1,722,043 research outputs found
NETRALITAS LURAH PADA PILKADA 2020 PERSPEKTIF SIYASAH TANFIDZIYAH (Studi di Kelurahan Gunung Sugih Raya Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah)
ABSTRAK
Besarnya pengaruh lurah terhadap masyarakat, sering
menjadikannya sebagai panutan bagi masyarakat. Dalam menjalankan
tugasnya sebagai aparat pemerintah Kelurahan, sering terdapat lurah
yang terlibat dalam politik, di mana ia berperan sebagai penggerak
politik masyarakat. Hal tersebut tentunya sangat bertolak belakang
dengan jabatannya sebagai aparatur pemerintahan yang diharapkan
berlaku netral dalam politik. Dengan keterlibatan lurah dalam
berpolitik tentunya akan menimbulkan berbagai macam persepsi di
kalangan masyarakat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah
bagaimana netralitas lurah pada Pilkada 2020 di Kelurahan Gunung
Sugih Raya Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah?
Bagaimana perspektif siyasah tanfidziyah terhadap netralitas lurah
pada Pilkada 2020 di Kelurahan Gunung Sugih Raya Kecamatan
Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah? Tujuan penelitian ini
untuk mengetahui netralitas lurah pada Pilkada 2020 di Kelurahan
Gunung Sugih Raya Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung
Tengah dan untuk mengetahui perspektif siyasah tanfidziyah terhadap
netralitas lurah pada Pilkada 2020 di Kelurahan Gunung Sugih Raya
Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah.
Jenis penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field
research), dan sifat penelitian ini yaitu deskriptif analisis. Sumber
data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Teknik
pengumpulan data menggunakan interview dan dokumentasi. Teknik
pengolahan data yaitu, editing, coding, dan sistematisasi data.
Kemudian analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif
dengan pendekatan berfikir secara deduktif.
Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik sebuah kesimpulan,
pertama, lurah di Kelurahan Gunung Sugih Raya Kecamatan Gunung
Sugih Kabupaten Lampung Tengah pada Pilkada 2020 dianggap tidak
netral karena mendukung salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil
Bupati Lampung Tengah. Anggapan itu didasarkan pada kejadian�kejadian di lapangan pada proses kampanye, di mana lurah seringkali
melarang dan membubarkan masa yang melakukan kampanye dengan
alasan protokol kesehatan. Lurah juga mengadakan pengajian bapak�bapak dan ibu-ibu, kemudian setelah selesai acara pengajian lurah
iii
memberikan kata sambutan berupa ucapan terima kasih serta
menghimbau agar mendukung dan memilih pasangan calon Kepala
Daerah Kabupaten Lampung Tengah. Kedua, netralitas lurah pada
Pilkada 2020 di Kelurahan Gunung Sugih Raya Kecamatan Gunung
Sugih Kabupaten Lampung Tengah bertentangan dengan siyasah
tanfidziyah, hal ini dikarenakan lurah di Kelurahan Gunung Sugih
Raya telah melanggar sumpahnya untuk mentaati peraturan
perundang-undangan yang dalam hal ini untuk bersikap netral dan
tidak memihak pasangan calon tertentu dan ini bertentangan dengan
prinsip-prinsip kepemimpinan dalam Islam
ANALISIS IMPLEMENTASI PEMBERDAYAAN EKONOMI PEREMPUAN MELALUI PROGRAM PNM MEKAAR SYARIAH DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM ( Studi Pada Desa Gunung Sugih Raya Kecamatan Gunung Sugih )
ABSTRAK
Skripsi yang berjudul “Analisis Implementasi Pemberdayaan Ekonomi
Perempuan Melalui Program PNM Mekaar Syariah dalam Perspektif
Ekonomi Islam (Studi pada Desa Gunung Sugih Raya, Kecamatan Gunung
Sugih)”. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana Implementasi
Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Melalui Program PNM Mekaar Syariah dalam
Perspektif Ekonomi Islam di Desa Gunung Sugih Raya, Kecamatan Gunung
Sugih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pemberdayaan
ekonomi perempuan melalui program PNM Mekaar Syariah yang dilakukan di
Desa Gunung Sugih Raya Kecamatan Gunung Sugih dan untuk mengetahui
program PNM Mekaar Syariah dalam perspektif Ekonomi Islam di Desa Gunung
Sugih Raya Kecamatan Gunung Sugih.
Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian lapangan (field
research), di mana dalam penelitian ini penulis akan menggambarkan tentang
Implementasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Melalui Program PNM Mekaar
Syariah dalam Perspektif Ekonomi Islam di Desa Gunung Sugih Raya, Kecamatan
Gunung Sugih. Cara pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan
dokumentasi. Kemudian data yang sudah terkumpul dianalisis secara deskriptif
analisis.
Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka dapat diketahui
bahwa kualitas dan kapabilitas SDM, pendapatan, tabungan, konsumsi, dan
produksi mengalami peningkatan setelah anggota mendapatkan pinjaman
komersial di PNM Mekaar Syariah. Tinjauan ekonomi Islam terhadap program
PNM Mekaar Syariah sudah sesuai dengan prinsip pemberdayaan ekonomi
perempuan perspektif ekonomi Islam antara lain: prinsip al-‘adl, prinsip
persamaan, prinsip partisipasi, prinsip etos kerja, dan prinsip ta’awun. Sedangkan
dalam perhitungan pembiayaan mudharabah sudah sesuai dengan fatwa DSN
MUI No.15/DSN-MUI/IX/2000.
Kata Kunci: Ekonomi Islam, Implementasi, Pemberdayaan Ekonomi
Perempuan, Program PNM Mekaar Syariah
Model Pembelajaran Ngaji Sugih: Studi Kasus di Pondok Pesantren Mukmin Mandiri Sidoarjo
Model pembelajaran ngaji sugih merupakan model pembelajaran yang hanya ada di pesantren Mukmin Mandiri Sidoarjo. Model pembelajaran ngaji sugih merupakan kajian yang dilakukan untuk meningkatkan spirit religius serta motivasi bagi santri dan masyarakat agar kaya hati dan kaya harta. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk membahas lebih dalam mengenai kosep model pembelajaran ngaji sugih. 2) Membahas lebih dalam mengenai pelaksanaan model pembelajaran ngaji sugih. 3) Mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pada model pembelajaran ngaji sugih di pondok pesantren Mukmin Mandiri Sidoarjo. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi kasus dan pendekatannya adalah pendekatan kualitatif, yakni fenomenologis dan interaksi simbolik. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Konsep model pembelajaran ngaji sugih merupakan konsep program pengajian sebagai bekal jama’ah dan santri untuk selalu mengingat Allah sebelum ajal menjemput, ketika suka dan duka, mengingat Allah ketika sedang berusaha dalam bekerja. Konsep awal program ini bertujuan untuk meningkatkan jiwa spiritulisme dan kewirausahaan jama’ah yang mengikutinya. Perencanaan penerapan ngaji sugih dengan cara para jama’ah dan santri di berikan pemahaman terlebih dahulu langkah demi langkah memulai dan menjalankan agar selalu istiqomah dalam mengikuti ngaji sugih serta menerapkan dzikir dan salawat sehari-hari. Kemudian para jama’ah ngaji sugih diberikan fasilitas untuk ikut serta dalam mengelolah usaha yang dikelolah pesantren yakni usaha kopi. 2) Pelaksanaan model pembelajaran ngaji sugih dimulai dengan shalat dhuha berjama'ah, dan terakhir ditutup dengan do’a yang dipimpin KH. Muhammad Zakki yang di lantunkan mengandung harapan-harapan untuk kesehatan, rezeki, keselamatan, dan kehidupan barokah. 3) Faktor pendukung model pembelajaran ngaji sugih di pondok pesantren Mukmin Mandiri Sidoarjo yaitu terdapat bantuan dana dari infestor jama’ah ngaji sugih yang menjadi pengusaha yang ikhlas menyumbangkan sebagaian hartanya. Faktor penghambat model pembelajaran ngaji sugih yaitu tidak adanya informasi resmi seperti iklan atau bener sehingga para jama’ah sering ketinggalan informasi kapan pengajian di laksanakan
HEGEMONI DALAM SATUA MEN TIWAS TEKEN MEN SUGIH
Men against women usually do hegemony. However, it does not rule out the possibility that women can do hegemony over their fellow human beings. Even if women do hegemony towards women, their form can be more sadistic than male hegemony towards women. They are not only found in real life but also in texts of literary works such as in Satua Men Tiwas signed Men Sugih, where this literary work is one of the well-known ones in Bali. In each of the Men Tiwas signed by Sugih, Men described the hegemony of Men Sugih towards Men Tiwas, where the economic levels of both of them are inversely proportional. Like the concept of karmapala in Bali, in this literature Men Sugih also got karmapala due to his sadistic actions towards Men Tiwas.Keywords: Literature, women, Hegemony, Economy, Karmaphal
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP UANGSEWA DIALIHKAN KE PEMBAYARAN HUTANG (Studi di Kelurahan Gunung Sugih Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah)
ABSTRAK
Sewa menyewa bisa diartikan sebagai pemakaian suatu barang
dalam jangka waktu tertentu dengan suatu imbalan berupa uang yang
harus dibayarkan oleh si penyewa sebagai biaya pemakain barang
tersebut.seperti Sewa-menyewa yang terjadi di Kelurahan Gunung
Sugih.dalam perjanjian sewa-menyewa ini tentunya telah di sepakati
mengenai hak dan kewajiban para pihak, tetapi dalam praktiknya
pihak penyewa lahan dibebankan sejumlah hutang yang harus
dibayarkan dengan cara mengalihkan uang sewa.Rumusan masalah
dalam penelitian ini adalah Bagaimana Praktik akad sewa menyewa
terhadap uang sewa dialihkan ke pembayaran hutang dan Bagaimana
perspektif hukum Islam terhadap praktik akad sewa menyewa
kemudian uang sewa dialihkan ke pembayaran hutang di Kelurahan
Gunung Sugih Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung
Tengah.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research)
yang sifatnya deskriptif analisis sumber data yang digunakan yaitu
data primer didapatkan dengan wawancara dengan responden dan data
sekunder diperoleh dari referensi buku atau jurnal yang mendukung
penelitian ini. metode pengumpulan data dalam penelitian ini
dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Metode pengolahan data dilakukan melalui pemeriksaan data dan
sistematika data, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan cara
berpikir induktif.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Praktik
akad sewa menyewa terhadap uang sewa dialihkan ke pembayaran
hutang di Kelurahan Gunung Sugih dalam jangka waktu 5 tahun, pada
awalnya akad sewa-menyewa lahan berjalan sesuai kesepakatan antara
kedua belah pihak, tetapi pada tahun ke 2 penyewaan pihak pemilik
lahan memiliki sejumlah hutang kepada PNM mekar dan pihak
penyewa lahan diharuskan untuk membayar hutang tersebut dengan
cara mengalihkan uang sewa lahan tersebut dan ditinjau dari
perspektif hukum Islam praktik akad sewa- menyewa lahan tersebut
belum memenuhi rukun dan syarat sewa- menyewa maka akad sewa
menyewa terhadap uang sewa dialihkan ke pembayaran hutang yang
terjadi di Kelurahan Gunung Sugih Kecamatan Gunung Sugih
Kabupaten Lampung Tengah menurut Perspektif Hukum Islam adalah
tidak sah.
Kata Kunci: Hukum Islam, Sewa-menyewa, Hiwalah. ABSTRACT
Rental can be interpreted as the use of an item for a certain
period of time with an imbalance in the form of money which must be
distributed by the lessee as the cost of using the item. Like the rental
that occurs in Gunung Sugih Village. and the obligations of the
parties, but in practice the land lessee burdens a number of debts
which must be transferred by transferring the rent money. The
formulation of the problem in this research is How the practice of the
lease contract is for the rent money to be transferred to debt payments
and What is the perspective of Islamic law on the practice of the lease
contract? rent then the rent money is transferred to debt payments in
Gunung Sugih Village, Gunung Sugih District, Central Lampung
Regency.
This research is field research (field research) which is
descriptive analysis, the data sources used are primary data obtained
through interviews with respondents and secondary data obtained
from reference books or journals that support this research. Data
collection methods in this research were carried out by means of
observation, interviews and documentation. The data processing
method is carried out through data examination and data systematics,
while data analysis is carried out using inductive thinking.
Based on the results of the research, it can be concluded that
the practice of renting contracts for rent is transferred to debt
payments in Gunung Sugih Village within a period of 5 years. The
land has a debt owed to PNM Bloom and the land lessee is obliged to
pay the debt by transferring the land rental money and from an Islamic
law perspective the practice of the land rental contract has not met the
terms and conditions of the rental, so the rental contract is for money.
Lease transfer to pay debts that occurred in Gunung Sugih Village,
Gunung Sugih District, Central Lampung Regency according to an
Islamic Law Perspective is invalid.
Keywords: Islamic Law, Leasing, Hiwalah
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM GAGURITAN PUYUNG SUGIH
Character education is a system that instills character values ??in students, which involvesa component of knowledge, individual awareness, determination, and also the willingness andaction of the values, both to God Almighty, self, human sesame, environment, or nation, watuwill be realized by the human being (Aunillah, 2011: 18-19). The main foundation that must beused as a basis for implementing education is universal morality that can be extracted fromreligion, in this case the teachings available in the Vedas or the Holy Scriptures of Hinduism,especially in the lontar, kekawin-kekawin, geguritan-geguritan in Bali, therefore the values??derived from this holy book are the most appropriate way for everyone. Of the many existinggeguritan, the focus of this research is Geguritan Puyung Sugih. Geguritan Puyung Sugih arealso many people who use Hinduism education as well as general education values. The manyvalues ??contained in this Puyung Sugih geguritan post a strong appeal to be studied in order tobe used in life
AJARAN KESUSILAAN DALAM SATUA BALI MEN TIWAS TEKEN MEN SUGIH
Satua is an educational medium that has existed in Bali since ancient times. Through satua, the values of education are conveyed by packaging stories that are interesting, educational, and teaching without patronizing. One of Bali's existing and popular units in Bali is the Satua Men Sugih signed by Men Tiwas. This Satua tells about two women who are very different in terms of the existence of life. Men Sugih was a rich woman but stingy, while Men Tiwas was a poor and innocent woman. Satua Men Sugih the Men Tiwas signature contains the value of moral education which, when linked to the teachings of Hinduism, actually teaches the listener to avoid mischief, and loba or greed. Besides that Satua Men Sugih signed by Men Tiwas mandated that good deeds would certainly be rewarded well, as well as the unrighteous deeds would get equal reward. Keywords: Bali Satua, Susila, Hinduis
PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BADAN USAHA MILIK DESA SUGIH ANUGRAH
Abstrak: Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) adalah badan usaha yang dikelola oleh pemerintah desa dan masyarakat desa dengan tujuan untuk memperkuat serta meningkatkan perekonomian masyarakat desa. BUMDes Sugih Anugrah bergerak dalam bidang Jasa Pelayanan dan Perdagangan yang dikelola oleh masyarakat desa dengan sumber modal diperoleh dari dana desa. Dalam menjalankan usahanya, BUMDes Sugih Anugrah belum mampu untuk menyusun laporan keuangan secara umum mengikuti siklus akuntansi yaitu mulai dari terjadinya transaksi sampai dengan dibuatnya laporan keuangan, yang siklus akuntansi tersebut terdapat informasi mengenai perkembangan BUMDes mulai dari perkembangan omset (penjualan), laporan laba rugi dan struktur permodalan BUMDes. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan cara melaksanakan sosialisasi dan pelatihan, pada tahap sosialisasi dilakukan workshop untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya suatu laporan keuangan untuk BUMDes, sementara pada tahap pelatihan dilakukan dengan cara melakukan penyusunan laporan keuangan BUMDes Sugih Anugrah. Kegiatan pengabdian ini dapat membantu BUMDes Sugih Anugerah dalam membuat dan menyusun laporan keuangan BUMDes Sugih Anugrah sesuai dengan SAK ETAP. Abstract: Village-Owned Enterprises (BUMDes) are business entities managed by the village government and village communities with the aim of strengthening and improving the economy of rural communities (Maheasy, 2018). BUMDes Sugih Anugrah is engaged in Services and Trade which is managed by village communities with capital sources obtained from village funds. In running its business, BUMDes Sugih Anugrah has not been able to compile financial statements in general following the accounting cycle, starting from the occurrence of transactions to making financial statements, in which the accounting cycle contains information about the development of BUMDes starting from the development of turnover (sales), profit and loss statements and BUMDes capital structure. The method used in the implementation of this service is carried out by carrying out socialization and training, at the socialization stage a workshop is held to provide an understanding of the importance of a financial report, while at the training stage it is carried out by preparing the financial statements of BUMDes Sugih Anugrah. This service activity can help BUMDes Sugih Anugerah in making and compiling financial reports for BUMDes Sugih Anugrah in accordance with SAK ETAP.
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP MEDIASI ONLINE PERKARA PERCERAIAN (Studi Di Pengadilan Agama Gunung Sugih Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah)
ABSTRAK
Hubungan antara suami dan istri tidak selalu bisa dipertahankan
dalam keadaan harmonis. Terkadang, pasangan suami istri mengalami
kesulitan dalam menjaga keutuhan rumah tangganya karena berbagai
masalah, baik yang bersumber dari faktor internal maupun eksternal
yang sulit diatasi. Hal ini bisa mengarah pada perceraian. Untuk
mengatasi peningkatan angka perceraian di Indonesia, diperlukan
mediasi antara kedua belah pihak sebagai salah satu solusi. Mediasi,
sebagai salah satu alternatif penyelesaian sengketa di luar pengadilan,
telah lama menjadi pilihan dalam berbagai konteks, seperti kasus
bisnis, lingkungan hidup, perburuhan, pertanahan, perumahan, dan
lain-lain. Ini merupakan respons terhadap tuntutan masyarakat akan
penyelesaian sengketa yang cepat, efektif, dan efisien. Harapan
masyarakat yang mencari keadilan melalui pengajuan perkara ke
pengadilan adalah mewujudkan prinsip-prinsip yang sederhana, cepat,
dan biaya ringan. Ini berarti proses pemeriksaan dan penyelesaian
harus dilakukan dengan efisiensi, baik dari segi waktu, prosedur,
maupun biaya.
Permasalahan dalam penelitian ini yaitu bagaimana pelaksanaan
mediasi online di Pengadilan Agama Gunung Sugih Kecamatan
Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah di Tinjau dari Perma no 3
tahun 2022 dan bagaimana pelaksanaan mediasi online di Pengadilan
Agama Gunung Sugih Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten
Lampung Tengah ditinjau dari Hukum Islam. Penelitian ini
merupakan jenis penelitian lapangan atau yang sering disebut sebagai
penelitian lapangan (field research),dan memiliki sifat penelitian yaitu
pendekatan deskriptif kualitatif.serta pengumpulan data dilakukan
dengan cara observasi wawancara dan dokumentasi.
Berdasarkan hasil analisis penulis disimpukan bahwa di
Pengadilan Agama Gunung Sugih, pelaksanaan mediasi online
mengacu pada Perma No 1 tahun 2016 Pasal 5, karena saat itu Perma
No 3 Tahun 2022 belum diberlakukan. Meskipun demikian,
pelaksanaan mediasi online di Pengadilan Agama online, jika dinilai
berdasarkan Perma No 3 Tahun 2022, telah sesuai dengan
prosedurnya. Mediasi juga untuk mendamaikan pihak-pihak yang
berkonflik ada dalam ajaran Islam dan diperbolehkan bahkan
dianjurkan, termasuk dalam urusan konflik rumah tangga. Maka
mediasi dalam kasus perceraian tidak bertentangan dengan prinsip�prinsip Islam.
Kata Kunci:Mediasi Online, Perceraian, Hukum Islam
PERAN TOKOH ADAT DALAM PENDIDIKAN POLITIK MASYARAKAT (Fenomena Pada Desa Gunung Sugih Baru Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran)
ABSTRAK
PERAN TOKOH ADAT DALAM PENDIDIKAN POLITIK
MASYARAKAT (Fenomena Pada Desa Gunung Sugih Baru
Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran)
Oleh :
Aldo Depriansyah
Pengetahuan masyarakat Desa Gunung Sugih Baru mengenai
politik cukup rendah sehingga masyarakat tidak berpartisipasi
dalam momen politik. Penelitian ini bertujuan mengetahui Peran
Tokoh Adat Dalam pendidikan politik di Desa Gunung Sugih Baru
Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran dan mengetahui
faktor penghambat dan pendukung pendidikan politik di Desa
Gunung Sugih Baru Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran.
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan
deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik
wawancara, observasi dan juga dokumentasi. Sedangkan teknik
analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan
membuat kesimpulan atau verivikasi data.
Peran Tokoh Adat Dalam Pendidikan Politik Masyarakat Desa
Gunung Sugih Baru Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran
dengan menyelenggarakan pendidikan politik di Desa Gunung
Sugih Baru dengan menggunakan beberapa strategi yakni analisis
masyarakat, perencanaa, mengkomunikasikan, pelaksanaan dan
evaluasi. Tokoh Adat berperan aktif dalam terselenggaranya
kegiatan pendidikan politik di Desa Gunung Sugih Baru Kecamatan
Tegineneng Kabupaten Pesawaran. Dan Faktor pendukung dari
terselenggaranya Peran Tokoh Adat Dalam Pendidikan Politik
Masyarakat Desa Gunung Sugih Baru Kecamatan Tegineneng
Kabupaten Pesawaran adalah adanya komitmen Tokoh Adat Desa
Gunung Sugih Baru Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran
dan juga adanya dukungan dari Kepala Desa dan Perangkat Desa Gunung Sugih Baru Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran.
Adapun faktor penghambat dari terselenggaranya Peran Tokoh Adat
Dalam Pendidikan Politik Masyarakat Desa Gunung Sugih Baru
Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran adalah kurangnya
partisipasi generasi muda Desa Gunung Sugih Baru Kecamatan
Tegineneng Kabupaten Pesawaran dan minimnya sumber daya
manusia yang tergolong tokoh adat Desa Gunung Sugih Baru
Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran.
Kunci : Peran, Tokoh Adat, Pendidikan Politik.
ABSTRACT
THE ROLE OF TRADITIONAL FIGURE IN COMMUNITY
POLITICAL EDUCATION (A phenomenon in Gunung Sugih
Baru Village, Tegineneng District, Pesawaran Regency)
By :
Aldo Depriansyah
The knowledge of the people of Gunung Sugih Baru Village
about politics is quite low so that the community does not
participate in political moments.This study aims to determine the
role of traditional leaders in political education in Gunung Sugih
Baru Village, Tegineneng District, Pesawaran Regency and to
determine the inhibiting and supporting factors of political
education in Gunung Sugih Baru Village, Tegineneng District,
Pesawaran Regency. This study uses qualitative research with a
qualitative descriptive approach. Data collection techniques using
interview techniques, observation and documentation. While the
data analysis technique uses data reduction, data presentation, and
making conclusions or data verification.
Role of Traditional Leaders in Political Education for the
Community of Gunung Sugih Baru Village, Tegineneng District,
Pesawaran Regency by organizing political education in Gunung
Sugih Baru Village using several strategies, namely community
analysis, planning, communicating, implementing and evaluating.
Traditional leaders play an active role in the implementation of
political education activities in Gunung Sugih Baru Village,
Tegineneng District, Pesawaran Regency. And the supporting
factor for the implementation of the role of traditional leaders in the
political education of the people of Gunung Sugih Baru Village,
Tegineneng District, Pesawaran Regency, is the commitment of the
Traditional Leaders of Gunung Sugih Baru Village, Tegineneng
District, Pesawaran Regency and also the support from the Village Head and Gunung Sugih Baru Village Apparatus, Tegineneng
District, Pesawaran Regency. . The inhibiting factors for the
implementation of the role of traditional leaders in the political
education of the people of Gunung Sugih Baru Village, Tegineneng
District, Pesawaran Regency, are the lack of participation of the
younger generation in Gunung Sugih Baru Village, Tegineneng
District, Pesawaran Regency and the lack of human resources
belonging to traditional leaders in Gunung Sugih Baru Village,
Tegineneng District, Pesawaran Regency.
Key : Role, Traditional Leaders, Political Education
- …
