Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulabo: Open Journal Systems
Not a member yet
1236 research outputs found
Sort by
إدارة برنامج اللغة العربية لمجتمع تحت شجارة في جامعة الأستاذ سيف الدين زهري الإسلامية الحكومية بورووكرتو
الغرض من هذه البحث هو وصف إدارة برنامج تطوير اللغة العربية لمجتمع تحت الشجارة في جامعة الأستاذ سيف الدين زهري الإسلامية الحكومية بورووكرتو بناءً على مفهوم جورج روبرت تيري. طريقة البحث المستخدمة هي البحث الوصفي النوعي. مصدر البيانات هو إدارة مجتمع تحت شجارة بتقنيات جمع البيانات من خلال المقابلات والملاحظة. استخدمت تقنيات تحليل البيانات تحليل ميلس وهيوبرمان، وهي: جمع البيانات وتقليل البيانات وعرض البيانات واستخلاص النتائج. حصل الباحث نتائج البحث أن برنامج تطوير اللغة العربية في مجتمع تحت سجارة في جامعة الأستاذ سيف الدين زهري الإسلامئية الحكومية بوروكرتو قد نفذ وتكون على 1) التخطيط وهو تخطيط البرامج في شكل تعليم النحو واصرف والخطابة وتقديم القصة والغناء والشعر وقراءة الأخبار والمناظرة العلمية وقراءة الكتب، 2) التنظيم وهو وتشكيل الإدارة في شكل هيئة الإدارة اليومية، قسم الاتصالات والمعلومات، والأقسام، 3) التنفيذ وهو تنفيذ البرامج التي تم تخطيطها وتنظيمها، 4) الرقابة والتقييم، هناك رقابة داخلية وتقييم تكويني وتقييم نهائي.The purpose of this study is to describe the management of the Arabic language development program for the Tahta Syajarah community at UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto based on the concept of George Robert Terry. The method uses descriptive qualitative with data sources from the management of the Tahta Syajarah community with interview and observation techniques. Data analysis techniques using Miles and Huberman. The results of the study show that the development of Arabic in the Tahta Syajarah community has applied the concept; 1) planning, planning programs in the form of learning Nahwu and Shorof, Khitobah, Taqdimul Qishah, Ghina, Syi'ir, Qiroatul Akhbar, Munadzarah Ilmiyah, and Qiroatul Pole, 2) organizing, forming management in the form of BPH (daily management team), Department of Communication and Information, and divisions, 3) actuating, implementing programs that have been planned and organized, 4) controlling and evaluating, internal supervision and formative evaluation and summative evaluation
Ekstrakurikuler Drumb Band di MI Salafiyah Kalirandu Pemalang Dalam Pendidikan Karakter Siswa
Abstract
Character education is the most important to be internalized in children, especially in this millenial era. Drum band extracurricular activities that are mostly liked by students can be an activity to internalize the character of the discipline. The purpose of this research is to explain the character education of students through drum band extracurricular activities at MI Salafiyah Kalirandu Pemalang. The method used by researchers is descriptive field research using a qualitative approach. The results of this study are (a) Character education in extracurricular drum band runs with reference to school work programs, training activities include the formation and development of character values, as well as monitoring and evaluation by the Principal, Coaches, and Trainers. (b) Character value education in this activity includes faith, honesty, discipline, hard work, independence, friendship, and responsibility. (c) The driving factor for this activity is good cooperation between the Principal, presenters, supervising teachers, and parents. The inhibiting factors come from the limitations of school facilities and infrastructure and from the students themselves.
Keywords: Drum Band, Extracurricular, Character Education, Studen
Sanksi Bughat dan Makar Dalam Hukum Islam dan Hukum Positif Indonesia
Masalah utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana memberikan sanksi yang sesuai dengan hukum Islam dan hukum positif kepada bughat dan pelaku makar dalam pemberontakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami pandangan hukum Islam tentang bughat dan pandangan hukum positif tentang makar. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk sanksi hukum yang dapat diberlakukan sesuai dengan hukum Islam bagi bughat, dan sesuai dengan hukum positif bagi pelaku makar. Perbedaan dan persamaan antara bughat dan makar juga akan diidentifikasi menurut perspektif hukum Islam dan hukum positif. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan, yaitu dengan mengumpulkan bahan dari sumber hukum primer, sekunder, dan tersier, baik dalam bentuk manual maupun digital. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanksi bagi bughat menurut hukum Islam adalah perlawanan dan hukuman mati (jarimah hudud), sesuai dengan Hadist Nabi yang diriwayatkan oleh Muslim. Namun, jika pemimpin memberikan pengampunan, maka bughat bisa mendapat jarimah ta’zir. Sementara itu, sanksi bagi pelaku makar menurut hukum positif adalah pidana mati dan pidana penjara sesuai dengan rumusan dalam Pasal 104, 106, 107, dan 108 KUHP. Namun, pemberian sanksi kepada bughat dan pelaku makar harus dilakukan dengan hati-hati dan melalui proses peradilan yang adil
Tinjauan Hukum Hak Kekayaan Intelektual Dalam Upaya Perlindungan Tanaman Obat Tradisional Di Taman Nasional Wasur
Perkembangan teknologi kesehatan yang semakin maju ternyata tidak mengurangi minat masyarakat baik itu yang berada di perkotaan maupun di wilayah terpencil dalam pemanfaatan tanaman obat-obat tradisional. Dimana hal tersebut dipengaruhi oleh keanekaragaman budaya dan kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat di Indonesia, salah satunya adalah pengobatan tradisional yang memiliki spesies tanaman obat yang jumlahnya sekitar 9.606. Namun demikian, ada permasalahan yang ditemukan saat ini adalah: pertama dalam prespektif Hak Kekayaan Intelektual (HKI) berkenaan dengan perlindungan hukum terhadap tanaman obat-obat tradisional belum optimal dan kedua adalah minimnya kontribusi langsung dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah dalam pemanfaatan pengetahuan obat-obat tradisional. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan kaitan antara perlindungan Kekayaan Intelektual dengan penggunaan tanaman obat-obat tradisional di Taman Nasional Wasur Papua Selatan sehingga dapat memiliki potensi manfaat dari sisi ekonomi berdasarkan beberapa ketentuan peraturan perundang-undangan tentang HKI. Metode penelitian yang digunakan oleh penulias adalah penelitian hukum normatif-empiris (applied law research) yang yaitu metode penelitian yang memadukan antara implementasi hukum normatif yang kemudian didukung oleh data serta aspek dilapangan. Tujuan akhir dari penelitian ini adalah untuk memberikan sumbangan khasanah bagi ilmu pengetahuan di bidang hukum khususnya perlindungan Hak Kekayaan Intelektual tumbuhan obat di Taman Nasional Wasur Papua Selatan
Sosialisasi Bahaya Narkotika Pada Dayah Darul Aman Desa Lubok Sukon Kabupaten Aceh Besar
The dangers of narcotics among teenagers really need serious attention. As a generation that continues the nation's ideals, we should equip teenagers with good morality. The existence of various factors that cause them to fall into these deviant things certainly worries many parents and society in general. The role of Dayah, religion, and family here is of course very important in providing teenagers with an understanding of the impacts resulting from violating or deviant behavior carried out by teenagers. By holding socialization at Dayah Darul Aman, it is hoped that the students will be able to broaden their thinking horizons and understand the meaning of juvenile delinquency and the dangers of narcotics, so that they can be more careful when socializing in society.Bahaya narkotika di kalangan remaja memang perlu mendapatkan perhatian yang serius. Sebagai generasi yang meneruskan cita-cita bangsa sudah sepatutnya kita membekali para remaja dengan moralitas yang baik. Adanya berbagai macam faktor yang menyebabkan mereka terjerumus pada hal-hal yang menyimpang tersebut tentu meresahkan banyak orang tua dan juga masyarakat secara umum. Peran dayah, agama, keluarga disini tentu sangat penting guna memberikan pemahaman terhadap remaja terhadap dampak-dampak yang dihasilkan dari perilaku melanggar ataupun menyimpang yang dilakukan oleh kaum remaja. Dengan mengadakan sosialisasi di Dayah Darul Aman diharapkan agar para santri dapat membuka wawasan berpikir dan mencermati makna kenakalan remaja dan bahaya narkotika, sehingga mereka bias lebih berhati-hati dalam bergaul dalam lingkungan masyarakat
Pengenalan Nilai Budaya Aceh Melalui KPM Syedara Serumpun di Malaysia
Aceh and Malaysia have very close historical, social, cultural and intellectual relations. This relationship between the two then continued in the modern era and formed an increasingly strong bond. The KPM Syedara Serumpun Student Service Lecture is intended to reaffirm Aceh-Malaysia (Malay) ties so that it is hoped that more productive cooperation can be achieved. KPM Syedara Serumpun's activities then produced several activity outputs which were carried out at several locations in Malaysia such as at Pondok Taufiqiyah Khairiah Al-Halimiah (Pondok Pak Ya), Sultan Abdul Halim Mu'adzam Shah International Islamic University (UniSHAMS), Pantai Murni Yan, Kampung Yan, Malaysian NPK Fertilizer Sdn. Bhd. (MNFSB) and Bujang Valley Archaeological Museum. Activities will be carried out for 18 days from November 10 2023 to November 27 2023.Aceh dan Malaysia memiliki hubungan sejarah, sosial, budaya dan intelektual yang sangat dekat. Hubungan demikian menjadikan diantara keduanya kemudian berlanjut pada era modern dan membentuk ikatan yang semakin kuat. Kuliah Pengabdian Mahasiswa KPM Syedara Serumpun, dimaksudkan untuk mempertegas kembali ikatan Aceh-Malaysia (Melayu) sehingga diharapkan tercapai kerjasama yang lebih produktif. Kegiatan KPM Syedara Serumpun kemudian menghasilkan beberapa output kegiatan yang dilaksanakan di beberapa titik lokasi di Malaysia seperti di Pondok Taufiqiyah Khairiah Al-Halimiah (Pondok Pak Ya), Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah (UniSHAMS), Pantai Murni Yan, Kampung Yan, Malaysian NPK Fertilizer Sdn. Bhd. (MNFSB) dan Muzium Arkeologi Lembah Bujang. Kegiatan dilaksanakan selama 18 hari dari tanggal 10 November 2023 sehingga 27 November 2023
SENGKETA TUMPANG TINDIH SERTIFIKAT LAHAN BPN KUBU RAYA TERIMA 30 TUNTUTAN PTUN
Pendaftaran tanah bertujuan untuk menjamin kepastian hukum dan hak milik atas tanah. Namun kenyataannya justru sebaliknya, karena banyak masalah yang terkait dengan bukti kepemilikan tanah yang tumpang tindih. Adanya tumpang tindih kepemilikan tanah dapat menimbulkan ketidakpastian hukum bagi penggugat. Salah satu kasus tumpang tindih sertifikat tanah terjadi di Kecamatan Sungai Raya, Kakap, Ambawang dan Rasau Jaya. Namun, kini BPN Kubu Raya sibuk memetakan dan menyelesaikan beberapa kasus yang tumpang tindih. Adapun kasus tumpang tindih akta yang sampai ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) jumlahnya sekitar 30 proses. Oleh karena itu, Kepala Kantor BPN Kubu Raya mulai melakukan pendataan dan verifikasi wilayah tumpang tindih, serta orang-orang yang mengajukannya. Untuk menyelesaikan perselisihan, data harus diperiksa di lapangan untuk mengetahui lebih jauh tentang tanah yang diajukan untuk sertifikat, serta dalam kasus survei sejarah tanah. Penyelesaian sengketa sedapat mungkin harus bersifat konsultatif karena banyak keuntungan yang dapat diperoleh antara lain proses yang singkat dan tidak berbelit-belit, biaya yang relatif lebih murah dan juga waktu yang relatif lebih singkat dibandingkan penyelesaian sengketa melalui jalur hukum
TUHA PEUT SEBAGAI LEMBAGA ALTERNATIF PENYELESAIAN SENGKETA MASYARAKAT ACEH UTARA DAN KOTA LHOKSEUMAWE
The purpose of this study is to describe the beliefs of the people of North Aceh and the City of Lhokseumawe towards the dispute resolution decided by Tuha Peut as a gampong traditional institution and to describe the prospects of Tuha Peut as a customary institution in dispute resolution in the future. The research method used in this study is descriptive qualitative with a socio-legal approach. The main target in this research is the Tuha Peut institution in North Aceh and Lhokseumawe City. Data collection techniques are carried out through interviews, observation and documentation. Data processing is carried out by distributing data sets based on a predetermined problem formulation. Data analysis is in accordance with the research specifications, the existing data will be analyzed qualitatively, namely grouping the data and retelling it in the description. The results of the study indicate that the trust of the people of North Aceh and Lhokseumawe City towards dispute resolution shows that there are people who are a little distrustful, less trusting. However, more people believe in the dispute decision made by Tuha Peut because it can be scientifically justified. The prospect of Tuha Peut as a customary institution in resolving disputes in the future is very strategic because it has been regulated in Qanun No. 4 of 2003 concerning the Mukim Administration in the Province of Nanggroe Aceh Darussalam, Qanun No. 5 of 2003 concerning the Inner Village Government of Nanggroe Aceh Darussalam Province, and Qanun Number 10 of 2008 concerning the Guidance of Customary Life and Customs. However, in its development, Tuha Peut according to its functions and authorities, coupled with the ability and charisma, future prospects will shine more and have strong strength in a village.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan kepercayaan masyarakat Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe terhadap penyelesaian sengketa yang diputuskan oleh Tuha Peut sebagai lembaga adat gampong dan untuk mendiskripsikan prospek Tuha Peut sebagai lembaga adat dalam penyesaian sengketa di masa yang akan datang. Metode penelitian yang dugunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosio-legal. Sasaran utama dalam penelitian ini adalah lembaga Tuha Peut dalam wilayah Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe. Teknik pengumpulan data dilalakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan dengan penyebaran kumpulan data berdasarkan rumusan masalah yang telah ditetapkan sebelumnya. Analisa data sesuai dengan spesifikasi penelitian, data yang ada akan dianalisis secara kualitatif, yakni mengelompokkan data dan menceritakan kembali dalam uraian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe terhadap penyelesaian sengketa menunjukan adanya masyarakat yang sedikit tidak percaya, kurang percaya. Namun lebih banyak yang percaya terhadap putusan sengketa yang dilakukan oleh Tuha Peut karena dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan. Prospek Tuha Peut sebagai lembaga adat dalam penyesaian sengketa di masa yang akan datang, sangat strategis karena sudah diatur dalam Qanun Nomor 4 Tahun 2003 tentang Pemerintahan Mukim Dalam Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Qanun Nomor 5 Tahun 2003 tentang Pemerintahan Gampong Dalam Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, dan Qanun Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kehidupan Adat dan Istiadat. Namun dalam pengembangannya, Tuha Peut sesuai fungsi dan kewenangannya dibarengi kemampuan serta kharisma prospek kedepan akan lebih bersinar dan mempunyai kekuatan kuat dalam suatu gampong
Method in Installing Islamic Values in Students of Man
ROHIS is an Islamic da'wah organization within the school that supports Islamic activities in the application of Islamic religious values because the activities carried out are a form of implementation of Islamic religious education learning so as to create students with noble character. This research uses a qualitative approach with a case study method. as for the main data sources in this research are coach teachers and students. While the secondary data sources are journals, e-books, and so on that are directly related to this research. Data collection techniques using interviews and observations. As for checking the validity of data using credibility by extending participation, increasing persistence in research and triangulation. The results of the researcher's findings that the role of ROHIS is very important in instilling Islamic religious values which greatly helps schools in creating noble students, through activities held such as congregational prayers, clean Friday, commemorating the Prophet's maulid, commemorating 1 Muharrah, and studies held by ROHIS to be an enlightenment to students in knowing Islamic religious values even though there is minimal implementation by students, in this case of course supported by rewards and punishments so that students can implement the implementation and values of Islam as a whole
Komparasi Return dan Risiko Saham Syariah dan Konvensional Pada JII dan IDX30 Periode 2019-2023
The purpose of this study is to compare the average return and risk of Islamic stocks and conventional stocks on the JII and IDX30. Data was taken from the IDX website which provides data on companies listed on the JII and IDX for the 2019-2023 period and Yahoo Finance which provides monthly stock closing price data on the JII and IDX during the 2019-2023 period. The sampling technique used purposive sampling method so that 3 sharia stocks and 5 conventional stocks were obtained. Data analysis uses descriptive and inferential statistics using a t-test to draw conclusions. The results of the Independent Sample T Test showed that the return variable obtained a significance value of 0.777>0.05 and the risk variable obtained a significance value of 0.209>0.05. So it is concluded that Islamic stocks and conventional stocks do not show significantly different levels of return and risk