1,720,963 research outputs found
KEMAMPUAN MENENTUKAN FAKTA DAN OPINI PADA TEKS BERITA SISWA KELAS XII SMA NEGERI 1 SIGI BIROMARU
ABSTRAK – Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah kemampuan siswa kelas XII SMA Negeri 1 Sigi Biromaru menentukan fakta dan opini pada teks berita. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan siswa kelas XII SMA Negeri 1 Sigi Biromaru menentukan fakta dan opini pada teks berita. Jenis penelitian yang digunakan penulis adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dalam menentukan fakta dan opini pada teks berita. Sampel dalam penelitian ini kelas XII IPA Model 2. Berdasarkan data yang diperoleh, nilai rata-rata siswa dalam menentukan fakta dan opini pada teks berita yaitu 74,54. Sehingga penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa siswa kelas XII IPA 2 Model SMA Negeri1 Sigi Biromaru tidak mampu menentukan fakta dan opini pada teks berita. Terdapat dua faktor penyebab siswa tidak mampu menentukan fakta dan opini pada teks berita yaitu faktor siswa dan faktor guru. Kata Kunci : Teks Berita, Fakta, Opin
PENGARUH PENERAPAN PP NO.71 TAHUN 2010, PEMANFAATAN E-SBN RITEL ONLINE DAN GOOD GOVERNANCE TERHADAP LAPORAN KEUANGAN (STUDI KASUS PADA PEMERINTAH KOTA YOGYAKARTA)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pengaruh Penerapan PP No 71 Tahun 2010, Pemanfaatan E-Sbn Ritel Online, Dan Good Governance (GG) Terhadap Keterandalan Laporan Keuangan pada Pemerintah Kota Yogyakarta. Data penelitian ini diperoleh dari koesioner (Primer) yang dibagikan kepada Asisten Pemerintah, Asisten Perekonomian, Asisten Administrasi Umum.Populasi dalam penelitian ini adalah orang- orang yang bekerja pada pemerintah kota yogyakarta. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini  sebayak 70 responden. Penelitian ini menggunakan analisis regresi bergandaHasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Penerapan PP No.71 tahun 2010 tidak berpengaruh signifikan. Hal ini dibuktikan dengan hasil t hitung 1,355 lebih kecil dari t tabel 1,66757 dan tingkat signifikansi sebesar 0,180 > 0,05 (2) Pemanfaatan e-sbn ritel online tidak berpengaruh signifikan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai t hitung 0,444 lebih kecil dari nilai t tabel 1,66757 dan tingkat signifikansi 0,658> 0,05 (3) good governance berpengaruh signifikan. Hasil uji hipotesis menyatakan bahwa nilai t hitung 3,374 lebih besar dari nilai t tabel 1,66256 dan tingkat signifikansinya 0,001< 0,05
Pengaruh Gaya Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas XI Di Madrasah Aliyah Negeri 3 Banjarmasin
Belajar adalah kegiatan yang dilakukan secara sadar. Dalam kegiatan belajar, seseorang menggunakan hampir semua panca indra dan pikirannya. Masing-masing individu, termasuk peserta didik memiliki gaya belajar yang berbeda. Ada yang menggunakan gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Hal ini juga terlihat di peserta didik yang ada di MAN 3 Banjarmasin. Beragamnya gaya belajar siswa tersebut menjadikan peneliti tertarik untuk mengetahui lebih mendalam apakah terdapat pengaruh antara gaya belajar terhadap prestasi siswa. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika kelas XI di MAN 3 Banjarmasin.
Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kuantitatif dan teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik korelasional (correlational research). Populasi penelitian adalah siswa kelas XI di MAN 3 Banjarmasin. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik purposive random sampling dengan sampel sebanyak 155 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu angket/kuesioner tentang gaya belajar, studi dokumenter, dan observasi. Teknik analisis data dengan menggunakan analisis deskriptif dengan bantuan software SPSS v.22.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang sangat rendah antara gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika di MAN 3 Banjarmasin. Hasil ini ditunjukkan pada nilai sig sebesar 0,068. Nilai ini mengandung arti bahwa pengaruh gaya belajar (X) terhadap prestasi belajar (Y) adalah sebesar 0,5% sedangkan sisanya 99,5% prestasi belajar dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI DALAM MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA MELALUI STRATEGI DEBAT AKTIF PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 042 MELI KECAMATAN BAEBUNTA KABUPATEN LUWU UTARA
PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN HARGA TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PRODUK KOSMETIK MS GLOW PADA AGEN PUTRY SHOP PALOPO
ABSTRAK
Risda 2023, “Pengaruh Kualitas Produk dan Harga Terhadap Kepuasan
Konsumen Produk Kosmetik Ms Glow pada Agen Putry Shop
Palopo” Skripsi Program Studi Manajemen Bisnis Syariah,
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri
Palopo dibimbing oleh Muzayyanah Jabani.
Penelitian ini membahas tentang pengaruh kualitas produk dan harga
terhadap kepuasan konsumen produk kosmetik Ms Glow pada agen Putry Shop
Palopo Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh
kualitas produk terhadap kepuasan konsumen produk kosmetik MS Glow pada
agen Putri Shop Palopo, untuk mengetahui pengaruh harga terhadap kepuasan
konsumen produk kosmetik MS Glow pada agen Putri Shop Palopo, untuk
mengetahui pengaruh kualitas produk dan harga terhadap kepuasan konsumen
produk kosmetik MS Glow pada agen Putri Shop Palopo.
Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Sampel pada
penelitian sebanyak 96 nasabah. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik
accidental sampling. Data diperoleh melalui kuesioner. Selanjutnya, data di
analisis menggunakan SPSS Versi 20
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Berdasarkan hasil uji t (parsial)
menunjukkan bahwa nilai thitung variabel kualitas produk lebih besar dari nilai
ttabel yang digunakan atau variabel kualitas produk dan nilai p-value atau sig.
variabel kualitas produk sebesar 0,001 atau lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05)
sehingga berdasarkan data tersebut dapat simpulkan bahwa variabel kualitas
produk berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kepuasan
konsumen produk kosmetik MS Glow pada agen Putri Shop Palopo. hasil uji
parsial menunjukkan bahwa nilai thitung variabel harga lebih besar dari nilai ttabel
yang digunakan atau variabel kualitas produk dan nilai p-value atau sig. variabel
harga sebesar 0,000 atau lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05) sehingga
berdasarkan data tersebut dapat simpulkan bahwa variabel harga berpengaruh
signifikan terhadap kepuasan konsumen. hasil uji F tersebut nilai Fhitung model
tersebut lebih besar dari nilai Ftabel yang digunakan atau kemudian nilai p-value
atau sig. sebesar 0,000 atau lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05) sehingga
berdasarkan data tersebut dapat simpulkan bahwa variabel kualitas produk dan
harga berpengaruh signifikan secara simultan terhadap kepuasan konsumen.
Kata Kunci : Harga, kualitas produk, kepuasan konsume
Peningkatan hasil belajar aritmatika sosial melalui penerapan model pembelajaran role playing pada siswa kelas VII-1 di SMP Swasta Muhammadiyah 30 Sihepeng Kecamatan Siabu
Penelitian ini dilatar belakangi karena hasil belajar matematika siswa di kelas VII belum sesuai dengan yang diharapkan, karena model pembelajaran yang digunakan hanya model ceramah saja dan belum pernah menerapka model pembelajaran role playing dalam proses belajar mengajar. Siswa hanya mendengarkan penjelasan dari guru, kurang aktif dalam proses pembelajaran dan tidak ada pertanyaan siswa dari bagian pembahasan yang tidak dimengerti.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana model pembelajaran Role Playing dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa pada pokok bahasan aritmatika sosial kelas VII-1 SMP Swasta Muhammadiyah 30 Sihepeng dengan jumlah 26 siswa, yang terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 15 orang siswa perempuan.
Jenis penelitian ini adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas) yang dilakukan dengan menggunakan metode siklus. Dalam hal ini, peneliti berfungsi sebagai guru sekaligus sebagai observer. Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika siswa maka instrument yang digunakan yakni observasi aktivitas dan tes yang berbentuk esai. Aktivitas yang diamati sebanyak 5 butir yaitu: (1) Siswa aktif memperhatika atau mendengarkan penjelasan dari guru; (2) Siswa berperan aktif dalam proses pembelajaran; (3) Siswa berani bertanya mengemukakan pendapatnya; (4) Siswa aktif mendiskusikan soal-soal yang diberikan guru; (5) Siswa dapat menyelasaikan soal-soal aritmatika sosial. Sedangkan untuk melihat hasil belajar siswa peneliti memberikan 5 butir soal berbentuk esay.
Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa hasil belajar siswa meningkat pada materi aritmatika sosial melalui model role playing ,hal ini dapat dilihat dari peningkatan hasil nilai rata-rata tes awal seluruh siswa yaitu 51,15 dan jumlah siswa yang lulus 5 siswa dengan persentase 19,23% dari 26 siswa. Pada tes siklus I pertemuan I dengan nilai rata-rata seluruh siswa yaitu 60,76 dan jumlah siswa yang lulus 7 siswa dengan persentase 26,92% dari 26 siswa. Pada tes siklus I pertemuan II dengan nilai rata-rata seluruh siswa yaitu 76,15 dan jumlah siswa yang lulus 15 siswa dengan persentase 57,69% dari 26 siswa. Sedangkan pada tes siklus II Pertemuan I dengan nilai rata-rata seluruh siswa yaitu 81,15 dan jumlah siswa yang lulus 17 siswa dengan persentase 65,38% dari 26 siswa. Pada tes siklus II Pertemuan II dengannilai rata-rata seluruh siswa yaitu 87,30 dan jumlah siswa yang lulus 23 siswa dengan persentase 88,46% dari 26 siswa. Berdasarkan persentase kelulusan siswa sudah mencapai yang diinginkan maka penelitian ini dihentikan sampai siklus II pertemuan I
Penanaman nilai-nilai tauhid melalui pembelajaran
This research is an assessment related to cultivating tawhid
values in Arabic language learning. The problems studied are
related to the values of tawhid instilled in Arabic language
learning. This study aims to understand the changes in
students learning after the cultivation of tauhid values
included in learning. The method used is literature research,
which looks for, collects, and analyses data. This research
shows several ways to instil tawhid values through Arabic
language learning. The urgency of instilling the value of
tawhid in Arabic language learning so that students are not
only cognitive experts but can integrate all aspects. Because
the world's life has a relationship with Allah SWT, especially
in the field of education, students can also have good morals
and manners in their daily lives
Ijtihad Imam Al Syafi’i tentang Keabsahan Rujuk dan Kaitannya dengan Pasal 167 Kompilasi Hukum Islam
Rujuk ialah mengembalikan status hukum perkawinan secara penuh setelah terjadi talak raj’i yang dilakukan oleh mantan suami terhadap mantan istri selama masa iddah dengan ucapan tertentu. Hanya saja dalam pelaksanaan rujuk tersebut terjadi perbedaan baik dikalangan ulama maupun Undang-Undang Perkawinan yang dipakai di Indonesia.
Tujuan penelitian adalah: (1) untuk mengetahui bagaimana metode istinbath hukum Imam Al-Syafi’i tentang tidak perlunya persetujuan istri dalam rujuk, (2) untuk mengetahui bagaimana keabsahan rujuk dalam pasal 167 KHI, (3) untuk mengetahui bagaimana persamaan dan perbedaan tentang keabsahan rujuk menurut Imam Al-Syafi’i dan pasal 167 KHI, dan (4) untuk mengetahui pendapat mana yang lebih relevan mengenai keabsahan rujuk antara Imam Al-Syafi’i dengan pasal 167 KHI.
Penelitian ini bertolak dari hasil ijtihad yang dilakukan oleh para imam mujtahid, hasil ijtihad tersebut dijadikan sebagai salah satu sumber hukum dari sumber-sumber hukum syari’ah yang merupakan sebuah pernyataan yang didasarkan pada dalil-dalil yang menunjukan kevalidannya, baik dalil yang bersifat isyarat ataupun jelas. Diantara dalil-dalil yang menunjukan hal tersebut, didasarkan pada dalil naqli Al-Quran.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah content analysis atau analisis isi. Hal tersebut karena penelitian ini meneliti atau mencari data pemikiran Imam Al-Syafi’i dan pasal 167 Kompilasi Hukum Islam. Data yang dikumpulkan menggunakan teknik studi pustaka yang kemudian data tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif.
Hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa (1) metode istinbath hukum imam Al-Syafi’i mengenai tidak perlunya persetujuan istri dalam rujuk adalah menggunakan metode istidlal yaitu menggunakan dasar hukum yang berasal dari Al-Quran, dan Sunnah. (2) keabsahan rujuk dalam KHI dijelaskan dalam pasal 167 ayat 2 KHI yaitu “rujuk dilakukan dengan persetujuan istri dihadapan Pegawai Pencatat Nikah atau Pembantu Pegawai Pencatat Nikah”, (3) persamaan antara pendapat Imam Al-Syafi’i dan pasal 167 KHI tentang keabsahan rujuk bahwa rujuk harus dengan pernyataan yang dilakukan oleh mantan suami kepada mantan istrinya dan mengharuskan adanya saksi dalam pelaksanaan rujuk. Sedangkan perbedaan antara pendapat Imam Al-Syafi’i dengan ketentuan yang ada dalam pasal 167 KHI yaitu Imam Al-Syafi’i berpendapat bahwa dalam pelaksanaan rujuk mantan suami tidak memerlukan persetujuan dari mantan istrinya. Sedangkan dalam KHI pasal 167 ayat 2 menjelaskan bahwa rujuk harus dilakukan dengan persetujuan istri, dan (4) pendapat yang lebih relevan antara Imam Al-Syafi’i tentang keabsahan rujuk dengan pasal 167 KHI adalah ketentuan yang ditetapkan dalam pasal 167 KHI
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
- …
