Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri: e-Journal
Not a member yet
1098 research outputs found
Sort by
Kreativitas Guru dalam Pembelajaran Jarak Jauh di Masa Pandemi Covid-19
Pandemi Covid yang tak kunjung usai membuat semua sektor menjadi lumpuh, termasuk di sektor pendidikan, banyak orang dalam keterbatasan, termasuk anak. Seharusnya diberikan pendidikan dengan maksimal di sekolah. Untuk mengurangi fenomena yang ada yaitu Covid-19, Diberlakukan Surat Edaran nomor 4, yang berisi tentang pelaksanan pembelajaran dari rumah. Dengan adanya pembatasan, maka diberlakukan pembelajaran jarak jauh, aktivitas belajar dilakukan di rumah, untuk itu guru perlu membuat suatu rancangan, guna memberikan pembelajaran jarak jauh menjadi menarik memerlukan kreativitas. Untuk itu penulis tertarik melakukan penelitian ini. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan bersifat library research atau studi pustaka. Untuk memaparkan kreativitas para pendidik dalam penerapan pembelajaran jarak jauh, Caranya dengan membaca, mencatat, menggambar sesuai dengan pokok bahasan. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa pelaksanaan pembelajaran jarak jauh ada keterhubungan dengan pandemic Covid-19, untuk itu Pendidik memberikan edukasi mengenai Covid-19, yakni dengan bahaya serta cara pencegahannya dengan menggunakan hand sanitizer, masker, serta peralatan protocol yang lain. Wali murid mendampingi siswa dan mengerjakan tugas, mengambil foto dan video anaknya ketika melaksanakan aktivitas belajar. Sebagai bentuk laporan
Problematika Dakwah Komunitas Kegiatan Cakap Membawa Berkah “Kecambah” dalam Memberdayakan Pesantren di Kabupaten Mojokerto
Pesantren merupakan lembaga pendidikan berbasis keagamaan Islam yang telah ada sejak masa Kolonial. Namun seiring perkembangan zaman, posisi pesantren dianggap masyarakat bukan menjadi prioritas utama dalam pendidikan, berbeda dengan pendidikan formal seperti sekolah. Padahal pada dasarnya pesantren merupakan bagian dari penggerak perubahan sosial di masyarakat. Dalam penyelenggaraannya, pesantren tidak lepas dari yang namanya permasalahan terutama pada pesantren di wilayah kabupaten Mojokerto. Untuk mengatasi permasalahan tersebut muncul komunitas dakwah yang disebut KECAMBAH atau Kegiatan Cakap Membawa Berkah dengan tujuan memberdayakan pesantren di kabupaten Mojokerto. Metode penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil data menunjukkan bahwa problem yang dihadapi pesantren di kabupaten Mojokerto adalah dari perspektif ekonomi, mitra dakwah, persepsi masyarakat terhadap kiai “bermodal”, pesantren sebagai alternatif sementara, serta sarana dan prasarana yang masih kurang memadai. Mengetahui situasi ini menunjukkan bahwa masih diperlukan adanya kesadaran masyarakat akan kesejahteraan dan perhatian bagi pesantren
Pengembangan Sikap Moderasi Beragama Mahasiswa melalui Mata Kuliah Praktik Ibadah Kemasyarakatan di UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
Religious moderation is a moderate attitude of understanding and practicing worship in a balanced and not excessive religion. This study aims to describe the implementation of community worship practices and attitude of religious moderation for students of UIN Fatmawati Bengkulu. The research method used descriptive qualitative with determined the research subjects using a purposive sampling technique: students and educators. Data was collected through in-depth interviews and observations. The data validity test in this study is the triangulation of data sources. The study results showed two findings. First, the implementation of community worship practices takes place by focusing on oneself and the surrounding environment, understanding the theory, then practicing lectures slowly, and inviting the community to achieve a strong community of religious understanding and practice. Second, the attitude of religious moderation takes place by internalizing religious values that are neither extreme right nor extreme left, which are carried out in the subject of community worship practices, namely equivalence and fairness
Peranan Badan Wakaf Indonesia Dalam Menangani Sengketa Wakaf Di Indonesia
Wakaf merupakan satu sistem Islam yang erat kaitannya dengan kesejahteraan umat dan melembaga sejak lama. Wakaf di masyarakat tidak hanya dalam pelaksanaan wakaf, tetapi juga mengelola tanah wakaf agar sesuai dengan prinsip Syariah. Wakaf adalah kegiatan muamalah dengan aspek spiritual, sosial dan ekonomi. Salah satu tujuan dibentuknya Badan Wakaf Indonesia (BWI) adalah untuk memajukan dan mengembangkan Wakaf nasional, dan Badan Wakaf Indonesia berperan aktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan pustaka dengan mengumpulkan data dari buku, artikel, atau jurnal. Hasil penelitian adalah peran Badan Wakaf Indonesia (BWI) dapat menyelesaikan sengketa Wakaf dengan baik dan mengamankan aset Wakaf selain menjadi Nadzir, untuk dapat berperan sebagai pembina Nadzir. BWI dapat mengelola dan berkembang secara produktif sehingga menghasilkan wakaf yang dapat mensejahterahkan umat. Dalam penyelesaiannya sengketa wakaf dapat juga menggunakan musyawarah dan bisa dibantu oleh pihak ketiga seperti pengadilan agama
Pengaruh Adversity Qoutient Terhadap Prestasi Akademik Santri Di Institut Agama Islam Tribakti Lirboyo Kediri
This study aimed to determine the effect of the Adversity Quotient on Academic Achievement of Students Domiciled in Pondok Pesantren Haji Ya'qub. The method used in this research is quantitative using a purposive sampling technique; the sample used is 69 respondents. The results show the Adversity Quotient's significant influence on students' academic achievement in Pondok Pesantren Haji Ya'qub
Reconciliation of Ulama and Umara in Socio-Political Conflict through Sufistic Approach
Ulama have a role as cultural and moral figures to protect and foster people in social life. Umara is a political elite tasked with carrying out state political policies and maintaining state ideology. In the socio-political context, the ulama and umara synergize with each other to realize the unity and harmony of the people in religion and the state. In reality, some Islamic organizations led by ulamas create a commotion in the country and are very opposed to the umara policy, causing divisions among community groups. Based on the problems above, the study's results show that (1) the involvement of ulama and umara in the political stage is not new. That strong support from the Shari'a is exemplified by the Prophet Muhammad and Khulafa Ar-Rashidin. (2) Ulama and umara should create an ideal society, namely a society that is independent and runs on the correct principles. (3) Social Sufism offers a solution to overcome conflicts between ulama and umara amid society
Manajemen Pengembangan Bakat dan Minat Peserta Didik di Madrasah Aliyah Negeri 1 Tidore
The research aims to elaborate on the management of talent and interest development in students at Islamic High School (Madrasah Aliyah Negeri, MAN) 1 Tidore and identify the supporting and inhibiting factors in the management of developing interests and talents in students at MAN 1 Tidore. The results showed that talent and interest development management was managed by the deputy head of student affairs, extracurricular coaches, student organization coaches, and students council (OSIS). Management stages include planning, implementation, and evaluation stages. This research contributes to the management studies on developing students' talents and interests in Islamic schools integrated into the school system and elaborates on the supporting and inhibiting factors. The supporting factors for the implementation of the management of the development of student's talents and interests include the solid cooperation and performance of all madrasah parties, the effective and efficient use of funds through BOS funds, adequate facilities and infrastructure, and the figure factor of the principal of MAN 1 Tidore. The inhibiting factors include spreading Covid-19 and natural/weather factors, irregular (routine) extracurricular activities, and the absence of counselor teachers
Analisis Hukum Islam Tentang Keabsahan Perceraian Dalam Peraturan Perundang-undangan Di Indonesia
Prinsip peraturan perundang-undangan di Indonesia adalah mempersukar terjadinya perceraian. Perceraian adalah pintu darurat dan pelaksanaannya harus berdasarkan alasan yang logis. Faktanya perceraian semakin meningkat setiap tahun, di samping itu, masyarakat masih banyak yang enggan mendaftarkan perceraian di pengadilan agama dan justru melakukan praktek perceraian di bawah tangan, faktor yang melatarbelakangi adalah agama, lokasi pengadilan yang jauh, prosedur pengadilan yang Panjang, ekonomi menengah ke bawah serta informasi yang tidak sampai kepada seluruh lapisan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menyebutkan data-data primer berupa peraturan perundang-undangan dengan kajian al-maṣlaḥah dalam hukum Islam. Berdasarkan hasil penelitian, perceraian hanya dianggap sah apabila dilaksanakan sesuai prosedur pengadilan. Aturan keabsahan perceraian tidak bertentangan dengan prinsip hukum Islam. Aturan keabsahan perceraian memiliki kesesuaian dengan prinsip hukum Islam dalam ranah al-maṣlaḥah yang terkandung dalam aturan tersebut. Aturan tersebut semata-mata hanya untuk mempertahankan perlindungan hukum untuk masyarakat Indonesia. Pelaksanaan aturan hukum tentang keabsahan perceraian menempati tingkatan al-maṣlaḥah aḍ-ḍarûriyyâh, apabila aturan tersebut tidak dilaksanakan oleh masyarakat, maka lima unsur dasar manusia pada diri setiap masyarakat akan terancam eksistensiny
Transaksi Jual Beli Amanah dan Mu’tadah Dalam Fiqh Muamalah Maliyyah dan Hukum Islam
Jual-beli merupakan salah satu terminologi ilmu fiqh yang ketentuanya terdapat dalam al-Qur’an dan al-Hadits, dari sudut pandang historis merupakan kelanjutan dari syariat sebelum ajaran Islam diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. Karakteristik jual beli amanah dan mu’tadah adalah bahwa penjual harus memberi tahu pembeli bahwa mengenai harga pembelian produk dan menyatakan jumlah keuntungan yang di tambahkan pada biaya tersebut. Sistem jual-beli amanah & mu’tadah dalam prakteknya di pasar apakah sesuai dengan konsep fiqih muamalah dan tinjauan hukum Islam. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan metode dokumentasi dan studi kepustakaan. Adapun teknik analisis data yaitu trianggulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa. 1) bentuk perjanjian dalam transaksi jual-beli amanah dan mu’tadah, dimana dalam sistem perjanjian tersebut pembeli dan penjual harus saling terbuka mengenai harga modal barang tersebut dan di tambah margin keuntungan bentuk permodalan berupa barang yang di pesan oleh pembeli dan di produksi oleh penjual. 2) Tinjauan hukum Islam terhadap sistem traksaksi jual-beli amanah dan mu’tadah pada pedagang di bolehkan dalam syar’, karena mengikuti pada sistem akad jual-beli yang dikenal dalam hukum Islam, yaitu sistem jual beli amanah dan mu’tadah dalam penerapanya berdasarkan kesepakatan, sehingga dapat tertanam rasa saling menghargai satu sama lain, saling percaya, saling membantu dan saling rela an taradhin satu sama lain tanpa ada yang merasa dirugikan diantara kedua pihak yang bertransaki jual-beli amanah & mu’tadah
Persepsi Masyarakat Terhadap Produk perbankan Syariah di Bandar Lor Kota Kediri
Persepsi masyarakat merupakan suatu potensi dimana persepsi orang yang mencari dan mendalami berbagai macam ilmu, baik umum ataupun agama dalam kehidupan bermasyarakat itu sangat penting, seperti halnya persepsi/pengetahuan tentang sesuatu yang berhubungan dengan perbankan syariah. Bank syariah yang memiliki produk-produk syariah tersendiri. Persepsi masyarakat akan mempengaruhi lebih mendalamnya pengetahuan mengenai pengertian bank syariah itu sendiri dain produk-produk perbankan syariah dan minat menabung dibank syariah. Dari uraian di atas, dapat dirumuskan masalah penelitian bagaimana persepsi masyarakat terhadap produk-produk perbankan syariah di Bandarlor kota Kediri dan bagaimana faktor yang mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap produk-produk perbankan syariah di Bandarlor Kota Kediri. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan jumlah enam informan. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Bandarlor kota Kediri, pengumpulan data menggunakan wawancara, obsevasi dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan model Milles and Humbles (interactive model) yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian, yaitu Persepsi masyarakat terhadap produk perbankan syariah di Bandarlor Kota Kediri masih sangat kurang. Mayoritas masyarakat belum mengetahui tentang produk-produk perbankan syariah dan sisitem akad-akad yang ada di bank syariah. Masyarakat beranggapan karena dari pihak Bank Syariah itu sendiri kurang bersosialisasi kepada masyarakat terutama pada masyarakat kelurahan Bandarlor. Faktor yang mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap produk perbankan syariah adalah faktor pengetahuan, sikap, minat dan kebutuhan