Online Journal FKIP UM Metro (Universitas Muhammadiyah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan)
Not a member yet
    2676 research outputs found

    PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PROJECT BASED LEARNING BERBASIS ETNO-STEM PADA USAHA KERAJINAN PAHATAN BATU DI MUNTILAN

    Get PDF
    Perkembangan jaman membawa perubahan dalam pendidikan, khususnya mengenai perubahan kurikulum yang digunakan sebagai pedoman proses pembelajaran di sekolah. Pada saat ini Indonesia sedang melaksanakan kurikulum merdeka, dimana kurikulum ini merupakan kurikulum pemulihan akibat dampak dari virus covid-19. Disamping itu terdapat beberapa permasalahan yang timbul pada proses pembelajaran contohnya adalah mengenai bahan ajar yang harus digunakan untuk proses belajar dan mnegajar kemudian mengenai kurangnya minat ketertarikan untuk mempelajari kebudayaan daerah peserta didik. Sehingga peneliti akan mengembangkan bahan ajar dengan tujuan (1) Mendeskripsikan pengembangan bahan ajar berbasis etno-STEM pada usaha kerajinan pahatan batu di Muntilan  (2) Mengetahui  kelayakan hasil produk pengembangan bahan ajar berbasis etno-STEM pada usaha kerajinan pahatan batu di Muntilan. Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil dari penelitian ini adalah pengembangan bahan ajar berupa LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) menggunakan model project based learning berbasis etno-STEM. LKPD yang telah dirancang juga diujicobakan kepada 16 siswa di SMP. LKPD disusun berdasarkan langkah-langkah pada metode penelitian yaitu mengenai analisis kebutihann, desain produk, pengembangan produk, implementasi produk yang disusun kemudian evaluasi dari implementasi produk yang dilakukan. Hasil kelayakan produk adalah produk layak digunakan dengan kategori sangat baik berdasarkan persentase kevalidan data dengan perbaikan

    History of the Rami Alms Tradition in Preserving Local Culture in Kertayu Village, Sungai Keruh District, Musi Banyuasin District (1970-2022)

    Get PDF
    Kertayu Village, located in Sungai Keruh Sub-district, Musi Banyuasin Regency, is an area rich in cultural heritage and local traditions that have been passed down from generation to generation. One of the traditions that still takes place in this village is the Sedekah Bumi tradition. This tradition consists of sedekah lemang, a local specialty, as an expression of gratitude to God for the abundant harvest. This research is motivated by the rapid social, economic, and technological changes that can affect the sustainability of local traditions. Globalization and modernization can threaten the existence of traditions such as earth alms, so this research aims to find out the history of the earth alms tradition and its preservation in Kertayu Village, Sungai Keruh District, Musi Banyuasin Regency in 2015-2020. Meanwhile, the specific purpose of this research is to provide a deeper understanding of how the Earth Alms tradition in Kertayu Village is able to survive and adapt in facing the challenges of the times. This research uses historical research methods with four research steps, namely heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. The research generally found that the implementation of Sedekah Bumi from 2015 to 2020 involving all levels of society showed strong collaboration and upheld values. Indigenous activists play a crucial role in the adaptation and preservation of noble values, while the community is actively involved in efforts to maintain the relevance and value of this tradition. The challenges of modernization are met with strenuous efforts to maintain the continuity of this tradition by passing on its values to the younger generation

    Profil Keterampilan 4C Guru Bimbingan dan Konseling SMP di Kota Makassar: Implikasinya dalam Manajemen Bimbingan dan Konseling di Abad 21

    No full text
    In the 21st-century education era, the 4C skills (critical thinking skill, creativity skill, collaboration skill, and communication skill) serve as the primary keys in guidance and counseling management within schools. The research objective is to analyze the 4C skill profile of guidance and counseling teachers in Makassar City Middle Schools and its implications for guidance and counseling management. A descriptive suvery method was utilized by gathering data from 60 guidance and counseling teachers through a multidimensional 4C skills questionnaire that had been validated by material experts, and also based on the model's suitability with confirmatory factor analysis, demonstrating good validity and reliability. The research findings indicate that the 4C skills of Makassar City Middle School guidance and counseling teachers are significantly high, with critical thinking variables in the high category, creativity in the very high category, collaboration in the high category, and communication in the high category. Thus, they can manage complex situations, design innovative programs, facilitate effective collaboration, and enhance communication effectively. Consequently, guidance and counseling teachers equipped with 4C skills enhance the quality of guidance and counseling management, as well as the achievement of educational success in schools

    Peran Social Capital dalam Meningkatkan Psychological Well Being Mahasiswa Pengguna WhatsApp di Universitas Buana Perjuangan Karawang

    No full text
    WhatsApp has become one of the mainstay social media of the people of Indonesia. For students, WhatsApp is very helpful in lecture activities, information about lectures, assignments, and materials can be easily accessed through  the WhatsApp application. This study aims to look at the role of social capital in  the psychological well-being of students who use WhatsApp for the benefit of lectures at Buana Perjuangan University of Karawang. Sampling using the convenience sampling  method obtained 295 samples with a population of 11,950 students. The results of the study showed that the significance value of social capital was 0.000 < 0.05 on psychological well-being, then Ha was accepted and H0 was rejected, so it can be concluded that there is an influence  of social capital on  the psychological well-being of  students who use WhatsApp for the benefit of lectures at Buana Perjuangan University of Karawang. Social capital affects the psychological well-being  of students who use WhatsApp for lectures by 35.8%. Students with  high levels of social capital tend to have  good psychological well-being, have positive relationships with others in close and wide networks, emotional support in a good social sphere, and achieve a better life

    THE EFFECT OF PROJECT-BASED LEARNING (PJBL) USING PIZZALUV-MATHEMATICS MEDIA ON SELF-EFFICACY AND 4C SKILLS

    No full text
    In the era of modern education, effective instruments to measure 4Cs and students' self-efficacy are urgently needed. This study aims to (1) compare the mathematics skills of students taught using the PjBL model with Pizzaluv-Mathematics media and students taught using the PBL model; (2) measure the effect of PjBL on students' self-efficacy; and (3) evaluate the impact of PjBL on 4Cs. This study was conducted on twelfth-grade students at MAN 2 Malang, Indonesia, in the context of algebraic function limits. Pizzaluv-Mathematics media is designed to help students complete learning projects through communication, collaboration, and critical and creative thinking in making a "Love" shaped math pizza using visual media. This study used a quasi-experimental design involving 72 students divided into an experimental group (PjBL) and a control group (PBL) based on pre-existing class divisions. Data were collected using tests and questionnaires to measure self-efficacy and 4C abilities. Self-efficacy was assessed using a standard scale with proven validity and reliability, while 4C skills were measured through performance tasks and peer evaluations with strict objectivity standards. Two-way analysis of Variance (ANOVA) showed a significant difference in mathematics learning ability that favored the PjBL model using Pizzaluv-Mathematics media (p < 0.05, η² = 0.11). The results of one-way ANOVA also showed significant differences in 4C ability and self-efficacy between student groups (p < 0.01). In addition, Pearson correlation analysis revealed a strong positive relationship between 4C ability and self-efficacy (p < 0.01). The findings of this study indicate that the PjBL model using Pizzaluv-Mathematics media positively impacts students' self-efficacy and 4C ability.Di era pendidikan modern, instrumen yang efektif untuk mengukur 4C dan efikasi diri siswa sangat dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) membandingkan keterampilan matematika siswa yang diajarkan menggunakan model PjBL dengan media Pizzaluv-Mathematics dan siswa yang diajarkan menggunakan model PBL; (2) mengukur pengaruh PjBL terhadap efikasi diri siswa; dan (3) mengevaluasi dampak PjBL terhadap 4C. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas dua belas di MAN 2 Malang, Indonesia, dalam konteks limit fungsi aljabar. Media Pizzaluv-Mathematics dirancang untuk membantu siswa menyelesaikan proyek pembelajaran melalui komunikasi, kolaborasi, dan berpikir kritis dan kreatif dalam membuat pizza matematika berbentuk "Love" menggunakan media visual. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental yang melibatkan 72 siswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (PjBL) dan kelompok kontrol (PBL) berdasarkan pembagian kelas yang sudah ada sebelumnya. Data dikumpulkan menggunakan tes dan kuesioner untuk mengukur efikasi diri dan kemampuan 4C. Efikasi diri dinilai menggunakan skala standar dengan validitas dan reliabilitas yang terbukti, sementara keterampilan 4C diukur melalui tugas kinerja dan evaluasi rekan sejawat dengan standar objektivitas yang ketat. Analisis Varians Dua Arah (ANOVA) menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam kemampuan belajar matematika yang mendukung model PjBL menggunakan media Pizzaluv-Matematika (p= 0,004, η² = 0,11). Hasil ANOVA satu arah juga menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam kemampuan 4C dan efikasi diri antara kelompok siswa (p= 0.001). Selain itu, analisis korelasi Pearson mengungkapkan hubungan positif yang kuat antara kemampuan 4C dan efikasi diri (p= 0,01). Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa model PjBL menggunakan media Pizzaluv-Matematika berdampak positif terhadap efikasi diri dan kemampuan 4C siswa

    Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbantuan iSpring Suite 11 Pada Mata Pelajaran Dasar-Dasar Akuntansi Kelas X SMK

    No full text
    Proses pembelajaran tentunya memerlukan sarana dan prasarana guna mendukung pembelajaran yang lebih baik, salah satunya dengan penggunaan media pembelajaran. Seiring perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, penggunaan media pembelajaran perlu disesuaikan dan diperhatikan lagi. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbantuan iSpring Suite 11 pada mata pelajaran Dasar-Dasar Akuntansi untuk kelas X, mengetahui kelayakan media yang dikembangkan, serta mengetahui respons peserta didik terhadap media pembelajaran yang dikembangkan.     Dalam penelitian ini model pengembangan yang digunakan yaitu ADDIE dengan tahapan analisis (analisis), desain (desain), pengembangan (pengembangan), implementasi (implementasi), dan evaluasi (evaluasi). Media pembelajaran interaktif yang dikembangkan dilakukan telah dan validasi terlebih dahulu oleh ahli materi, ahli bahasa, serta ahli media. Selanjutnya dilakukan uji coba terbatas pada 20 peserta didik kelas X Akuntansi dan Keuangan Lembaga SMK Negeri di Surabaya.     Hasil validasi ahli diperoleh kriteria sangat layak dengan rata-rata presentase kelayakan untuk ahli materi sebesar 91,88%, presentase kelayakan untuk ahli bahasa sebesar 96,36%, serta presentase kelayakan untuk ahli media sebesar 94%. Sedangkan untuk respon peserta didik diperoleh kriteria sangat baik dengan presentase sebesar 97,98%. Dengan demikian diperoleh hasil akhir bahwa produk media pembelajaran interaktif berbantuan iSpring Suite 11 sangat layak untuk dijadikan media pembelajaran dalam proses pembelajaran dengan rata-rata kelayakan ≥ 61%.Kata Kunci : Media Pembelajaran Interaktif, iSpring Suite 11 , Dasar-Dasar Akuntans

    THE ANALYSIS OF SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS’ MATHEMATICAL LITERACY VIEWED FROM PISA PROBLEMS

    Get PDF
    Literacy skills are important in learning mathematics. Mathematical literacy skills are able to provide opportunities for students to understand the benefits and practicalities of mathematics in real life, solve real-life problems using mathematics and can also be applied in decision making. This study aims to describe students' mathematical literacy abilities in terms of PISA problems. This research is descriptive qualitative. Selection of research subjects using purposive sampling. The research subjects in this study were students of Al Azhar Takengon Integrated High School, class XII Science, consisting of two students with high abilities. The data collection technique used the PISA problems and interviews. Data were analyzed using data analysis techniques proposed by Miles and Huberman. This study uses time triangulation to check the validity of the data. The research results showed that the profile of the mathematical literacy ability of students with high mathematical ability in solving PISA problems is classified as good. Subjects are able to think at an advanced level and students are able to complete the six levels of PISA problems given by fulfilling each mathematical process in mathematical literacy; formulate, employ, and interpret.   Kemampuan literasi menjadi hal yang penting dalam pembelajaran matematika. Kemampuan literasi matematika mampu memberikan kesempatan pada siswa untuk memahami manfaat dan kepraktisan matematika dalam kehidupan nyata, memecahkan masalah pada kehidupan nyata dengan menggunakan matematika serta dapat juga diaplikasikan dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa ditinjau dari soal PISA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Pemilihan subjek penelitian menggunakan purposive sampling. Subjek penelitian pada penelitian ini adalah siswa SMA Terpadu Al Azhar Takengon kelas XII IPA yang terdiri dari dua orang siswa yang berkemampuan tinggi. Pengumpulan data menggunakan tes PISA dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman. Penelitian ini menggunakan triangulasi waktu untuk pemeriksaan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil kemampuan literasi matematis siswa berkemampuan matematika tinggi dalam menyelesaikan soal PISA tergolong baik. Subjek sudah mampu berpikir pada tingkat lanjut dan mampu menyelesaikan enam level soal PISA yang diberikan dengan memenuhi setiap proses matematika pada literasi matematis, yaitu memformulasi, menerapkan, dan menginterpretasika

    ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA DAN HABITS OF MIND

    No full text
    Kemampuan yang diperlukan di abad ke-21 ini salah satunya adalah literasi matematika. Hasil kognitif atau literasi matematika dipengaruhi oleh beberapa faktor termasuk habits of mind. Penelitian ini mengusung tujuan untuk menguraikan kapasitas literasi matematika pada siswa SMP kelas 9, menggambarkan kebiasaan berpikir atau habits of mind yang mereka miliki, serta memeriksa korelasi antara habits of mind tersebut dengan literasi matematika mereka. Dalam upaya meneliti hal ini, digunakan pendekatan kualitatif dengan melibatkan 31 siswa dari kelas 9F SMP Negeri 1 Imogiri, Kabupaten Bantul. Data dikumpulkan menggunakan metode tes dan non-tes, dimana tes berupa soal untuk menilai literasi matematika dan non-tes berupa angket untuk menilai habits of mind. Proses analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, analisis, dan penarikan kesimpulan. Hasilnya menunjukkan bahwa secara umum, kemampuan literasi matematika siswa berada pada tingkat sedang, namun pada domain konten geometri (space and shape) mereka menunjukkan hasil yang rendah. Kemudian habits of mind yang dimiliki siswa secara umum kategori tinggi. Habits of mind tidak berpengaruh siginifikan terhadap literasi matematika. Hubungan antara habits of mind dan literasi matematika adalah lemah tapi pasti.One of the skills needed in the 21st century is mathematical literacy. Cognitive outcomes or mathematical literacy are influenced by several factors including habits of mind. This research aims to elucidate the capacity of mathematical literacy in 9th-grade junior high school students, describe the habits of mind they possess, and examine the correlation between these habits of mind and their mathematical literacy. In attempting to investigate this, a qualitative approach involving 31 students from class 9F of State Junior High School 1 Imogiri, Bantul Regency, was employed. Data were collected using both test and non-test methods, where the test consisted of questions to assess mathematical literacy and the non-test method involved a questionnaire to evaluate habits of mind. The data analysis process included data collection, data reduction, analysis, and conclusion drawing. The results indicate that overall, the students' mathematical literacy skills are at a moderate level, but in the geometry content domain (space and shape), they show low results. Additionally, the students generally possess habits of mind in the high category. However, habits of mind do not significantly influence mathematical literacy. The relationship between habits of mind and mathematical literacy is weak but definite

    PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS ETNOMATEMATIKA BATIK KAWUNG PADA MATERI UNSUR-UNSUR LINGKARAN

    Get PDF
    Pembelajaran matematika kelas VI C di MIN 4 Lampung Timur masih bergantung pada buku paket, yang mengakibatkan siswa kurang terlibat dalam pembelajaran dan lebih banyak terfokus pada guru. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan materi LKPD yang berguna dan valid untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran unsur lingkaran berbasis batik Kawung. Validitas dan kepraktisan LKPD inilah yang menentukan kualitasnya. Metode yang digunakan adalah metode pengembangan 4D yaitu, define, design, development, and dessiminate. Penelitian ini melibatkan ahli materi, ahli desain, ahli bahasa, guru matematika, serta 10 siswa kelas VI MIN 4 Lampung Timur. Instrumen yang digunakan yaitu, angket kebutuhan guru dan siswa, lembar validasi produk, dan lembar kepratisan produk. Penelitian ini menghasilkan LKPD yang memenuhi kategori valid dengan nilai persentase dari ahli materi, ahli desain, dah ahli bahasa berturut-turut sebesar  91,18%; 80,6%; dan 82,5%. Sedangkan nilai persentase dari respon guru sebesar 91,7% dan persentase respon siswa sebesar 94,2%; 88,4%; 94,2%; 98,07%; 86,53%; 88,46%; 86,53%; 90,38%; 92,30%; dan 83,69% yang termasuk ke dalam kategori sangat praktis. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa materi LKPD unsur lingkaran berbahan dasar batik kawung memenuhi syarat sah dan bermanfaat sehingga layak digunakan dalam kegiatan pendidikan matematika.Class VI C mathematics learning at MIN 4 East Lampung still relies on textbooks, which results in students being less involved in learning and more focused on the teacher. Therefore, the purpose of this research is to provide useful and valid LKPD material for use in learning activities on the elements of circles based on Kawung batik. The validity and practicality of this LKPD are what determine its quality. The quality of this LKPD is determined from the aspects of validity and practicality. The method used is the 4D development method, namely, define, design, develop, and disseminate. This research involved material experts, design experts, linguists, mathematics teachers, and 10 class VI students of MIN 4 East Lampung. The instruments used are teacher and student needs questionnaires, product validation sheets, and product practicality sheets. This research produced LKPD that met the valid category with percentage values from material experts, design experts and language experts respectively at 91.18%; 80.6%; and 82.5%. Meanwhile, the percentage value of teacher responses was 91.7% and the percentage of student responses was 94.2%; 88.4%; 94.2%; 98.07%; 86.53%; 88.46%; 86.53%; 90.38%; 92.30%; and 83.69% fall into the very practical category. Thus, it can be said that the LKPD material on circle elements based on kawung batik satisfies the legitimate and useful requirements, making it appropriate for use in math education activities

    Traditional Expressions: A Folklore Study of Banjar People's Communication Patterns Based on History and Local Wisdom

    No full text
    As a collective culture passed down from generation to generation through oral tradition, folklore is still not widely known to the public. Even though the term folklore has been around for a long time, even long before the term culture, folklore is still considered a foreign science. In Indonesia, folklore studies and efforts to inventory various folklore have been carried out quite a lot, especially by James Danandjaya. However, until now there are still not many people doing Banjar folklore. This research found that the Banjar people's communication patterns are unique and have a local style. Traditional expressions contain many social, cultural, educational, economic, religious functions and values, outlook on life, leadership and even political values. This article aims to describe the various forms and functions of traditional expressions of the Banjar community or urang. The method used is descriptive qualitative, literature study and interviews. The results of the analysis show that the traditional expression urang Banjar has the function of softening sentences and as a medium for conveying criticism, advice and jokes

    1,862

    full texts

    2,676

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Online Journal FKIP UM Metro (Universitas Muhammadiyah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇