Politeknik META Industri: E-Journals
Not a member yet
174 research outputs found
Sort by
PROSES PENYEMPURNAAN KAIN POLYESTER DENGAN PENAMBAHAN RESIN PVAC A501 BERDASARKAN VARIASI KONSENTRASI RESIN PADA EFEK PEGANGAN (HANDFEEL)
Penyempurnaan tekstil menggunakan senyawa resin merupakan salah satu usaha untuk memperbaiki sifat serat yang kurang dikehendaki. Penyempurnaan resin ini termasuk penyempurnaan kain secara kimiawi karena menggunakan zat kimia seperti resin sintetik. Bahan ini dapat digunakan secara eksternal dan internal, pada penggunaan eksternal senyawa resin hanya menempel atau terserap pada permukaan bahan saja. Hasil dan pembahasan pengamatan ini terdiri dari dua jenis variabel: variabel dependen dan independen. Dalam pengamatan ini, variabel dependen adalah mesin finishing stenter, sedangkan variabel independen adalah variasi resin terhadap kain polyester. Pada tulisan ini, disajikan data pengamatan yang diperoleh dari hasil variasi resin 60 gram/liter, 80 gram/liter dan 100 gram/liter. Analisis yang akan dilakukan adalah untuk memberikan gambaran seberapa jauh pengamatan mengenai pengaruh konsentrasi variasi resin pada proses finishing dengan mesin stenter terhadap hasil gramasi kain, hasil pengujian ketebalan kain dan efek handfeel yang ditimbulkan
RANCANG BANGUNG ROBOT SOCCER BERODA MENGGUNAKAN GAMEPAD PLAYSTATION DAN ARDUINO
Kemajuan teknologi robotika telah mendorong pengembangan sistem kendali yang lebih fleksibel dan efisien, termasuk pada robot soccer beroda yang umumnya masih menggunakan sistem kabel. Permasalahan utama yang dihadapi adalah keterbatasan mobilitas dan gangguan transmisi pada sistem nirkabel berbasis Wi-Fi. Penelitian ini mengusulkan solusi berupa implementasi sistem pengendali menggunakan gamepad PlayStation 2 (PS2) nirkabel yang dikombinasikan dengan mikrokontroler Arduino Nano. Perancangan mencakup pembuatan perangkat keras berupa sambungan antara dongle PS2, Arduino Nano, driver motor L298N, dan dua motor DC, serta perancangan perangkat lunak berbasis Arduino IDE dengan pemrograman tombol-tombol kendali. Robot diuji melalui serangkaian pengujian meliputi konektivitas, fungsi tombol arah, bentuk, analog, RL, dan manuver jarak. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semua perintah dari gamepad PS2 berhasil dijalankan dengan baik. Kecepatan awal robot disetel pada 120 PWM, dan dapat ditingkatkan secara bertahap hingga 160 PWM menggunakan tombol R1 dan L1, serta konstan di 140 PWM saat R1 dan L1 ditekan dua kali. Jangkauan maksimal koneksi stabil tercapai hingga 6 meter dengan delay respon sebesar 0,5 detik. Di atas jarak tersebut, respons menjadi terputus-putus, dan tidak responsif pada jarak 10 meter
SISTEM OTOMASI AKUAPONIK PINTAR BERBASIS ARDUINO
Kementrian Kesehatan telah memperkirakan pada tahun 2035, sebesar 65% penduduk akan menghuni perkotaan, terutama di 16 kota besar di Indonesia. Meningkatnya jumlah penduduk menyebabkan kebutuhan pangan terus meningkat. Pada kondisi demikian, akuaponik menjadi salah satu jawaban untuk menekan angka permintaan pangan untuk penduduk kota. Melalui sistem akuaponik, akan menghasilkan dua komoditas sekaligus yaitu sayuran dan ikan. Namun, sistem akuaponik konvensional membutuhkan tenaga dan cukup menyita waktu karena harus selalu hadir ditempat untuk melakukan proses perawatan. Oleh sebab itu, dibutuhkan sistem otomasi cerdas dari segi monitoring maupun controlling berbasis Arduino. Metode penelitian yang dipakai adalah Research and Development program arduino. Variabel pada sistem otomasi akuaponik pintar berbasis Arduino ini adalah variabel monitoring dan controlling. Sistem monitoring terletak pada pemantauan kelembaban media tanam, suhu, TDS air, dan pH air yang ditampilkan dalam LCD, serta sistem controlling dengan pengontrolan yang terletak pada mengatur kadar kelembaban media tanam dengan pompa dan lampu. Hasil pengukuran pada sistem monitoring ini adalah 0.49% untuk nilai error pada sensor suhu, 0.95% untuk nilai error sensor kelembaban, 0.12% untuk nilai error pada sensor TDS, 1.64 % untuk nilai error sensor pH. Hasil pada sistem controlling ini adalah pompa dan lampu dapat berjalan secara otomatis dengan sistem kendali fuzzy
ANALISIS EFEKTIFITAS PENGUJIAN APLIKASI SISTEM INFORMASI KUBIKASI BARANG PENDEKATAN KOMBINASI BLACK BOX DAN WHITE BOX DENGAN TEKNIK EQUIVALENCE PARTITIONING PT XYZ
PT XYZ, sebagai perusahaan rekanan PT ABC Technologies, memegang peran penting sebagai manufaktur dan distributor produk elektronik. Tanggung jawabnya meliputi pengelolaan gudang logistik PT ABC Technologies, di mana perusahaan ini terkenal dengan kualitas produk dan keandalan pengiriman. Pengalaman magang sebagai mahasiswa Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak di Politeknik Meta Industri memotivasi penulis untuk mengevaluasi sistem informasi kubikasi barang yang dikembangkan selama magang. Sistem lama menggunakan Excel mengalami berbagai masalah seperti ketidakakuratan data dan keterlambatan akses. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengukur efektivitas pengujian aplikasi dengan metode Black Box dan White Box. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi metode tersebut efektif dalam mengidentifikasi kesalahan dan memastikan kualitas aplikasi. Teknik Equivalence Partitioning mengurangi jumlah kasus uji tanpa mengurangi cakupan pengujian. Pengujian menunjukkan bahwa fungsi utama sistem berfungsi dengan baik dan tidak ada kesalahan logika. Survei pengguna menunjukkan kepuasan yang tinggi. Penelitian ini berkontribusi signifikan dalam bidang pengujian perangkat lunak dan memberikan rekomendasi untuk pemantauan berkala dan implementasi feedback loop dari pengguna
PENGARUH KONSENTRASI NaOH DAN DOSIS H₂O₂ TERHADAP DAYA SERAP AIR, DAYA SERAP MINYAK DAN WHITENESS
The excessive use of wood as the primary raw material in the paper industry has led to serious environmental issues, including deforestation and land degradation. As a more sustainable alternative, this study aims to utilize sugarcane bagasse as a raw material for organic paper production by varying the concentrations of sodium hydroxide (NaOH) and hydrogen peroxide (H₂O₂) to evaluate their effects on paper quality. This experimental research employed nine treatment combinations of NaOH (3%, 5%, and 7%) and H₂O₂ (10 ml, 12 ml, and 14 ml), with each combination tested in three replications. The quality parameters analyzed included water absorption, oil absorption, whiteness (CIE), and tensile strength. The results indicated that the combination of 7% NaOH and 12 ml H₂O₂ yielded the most optimal paper quality, with the highest whiteness value of 107.2 CIE, water absorption of 629 g/m², and moderate oil absorption. In contrast, excessive H₂O₂ dosage (14 ml) led to a decline in whiteness due to cellulose degradation. These findings highlight the presence of an optimum point in chemical usage, where higher concentrations do not necessarily result in improved paper properties. This research confirms that sugarcane bagasse can serve as a viable and eco-friendly raw material for producing quality organic paper, thus contributing to the advancement of sustainable paper manufacturing practices
FORMULASI DAN EVALUASI SABUN PADAT MINYAK ADAS BINTANG (Illicium verum) DENGAN VARIASI KONSENTRASI MINYAK KELAPA, MINYAK SAWIT DAN MINYAK ZAITUN
Soap bar is a cleansing preparation created by the saponification reaction. The qualities of soap bars vary depending on the oil composition. Furthermore, additional materials, such as essential oils, could be added to boost the product's value and benefits. The aim of this study is to generate good-quality soap bars using Illicium verum as active ingredients and varying oil concentrations applying the cold process method. The developed soap bar was then examined for its organoleptic properties, pH, moisture content, foam stability, and free fatty acid. On the 7th day, F1, F2, and F3 had pH values of 10.36 ± 0.012, 10.30 ± 0.038, and 10.15 ± 0.095, moisture content (%) of 5.21 ± 0.16, 4.76 ± 0.40, and 7.80 ± 0.58, foam stability (%) of 89.4 ± 0.06, 72.9 ± 0.07, and 74.8 ± 0.10, and free fatty acid (%) of 0.342 ± 0.024, 0.301 ± 0.024, and 0.328 ± 0, respectively. On the 14th day, F1, F2, and F3 had pH values of 10.09 ± 0.121, 10.29 ± 0.015, and 10.18 ± 0.067, moisture content of 4.55 ± 0.46, 3.49 ± 0.29, and 6.67 ± 0.29, foam stability of 91.3 ± 0.02, 91.7 ± 0.05, and 86.2 ± 0.04, and free fatty acid of 0.478 ± 0.063, 0.586 ± 0.046, and 0.560 ± 0.024, respectively. Both the results from the 7th and 14th days comply with the specifications. The variation in oil concentration influences soap bar qualities such as organoleptic, moisture content, and pH.Keywords : Soapbar, Illicium verum, Coconut oil, Palm oil, Olive oi
SIMULASI DAN PERBANDINGAN KINERJA OSPF DAN EIGRP PADA TOPOLOGI HYBRID (STAR DAN MESH) DI CISCO PACKET TRACER
This research discusses the simulation and comparison of OSPF and EIGRP performance on hybrid topology (star and mesh) in Cisco Packet Tracer. The main objective of this research is to compare delivery time and routing efficiency on the performance of OSPF and EIGRP routing protocols on hybrid network topologies (star and mesh) using Cisco Packet Tracer. The research was conducted by dividing the IP address on each network and simulating data transmission with sizes of 400 bits, 800 bits, and 1200 bits. The results of this study show the comparison of the difference in delivery time between OSPF and EIGRP protocols is 0.0026 seconds with a packet size of 400 bits, 0.003 seconds with a packet size of 800 bits and 0.00317 seconds with a packet size of 1200 bits with EIGRP is superior to OSPF with a ratio of 3:0. With these results, EIGRP performance is slightly better than OSPF performance in terms of delivery time
ANALISIS PENGARUH PEWARNA, TEMPERATUR DAN KEJERNIHAN AIR TERHADAP NILAI KEKUATAN WARNA KAIN ZIBDA PADA MESIN JET DYEING MINI HISAKA DI PT.XYZ
Kualitas warna menjadi salah satu indikator utama dalam industri tekstil, terutama pada produk kain yang ditujukan untuk pasar ekspor dengan spesifikasi ketat seperti kain zibda. Dalam rangka memastikan konsistensi warna yang sesuai standar pelanggan, diperlukan pemahaman mendalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi hasil pewarnaan. Pengujian dilakukan dalam skala laboratorium sebelum diterapkan dalam proses produksi massal guna mengetahui sejauh mana ketiga faktor jenis dan konsentrasi zat pewarna, temperatur proses pencelupan, serta kejernihan air berperan dalam menentukan kekuatan warna kain zibda di PT. XYZ.Untuk mendukung tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimental dengan rancangan faktorial 2³, di mana setiap variabel dikontrol secara sistematis. Sampel kain zibda diberi perlakuan berdasarkan kombinasi parameter yang telah ditentukan. Nilai kekuatan warna diukur menggunakan Computer Color Matching (CCM) untuk memperoleh data kuantitatif berupa nilai absorbansi dan intensitas warna, dengan standar dari pelanggan sebagai acuan penilaian.Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menentukan parameter optimal dari ketiga variabel yang diteliti, guna memperoleh warna yang konsisten dan sesuai spesifikasi. Selain itu, temuan ini juga diharapkan memberikan rekomendasi teknis bagi PT. XYZ dalam meningkatkan efisiensi proses pencelupan serta meminimalkan potensi cacat warna akibat variasi kualitas bahan baku dan kondisi lingkungan.Kata Kunci: Kekuatan Warna, Kain Zibda, Proses Dyeing, CCM, Determinasi Parameter
ANALISIS PENGGUNAAN LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) MENGGUNAKAN DELONE & MCLEAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SEHATI INDONESIA
Learning Management System (LMS) is a learning method based on E-learning. The purpose of this study is to analyze the relationship between several factors that support the utilization, impact, and development of LMS usage. Data collection using sampling techniques on students of the Faculty of Engineering, Sehati Indonesia University. The method used in this study used a quantitative study with the Delone & McLean model consisting of 6 variables that are compared, namely system quality, information quality, service quality, use, user satisfaction and net benefit. Research analysis using SEM-PLS. The results of the study indicate that there is a strong and positive relationship between the System Quality (SQ) and Service Quality (SeQ) variables that have a positive effect on customer satisfaction or User Satisfaction (SAT), but also in the use of this LMS has several challenges with the low influence of system use on satisfaction and benefits, indicating the need for efforts to improve literacy and digital skills among students and lecturers. The implications of this study suggest the need for technical support and more optimal and intensive trainin
ANALISIS KELAYAKAN BISNIS DENGAN PENDEKATAN EKONOMI TEKNIK USAHA ANGKRINGAN (STUDI KASUS ANGKRINGAN 86 FORUM KOMUNIKASI PEMUDA PANGKAT , TANGERANG, BANTEN)
Usaha kuliner merujuk pada bisnis yang bergerak dalam bidang penyediaan makanan dan minuman.Analisis usaha angkringan dengan pendekatan ekonomi teknik sangat diperlukan untuk memastikan kelayakan dan profitabilitas jangka panjang bisnis ini di tengah persaingan dan perubahan pasar yang dinamis.Metode Penelitian kuantitatif deskriptif Menurut analisis yang dilakukan, bisnis Angkringan 86 memiliki modal awal sebesar Rp 6.446.000, nilai sisa sebesar Rp 4.050.000 pada akhir tahun kelima, dan suku bunga yang digunakan sebesar 3%, nilai kelayakan metode NPW adalah Rp 5.620.625, Rp1.124.125, dan Rp 12.066.625, masing-masing. Periode pembayaran kembali 0 tahun 0 bulan 17 hari, ROR 103%, rasio B/C 20,87, dan BEP 50/unit/produk. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa proyek "Angkringan 86" adalah bisnis yang layak untuk dilakukan.
Kata kunci : Analisis, Ekonomi Teknik, Bisni