Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulabo: Open Journal Systems
Not a member yet
    1236 research outputs found

    Hak Perempuan Menurut Al-Qur’an; Studi Komparatif Tafsir Al-Azhar dan Tafsir Al-Misbah

    Full text link
    Al-Qur’an dan hadis yang merupakan sumber utama dalam kajian islam, baik sebagai sumber hukum referensi bagi seluruh kajian keislamanan. Penelitian ini mengkaji tentang hak-hak dan kewajiban perempuan menurut Al-Qur’an melalui studi komparatif Tafsir Al-Azhar dan Tafsir Al-Misbah. Penelitian ini dilakukan dikarenakan masih banyaknya asumsi yang menganggap perempuan dalam rumah tangga sebagai makhluk terbelakang yang menjadikannya tidak layak berkecimpung dalam banyak hal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui penelitian kepustakaan (Library Research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat ayat al-Quran yang secara tegas menyatakan bahwa laki-laki dan perempuan mempunyai hak dan kewajiban yang setara. Adapun beberapa ayat al-Qur’an yang telah menjelaskan tentang hak perempuan dalam rumah tangga adalah hak mendapatkan mahar saat dinikahi dalam Q.S An-Nisa: 4, hak dinafkahi dalam Q.S at-Talaq: 23, berhak diperlakukan dengan adil dalam Q.S. an-Nisa:3, berhak atas warisan dalam Q.S. An-Nisa: 12, berhak diperlakukan dengan baik dalam Q.S. AnNisa: 19, serta hak untuk dilindungi Q.S. An-Nisa: 34. Dalam penafsiran terkait ayat-ayat tersebut tidak banyak perbedaan antara kedua mufassir dalam penafsiran terkait hak perempuan tersebut meskipun kedua kitab Tafsir tersebut mempunyai metode yang berbeda dalam penafsirannya. Perbedaannya hanya pada beberapa kata saja yang tidak mempengaruhi penafsiran tentang hak yang diberikan kepada perempuan

    Study on Internet of Things Based Marine Entrepreneurship Development to Increase Women Income

    Full text link
    The development of the marine sector processing industry continues to increase. Unfortunately, the increase is not evenly distributed at the MSME business level, especially since it is not yet fully able to adopt the technology. Currently, technology is like a bridge to generate income. The quality of dried Kemamah fish sold by women entrepreneurs on the coast is still not optimal and traditional. This study examines the readiness of women entrepreneurs in the marine sector to implement the IoT concept. The study was conducted by interviewing and collecting the necessary data and conducting a risk analysis based on the business model, making recommendations for IoT development to see the feasibility and quality of dried fish. This study was conducted using a descriptive analysis method with a qualitative approach. The study results show that the use of IoT affects women's income, where product quality, product selling value, efficiency, human resources, and the application of IoT-based technology can indirectly affect women entrepreneurs to increase income

    PENERAPAN TEKNOLOGI DIGITAL DALAM STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF DI PENDIDIKAN DASAR: TINJAUAN SISTEMATIS TERHADAP DAMPAK DAN EFEKTIVITAS

    Full text link
    This study aims to identify the effectiveness of digital technology integration in active learning strategies in primary schools and evaluate its impact on student engagement and achievement. In addition, it also explores the challenges teachers face in implementing digital technologies in the classroom. Through the analysis of several literatures and empirical studies, it was found that digital technologies such as video conferencing apps, online learning platforms and digital smartboards play a significant role in improving student interaction, engagement and learning outcomes. Although digital technology is capable of creating an interactive and flexible learning environment, challenges such as limited infrastructure and technology skills among teachers are still the main obstacles in its implementation. Therefore, this study suggests more equitable infrastructure support, continuous teacher training and education policies that ensure equitable access to technology across regions. Thus, technology-based active learning can be optimized to improve the quality of education in primary schools.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas integrasi teknologi digital dalam strategi pembelajaran aktif di sekolah dasar, serta mengevaluasi dampaknya terhadap keterlibatan dan prestasi siswa. Selain itu, penelitian ini juga mengeksplorasi tantangan yang dihadapi guru dalam menerapkan teknologi digital di kelas. Melalui analisis terhadap beberapa literatur dan studi empiris, ditemukan bahwa teknologi digital seperti aplikasi konferensi video, platform pembelajaran daring, dan smartboard digital berperan signifikan dalam meningkatkan interaksi, keterlibatan, dan hasil belajar siswa. Meskipun teknologi digital mampu menciptakan lingkungan pembelajaran yang interaktif dan fleksibel, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur dan keterampilan teknologi di kalangan guru masih menjadi penghambat utama dalam penerapannya. Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan adanya dukungan infrastruktur yang lebih merata, pelatihan guru yang berkelanjutan, serta kebijakan pendidikan yang memastikan akses yang adil terhadap teknologi di seluruh wilayah. Dengan demikian, pembelajaran aktif berbasis teknologi dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar

    Strengthening Elementary Students’ Character through Aceh Local Wisdom-Based Islamic Education: A Literature Study on Jak Beut

    Full text link
    Islamic Religious Education (PAI) in elementary schools has an important role in shaping children's character. However, the material, which is often textual, does not associate religious values with the local culture around the child. This study examines how the integration of local Acehnese wisdom through the traditional program "Jak Beut" can strengthen students' character education. Through a literature review of various sources, the research highlights the potential of "Jak Beut" as a vehicle for character learning that combines Islamic values and Acehnese culture contextually. This program has proven to be effective in instilling discipline, cooperation, respect, and religious values in the social context of Acehnese children. However, the sustainability and development of this learning model requires synergistic support between formal education and local traditions, as well as policies that favour cultural preservation. This research underlines the urgency of strengthening holistic character education with an integrative approach based on local wisdom to shape the religious and cultural personality of student

    REPRESENTASI NILAI-NILAI KEISLAMAN DALAM NASKAH HIKAYAT PRANG CUT ALI , HIKAYAT RANTO, DAN HIKAYAT TEUNGKU DIMEUKEK

    No full text
    Sebagai naskah lama, hikayat merupakan salah satu dari karya sastra yang sering menyelipkan berbagai nilai-nilai dalam kehidupan, salah satunya nilai keislaman. Selain itu, sebutan hikayat telah cukup mewarnai pengaruh Islam karena istilah tersebut baru dikenal sesudah masuknya Islam dan kebudayaannya. Oleh karena itu, peneliti melakukan penelitian berjudul Representasi Nilai-Nilai Keislaman dalam Naskah Hikayat Prang Cut Ali , Hikayat Ranto, dan Hikayat Teungku Dimeukek. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai keislaman apa saja yang terkandung dalam hikayat Prang Cut Ali, hikayat Ranto, dan hikayat Teungku Dimeukek serta untuk mengkaji bagaimana perbedaan penyajian isi dalam ketiga hikayat tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan kajian pustaka yang mana sumber data berupa naskah hikayat itu sendiri. Kemudian, teknik analisis data yang digunakan adalah analisis semiotika, yaitu menggunakan teori representasi Stuart Hall. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa ketiga hikayat mengandung nilai-nilai keislaman, baik nilai illahiyah maupun nilai insaniyah. Pada hikayat Prang Cut Ali mengandung nilai illahi yang meliputi: nilai keimanan dan nilai ubudiyah, dan nilai insaniyahnya meliputi nilai etika. Pada hikayat Ranto, nilai illahinya meliputi: nilai keimanan dan nilai ubudiyah, sedangkan nilah insaniyahnya meliputi: nilai sosial dan nilai estetika. Terakhir, pada hikayat Teungku Di Meukek, nilai illahi yang terkandung melaiputi nilai keimanan saja dam nilai insaniyahnya meliputi nilai sosial saja. Selain itu, dari hasil kajian ditemukan pula bahwa ketiga hikayat memiliki perbedaan. Perbedaan tersebut meliputi gaya penyampaian pembuka dan penutup, karakteristik dalam penyisipan nilai keislaman, dan perbedaan dalam membawakan sebuah cerita

    ANALISIS KRITIS PERUBAHAN PERAN MEDIA DALAM PERALIHAN DARI BELANJA OFFLINE KE ONLINE : Studi Pasar Tegal Gubug Cirebon

    No full text
    The development of digital media has changed people's consumption patterns from offline to online shopping, which is increasingly prevalent in the digital era. This article reviews the impact of this shift with a focus on the role of new media in shaping consumer preferences towards online shopping. This research uses a descriptive qualitative method that emphasizes on literature studies. New media provides easy access to information, product reviews, and competitive prices, which makes it easier for consumers to switch to e-commerce platforms. Another visible impact is the decline in foot traffic at physical stores, especially small and medium enterprises that find it difficult to compete in operational costs. This shift has also resulted in the loss of social interaction that generally occurs in physical markets, reducing the relationship between sellers and buyers. In addition, online shopping often encourages consumptive and impulsive behavior due to the ease of access. This study emphasizes the importance of technological adaptation for businesses to remain relevant in the rapidly evolving digital marketplace

    Peningkatan Ketahanan Pangan Melalui Hidroponik Wick Syistem Di Desa Blok 31 Kecamatan Gunung Meriah Sebagai Upaya Pencegahan Stunting

    No full text
    Stunting remains a critical health issue in Indonesia, particularly in regions with limited access to nutritious food. This research aims to strengthen food security through the implementation of Wick system hydroponic technology in Blok 31 Village, Gunung Meriah District, as a stunting prevention measure. The program was conducted over 30 days using participatory action research methods, involving collaboration between the KKN team, village officials, and local community members. The program implementation consisted of three phases: (1) socialization and problem identification, (2) training and hydroponic system construction, and (3) monitoring and evaluation. Results indicated that the Wick system hydroponic technology was successfully adopted by the community due to its ease of implementation and cost-effectiveness. This system enables independent production of vegetables and fruits in limited spaces, increasing household access to nutritious food. The program contributes to strengthening local food security and stunting prevention efforts through sustainable access to nutritious food supplies.Stunting masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia, terutama di daerah dengan keterbatasan akses pangan bergizi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan melalui implementasi teknologi hidroponik sistem Wick di Desa Blok 31, Kecamatan Gunung Meriah, sebagai upaya pencegahan stunting. Program dilaksanakan selama 30 hari dengan metode participatory action research, melibatkan kerjasama antara tim KKN, aparatur desa, dan masyarakat setempat. Implementasi program terdiri dari tiga tahap: (1) sosialisasi dan identifikasi masalah, (2) pelatihan dan konstruksi sistem hidroponik, serta (3) monitoring dan evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa teknologi hidroponik sistem Wick berhasil diadopsi oleh masyarakat karena kemudahan pengaplikasian dan biaya yang terjangkau. Sistem ini memungkinkan produksi sayuran dan buah-buahan secara mandiri di lahan terbatas, meningkatkan ketersediaan pangan bergizi bagi rumah tangga. Program ini berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan lokal dan upaya pencegahan stunting melalui penyediaan akses pangan bergizi yang berkelanjutan

    Pelatihan Implementasi al-Qawa’id al-Sharfiyyah wa al-Nahwiyyah pada Santri Pondok Pesantren Dayah Jamiah Al-Aziziyah dalam Meningkatkan Pemahaman Hukum Islam melalui Kitab Turats

    No full text
    Classical Islamic texts (kitab turats) serve as primary sources of Islamic law and are relied upon by Muslims around the world. Understanding the manuscripts of these classical works requires adequate foundational knowledge, such as nahwu (Arabic grammar) and sharaf (morphology). However, a purely theoretical study of nahwu and sharaf is often ineffective in uncovering the deeper meanings embedded within the texts. Specialized training in applying the rules of nahwu and sharaf is essential to ensure that the theoretical knowledge gained is not merely passive but instead becomes an active tool in bridging the gap toward comprehending the implicit meanings of kitab turats. Grasping these implicit meanings greatly aids in extracting Islamic legal principles, particularly in addressing contemporary issues.Kitab turats merupakan  sumber hukum Islam yang menjadi pegangan bagi umat Muslim di seluruh dunia. Memahami naskah kitab turats membutuhkan ilmu alat yang memadai, seperti nahwu dan sharaf. Pengkajian nahwu dan sharaf secara teoritis tidak akan efektif dalam menemukan makna yang tersirat dari naskah kitab turats. Pelatihan khusus dalam mengimplementasikan kaedah-kaedah nahwu dan sharaf sangat diperlukan agar teori nahwu dan sharaf yang sudah dikuasai tidak bersifat pasif, melainkan menjadi jembatan dalam memahami makna-makna yang tersirat dari kitab turats. Memahami makna yang tersirat dari naskah kitab turats sangat membantu dalam menemukan butiran-butiran hukum Islam, terutama dalam menyelesaikan masalah kontemporer

    Kajian Yuridis Larangan Pekerja Anak Dalam Pasal 68 Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003

    No full text
    Pada kajian ini membahas secara yuridis ketentuan larangan pekerja anak dalam Pasal 68 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yang secara tegas melarang pengusaha memperkerjakan anak di bawah usia 18 tahun. Larangan ini tidak berdiri sendiri, melainkan harus dipahami secara integral dengan Pasal 69 dan 70 yang memberikan pengecualian terbatas dalam bentuk pekerjaan ringan dan aktivitas pendidikan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dasar hukum, prinsip perlindungan anak, serta sinkronisasi antara hukum nasional dan instrumen internasional seperti Konvensi ILO No. 138, No. 182, dan Konvensi Hak Anak (CRC). Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif dengan metode deskriptif-analitis yang didasarkan pada peraturan perundang-undangan dan literatur hukum. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun regulasi Indonesia telah sejalan dengan standar internasional, implementasinya masih menghadapi tantangan serius, seperti lemahnya penegakan hukum, minimnya pengawasan di sektor informal, dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap hak-hak anak. Selain itu, dampak pekerja anak terhadap tumbuh kembang fisik, emosional, dan pendidikan sangat signifikan dan dapat menghambat masa depan anak. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi turunan, peningkatan koordinasi antar lembaga, serta pendekatan transformatif yang mencakup edukasi publik, jaminan sosial bagi keluarga miskin, dan perluasan akses pendidikan. Dengan demikian, pelaksanaan Pasal 68 dapat berjalan lebih efektif sebagai instrumen perlindungan anak dalam sistem ketenagakerjaan nasional

    Transformasi Digital dalam Pelayanan Publik: Tinjauan Yuridis terhadap SPBE di Indonesia

    No full text
    Transformasi digital dalam sektor pemerintahan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kualitas pelayanan publik. Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Indonesia menjadi wujud komitmen pemerintah dalam reformasi birokrasi berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Artikel ini menggunakan pendekatan yuridis normatif untuk menganalisis landasan hukum SPBE serta tantangan implementatif di tingkat pusat dan daerah. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun telah tersedia regulasi seperti Perpres No. 95 Tahun 2018, UU ITE, dan UU Perlindungan Data Pribadi, hambatan teknis, budaya birokrasi, dan ketimpangan infrastruktur masih menjadi kendala utama. Studi kasus dari beberapa daerah menunjukkan adanya inovasi pelayanan digital, tetapi belum seluruhnya terintegrasi secara optimal. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan SPBE sangat ditentukan oleh kolaborasi antarinstansi, literasi digital masyarakat, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta dukungan regulasi yang adaptif dan operasional. Oleh karena itu, keberlanjutan SPBE memerlukan sinergi antara kebijakan, teknologi, dan partisipasi publik demi mewujudkan pemerintahan digital yang inklusif dan berdaya saing

    903

    full texts

    1,236

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulabo: Open Journal Systems
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇