Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri: e-Journal
Not a member yet
1098 research outputs found
Sort by
Religious Harmony in the Era of Globalization: Social Interaction of Muslim and Christian Religions in Pelang Village, Lamongan
Religious harmony is a coveted hope in building a nation and state community in an effort to achieve a safe, peaceful, and prosperous life. The interaction of people who have different beliefs is not a trivial matter to be addressed. However, collective awareness is needed to understand the importance of harmony in building community life with various religions. This study takes the theme of the role of local culture in preserving harmony, as well as the impact of globalization on inter-religious relations in Pelang Lamongan Village. The purpose of this research is to understand the role of local culture in preserving religious harmony, and to know the impact of globalization on inter-religious relations in the Pelang Lamongan village community. As for the analysis knife, this research uses the Trilogy theory of religious harmony, Mukti Ali, with the model of internal harmony between religious communities, inter-religious communities, and religious communities with the government. Research using a qualitative approach seeks to examine more deeply the pattern of inter-religious harmony in the village of Pelang Lamongan. With the findings, that culture is one of the efforts to build religious harmony such as local traditions, namely earth alms and life cycle rites, they become routines that they do continuously and continuously. This directly or indirectly has the consequence that it can foster and strengthen inter-religious harmony. An inclusive religious attitude also underlies the tolerant attitude of the Pelang village community, this attitude is manifested in the practice of gotong royong in carrying out socio-religious activities involving Muslims (NU, Muhammadiyah) and Christians. In addition, globalization can be used as capital in strengthening the intensity of social interaction among the people of Pelang Lamongan village
Emotional Regulation Ability in Early Childhood: Role of Coparenting and Mindful Parenting
Most of the demands and tasks necessary during the development of early childhood center around children’s emotional regulation ability. At this time, parents have an important role in socializing the emotional development to children during parenting practices. This study aimed to determine the role of mindful parenting and coparenting competence simultaneously towards emotional regulation ability in early childhood. 370 parents of children in early childhood participated in this study (173 fathers and 197 mothers) chosen using a purposive sampling method. Parents completed the emotional regulation skill questionnaire, Bangor mindful parenting scale, and coparenting competence scale. The results of multiple linear regression analysis indicated that mindful parenting and coparenting competence have a significant role in predicting children’s emotional regulation competence simultaneously (R2 = 0.121, F (2.369) = 23.01, p < .001). This indicates that improving children’s emotional regulation ability in early childhood is related to the children’s internal factors and the ability of parents to carry out parenting practices and form a good family emotional climate
Development of Quizizz Media for Online Learning for Class IV English Subjects at Madrasah Ibtidaiyah
This study aims to determine the feasibility of the media based on the responses of material experts and media experts, as well as to determine student responses to the use of Quizizz media in online learning of English subjects at MI Darul Huda Deyeng. The research method used is a type of Research and Development (R&D) by adapting the Dick and Carrey development model. The test subjects in this study were fourth grade students of MI Darul Huda Deyeng. The data collection instrument used is a questionnaire (questionnaire). The technique used in data collection is a questionnaire with a Likert scale. Analysis of the data used is descriptive analysis. From the results of the research conducted, it shows that the Quizizz media in online learning of class IV English subjects at MI Darul Huda Deyeng which has been developed based on the assessment responses from material experts has obtained a feasibility percentage of 80% and is included in the appropriate category, based on the assessment responses by media experts, it is obtained The percentage of eligibility is 82.66% which is included in the very feasible category, while student responses to the Quizizz media developed get a percentage of 82.82% included in the very feasible category.
[Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media berdasarkan tanggapan penilaian ahli materi dan ahli media, serta untuk mengetahui respon siswa terhadap penggunaan media Quizizz dalam pembelajaran daring mata pelajaran Bahasa Inggris di MI Darul Huda Deyeng. Metode penelitian yang digunakan merupakan jenis Research and Devlopment (R&D) dengan mengadaptasi model pengembangan Dick and Carrey. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV MI Darul Huda Deyeng. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu angket (kuisoner). Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu angket dengan skala Likert. Analisa data yang digunakan yaitu analisis deskriptif. Dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa media Quizizz dalam pembelajaran daring mata pelajaran Bahasa inggris kelas IV di MI Darul Huda Deyeng yang telah dikembangkan berdasarkan tanggapan penilaian dari ahli materi memperoleh presantase kelayakan 80% dan termasuk dalam kategori layak, berdasarkan tanggapan penilaian oleh ahli media mendapat presentase kelayakan 82,66% yang termasuk dalam kategori sangat layak, sedangkan respon siswa terhadap media Quizizz yang dikembangkan memperoleh presentase 82,82% termasuk dalam kategori sangat layak
Pandemi Covid 19 dan Investasi; Dampak Pandemi Covid19 Terhadap Harga Saham Syariah di Indonesia
Pandemi Covid19 telah mengakibatkan beberapa dampak langsung di Indonesia yang menyebabkan penurunan perusahaan di semua sektor, terutama di pasar modal sejak Maret 2020. Dampak utama dari Covid19 adalah penurunan nilai ICI di semua sektor industri. Akan tetapi masih ada sektor yang masih bertahan di masa pandemi, yakni sektor barang konsumsi. Salah satu sektor barang konsumsi dengan kinerja terbaik adalah sektor farmasi (PYFA dan KAEF). Penelitian ini mempunyai tujuan agar dapat menganalisis saham syariah, yang menjadi fokus Perusahaan PYFA dan KAEF selama masa pandemi, apakah kedua saham tersebut dapat bertahan atau tidak dengan menggunakan berbagai pendekatan seperti ekonomi global, dampak kebijakan luar negeri dan dalam negeri, dengan pembatasan aktivitas apapun di Maret 2020 sampai Desember 2021. Metode yang digunakan adalah kualitatif, karena data dikumpulkan oleh Bursa Efek Indonesia dan Yahoo Finance.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa saham PYFA dan KAEF dapat bertahan dan meningkatkan harga saham secara signifikan selama masa pandemi Covid19. Mereka mempengaruhi harga saham perusahaan Islam PYFA dan KAEF
Meningkatkan Kualitas Pendidikan Anak Usia Dini melalui Pembelajaran Kontekstual dengan Pendekatan Merdeka Belajar
Kualitas pendidikan di Indonesia masih perlu ditingkatkan, salah satunya pada lembaga pendidikan anak usia dini. Adanya problematika yang terjadi pada pendidikan di Indonesia yaitu dalam pelaksanaan proses pembelajaran yang hanya berorientasi pada guru yang menyebabkan anak kurang mandiri dalam menyelesaikan suatu permasalahan dan anak menjadi kurang kreatif. Kemudian guru yang menyampaikan pembelajaran hanya dengan teori tanpa adanya media pembelajaran sehingga anak kurang memahami makna dari apa yang disampaikan. Penulis menggunakan metode penelitian studi literatur, dan mengambil data dari buku, artikel, internet, dan sumber informasi lain yang relevan. Hasil dari kajian literatur mengenai peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini melalui pembelajaran kontekstual dengan pendekatan MERDEKA BELAJAR yaitu diharapkan dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Inti dari pembelajaran kontekstual dengan pendekatan merdeka belajar yaitu pembelajaran yang menghubungkan antara teori dengan kehidupan nyata sehingga memberikan pembelajaran lebih konkrit dan bermakna, dan juga memberikan kebebasan kepada anak untuk mencari dan memecahkan suatu permasalahan dalam proses pembelajaran baik secara kelompok maupun individu sehingga dapat meningkatkan kemandirian dan kreativitas anak
Disrupsi Implementasi Pembelajaran Tematik Pada Masa Pandemi Covid-19; Studi Kasus Di MIN 2 Kota Kediri
At this time, the term disruption emerged, which is a technological development that has penetrated all fields, including education. Coupled with the conditions during the pandemic that did not allow for intense face-to-face meetings. So it requires using technology in learning. So, what if the application of technology in learning is applied at Madarasah Ibtidaiyah. This research is classified as descriptive qualitative research with case study method. The results showed that the impact of disruption to thematic learning during the pandemic resulted in the disruption of thematic learning in MIN 2 Kediri City. Implementation of thematic learning that has not been massive and evenly distributed in each class in using online learning applications. This happened because student teachers and student guardians were not ready to face the wave of disruption that occurred during the COVID-19 pandemic. Then, the MIN 2 Kediri Strategy in dealing with disruptions that occur in the implementation of Thematic learning is carried out by instilling understanding in teachers for self-disruption (self-disruption) and choosing to reshape, namely improving learning that has been carried out, and making the best use of time when there are meetings. face to face with students. Then learning is combined using digital media to support student understanding.
[Pada saat ini muncul istilah disrupi, yakni sebuah perkembangan teknologi yang merambah kesemua bidang tak terkecuali pendidikan. Ditambah dengan kondisi saat pandemi yang tidak memungkinkan untuk intens tatap muka. Maka mengharuskan menggunakan teknologi dalam pembelajaran. Penelitian ini mendeskripsikan dampak disrupsi terhadap pembelajaran Tematik dan strategi yang digunakan dalam menghadapi disrupsi yang terjadi pada pembelajaran Tematik di MIN 2 Kota Kediri. Penelitian ini tergolong penelitian kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Perolehan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan dampak disrupsi terhadap pembelajaran tematik dalam masa pandemi mengakibatkan terdisrupsinya pembelajaran tematik di MIN 2 Kota Kediri. Pelaksanaan pembelajaran tematik yang belum secara masif dan merata disetiap kelasnya dalam menggunakan aplikasi pembelajaran online. Hal ini Terjadi lantaran guru peserta didik dan wali murid belum siap dalam menghadapi gelombang disrupsi yang terjadi pada saat pandemi covid-19. Kemudian, Strategi MIN 2 Kota Kediri dalam menghadapi disrupsi yang terjadi pada pelaksanaan pembelajaran Tematik dilakukan dengan cara menanamkan pemahaman kepada guru untuk self disruption (disrupsi diri) dan memilih melakukan reshape yakni memperbaiki pembelajaran sudah dilaksanakan, dan memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya ketika ada pertemuan tatap muka dengan peserta didik. Kemudian pembelajaran dikombinasikan menggunakan media digital untuk menunjang pemahaman peserta didik
Pengembangan Permainan Berbasis Macromedia Flash dalam Menangkal Radikalisme pada Anak
Globalization has an impact on tools, communication, information, and jobs that are different and more sophisticated than before especially technology. The impact of technology on children is its use for things that apply over time, such as playing online games. Actually game also has a positive impact such as training in problem solving and also refreshes the mind from various activities carried out in addition to counteracting radicalism. This study describes the process and results of developing a game based on macromedia flash in countering radicalism in children. This research method uses the ADDIE model which consists of analysis, design, development, implementation, and evaluation. Data was collected using validity sheets, practicality sheets and questionnaires. Meanwhile, the data analysis used in this study refers to three aspects, namely validity, practicability, and effectiveness. The resulting product is a game based on macromedia flash with valid, practical, and effective criteria. The learning media is valid with a value of 4.5 which has a valid assessment, practical with a value of 4.33 which has practicality, and is effective in terms of children's responses related to religious tolerance with a value of 89.20% which has very positive criteria.
[Globalisasi berdampak terhadap alat bantu, komunikasi, informasi, dan pekerjaan yang berbeda serta lebih canggih dari zaman sebelumnya khususnya teknologi. Dampak teknologi bagi anak yakni pemanfaatan untuk hal-hal yang justru menyita waktu seperti misalnya bermain game online. Namun sejatinya permainan juga memberikan dampak positif seperti pelatihan dalam pemecahan masalah dan juga penyegar pikiran dari berbagai macam aktivitas yang dilakukan selain juga untuk menangkal radikalisme. Penelitian ini mendeskripsikan proses dan hasil pengembangan permainan berbasis macromedia flash dalam menangkal radikalisme pada anak. Metode penelitian ini menggunakan model ADDIE yang terdiri analyze, desain, development, implementation, dan evaluation. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar kevalidan, lembar kepraktisan dan angket. Sementara analisis data yang digunakan dalam penelitian ini mengacu kepada tiga hal aspek yakni validitas, praktikabilitas, dan efektifitas. Produk yang dihasilkan yakni permainan berbasis macromedia flash dengan kriteria valid, praktis, dan efektif. Media pembelajaran dikatakan valid dengan nilai sebesar 4,5 yang memiliki penilaian valid, praktis dengan nilai sebesar 4,33 yang memiliki penilaian praktis, dan efektif dilihat dari respon anak terkait toleransi beragama dengan nilai sebesar 89,20% yang memiliki kriteria sangat positif
Kafa’ah Sebagai Barometer Pernikahan Menurut Madzhab Syafii
Islam menetapkan kafaah sebagai salah satu barometer pernikahan yang ditentukan sebagai syarat lazim dalam pernikahan. Dalam artian, suatu pernikahan yang dilangsungkan oleh pasangan yang tidak memenuhi kriteria kafaah, maka pernikahan dihukumi sah. Problematika muncul ketika hak untuk mengajukan tuntutan pembatalan pernikahan dapat dilakukan oleh pihak wali apabila muncul ketidaksetujuan karena adanya pernikahan yang tidak kafaah. Penetapan ini oleh Imam Syafii diorientasikan demi terciptanya kemaslahatan bersama yaitu menghindari munculnya kecacatan sekaligus menghindari adanya perpecahan dalam keluarga. Penelitian ini merupakan library research, yang bertujuan untuk menguraikan tentang urgensi kafaah sebagai barometer pernikahan dalam pandangan Imam Syafii dan menjelaskan tentang bagaimana persetujuan wali serta calon mempelai perempuan terhadap kriteria kafaah sebagai keabsahan pernikahan di mata hukum. Dari pemaparan tersebut dapat disimpulkan bahwa kafaah memang menjadi unsur penting sebelum dilakukanya sebuah pernikahan akan tetapi semua unsur kafaah tersebut tidak berlaku ketika calon suami dan calon istri saling ridha
Pendekatan N-Ach Terhadap Resiliensi Keluarga Di Masa Pandemi Covid-19
Pandemi COVID-19 yang mewabah di penjuru dunia termasuk Indonesia terus menyisakan dampaknya di berbagai sektor kehidupan, utamanya keluarga. Ketahanan keluarga turut diuji baik dari unsur dalam dan luar. Tidak sedikit kajian ilmiah dan penelitian digiatkan guna mengurai sekaligus memberikan solusi terhadap masalah ketahanan keluarga di Indonesia. Tulisan berikut juga turut melengkapi penelitian sebelumnya yang focus terhadap pembangunan ketahanan keluarga di masa pandemi COVID-19 dengan pendekatan Need for Achievement (N-Ach), satu teori motivasi yang diintroduksi oleh David McClelland. Dengan kajian jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif-analitik, diharapkan masyarakat terbantu dan memiliki bekal tambahan dalam menjaga ketahanan keluarga di masa pandemi. Hasil penelitian ini berkesimpulan bahwa terdapat beberapa unsur yang harus ditingkatkan dalam kehidupan keluarga seperti ketahanan psikologis, ketahanan ekonomi, ketahanan social dan yang tidak kalah penting menjaga ketahanan spiritual. Kemudian, dalam menjalankan unsur-unsur tersebut perlu ditopang oleh prinsip-prinsip hukum keluarga dan teori motivasi supaya peran masing-masing anggota keluarga mampu dioptimalkan sehingga resiliensi atau ketahanan keluarga dalam kondisi apapun selalu terjaga
Hubungan Persepsi Metode Fami bisyauqin terhadap Kecerdasan Emosional Hafiz di Pondok Pesantren Putri Al-Baqoroh Lirboyo
The learning technique for remembering the Qur'an is exceptionally pivotal and is one of the achievement factors in retaining the Qur'an. The low familiarity with people rehashing repetition remembrance and adding retention to the educator is the fundamental issue in Al-Qur'an foundations or Islamic live-in schools. This review intends to decide the connection between the impression of the fami bisyauqin technique on the capacity to appreciate individuals on a profound level of hafiz at the Al-Baqoroh Lirboyo Islamic Live-in School. This study utilizes a quantitative methodology that uses the Kendall tau equation examination. The area of this exploration is the Al-Baqoroh Lirboyo Islamic All-inclusive School. Information assortment methods The investigation utilized a survey with an example of 123 hafizes from 1382 of the number of inhabitants in understudies examined. The consequences of the review indicated that the degree of view of the fami bisyauqin technique on hafiz's capacity to understand individuals on a deeper level was undeniable. In any case, the worth on the speculation test between the ability to understand people on a deeper level and the apparent relationship of the fami bisyauqin technique brought about worth of 0.103 with a meaning of 0.054, and that truly intends that there is no connection between the view of the bisyauqin fami strategy and the emotional intelligence hafiz. This is because understudies follow the ustadzah strategy