Politeknik META Industri: E-Journals
Not a member yet
174 research outputs found
Sort by
RANCANG BANGUN MINI BALL MILL: Solusi Mandiri Produksi Aluminium Powder
Aluminium powder merupakan bahan penting dalam berbagai industri seperti cat, kosmetik, peledak, pengelasan. Sayangnya kebutuhan bahan ini di Indonesia masih bergantung pada impor, yang menyebabkan harga tinggi dan ketersediaan yang terbatas. Tujun dari rancangan dan pembuatan mesin Mini Ball Mill sebagai solusi produksi alumunium powder secara mandiri di tingkat UMKM. Dengan desain sederhana dan efisien alat ini mampu menggiling serpihan alumunium foil menjadi serbuk halus yang siap digunakan. Dengan metode pembuatan alat yang terstruktur dan sistematis berfokus pada serangkaian tahapan perakitan mini ball mill, sehingga hasil bahan dasar dari serpihan aluminium foil yang telah diproses milling menjadi halus, dengan kegunaan aluminium powder sebagai campuran cat, las termit, dan peledakKata Kunci : rancang bangun, mini ball mill, aluminium powder, las, peleda
MOTIF DETECTION IN INDONESIAN HAND-WOVEN FABRICS USING MATLAB
In our study, we developed an automated system for identifying Indonesian woven fabric motifs using MATLAB-based image processing. Procedures included obtaining visuals, enhancing quality, constructing a regional dataset, extracting features, measuring similarity, and analyzing colors. Correlation assessments enabled precise motif identification, while tailored color analysis improved similarity accuracy. The algorithm demonstrated effective recognition performance using dataset references. This approach offers a practical solution for cultural preservation, providing faster and more consistent results than manual evaluatio
ANALISIS SEGMENTASI PENUMPANG TRANSJAKARTA BERDASARKAN POLA WAKTU, RUTE, DAN JUMLAH PEMBAYARAN MENGGUNAKAN PCA DAN K-MEANS CLUSTERING
Transportasi publik memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat di kawasan urban, terutama di kota metropolitan seperti Jakarta yang memiliki tingkat kepadatan lalu lintas tinggi. Untuk meningkatkan efisiensi operasional serta kualitas layanan, penyedia layanan transportasi perlu memahami karakteristik dan pola perilaku penumpang secara lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan segmentasi penumpang TransJakarta berdasarkan pola waktu perjalanan, rute perjalanan, dan jumlah pembayaran yang dilakukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Principal Component Analysis (PCA) untuk mereduksi dimensi data dan mengekstraksi fitur utama, serta K-Means Clustering untuk mengelompokkan penumpang ke dalam klaster yang memiliki kesamaan karakteristik. Analisis Elbow Method digunakan untuk menentukan jumlah klaster optimal, yang dalam hal ini adalah tiga klaster. Klaster pertama terdiri dari penumpang yang melakukan perjalanan jauh dengan jumlah pembayaran tinggi. Klaster kedua mencakup penumpang yang cenderung melakukan perjalanan pendek dengan jumlah pembayaran yang rendah, dan klaster ketiga merupakan penumpang dengan karakteristik perjalanan menengah dari segi jarak dan pembayaran. Segmentasi ini memberikan wawasan penting yang dapat digunakan oleh pengelola layanan TransJakarta dalam menetapkan kebijakan strategis, seperti perencanaan rute yang lebih efisien, penyesuaian tarif berdasarkan segmentasi pengguna, serta penyusunan strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis data dapat menjadi alat yang efektif untuk mendukung pengambilan keputusan dalam pengelolaan sistem transportasi publik yang adaptif dan berkelanjutan
RANCANG BANGUN ALAT PENGHALUS ARANG BRIKET DARI SAMPAH ORGANIK
Peningkatan volume sampah organik di Jawa Timur menimbulkan kebutuhan mendesak akan solusi pengelolaan limbah yang ramah lingkungan dan bernilai guna. Salah satu pemanfaatan potensial adalah mengolah limbah organik menjadi briket arang sebagai bahan bakar alternatif. Namun, proses penghalusan bahan arang secara manual masih menjadi kendala karena tidak efisien dan hasilnya tidak seragam. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan mesin penghalus arang briket berbasis sampah organik yang efisien, ekonomis, dan mudah dioperasikan, terutama untuk skala rumah tangga dan industri kecil. Mesin ini menggunakan motor listrik sebagai penggerak utama dan sistem diskmill dengan ayakan 60 mesh untuk menghasilkan arang halus berkualitas. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mesin mampu menghaluskan 500 gram bahan (sekam padi dan bonggol jagung) dalam waktu 2,5 menit dengan tingkat kehalusan mencapai 60 mesh. Produktivitas mesin tercatat sebesar 90%, sedangkan tingkat homogenitas serbuk arang mencapai 96%. Dengan demikian, mesin ini efektif meningkatkan efisiensi produksi briket arang dan berpotensi mendukung pengelolaan limbah organik secara berkelanjutan melalui teknologi tepat guna.Kata Kunci : briket arang, diskmill, energi alternatif, mesin penghalus, sampah organi
PERBAIKAN DESAIN KEMASAN TAHU BAKSO MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD)
Kunci utama untuk memenangkan persaingan pasar adalah memberikan nilai kepada pelanggan melalui penyampaian produk yang berinovasi dan berkualitas dengan harga bersaing. Suatu produk harus membuat dirinya berbeda dengan para kompetitornya. Satu diantaranya melalui desain kemasan atau dapat disebut dengan packaging. Akan tetapi sampai saat ini banyak pelaku usaha yang tidak begitu memperhatikan kemasan produknya. Di daerah cibarusah kabupaten bekasi terdapat umkm tahu bakso pak heri yang menjual produknya dengan kemasan yang kurang menarik dilihat, tidak menampilkan ciri khas, tidak dapat melindungi produk di dalamnya, serta kemasannya mudah sobek. Maka dari itu, penulis ingin melakukan penelitian yang bertujuan untuk melakukan perbaikan desain kemasan produk umkm tersebut, sebagai upaya membangun kepercayaan dan menarik minat konsumen. Metode Quality Function Deployment (QFD) digunakan dalam penelitian ini. Metode ini dipilih karena dengan metode ini bisa didapatkan atribut kebutuhan konsumen (whats) yang nantinya akan disesuaikan dengan respon teknis (hows) dari produsen. Selain itu, alasan penggunaan metode ini adalah konsumen dapat terlibat langsung dalam perbaikan desain kemasan suatu produk, sehingga menjamin kemasan yang baru dapat memuaskan konsumen. Hasil akhir desain kemasan baru produk umkm tahu bakso pak heri adalah kemasan menampilkan ilustrasi produk pada label kemasan, label kemasan memuat informasi produk, memiliki varian kapasitas isi, bahan kemasan menggunakan kemasan thinwall plastik pp berbentuk persegi panjang yang aman digunakan untuk produk makanan
PENERAPAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) UNTUK KEPUTUSAN PEMILIHAN VENDOR BAJU SERAGAM DI PT DAIDO INDONESIA MANUFACTURING
PT Daido Indonesia Manufacturing merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak untuk memproduksi berbagai jenis komponen otomotif. Sebagai perusahaan yang memiliki standar kualitas tinggi, PT Daido Indonesia Manufacturing membutuhkan seragam kerja yang sesuai dengan citra perusahaan dan kebutuhan karyawan. Namun seiring berjalannya waktu vendor yang biasa menyediakan seragam kualitasnya terus menurun. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan agar untuk mengetahui cara menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), kriteria yang dipakai, perioritas setiap kriteria dan hasil keputusan dalam memilih vendor baju seragam karyawan dengan prioritas tertinggi. Berdasrkan pengolahan data, Vendor baju sergam karyawan baru (V2) berada di posisi rangking pertama dengan total bobot 0,467 sehingga keputusan yang dapat diambil PT Daido Indonesia Manufacturing adalah berganti vendor baju seragam dari yang vendor lama (V1) ke vendor baju seragam baru (V2)
PENGENDALIAN PERSEDIAAN INSERT TOOLS DENGAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY DI POLITEKNIK INDUSTRI ATMI
Pengendalian persediaan yang mendukung proses produksi merupakan aspek internal yang krusial bagi kelancaran operasional institusi pendidikan, terutama karena banyaknya mesin dan target produksi yang harus dipenuhi untuk menjawab permintaan konsumen. Insert tools adalah alat penting yang memastikan kelangsungan proses produksi yang menggunakan mesin CNC dan manual. Kerusakan dan kehabisan masa pakai alat ini bisa terjadi kapan saja, sehingga persediaannya harus selalu tersedia tepat waktu. Penelitian ini memberikan solusi atas masalah pengendalian persediaan di institusi tersebut. Dengan menerapkan metode EOQ, institusi dapat menentukan pembelian yang optimal untuk meminimalkan total biaya inventaris. Penerapan ROP dilakukan untuk menentukan jumlah persediaan yang tersisa untuk dapat dilakukan pemesanan kembali dengan memperhitungkan lead time sehingga selama barang pesanan belum datang stok masih aman. Selain itu, Klasifikasi ABC digunakan untuk menetapkan prioritas insert tools yang memerlukan perhatian lebih dalam pengendalian persediaannya. Hasil dari penelitian ini mencakup keputusan mengenai jumlah order quantity yang optimal dan ekonomis untuk berbagai insert tools, beserta jumlah safety stock dan reorder point. Dari hasil Klasifikasi ABC, sembilan insert tools dikategorikan menjadi: empat jenis insert tools kelas A, tiga jenis kelas B, dan dua jenis kelas C. Klasifikasi ini dapat dijadikan sebagai dasar untuk menetapkan prioritas dalam pengamanan persediaan insert tools.
Kata kunci: EOQ, ROP, klasifikasi ABC, kontrol persediaa
PENGARUH KONSENTRASI Na₂CO₃ TERHADAP DAYA SERAP TISU DAN KADAR PULP BERBAHAN SERAT RUMPUT GAJAH
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi rumput gajah (Pennisetum purpureum) sebagai bahan baku alternatif dalam pembuatan pulp untuk tisu ramah lingkungan. Proses dilakukan dengan metode pulping soda menggunakan larutan Na₂CO₃ pada tiga konsentrasi (10%, 12,5%, dan 15%) serta tiga waktu pemasakan (30, 45, dan 60 menit) pada suhu 70°C. Parameter yang diuji meliputi kadar pulp, uji mudah hancur, dan daya serap air sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI 0103:2008). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik diperoleh pada konsentrasi Na₂CO₃ 10% dan waktu pemasakan 30 menit, dengan kadar pulp 79,19%, uji mudah hancur 73 detik, dan daya serap air 50 mm. Kombinasi ini memberikan keseimbangan optimal antara efisiensi delignifikasi dan integritas serat. Hasil ini menunjukkan bahwa rumput gajah berpotensi sebagai bahan baku tisu organik berkualitas tinggi yang ramah lingkungan
GAMBARAN ANGKA LEMPENG TOTAL BAKTERI PADA BEDAK USIA 12 BULAN SETELAH DIGUNAKAN
The high number of powder users and the side effects caused by using powder that contains bacteria, then research is needed related to the Total Plate Count of bacteria in powder aged 12 months after use. The research method used in this study is an experimental method. The powder sample used was 12 months old after the powder was used without using a particular brand. The results of the calculation of the number of bacterial colonies showed that the sample with the highest number of colonies was sample S as much as 7.9 x 10^3 cfu/gram then sample W as much as 5.5 x 10^2 cfu/gram and sample L as much as <3.0 x 10^2 cfu/gram. As for the WB sample, there was no bacterial growth the same as the control, namely <1.0 x 10^1 cfu/gram. The color of the bacterial colonies that were successfully isolated was mostly white and 1 colony was clear. While for the shape of the colony consists of Spindle, Irregular, Punctiform, Circular. For the elevation of all bacterial colonies is Convex with margins consisting of Entire and Endulate.
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN JIG AND FIXTURE DENGAN MESIN COMPUTER NUMERICAL CONTROL (CNC) MILLING DI PT PRIMA ANUGRAH TEKNIK
ABSTRAK Perusahaan industri salah satunya yaitu industri manufaktur, dapat membantu di bidang perkembangan industri. Industri manufaktur menjadi salah satu yang berperan penting di dalam perkenomoian Indonesia . Kemampuan industri manufaktur untuk menghasilkan suatu produk yang dapat diperdagangkan dan menciptakan bagi banyak orang merupakan hal yang menjadi penyebab utama untuk perekonomian Indonesia. Perdagangan sektor industri manufaktur yaitu dengan melakukan ekspor ke luar negeri menjadi pengaruh besar. Hal ini membuat industri manufaktur Indonesia terus berkembang dan meningkatkan produktivitas dalam pembuatan produk yang dihasilkan agar lebih kompetitif di pasar global . Adapun produk yang dihasilkan oleh PT Prima Anugrah Teknik salah satunya yaitu produk NJUT6 Knuckle Joint. Produk-produk yang akan dibuat membutuhkan proses pengolahan dengan tingkat kesulitan yang berbeda dalam proses machining. Produk NJUT6 Knuckle Joint yang terbuat dari bahan stainless steel dengan proses pemesinan menggunakan CNC Milliing dan menggunakan Ragum Hidrolik. Produk ini diproduksi sebanyak 520 pcs pada bulan mei. Berdasarkan data hasil perusahaan pada proses produksi, dalam pembuatan awal tidak mendapatkan hasil 520 pcs dalam 1 bulan, yang dihasilkan hanya 416 pcs pada bulan mei. Oleh karena itu, diperlukan jig and fixture untuk mempermudah proses pembuatan suatu produk yang diproduksi. Jig and fixture dapat menjadi solusi yang dibutuhkan untuk proses produksi, karena produk yang dihasilkan dengan menggunakan ragum manual seringkali mengalami cacat produksi atau tidak sesuainya ukuran pada saat proses machining. Dalam proses pembuatannya memerlukan alat bantu jig and fixture, untuk mempermudah proses pembuatan njut6, ada beberapa langkah-langkah dalam pembuatan jig and fixture yaitu, design gambar jig and fixture yang dikerjakan di aplikasi solidwork 2018, selanjutnya proses machining proses pembuatan jig and fixture menggunakan aplikasi master cam dan cimco, kemudian masuk ke bagian perakitan yang akan di satukan dengan cara pengelasan, setelah selesai di rakit langkah selanjutnya akan dilakukan pengecekan serta di uji di mesin CNC milling untuk membuat njut6, apakah sudah sesuai dengan gambar kerja njut6, setelah selesai dari proses pengecekan, kemudian waktu yang dibutuhkan pada saat proses pembuatan njut6 menggunakan jig and fixture adalah 18 menit untuk setiap 4 pcs njut6, dengan waktu 18 menit dalam pembuatan sudah mengalami peningkatan kecepatan waktu dalam proses pengerjaan njut6, yang terakhir dalam proses pemasangan njut6 lebih mudah dan cepat dari pada menggunakan ragum Kata Kunci : Jig and Fixture, CNC Milling, solidwork, Produk, njut