Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulabo: Open Journal Systems
Not a member yet
    1236 research outputs found

    Peran Mahasiswa KPM STAIN Meulaboh dalam Optimalisasi Kegiatan Festival Anak Sholeh Ramadhan di Gampong Pange Kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh Barat

    Full text link
    Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelaksanaan Festival Anak Sholeh Ramadhan di Gampong Pange, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat melalui keterlibatan aktif mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) STAIN Meulaboh. Festival ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan masyarakat setempat dalam rangka mengisi bulan Ramadhan dengan kegiatan positif dan edukatif bagi anak-anak. Namun dalam pelaksanaannya, festival ini masih menghadapi sejumlah kendala, seperti kurangnya tenaga pendamping, minimnya variasi kegiatan, serta lemahnya sistem pengelolaan. Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), mahasiswa berperan sebagai fasilitator, pendamping, dan penggerak kegiatan, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Kegiatan dilaksanakan sejak 10 Februari hingga 21 Maret 2025 dengan berbagai tahapan, antara lain koordinasi dengan masyarakat, penyusunan program lomba keagamaan, pelatihan, serta refleksi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi anak-anak dan masyarakat, serta kualitas pelaksanaan festival yang lebih sistematis, kreatif, dan edukatif. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di perkuliahan ke dalam praktik langsung di masyarakat

    Memperkuat Peran Perempuan dalam Dakwah Berkemajuan di Era Digital: Strategi Pemberdayaan dan Literasi Dakwah di Organisasi Nasyiatul Aisyiyah

    Full text link
    Abstract Rapid social changes in the digital era demand more relevant, inclusive, and adaptive Islamic preaching. Preaching is now not enough to rely on conventional methods, but needs to reach the digital space as the main media for spreading Islamic values. In this context, women, especially Nasyiatul Aisyiyah cadres, have a strategic role as agents of change who are able to voice enlightening and liberating preaching messages. Based on these needs, the Bima Regency Nasyiatul Aisyiyah Regional Leadership Muballighat Training was carried out to strengthen the role of women through empowerment strategies and digital preaching literacy. This training aims to equip muballighat with theoretical understanding and practical skills in ethical and progressive digital preaching. The three main aspects emphasized are the concept of Muhammadiyah's progressive da'wah, the theory of women's empowerment in public spaces, and digital literacy for the production of moderate and educational da'wah content. The activities are designed in a participatory manner through discussions, digital content practices, and critical evaluation of Islamic narratives that develop on social media. Participants are introduced to the values ​​of tajdid, rationality, and social justice as pillars of progressive da'wah. Women are positioned as active, humanistic, and empathetic subjects of da'wah. The theory of women's empowerment emphasizes the importance of increasing self-capacity, space for expression, and access to technology as a tool for da'wah. Furthermore, digital literacy focuses on technical skills and critical thinking skills, including in sorting information, responding to hate speech, and conveying Islamic messages wisely. Keywords: Women's Empowerment in Da'wah, Islamic Digital Literacy, Progressive Da'wah Nasyiatul AisyiyahPerubahan sosial yang pesat di era digital menuntut dakwah Islam yang lebih relevan, inklusif, dan adaptif. Dakwah kini tak cukup mengandalkan metode konvensional, tetapi perlu menjangkau ruang digital sebagai media utama penyebaran nilai-nilai keislaman. Dalam konteks ini, perempuan terutama kader Nasyiatul Aisyiyah memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu menyuarakan pesan dakwah yang mencerahkan dan membebaskan. Berdasarkan kebutuhan tersebut, Pelatihan Muballighat Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kabupaten Bima dilaksanakan guna memperkuat peran perempuan melalui strategi pemberdayaan dan literasi dakwah digital. Pelatihan ini bertujuan membekali muballighat dengan pemahaman teoretis dan keterampilan praktis dakwah digital yang etis dan progresif. Tiga aspek utama yang ditekankan adalah konsep dakwah berkemajuan Muhammadiyah, teori pemberdayaan perempuan dalam ruang publik, serta literasi digital untuk produksi konten dakwah yang moderat dan edukatif. Kegiatan dirancang secara partisipatif melalui diskusi, praktik konten digital, dan evaluasi kritis terhadap narasi keislaman yang berkembang di media sosial. Peserta dikenalkan pada nilai-nilai tajdid, rasionalitas, dan keadilan sosial sebagai pilar dakwah berkemajuan. Perempuan diposisikan sebagai subjek dakwah yang aktif, humanis, dan empatik. Teori pemberdayaan perempuan menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas diri, ruang ekspresi, dan akses teknologi sebagai alat dakwah. Selanjutnya, literasi digital difokuskan pada keterampilan teknis dan kemampuan berpikir kritis, termasuk dalam memilah informasi, merespons ujaran kebencian, dan menyampaikan pesan keislaman secara bijak. Kata kunci: Pemberdayaan Perempuan dalam Dakwah, Literasi Digital Keislaman, Dakwah Berkemajuan Nasyiatul Aisyiyah &nbsp

    OPTIMALISASI TEORI KOMUNIKASI UNTUK MENINGKATKAN PEMASARAN DIGITAL @maktabah_imamsyafii DI INSTAGRAM

    No full text
    The rapid development of communication technology and social media has created significant opportunities for businesses to introduce and market products digitally. This article examines the digital marketing communication strategy implemented by @maktabah_imamsyafii, a publisher and distributor of religious books, which utilizes Instagram as a platform to enhance product recognition and sales. Before transitioning to digital marketing, Maktabah Imam Syafii relied on traditional marketing methods that had limitations in terms of reach and time. Since adopting Instagram in August 2016, they have successfully increased their follower count to 5,000 and experienced a 37% increase in sales. This study employs a qualitative case study approach to identify the factors influencing the success of their digital marketing strategy. The findings show that using Instagram as an interactive and persuasive communication channel has strengthened their relationship with the audience and enhanced customer loyalty. Informative content, attractive promotions such as giveaways and discounts, and a personalized approach in interacting with customers have proven effective in increasing engagement and sales. Despite facing challenges from rapid changes in digital consumption trends, the study emphasizes the importance of adaptive marketing strategies based on data analytics to maintain success in the digital age. The findings are expected to provide valuable insights for other businesses in optimizing digital marketing on social media

    Perkembangan Produk Parfum Inspired By: Legalitas Izin Edar Produksi Parfum Inspired

    No full text
    Parfum Inspired by merupakan produk wewangian lokal yang terinspirasi dari aroma parfum high-end internasional. Popularitasnya meningkat pesat di tengah masyarakat, terutama di kalangan konsumen muda yang menginginkan alternatif murah dari parfum bermerek. Namun, tren ini memunculkan isu hukum mengenai legalitas izin edar dan potensi pelanggaran hak kekayaan intelektual. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan analisis terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis, serta regulasi teknis dari BPOM mengenai izin edar kosmetik. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dari buku, jurnal, serta literatur hukum lainnya. Penelitian menemukan bahwa banyak produk parfum Inspired by yang beredar tanpa izin edar BPOM, dengan potensi pelanggaran terhadap hak merek dagang karena penggunaan identitas aroma dan penamaan yang menyerupai parfum asli. Meskipun berkontribusi pada pertumbuhan industri kreatif lokal, produk ini belum sepenuhnya memenuhi ketentuan hukum yang berlaku. Permasalahan legalitas parfum Inspired by menuntut kejelasan regulasi yang mengatur batas antara kreativitas dan pelanggaran hukum. Diperlukan peran aktif pemerintah dan edukasi kepada pelaku usaha agar industri parfum lokal dapat berkembang secara sah dan kompetitif. Parfum Inspired by mencerminkan potensi ekonomi dan inovasi di sektor UMKM, namun tetap membutuhkan kepastian hukum melalui izin edar resmi dan perlindungan hak kekayaan intelektual agar tidak merugikan konsumen maupun pemilik merek

    PENGEMBANGAN MODUL BELAJAR SUJUD TILAWAH BERBASIS VIDEO TIKTOK PADA SISWA KELAS VII SMPN 1 PURWOSARI

    Full text link
    Success in the teaching and learning process between teachers and students can be achieved using supporting learning media. To achieve this success, media that follows the objectives and is practical is needed. Increasing student response and interest in learning following student thinking is the purpose of creating learning media. This study aimed to determine the effectiveness of TikTok-based learning modules with grade VII tilawah prostration material. This development resulted in learning media in the form of TikTok video-based modules as a substitute for textbooks to attract student interest and facilitate the learning process for teachers and students. This study is development research with the ADDIE model consisting of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The results of the feasibility test show that the validation test of learning material experts obtained around 85% of its value in the very feasible qualification category. 90% of respondents to validate media teaching materials have a very workable qualification level. Before the media trial on students, the test value for the feasible qualification level was around 61%. After the media trial on students, the qualification level was around 80%. It can be said that the TikTok video-based learning module on the material of tilawah prostration for grade VII junior high school students is worthy of being used as a learning medium

    MENEMUKAN JATIDIRI REMAJA PERSPEKTIF ISLAM

    No full text
    Penelitian berdasarkan pentingnya pemahaman terhadap masalah-masalah yang dihadapi oleh remaja saat ini. Dalam lingkungan sosial yang semakin kompleks dan berubah dengan cepat, remaja seringkali mengalami tekanan dan konflik dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penulis merasa perlu untuk menyajikan informasi tentang konsep diri dan identitas diri dalam perspektif Islam. Jenis penelitian yang di gunakan dalam penelitian adalah penelitian kualitatif. Dalam hal ini penulis menggunakan studi kepustakaan (library research) yaitu serangkaian penelitian yang  menggunakan studi pustaka. Adapun Hasil penelitian ini didapatkan bahwa transformasi intelektual dari cara berfikir ramaja ini menemukan jatidirinya dan memungkinkan mereka  tidak  hanya  mampu  mengintregrasikan  dirinya  kedalam  masyarakat dewasa,  tapi  juga  merupakan  karakteristik  yang  paling  menonjol  dari  semua periode  perkembangan. Pemuda merupakan motor penggerak bagi peradaban. Oleh karena itu, jika pemuda Muslim yang memiliki aqidah yang kokoh dan kuat maka akan taat dan pasrah dan segera mempersiapkan diri untuk menghadapi hari itu, dengan mengerjakan amal-amal shaleh

    Strategi Pendampingan Muallaf Dalam Pembelajaran Metode Iqro’ dan Al-Qur’an di Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir

    No full text
    The accompaniment strategy for muallaf (new converts to Islam) in understanding and practicing Islamic teachings plays a crucial role in building their Islamic identity. This program aims to provide guidance in reading the Qur’an using the Iqro’ method and to introduce fundamental Islamic values to muallaf in Tembilahan, Indragiri Hilir Regency. With a systematic approach tailored to individual needs, this program is expected to enhance the muallaf’s ability to read the Qur’an, strengthen their understanding of Islam, and offer the necessary social support during their adaptation process. The results of this community service activity successfully delivered effective guidance for muallaf in reading the Qur’an through the Iqro’ method and reinforced their comprehension of basic Islamic principlesStrategi Pendampingan bagi Muallaf dalam memahami dan mempraktikkan ajaran Islam merupakan aspek penting dalam membangun identitas keislaman mereka. Program pendampingan ini bertujuan untuk memberikan bimbingan dalam membaca al-Qur’an menggunakan metode Iqro’, serta memperkenalkan nilai-nilai dasar Islam kepada para muallaf di Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir. Dengan pendekatan yang sistematis dan berorientasi pada kebutuhan individu, program ini diharapkan dapat membantu para muallaf dalam meningkatkan kemampuan membaca al-Qur’an, memperkuat pemahaman keislaman, serta memberikan dukungan sosial yang diperlukan dalam proses adabtasi mereka. Hasil dari kegiatan pengabdian muallaf ini berhasil memberikan bimbingan kepada para muallaf dalam membaca al-Qur’an dengan metode Iqro’ serta memperkuat pemahaman mereka tentang prinsip-prinsip dasar Islam

    Hak Pilih Perempuan Dalam Sistem Demokrasi dan Hukum Tata Negara Islam

    No full text
    Women's voting rights are part of human rights guaranteed by modern democratic systems and the Indonesian Constitution. However, women's political participation is often hindered by social, cultural, and conservative religious interpretations. This article aims to analyze women's suffrage from two perspectives: the constitutional democratic system and Islamic constitutional law. The study employs a normative-juridical approach through literature review of both positive legal documents and classical as well as contemporary Islamic texts. The findings show that the Indonesian Constitution—particularly the 1945 Constitution and the Election Law—ensures equal political rights without gender discrimination. From the Islamic perspective, although some classical scholars rejected women's political roles based on certain hadiths, many contemporary scholars permit their participation based on maqasid al-shari'ah, such as justice and public interest (maslahah). Islamic history also records women's involvement in significant events like the Pledges of Aqabah and Ridwan. This article recommends a contextual reinterpretation of religious texts so they do not become barriers to women's political engagement. Thus, women's suffrage can be legitimately accepted in both the constitutional democratic system and a progressive, inclusive interpretation of Islamic constitutional law

    Implementation of Qanun Baitul Mal on Zakat On Agriculture and Plantations in the Southwest of Aceh

    Full text link
    This research aims to explain the implementation of Qanun Baitul Mal No. 11 of 2018 in the Barat-Selatan Aceh (Barsela) region. The focus of the study is the application of Qanun Baitul Mal No. 11 of 2018 concerning the obligation to pay zakat from all agricultural and plantation yields, along with the influencing factors. The research was conducted in three regencies: Aceh Barat, Nagan Raya, and Abdya, using a qualitative descriptive method. Data collection techniques included in-depth interviews, observation, and literature review, which were then analyzed using legislative theory and the maqasid al-shari’ah approach. This study found that Barsela is a region with significant potential in agriculture and plantations, especially oil palm. However, public awareness to pay zakat from all agricultural and plantation yields in accordance with the provisions of the qanun remains very low. In general, the implementation of zakat is left to the understanding of the madhhab, without considering the logical reasoning (‘illat) and the objectives (maqasid al-shari’ah) behind the zakat obligation. As a result, zakat paid from agricultural and plantation yields is limited to staple food, in accordance with the provisions of the Shafi‘i madhhab. The contributing factors include a strong cultural attachment to the Shafi‘i madhhab, insufficient structural and functional support from related institutions, and a low level of understanding among stakeholders regarding the status and function of the qanun in the implementation of Islamic law (shari‘ah) in Aceh and its position within the legislative hierarchy

    Daurul Barnamaj An- Nasyathi Bistikhdami Al-Film Al-kartuni Litarqiyati Maharati Alkalami

    No full text
    إن المحادثة إحدى العناصر من مـهارة الكلام، ومهارة الكلام من الـمهارات اللغوية الأربع، وهي فن من الفنون لا يتقنها الطلبة لغة ما إلا بكثرة التدريبات الكلامية. وهذه لأن الـمهارات اللغوية تحتاج كثيرا إلى التدريب والتعويد الـمستمر الـمتسلسل ليستطيع به الطلبة التكلم طلاقة وبأسلوب يفهمه الآخرون. وكان معهد الفرقان بمبى له نظام في التكلم أو المحدثة اليومية. أحيانا أكثر الطلاب لا يستعملون ما قد وجدوا من مفردات جديدة، لأن المفردات لا يطبّق مع أحوالهم اليومية حتى يحفظون ولا يتكلمون بالمفردات الجديدة. والطريقة المستخدمة في هذا المعهد طريقة تقليدية ولم تكن فعالة في تطبيق المحادثة بالدليل أن بعد الملاحظة علم الباحث أنهم عاجزون في إلقاء الكلمات بأسلوب جديدة ولم يطبقوا المادة التي قد حفظوها في تعليم المحادثة سواء عند استماعهم أو كلامهم أو قراءتهم أو كتابتهم.  فقام الباحث بالبحث عن الموضوع " دور البرنامج النشاطي باستخدام الفلم الكرتونيفي معهد الفرقان بـمـبـي  (Bambi) (دراسة تجريبية بمعهد الفرقن بمبي سجلي) ". فقام الباحث ببحثها بأهداف التعرف على ترقية مهارة الكلام في معهد الفرقان بمبي بعد تطبيق دور البرنامج النشاطي باستخدام الفلم الكرتوني. وكان المجتمع لهذا البحث جميع الطلبة فى الفصل الأول الثانوية المتواسطة الإسلامية دار العلوم وعددهم30  طالبا. فأخذ الباحث كعينة البحث فصل واحد. وأما الطريقة المستخدمة لجمع البيانات قام الباحث بطريقة الاختبار القبلي و البعدي. فحصل بهما نتائج البحث أن أنشطة المدرس والطلبة في تطبيق الفلم الكرتوني في تعليم المحادثة يكون ممتازا حتى يرقى درجة طلبة بمعهد الفرقان بمبي بعد عملية التدريس.  الكلمات المحورية           : البرنامج النشاطي، وسيلة الفلم الكرتونيConversation is an element of the speaking skill, and speaking skill is one of the four skills of language. this is the art of various arts in the languages, in which the student will not speak fluently except by practicing as much as possible. It is because the skills of the language require a lot of training and practice continuously until the students can speak fluently and interlocutors understand it. Al-Furqan Bambi is a boarding school that has a system of the daily language activity. But as the day goes on after a direct observation, sometimes most of the students do not use what they have discovered from a new vocabulary, because the vocabulary is not appropriate to be followed by their daily environmental conditions, so they tend to memorize the vocabulary instead of using it in their daily activity. The method that is used in this institution is a traditional method (translation) thus, that might be ineffective in implementation, after observation, the researcher knows that they are less precise in expressing the words or conversation based on the Arabic conversation pattern rules, and the material that is provided. After all, the researcher interest to conduct a research based on the this issue that is “The role of active learning program using Arabic cartoon media to improve speaking skills at Al-furqan Bambi boarding school (an experimental study( at Al-furqan Bambi boarding school, Sigli”.So the researcher encouraged to do the research on this issue with the aim to identify the development of language skills in Al-furqan Bambi boarding school. The population of this study is all students of the tenth-grade level that is consisted of  30 students. The researcher takes the samples only for one class. In addition, the method that is used in collecting data by the researcher is the method of Pre-test and Post-test. Then, by using both of instruments, the researcher got the result that the activities of the teacher and students in Arabic speaking learning through the implementation of Arabic Cartoons media finally give the satisfactory results, until it improves the language skills of students at Al-furqan Bambi boarding school, Sigli.Percakapan adalah satu elemen dari keterampilan berbicara, dan keterampilan berbicara adalah salah satu keterampilan dari empat keterampilan berbahasa, Ini  merupakan suatu seni dari berbagai macam seni berbahasa, dimana siswa tersebut tidak muthlaq / muthqin berbahasa kecuali dengan memperbanyak praktis.  Ini karena keterampilan berbahasa membutuhkan banyak pelatihan dan praktis yang berkelanjutan sehingga siswa dapat berbicara dengan lancar dan lawan bicaranya dapat mengerti. Pesantren Al-Furqan Bambi memiliki sistem percakapan berbahasa atau percakapan setiap hari. Tapi dengan berjalannya hari setelah pengamatan langsung, kadang-kadang kebanyakan siswa tidak menggunakan apa yang telah mereka temukan dari kosa – kata baharu, karena kosakata tersebut tidak sesuai biladiterapkan dengan kondisi lingkungan sehari-hari mereka, Sehingga mereka terus menghafalkan kosa kata tersebut dan jarang digunakan. Metode yang digunakan dalam lembaga ini adalah metode tradisional (terjemah ) sehingga tidak efektif dalam penerapan, setelah pengamatan, peneliti dapat mengetahui bahwa, mereka kurang tepat dalam mengungkapkan kata-kata atau percakapan sesuai kaidah pola percakapan Bahasa arab itu sendiri, dan materi yang diberikanpun demikian. Maka Peneliti mengangkat sebuah judul berdasarkan peristiwa tersebut adalah "Peran program aktif learning menggunakan media film kartun arab untuk meningkatkan keterampilan berbicara di Pesantren Alfurqan  Bambi (sebuah studi experiment di pesantren Alfurqan Bambim Sigli). Maka Peneliti terdorong untuk meneliti peristiwa ini dengan tujuan untuk mengidentifikasi perkembangan keterampilan berbahasa di pesantren Alfurqan Bambi. Adapun populasi penelitian ini adalah seluruh santri/wati kelas 1 Aliyah dengan jumlah 30 santri. Peneliti mengambil sample dengan jumlah satu kelas. Dan metode yang dipakai oleh peneliti dalam mengumpulkan data adalah metode Pre-test dan Post-test. Maka dengan menggunakan kedua intrumen tersebut akhirnya Peneliti mendapatkan hasil bahwa, kegiatan guru dan santri/wati dalam pembelajaran percakapan Bahasa arab melalui penerapan film kartun arab dengan hasil yang memuaskan, hingga dapat meningkatkan keterampilan berbahasa pada santri/wati pesantren Alfurqan Bambi, Sigli. Kata Kunci                   : Aktif learning, Media Film kartun ara

    903

    full texts

    1,236

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulabo: Open Journal Systems
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇