OJS STKIP Al Hikmah Surabaya
Not a member yet
218 research outputs found
Sort by
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS II MI MA’ARIF MALANG
Memperhatikan hasil belajar siswa Kelas II MI Ma’arif Malang pada mata pelajaran Matematika, masih banyak siswa yang tidak fokus, sehingga banyak yang mendapat nilai dibawah Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM). Harapannya siswa mampu mencapai hasil belajar sesuai dengan KKM. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa Kelas II MI Ma’arif Malang pada mata pelajaran Matematika melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini menggunakan desain PTK dengan model Kemmis dan Taggart dengan prosedur empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data berupa observasi, kuesioner, dan tes sedangkan instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi, lembar kuesioner, dan lembar tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif dan kuantitatif. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Pada Siklus I, rata-rata hasil belajar siswa 53. Pada Siklus II, rata-rata hasil belajar siswa meningkat menjadi 82. Hasil pada Siklus II telah mencapai indikator keberhasilan penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa Kelas II MI Ma’arif Malang
PENINGKATAN MOTIVASI DAN KEMAMPUAN MEMBACA TEKS PROSEDUR KOMPLEKS MELALUI METODE DEMONSTRASI PADA SISWA KELAS XI MA DARUSSALAM PADA SEMESTER GANJIL TAHUN AJARAN 2024-2025
Penelitian ini dilatarbelakangi karena rendahnya motivasi dan kurangnya kemampuan membaca teks prosedur kompleks pada siswa kelas XI MA Darussalam, di mana berdasarkan observasi tanggal 17 Juli 2024, nilai mata pelajaran Bahasa Indonesia materi teks prosedur kompleks kelas XI MA Darussalam banyak yang di bawah nilai KKM. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut, metode demonstrasi digunakan sebagai metode alternatif dan interaktif dalam kegiatan pembelajaran. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (1) Meningkatkan motivasi belajar pada siswa kelas XI MA Darussalam tentang teks prosedur kompleks dengan menggunakan metode demonstrasi. (2) Meningkatkan kemampuan membaca teks prosedur kompleks pada siswa kelas XI MA Darussalam dengan menggunakan metode demonstrasi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi data dan pre-test & post-test. Metode penelitian dilakukan dengan melakukan penelitian tindakan kelas secara kolaboratif dengan guru bahasa Indonesia di MA Darussalam. Hasil kesimpulan dari penelitian ini adalah, metode demonstrasi dapat meningkatkan motivasi dan kemampuan siswa dalam membaca teks prosedur kompleks, yang terbukti tingkat ketuntasan sebesar 100% pada siklus 2
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS V SD
Berdasarkan hasil observasi kelas V SD AL Furqon 2 Wedoroanom Driyorejo Gresik, ditemukan permasalahan tentang hasil belajar rendah dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, terutama keterampilan berbicaranya. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa dengan menggunakan model pembelajaran Picture and Picture di SD Al Furqon 2 Wedoroanom Driyorejo Gresik. Metode penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang mengikuti model Kemmis dan Taggart. Penelitian ini mencakup empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan tes dan observasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari lembar tes praktik keterampilan berbicara dan lembar observasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian ini sebanyak 24 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diterapkan model pembelajaran Picture and Picture pada pembelajaran Bahasa Indonesia, keterampilan berbicara siswa mengalami peningkatan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Picture and Picture dapat meningkatkan keterampilan berbicara peserta didik Kelas V SD Al Furqon 2 Wedoroanom Driyorejo Gresik
PENERAPAN MEMBACA DIALOGIS PADA PEMBELAJARAN INTERPRETASI GRAFIK
Keterampilan membaca dan menginterpretasi grafik penting bagi siswa. Namun penelitian menunjukkan bahwa siswa di Indonesia masih kesulitan dalam membaca dan menginterpretasikan grafik. Salah satu strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman siswa pada pembelajaran interpretasi grafik adalah membaca dialogis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan strategi membaca dialogis dalam pembelajaran interpretasi grafik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah mixed-method dengan desain konvergen. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan tes. Instrumen penelitian ini adalah lembar observasi dan lembar tes siswa yang telah divalidasi oleh 3 orang validator. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Al-Maahira IIBS Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keterlaksanaan pembelajaran sebesar 94,79% dengan kategori sangat baik. Sebanyak 9 dari 15 siswa tuntas karena memperoleh nilai di atas 80. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa strategi membaca dialogis dapat diterapkan pada pembelajaran untuk membantu siswa belajar interpretasi grafik. Membaca dialogis dapat dieksplorasi lebih lanjut untuk menguatkan kemampuan siswa membaca tren dan membuat prediksi berdasarkan data
PENGEMBANGAN MEDIA E-BOOK CREATOR DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA DAN MENULIS PERMULAAN SISWA
Keterampilan membaca dan menulis permulaan merupakan suatu kemampuan awal yang harus dikuasai siswa kelas rendah. Tetapi pada kenyataannya siswa kelas II sekolah dasar masih memiliki keterampilan membaca dan menulis permulaan yang rendah. Hal ini dibuktikan dengan siswa yang belum menguasai tanda baca, pelafalan yang belum jelas, masih mengulang kata dalam membaca, dan belum memperhatikan kerapian dalam menulis. Sehingga diperlukan media yang dapat membantu menyelesaikan permasalahan tersebut melalui penelitian ini. Penelitian ini mengembangkan media E-Book Creator dengan tujuan meningkatkan keterampilan membaca dan menulis permulaan siswa kelas II sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE. Berdasarkan hasil validasi ahli menunjukkan presentase 98,07% untuk ahli media, 95,83% untuk ahli materi, 96,87% untuk ahli Bahasa, dan 95% untuk ahli praktisi, sehingga media E-Book Creator dinyatakan sangat valid untuk digunakan. Berdasarkan hasil uji beda diperoleh nilai signifikasi 0,000 < 0,05, artinya terdapat peningkatan keterampilan membaca dan menulis permulaan dengan media ini. Selanjutnya berdasarkan hasil uji N-Gain untuk keterampilan membaca permulaan memperoleh 69,42 dan menulis permualaan memperoleh 72,46 yang termasuk katergori efektif, sehingga penggunaan E-Book Creator efektif untuk meningkatkan keterampilan membaca dan menulis permulaan siswa
IMPLEMENTASI HIGHER ORDER THINKING SKILLS DALAM MODEL PROJECT BASED LEARNING MATERI TEKS PROSEDUR KELAS VII
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam model Project Based Learning (PjBL) pada materi teks prosedur kelas VII MTs Miftahul Ulum Bendung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data berasal dari observasi 24 siswa kelas VII MTs Miftahul Ulum Bendung. Analisis dokumen dan wawancara digunakan untuk pengumpulan data. Analisis data penelitian menggunakan 4 tahapan, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa HOTS dalam model PjBL pada teks prosedur dapat diterapkan dengan baik oleh guru Bahasa Indonesia pada siswa kelas VII MTs Miftahul Ulum Bendung. Metode tersebut diterapkan dengan cara melatih siswa untuk menganalisis, mengevaluasi, dan menilai pembelajaran yang diberikan melalui pembelajaran individu, diskusi kelompok, dan presentasi, sehingga siswa dapat memahami, mengerjakan, dan menelaah teks prosedur dengan baik. Dampak dari penerapan HOTS dalam model PjBL pada teks prosedur adalah siswa dapat berpikir kritis, kreatif, memecahkan masalah secara sistematis. Keterbatasan waktu pembelajaran di kelas menjadi salah satu hambatan dalam penerapan HOTS dalam model PjBL pada teks prosedu
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KIT ELEKTRONIKA DASARUNTUK MAHASISWA PENDIDIKAN FISIKA
Elektronika merupakan mata kuliah di program studi pendidikan fisika Pembelajaran matakuliah elektronika tidak hanya teori saja tetapi diikuti pratikum untuk menerapkan hasil teori yang dipelajari. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran KIT elektronika dasar untuk prodi pendidikan fisika. Fokus penelitian ini adalah menganalisis hasil validitas media pembelajaran KIT elektronika dasar. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode pegembangan 4D yang terdiri atas define, design, develop, disseminate. Akan tetapi penelitian ini dilaksanakan sampai tahap pengembangan produk kemudian dilakukan validasi dengan menggunakan instrumen penilaian. Instrumen peniaian terdiri dari lembar penilaian validasi pada aspek media dan lembar penilaian validasi pada aspek materi. Validator berjumlah tiga orang yang terdiri dari pakar. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajara kit elektronika dasar valid dengan skor rata-rata validasi pada aspek materi sebesar 3,70 dan pada aspek media sebesar 3,59. Media pebelajaran KIT elektronika dasar yang dikembangkan dapat dilanjutkan ketahap implementasi produk ke mahasiswa Pendidikan fisika lebih luas
IMPLEMENTASI PENDEKATAN PQRST DALAM MATERI TEKS DESKRIPSI KELAS VII B DI SMP UNGGULAN BAITUL FATTAH SURABAYA
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pendekatan PQRST (Preview, Question, Read, Summarize, Test) dalam pembelajaran materi teks deskripsi di kelas VII B SMP Unggulan Baitul Fattah Surabaya dan mendeskripsikan hasil belajar siswa dalam penggunaan metode PQRST dalam membaca teks deskripsi siswa kelas VII B SMP Unggulan Baitul Fattah Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah proses aktivitas belajar mengajar teks dekripsi dengan metode PQRST dan nilai hasil belajar siswa dalam membaca teks deskripsi melalui lembar jawaban siswa. Subjek penelitian ini adalah Guru Bahasa Indonesia dan Siswa kelas VII B di SMP Unggulan Baitul Fattah, yang berjumlah 33 siswa, dengan siswa laki-laki berjumlah 13 orang dan siswi perempuan berjumlah 20 orang. Penggunaan teknik pengumpulan data dari penelitian ini yakni observasi dan dokumentasi. Sementara itu teknik analisis datanya mencakup tiga tahapan, yaitu kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Teknik uji validitas data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Triangulasi Metode dicek dengan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa mampu membangun pemahaman awal terhadap teks melalui tahap preview. Tahap question mendorong siswa aktif merumuskan pertanyaan yang relevan dengan isi teks. Tahap read dan summarize menjadikan tahap untuk memproses informasi secara mendalam dan menyusun kembali dalam bentuk yang lebih ringkas sesuai pemahaman para siswa. Terdapat variasi setiap individu dalam kemampuan mengingat dan menerapkan pemahaman mereka terhadap teks bacaan dalam tahap test. secara keseluruhan, metode PQRST terbukti efektif dalam membantu siswa memahami teks deskripsi secara komprehensif
TELAAH STILISTIKA DALAM TEKS NARASI KARYA SISWA KELAS VII MTS SABILUNNAJAH SIDOARJO
Penelitian ini membahas mengenai penggunaan gaya bahasa yang digunakan siswa dalam menulis karangan narasi. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk keindahan bahasa yang digunakan siswa menggunakan pendekatan stilistika yaitu bentuk gaya bahasa pada kategori gaya bahasa perbandingan dan gaya bahasa pertentangan dalam teks narasi karya siswa kelas VII MTs Sabilunnajah Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Data dari penelitian ini yakni berupa teks narasi karya siswa kelas VII MTs Sabilunnajah Sidoarjo. Analisis dokumen digunakan untuk pengumpulan data. Teknik analisis data dilakukan dengan model mengalir, melalui 4 tahapan yaitu, pengumpulan data, kondensasi data atau reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan/verifikasi. Keabsahan data untuk menguji kevalidan penelitian ini menggunakan triangulasi teori. Hasil penelitian berdasarkan analisis yang telah dilakukan oleh penulis ditemukan bentuk gaya bahasa pada 8 teks narasi dari 17 teks narasi karya siswa kelas VII MTs Sabilunnajah Sidoarjo, terdapat gaya bahasa majas metafora empat kutipan dan gaya bahasa personifikasi tiga kutipan. Dengan demikian gaya bahasa yang dominan digunakan siswa kelas VII MTs Sabilunnajah Sidoarjo adalah gaya bahasa majas metafora
PENERAPAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI PESERTA DIDIK KELAS V MI
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menulis puisi pada peserta didik kelas V MI Islamiyah Jeruk Lakarsantri Surabaya pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2024/2025. Data awal menunjukan bahwa terdapat 30% peserta didik kelas V yang belum bisa menulis puisi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis peserta didik Kelas V MI Islamiyah Jeruk Lakarsantri Surabaya dengan menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). Harapannya, keterampilan menulis puisi peserta didik meningkat sehingga hasil belajarnya sesuai dengan Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM), khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas V MI Islamiyah Jeruk Lakarsantri Surabaya. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Tindakan pada Siklus I dan II menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi peserta didik. Tiap siklus berlangsung dua pertemuan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes menulis puisi dan pengamatan catatan observasi lapangan. Instrumen yang digunakan menggunakan modul ajar, lembar observasi kelas, dan lembar tes peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif. Penelitian ini mengalami peningkatan, hal ini terbukti pada siklus I menjadi 60% dan pada siklus II meningkat menjadi 90%. Dengan demikian pada siklus II sudah memperoleh hasil persentase di atas ketentuan indikator capaian yang ditetapkan. Hal ini menunjukkan bahwa model Contextual Teaching and Learning (CTL) pada pembelajaran Bahasa Indonesia mampu meningkatkan keterampilan menulis puisi peserta didik Kelas V MI Islamiyah Jeruk Lakarsantri Surabaya