Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulabo: Open Journal Systems
Not a member yet
1236 research outputs found
Sort by
Kewenangan dan Pengawasan Mahkamah Agung Atas Kode Etik Moral Hakim (Studi Kasus Pengadilan Negeri Meulaboh)
Pasal 24 ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menegaskan bahwa kekuasaan kehakiman adalah kekuasaan yang berdiri sendiri untuk menyelenggarakan peradilan dalam rangka menegakkan hukum dan keadilan. Namun, status independen bagi hakim sama sekali tidak berarti hakim memberikan keputusan sesuka hatinya. Maka penting sekali pengawasan terhadap hakim dalam mengawasi kode etik dan moral hakim. Hakim sangat erat kaitannya dengan hukum atau supremasi hukum. Hakim adalah alat peradilan yang dianggap memahami hukum, yang di pundaknya dilimpahkan kewajiban dan tanggung jawab agar tegaknya hukum dan keadilan, baik berdasarkan tertulis maupun tidak tertulis (sidang suatu perkara diajukan dengan dalih bahwa hakim hukumnya tidak jelas atau tidak jelas), dan tidak boleh ada sesuatu pun yang bertentangan dengan asas dan sendi-sendi keadilan yang berlandaskan Tuhan Yang Maha Esa. Jenis penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif atau hukum normatif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa kewenangan Mahkamah Agung dalam Pengawasan Kode Etik Hakim dilihat dari sistem pengawasan kode etik dan pedoman perilaku hakim yang terbagi menjadi dua bagian yaitu pengawasan internal dan eksternal. Pengawasan internal dilakukan oleh Mahkamah Agung, sedangkan pengawasan eksternal dilakukan oleh Komisi Yudisial. Cara hakim melaksanakan penerapan kode etik pada dasarnya menjalankan fungsi kode etik dan pedoman perilaku hakim
Peran Camat Simeulue Barat Dalam Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19
Vaksinasi merupakan salah satu uapaya pemerintah untuk mencegah penularan covid-19 pada setiap individu masyarakat. Dengan adanya vaksin dapat memberikan antibody yang kuat sehingga dapat mencegah penularan covid-19 tersebut. Namun banyak masyarakat yang tidak mau melakukan vaksin terutama di Kecamatan Simeulue Barat. Untuk itu diperlukan peran seorang Camat untuk mengajak masyarakat di daerah ini untuk mau melaksanakan vaksinasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran camat dalam melaksanakan vaksinasi covid-19 di Kecamatan Simeulue Barat Kabupaten Simeulue dan untuk mengetahui kendala yang dihadapi camat dalam pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Kecamatan Simeulue Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini meliputi tahap mereduksi data (data reduction), menyajikan data (data display), dan menarik kesimpulan (conclusion). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Camat Kecamatan Simeulue Barat dalam vaksinasi covid-19 melakukan beberapa peran yaitu bekerjasama dengan pihak kesehatan dan tim Satgas Covid-19 dalam melaksanakan vaksinasi, melakukan sosialisasi vaksinasi covid-19 kepada masyarakat hal-hal yang perlu dilakukan oleh masyarakat untuk menghindari dari virus corona serta memberikan informasi kepada masyarakat tentang manfaat vaksinasi dan memberikan himbauan kepada masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi covid-19. Kendala yang dihadapi Camat Simeulue Barat dalam melaksanakan vaksinasi disebabkan karena kurang percaya masyarakat terhadap vaksinasi Covid-19 yang diberikan oleh pemerintah, ketakutan masyarakat terhadap efek yang ditimbulkan setelah vaksinasi Covid-19 terhadap tubuh penerima vaksin covid-19 tersebut dan karena banyaka tersebar berita-berita Hoak dari media sosial dan juga media massa
PENERAPAN INDEX CARD MATCH DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AKIDAH AKHLAK MATERI ASMAUL HUSNA SISWA KELAS V MIS AL-MANSURIYAH KOTA SUBULUSSALAM
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak, khususnya materi Asmaul Husna di kelas V MIS Al-Mansuriyah Kota Subulussalam. Banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menghafal dan memahami makna 99 nama Allah (Asmaul Husna), yang menyebabkan hasil belajar mereka tidak memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan metode Index Card Match, sebuah metode pembelajaran yang melibatkan siswa dalam aktivitas mencocokkan kartu berisi pertanyaan dan jawaban terkait materi yang diajarkan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V MIS Al-Mansuriyah dengan jumlah 16 siswa. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi, dan angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa. Pada siklus I, persentase siswa yang mencapai nilai KKM adalah 62,5%, dan meningkat menjadi 93,75% pada siklus II. Penerapan metode Index Card Match terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, terutama karena metode ini melibatkan siswa secara aktif dan membuat pembelajaran lebih interaktif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode Index Card Match dapat meningkatkan pemahaman dan hafalan siswa terhadap Asmaul Husna
Analisis Sanksi Pidana dalam Hukum Islam Pendekatan Teoritis dan Pustaka
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sanksi pidana dalam hukum Islam melalui pendekatan teoritis dan kajian pustaka. Hukum pidana Islam, yang meliputi kategori hudud, qisas, dan ta’zir, didasarkan pada prinsip-prinsip keadilan, moralitas, dan keseimbangan sosial yang diatur oleh Al-Qur’an dan Hadis. Di tengah era modern, penerapan sanksi ini menghadapi tantangan signifikan terkait hak asasi manusia dan kesesuaian dengan norma hukum internasional. Kajian ini dilakukan melalui metode penelitian pustaka, dengan menganalisis literatur klasik dan kontemporer yang berhubungan dengan teori hukum Islam dan penerapannya di berbagai negara Muslim. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun hukum pidana Islam bertujuan menegakkan keadilan dan moralitas sosial, penerapannya di era modern sering kali memicu perdebatan, terutama mengenai sanksi hudud yang dianggap keras oleh standar hak asasi manusia internasional. Beberapa negara Muslim telah berupaya menyesuaikan sanksi-sanksi ini dengan konteks sosial dan politik kontemporer melalui reformasi hukum, sementara yang lain tetap mempertahankan interpretasi tradisional. Kesimpulannya, hukum pidana Islam menawarkan pendekatan yang unik terhadap penegakan hukum, tetapi tantangan adaptasi di era modern memerlukan keseimbangan antara mempertahankan prinsip syariah dan memenuhi tuntutan perubahan sosial global
CAPITAL AND MASTERY OF INFORMATION TECHNOLOGY
Capital and mastery of information technology is the power in mastering information technology. Mastery of information technology has a strong influence in shaping public opinions such as television and social media. This writing analyzes relevant content related to capitalists' mastery of information technology. Capitalism is the power and strength possessed by developed countries, such as America, Britain and so on. The subject of this paper is to analyze the influence of television, content and media dependence. This paper uses observation methods from various sources supported by several kinds of literature, books, articles and online journals. From the results of the analysis, it are found that the world's major countries have massively owned the mastery of information technology. World-class news, and information dissemination. Social media such as: Facebook, YouTube, WhatsApp, Facebook Messenger, Instagram and so on. World information, economic news, politics, culture, natural disasters, politics and wars, can be seen live throughout the country. Capital and the control of information technology in the process cannot be submitted to market mechanisms, so a harmonization process may occur, which means the strong party dominates the weak. The victims are developing countries that will continue to be consumers of capitalist influence.
 
ANALYSIS OF PROBLEMS AND SOLUTIONS FOR IMPLEMENTATION OF WAQF LAND CERTIFICATION
This study aims to analyze the problems and solutions for implementing waqf land certification in Southwest Aceh Regency. The qualitative approach was chosen with data collection methods in the form of interviews and documentation of several informants consisting of nazir, wakif, and related agencies. The results of the study found problems in the implementation of waqf land certification, including the lack of socialization of nazir and wakif, lack of public awareness of the importance of waqf land certification, the inappropriate nazir appointment process, lack of socialization and guidance to the community. PPAIW and the unavailability of a special budget for accelerating waqf land certification, and the absence of BWI in the Aceh Barat Daya district. Regarding the 6 (six) problems faced, the results of this study provide solutions, including cooperation between government agencies, socialization and guidance of Nadzir and Wakif, establishing crosssectoral collaboration with competence in the field of waqf for socialization, the special appointment nazir, socialization and coaching maximum for PPAIW and the provision of a special budget for the program to accelerate waqf land certification and subsequently establish a BWI in the Aceh Barat Daya district
ESTABLISHMENT OF DISASTER PREPAREDNESS THROUGH HIKAYAT SMONG ON SIMEULUE ISLAND
Western Indonesia is an area where the Indo-Australian Plate meets the Eurasian Plate, making it vulnerable to natural disasters such as earthquakes, volcanic eruptions, and tsunamis. Indonesian people who are rich in wisdom have effective local references in disaster mitigation management. These references need to be explored to strengthen the cultural basis for disaster preparedness and mitigation. Through ethnographic and psychology studies, this study examines aspects of mental formation of disaster preparedness in the people of Simeulue Island based on local wisdom contained in the Hikayat Smong. This study found that Hikayat Smong proved to be an effective disaster mitigation for the people of Simeulue during the 2004 Tsunami and 2005 Earthquake. Apart from providing disaster information through oral history, it also provides an ethical and aesthetic foundation in shaping the character and mentality of the community in dealing with disasters. It is proven that with a large population, the victims of the tsunami and earthquake on Simeulue Island were very few and the post-disaster recovery process was fast and effectiv
تأثير لغة الجايو في نطق الحروف العربية
هذ البحث يهدف إلى معرفة مدى تأثير لغة جايو في نطق الحروف العربية، تم إجراء هذا البحث على العديد من الطلبة في قسم اللغة العربية جامعة تاكنجون السنة الأولى والسنة الثانية وتلاميذ في فصل تعليم القرآن والدين خزانة العلم قرية كرامة مباكة مقاطعة ببيسن أتشية الوسطى. استخدم هذ البحث منهج وصفي، أما بالنسة لأدوات البحث باستخدام الإختبار الشفوي في قراءة الحروف الهجائية والكلمات والعبارات العربية وعدد من آية القرآن الكريم. أما نتائج البحث وجدت الباحثة أن هناك تأثير لغة جايو في نطق الحروف العربية، وهو أن الطلبة والتلاميذ يواجهون الصعوبات في نطق الحروف أو الكلمات المشتملة على أصوات لا نظير لها في أصوات لغاتهم وعلى تقليد الأصوات الجديدة لهم، وأحيانا يبدلوا بصوت أقرب إليه. وعلى صعيد أخرى هناك الطلبة لا يواجهون هذه الصعوبات لأنهم قد تعلمون القرآن والتجويد ومخارج الحروف منذ صغارهم ويقرؤون القرآن في ليالهم حتى صارت ألسنتهم تصاحب باللغة الهدف وهي اللغة العربيةThis study aimed to find out the extent of the influence of the Gayonese language on the pronunciation of Arabic letters. This study was conducted on several PBA (Arabic Education Department) students of IAIN Takengon level I and II as well as students of the Al-Qur’an learning class at the Khazanatul Ilmi study center in the Keramat Mufakat Village, Bebesen District, Aceh Tengah. This study was categorised as qualitative method. The research instrument was the oral test in reading Arabic letters, words, sentences and several verses of Al Quranul Karim. The results of the study revealed that there was an influence of Gayonese language on the pronunciation of Arabic letters. This is indicated by the presence of several hijaiyah letters which were read not in accordance with the makharijul letters and were replaced by pronunciation with closer sounds. In addition, there were also students who had no difficulty at all in pronouncing Arabic letters because they have studied the Quranul Karim, Tajwid, and Makharijul letters since they were very young, and they are used to reading the Quranul Karim all the time so that their tongue could adjust to Arabic.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh bahasa gayo terhadap pengucapan huruf- huruf Arab, penelitian ini dilakukan pada beberapa mahasiswa PBA IAIN Takengon tingkat I dan II juga pada murid kelas belajar Alquran pada balai pengajian Khazanatul Ilmi Kampung keramat mufakat Kecamatan Bebesen Aceh Tengah yang merupakan murid dari peneliti sendiri, penelitian ini mengambil metode kualitatif, Adapun instrumen penelitian menggunakan tes lisan dalam membaca huruf-huruf, kata, kalimat bahasa Arab dan beberapa Ayat Al Quranul Karim, hasil penelitian menerangkan bahwa adanya pengaruh Bahasa Gayo Terhadap pengucapan huruf arab, hal ini ditunjukkan dengan adanya beberapa huruf hijaiyah yang dibaca tidak sesuai dengan makharijul hurufnya dan di ganti pengucapan dengan bunyi yang lebih dekat. Disamping itu, ada juga peserta didik yang tidak mengalami kesulitan sama sekali dalam pengucapan huruf arab dikarenakan mereka sudah belajar Alquran, tajwid, dan makharijul huruf semenjak mereka masih kecil, dan mereka terbiasa membaca Al Quran setiap waktu sehingga lidah mereka bisa menyesuaikan diri dengan bahasa Arab
POTENSI SAHAM SYARIAH SEBAGAI ALTERNATIF PENGHIMPUN DANA ZAKAT DAN WAKAF
Di Indonesia implementasi dari pelaksanaan zakat dan wakaf saham masih terbilang baru. Meskipun demikian, aktivitas pada pasar modal syariah Indonesia yang mengalami peningkatan mengalamatkan bahwa zakat dan wakaf atas saham di Indonesia berpotensi sangat besar. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi peluang ekonomi pada zakat dan wakaf saham. Metode kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian library research penulis pilih dalam membantu penelitian ini. Penelitian mengungkapkan jika penerapan zakat dan wakaf pada saham hukumnya boleh (mubah). Optimalisasi pemanfaatan saham syariah ini akan sangat berpeluang dan besar potensinya bagi ekonomi jika dilakukan penghimpunan zakat dan wakaf pada saham syariah. Pada tahun 2022, PUSKAS BAZNAS menargetkan bahwa parameter zakat saham perusahaan mampu menyumbang potensional zakat sebesar Rp144 triliun. Dengan pendekatan asumsi, potensi wakaf sendiri diasumsikan jika 50% investor yang berwakaf sejumlah Rp100.000/bulan, sebesar Rp3,9 miliar/bulan akan dihasilkan dari wakaf saham.
 
Peran Zakat Dalam Pengentasan Kemiskinan Masyarakat di Aceh
Studi ini mendalami peran zakat sebagai instrumen kunci dalam pengentasan kemiskinan di masyarakat, khususnya dalam konteks Islam. Metode penelitian meliputi analisis literatur yang menggali informasi dari berbagai sumber terpercaya, termasuk buku, jurnal akademik, dan laporan riset. Penelitian ini membahas konsep zakat, prinsip-prinsipnya, dan relevansinya dengan pengentasan kemiskinan. Selain itu, penelitian ini menganalisis dampak positif zakat dalam mengurangi kesenjangan sosial dan memberdayakan masyarakat yang kurang mampu. Hasil analisis menunjukkan bahwa zakat memiliki peran penting dalam mengurangi kemiskinan dengan cara mengumpulkan dana dari individu yang lebih mampu untuk mendistribusikannya kepada mereka yang membutuhkan. Zakat memfasilitasi redistribusi kekayaan yang adil dan merata, memungkinkan akses yang lebih baik terhadap pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya bagi masyarakat yang kurang beruntung. Dalam konteks ekonomi, zakat juga memberikan dorongan bagi perkembangan usaha mikro dan kecil, membuka peluang ekonomi, dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Kesimpulannya, zakat memiliki peran vital dalam menciptakan masyarakat yang lebih adil dan berkelanjutan dengan mengurangi kemiskinan. Pengelolaan zakat yang baik dan transparan sangat penting untuk memaksimalkan potensi zakat dalam mencapai tujuan pengentasan kemiskinan di masyarakat khususnya di Aceh