8938 research outputs found
Sort by
Faktor Risiko Kejadian Pediculosis Capitis Pada Siswa UPT SDN 268 Gresik
Pediculosis capitis merupakan infeksi kulit kepala yang disebabkan oleh Pediculus humanus capitis. Penyakit ini sering ditemukan pada anak usia sekolah dasar, terutama pada anak dengan kebersihan diri yang kurang dan lingkungan tempat tinggal yang padat. Hasil studi pendahuluan pada 10 siswa di UPT SDN 268 Gresik menunjukkan bahwa 6 siswa (60%) terinfeksi Pediculosis capitis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian Pediculosis capitis pada siswa UPT SDN 268 Gresik. Penelitian ini menggunakan desain Cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sebanyak 105 siswa kelas 1–6 dipilih sebagai responden menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi, dan inspeksi rambut, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara jenis kelamin (p = 0,002), Personal hygiene (p = 0,000), panjang rambut (p = 0,005), ketebalan rambut (p = 0,002), dan bentuk rambut (p = 0,002) dengan kejadian Pediculosis capitis. Sedangkan faktor usia (p = 0,803) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Dapat disimpulkan bahwa faktor jenis kelamin, Personal hygiene, panjang rambut, ketebalan rambut, dan bentuk rambut berpengaruh terhadap kejadian Pediculosis capitis. Diperlukan edukasi mengenai kebersihan diri dan intervensi kesehatan di lingkungan sekolah untuk mencegah penyebaran penyakit ini
TEKNOPRENEUR
Dengan mengucapkan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa,
buku ini berhasil diselesaikan sebagai bagian dari upaya pengembangan ilmu kewirausahaan berbasis teknologi atau yang sering disebut dengan teknopreneurship. Buku ini hadir sebagai respons terhadap dinamika perkembangan teknologi yang telah mengubah paradigma bisnis secara signifikan. Dalam era digital yang terus berkembang, teknopreneur menjadi aktor utama dalam mendorong inovasi, menciptakan peluang ekonomi, serta menghadirkan solusi bagi berbagai tantangan yang
dihadapi masyarakat dan industri.
Teknopreneur bukan sekadar pelaku bisnis yang mengadopsi teknologi dalam operasionalnya, tetapi merupakan individu yang mampu memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai landasan utama dalam menciptakan nilai ekonomi dan sosial. Dalam konteks global yang semakin kompetitif, integrasi teknologi dalam dunia usaha menjadi faktor yang menentukan keberhasilan sebuah bisnis. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam mengenai konsep, strategi, dan tantangan teknopreneurship menjadi kebutuhan yang semakin mendesak, terutama bagi generasi muda yang ingin berkontribusi dalam dunia usaha berbasis teknologi.
Buku ini disusun dengan tujuan untuk memberikan wawasan
mendalam mengenai konsep teknopreneurship, yang meliputi definisi, peran, sejarah perkembangan, karakteristik yang harus dimiliki oleh seorang teknopreneur, serta tantangan dan peluang yang ada di era ekonomi digital. Dengan pendekatan yang sistematis dan berbasis penelitian, buku ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi akademisi, praktisi, serta mahasiswa yang ingin memahami lebih dalam tentang bagaimana teknologi dapat dioptimalkan dalam dunia bisnis
SISTEM PERTANIAN BERKELANJUTAN
Buku ini terdiri dari 16 bab yang disusun secara sistematis untuk membangun pemahaman dari konsep dasar hingga implementasi praktis pertanian berkelanjutan. Dimulai dengan pengantar tentang pengertian, sejarah perkembangan, dan urgensi pertanian berkelanjutan, buku ini kemudian membahas prinsip-prinsip dasar yang melandasi sistem pertanian berkelanjutan. Pembahasan dilanjutkan dengan Integrated
Crop Management sebagai pendekatan penting dalam pertanian
berkelanjutan, beragam bentuk pertanian berkelanjutan yang telah dikembangkan, serta konsep daya dukung dan intensifikasi pertanian berkelanjutan. Aspek biodiversitas dalam sistem pertanian berkelanjutan mendapat perhatian khusus dalam buku ini, mengingat pentingnya keanekaragaman hayati bagi keberlanjutan ekosistem pertanian. Pembahasan juga mencakup analisis spasial lingkungan dan produksi
pertanian berkelanjutan di Indonesia, yang memberikan konteks spesifik nasional. Bab-bab selanjutnya membahas indikator pertanian berkelanjutan, agroforestri sebagai model pertanian berkelanjutan, serta hubungan antara perubahan iklim dan pertanian berkelanjutan
Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kadar Gula Darah Klien Diabetes Melitus Di RSUD Ibnu Sina
Diabetes Melitus tidak dapat disembuhkan, tetapi kadar gula darah dapat dikontrol melalui lima pilar penatalaksanaan diabetes, yaitu edukasi, terapi gizi, pengobatan medis, aktivitas fisik, dan pemeriksaan gula darah mandiri. Salah satu tantangan utama pada pasien Diabetes Melitus adalah pengendalian kadar gula darah, yang memerlukan modifikasi gaya hidup, termasuk aktivitas fisik teratur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan kadar gula darah klien di RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik. Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian sebanyak 703 klien, dengan sampel sebanyak 259 orang yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner aktivitas fisik Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ). Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan uji Chi-Square melalui perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan hampir setengah dari klien Diabetes Melitus yang menjalani kontrol di Klinik Penyakit Dalam RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik memiliki tingkat aktivitas fisik sedang (49,03%). Sebagian besar klien (82,24%) memiliki kadar gula darah sewaktu (GDA) dalam kategori normal. Analisis data menunjukkan nilai P = 0,03 (< 0,05), yang mengindikasikan bahwa terdapat hubungan signifikan antara aktivitas fisik dengan kadar gula darah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik memiliki hubungan signifikan dengan kadar gula darah pada pasien Diabetes Melitus. Aktivitas fisik yang teratur berkontribusi pada pengendalian kadar gula darah, sehingga dapat menjadi salah satu komponen penting dalam penatalaksanaan Diabetes Melitus
Analisis Kompetensi Karyawan Departemen PPIC pada Salah Satu Perusahaan Pupuk Swasta di Kabupaten Gresik
This research aims to measure the competencies of employees in the PPIC department at a private fertilizer company in Gresik Regency and evaluate the existing recruitment and selection processes. Using a qualitative descriptive approach, the research collected primary data through in-depth interviews with HRD, PPIC Leaders, and employees with and without relevant experience. Data were analyzed using the Miles and Hubman interactive model, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results reveal a competency gap among PPIC employees, primarily caused by suboptimal recruitment and selection processes, leading to mismatches between candidates' qualifications and job requirements. Employees without relevant experience face difficulties in performing technical tasks, affecting the department's productivity and efficiency. This study emphasizes the need for a more structured recruitment and selection process and targeted formal training to enhance employee competencies
Perbedaan Dukungan Sosial Teman Sebaya Pada Siswa ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) Ditinjau Dari Jenis Kelamin
Background: Stigma in society regarding gender is something that has various characteristics, both female and male. Likewise in terms of social support, women who are often considered gentle, and men who are often considered more assertive, can provide social support to ABK (Children with Special Needs) students differently. Objective: The purpose of this study was to empirically determine the differences in Peer Social Support for ABK (Children with Special Needs) Students Reviewed from Gender. Method: This study involved the population of Public Elementary Schools in Surabaya that permitted research with accidental sampling techniques, obtaining 114 respondents. Data was collected using a social support questionnaire and biodata to determine the respondents' gender. Result: Based on the results of the hypothesis testing, the Mann-Whitney test score was obtained with a p-value of 0.209, meaning that there was no significant difference between peer social support for ABK (Children with Special Needs) students of female and male gender. Conclusion: The findings of this study are narrowed down from previous studies, namely here focusing on peer social support
Mendorong Minat Belajar Siswa: Efektivitas Teknik Reinforcement Positive Untuk Siswa Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas teknik Reinforcement Positive dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas 5 di SD Muhammadiyah Manyar. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen kuasi berupa Pre-Test dan Post-Test tanpa kelompok kontrol. Subjek dipilih melalui Purposive Sampling, yaitu empat siswa dengan tingkat minat belajar rendah berdasarkan hasil Pre-Test. Teknik Reinforcement Positive yang diterapkan mencakup pujian verbal, stiker penghargaan, dan hadiah simbolis. Data dikumpulkan menggunakan angket skala minat belajar yang dirancang berdasarkan indikator perasaan senang, keterlibatan, perhatian, dan ketertarikan siswa. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon untuk melihat perbedaan hasil Pre-Test dan Post-Test. Hasil penelitian menunjukkan tren peningkatan minat belajar setelah intervensi, meskipun belum signifikan secara statistik. Teknik ini terbukti efektif menciptakan suasana belajar yang mendukung dan memotivasi siswa. Penelitian ini merekomendasikan penerapan Reinforcement Positive secara konsisten untuk meningkatkan minat belajar siswa secara berkelanjutan
Big Book Animal Proliferation Gresik Coastal
The use of learning media in the teaching and learning process is an effort to increase the effectiveness of learning, by using learning media that can be adjusted to learning objectives that suit the needs and conditions of students. This study aims to develop the big book animal proliferation Gresik coastal which is seen from the validity and effective. The type of development research uses the Research and Development (R&D) method using the ADDIE model. This type of research uses the ADDIE model. The ADDIE model was developed by Reiser and Mollenda and has 5 stages; Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluations.
The results of the study showed that the big book media developed by researchers from media expert validation obtained an average percentage of 92.5% categorized as very valid and effective to use, material expert validation obtained an average percentage of 96% categorized as very valid and effective to use. From the results of data analysis from both validators obtained an average percentage value of 94% categorized as very valid. The success rate of big book media
development showed good results through tests/trials reaching 97% "very effective" and the level of interest based on the results of the student response questionnaire obtained an average percentage of 94.5% categorized as very good. It can be concluded that the big book animal proliferation Gresik coastal that has been developed is very feasible and effective to use as a learning media
Pengaruh Atraksi Wisata, Amenitas Dan Aksesibilitas Terhadap Keputusan Berkunjung Dengan Mediasi Citra Destinasi Di Wisata Religi Makam Sunan Giri Kabupaten Gresik
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menguji pengaruh Atraksi wisata, Amenitas, dan Aksesibilitas terhadap Keputusan Berkunjung yang dimediasi Citra destinasi di wisata religi makam Sunan Giri Kabupaten Gresik. Populasi dalam penelitian ini adalah pengunjung wisata religi makam Sunan Giri Kabupaten Gresik. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling berjumlah 180 pengunjung wisata religi makam Sunan Giri Kabupaten Gresik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis statistik dengan SEM-PLS. Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan program perangkat lunak smartPLS 4. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa : 1) Atraksi Wisata memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Keputusan Berkunjung, 2) Amenitas memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Keputusan Berkunjung, 3) Aksesibilitas tidak berpengaruh terhadap Keputusan Berkunjung, 4) Atraksi Wisata memiliki pengaruh signifikan terhadap Citra Destinasi, 5) Amenitas berpengaruh signifikan terhadap citra destinasi, 6) Aksesibilitas tidak berpengaruh terhadap citra destinasi, 7) Citra destinasi berpengaruh signifikan terhadap keputusan berkunjung, 8) Atraksi Wisata berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Berkunjung melalui mediasi Citra Destinasi, 9) Amenitas tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Keputusan Berkunjung melalui Citra Destinasi, dan 10) Aksesibilitas tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Keputusan Berkunjung melalui Citra Destinasi
Pengaruh Model Pembelajaran Think Talk Write (TTW) Terhadap Keterampilan Menulis Karangan Teks Nonfiksi Kelas 5
Writing skills are one of the four language skills acquired by students. In the 5th-grade class at MI
Muhammadiyah 1 Gumeno, there is an issue where students take a long time to complete writing compositions
and struggle to arrange words. One solution to address this problem is the implementation of the Think Talk Write
(TTW) learning model. This study aims to determine the effect of the Think Talk Write (TTW) learning model on
the nonfiction text writing skills of 5th-grade students. The research was conducted using a quantitative approach
with a weak experimental design (Pre-Experiment) involving only one treatment group without a control group.
The subjects of this study were all 14 5th-grade students at MI Muhammadiyah 1 Gumeno. The data collection
technique used was testing, consisting of pre-tests and post-tests. Based on the results of the paired sample t-test,
the Sig. (2-tailed) value was 0.000 < 0.05, which means that H0 is rejected and Ha is accepted. These findings
indicate that the Think Talk Write (TTW) learning model has a significant effect on the nonfiction text writing
skills of 5th-grade students