Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulabo: Open Journal Systems
Not a member yet
    1236 research outputs found

    طريقة القراءة الجهرية وتطبيقها لترقية قدرة الطلبة على مهارة القراءة بالمدرسة العالية الإسلامية الحكومية 1 أتشيه الغربية

    No full text
    إن من مشكلات الطلبة في دراسة اللغة العربية خاصة القراءة أنهم لم يستطيعوا قراءة الكلمات والجمل قراءة فصيحة وصحيحة. فلابد هناك من الطريقة المناسبة لترقية قدرتهم على مهارة القراءة. فحاول هذا البحث تطبيق طريقة القراءة الجهرية لأهميتها في معالجة مشكلات الطلبة في القراءة. أما أغراض هذا البحث فهي معرفة كيفية التطبيق لطريقة القراءة الجهرية ومعرفة أثر طريقة القراءة الجهرية في قدرة الطلبة على مهارة القراءة بالمدرسة العالية الإسلامية الحكومية 1 أتشيه الغربية. ونُهِج في هذا البحث مدخل كمّي باستخدام طريقة البحث التجريبي مع تصميم المجموعة الواحدة التي أُجرِي عليها الاختبار القبلي والبعدي. واستُخدمت فيه الأدوات لجمع البيانات منها الملاحظة والاختبار والاستبيان. ومن نتائج هذا البحث أن تطبيق طريقة القراءة الجهرية في الدراسة اللغة العربية من ثلاث مراحل، مرحلة المقدمة، مرحلة الأنشطة الأساسية، ومرحلة الأنشطة الختامية. وكان تطبيق طريقة القراءة الجهرية فعالًا لترقية قدرة الطلبة على مهارة القراءة حيث وُجِدت من خلالها نتيجة 1% < to > 5% وهي  2,431 < 14,73 > 1,687 وبذلك نتيجة ت-الحساب (to) أكبر من نتيجة ت-الجدول (tt).Among the obstacles that students often face in learning Arabic, especially learning to read, is their low ability to read Arabic words and sentences fluently and correctly. So appropriate methods are needed to improve their reading skills. This research tries to apply the al-Qira'ah al-Jahriyah method due to the urgency in learning to read. The aim of this research is to find out how the al-Qira'ah al-Jahriyah method is applied and to determine the influence of the al-Qira'ah al-Jahriyah method on students' reading ability at MAN 1 West Aceh. The research is experimental research with a quantitative approach. In collecting data, observation instruments, tests and questionnaires were used. The research results show that there are 3 phases of learning activities in implementing the al-Qira'ah al-Jahriyah method; opening phase of learning, core learning activity phase, closing phase of learning. Furthermore, the application of the al-Qira'ah al-Jahriyah method proved effective in improving students' reading skills at MAN 1 West Aceh, the research results showed a significant increase, namely from 1% to 5%, with an average value of 2,431 (previously) to 14,73 and 1,687 (later). These results show that the t-Count (to) value is greater than the t-Table (tt) value.Diantara kendala yang sering dihadapi siswa dalam pembelajaran bahasa Arab terutama pembelajaran membaca adalah rendahnya kemampuan mereka dalam membaca kata dan kalimat berbahasa Arab dangan fasih dan benar. Sehingga dibutuhkanlah metode yang sesuai guna meningkatkan kemampuan membaca mereka. Penelitian ini mencoba menerapkan metode al-Qira’ah al-Jahriyah disebabkan urgensinya dalam pembelajaran membaca. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan metode al-Qira’ah al-Jahriyah serta untuk mengetahui pengaruh metode al-Qira’ah al-Jahriyah terhadap kemampuan membaca siswa di MAN 1 Aceh Barat. Penelitian merupakan penelitian eksperimen (experiment research) dengan pendekatan kuantitatif (quantitative research). Dalam pengumpulan data digunakan instrumen observasi, tes dan juga angket. Hasil penelitian menunjukkan adanya 3 fase kegiatan pembelajarab dalam penerapan metode al-Qira’ah al-Jahriyah yaitu; fase pembukaan pembelajaran, fase kegiatan inti pembelajaran, fase penutupan pembelajaran. Selanjutnya penerapan metode al-Qira’ah al-Jahriyah terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa di MAN 1 Aceh Barat, hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan, yaitu dari 1% menjadi 5%, dengan nilai rata-rata 2,431 (sebelumnya) menjadi 14,73 dan 1,687 (setelahnya). Hasil ini menunjukkan bahwa nilai t-Hitung (to) lebih besar daripada nilai t-Tabel (tt)

    Analisis Ayat-Ayat Jihad Dalam Rawai’u Al-Bayan fi Tafsir Ayat Al-Ahkam Karya Ali Ash-Shabuni

    Get PDF
    Di tengah keberagaman pemikiran, budaya, dan politik, analisis jihad yang sesuai pedoman menjadi penting untuk menciptakan perdamaian dan keamanan. Tapi sangat disayangkan ketika hakikat sesungguhnya dari jihad dalam Islam diidentifikasikan sebagai bagian radikalisme bahkan terorisme. Maka penelitian ini bertujuan menyingkap hakikat sebenarnya dari jihad yang berdasarkan Al-Qur`an, As-Sunnah, dan penjelasan para ulama tentangnya. Salah satu penjelasan tentang hakikat jihad tersebut bisa di dapatkan di dalam kitab Rawai’u Al-Bayan Fi Tafsir Ayat Al-Ahkam karya Muhammad Ali Ash-Shabuni. Rawai’u Al-Bayan merupakan sebuah kitab yang bernuansa fiqhi yang memaparkan penjelasan kekinian bagi pembacanya. Penelitian ini berjenis kepustakaan (library research) dengan menggunakan metode tematik (maudhu’i). Sumber utama penelitian berasal dari Kitab Rawai’u Al-Bayan Fi Tafsir Ayat Al-Ahkam, sedangkan sumber sekunder diambil dari kitab-kitab yang relevan dengan tema. Al-Qur'an menjelaskan bahwa kaum musyrik dan ahli kitab tidak akan menerima Islam sampai mereka dapat mengembalikan pemeluknya ke kekufuran. Dalam Kitab Rawai’u Al-Bayan Fi Tafsir Ayat Al-Ahkam dijelaskan bahwa orang beriman harus berjuang di jalan Allah, demi tegaknya agamanya, dan seorang mukmin hendaknya berani dan perkasa. Nasib tawanan perang    berbuat baik to para tawanan. Perang mempunyai norma dan aturan dan wajib bagi seorang mukmin untuk menaatinya

    Gender Equality in Article 1 of the Universal Declaration of Human Rights: An Islamic Law Perspective

    Get PDF
    This study aims to determine the relevance of Article 1 of The Universal Declaration of Human Rights which guarantees freedom, dignity and equal rights between human individuals from the perspective of Islamic Law which came with the vision of rahmatan lil 'alamin through the Prophet Muhammad Shallahu 'Alaihi Wasallam. The method used in this research uses a descriptive analysis method with a normative juridical approach and uses qualitative data types in the form of secondary data consisting of primary, secondary, and tertiary legal materials with data collection techniques through literature studies and content analysis techniques. This research concludes that there is a significant relevance where Islamic Law greatly strengthens and provides hujjah to the clause of gender equality position between individuals that has been formulated in Article 1 of The Universal Declaration of Human Rights. So the existence of several differences in concepts between men and women in the perspective of Islamic Law is not a discrimination against certain genders, the existence of these differences has placed each gender in a noble position based on its characteristics as conceptualized by Islamic law

    Membangun Pemahaman Mahasiswa Tentang Metodologi Fatwa Ekonomi Syariah

    Get PDF
    Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang metodologi fatwa ekonomi syariah melalui kuliah umum yang diselenggarakan oleh dosen STAIN Meulaboh. Acara dilaksanakan pada 9 Oktober 2024 di STAI As-Sunnah, Deli Serdang, Sumatera Utara, dan dihadiri oleh seluruh civitas akademik dan mahasiswa yang tertarik pada ekonomi syariah. Materi mencakup dasar-dasar ekonomi syariah, metodologi fatwa, serta penerapan prinsip-prinsip syariah dalam kegiatan ekonomi sehari-hari. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi, terutama dalam sesi tanya jawab yang membahas aplikasi nyata dari prinsip syariah dalam bisnis dan keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan literasi peserta tentang ekonomi syariah dan kemampuan mereka untuk menerapkan prinsip syariah dalam kehidupan praktis. Kegiatan ini berperan penting dalam memperluas pemahaman dan kesadaran mahasiswa tentang pentingnya fatwa dalam mendukung ekonomi yang adil dan beretika sesuai ajaran Islam

    Pengabdian Internasional Dosen dan Mahasiswa UIN Ar-Raniry di Madrasah Tahfiz Taufiqillah Kedah, Malaysia

    Get PDF
    Madrasah Tahfiz Taufiqillah Kedah Malaysia is one of the Malaysian movement schools under the organization of Hal Ehwal Sekolah Agama Kedah (HESA). This madrasah was founded by Auzaid bin Ismail. On July 3-19, 2024, students and lecturers of the Ushuluddin faculty of UIN Ar-Raniry carried out international service at the madrasah. Some of the activities carried out include religious, educational, environmental, sports, and economic activities. The purpose of this international service activity is to broaden students' understanding and skills in actualizing knowledge at the international level. The method used in writing this article is to use qualitative descriptive with a participatory action research (PAR) approach. The results of this international service activity are that UIN Ar-Raniry students have succeeded in implementing community service programs that are able to motivate students at Madrasah Tahfiz Taufiqillah Kedah to present additional programs in carrying out educational education. In addition, other results are in the form of output, impact on student experience, and cooperation. This international service activity can be sustainable and create academic cooperation in two or more countries..Madrasah Tahfiz Taufiqillah Kedah Malaysia adalah salah satu pondok pergerakan Malaysia di bawah pertubuhan Hal Ehwal Sekolah Agama Kedah (HESA). Madrasah ini didirikan oleh Auzaid bin Ismail. Pada 3-19 juli 2024, mahasiswa dan dosen fakultas Ushuluddin UIN Ar-Raniry melaksanakan pengabdian internasional di madrasah tersebut. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan diantaranya kegiatan keagamaan, pendidikan, lingkungan, olah raga dan ekonomi. Tujuan dari kegiatan pengabdian international ini adalah untuk memperluas pemahahaman dan keterampilan mahasiswa dalam mengatualisasikan ilmu di tingkat intenational. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan participation action reseach (PAR). Hasil dari kegiatan pengabdian international ini yaitu mahasiswa UIN Ar-Raniry berhasil melaksanakan program-program pengadian masyarakat yang mampu memberikan motivasi kepada santri Madrasah Tahfiz Taufiqillah Kedah untuk menghadirkan program tambahan dalam menjalankan pendikan yang bersifat edukatif. Selain itu hasil yang lainnya adalah berupa output, keberdampakan pada pengalaman mahasiswa dan kerjasama. Kegiatan Pengabdian international ini dapat berkelanjutan dan menciptakan kerjasama akademik di dua atau beberapa negar

    IMPLEMENTASI SUPERVISI NON DIREKTIF DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONALISME GURU

    Get PDF
    Teachers are expected to understand current professional standards and receive the necessary training to become more professional. Teachers may receive support or training to improve their professional skills through supervision. Organized training called supervision is intended to help teachers and other school personnel perform their duties well. The five main topics include (1) the definition of non-directive supervision; (2) the stages of implementing non-directive supervision; (3) the application of non-directive supervision; (4) efforts to improve the competence of teacher professionalism; (5) non-directive supervision in improving the competence of teacher professionalism. This research was written using library research methodology or literature study, which involves collecting information from books and journals on non-directive supervision strategies to improve teacher professionalism. The results showed that (1) indirect problem solving where the supervisor does not directly point out the problem, (2) the following non-directive stages; listening, providing reinforcement, explaining, presenting, and solving problems, (3) this non-directive supervision approach first listens to the problems faced by the teacher and then gives reinforcement related to the problem, (4) can be attempted by achieving the four teacher competencies as proclaimed by the regulations of the Minister of National Education, (5) the role of the principal is considered very important where teachers become professional there are various approaches, one of which is a non-directive approach

    Recontextualizing Fiqh: Fiqh in Business Ethics Construction for Sustainable Economy in Attanwir Boarding School

    Get PDF
    Pesantren sebagai wadah pemebelajaran agama yang mengantarkan para santri dan santri wati di dalam pendidikan agama, dalam dimensi pendidikan di pesantren memang hampir 90% adalah Kajian fiqh, fiqh yang di ajarkan di pesantren adalah fiqh klasik dan sedikit pandangan fiqh kontemporer, Kajian fiqh klasik masih di dominasi oleh kitab-kitab karangan ulama Timur tengah yang mempunyai dimensi sosial dan keragamaan yang berbeda, tetapi bersumber dari Satu sumber yang sama yaitu al-Quran dan hadis, maka jika di Tarik ke atas sisi inpiratif dan ghirah keagamaan adalah untuk kemaslahatan manusia, pada dimensi inilah fiqh pesantren memberikan warna yang berbeda dan menjadi inspirasi dalam perkembangan fiqh pesantren bagi peradaban dan kemaslahatan di dunia maupun di indonesia. Maka penelitian ini mengangkat tema tentang “Recontextualizing Fiqh : Fiqih In Bisnis Ethics Construction For Sustainble Economy In Attanwir Boarding School” Dengan tema ini terdapat tiga rumusan yang akan membahas: 1).Bagaimana historis pesantren kopi Attanwir  2).Bagaimana pengembangan ekonomisasi berbasis pesantren di attanwir jember 3).Bagaimana rekontektualisasi fiqih pasanteran Attanwir berbasis persantren kopi jember. Dengan kajian penelitian penulis menggunakan metode penelitian empiris dengan berbasis studi lapangan dan studi pustaka yang berdasar pada pendekatan data kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini ialah rerkontekstualisasi fiqih sebagai kontekstualisasi pesantren dalam pembangunan ekonomi sumber daya manusia dan juga sebagai perkembangan bisnis kopi berbasis pesantren at-Tanwir jember

    DISTORTION OF PUBLIC PERCEPTION OF THE PROHIBITION OF ALCOHOL AND ADULTERY: Distorsi Persepsi Masyarakat terhadap Pelarangan Khamar dan Zina

    No full text
    Perkara khamar dan zina di dalam al-qur’an telah dilarang secara jelas namun diungkap secara unik, bahkan keduanya dikategorikan sebagai dosa besar. namun terjadi distorsi persepsi pada masyarakat seakan-akan meminum khamar sesuatu yang biasa, berbeda dengan perbuatan zina yang sangat memalukan, kemudian seakan-akan hanya dosa kecil bagi peminum khamar sedangkan melakukan zina adalah dosa besar dan dimurkai Allah, padahal keduanya merupakan dosa besar. Penelitian ini adalah literatur review yang diungkap dengan kualitatif deskriptif, maka data primernya yaitu tulisan yang khusus membahas tentang kedua pelarangan tersebut. Hasilnya pelarangan khamar di dalam al-Qur’an secara unik dapat di jumpai pada empat ayat secara berangsur Kemudian pelarangan zina pada QS. Al-Isra/17:32. Keduanya telah dilarang namun seakan-akan perkara khamar disepelekan dibandingkan perkara zina, alasan distorsi persepsi tersebut ada empat hal yaitu pemahaman yang rendah, iman yang lemah, Budaya dan kebiasaan di tengah masyarakat dan dampak yang timbulkan terlihat perkara khamar mudaratnya kecil dan sesaat saja

    JIDAL ILMIAH : DEBAT AL-GHAZALI DAN IBNU RUSYD TENTANG FILSAFAT

    Get PDF
    Artikel ini ingin mendeskripsikan perdebatan al-Ghazali dan Ibnu Rusyd. Pemilihan perdebatan al-Ghazali dan Ibnu Rusyd. Metode riset yang dipakai pada artikel ini adalah penelitian kualitatif. Metode penelitian kualitatif dipakai karena salah satu tugasnya yang bersifat deskriptif mengacu pada paradigma historis dengan bersumber pada perdebatan al-Ghazali dan Ibnu Rusyd. Data-data didapatkan dari jurnal-jurnal dan sumber lain yang berkenaan dengan perdebatan al-Ghazali dan Ibnu Rusyd. Adapun hasil dari riset ini ditemukan bahwa tema yang menjadi pokok dalam dialektika perdebatan adalah kerancuan dan pengkafiran para filosof oleh al-Ghazali dengan hasil karya yaitu kitab Maqashid al-Falasifah dan kitab Tahafut al-Falasifah. Sedangkan Ibnu Rusyd melakukan pembelaan terhadap apa yang dituduhkan al-Ghazali dengan hasil karya yaitu kitab Tahafut at-Tahafut dan kitab Fashlul Maqal fii ma bainal Hikmati was Syari'ati minal ittishal. Implikasi dari jidal ilmiah tersebut menimbulkan kemunduran kajian filsafat di dunia Islam dan menguatnya kekuatan aliran Sunni dan ortodoksinya, serta menimbulkan gerakan renaissance pada dunia Barat dengan doktrin “Latin Averroisme” dan menguatkan kajian filsafat di golongan Syiah

    تحليل الأخطأ الصوتية في نطق مفردات اللغة العربية لدى الطلبة في مدرسة الإبراهيمي المتوسطة غرسيك

    No full text
    تعتبر الأخطاء الصوتية في نطق اللغة العربية أمرا طبيعيا في عملية تعلم اللغة، خاصة عندما يتعلم شخص ما لغة جديدة أو عندما يقوم الأطفال بتطوير مهاراتهم في التحدث. ومن ثم حاول هذا البحث المتواضع إبراز أشكال الأخطاء الصوتية في مفردات اللغة العربية، إضافة إلى تحديد المشكلات التي تعرض إليه الطلبة في نطق المفردات العربية. استخدم الباحثون منهج دراسة الحالة المستمدة من مدخل البحث الكيفي. تحتوي مصادر البيانات الرئيسة على الطلبة ومدرس مادة اللغة العربية، بينما البيانات الثانوية تحتوي على الكتب والمجلات العلمية ذات الصلة بمضوع البحث. يتم جمع البيانات عن طريق ثلاثة أساليب وهي الملاحظة والمقابلة والتوثيق، بينما يتم تحليلها عن طريق التحليل الوصفي التفاعلي. وجميع البيانات يتم فحصها من خلال أسلوب تثليث المصدر وكذلك دقة الملاحظة. توصل هذا البحث إلى النتائج أهمها ما يلي: ١) إن أبرز أشكال الأخطاء الصوتية التي تعرض إليها الطالبة هو الاستبدال أي نطق المفردات المتقاربة والمتشابهة في المخرج بحيث يصعب عليهم تحديد الفروق بينها. وكذلك في الاختفاء وهو نطق المفردات العربية ذات الأصول الطويلة في تلفيظها حيثما ينطق الطلبة بشكل قصير أو العكس. ٢) إن المشكلات التي يواجهها الطلبة في ضوء هذه الأخطاء الصوتية تنقسم إلى أمرين هما المشكلات اللغوية وغير اللغوية.Phonological errors in Arabic pronunciation are normal in the language learning process, especially when someone is learning a new language or when a child is developing their speaking skills. Therefore, this simple research seeks to highlight forms of phonetic errors in Arabic vocabulary, in addition to identifying problems faced by middle school students in pronouncing Arabic vocabulary. Researchers use the case study method which comes from a qualitative research approach. The main data sources are students and Arabic language teachers, while secondary data are books and scientific journals related to the research subject. Data were collected through three methods, namely observation, interviews, and documentation, which were then analyzed descriptively interactively. All data is checked for validity through the source triangulation method and the accuracy of observations. The results of this research are: 1) The most prominent form of phonological error experienced by students is substitution, namely the pronunciation of words that are close and similar in their output in such a way that it is difficult for them to identify the differences between them. Likewise with missing, namely the pronunciation of Arabic vocabulary which has a long origin in its pronunciation, where students pronounce it in short form or vice versa. 2) The problems faced by students in connection with phonological errors are divided into two, namely linguistic and non-linguistic problems.Kesalahan fonologis dalam pengucapan Bahasa Arab merupakan hal yang wajar dalam proses pembelajaran bahasa, terutama ketika seseorang sedang mempelajari bahasa baru atau ketika seorang anak sedang mengembangkan keterampilan berbicaranya. Oleh karena itu, penelitian sederhana ini berupaya menyoroti bentuk-bentuk kesalahan fonetik dalam kosakata Bahasa Arab, disamping mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi siswa sekolah menengah dalam melafalkan kosakata Bahasa Arab. Peneliti menggunakan metode studi kasus yang berasal dari pendekatan penelitian kualitatif. Adapun Sumber data utama berupa siswa dan guru Bahasa Arab, sedangkan data sekunder berupa buku dan jurnal ilmiah yang berkaitan dengan subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui tiga metode yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif interaktif. Seluruh data diperiksa keabsahannya melalui metode triangulasi sumber serta keakuratan pengamatan. Hasil penelitian ini adalah: 1) Bentuk kesalahan fonologis yang paling menonjol yang dialami siswa adalah substitusi, yaitu pengucapan kata-kata yang dekat dan serupa dalam keluarannya sedemikian rupa sehingga sulit bagi mereka untuk mengidentifikasi perbedaan di antaranya. Begitu juga dengan missing, yaitu pengucapan kosa kata bahasa Arab yang mempunyai asal-usul yang panjang dalam pelafalannya, dimana siswa mengucapkannya dalam bentuk yang pendek atau sebaliknya. 2) Permasalahan yang dihadapi siswa sehubungan dengan kesalahan fonologis tersebut terbagi menjadi dua, yaitu permasalahan linguistik dan non-linguistik

    903

    full texts

    1,236

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulabo: Open Journal Systems
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇