pengambilan barang berkurang dari 3,6 menit menjadi 2,9 menit per item, produktivitas operator naik dari 12,8 menjadi 15,4 item per jam, dan efisiensi penggunaan ruang meningkat dari 80% menjadi 86%. Secara keseluruhan, nilai kinerja gudang meningkat dari 79% menjadi 93%, atau terjadi peningkatan efisiensi sebesar 14%. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa Class-Based Storage lebih unggul dalam mengoptimalkan ruang, waktu, dan tenaga kerja, sekaligus mendukung penerapan sistem digitalisasi inventori yang terukur dan berkelanjutan Data primer pada penelitian ini meliputi observasi waktu picking, jarak tempuh operator, dan utilisasi alat material handling, sedangkan data sekunder berasal dari log material return Gudang 5 periode Januari–Mei 2025. Perhitungan indikator dilakukan menggunakan formula throughput (Tj), space requirement (Sj), serta empat komponen KPI (alat, waktu, produktivitas, dan ruang). Implementasi metode Class-Based Storage menghasilkan peningkatan efisiensi total gudang dari 79% menjadi 93%

    Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, dan Struktur Aset terhadap Struktur Modal

    No full text
    This study aims to identify the influence of profitability, liquidity, and asset structure on the capital structure of pharmaceutical sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2019–2023 period. The study spanned five years, from 2019 to 2023. Of the total 15 companies in the population, 7 companies were selected as samples using a purposive sampling method. The research data were sourced from annual financial reports accessed through the official IDX website. Data processing was carried out using multiple linear regression methods. Capital structure was measured using two indicators: the Debt to Equity Ratio (DER) and the Debt to Asset Ratio (DAR). The analysis results showed that profitability had no effect on these two capital structure indicators. Conversely, liquidity and asset structure were shown to influence both DER and DAR. This study provides insight into the factors influencing debt financing decisions in pharmaceutical companies and their implications for the company's financial stability

    Analisis Resiko K3 Pada Aktivitas Pemasangan Scaffolding Menggunakan Metode Hazop

    No full text
    Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan elemen penting untuk menjaga kelancaran operasi serta produktivitas perusahaan, terutama pada jenis pekerjaan dengan risiko tinggi seperti pemasangan scaffolding. Penelitian ini dilakukan untuk menilai tingkat risiko kecelakaan kerja pada proses pemasangan scaffolding di PT XYZ dengan memanfaatkan metode Hazard and Operability Study (HAZOP). Pendekatan yang digunakan bersifat deskriptif melalui pengamatan langsung di lapangan, wawancara dengan para pekerja, serta penelaahan data kecelakaan kerja pada periode Juni–Agustus 2025. Dari hasil identifikasi, ditemukan bahwa potensi bahaya berasal dari faktor mekanis, ergonomis, kondisi lingkungan, dan perilaku pekerja itu sendiri. Melalui analisis HAZOP, beberapa bentuk deviasi terdeteksi, seperti tidak menggunakan APD, beban berlebih, stabilitas kurang, dan tindakan yang tidak sesuai prosedur kerja aman. Deviasi tersebut dapat memicu kecelakaan, mulai dari cedera ringan hingga kejadian fatal seperti jatuh dari ketinggian atau tertimpa material. Upaya pengendalian yang disarankan meliputi peningkatan kepatuhan penggunaan APD, perbaikan desain serta stabilitas scaffolding, penegakan SOP, dan pelaksanaan inspeksi rutin sebelum serta selama pekerjaan berlangsung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode HAZOP mampu memberikan analisis risiko yang lebih rinci dan sistematis dibandingkan metode konvensional, sehingga dapat dijadikan rujukan untuk meningkatkan efektivitas penerapan K3 pada pekerjaan pemasangan scaffolding di PT XYZ

    8,714

    full texts

    8,938

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    University of Muhammadiyah Gresik: UMG Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇