Politeknik META Industri: E-Journals
Not a member yet
174 research outputs found
Sort by
PERANCANGAN BISNIS DAN IMPLEMENTASI PAKETEMPAT: APLIKASI PENYEWAAN RUANGAN
An activity such as office meetings, gatherings, and business needs are often conducted outside the office premises. Various locations commonly used include halls, private meeting rooms, cafes, or other paid public spaces. However, booking these places can be time-consuming and costly. To address this issue, there is a need for an online platform that connects space owners and renters. Paketempat serves as an online platform where individuals, communities, organizations, or groups can find suitable locations for gatherings, meetings, or office purposes, with a different atmosphere and budget to match their needs (in the Malang and surrounding areas). The goal is for both renters and space owners to benefit from this platform. Renters can discover new environments for their events, find places that align with their theme and budget, and save time. Space owners can profit financially by utilizing and renting out their available spaces by the hour or day. From this application, several usability responses have been gathered from both owners and users of Paketempat. In general, the survey results, conducted through a Google form distributed to Paketempat users, have been positive, encompassing speed, completeness of information, and user interface
ANALISIS KEPUASAN CUSTOMER TERHADAP PELAYANAN DI PT. PANANJUNG ANUGRAH SOLUTION DENGAN MENGGUNAKAN METODE CUSTOMER SATISFACTION INDEX (CSI)
Pelayanan terhadap pelanggan sebagai faktor penting dalam memperlancar usaha, dengan memberikan pelayanan yang baik kepada seluruh pelanggan akan memberikan kepuasaan pelanggan. Penelitin ini menggunakan metode Customer Satisfaction Index (CSI). Tujuan dari metode Customer Satisfaction Index (CSI) adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan. Identifikasi atribut yang dianggap penting bagi pelanggan PT. Pananjung Anugrah Solution. Pada variabel dengan nilai total tingkat kepentingan dan tingkat kinerja terdapat variabel terendah yaitu Emphaty (Empati) dengan nilai total tingkat kepentingan 3,96 dan tingkat kinerja 3,96 dan yang tertinggi adalah variabel Reliability (Keandalan) dengan nilai total tingkat kepentingan 12,65 dan tingkat kinerja 12,92 artinya pernyataan pada kedua variabel dianggap penting bagi konsumen dan kedua variabel itu pun masih kurang dalam tingkat kinerja pada PT. Pananjung Anugrah Solution. atribut yang dianggap penting pada penelitian ini adalah Emphaty (Empati), Reliability (Keandalan). Berdasarkan hasil perhitungan diatas, nilai Customer Satisfaction Index (CSI) sebesar 150,95%, artinya bahwa indeks kepuasan pelanggan terhadap pelayanan di PT. Pananjung Anugrah Solution termasuk kedalam kriteria nilai Customer Satisfaction Index (CSI) pada rentang skala 0,81 – 1,00 atau termasuk kedalam kriteria nilai “Sangat Puas”
MENINGKATKAN KUALITAS DAN PRODUKTIFITAS DENGAN ANALISIS PENANGANAN OVERBUDGET OVERTIME DENGAN METODE LEAN MANAGEMENT
Departemen EM memiliki peran krusial dalam memastikan mesin berfungsi optimal untuk produksi yang efisien dan berkualitas. Namun, departemen ini sering menghadapi masalah overbudget overtime, di mana biaya lembur untuk pemeliharaan dan perbaikan peralatan selalu melebihi anggaran yang ditetapkan yaitu sebesar 30,000 per tahun. Kurangnya perencanaan perawatan, keterbatasan tenaga kerja, dan alokasi anggaran untuk produksi menjadi faktor utama. Dengan menerapkan Lean Management seperti JIT, VSM, dan optimalisasi sumber daya manusia, perusahaan berhasil meningkatkan efisiensi operasional dan menurunkan biaya lembur. JIT meningkatkan pemeliharaan preventif dan mengurangi biaya darurat, VSM mengidentifikasi pemborosan, sementara optimalisasi sumber daya manusia mengurangi kebutuhan lembur dan meningkatkan produktivitas. Hasil penelitian ini adalah penerapan Lean Management dapat meningkatkan efektivitas dalam pengelolaan biaya lembur, pemeliharaan peralatan, serta memastikan kepatuhan anggaran yang sudah di tetapkan
PEMANFAATAN MIKROBA ENDOFIT ASAL TANAMAN OBAT SEBAGAI SUMBER BAHAN OBAT
Tingginya permintaan obat yang berasal dari tanaman obat dengan keterbatasan tanaman dalam waktu tumbuh dan ketersedian tanaman tersebut di alam, menjadikan produksi senyawa metabolit dari tanaman obat sangat terbatas sehingga diperlukan pencarian senyawa baru dengan efektivitas yang lebih baik. Mikroba Endofit merupakan mikroba yang hidup membentuk koloni di dalam jaringan tanaman tanpa merugikan tanaman inang. Setiap tanaman dapat mengandung beberapa mikroba endofit yang berpotensi menghasilkan metabolit sebagai akibat koevolusi atau terjadi transfer genetik dari tanaman inang kepada mikroba endofit. Pemanfaatan mikroba endofit asal tanaman obat untuk memproduksi metabolit yang dihasilkan oleh tanaman obat merupakan salah satu solusi alternatif untuk memproduksi obat tanpa terkendala waktu tumbuh dan ketersedian tanaman obat serta resistensi mikroba
GAMBARAN PENGETAHUAN PASIEN SWAMEDIKASI TERHADAP BEYOND USE DATE (BUD) OBAT DI APOTEK X CIKARANG
The expiry time of a drug or expiry date is the time limit for using a drug after it is produced by a pharmaceutical factory, before the packaging is opened. Drug ED is a condition at a time where a drug is no longer suitable for use starting from the potency, quality, efficacy and safety of the drug. The expiration date of a drug is determined when the drug is first opened, which is called the Beyond Use Date (BUD). BUD is the time limit for using a medicinal product after it has been formulated or prepared or after the primary packaging has been opened or damaged. The aim of this study was to determine the level of knowledge of BUD drug self-medication patients. The method used is a survey method by giving a questionnaire with 20 questions to respondents. Based on the research results, it was found that the level of knowledge of self-medication patients was in the good category for semi-solid preparations with a percentage of (78.98%), solid preparations (63.78%), liquid preparations (67.02%) while for knowledge of BUD medicines with a percentage (75.26%). Based on the results of the study it can be concluded that the patient's level of knowledge is still in the sufficient category with a percentage (75.26%).
Keywords : level of knowledge, BUD, E
ANALISIS KUALITAS LAYANAN WEBSITE PT ADHI KARYA MENGGUNAKAN METODE WEBQUAL 4.0
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas website PT Adhi Karya (Persero) Tbk menggunakan metode WebQual 4.0, yang mencakup tiga dimensi utama: kualitas kegunaan (usability), kualitas informasi (information quality), dan kualitas interaksi layanan (service interaction quality). Survei dilakukan terhadap 100 responden yang menilai aspek-aspek tersebut dengan menghasilkan nilai rata-rata total 4,1, yang berada dalam kategori "Puas". Hasil perhitungan koefisien determinasi (R Square) menunjukkan nilai 0,797, yang berarti 79,7% variasi dalam kepuasan pengguna dapat dijelaskan oleh ketiga dimensi tersebut, sedangkan 20,3% dipengaruhi oleh faktor lain. Temuan ini menunjukkan bahwa website PT Adhi Karya telah berhasil memenuhi ekspektasi pengguna dalam hal kemudahan penggunaan, keandalan informasi, dan kualitas interaksi layanan. Namun, masih terdapat ruang untuk perbaikan guna memastikan kepuasan pengguna yang berkelanjutan. Rekomendasi untuk peningkatan kualitas website berdasarkan hasil evaluasi ini akan membantu PT Adhi Karya mempertahankan dan meningkatkan kepuasan pengguna di masa mendatang. Evaluasi ini penting untuk memastikan bahwa website terus berfungsi sebagai alat komunikasi dan informasi yang efektif dalam mendukung tujuan bisnis perusahaa
PERANCANGAN JIG UNTUK PRODUKSI BRACKET DI PT PRO MECHANIC INDONESIA
ABSTRAK
Masalah dalam penelitian ini adalah pemasangan produk yang sulit untuk dikerjakan dalam proses machining dikarenakan bentuk yang tidak beraturan dan permukaan yang tidak rata. Pengerjaan produk dalam jumlah banyak akan memakan waktu produksi yang lama apabila setiap produk dilakukan proses penyettingan berulang-ulang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara observasi dan studi literatur dari berbagai sumber mengenai pembuatan jig and fixture. Pembuatan jig and fixture sangat berguna untuk proses produk dengan jumlah yang sangat banyak. Proses desain jig and fixture menggunakan aplikasi SolidWorks 2014 karena mudah digunakan, penggambaran 3D sangat baik dan realistis, penggambaran detail drawing 2D, annotation, section, thickness, dan 3D View cukup mudah dan secara otomatis dapat dilakukan tanpa membuat lagi satu demi satu.
Hasil dari penelitian ini adalah mengetahui proses machining dan cara membuat desain jig and fixture dengan menggunakan aplikasi SolidWorks 2014. Penggunaan jig and fixture lebih efektif dilihat dari segi setting, waktu pengerjaan dan kemudahan dalam proses machining.
Kata Kunci: jig and fixture, SolidWorks, desain, machinin
PENERAPAN CARA PRODUKSI PANGAN OLAHAN YANG BAIK (CPPOB), DAN ANALISA PRODUK REJECT ( STUDI KASUS PT. AMANAH PRIMA INDONESIA)
Penelitian ini membahas analisis produk reject di PT. Amanah Prima Indonesia, dengan fokus pada
penyebab utama yaitu kemasan jerigen dengan seal tidak menempel. faktor-faktor yang berkontribusi
terhadap masalah ini antara operator lain jenuh, suhu tidak mencapai, dan kecepatan konveyor terlalu
cepat. penerapan CPPOB diidentifikasi sebagai langkah penting untuk mencegah produk reject. selain
itu, penerapan CPPOB di perusahaan tersebut telah dilakukan dengan baik guna memastikan keamanan
dan kualitas produk pangan. analisis produk reject dilakukan untuk mengidentifikasi penyebab
kerusakan produk, dengan diagram pareto digunakan untuk mengidentifikasi masalah utama yang perlu
diperbaiki terlebih dahulu, seperti seal tidak menempel atau mengerut pada beberapa produk reject.
KATA KUNCI : CPPOB, Kemasan Jerigen, Operator Jenuh, Produk Reject, Seal Tidak Menempe
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN MENGGUNAKAN METODE SWOT DAN QSPM UNTUK MENINGKATKAN TARGET PENJUALAN (STUDI KASUS: AHASS SUMBER KARYA WONOGIRI)
One of the authorized Honda workshops in Wonogiri Regency, namely Ahass Sumber Karya, based on management data, the target from management in the 2021 period has not reached the target of Ahass Sumber Karya management in 2021. In the period January-December 2021, Ahass Sumber Karya management has a target of 12,220 customers while the actual customers who come to do service are 10,119 customers. The research objectives identify alternative marketing strategies and determine the priority of alternative marketing strategies that management should use to increase the sales target of Ahass Sumber Karya. The method used to determine internal and external marketing strategies through determining the weight of IFE, EFE, IE matrix position, and strategy formulation using the SWOT method. To prioritize alternative marketing strategies using the QSPM method. The research results of the IFE matrix calculation obtained a total IFE score of 3,909 and the EFE matrix calculation obtained a total EFE score of 3,848.The strategy of the IE matrix is described as a growth and development strategy. The SWOT Matrix strategy produces 7 alternatives, namely SO 2 strategies, ST 3 strategies, WO 1 strategy, WT 1. QSPM matrix strategy priority assessment, Ahass Sumber Karya strategy to increase sales target strategy 2 with a TAS score of 4.895, namely improving service quality along with the higher growth of two-wheeled vehicles
ANALISIS HUBUNGAN USIA DAN MASA KERJA TERHADAP BEBAN KERJA MENTAL PADA PEKERJA PT MITRA REKATAMA MANDIRI
PT Mitra Rekatama Mandiri merupakan salah satu perusahaan pengecoran logam yang memproduksi berbagai produk seperti komponen kapal, komponen kereta dan komponen pertambangan. Tugas yang dikerjakan oleh pekerja pada pabrik produksi membutuhkan tingkat ketelitian dan performansi yang tinggi agar produk yang dihasilkan tidak cacat dan sesuai dengan keinginan customer. Pekerja pada pabrik produksi PT Mitra Rekatama Mandiri bekerja dengan target produksi dan digaji berdasarkan produk yang dibuat. Standar kecacatan produk pada PT Mitra Rekatama Mandiri maksimal 5% dari hasil keseluruhan berdasarkan penilaian pengawas secara subjektif, jika produk yang dihasilkan memiliki persentase cacat lebih dari itu, maka produk tidak dapat diperhitungkan sebagai barang jadi, dan jika produk yang dihasilkan banyak cacat maka akan mempengaruhi jumlah target yang dicapai per individunya. Berdasarkan data masa lalu yang berasal dari arsip perusahaan untuk jumlah produk cacat, perhari bisa terdapat jumlah produk cacat pada rentang 1-20 produk dengan jenis kecacatan yang berbeda-beda. Beberapa penyebab dari produk cacat ini berasal dari manusia, seperti kelelahan, kurang fokus, kehilangan motivasi kerja, dll. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan usia dan masa kerja terhadap beban kerja mental dari pekerja pabrik produksi PT Mitra Rekatama Mandiri. Metode yang digunakan untuk mengukur beban kerja mental adalah NASA-TLX. Penelitian dilakukan dengan membagikan kuesioner tentang NASA-TLX. Terdapat 15 responden operator produksi dengan rentang usia 51-60 tahun dan masa kerja 28-36 tahun. Dari hasil uji statistik menunjukkan bahwa usia berpengaruh terhadap beban kerja mental dengan hubungan linear artinya semakin bertambah usia maka semakin besar pula nilai beban kerja mental responden. Berdasarkan hasil uji statistik terhadap masa kerja, didapatkan hasil masa kerja tidak berpengaruh terhadap beban kerja mental responden.
Kata kunci: beban kerja mental, NASA-TLX, usia pekerja, masa kerja