48 research outputs found

    PROFIL ANTROPOMETRIK ATLET SENAM TERHADAP PERFORMA (STUDI EX POST FACTO PADA ATLET SENAM)

    No full text
    Cabang olahraga senam merupakan salah satu cabang yang membutuhkan komposisi postur tubuh yang tepat untuk menunjang performa terbaiknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profil antropometrik terhadap performa atlet senam. Alasan dilaksanakannya penelitian ini dengan maksud agar setiap pelatih maupun atlet mengetahui profil antropometrik atlet senam untuk meningkatkan performa atlet pada kejuaraan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi expost facto. Subjek penelitian adalah Youth Athlete senam Jawa Barat yang berjumlah 17 atlet dengan rata-rata usia atlet 19,7, Teknik pengambilan sampel yang digunakan oleh penulis yaitu teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan adalah tes pengukuran antropometrik dan tes performa senam yang mengacu pada Code of Points (COP) yang ditetapkan oleh Federation International of Gymnastics (FIG). Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara profil antropometrik terhadap performa atlet. Pengaruh variabel korelasi antropometrik adalah: tinggi badan sebesar 0.678, berat badan sebesar 0.487, IMT sebesar -0.777, LiLA sebesar 0.605 dan lingkar perut sebesar -0.513. Dan ditunjukkan dengan nilai taraf signifikansi tinggi badan terhadap performa senam sebesar .003 < 0.05, berat badan terhadap performa senam sebesar .047 < 0.05, IMT terhadap performa senam sebesar 0 < 0.05, Lingkar Lengan Atas terhadap performa senam sebesar .010 < 0.05 dan lingkar perut terhadap performa senam sebesar .035 < 0.05. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa adanya pengaruh antropometrik yang signifikan terhadap performa dari atlet senam. Sport is a branch that requires the right composition of body posture to support its best performance. This study aims to analyze the effect of anthropometric profiles on the performance of gymnastics athletes. The reason for carrying out this research is that every coach and athlete knows the anthropometric profile of gymnastics athletes to improve the athlete's performance in the mind. The method used in this research is an ex post facto study. The subject of this research is Youth Athletes Gymnastics West Java which collects 17 athletes with an average age of 19.7 athletes. The sampling technique used by the author is saturated sampling technique. The instruments used are anthropometric measurement tests and gymnastics performance tests that refer to the Code of Points (COP) set by the International Federation of Gymnastics (FIG). The results showed that there was a significant correlation between anthropometric profiles on athlete performance. The influence of anthropometric correlation variables are: height of 0.678, weight of 0.487, BMI of -0.777, UAC of 0.605 and abdominal circumference of -0.513. And indicated by the level of significance level of height on performance gymnastics .003 < 0.05, weight on performance gymnastics .047 < 0.05, BMI on performance gymnastics 0 < 0.05, Upper Arm Circumference to performance gymnastics .010 < 0.05 and abdominal circumference on performance gymnastics .035 < 0.05. The conclusion of this study shows that there is a significant anthropometric influence on the performance of gymnastics athletes

    PENGARUH SENAM TERA TERHADAP TINGKAT STRES PADA LANSIA

    No full text
    ABSTRAK PENGARUH SENAM TERA TERHADAP TINGKAT STRES PADA LANSIA ( Studi Posyandu Sawunggaling Lidah Wetan, Lakarsantri, Surabaya) &nbsp; Nama: Ahmad Dzikri Anshori NIM: 12060484038 Program Studi: S-1 Ilmu keolahragaan Jurusan: Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Fakultas: Ilmu Keolahragaan Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing: Dr. Noortje Anita Kumaat, M.Kes. &nbsp; Lanjut usia merupakan suatu bagian dari tahap perjalanan hidup manusia yang keberadaannya senantiasa harus diperhatikan. Pandangan sebagian masyarakat yang menganggap lansia sebagai manusia yang tidak mampu, lemah, dan sakit-sakitan menyebabkan mereka memperlakukan lansia sebagai manusia yang tidak berdaya, sehingga segala aktivitasnya sangat dibatasi. Kondisi ini diperparah oleh tidak adanya waktu, tempat, dan kesempatan bagi lansia dalam melakukan aktivitas untuk mengisi sisa hidupnya. Oleh karena itu, para lansia perlu menjaga kondisi tubuhnya, salah satunya dengan melakukan senam Tera. Berdasarkan latar belakang tersebut, bisa diambil rumusan masalah yaitu: adakah pengaruh senam tera terhadap tingkat stres pada lansia?. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh senam tera terhadap tingkat stres pada lansia. Sehingga manfaat dari penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar manfaat senam tera terhadap tingkat stres pada lansia. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan mengguakan pretest posttest design. senam dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sebagai subyek dalam penelitian ini adalah posyandu lansia sawunggaling Lidah Wetan, Surabaya dengan sampel sebanyak 30 orang lansia dengan kriteria usia 60 keatas dengan instrumen berupa angket untuk memperoleh data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk melihat perbedaan signifikan secara statistik dapat dilihat pada angka Thitung yaitu 18,34 dengan probabilitas .200 &lt; &frac12; &alpha; (0,05), Thitung lebih besar dari Ttabel yaitu 18,34 &gt; 2,045 untuk nilai minus diabaikan, karena hasil penelitian tidak memihak pada satu kemungkinan hipotesis nol ditolak yang berarti terdapat pengaruh senam Tera terhadap penurunan stres pada lansia. Kata Kunci : Lansia, Senam Tera, Stres &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; ABSTRACT TERA GYMNASTICS EFFECT OF STRESS LEVEL ON ELDERLY (Studies Sawunggaling Beautiful Morning, Lidah Wetan, Lakarsantri Surabaya) Name: Ahmad Dzikri Anshori NIM: 12060484038 Study program: S-1 sports science Department of : Health Education and Recreation Faculty: Sport Science Name of Institution: State University of Surabaya Supervisor: Dr. Noortje Anita Kumaat, M.Kes. Elderly people are a part of the developmental stages of human life whose existence must always be considered. The views of some people who regard the elderly as people who can not afford, weak, and sickly cause they treat the elderly as human beings are helpless, so that all its activities are very limited. This condition is exacerbated by a lack of time, place, and opportunity for the elderly in an activity to fill the rest of his life. Therefore, the elderly need to maintain body condition, one of them by doing gymnastics Tera. Based on this background, could be taken formulation of the problem is: is there any influence tera gymnastics on the level of stress on the elderly ?. In this study aimed to investigate the effect of exercise tera against stress levels in the elderly. So that the benefits of this research was to determine how beneficial exercise tera on the level of stress in the elderly. This study is a quasi-experimental research project with pretest posttest design. gymnastics by using a qualitative approach. As the subjects in this study were Posyandu Sawunggaling Tongue Wetan, Surabaya with a sample of 30 older people with a minimum age requirement of 60 or older with a questionnaire instrument to obtain data. The results showed that to see statistically significant differences can be seen in figure 18.34 Thitung ie with probability .200 &lt;&frac12; &alpha; (0.05), Thitung greater than Ttabel ie 18.34&gt; 2.045 for a minus value is ignored, because the results the study did not take sides on the possibility of the null hypothesis is rejected, which means there are significant Tera gymnastics to decrease stress in the elderly. Keywords: Elderly, Tera Gymnastics, Stres

    EFEKTIFITAS PELAKSANAAN SENAM HAMIL TERHADAP KELANCARAN PROSES PERSALINAN

    No full text
    ABSTRAK Setiap hari di tahun 2023, lebih dari 700 wanita meninggal karena penyebab yang dapat dicegah terkait dengan kehamilan dan persalinan. Kematian ibu terjadi hampir setiap 2 menit pada tahun 2023. Latihan senam hamil yang dilakukan secara teratur dapat menuntun ibu hamil ke arah persalinan yang fisiologis selama tidak ada keadaan patologis yang menyertai kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas senam hamil terhadap kelancaran proses persalinan di Puskesmas Panipahan Kabupaten Rokan Hilir. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan Quasi Eksperimen desain penelitian Design Nonequivalent Control Group Design. Waktu penelitian dilaksanakan bulan September 2024 sampai Agustus 2025. Populasi adalah seluruh ibu hamil primigravida yang berjumlah 34 orang dengan sampel 17 orang kelompok kontrol dan 17 orang kelompok eksperimen. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat. Hasil univariat Rata-rata kelancaran proses persalinan ibu pada kelompok kontrol atau kelompok ibu yang tidak rutin melaksanakan senam hamil adalah tidak lancar dengan durasi kala II selama 124,12 menit. Rata-rata kelancaran proses persalinan ibu pada kelompok ekperimen atau kelompok ibu yang rutin melaksanakan senam hamil adalah lancar dengan rata-rata durasi kala II adalah 77,65 menit.&nbsp; Hasil uji parametric dengan uji T Independent diperoleh nilai P value &lt; α yaitu 0,000 &lt; 0,05 maka Ho ditolak Ha diterima, artinya ada efektivitas senam hamil terhadap kelancaran proses persalinan di Puskesmas Panipahan Kabupaten Rokan Hilir. Diharapkan bagi tempat penelitian untuk selalu menginformasikan dan mengajak ibu hamil agar rutin dalam pelaksanaan senam hamil sebagai salah satu upaya agar ibu dalam proses persalinan mengalami kelancaran. Kata Kunci &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Senam Hamil, Proses Persalinan Every day in 2023, more than 700 women die from preventable causes related to pregnancy and childbirth. Maternal deaths occur almost every 2 minutes in 2023. Regular prenatal exercise can guide pregnant women toward physiological childbirth as long as there are no pathological conditions accompanying the pregnancy. This study aims to analyze the effectiveness of prenatal exercise on the smoothness of the childbirth process at the Panipahan Health Center in Rokan Hilir District. The study design is quantitative with a Quasi-Experimental Nonequivalent Control Group Design. The research period was from September 2024 to August 2025. The population consists of all primigravida pregnant women, totaling 34 individuals, with a sample of 17 individuals in the control group and 17 individuals in the experimental group. Data analysis uses univariate and bivariate methods. The univariate results show that the average smoothness of the childbirth process for mothers in the control group or the group of mothers who do not regularly perform prenatal exercises is not smooth, with an average duration of the second stage of labor of 124.12 minutes. The average smoothness of the labor process in the experimental group, or the group of mothers who regularly performed prenatal exercises, was smooth, with an average duration of the second stage of labor of 77.65 minutes. The results of the parametric test using the Independent T-test yielded a P-value = 0.000 &lt; 0.05, so the null hypothesis (Ho) was rejected and the alternative hypothesis (Ha) was accepted, meaning that prenatal exercise has an effect on the smoothness of the labor in process Panipahan Community Health Center, Rokan Hilir Regency. It is hoped that research sites will always inform and encourage pregnant women to regularly participate in pregnancy exercises as a measure to ensure that mothers experience a smooth delivery process. Keywords: Prenatal Exercise, Chilbirth Proces

    Pengaruh Back Abdominal Massage Dan Senam Dysmenorrhea Terhadap Penurunan Nyeri Dysmenorrhea Siswi Remaja Putri SMA Negeri 1 Tuntang

    No full text
    Latar Belakang: Dysmenorrhea adalah nyeri haid yang terasa di perut bagian bawah dan muncul sebelum, selama atau setelah menstruasi. Dysmenorrhea disebabkan ketidakseimbangan hormon progesteron dalam darah, prostaglandin, dan faktor stress/psikologis mengakibatkan dysmenorrhea pada beberapa wanita. Dari data yang didapat, dismenore ini mengganggu setidaknya 50% wanita masa reproduksi dan 60-85% pada usia remaja, yang mengakibatkan banyaknya absensi pada sekolah maupun kantor. Untuk mengatasi hal tersebut sebagian wanita menggunakan obat yang berfungsi secara kuratif. Dalam penelitian akan memberikan alternatif terapi yang sederhana, mudah dilakukan dan bersifat preventif. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh beda antara back abdominal massage dan senam dysmenorrhea terhadap penurunan nyeri dysmenorrhea siswi remaja putri. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan quasi exsperiment dalam dua kelompok dengan two group pre post test design dimana melakukan pengukuran variabel dua kali, sebelum dan sesudah pelakuan. Populasi dalam penelitian ini adalah siswi SMA N 1 Tuntang. Sampel yang mengalami dysmenorrhea primer 20 orang dengan rincian kelompok back abdominal massage 10 sampel, sedangkan kelompok senam dysmenorrhea 10 sampel. Sampel tersebut akan diukur intensitas nyeri dysmenorrhea dengan menggunakan derajat dysmenorrhea, dan kemudian dianalisa dengan uji statistika. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil uji Mann-Whitney didapatkan hasil P=0,648, karena hasil tidak mendapatkan hasil yang signifikan secara statistika dengan demikian kita dapat menerima hipotesis H null diterima maka kesimpulannya bahwa antara back abdominal massage dan senam dysmenorrhea sama-sama menurunkan itensitas nyeri dysmenorrhea

    PERBANDINGAN SENAM AEROBIK LOW IMPACT DAN JALAN KAKI SELAMA 30 MENIT TERHADAP PENURUNAN GULA DARAH PADA WANITA USIA 40-50 CLUB SENAM JANTUNG SEHAT

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan senam aerobik low impact dan jalan kaki selama 30 menit terhadap penurunan kadar gula darah pada wanita usia 40-50 club senam jantung sehat. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 8 Desember 2019. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian One Group Pre Test dan Post Test Design. Sampel 20 orang wanita warga komplek pelindo 2 dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Sampel akan dicek gula darah awal (tes awal), kemudian melakukan senam aerobik low impact dan jalan kaki 30 menit lalu pengukuran gula darah dilakukan kembali setelah melakukan aktifitas senam aerobik low impact dan jalan kaki 30 menit (tes akhir). Alat yang digunakan untuk mengukur penelitian ini dalah Glukometer. Teknik pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan Uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan Hasil uji dari perhitungan nilai rata-rata beda selisih ( Mean of Different) dari senam aerobik low impact dan jalan kaki didapati hasil rata-rata sebesar 7,8 dan standar error sebesar 1,7. Kemudian pengajuan hipotesis diuji dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh nilai t-hitung sebesar 4,5 dan nilai t-tabel dengan derajat kebebasan(n1+n2)-2 dan taraf signifikan α = 0,05 didapat sebesar 1,68 yang berarti t-hitung = 4,5 lebih besar dari t-tabel = 1,68. Hal ini menunjukan bahwa hipotesis nihil (H0) ditolak. berarti terdapat perbedaan penurunan kadar gula darah pada wanita usia 40-50 tahun Club Senam Jantung Sehat yang melakukan senam Aerobik Low Impact dan jalan kaki. This sers aims to determine the comparison of low impact aerobics and walking for 30 minutes to reduce blood sugar levels in women aged 40-50 club healthy heart gymnastics. This research was conducted on December 8, 2019. This study used an experimental method with the One Group Pre Test and Post Test Design research designs. A sample of 20 women from Komp Pelindo 2 residents with a sampling technique using Purposive Sampling. The sample will be checked for initial blood sugar (initial test), then do low impact aerobics and walk 30 minutes then the measurement of blood sugar again after performing low impact aerobics and 30 minute walk (final test). The instrument used to measure this research was a glucometer. Data processing techniques in this study used the t-test. The results of this study indicate that the test results from the calculation of the average value of the difference (Mean of Different) from low impact aerobics and walking have found an average of 7.8 and a standard error of 1.7. then hypothesis submission is tested using t-test. Based on the calculation results obtained t-value of 4.5 and ttable value with degrees of freedom (n1+n2)-2 and a significant level α = 0.05 obtained of 1.68 whic hmeanst-count= 4.5 more large than t-table=1.68.this shows that the null hypothesis(H0)is rejected. means there is a difference in the decrease in blood sugar levels in women aged 40-50 years of the Healthy Heart Gymnastics Club who do Low Impact Aerobics and walkin

    EFEK KERJA SENAM DIABETES MELLITUS TERHADAP PERUBAHAN KADAR KOLESTEROL TOTAL PADA KOMUNITAS IBU- IBU PKK KOMPLEK HANKAM CIBUBUR

    No full text
    Penelitian skripsi ini bertujuan untuk : Mengetahui seberapa besar efek senam Diabetes Mellitus terhadap perubahan kadar kolesterol total pada komunitas ibu-ibu PKK Komplek Hankam Cibubur. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dengan menggunakan desain “One Group Pre Test dan Post Test Design”, kemudian pengambilan sampel dengan cara purposive sampling dengan total sampel penelitian sebanyak 12 peserta. Untuk mengolah data pada penelitian ini, peneliti menggunakan teknik uji-t dependent. Dari hasil analisis data diperoleh selisih rata-rata (Md) 7,5 dengan standar deviasi perbedaan (SDd) 4,97 standar error perbedaan rata-rata (SEmd) 1,50 dalam perhitungan selanjutnya diperoleh nilai t-hitung sebesar 5 dan nilai t-tabel dengan derajat kebebasan (n-1) dan taraf signifikasi α = 0,05 didapat sebesar 2,201, yang berarti t-hitung = 5 lebih besar dari t-tabel = 2,201. Hal ini menunjukan bahwa hipotesa nihil (H0) ditolak dan Hipotesa Alternatif (H₁) diterima. Kesimpulan yang didapat dari kerja senam Diabetes Mellitus terdapat perubahan kadar kolesterol total yang signifikan terhadap komunitas ibu-ibu PKK Komplek Hankam Cibubur. The Purpose of this research is to find out whether there is a significant effect of Senam Diabetes Mellitus into total cholesterol level changes or not. By using experiment research method with “One Group Pre Test and Past Test” design and collecting sample by Purposive Sampling and total samples are 12 participants, and next step is processing data. Here, researcher using “t-dependet” technique. The result of data analysis, we obtained the different in average (Md) 7,5 by different deviation standart (SDd) 4,97 and different error standart average (SEmd) 1,50. Next, we get value t-count as 5 and value t-table within freedom degrees (n-1) and significance level α = 0,05 gained 2,201 means it t-counted = 5 bigger than t�table = 2,201. This shows that null hypothesis (H0) rejected and alternative hypothesis (H1) accepted. However, the result that we can draw from this is Senam Diabetes Mellitus indeed made a significant changes in total cholesterol levels to PKK community at Komplek Hankam Cibubur

    Pengaruh Keikutsertaan Senam Hamil dengan Waktu Persalinan Kala II pada Primipara

    No full text
    ABSTRAK Senam hamil merupakan salah satu kegiatan dalam pelayanan selama kehamilan atau prenatal care yang bertujuan untuk mempersiapkan dan melatih otot sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal dalam persalinan normal. Bila dicermati lebih lanjut, sebenarnya dalam gerakan senam hamil terkandung efek relaksasi yang dapat menstabilkan emosi ibu hamil. Senam hamil penting bagi seorang ibu yang sedang mempersiapkan diri untuk persalinan terutama untuk ibu dengan usia kehamilan lebih dari 26 minggu. Wanita hamil yang melakukan senam hamil secara teratur dilaporkan memiliki keuntungan persalinan yaitu masa aktifnya (kala II) menjadi lebih pendek, mengurangi insiden section caesaria, mengurangi pengeluaran mekonium dalam cairan amnion, dan mengurangi terjadinya gawat janin pada waktu persalinan.Tujuan dari penelitian ini mengetahui pengaruh keikutsertaan senam hamil dengan waktu persalinan kala II pada primipara di PMB Sulis Yulianti, S.Tr., Keb. Bdn Desa Sumber Katon Kecamatan Seputih Surabaya Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2024. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan desain eksperimen dengan rancangan penelitian only control group design yakni rancangan eksperimen yang melibatkan pengukuran variabel pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen setelah pemberian iklan. Hasil uji statistik dengan uji T-Independen diketahui nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh keikutsertaan senam hamil dengan waktu persalinan kala II pada primipara di PMB Sulis Yulianti, S.Tr., Keb. Bdn Desa Sumber Katon Kecamatan Seputih Surabaya Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2024. Terdapat pengaruh keikutsertaan senam hamil dengan waktu persalinan kala II pada primipara di PMB Sulis Yulianti, S.Tr., Keb. Bdn Desa Sumber Katon Kecamatan Seputih Surabaya Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2024 Kata Kunci: Senam Hamil, Kala I,I Primipara  ABSTRACT Prenatal exercise, particularly pregnancy gymnastics, is a key activity in prenatal care aimed at preparing and training muscles for optimal use during normal delivery. On closer examination, the movements in pregnancy gymnastics also contain relaxation effects that can stabilize the emotions of pregnant women. Pregnancy gymnastics is essential for mothers preparing for childbirth, especially those with a gestational age of more than 26 weeks. Pregnant women who regularly participate in pregnancy gymnastics reportedly have several childbirth benefits, including shorter active labor (stage II), reduced incidence of cesarean sections, decreased meconium discharge in amniotic fluid, and reduced fetal distress during delivery. This study aims to determine the effect of participation in pregnancy gymnastics on the duration of stage II labor in primiparas at PMB Sulis Yulianti, S.Tr., Keb. Bdn, Sumber Katon Village, Seputih Surabaya Subdistrict, Central Lampung Regency, in 2024. This quantitative study employs an experimental design with an only control group design, involving the measurement of variables in both the control and experimental groups after intervention. Statistical analysis using the independent T-test revealed a significant value of 0.000 < 0.05, leading to the rejection of the null hypothesis (Ho) and acceptance of the alternative hypothesis (Ha). Thus, it can be concluded that there is an effect of participation in pregnancy gymnastics on the duration of stage II labor in primiparas at PMB Sulis Yulianti, S.Tr., Keb. Bdn, Sumber Katon Village, Seputih Surabaya Subdistrict, Central Lampung Regency, in 2024. Participation in pregnancy gymnastics influences the duration of stage II labor in primiparas at PMB Sulis Yulianti, S.Tr., Keb. Bdn, Sumber Katon Village, Seputih Surabaya Subdistrict, Central Lampung Regency, in 2024. Keywords: Pregnancy Exercise, Second Stage, Primipar

    PENGARUH LATIHAN SENAM BUGAR LANSIA TERHADAP KESEIMBANGAN STATIS DAN KESEIMBANGAN DINAMIS WANITA USIA 60 TAHUN KE ATAS POSYANDU LANSIA LESTARI BUMIARJO SURABAYA

    No full text
    Husnul Khotimah Noortje Anita Kumaat S-1 Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keloahragaan, Universitas Negeri Surabaya &nbsp; ABSTRAK &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Untuk mempertahankan kondisi kebugaran pada lansia diperlukan latihan.salah satunya dengan melakukan latihan senam bugar lansia dengan teratur dan terprogram. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh latihan senam bugar lansia terhadap keseimbangan statis dan keseimbangan dinamis lanjut usia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan eksperimen. Design atau rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah One-Group Pre test-Post test Design.&nbsp; Desain ini dilakukan dengan mengukur subyek penelitian (pre-test) sebelum diadakanya perlakuan (treatment) dan melakukan pengukuran kembali setelah di beri perlakuan (post test). &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Hasil penelitian berupa nilai keseimbangan statis dan dinamis pre-test dan post-test diperoleh perbedaan rata-rata keseimbangan statis dan keseimbangan dinamis sebelum dan sesudah diberi perlakuan senam bugar lansia diperoleh keseimbangan statis sebesar 15,228 dan keseimbangan dinamis sebesar 49,594 sedangkan nilai dengan taraf signifikansi 0,05 dengan df = 19 adalah 2,093. Adapun kriteria pengujian adalah hipotesis nol (Ho) diterima bila lebih kecil dari , karena keseimbangan statis lebih besar dari ( &gt; ), keseimbangan dinamis lebih besar dari ( &gt; ) maka Ho ditolak yang berarti bahwa terdapat perbedaan rata-rata keseimbangan statis dan keseimbangan dinamis sebelum dan sesudah diberi perlakuan senam bugar lansia. &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Kesimpulan penelitian ini ialah latihan senam bugar lansia dapat mempertahankan keseimbangan statis dan keseimbangan dinamis wanita usia 60 tahun keatas di Posyandu Lansia Lestari Bumiarjo Surabaya. Kata Kunci : Senam bugar lansia, Keseimbangan statis, Keseimbangan dinamis. &nbsp; ABSTRACT &nbsp; THE EFFECT OF SENAM BUGAR LANSIA TRAINING TO STATIC BALANCE AND DYNAMIC BALANCE IN WOMEN AGE 60 YEARS UP POSYANDU LANSIA LESTARI BUMIARJO-SURABAYA &nbsp; To keep fitness condition of elderly,they need a training. One of the training is regularity and programme senam bugar lansia. The purpose of this research is analyzing the effect of senam bugar lansia training to static and dynamic balance. This research using quantitative research method with experiment approach. Design of this research is One-Group Pre test-Post test Design. This design measure the subject of the research before and after training. The results of the research is static and dynamic value before and after training and ascertainable difference of average between static and dynamic balance before and after training. t count static balance is 15,228 and t count dynamic balance is 49,549 while the value of t table with a significance level 0,05 with df 19 is 2,093. The testing criteria is the null hypothesis is accepted if t count smaller than t table. Because t tcount static and dynamic balance is bigger than t table, thus &nbsp;is rejected which means there are difference in the average of static and dynamic balance before and after senam bugar lansia training The conclusion of this research is senam bugar lansia training can keep&nbsp; the static dan dynamic balance on women with age 60 up in Posyandu Lansia Lestari Bumiarjo-Surabaya. &nbsp; Keywords : Senam Bugar Lansia Training, Static Balance, Dynamic balance. &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp
    corecore